cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
BAPALA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal berkala ilmiah mahasiswa yang diterbitkan oleh Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Jur. Bahasa dan Sastra Indonesia, FBS, Unesa. Jurnal ini berisikan publikasi kependidikan, kesastraan, dan kebahasaan.
Arjuna Subject : -
Articles 369 Documents
KEEFEKTIFAN METODE ARIAS (ASSURANCE, RELEVANCE, INTEREST, ASSESMENT, AND SATISFACTION) DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 PAGU, KEDIRI DEWANTI LIONI, ARMY
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran ARIAS, keefektifan metode pembelajaran ARIAS, respon belajar siswa dalam pembelajaran menulis puisi melalui metode pembelajaran ARIAS dalam pembelajaran menulis puisi siswa kelas VIII SMPN 1 Pagu Kediri. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan desain penelitian true eksperimental design. Penelitian dilakukan melalui dua tahap yaitu pretes dan postes. Hasil postes untuk mengetahui kemampuan menulis puisi siswa kelas VIII SMPN 1 Pagu Kediri setelah mendapatkan perlakuan penerapan metode ARIAS mengalami peningkatan. Dilihat dari nilai rerata postes kelas eksperimen yaitu 83,7 dan 29 siswa yang mencapai nilai di atas KKM. Rerata nilai postes kelas kontrol yaitu 70,9 dan 19 siswa yang mencapai nilai di atas KKM. Hasil perhitungan uji t diperoleh t0 = 2,55 dan db = 60. Harga t di uji dengan menggunakan pengetesan satu skor pada t tabel, yakni diketahui harga t pada t tabel = 1,67, maka t hitung = 2,55 > 1,67. Berdasarkan hal tersebut dapat diketahui bahwa t hitung lebih besar dari t tabel sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan menulis puisi antara kelas eksperimen yang menggunakan metode ARIAS dengan kelas kontrol yang tanpa menggunakan metode ARIAS. Kata Kunci: metode ARIAS, menulis, puisi.
REALITAS SOSIAL DALAM TRANSKRIP FILM BENYAMIN BIANG KEROK KARYA HANUNG BRAMANTYO (KAJIAN REALISME SOSIAL GEORG LUKACS) , SULAIMAN
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Salah satu film yang mengangkat realitas sosial yang terjadi di Indonesia pada tahun 2000-an adalah film Benyamin Biang Kerok karya Hanung Bramantyo. Naskah film Benyamin Biang Kerok Berisi tentang kisah tentang keseharian Benyamin yang baik hati dan selalu berusaha membantu warga atau masyarakat yang sedang kesusahan, Benyamin berusaha mengendalikan bahkan menghidupkan ekonomi masyarakat yang tidak mampu. Selain itu film Benyamin juga membantu kehidupan mereka dengan cara dia sendiri serta kemampuannya, Benyamin berusaha menyadarkan masyarakat bahwa manusia tidak pantas untuk ditindas, melainkan jika ditindas harus melawan selama yang dilakukan masih benar. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan realitas sosial dalam film Benyamin Biang Kerok karya Hanung Bramantyo, realitas sosial yang terjadi di Indonesia tahun 2000-an, serta menghubungkan antara realitas sosial yang terjadi dalam film Benyamin Biang Kerok karya Hanung Bramantyo dengan Realitas yang di Indonesia tahun 2000-an. Data penelitian ini berupa trans krip dari naskah film Benyamin Biang Kerok dan beberapa data dari surat kabar tentang ralitas yang terjadi di Indonesia. Metode pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dan teknik baca catat, teori yang digunaka untuk menganalisis film ini adalah realitas sosial George Lukacs. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan mimetik. Penelitia ini menghasilkan realitas krisis ekonomi, tindak kekerasan, budaya/keyakinan, pendidikan, (korupsi,kolusi, dan nepotisme) KKN, serta politik dan ekonomi. Krisis ekonomi yang sangat mendominasi dalam film ini.Tindak kekerasan yang terjadi dalam film ini adalah ketika Sai?d menyiksa pembantunya. Budaya yang terdapat adalah ketika ondel-ondel khas betawi.Pendidikan, pendidikan yaitu ketika sekolah kecil dibangun untuk anak rusun. KKN adalah tindak suap. Terakhir adalah politik dan ekonomi ketika seorang dewan rakyat meminta bantuan pada mama Penky untuk Gubernur.Realitas sosial yang terjadi di Indonesia adalah realitas yang sudah beredar dalam beberapa surat kabar, dimana pristiwanya terjadi mulai tahun 2016-2018. Realitas yang terjadi di Indonesia sama dengan realitas yang terjadi dalam film tentang realitas Krisis Ekonomi, Tindak Kekerasan, Budaya/Keyakinan, pendidikan, (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme) KKN, serta Politik dan Ekonomi. Hubungan yang terdapat dalam naskah film Benyamin Biang Kerok dengan realitas yang sudah terjadi di Indonesia, Realitas sosial dalam naskah film Benyamin Biang kerok karya Hanung Bramantyo merupakan gambaran dari realitas sosial yang sudah terjadi di Indonesia tahun 2000-an Kata Kunci: realitas sosial, naskah film, dokumentasi sosial
KEPRIBADIAN TOKOH SOBRI DALAM NOVEL SIRKUS POHON KARYA ANDREA HIRATA (KAJIAN PSIKOLOGI INDIVIDUAL ALFRED ADLER) , AMINATUZZULFA
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Novel Sirkus Pohon karya Andrea Hirata merupakan sebuah novel yang di dalamnya menceritakan kehidupan tokoh yang bernama Sobri yang dilihat dari segi kepribadiannya dalam menjalani hidup. Perjalanan kisah hidup Sobri mendapatkan lika-liku ketika ia bergaul bersama temannya bernama Taripol dan memiliki sebuah pohon delima. Namun di tengah permasalahan yang ia hadapi ia menemukan cinta sejatinya yaitu Dinda. Namun, bersama Dindalah ia juga mendapatkan cobaan yang sanat berat. Berdasarkan kisah hidup yang ia lalui maka dapat diketahui kepribadian yang dimiliki oleh Sobri. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan kepribadian yang dimiliki oleh tokoh Sobri dalam novel Sirkus Pohon karya Andrea Hirata yang berlatar belakang di Tanjong Lantai Belitung. Data dalam penelitian ini berupa kata-kata, kalimat, maupun paragraf yang dianalisis berdasar kepada bentuk sesungguhnya dengan memberikan pemaknaan berdasarkan interpretasi penelitian yang sesuai dengan kepribadian tokoh dan bertumpu pada psikologi kepribadian Alfred Adler. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan psikologi sastra, kemudian teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik dokumentatif. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Teori yang digunakan pada penelitian ini ialah teori psikologi individual Alfred Adler. Teori tersebut digunakan untuk mengetahui kepribadian yang dimiliki oleh seseorang. Kepribadian yang dimiliki oleh tokoh Sobri dalam novel Sirkus Pohon karya Andrea Hirata dapat diketahui berdasrakn teori Alfred Adler yang terdiri atas enam subbab. Kepribadian tersebut dapat dilihat berdasarkan tingkah laku, sikap, serta jalan pikiran yang dimiliki oleh Sobri. Perjuangan menjadi superiorita Sobri lebih fokus pada berjuang meraih keberhasilan bersama, yaitu untuk membahagiakan orang-orang yang ia sayangi. Pengamatan subjektif lebih terfokus pada fiksionalisme, yaitu bayangan-bayangan kedepan yang dibuat oleh Sobri yang seolah menjadi nyata. Kesatuan kepribadian yang dimilikki Sobri yaitu tindakan-tindakan yang dilakukan olehnya baik sadar maupun tak sadar sehingga dapat mempengaruhin di waktu yang akan datang. Minat sosial yang dimiliki Sobri sangatlah baik, terbukti banyak yang menerimanya kembali meskipun sebelumnya ia dianggap sebagai penjahat. Kemudian gaya hidup yang dimiliki Sobri merupakan sederhana, hal ini sangat dipengaruhi oleh lingkungan tempat tinggal Sobri. Terakhir yaitu, kekuatan kreatif self pada diri Sobri, ia merupakan pribai yang kreatif dilihat dari usaha-usaha yang ia lakukan selama menjalani hidupnya yang penuh lika-liku. Kata Kunci: kepribadian, novel, psikologi individual Abstract Novel Circus Tree by Andrea Hirata is a novel in which tells the life of a character named Sobri who is seen in terms of his personality in living life. The journey of Sobris life story gets twists and turns when he associates with his friend named Taripol and owns a pomegranate tree. But in the midst of the problems he faced he found his true love, Dinda. However, with God he also had a very difficult ordeal. Based on the life story that he went through, it can be seen the personality possessed by Sobri. The purpose of this study is to describe the personality possessed by the character Sobri in Sirkus Pohon Andrea Hiratasnovel, which has a background in Tanjong Lantai Belitung. The data in this study are in the form of words, sentences, and paragraphs which are analyzed based on the actual form by giving meaning based on the research interpretation that matches the personality of the character and rests on the psychology of personality Alfred Adler The approach used in this study is the literary psychology approach, then the data collection techniques used are documentative techniques. The data analysis technique uses descriptive analysis. The theory used in this study is Alfred Adlers individual psychological theory. The theory is used to determine the personality possessed by someone. The personality possessed by the character Sobri in thenovel Circus Tree by Andrea Hirata can be known based on the theory of Alfred Adler which consists of six sections. Personality can be seen based on behavior, attitudes, and the way of mind that is owned by Sobri. Struggle becomes superiorita Sobri is more focused on struggling to achieve success together, which is to make people happy. Subjective observations are more focused on fictionalism, that is, future images made by Sobri that seem to be real. The unity of personality possessed by Sobri is the actions carried out by him both consciously and unconsciously so that he can influence in the future. The social interests that Sobri has are very good, as evidenced by many who accept them again even though he was previously considered a criminal. Then the lifestyle owned by Sobri is simple, this is greatly influenced by the environment where Sobri lives. Lastly, the creative power of self in Sobri, he is a creative personality seen from the efforts he made while living his life full of twists and turns. Keyword: personality, novel, individual psychology
EKSONIM DAN ENDONIM PADA TOKO KELONTONG DI KECAMATAN TANGGULANGIN KABUPATEN SIDOARJO FAIQOH LAFA, SAIHUL
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian nama julukan dan nama resmi pada toko kelontong menjadi dasar untuk penelitian ini untuk mengetahui bentuk eksonim pada toko kelontong, bentuk endonim pada toko kelontong, dan hubungan antara eksonim dan endonim pada toko kelontong di Kecamatan Tanggulangin. Adapun jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada toko kelontong di wilayah Kecamatan Tanggulangin. Banyaknya data dalam penelitian ini berjumlah 117 toko kelontong. Hasil dari penelitian ini terdapat empat bentuk eksonim yang digunakan oleh masyarakat di Kecamatan Tanggulangin, yakni eksonim berdasarkan nama pemilik toko, eksonim berdasarkan nama anggota keluarga pemilik toko, eksonim berdasarkan daerah asal pemilk toko, serta eksonim berdasarkan ciri bangunan toko. Bentuk eksonim yang terbanyak adalah eksonim berdasarkan nama pemilik toko. Untuk endonim, terdapat sembilan bentuk endonim yang digunakan oleh masyarakat di Kecamatan Tanggulangin, yakni endonim berdasarkan nama pemilik toko, endonim berdasarkan nama anggota keluarga pemilik toko, endonim berdasarkan asal usul barang yang dijual, endonim berdasarkan jenis barang yang dijual, endonim berdasarkan asal-usul pemilik toko, endonim berdasarkan doa atau harapan, endonim berdasarkan nama dan doa/harapan pemilik toko, endonim berdasarkan letak posisi toko, dan endonim berdasarkan nama manasuka. Untuk endonim terbanyak adalah endonim berdasarkan nama pemilik toko. Terdapat hubungan selaras antara eksonim dan endonim, keduanya menggunakan nama pemilik toko dan nama anggota keluarga pemilik toko sebagai sebutan. Eksonim dan endonim sama-sama digunakan masyarakat untuk menyebut nama toko dengan menggunakan nama pemilik toko, serta nama anggota keluarga pemilk toko. Dalam penamaan toko, masyarakat di Tanggulangin cenderung memberi nama resmi tokonya (endonim) dengan nama pemilik toko.
KONFLIK BATIN TOKOH DALAM NOVEL TENTANG KAMU KARYA TERE LIYE: KAJIAN PSIKOLOGI KURT LEWIN AYU MAYANGSARI, IDA
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneitian ?Konflik Batin Tokoh dalam Novel Tentang Kamu karya Tere Liye Kajian: Psikologi Kurt Lewin? dilatar-belakangi oleh ketertarikan terhadap novel tersebut yang sarat dengan konflik batin di dalamnya. Tokoh cerita mengalami permasalahan yang marak terjadi saat ini seperti kekerasan terhadap anak, pengkhianatan, cemburu buta, percintaan dan kehilangan seseorang yang dicintai sehingga menimbulkan konflik batin pada diri tokoh tersebut. Tokoh utama dalam nove Tentang Kamu yang paling sering mengalami konflik batin. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini ada dua rumusan, yaitu konflik batin yang dialami oleh tokoh utama ?Sri Ningsih? dan tindakan tokoh utama dalam mengatasi konflik dalm novel Tentang Kamu karya Tere Liye. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi sastra. Di dalam subdisiplin kajian psikologi sastra, teori yang cocok untuk penelitian ini adalah teori konflik Kurt Lwein. Pendekatan Psikologis digunakan dalam penelitian ini sebab pendekatan tersebut sesuai dengan fakta, situasi, dan kondisi yang dialami tokoh utama dalam novel Tentang Kamu karya Tere Liye. Metode yang tepat untuk digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis karena sesuai dengan teori yang digunakan, yaitu teori konflik Kurt Lewin. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konflik batin yang paling sering dialami oleh tokoh utama dalam novel Tentang Kamu karya Tere Liye adalah konflik menjauh-menjauh (avoidance-avoidance conflict). Konflik batin tersebut paling dominan muncul dalam novel. Kata kunci: Konflik batin, pskilogi sastra, teori konflik Kurt Lewin, metode deskriptif analisis.
KEEFEKTIFAN METODE TUTOR SEBAYA TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPOSISI PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 2 CERME TAHUN PELAJARAN 2018-2019 NUR FIRDAYANTI, ANITA
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penggunaan bahasa sangat penting bagi masyarakat. Ketika berkomunikasi masyarakat memilih bahasa yang mudah dipahami oleh lawan bicara dan tidak mementingkan bahasa yang digunakan bahasa baku atau tidak. Hal tersebut membuktikan bahwa keterampilan bahasa sangat penting bagi masyarakat. Begitu juga dengan pembelajaran haruslah menekankan keterampilan berbahasa. Salah satu dari keterampilan berbahasa adalah keterampilan menulis. Dalam menulis membutuhkan kemampuan untuk menerima informasi yang disampaikan kepada pembaca agar dapat tersampaikan dengan baik. Untuk meningkatkan kemampuan tersebut, perlu adanya metode pembelajaran yang tepat. Metode pembelajaran tersebut adalah metode tutor sebaya. Penelitian ini bertujuan mengetahui keefektifan metode tutor sebaya terhadap pembelajaran menulis teks eksposisi peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Cerme tahun pelajaran 2018-2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian control group pretest postest. Sampel penelitian ini adalah kelas VIIIB sebagai kelas kontrol dan kelas VIII C sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan metode tutor sebaya dalam pembelajaran menulis teks eksposisi kelas VIII sangat baik dan berjalan dengan lancar dibuktikan dengan aktivitas pendidik kelas kontrol memeroleh 89,06% dan aktivitas peserta didik memeroleh 84,37%, sedangkan aktivitas pendidik kelas eksperimen memeroleh 93,75% dan aktivitas peserta didik memeroleh 93,75%. Hasil belajar peserta didik menggunakan metode tutor sebaya mengalami kenaikan signifikan dibandingkan tanpa menggunakan metode tutor sebaya. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan kenaikan nilai rata-rata kelas eksperimen 62,38 menjadi 79,4 dengan selisih 17,02 lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol 61,81 menjadi 66,57 dengan selisih 4,76. Hasil hitung t menunjukan bahwa thitung lebih besar dari ttabel yakni (4,45 ? 2,66), maka hipotesis kerja diterima. Untuk hasil respon peserta didik dapat diketahui bahwa peserta didik merespon positif penggunaan metode tutor sebaya saat pembelajaran menulis teks eksposisi dibuktikan dengan persentasi peserta didik yang menjawab ?Ya? sebanyak 85,42% dan yang menjawab ?Tidak? sebanyak 14,58%. Kata Kunci : Metode Pembelajaran, Metode Tutor Sebaya, Kemampuan Menulis Teks Eksposisi.
PENGEMBANGAN LKPD MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG (DIRECT INSTRUCTION) UNTUK MATERI TEKS IKLAN, SLOGAN, DAN POSTER KELAS VIII RAHMAWATI MAULIDIA, YULINAR
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian berjudul ?Pengembangan LKPD Menggunakan Model Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) untuk Materi Teks Iklan, Slogan, dan Poster Kelas VIII ? dilatarbelakangi oleh pengembangan LKPD masih jarang ditemui untuk satu materi saja dan LKPD kurang diterapkan secara optimal. Oleh karena itu, dibuatlah LKPD menggunakan model pembelajaran langsung untuk materi iklan, slogan, dan poster. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) proses pengembangan lembar kerja peserta didik menggunakan model pembelajaran langsung (direct instruction) pada materi teks iklan, slogan, dan poster kelas VIII SMPN 2 Sidoarjo, (2) kualitas lembar kerja peserta didik menggunakan model pembelajaran langsung (direct instruction) pada materi teks iklan, slogan, dan poster kelas VIII SMPN 2 Sidoarjo yang meliputi kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D Thiagarajan yang meliputi pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminat). Namun, tahap terakhir tidak dilaksanakan karena terbatas oleh waktu dan biaya. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII B dan VIII C SMPN 2 Sidoarjo. Teknik wawancara dan angket kebutuhan peserta didik digunakan untuk memperoleh data proses pengembangan LKPD, sedangkan teknik validasi, observasi, tes hasil belajar, dan angket respons digunakan untuk memperoleh data kualitas LKPD. Penelitian ini menghasilkan sebuah produk LKPD yang berjudul ?Lembar Kerja Peserta Didik Teks Iklan, Slogan, Poster?. Hasil penelitian ini antara lain (1) proses pengembangan lembar kerja peserta didik menggunakan model pembelajaran langsung (direct instruction) pada materi teks iklan, slogan, dan poster kelas VIII SMPN 2 Sidoarjo sesuai dengan model pengembangan 4D Thiagarajan, (2) kualitas lembar kerja peserta didik menggunakan model pembelajaran langsung dinilai dari tiga aspek, yakni kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan. LKPD dinilai ?sangat layak? oleh empat validator baik dari segi isi, penyajian, kegrafikan, dan kebahasaan dengan skor persentase 87,5%pada validasi pertama dan 90,97% pada validasi kedua. Pada uji coba terbatas dan luas LKPD mendapatkan kualifikasi ?sangat baik? berdasarkan hasil observasi dan tes hasil belajar peserta didik. Hasil belajar peserta didik pada uji coba luas mendapatkan hasil 86,1. LKPD dinilai ?sangat praktis? berdasarkan hasil angket respons peserta didik pada uji coba luas 84,42%. Kata kunci: Pengembangan, LKPD, Model Pembelajaran Langsung, Teks Iklan, Slogan, dan Poster
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS SPARKOL VIDEOSCRIBE UNTUK MENULIS TEKS DESKRIPSI KELAS VII SMP MAWARNI, SINTA
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada kurikulum 2013, bahasa Indonesia adalah mata pelajaran yang mengedepankan pembelajaran berbasis teks. Teks deskripsi merupakan salah satu teks yang dipelajari dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini mengembangkan media pembelajaran berbasis Sparkol Videoscribe untuk menulis teks deskripsi. Media yang dikembangkan menggunakan program Sparkol Videoscribe yang dapat menghasilkan sebuah video menarik dengan tampilan gambar, tulisan, dan suara yang diinginkan. Media pembelajaran yang inovatif sangat dibutuhkan untuk meningkatkan minat dan semangat belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan rancangan pengembangan model Sadiman dengan mengadaptasi model pengembangan Sugiyono dalam langkah validasi untuk menguji kevalidan produk. Sumber data penelitian ini yaitu, peserta didik kelas VII-A SMP Negeri 2 Bancar, pendidik, validator, dan pengamat. Data pada penelitian ini yaitu, proses pengembangan, dan kualitas media pembelajaran. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu, teknik validasi, teknik observasi, teknik tes, dan teknik angket. Berdasarkan teknik yang digunakan maka instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu, lembar validasi, lembar observasi, soal hasil belajar, dan lembar angket. Data yang sudah dihasilkan kemudian dihitung secara kuantitatif menggunakan rumus pada teknik analisis data. Hasil penelitian ini berupa proses pengembangan dan kualitas media pembelajaran berbasis Sparkol Videoscribe. Penelitian ini menggunakan rancangan pengembangan model Sadiman yang meliputi, analisis kebutuhan dan karakteristik peserta didik, merumuskan tujuan, merumuskan butir-butir materi, menyusun alat pengukur keberhasilan, menulis naskah media,validasi, uji coba, revisi, dan naskah siap diproduksi. Kualitas media pembelajaran ?sangat efektif? dengan nilai 90,6 yang diperoleh dari hasil kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan. Kevalidan media pembelajaran berbasis Sparkol Videoscribe dikategorikan ?sangat layak? dengan nilai rata-rata 92%. Keefektifan media pembelajaran masuk dalam kategori ?sangat efektif? dengan nilai rata-rata 86,96. Keefektifan diperoleh berdasarkan hasil observasi aktivitas pendidik menunjukkan persentase 87%, hasil observasi aktivitas peserta didik menunjukkan persentase 90%, dan hasil belajar peserta didik menunjukkan rata-rata nilai 83,9. Kepraktisan media pembelajaran menunjukkan persentase 93% yang masuk kategori ?sangat praktis?.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS DESKRIPSI SISWA KELAS VII SMPN 3 SIDOARJO AYU AMALIA, RIKHA
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh model pembelajaran picture and picture terhadap kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMPN 3 Sidoarjo. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rata-rata siswa masih mengalami kesulitan dalam menulis teks deskripsi karena kurang mengeksplorasi ide kreatif mereka dan guru hanya menggunakan beberapa model pembelajaran sehingga pembelajaran menjadi membosankan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian true experimental design dengan menggunakan desain pretest posttest control group design. Populasi penelitian yaitu siswa kelas VII SMPN 3 Sidoarjo. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah kelas VII-D sebagai kelas kontrol dan VII-C sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan angket respons. Teknik analisis data yang digunakan analisis hasil observasi, analisis hasil pretes dan postes, analisis hasil pengaruh model dengan uji-t, dan analisis hasil angket respon. Hasil pelaksanaan pembelajaran dengan model pembelajaran picture and picture berjalan dengan lancar. Hal ini dibuktikan dengan perhitungan observasi aktivitas guru sebesar 96% kategori sangat baik dan aktivitas siswa sebesar 94% kategori sangat baik. Penelitian ini menunjukkan nilai rata-rata pretes kelas kontrol sebesar 50,78 dan nilai rata-rata postes sebesar 72,81, sedangkan nilai rata-rata pretes kelas eksperimen sebesar 52,65 dan nilai rata-rata postes sebesar 81,09. Hasil perhitungan uji t-test dengan db 62 pada taraf signifikansi 5% menunjukkan t-hitung lebih besar dari t-tabel yakni (2,204 > 1,998). Hasil angket respon siswa menunjukkan respon positif. Hal ini menujukkan bahwa model pembelajaran Picture and Picture berpengaruh terhadap kemampuan menulis teks deskrispi siswa kelas VII SMPN 3 Sidoarjo. Kata Kunci: Model pembelajaran picture and picture, Menulis, dan Teks Deskripsi.
AGRESIVITAS TOKOH UTAMA RAZKA DALAM NOVEL PION MEMORABILIA KARYA ELWIN PADMARAKSA (KAJIAN PERILAKU EMOSI LEONARD BERKOWITZ) RETNO SARI, LELY
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi tokoh utama Razka dalam melakukan tindakan agresi dan bagaimana bentuk-bentuk perilaku agresi yang ditunjukkan tokoh utama Razka menurut teori Emotional Behavior Leonard Berkowitz dalam novel Pion Memorabila karya Elwin Padmaraksa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif. Objek penelitian adalah tokoh Razka sebagai tokoh utama yang dalam novel pion memorabilia. Hasil analisis menunjukkan bahwa perilaku agresitivitas pada tokoh Razka muncul karena pengaruh beberapa faktor yang menjadi penyebabnya. Perilaku agresi tokoh Razka dipengaruhi oleh lingkungan keluarga, yaitu kondisi tak menyenangkan yang diciptakan oleh orang tua. Kondisi tak menyenangkan tersebut meliputi pengaruh langsung, diantaranya perlakuan keras dari orang tua, dan disiplin yang tidak konsisten yang diciptakna orang tua. Perlakuan keras yang dilakukan oleh ayah Razka, seperti perilaku menghina atau mencaci maki, mengancam, dan memukul. Disiplin yang tidak konsisten yang diciptakan orang tua, yaitu pertentangan ayah dan emak yang tidak memiliki sikap dan perlakuan yang sama dalam cara mendidik. Ayah dan emak tidak sependapat dalam melarang atau membolehkan tingkah laku tertentu kepada anak. Sikap konsisten orang tua dalam menerapkan norma juga tidak ditunjukkan tokoh ayah dalam mendidik Razka. Misalnya saja, ayah mengajarkan Razka agar berperilaku baik, sopan, dan jujur, tetapi ayah sendiri menampilkan perilaku yang sebaliknya, sehingga Razka mengalami konflik untuk menganut standar disiplin yang kurang jelas. Akibatnya seorang anak akan menggunakan dalih ketidakkonsistenan orang tua dalam mendisiplinkannya. Pada banyaknya fenomena perilaku agresi, tidak menutup kemungkinan kalau anak tidak akan melakukan apa yang menjadi perintah atau keinginan orang tua, bahkan akan melakukan suatu imitasi atau berperilaku sama seperti orang tuanya. Seperti halnya yang dikatakan Berkowitz bahwa kekerasan akan melahirkan kekerasan. Agresivitas yang dilakukan oleh Razka disebabkan oleh pengalaman Razka dalam menerima didikan keras dari orang tua. Cara mendidik ayah Razka selalu menunjukkan perilaku agresif seperti menghina dan memukul. Agresivitas Razka disebabkan oleh hasil peniruan dari ayahnya yang selalu menunjukkan tindakan agresif. Bentuk-bentuk perilaku agresi Razka ditunjukkan melalui tindakan agresif fisik langsung dan agresif verbal langsung. Tindakan agresi fisik langsung oleh Razka dilakukan melalui perilaku yang kasar, yaitu memukul dan menjerat korban. Agresi verbal langsung dilakukan Razka melalui kata-kata menghina dan mengintimidasi target yang menjadi sasaran luapan emosinya. Kata Kunci: Agresivitas, Disiplin, Kekerasan Abstract The purpose of this study is to describe the factors that influence the main character Razka in carrying out acts of aggression and how the forms of aggression behavior shown by the main character Razka according to the theory of Emotional Behavior Leonard Berkowitz in the novel Pion Memorabila by Elwin Padmaraksa. This study uses descriptive methods with qualitative research. The object of the research is Razkas character as the main character in the novel memorabilia. The results of the analysis show that the behavior of aggressiveness in Razkas character arises because of the influence of several factors as the cause. Razkas aggressive behavior is influenced by the family environment, namely the unpleasant conditions created by parents. These unpleasant conditions include direct influence, including harsh treatment from parents, and inconsistent discipline that is created by parents. Violent treatment carried out by Razkas father, such as insulting or abusing, threatening, and beating behavior. Inconsistent discipline created by parents, namely the opposition of fathers and mothers who do not have the same attitude and treatment in educational ways. Father and mother disagree in prohibiting or allowing certain behavior to children. Parents consistent attitude in applying norms was also not shown by the father figure in educating Razka. For example, father taught Razka to behave well, politely, and honestly, but the father himself displayed the opposite behavior, so Razka experienced conflict to follow a standard of discipline that was not clear. As a result, a child will use the pretext of the inconsistency of parents in disciplining it. On the many phenomena of aggression behavior, it does not rule out the possibility that the child will not do what is the command or desire of the parents, even if they do an imitation or behave the same as their parents. As Berkowitz said that violence will give birth to violence. The aggressiveness carried out by Razka was caused by Razkas experience in accepting hard training from parents. The way to educate Razkas father always shows aggressive behavior such as insulting and beating. Razkas aggressiveness is caused by the imitation of his father who always shows aggressive actions. Razkas forms of aggression are shown through direct physical aggressive and direct verbal aggression. The act of direct physical aggression by Razka was carried out through rude behavior, namely hitting and ensnaring victims. Verbal aggression was directly carried out by Razka through words of insulting and intimidating targets that were subjected to emotional outbursts. Keyword: Aggressiveness, Discipline, Violence