cover
Contact Name
Angga Hadiapurwa
Contact Email
angga@upi.edu
Phone
+6285221282902
Journal Mail Official
jurnal.inovasi.kurikulum@upi.edu
Editorial Address
Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN) d.a Prodi Pengembangan Kurikulum FIP UPI Jl. Dr. Setiabudhi Bandung 40154
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Inovasi Kurikulum
ISSN : 18296750     EISSN : 27981363     DOI : https://doi.org/10.64014/jik
Core Subject :
Inovasi Kurikulum journal (Jurnal Inovasi Kurikulum/JIK) is an open access and peer-reviewed journal published by Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN) in collaboration with Curriculum Development Study Program, Faculty of Education, Universitas Pendidikan Indonesia. The journal includes particular interests in issues related to curriculum development, including curriculum design, implementation, evaluation, and learning development (resources, models, media, and assessment). Inovasi Kurikulum aims to publish research conducted by researcher, teachers, lecturers, and others focusing on research at the levels of Early Childhood, Elementary, Junior High, or Senior High Schools, as well as Higher-Education.
Arjuna Subject : -
Articles 537 Documents
Development of interactive learning media based on websites for the textile science course Adelia Chairun Nisa; Arismunandar Arismunandar; Arnidah Arnidah
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 2 (2025): Inovasi Kurikulum, May 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v22i2.79614

Abstract

The development of science and technology changes the learning process from several aspects, including textile science courses. This research aims to develop interactive learning media in textile science courses. This research was conducted using the RnD approach by adapting the ADDIE model. The subjects of this study consisted of material validators, media validators, and 31 students of the Family Welfare Education Department. Data collection used interviews, needs identification questionnaires, material and design validation questionnaires, small group trials, pretests, and posttests. Data analysis techniques were carried out descriptively and qualitatively for interview results and quantitatively for questionnaire results. The results of this study found that the identification of student needs reached a score of 60 percent. Interactive learning media development design is designed using Canva, Google Drive, and Google Sites, which can be integrated using a laptop device. The level of validity of Interactive Learning Media material is 4.5 and media 4.7 at the valid qualification stage. The level of practicality obtained from the pre-test and post-test results reached 93 percent. It can be concluded that the learning media that have been developed are very effective.   Abstrak Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memberikan perubahan dalam proses pembelajaran dari beberapa aspek, termasuk pada mata kuliah ilmu pengetahuan tekstil. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif pada mata kuliah ilmu pengetahuan tekstil. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan RnD dengan mengadaptasi model ADDIE. Subjek penelitian ini terdiri dari validator materi, validator media, dan mahasiswa Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga berjumlah 31 orang. Pengumpulan data menggunakan wawancara, angket identifikasi kebutuhan, angket validasi materi dan desain, uji coba kelompok kecil, pretest, dan posttest. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk hasil wawancara dan kuantitatif untuk hasil angket. Hasil penelitian ini menemukan identifikasi kebutuhan mahasiswa mencapai skor 60 persen. Desain pengembangan media pembelajaran Interaktif dirancang menggunakan Canva, Google Drive, Google Site yang dapat diintegrasikan menggunakan perangkat laptop. Tingkat kevalidan Media Pembelajaran Interaktif materi yaitu 4,5 dan media 4,7 pada tahap kualifikasi valid. Hasil tingkat kepraktisan yang diperoleh dari berdasarkan hasil pre-test dan post-test mencapai 93 persen. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran yang telah dikembangkan sangat efektif. Kata Kunci: ADDIE Model; ilmu pengetahuan tekstil; pembelajaran interaktif; pengembangan media
Development of word booklet learning media to improve early reading ability in elementary school Aulia Rahmadani; Nirwana Anas
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 2 (2025): Inovasi Kurikulum, May 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v22i2.82442

Abstract

The cognitive development stages of early-grade students must begin with strengthening early reading skills as a fundamental foundation for subsequent learning. This study aims to develop a word booklet learning media that is valid, practical, and effective in improving the early reading abilities of first-grade students at SDN 014640 Sei Kepayang Tengah. The research employed a Research and Development (RnD) method using the ADDIE development model, which includes five phases: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The study involved 16 first-grade students as research subjects. Data collection instruments included validation sheets from media, content, and language experts; pretest and posttest reading assessments; and practicality questionnaires for teachers and students. The data were analyzed using N-Gain tests and the Likert scale. The results indicate that the word booklet is highly valid, practical, and effective, with high scores across all assessment aspects. Therefore, this instructional media holds potential for sustainable use and further development through integrating technology, incorporating color, images, audio, and animated visuals that are contextually relevant to the students’ environment. This media may serve as a preventive and effective solution for continuously enhancing early reading skills among lower-grade students.   Abstrak Tahapan perkembangan kognitif pada siswa kelas awal harus dimulai dari penguatan kemampuan membaca permulaan sebagai fondasi utama dalam pembelajaran lanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran word booklet yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I di SDN 014640 Sei Kepayang Tengah. Metode yang digunakan adalah Research and Development (RnD) dengan model pengembangan ADDIE, yang terdiri atas lima tahap: analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian melibatkan 16 siswa kelas I. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa, serta tes kemampuan membaca (pretest dan posttest), dan angket kepraktisan untuk guru dan siswa. Data dianalisis menggunakan uji N-Gain dan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran word booklet memenuhi kriteria sangat valid, praktis, dan efektif, dengan skor tinggi pada seluruh aspek penilaian. Oleh karena itu, media ini berpotensi digunakan secara berkelanjutan dan dikembangkan lebih lanjut melalui integrasi teknologi yang menampilkan warna, gambar, audio, serta elemen visual bergerak yang kontekstual dengan lingkungan sekitar. Media ini dapat menjadi solusi preventif dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas rendah secara berkelanjutan. Kata Kunci: booklet kata; kemampuan membaca; sekolah dasar
Study habits and peer pressure as determinants of senior school performance in Biology Oluyemi Akinleye Ogundiwin; Gabriel Segun Adewumi; Olubukola Joyce Olumide; Ayodele Gabriel Fasanya
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 2 (2025): Inovasi Kurikulum, May 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v22i2.81729

Abstract

The research examined the influence of study habits and peer pressure on students’ academic performance in Biology in Egbeda Local Government Area, Ibadan, Oyo State, Nigeria. The research was motivated by the consistent decline in students’ achievement in Biology, a core science subject essential for scientific literacy and future careers. The study employed a correlational research design with a sample of 185 Senior Secondary II (SSII) Biology students. Three instruments were utilized: the Biology Study Habits Questionnaire (BSHQ) with 30 items, the Biology Peer Pressure Questionnaire (BPPQ) with 25 items, and the Biology Performance Test (BPT) with 20 items. Based on Spearman-Brown estimates, the reliability coefficients were 0.92, 0.82, and 0.80, respectively. Data were analyzed using multiple regression analysis. The results revealed that both study habits and peer pressure significantly correlated with students’ academic performance and served as significant predictors of learning outcomes. These findings highlight the critical role of psychosocial factors, such as study habits and peer pressure, in shaping students’ academic performance in Biology and provide a foundation for developing more adaptive teaching strategies and curricula responsive to adolescent learning needs.   Abstrak Penelitian ini mengkaji pengaruh kebiasaan belajar dan tekanan teman sebaya sebagai determinan terhadap prestasi akademik siswa dalam mata pelajaran Biologi di wilayah Egbeda, Ibadan, Negara Bagian Oyo, Nigeria. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya pencapaian akademik siswa dalam mata pelajaran Biologi, yang merupakan mata pelajaran sains inti dan berperan penting dalam literasi ilmiah serta pengembangan karier. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan melibatkan 185 siswa kelas XI (SSII) sebagai sampel. Tiga instrumen digunakan, yaitu Biology Study Habits Questionnaire (BSHQ) sebanyak 30 butir, Biology Peer Pressure Questionnaire (BPPQ) sebanyak 25 butir, dan Biology Performance Test (BPT) sebanyak 20 butir. Koefisien reliabilitas masing-masing instrumen adalah 0,92, 0,82, dan 0,80 yang dihitung dengan rumus Spearman-Brown. Analisis data dilakukan menggunakan teknik regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan belajar dan tekanan teman sebaya berhubungan secara signifikan dengan prestasi akademik siswa dalam Biologi dan menjadi prediktor penting terhadap pencapaian belajar. Temuan ini menegaskan pentingnya faktor psikososial seperti kebiasaan belajar dan tekanan teman sebaya dalam memengaruhi hasil belajar biologi siswa, serta memberikan dasar bagi pengembangan strategi pembelajaran dan kurikulum yang lebih adaptif terhadap kebutuhan remaja. Kata Kunci: hasil belajar biologi; kebiasaan belajar; lingkungan belajar; tekanan teman sebaya
Digitalization Distribution of zakat through scholarships in improving the quality of education Kamaruddin Syam; Arismunandar Arismunandar; Nurhikmah H
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 2 (2025): Inovasi Kurikulum, May 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v22i2.79596

Abstract

Education scholarship services need to be digitized to facilitate access to information, support the transparency of zakat distribution, and improve the quality of education in Indonesia. Therefore, this research aims to develop a website for Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) that supports improving the quality of education. This research uses the ADDIE approach, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The needs analysis results are based on interviews with the head of BAZNAS and observation of the activities of students receiving education scholarships. This shows that the digitization of education scholarship information is essential. The design uses flowcharts, storyboards, and prototypes to make the developed website easy to use. Development by assessing validators of material and media experts, who show valid and very valid categories. The level of media practicality of the small group test shows that the developed website is efficient. The evaluation of the website that has been created shows the feasibility of the product to be used to support the achievement of the educational scholarship program. It can be concluded that the website that has been developed has proven to be effective in improving the quality of education in Indonesia.   Abstrak Layanan beasiswa pendidikan perlu dilakukan digitalisasi untuk memudahkan akses informasi sehingga mendukung transparansi penyaluran zakat dan meningkatnya kualitas pendidikan di Indonesia. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan website Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil analisis kebutuhan didasarkan pada wawancara dengan ketua BAZNAS dan observasi aktivitas para mahasiswa penerima beasiswa pendidikan menunjukkan bahwa digitalisasi informasi beasiswa pendidikan sangat diperlukan. Desain menggunakan flowchart, storyboard, dan prototype supaya website yang dikembangkan mudah digunakan. Pengembangan dengan melihat penilaian validator ahli materi dan media yang menunjukkan kategori valid dan sangat valid. Tingkat kepraktisan media dari uji kelompok kecil menunjukkan website yang dikembangkan sangat praktis. Evaluasi website yang telah dikembangkan menunjukkan kelayakan produk untuk digunakan untuk mendukung ketercapaian program beasiswa pendidikan. Dapat disimpulkan bahwa website yang telah dikembangkan terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Kata Kunci: beasiswa pendidikan; kualitas pendidikan; penyaluran zakat
Development of My Social Safe Place (My Solace) website to prevent cyberbullying at SMA Negeri 1 Sidoarjo Devina Safira Prastowo; A. Rosyid Al Atok; Nur Wahyu Rochmadi
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 2 (2025): Inovasi Kurikulum, May 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v22i2.82692

Abstract

Cyberbullying has become a new phenomenon whose existence is quite worrying for the Indonesian nation as a result of the development of science and technology. This study aims to produce website-based learning media to prevent cyberbullying in SMA Negeri 1 Sidoarjo. Based on this objective, the research focuses on the feasibility of the website-based learning media My Social Safe Place (My Solace) through expert validation and assessment of students' pre-test and post-test results using the website. The type of research used is research and development based on adapting the steps developed by Borg and Gall to the research and development flow. Data collection techniques are based on material and media experts' validation results, student and teacher response questionnaires, and pre-test and post-test results. Data analysis uses descriptive analysis, where the quantitative data is analyzed qualitatively. The level of practicality of the My Solace website in small group trials achieved significant changes from the pretest results. The results of the data analysis concluded that the development of the My Solace website to prevent cyberbullying in SMA Negeri 1 Sidoarjo was declared feasible, practical, and effective, so that it can be used as a medium for learning.   Abstrak Perundungan siber menjadi fenomena baru yang keberadaannya cukup mengkhawatirkan bagi bangsa Indonesia sebagai dampak dari perkembangan IPTEK. Penelitian ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran berbasis website sebagai salah satu upaya untuk mencegah perundungan siber di SMA Negeri 1 Sidoarjo. Berdasarkan tujuan tersebut maka fokus penelitian terarah pada kelayakan media pembelajaran berbasis website My Social Safe Place (My Solace) melalui validasi para ahli dan penilaian hasil pre-test dan post-test peserta didik dalam penggunaan website. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian dan pengembangan berdasarkan adaptasi langkah-langkah yang dikembangkan Borg dan Gall disesuaikan dengan alur penelitian pengembangan. Teknik pengumpulan data berdasarkan hasil validasi ahli materi dan ahli media, angket respon peserta didik dan guru serta hasil pre-test dan post-test. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dimana data kuantitatif yang diperoleh dianalisis secara kualitatif. Tingkat kepraktisan website My Solace pada uji coba kelompok kecil mencapai perubahan signifikan dari hasil pretest. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa pengembangan website My Solace untuk mencegah perundungan siber di SMA Negeri 1 Sidoarjo dinyatakan layak, praktis dan efektif sehingga dapat digunakan sebagai media dalam pembelajaran. Kata Kunci: My Social Safe Place; My Solace; perundungan siber; pengembangan website
The ability of postgraduate students in understanding the course of art education curriculum study at Institut Seni Budaya Indonesia Bandung Nurudin Nurudin
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 2 (2025): Inovasi Kurikulum, May 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v22i2.82996

Abstract

This study explores the perceptions of Master's students in the Art Education Study Program regarding their understanding of the Curriculum Studies in Art Education course at the Indonesian Institute of Arts and Culture in Bandung, indicating that they possess adequate knowledge and readiness, as well as the ability to implement it creatively and innovatively. The research identifies five key aspects of their understanding: 1) the direction and objectives of the course; 2) the definition and benefits of the curriculum; 3) the concept and models of curriculum development; 4) the relevance of art education in the educational system; and 5) the implementation of art education as a means of advancing knowledge. A total of 17 students participated by completing a questionnaire via Google Forms. The Respondents' Achievement Level (RAL) indicated a very high result, reflecting a deep understanding and a strong ability to apply the concepts effectively. It can be concluded that Master's students in Art Education at ISBI Bandung understand, master, or meet the expected standards in art education curriculum studies. Furthermore, the study encourages these students to analyze, evaluate, and develop art education curricula aligning with contemporary demands and local and global contexts.   Abstrak Penelitian ini mengeksplorasi persepsi mahasiswa S2 Program Studi Pendidikan Seni terhadap pemahaman mereka mengenai mata kuliah Kajian Kurikulum Pendidikan Seni di Institut Seni Budaya Indonesia Bandung, yang menunjukkan bahwa mereka memiliki kemampuan dan kesiapan ilmu yang memadai serta mampu mengimplementasikannya secara kreatif dan inovatif. Penelitian ini mengidentifikasi lima aspek pemahaman materi mata kuliah kajian kurikulum pendidikan seni, yaitu; 1) Arah dan tujuan mata kuliah kajian kurikulum pendidikan seni; 2) Pengertian, fungsi, dan manfaat kurikulum; 3) Konsep kurikulum, landasan kurikulum, dan model-model pengembangan kurikulum; 4) Pendidikan seni dalam dunia pendidikan kaitannya dengan kurikulum; dan 5) Implementasikan pendidikan seni sebagai pengembangan ilmu pengetahuan. Sebanyak 17 mahasiswa S2 berpartisipasi memberikan persepsinya melalui kuesioner dengan Google Form. Hasil Penelitian mengungkapkan lima aspek pemahaman tentang materi kajian kurikulum pendidikan yang terdiri dari 65 pernyataan. Tingkat pencapaian responden (Respondents' Achievement Level/RAL) menunjukkan hasil yang sangat tinggi, yang mencerminkan pemahaman yang mendalam serta kemampuan responden dalam menerapkan konsep dengan sangat baik. Dapat disimpulkan mahasiswa S2 Pendidikan Seni ISBI Bandung memahami, menguasai, atau memenuhi standar yang diharapkan dalam materi kajian kurikulum pendidikan seni. Penelitian ini mengarahkan mahasiswa untuk mampu menganalisis, mengevaluasi, serta mengembangkan kurikulum pendidikan seni yang sesuai dengan kebutuhan zaman dan konteks lokal maupun global. Kata Kunci: kajian kurikulum; mata kuliah; pendidikan seni
The influence of using animated videos on elementary school students' learning motivation Desri Elvia Yani; Putri Octa Hadiyanti
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 2 (2025): Inovasi Kurikulum, May 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v22i2.82978

Abstract

The low learning motivation of students in learning science in elementary schools is a challenge that needs to be overcome through appropriate learning media to be used in the learning process. This study aims to determine the effect of using animated video media of the solar system on the learning motivation of SD Negeri 005 Kabun grade VI students. The approach used in this study is quantitative with a quasi-experimental method in the form of a nonequivalent control group design. The sample consisted of a control class of 19 students and an experimental class of 18 students. Data were collected through a questionnaire and analyzed using an independent sample t-test. The study's results showed a significant effect of the use of animated videos in learning science, especially the solar system material, on students' learning motivation. This is indicated by the increased attention, interest, and activeness of students in the experimental class compared to the control class. Based on these findings, it is recommended for teachers to be able to utilize animated video media as a learning aid to increase student motivation and involvement in the teaching and learning process.   Abstrak Rendahnya motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar menjadi tantangan yang perlu diatasi melalui media pembelajaran yang tepat untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video animasi sistem tata surya terhadap motivasi belajar peserta didik kelas VI SD Negeri 005 Kabun. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode desain quasi experimental berbentuk nonequivalent control group. Sampel terdiri dari kelas kontrol sebanyak 19 orang peserta didik dan kelas eksperimen sebanyak 18 orang peserta didik. Data dikumpulkan melalui angket kuesioner dan dianalisis menggunakan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan video animasi dalam pembelajaran IPAS khususnya materi sistem tata surya terhadap motivasi belajar peserta didik. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya perhatian, minat, dan keaktifan peserta didik pada kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol. Berdasarkan hasil temuan tersebut, disarankan bagi para guru agar dapat memanfaatkan media video animasi sebagai alat bantu pembelajaran untuk meningkatkan motivasi serta keterlibatan peserta didik dalam proses belajar mengajar. Kata Kunci: motivasi peserta didik; media pembelajaran; sekolah dasar; sistem tata surya; video animasi
Development of problem-based learning based on multimedia to improve learning outcomes Ade Hermansyah Pohan; Samsidar Tanjung; Restu Restu
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 2 (2025): Inovasi Kurikulum, May 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v22i2.82815

Abstract

Implementing the integrated science and social studies subject (IPAS) faces several challenges, including limited teacher understanding of the integrative concept and inadequate learning resources. This study aims to develop interactive multimedia based on Problem-Based Learning (PBL) to improve IPAS learning outcomes in V-grade elementary school students. This study used the 4D development model (Define, Design, Develop, Disseminate). During validation, the developed multimedia was rated highly feasible by media, design, and content experts. Practicality testing showed a usage categorized as very practical. Effectiveness testing indicated that of students experienced a high level of improvement, while some of them showed moderate gains based on N-gain scores. The multimedia enhanced students’ conceptual understanding, critical thinking, creativity, and active engagement in learning. Its development was aligned with constructivist principles and Vygotsky’s Zone of Proximal Development (ZPD), emphasizing scaffolding to support student progress. This study recommends interactive multimedia based on Problem-Based Learning (PBL) as an innovative approach to social studies instruction under the Kurikulum Merdeka. It supports the development of 21st-century competencies in students through meaningful and engaging learning experiences that bridge knowledge and real-world application.   Abstrak Implementasi mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan pemahaman guru terhadap konsep integratif dan kurangnya sumber belajar yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia interaktif berbasis Problem Based Learning (PBL) guna meningkatkan hasil belajar IPAS pada peserta didik kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Pada tahap validasi, multimedia yang dikembangkan dinilai sangat layak oleh ahli media, desain, dan materi. Uji praktikalitas menunjukkan tingkat penggunaan dikategorikan sangat praktis. Uji efektivitas menunjukkan peserta didik mengalami peningkatan hasil belajar dalam kategori tinggi, sedangkan beberapa berada pada kategori sedang berdasarkan skor N-gain. Multimedia ini mampu meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan berpikir kritis, kreativitas, serta keterlibatan aktif peserta didik dalam pembelajaran. Pengembangannya selaras dengan prinsip konstruktivistik dan konsep Zone of Proximal Development (ZPD) dari Vygotsky, yang menekankan pentingnya scaffolding untuk mendukung perkembangan peserta didik. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan multimedia interaktif berbasis Problem-Based Learning (PBL) sebagai inovasi pembelajaran IPS dalam Kurikulum Merdeka. Pendekatan ini mendukung pengembangan kompetensi abad ke-21 melalui pengalaman belajar yang bermakna dan relevan dengan kehidupan nyata. Kata Kunci: hasil belajar; ilmu pengetahuan sosial; multimedia interaktif; pembelajaran berbasis masalah
Development of Civics e-module based on Karo culture to enhance learning outcomes Kartika Sari; Daulat Saragi; Mara Untung Ritonga
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 2 (2025): Inovasi Kurikulum, May 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v22i2.83265

Abstract

Integrating technology in Civics Education (PKn) learning is a pedagogical urgency to improve students' understanding of citizenship material. PKn learning at SD Negeri 040564 Keriahen has not integrated technology and local content, resulting in low learning completion. This study describes the validity, practicality, and effectiveness of the Karo culture-based Citizenship Education (PKn) e-module and its impact on increasing students' insight into cultural love and understanding of rights and obligations. The method used is research and development with the ADDIE model applied to grade IV students. The study showed that the developed e-module was valid, practical, and effective. The percentage of students' learning completion classically increased in the pre-test and post-test. In addition, the increase in insight into cultural love was also shown through the N-Gain value. These findings indicate that the Karo culture-based PKn e-module improves material understanding and fosters students' love for local culture.   Abstrak Integrasi teknologi dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) merupakan suatu urgensi pedagogis untuk meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi kewarganegaraan. Pembelajaran PKn di SD Negeri 040564 Keriahen belum mengintegrasikan teknologi dan muatan lokal, sehingga berdampak pada rendahnya ketuntasan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan e-modul pendidikan kewarganegaraan (PKn) berbasis budaya Karo serta dampaknya terhadap peningkatan wawasan cinta budaya dan pemahaman peserta didik pada materi hak dan kewajiban. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yang diterapkan pada peserta didik kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan tergolong valid, praktis, dan efektif. Persentase ketuntasan belajar peserta didik secara klasikal meningkat pada pre-test dan post-test. Selain itu, peningkatan wawasan cinta budaya juga ditunjukkan melalui nilai N-Gain. Temuan ini menunjukkan bahwa e-modul PKn berbasis budaya Karo berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman materi serta menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap budaya lokal. Kata Kunci: budaya karo; e-modul; pendidikan kewarganegaraan; rakut sitelu
Application of virtual reality-based sensorimotor intervention in motor skills for children with cerebral palsy Riksma Nurahmi Rinalti Akhlan; Nita Nitiya Intan Tanbrin; Euis Heryati; Ranti Nur Fathiah; Destiyanti Wahyuni
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 2 (2025): Inovasi Kurikulum, May 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v22i2.76329

Abstract

This study explores virtual reality media's influence on improving children's walking ability with CP diplegia. Children with this condition often face challenges in daily mobility, which significantly impacts their quality of life. This study used a quantitative approach with a single-subject research method on one subject, selected from a population of 50 CP children using purposive random sampling. The research instruments included action tests and observations to measure gait ability and response to interventions. The results showed a significant improvement in walkability after the virtual reality intervention, compared to the pre- and post-intervention phases. Data analysis indicated that the technology effectively provided additional stimulus for developing motor skills and balance, significantly improving the Gross Motor Function Measure (GMFM) score. While the results are promising, the study highlights the need for further studies to measure the long-term impacts and address the challenges of accessibility, cost, and training in using these technologies. This research makes an essential contribution to the development of more effective and innovative rehabilitation interventions, offering great potential to improve the quality of life of children with CP diplegia.   Abstrak Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh penggunaan media virtual reality dalam meningkatkan kemampuan berjalan anak-anak dengan CP diplegia. Anak-anak dengan kondisi ini sering menghadapi tantangan dalam mobilitas sehari-hari, yang berdampak signifikan pada kualitas hidup mereka. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode single subject research pada satu subjek, dipilih dari populasi 50 anak CP menggunakan purposive random sampling. Instrumen penelitian meliputi tes perbuatan dan observasi untuk mengukur kemampuan berjalan dan respons terhadap intervensi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan berjalan setelah intervensi virtual reality, dibandingkan fase sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data mengindikasikan bahwa teknologi ini efektif dalam memberikan stimulus tambahan bagi perkembangan keterampilan motorik dan keseimbangan, dengan peningkatan signifikan pada skor Gross Motor Function Measure (GMFM). Meskipun hasilnya menjanjikan, penelitian ini menyoroti perlunya studi lanjutan untuk mengukur dampak jangka panjang dan mengatasi tantangan aksesibilitas, biaya, serta pelatihan dalam penggunaan teknologi ini. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan intervensi rehabilitasi yang lebih efektif dan inovatif, menawarkan potensi besar untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak dengan CP diplegia. Kata Kunci: bina gerak; cerebral palsy; intervensi sensorimotorik; virtual reality