cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
BAPALA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal berkala ilmiah mahasiswa yang diterbitkan oleh Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Jur. Bahasa dan Sastra Indonesia, FBS, Unesa. Jurnal ini berisikan publikasi kependidikan, kesastraan, dan kebahasaan.
Arjuna Subject : -
Articles 369 Documents
BAHASA SLANG DALAM KOMUNITAS HALLYU WAVE ULANDARI, MERI
BAPALA Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 edisi Yudisium
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK BAHASA SLANG DALAM KOMUNITAS HALLYU WAVE Nama : Meri Ulandari NIM : 14020074090 Jurusan : S1 Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas : Bahasa dan Seni Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Dr.Yuniseffendri, M.Pd. Tahun : 2018 Kata kunci : Bahasa slang, komunikasi, komunitas Keterkaitan peneliti memilih bahasa slang dan hallyu wave adalah karena beberapa alasan sebagai berikut: (1) budaya Korea sangat dikenal diberbagai negara dibelahan dunia dari mulai musik hingga drama yang tidak dapat dielakkan, (2) saat ini telah marak penggunaan bahasa slang dikalangan anak muda baik secara verbal maupun tulisan (3) bahasa merupakan aspek penting yang digunakan untuk berkomunikasi dalam masyarakat sehingga sangat penting untuk mengetahui bagaimana cara penggunaan bahasa yang benar dan baik sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Penelitian ini difokuskan kepada empat rumusan masalah dalam penelitian ini yakni: (1) bagaimanakah wujud bahasa slang dalam kumunitas hallyu wave? (2) bagaimanakah fungsi bahasa slang dalam komunitas hallyu wave? (3) bagaimanakah proses fonologi bahasa slang dalam komunitas hallyu wave? (4) bagaimanakah proses morfologi bahasa slang dalam komunitas hallyu wave? Skripsi ini membahas penggunaan bahasa slang yang terdapat dalam komunitas hallyu wave, salah satunya dalam group facebook Drakorindo.co.official. Bahasa slang merupakan salah satu bahasa yang sering digunakan dimasyarakat. Penggunaan ragam bahasa tersebutmenunjukkan adanya keakraban dan kedekatan yang cukup baik antara petutur dan penutur dalam sebuah komunikasi. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan mengetahui bagaimana gambaran mengenai penggunaan bahasa dalam group facebook Drakorindo dengan menggunakan aplikasi Facebook. Hal ini juga bertujuan agar peneliti dapat mendeskripsikan apa yang sedang menjadi topik pembicaraan pada group tersebut. Menurut peneliti bahwa setiap group atau komunitas tertentu pastinya memiliki bahasa slang atau bahasa gaul dalam suatu kelompok yang hanya digunakan dalam skala kecil. Bahasa Slang tersebut juga bersifat sementara yang berarti tidak selalu digunakan oleh mereka pada saat berkomunikasi dengan oang lain. Dalam hal ini bahasa tersebut hanya digunakan oleh kelompok yang mengetahui bahasa tersebut. Oleh karena itu, peneliti ingin meneliti bagaiamana pengaruh budaya korea dalam penggunaan bahasa Indonesia dengan adanya penggunaan bahasa Slang yang terdapat dalam group drakorindo.co official. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa Bahasa slang yang sering digunakan oleh anggota group facebook Drakorindo.co.official adalah bahasa yang singkat dan ringkas seperti kata dan frasa, mereka lebih cenderung menggunakan campuran bahasa asing dari bahasa Inggris maupaun bahasa Korea. Kemudian mereka juga membuat suatu istilah dari beberapa kata yang digabungkan sehingga menjadi suatu komposisi baru dan menghasilkan istilah yang baru juga. ABSTRACT SLANG LANGUAGE IN COMMUNITY OF HALLY WAVE Name : Meri Ulandari NIM : 14020074090 Study Program :Indonesian Language and Education Faculty : Language and Arts Name of Institution : Surabaya State University Advisor : Dr. Yuniseffendri, M. Pd. Year : 2018 Keywords :Slang Language, Communication and Community The relationship between researchers choosing slang and hallyu wave is due to the following reasons: (1) Korean culture is very well known in various countries in the world from the start of music and drama that cannot be avoided, (2) at present, the use of slang in children young both verbally and in writing, (3) and language are important aspects that are required to communicate in the surrounding community, so it is very important to know how to use the right and good language in accordance with Indonesian language rules. This study focused on the four formulation of the problem in this study are: (1) how is the form of slang language in hallyu wave community? (2) what is the function of slang in the hallyu wave community? (3) what is the phonological process of slang in the hallyu wave community? (4) what is the process of morphology of slang in the hallyu wave community? This thesis discusses the use of slang language in the hallyu wave community, one of them is in the Drakorindo.co.official facebook group. Slang language is one language that is often used in the community. The use of this variety of languages ??shows that there is sufficient intimacy and closeness between speakers and speakers in a communication. With this research, it is expected to know how to describe the use of language in the Drakorindo Facebook group by using the Facebook application. It also aims to enable researchers to describe what is being the topic of discussion in the group. According to the researcher, each particular group or community must have slang or slang in a group that is only used on a small scale. The Slang language is also temporary which means it is not always used by them when communicating with other people. In this case the language is only used by groups who know about the language. Therefore, researchers want to examine how Korean culture influences the use of Indonesian language with the use of the Slang language found in the official Drakorindo.co group. From the result of research that has been done, shows that slang is often used by group members of drakorindo.co.officialfacebook group is a language that is short and concise a like words and phrases, they are mixture of foreign from English and Korean. Then they also made a term of several words combined to become a new composition and produce new terms as well.
KUMPULAN PUISI TIDAK ADA NEW YORK HARI INI (KAJIAN STRUKTURALISME GENETIK) ROSANTI, DIAN
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia hidup selalu berdampingan dengan orang-orang yang ada di sekitarnya. Mereka saling berinteraksi, kehidupan seperti itu merupakan kehidupan sosial. Dalam kehidupan sosial dapat mengetahui sifat, perilaku, karakter, dan perkembangan masyarakat yang ada di sekitar kita. Untuk mempelajari kehidupan sosial seperti itu digunakan ilmu tersendiri yaitu sosiologi. Ketika karya sastra yang mengisahkan kehidupan dapat dikaji atau diteliti dengan ilmu sosiologi sastra. Salah satu karya sastra yang berhubungan dengan kehidupan sosial yaitu kumpulan puisi yang berjudul Tidak Ada New York Hari Ini. Kumpulan puisi ini mengisahkan tentang kehidupan seseorang yang sedang berada di luar negeri untuk suatu tujuan. Karya sastra ini dapat diteliti menggunakan teori sosiologi sastra dengan subdisiplin strukturalisme genetik karena memandang karya sastra sebagai cerminan perilaku hidup masyarakat yang dituliskan penulis. Penelitian ini perlu dilakukan sebab memiliki referensi khusus yang terkait dengan penciptaan sebuah karya sastra. Permasalahan dalam penelitian adalah bagaimana fakta kemanusiaan, subjek kolektif, pandangan dunia, stukturasi dan dialektika pemahaman-penjelasan dalam kumpulan puisi Tidak Ada New York Hari Ini karya M. Aan Mansyur? Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendektan sosiologis dengan subdisiplin strukturalisme genetik. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode pustaka dan dokumen, karena metode ini menggunakan sumber pustaka sebagai bahan acuan dalam penelitian yang diterapkan ketika mencari dan mengumpulkan data dari sumber tertulis. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan metode hermeneutika. Penelitian yang diangkat penulis ini membahas tentang fakta kemanusiaan yang berisi tentang aktivitas tokoh yang sering dilakukannya sendiri, seperti berjalan, berbicara, dan mencari kebahagiaan. Tidak hanya fakta infividual tokoh juga melakukan aktivitas subjek kolektif yakni ketika tokoh sedang berinteraksi dengan penduduk sekitar, seperti halnya saat dia membuat puisi dan dibaca oleh orang-orang yang lewat. Aktivitas-aktivitas tersebut dilakukan tokoh karena dia sedang merasakan rindu dan cinta kepada seseorang. Dalam hal ini pandangan dunia pengarang mengenai cinta dan rindu di gambarkan seperti rasa rindu dan rasa cinta yang ada dalam kehidupan nyata. Saat tokoh merasa rindu, cinta, sedih dan bahagia, dia sering kali menghubungkan dirinya dengan objek-objek disekitarnya dan objek yang dimilikinya sendiri. Dari yang dialami tokoh pengarang juga menjelaskan beberapa hal dalam puisi seperti rasa cinta, sebuah kenangan dan sebuah tempat yang pernah tokoh lihat. Kata kunci: Aktivitas sosial, Dunia pengarang, Ideologi Humans live always side by side with the people around them. They interact with each other, life like that is social life. In social life can know the nature, behavior, character, and development of the community around us. To study social life like that used its own science, namely sociology. When literary works that tell the story of life can be studied or examined with the sociology of literature. One of the literary works related to social life is a collection of poems entitled No New York Today. This collection of poems tells about the life of someone who is abroad for a purpose. This literary work can be investigated using the theory of sociology of literature with subdiscipline of genetic structuralism because it views literature as a reflection of the behavior of society written by the author. This research needs to be done because it has special references related to the creation of a literary work. The problems in the research are how humanity facts, collective subjects, worldview, structure and dialectics of understanding-explanations in poetry collections No New York Today is the work of M. Aan Mansyur? The approach in this study uses sociological approaches with subdisciplines of genetic structuralism. Data collection in this study is done by library and document methods, because this method uses library resources as reference material in the research applied when searching for and collecting data from written sources. The data analysis technique in this study used the hermeneutic method. The research appointed by this author discusses humanitarian facts that contain the characters activities that he often does himself, such as walking, talking, and looking for happiness. Not only is the fact that infividuals also carry out collective subject activities, namely when the character is interacting with the surrounding population, as well as when he makes poetry and is read by passersby. These activities are carried out by a character because he is feeling a longing and love for someone. In this case, the authors worldview of love and longing is described as a sense of longing and love that exists in real life. When a character feels homesick, loving, sad and happy, he often connects himself with the objects around him and his own objects.. From what was experienced by the authors character also explained a number of things in poetry such as love, a memory and a place that figures had seen Keywords: Social activity, World author, Ideology
PILIHAN PADANAN ISTILAH ASING BAHASA INGGRIS OLEH MAHASISWA DAN PENGGIAT MEDIA MASSA DI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA , AMANAH
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pilihan bahasa (language choice) umumnya terjadi pada masyarakat multilingual yang memiliki pilihan dua bahasa atau lebih dalam situasi global yang mengalami kemajuan di berbagai bidang. Situasi global memunculkan istilah-istilah baru dari bahasa Inggris yang dipadankan dalam bahasa Indonesia untuk memenuhi kebutuhan berbahasa masyarakat. Penelitian ini memiliki tiga masalah mendasar yang meliputi pilihan istilah, pemahaman, dan penyebab pilihan istilah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pilihan padanan istilah asing, pemahaman pilihan istilah, dan penyebab pilihan istilah oleh mahasiswa dan penggiat media massa di Universitas Negeri Surabaya. Penilitian ini termasuk penelitian kuantitatif deskriptif yang ditujukan kepada mahasiswa dan penggiat media massa dengan metode survei. Responden mengisi kuesioner berisi 50 istilah bahasa Inggris dan padanan dalam bahasa Indonesia dari empat bidang yaitu, bidang keilmuan, perkomputeran atau internet, keseharian, dan jurnalistik. Berdasar hasil penelitian, dapat ditunjukkan sebesar 87,4% mahasiswa dan 85,9% penggiat media massa memilih istilah dalam bahasa Inggris. Selanjutnya, hasil tersebut dicocokkan dengan mengukur pemahaman dan alasan atau penyebab responden atas pilihan kata yang digunakan. Berdasar hasil penelitian, responden memahami istilah yang dipilih. Di sisi lain, padanan istilah tidak lebih dipilih dibanding istilah asing karena padanan istilah dalam bahasa Indonesia karena tidak populer maupun praktis. Hasil penelitian tersebut menunjukkan, dalam pembentukan istilah baru yang akan dibentuk di massa mendatang perlu mempertimbangkan lima hal, yaitu kebanggaan (prestise), kepraktisan, kebergunaan, pembaruan, dan sosialiasi bahasa. Kata kunci: pilihan bahasa, pemahaman, penyebab pilihan istilah AbstractLanguage choice generally occurs in multilingual people who has a choice of two or more languages ??in a global situation that has progressed in various fields. The global situation raises new terms of English that are matched in Indonesian to meet the language needs of the community. This research has three fundamental problems which include choice of terms, understanding, and causes of choice of terms. The purpose of this study was to determine the choice of equivalent foreign terms, understanding the choice of terms, and the causes of choice of terms by students and activists of mass media at State University of Surabaya. This research includes descriptive quantitative research aimed at students and activists of mass media using the survey method. Respondents filled out a questionnaire containing 50 English terms and equivalents in Indonesian from four fields, namely, scientific fields, computer or internet, daily life, and journalism. Based on the results of the research, 87.4% of students can be shown and 85.9% of mass media activists choose the term in English. Furthermore, the results are matched by measuring the understanding and reasons or causes of respondents for the choice of words used. Based on the results of the study, respondents understood the terms chosen. On the other hand, the equivalent terms are no more preferred than foreign terms because they are equivalent in Indonesian because they are neither popular nor practical. The results of the study show that in the formation of new terms that will be formed in the next mass, it is necessary to consider five things, namely pride (prestige), practicality, usefulness, renewal, and language socialization. Keywords: language choice, understanding, causes of choice of terms
KECENDERUNGAN NEUROTIK TOKOH UTAMA NOVEL SUPERNOVA GELOMBANG DAN SUPERNOVA INTELIGENSI EMBUN PAGI KARYA DEE LESTARI (KAJIAN PSIKOANALISIS KAREN HORNEY) PAMUNGKAS, SEPTIANA
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas tentang kecenderungan neurotik pada tokoh utama dalam novel Supernova Gelombang dan Supernova Inteligensi Embun Pagi karya Dee Lestari. Kecenderungan neurotik tersebut merupakan strategi dalam mengatasi kecemasan dasar yang dialami tokoh utama akibat rasa takut akan mimpi buruk yang dipengaruhi oleh kondisi orang tua dan faktor lingkungan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) kecenderungan neurotik bergerak mendekati orang lain, (2) kecenderungan neurotik bergerak melawan orang lain, dan (3) kecenderungan neurotik bergerak menjauhi orang lain pada tokoh utama dalam novel Supernova Gelombang dan Supernova Inteligensi Embun Pagi karya Dee Lestari. Hasil dari penelitian ini adalah (1) tokoh utama memiliki kepribadian yang berkecenderungan untuk mendekatkan diri pada orang lain sebagai upaya mengatasi kecemasan dasarnya dengan memenuhi kebutuhan kasih sayang dan penerimaan diri, partner yang kuat, serta membatasi diri dalam lingkup yang sempit, (2) tokoh utama memiliki kepribadian yang berkecenderungan melawan orang lain sebagai upaya mengatasi kecemasan dasarnya dengan memenuhi kebutuhan akan kekuasaan, memanfaatkan orang lain, pengakuan dan penghargaan sosial, kekaguman pribadi, juga ambisi untuk pencapaian pribadi, dan (3) tokoh utama memiliki kepribadian yang berkecenderungan menjauhi orang lain sebagai upaya mengatasi kecemasan dasarnya dengan memenuhi kebutuhan akan kebebasan dan kemandirian, serta kebutuhan akan kesempurnaan dan tidak salah. Kata Kunci: kecenderungan neurotik, kepribadian, psikoanalisis sosial, tokoh utama . Abstract This study discusses neurotic tendencies in the main character in the novel Supernova Wave and Supernova Morning Dew Intelligence by Dee Lestari. The neurotic tendency is a strategy in overcoming the basic anxiety experienced by the main character due to fear of nightmares that are influenced by parents conditions and environmental factors. This study aims to describe (1) neurotic tendencies moving closer to other people, (2) neurotic tendencies moving against others, and (3) neurotic tendencies moving away from other people in the main character in the novel Supernova Wave and Supernova Morning Dew Intelligence by Dee Lestari. The results of this study are (1) the main character has a personality who tends to get closer to others as an effort to overcome his basic anxiety by fulfilling the needs of affection and self-acceptance, a strong partner, and limiting himself in a narrow scope, (2) figures main has a personality that tends to oppose others as an effort to overcome basic anxiety by fulfilling the need for power, utilizing other people, recognition and social appreciation, personal admiration, also ambition for personal achievement, and (3) the main character has a personality that tends to stay away from others as an effort to overcome basic anxiety by fulfilling the need for freedom and independence, and the need for perfection and not wrong. Keywords: neurotic tendencies, personality, social psychoanalysis, the main character
DOMINASI NEGARA TERHADAP WARGA BANTEN DALAM NOVEL KELOMANG KARYA QIZINK LA AZIVA (KAJIAN HEGEMONI GRAMSCI) ISNAINI PUTRI, FIFI
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Novel Kelomang karya Qizink La Aziva ini menceritakan tentang warga Banten yang mengalami ketidakadilan oleh negara. Novel ini menceritakan seorang pengusaha bernama Sakib yang menguasai sektor pemerintahan di Banten. Praktik-praktik hegemoni yang dilakukan oleh Sakib misalnya dengan melakukan kerja sama dengan media koran untuk melakukan pencitraan pada keluarganya yang mencalonkan menjadi anggota legeslatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk hegemoni Gramsci terhadap warga Banten, mendeskripsikan perlakuan hegemoni Negara terhadap warga Banten, dan mendeskripsikan tingkatan hegemoni terhadap warga Banten dalam novel Kelomang karya Qizink La Aziva. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah berupa unit-unit teks dan dekripsi kalimat-kalimat yang sesuai dengan objek penelitian. Pendekatan penelitian digunakan pendekatan mimetik karena sumber data dalam novel Kelomang merupakan tiruan dari penggambaran dan kehidupan nyata. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah novel Kelomang karya Qizink La Aziva. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca catat. Pada penelitian ini dikemukakan tentang warga Banten yang mendapatkan perlakuan diskriminasi yang dilakukan oleh pemerintah dan penguasa. Simpulan yang didapat adalah sebagai berikut: 1) Adanya bentuk-bentuk hegemoni yang terjadi kepada warga Banten yaitu, kebudayaan, ideologi, dan kaum intelektual. Kebudayaan yang sudah menjadi tradisi dan kebiasaan memengaruhi warga Banten dalam kegiatan tertentu misalnya, dalam pernikahan harus ada pesta meriah yang membuat warga biasa harus berutang. Sedangkan kaum intelektual satu diantaranya adalah Lukman sebagai wartawan yang melakukan perlawanan pada Sakib. 2) Adanya perlakuan hegemoni yang dilakukan oleh negara, misalnya Sakib yang menyuap Bupati demi mendapatkan izin pertambangan. Selain itu dia juga membungkam koran Mata Pena agar tidak mengeluarkan berita negatif tentang dirinya dan kerabatnya. 3) Adanya tingkatan hegemoni yang terbentuk atas hegemoni yang terjadi terhadap warga Banten, yaitu hegemoni total dan hegemoni minimum. Kata kunci : Hegemoni, Negara, Warga Banten Abstract Novel Kelomang by Qizink La Aziva examines the Banten people who experiences injustice by the state. This novel tells of a businessman named Sakib who controls the government sector in Banten. The practices of hegemony carried out by Sakib for example by cooperating with the newspaper media to do an image on his family who nominated to be members of the legislature. This study aims is to describe the forms of Gramscis hegemony towards the people of Banten, describe the treatment of State hegemony towards the people of Banten, and describe the level of hegemony towards the people of Banten in the Kelomang novel by Qizink La Aziva. This research is a qualitative descriptive study. The data in this study are in the form of text units and the decryption of sentences in accordance with the object of research. The research approach used a mimetic approach because the data sources in the Kelomang novel were imitations of depiction and real life. The data source used in this study is the Kelomang novel by Qizink La Aziva. The data collection technique used is the note taking technique. This research explains about Banten residents who get discriminatory treatment carried out by the government and the authorities. The conclusions obtained are as follows: 1) The existence of hegemony?s form is that occur to Banten residents, namely, culture, ideology, and intellectuals. Culture that has become a tradition and the habit of influencing Banten residents in certain activities, for example, in marriage there must be a festive party that makes ordinary citizens owe. While one of the intellectuals was Lukman as a journalist who resisted Sakib. 2) The existence of hegemonic treatment carried out by the state, for example Sakib who bribed the Regent to obtain a mining permit. In addition, he also silenced the Mata Pena newspaper so as not to issue negative news about himself and his relatives. 3) There is a degree of hegemony that formed over the hegemony that occurs against the people of Banten, namely total hegemony and minimum hegemony. Keywords: Hegemony, State, Banten Residents
KONDISI HIERARKI BERTINGKAT PADA TIGA TOKOH DALAM NOVEL BULAN DI LANGIT ATHENA KARYA ZHAENAL FANANI (KAJIAN TEORI KEPRIBADIAN HUMANISTIK ABRAHAM MASLOW) ARDIANSYAH LUKMAN, RAFLI
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini berupa pengungkapan adanya gangguan psikologis terhadap teori kebutuhan bertingkat Abraham Maslow terhadap tokoh Queen, Tiwi, dan Ebi dalam novel Bulan di Langit Athena Karya Zhaenal Fanani. Mulai dari Fisiologis kebutuhan dasar manusia sampai dengan kebutuhan aktualisasi diri yakni kepuasan akan dirinya sendiri untuk mencapai puncak potensinya. Terdapat lima pembahasan dalam penelitian ini, Yaitu kebutuhan fisiologis ke tiga tokoh dalam novel Bulan di Langit Athena karya Zhaenal Fanani, kebutuhan rasa aman ke tiga tokoh dalam novel Bulan di Langit Athena karya Zhaenal Fanani, kebutuhan rasa cinta dan dimiliki ke tiga tokoh dalam novel Bulan di Langit Athena karya Zhaenal Fanani, kebutuhan penghargaan ke tiga tokoh dalam novel Bulan di Langit Athena karya Zhaenal Fanani, kebutuhan aktualisasi diri ke tiga tokoh dalam novel Bulan di Langit Athena karya Zhaenal Fanani. Setiap pembahasan akan diuraikan sesuai dengan teori yang digunakan yaitu teori hierarki bertingkat Abraham Maslow yang telah di tetapkan.Kata Kunci: Hierarki Bertingkat, Penyesalan, Pencapaian.AbstractThe results of this study are in the form of disclosure of a psychological disturbance on Abraham Maslows theory of multilevel needs of figures Queen, Tiwi, and Ebi in the novel Bulan di Langit Athena by Zhaenal Fanani. Starting from Physiological basic human needs up to the needs of self-actualization, namely satisfaction with his own desires to reach the peak of his potential. There are five discussions in this study, namely the physiological needs of the three characters in the Athena Moon novel by Zhaenal Fanani, the need for security for the three characters in the Athena Bulan novel Langit Zhaenal Fanani, the need for love and belonging to the three characters in the Bulan novel in Langit Athena by Zhaenal Fanani, the need for the award of three figures in the Athena Moon in Langit novels by Zhaenal Fanani, the need for self-actualization in three figures in the Athena Moon in Langit novel by Zhaenal Fanani. Each discussion will be described in accordance with the theory used, namely Abraham Maslows multilevel hierarchy theory that has been determined. Key Words: Multilevel Hierarchy, Regret, Achievement, Novel
KUMPULAN CERITA KANUKU LEON KARYA DICKY SENDA (KAJIAN ECOCRITICISM GREG GARRARD) RIZAL FATIKHIN, EKO
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kumpulan cerpen karya Dicky Senda yang berjudul Kanuku Leon banyak meminjam cerita sejarah dari latar keluarga yang berada di Mollo, Timor Tengah Selatan sebuah lereng gunung Mutis dkenal sebagai daerah yang ekologis dan berhektar penghijauan. Mollo sendiri adalah bekas kerajaan yang cukup penting di Timor (terutama di masa jaya perdagangan cendana) dan pernah punya raja orang Tiongkok. Jika mengetahui seorang aktivis bernama Aleta Baun, seorang pejuang lingkungan yang baru saja mendapat Yap Thiam Hien Award. Mengupas cerita pada kumpulan cerita Kanuku Leon sangat tragis dengan histori ekploitasi yang menghancurkan relasi manusia dengan semesta alam menjadi hacur dan kikis. Seorang cerpenis Dicky Senda mengungkapkan sebuah kisah tempat tinggalnya yang teancam norma ekologi, sehingga yang seharusnya dilestarikan dan dijaga dengan baik harus mendapat sedikit cobaan. Jaman modern akan mempola kehidupan manusia lebih tidak manusiawi, memandang alam semesta hanya sebatas zat mati dan hanya bisa dinikmati hasilnya saja. Kumpulan cerita pendek ?Kanuku Leon? Karya Dicky Senda sangat mengaspirasi pembaca, dengan membaca mungkin kita dapat mengetahui bahwa alam semesta akan melindungi jika manusia melindunginya. Kutipan cerpen tersebut akan menjelaskan betapa alam semesta mempunya sebuah jiwa dan raga tetapi manusia kurang menyadari akan hal itu, ?Oel nam nes on na, nasi nam nes on nak nafu, naijan nam nes on sisi, fatu nam nes on nuif? yang artinya air adalah darah, hutan adalah rambut, tanah adalah daging, dan batu adalah tulang (Dicky, 2018: 39). Manusia sebagai makhluk ekologis yang tidak dapat lepas dari alam semesta, dalam kumpulan cerita Kanuku Leon karya Dicky Senda digunakan teori ecocriticism Garrard yang mengkaji hubungan manusia dengan kondisi lingkungan alam. Cerita ?Kanuku Leon? karya Dicky Senda merupakan tampungan suara kritik dari semesta alam untuk membuat sadar manusia dalam memanfaatkan hokum alam tanpa mengeksploitasi secara tragis. . Kata kunci: lingkungan alam, Ecocriticism, Kumpulan cerita Kanuku Leon. Abstract The change of meaning is the transition of the meaning of the unit of language from one arrangement to another or the transition of the meaning of language in the history of a language or context to another. Changes in meaning can be caused by various factors that resulted in a meaning of the word changed from its original meaning so that will appear new meaning of the word. This study aims to describe (1) the type of change in meaning, (2) factors causing change of meaning, (3) context change situation meaning. The data in this research are words, phrases and sentences that contain phenomenon of meaning change in the comments of Indonesian Football Team U-19 Football matches in AFF Cup 2017. Data collection method used is documentation method, while the technique used is descriptive analysis technique. this study. Data collection instruments are check list tables and human instruments. The results of this study show (1) the change of meaning that occurs in the comments of Indonesian national football matches in trophies AFF U19 is a change of meaning widespread, changes in total meaning, changes in meaning of coarsening, and changes in the meaning of the association. the most significant change of meaning is the change in the meaning of the association because speakers are more likely to produce words or phrases containing the same traits as words or phrases in the context of football; (2) factors causing change of meaning which in the type of change of meaning is the factor of difference of usage area, term development, and association factor. the most significant factor of change is the factor of difference of usage field; (3) situational context that causes the appearance of words that contain changes in meaning is the context of incident. Keywords: Ecocriticism,Collection of Kanuku Leon?s Story.
TRAUMA SEKSUAL TOKOH AJO KAWIR DALAM NOVEL SEPERTI DENDAM, RINDU HARUS DIBAYAR TUNTAS KARYA EKA KURNIAWAN KAJIAN PSIKOANALISIS SEKSUAL SIGMUND FREUD GALANG SANTOSO, SARWENDO
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terdapat dua pembahasan dalam penelitian ini, yaitu trauma seksual yang dialami tokoh Ajo Kawir dalam novel Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan, dan dampak trauma seksual tokoh Ajo Kawir terhadap tokoh lain dalam novel Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan. Setiap pembahasan akan diuraikan sesuai dengan teori yang digunakan yaitu teori psikoanalisis seksual Sigmund Freud dan batasan istilah yang telah ditetapkan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori psikoanalisis Sigmund Freud. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan psikologi sastra. Sumber data berupa novel Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan, dan data penelitian berupa dialog antar tokoh dan narasi yang terdapat pada novel tersebut. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik deskriptif analisis. Hasil penelitian ini berupa pengungkapan adanya konsep trauma seksual beserta dampaknya dengan menggunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud dalam novel Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan. Trauma seksual yang dialami tokoh Ajo Kawir disebabkan oleh tiga tokoh yaitu Rona Merah, Iteung, dan Jelita. Sedangkan Dampak dari trauma seksual yang dialami Ajo Kawir juga dirasakan oleh orang lain seperti Iteung, Si Tokek, dan Si Macan.
KEBEBASA, KESEJAHTERAAN, DAN KESETARAAN HAK TOKOH SUNYI, SUMIRAH, DAN SUNTINI DALAM NOVEL “SUNYI DI DADA SUMIRAH” KARYA ARTIE AHMAD KAJIAN FEMINISME LIBERAL , Warianik
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan kajian feminisme liberal Betty Friedan dengan objek yang diteliti adalah novel Sunyi di Dada Sumirah karya Artie Ahmad. Penelitian ini akan menghasilkan kebebasan hak tokoh perempuan, kesejahteraan ekonomi tokoh perempuan, dan kesetaraan kesempatan tokoh perempuan. Akan terdapat banyak kegiatan tokoh perempuan dalam memperjuangkan haknya untuk mencapai hidup yang layak. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui arti perjuangan seorang perempuan yang tak henti untuk berjuang demi mencapai kata setara. Kebebasan hak perempuan bisa didapatkan dengan berbagai hal. Kesejahteraan ekonomi perempuan dalam novel, tiga perempuan yang tangguh memiliki ekonomi yang sama. Dan kesetaraan kesempatan perempuan didapatkan dengan perjuangan Sunyi untuk menyamakan dengan yang lain. Penelitian ini menghasilkan pertama mengetahui kebebasan hak tokoh perempuan seperti : hak memiliki, kebebasan menyampaikan pendapat, kebebasan untuk berbeda, dan kebebasan untuk berpendapat. Kedua kesejahteraan ekonomi tokoh perempuan seperti : kesejahteraan lapangan kerja, kesejahteraan pendapatan, dan kesejahteraan penghargaan. Dan yang ketiga kesetaraan kesempatan tokoh perempuan seperti : kesetaraan pengembangan otonomi diri, kesetaraan distribusi kemakmuran, dan kesetaraan menciptakan kebahagiaan. Kata kunci : Kebebasan, Kesejahteraan, Kesetaraan, Feminisme Liberal.This study used a liberal feminist Betty Friedan studies with novel research object Sunyi di Dada Sumirah Artie Ahmad works. Where there will be freedom of womens character rights, economic welfare of female leaders, and equality of opportunity for female leaders. There will be many activities of female leaders in fighting for their rights to achieve a decent life.This research was conducted with the aim of knowing the meaning of the struggle of a woman who does not stop to fight for achieving an equal word. Freedom of womens rights can be obtained by various things. Womens economic welfare in the novel, three strong women have the same economy. And equality of opportunity for women is obtained by the Silent struggle to equalize the others.This research resulted in the first finding out the freedom of womens rights such as: the right to possess, freedom of expression, freedom to differ, and freedom of expression. Both economic welfare of female leaders such as: welfare of employment, welfare of income, and welfare of awards. And thirdly the equality of opportunities for female leaders such as: equality in the development of self-autonomy, equality of distribution of prosperity, and equality create happiness. Keywords : Freedom, Welfare, Equality, Liberal Feminist.
NARASI AGRESI DALAM KUMPULAN CERPEN YANG BERTAHAN DAN BINASA PERLAHAN KARYA OKKY MADASARI KAJIAN EMOSIONAL BEHAVIOR LEONARDO BERKOWITZ DIAN FATMAWATI, ANGESTI
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang psikoloanalisis Leonardo Berkowitz dengan cara memahami kecenderungan emosional behavior dalam kumpulan teks sastra melalui tokoh-tokoh dalam kumpulan cerpen Yang Bertahan dan Binasa Perlahan. Kekerasan atau agresi adalah tindakan berbahaya, karena bertujuan menyakiti, melukai dan merugikan diri sendiri atau orang lain. Agresi adalah bentuk perilaku negatif yang timbul karena adanya rangsangan, terutama rangsangan dari lingkungan. Agresi merupakan perilaku menyakiti seseorang baik secara fisik ataupun psikologis. Agresi fisik dapat berupa tindakan menikam, memukul, menembak, menyerang dan lain-lain, sedangkan agresi psikologis dapat berupa menghina, memaki, menyebar gosip, dan lain-lain. Agresi dibagi menjadi dua jenis, yaitu agresi emosional dan instrumental. Yang pertama adalah agresi emosional, agresi ini juga bisa dianggap sebagai agresi ?jahat?, ?afektif? atau ?marah?, karena terjadinya berkaitan dengan perasaan seseorang. Agresi emosional ditandai dengan kemarahan, kebencian dan perasaan tidak mengenakan yang dirasakan oleh agresor. Pelaku agresi dapat mempunyai tujuan lain di benak agresor. Seorang tentara yang ingin membunuh musuhnya, tapi keinginan sesungguhnya adalah untuk melindungi diri dan menunjukkan patriotismenya terhadap negara. Tindakan tentara tersebut adalah agresi instrumental. Tindakan yang dilakukan lebih untuk tujuan ekstrinsik daripada kesenangan yang diperolehnya disebut ?perilaku instrumental?. Hasil penelitian ini menunjukkan agresi emosinal dan agresi instrumental dalam kumpulan cerpen Yang Bertahan dan Binasa Perlahan karya Okky Madasari, yang merupakan konsep emosional behavior dari Leonardo Berkowicz. Agresi emosional dapat berupa tindakan fisik ataupun verbal, demikian pula dengan agresi instrumental, dapat ditunjukkan dengan tindak fisik ataupun verbal. Agresi emosional lebih dominan dibanding agresi instrumental dalam penelitian ini. Kata kunci : agresi, agresi emosional, dan agresi instrumental