cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Bimbingan Konseling
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 444 Documents
PENERAPAN STRATEGI SELF MANAGEMENT (PENGELOLAAN DIRI) UNTUK MENGURANGI KECANDUAN MEDIA SOSIAL PADA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 36 SURABAYA BIMO WICAKSONO, SUHENDRA
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menguji penerapan strategi Self Management dalam mengurangi kecanduan media sosial siswa kelas VIII di SMP Negeri 36 Surabaya. Jenis penelitian ini adalah pre-experimen dengan one ?group pre-test post-test design. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 3 siswa kelas VIII yang mempunyai kecenderungan kecanduan media sosial dengan katergori tinggi. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah statistic non-parametric dengan uji Wilcoxon. Hasil analasis data pre-test dan post-test, dengan uji wilcoxon, dapat diperoleh bahwa nilai Z yang didapat sebesar -1,604 dengan p value (Asymp. Sig. 2-tailed) = 0,109. Dimana Lebih dari batas kritis penelitian karena nilai 0,109 lebih besar dari <0,05, sehingga dapat diputuskan bahwa Ha diterima, artinya ada perbedaan hasil Kecanduan media sosial untuk pre-test dan post-test. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa strategi Self Management (Pengelolaan Diri) dapat digunakan untuk mengurangi kecanduan media sosial siswa. Dari hasil analisis data dapat diketahui bahwa ada perubahan skor antara sebelum diberikan perlakuan dan sesudah diberikan perlakuan yang menggunakan strategi Self Management (Pengelolaan Diri) dalam mengurangi kecanduan media sosial pada siswa kelas VIII SMP Negeri 36 Surabaya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi Self Management (Pengelolaan Diri) dapat mengurangi keanduan media sosial kelas VIII F di SMP Negeri 36 Surabaya. Kata Kunci: strategi self management, kecanduan media sosial
CINEMA THERAPY UNTUK MENINGKATKAN ACADEMIC SELF-EFFICACY SISWA KELAS XI-IPS SMA NEGERI 4 BOJONEGORO RINTAN SARI, DEWI; DIBYO WIYONO, BAMBANG
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya masalah rendahnya self-efficacy akademik siswa terutama pada mata pelajaran matematika. Siswa yang memiliki efikasi diri akademik rendah akan tampak kurang percaya diri, meragukan kemampuan akademik yang dimilkinya, menghindari tugas yang sulit serta hambatan yang ia jumpai, dan tidak mau berusaha mencapai keberhasilan terutama pada mata pelajaran matematika. Sebaliknya, apabila efikasi diri siswa meningkat, akan membuat siswa lebih mudah dan lebih merasa mampu untuk mengerjakan soal-soal matematika sekalipun itu soal yang berkategori sulit.. oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah teknik cinema therapy dapat meningkatka acadmic self-efficacy siswa dengan setting konseling kelompok. Rancangan penelitian yang digunakan adalah pte-test, post-test one group. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI-7 SMA Negeri 4 Bojonegoro yang mengalami academic self-efficacy rendah yang berjumlah 7 siswa. Analisis penelitian data pada penelitian ini menggunakan statistik non parametric yaitu uji paired sample t test. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pada kolom Sig. (2-tailed) menunjukkan hasil 0,000, tHitung -6,796 maka tTabelnya adalah -2,446 (jika hasil tHitung negative, maka otomatis tTabel menjadi negative). Berdasarkan pedoman pengambilan keputusan dalam uji paired sample t test terhadap hasil F-hitung diperoleh kesimpulan bahwa -6,796>-2,446. Artinya Ho ditolak dan HA diterima. Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknik cinema therapy dapat meningkatkan academic self-efficacy siswa terutama pada mata pelajara matematika. Kata kunci: Konseling kelompok, cinema therapy, efikasi diri akademik.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DAN STUDENT BURNOUT DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA KELAS XI SMA NEGERI 3 SIDOARJO MUSTIKA KUSUMA WINAHYU, DYAH; WARSITO WIRYOSUTOMO, HADI
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran teman dan orang tua sangat dibutuhkan untuk memberikan dukungan secara positif agar kelelahan tidak sampai membuat siswa mengesampingkan tugas akademiknya. Pengesampingan atau penundaan tugas-tugas akademik inilah yang dapat disebut dengan perilaku prokrastinasi. Penelitian kali ini dilakukan untuk mempelajari secara empiris hubungan dukungan sosial dan student burnout dengan prokrastinasi akademik siswa kelas XI. Populasi untuk penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 3 Sidoarjo tahun ajaran 2019/2020. Pengumpulan data dilakukakn dengan menggukanan skala penelitian. Hipotesis dalam penelitian ini akan diuji dengan teknik statistik Multiple Correlation. Hasil dari pengujian hipotesis menunjukkan bahwa: (1) adanya hubungan negatif dan signifikan antara dukungan sosial dan prokrastinasi akademik siswa kelas XI SMA Negeri 3 Sidoarjo dengan koefisien korelasi R = -0,222, (2) adanya hubungan positif dan signifikan antara student burnout dan prokrastinasi akademik siswa kelas XI SMA Negeri 3 Sidoarjo dengan koefisien korelasi R=0,511, (3) adanya hubungan secara simultan dan signifikan antara dukungan sosial dan student burnout dengan prokrastinasi akademik siswa kelas XI SMA Negeri 3 Sidoarjo dengan nilai koefisien korelasi R=0,511 dan nilai koefisien determinasi R2= 0,261. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa dukungan sosial dan student burnout secara bersama-sama berhubungan signifikan dengan prokrastinasi akademik siswa kelas XI SMA Negeri 3 Sidoarjo dan memiliki kontribusi terhadap prokrastinasi akademik dengan sumbangan sebesar 26,1%. Kata Kunci: korelasi, dukungan sosial, student burnout, prokrastinasi
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PEMAHAMAN MULTIBUDAYA DENGAN KETERAMPILAN KONSELOR DALAM LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL WULAN HAPPYANIE, SHINTA; WARSITO WIRYOSUTOMO, HADI
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap guru BK/konselor memiliki tingkat pemahaman multibudaya yang berbeda-beda dalam menemui siswa yang berbeda budaya. Hal ini nanti juga berpengaruh dengan bagaimana guru BK/konselor dalam melakukan proses konseling khususnya proses konseling individual yang dimana nantinya disana hanya ada konselor dan konseli saja. Konselor yang memiliki kompetensi yang baik dalam melakukan konseling multikultural adalah konselor yang memiliki beberapa kompetensi antara lain kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemahaman multibudaya dengan keterampilan konselor dalam layanan konseling individual. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasinya adalah guru BK atau konselor sekolah SMA Negeri di Surabaya serta siswa yang pernah melakukan konseling. Sampel dalam penelitian ini berjumalah 30 orang guru BK/konselor sekolah di beberapa SMA Negeri di Surabaya, yang diambil secara acak. Instrumen yang digunakan adalah skala pemahaman multibudaya dan keterampilan konselor dalam layanan konseling individual. Uji hipotesis data menggunakan product moment . Hasil analisis korelasi pemahaman multibudaya dengan keterampilan konselor dalam layanan konseling individual menunjukkan koefisien korelasi r = 0,450. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat pemahaman multibudaya dengan keterampilan konselor dalam layanan konseling individual. Kata Kunci: Multibudaya, Keterampilan Dasar Konseling
HUBUNGAN ANTARA KEAKTIFAN SISWA BERORGANISASI DAN KEMAMPUAN MANAJEMEN WAKTU DENGAN PERILAKU BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI SURABAYA NANDA PRIHARTANTI, WIDYA; WARSITO WIRYOSUTOMO, HADI
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dibentuknya OSIS di lingkungan sekolah, maka siswa dapat memperoleh berbagai manfaat misalnya pengalaman, menumbuhkan semangat berprestasi, belajar menjalankan tanggung jawab, mengasah minat dan bakat, menumbuhkan rasa percaya diri dan mampu menciptakan hubungan sosial yang baik dengan guru maupun sesama siswa. Melihat begitu banyaknya manfaat dengan adanya OSIS maka pihak sekolah berharap siswa yang terlibat dalam kegiatan OSIS mampu meningkatkan semangat berprestasi siswa, baik prestasi dalam bidang akademis maupun non akademis. Siswa yang aktif berorganisasi dan mampu menjaga performa akademiknya harus memiliki kemampuan yang baik dalam manajemen waktu, yaitu mengatur waktu yang seimbang untuk kegiatan akademik dan kegiatan berorganisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan yang signifikan antara keaktifan siswa berorganisasi dan kemampuan manajemen waktu dengan perilaku belajar. Jenis penelitian ini penelitian kuantitatif dengan pendekatan penelitian korelasional. Subjek penelitian berjumlah 180 siswa yang menjadi anggota OSIS di SMA Negeri Surabaya. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini skala keaktifan siswa berorganisasi, skala kemampuan manajemen waktu dan skala perilaku belajar. Teknik analisis data menggunakan product moment untuk mencari hubungan secara parsial, dan analisis data korelasi berganda untuk mencari hubungan secara simultan. Hasil analisis antara keaktifan siswa berorganisasi dengan perilaku belajar diperoleh harga koefisien korelasi sebesar 0,178 dengan signifian sebesar 0.017. Hasil antara kemampuan manajemen waktu dan perilaku belajar diperoleh korelasi 0,399 dengan signifikansi sebesar 0,000. Kemudian hasil analisis keaktifan siswa berorganisasi dan kemampuan manajemen waktu dengan perilaku belajar menunjukkan koefisien korelasi 0,403 dengan signifikansi sebesar 0,000. Nilai koefisien menunjukkan arah positif. Artinya semakin tinggi siswa aktif berorganisasi dan kemampuan manajemen waktu maka perilaku belajar siswa juga tinggi. Kata kunci : organisasi, manajemen waktu, perilaku belajar
HUBUNGAN ANTARA PERCAYA DIRI DAN REGULASI DIRI DENGAN KECEMASAN BERBICARA DI DEPAN UMUM PADA MAHASISWA JURUSAN BIMBINGAN DAN KONSELING ANGKATAN 2018 UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA ANIDITA PUSPITASARI, TESSYA; WARSITO WIRYOSUTOMO, HADI
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap mahasiswa memiliki tingkat kecemasan berbicara di depan umum yang berbeda-beda. Hal tersebut dipengaruhi oleh percaya diri dan regulasi diri yang dimiliki dalam menyikapi suatu kejadian. Penelitian ini bertujuan untuk engkaji hubungan antara percaya diri dan regulasi diri dengan kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa jurusan bimbingan dan konseling angkatan 2018 Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasinya adalah mahasiswa jurusan bimbingan dan konseling Angkatan 2018 Universitas Negeri Surabaya yang berjumlah 85 mahasiswa. Instrumen yang digunakan adalah skala percaya diri, regulasi diri, dan kecemasan berbicara di depan umum. Teknik analisis data menggunakan product moment untuk mencari hubungan secara parsial, dan analisis korelasi berganda untuk mencari hubungan secara bersama-sama. Hasil analisis dengan menggunakan product moment antara percaya diri (X1) dengan kecemasan berbicara di depan umum (Y) menunjukkan koefisien korelasi sebesar -0,524. Dan hasil dengan menggunakan product moment antara regulasi diri (X2) dengan kecemasan berbicara di depan umum (Y) sebesar -0,456. Hasil analisis data secara bersama-sama variabel percaya diri (X1) dan regulasi diri (X2) dengan kecemasan berbicara di depan umum (Y) menunjukkan koefisien korelasi sebesar -0,525. Nilai koefisien korelasi menunjukkan arah hubungan yang negatif. Artinya semakin tinggi percaya diri dan regulasi diri maka semakin rendah kecemasan berbicara di depan umum. Sebaliknya, semakin rendah percaya diri dan regulasi diri maka semakin tinggi kecemasan berbicara di depan umum. Kata Kunci: Percaya diri, regulasi diri, kecemasan
PERAN GENDER MAHASISWA ANDROGINI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA ANGKATAN TAHUN 2015-2016 Septy Maluki, Dinda; PURWOKO, BUDI
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan majunya zaman perbedaan peran antara pria dan wanita semakin tidak bterlihat banyak wanita yang mulai berkarir hingga berkarya di bidang yang biasanya di geluti oleh laki-laki androgini merupakan suatu fenomena yang menggambar mengenai seseorang yang berpenampilan tidak sesuai dengan jenis kelamin. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap secara mendalam terkait dengan peran gender androgini yang terdapat pada kalangan mahasiswa khususnya mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan UNESA angtan 2015-2016, peran gender mahasiswa androgini dikalangan mahasiswa FIK Unesa, faktor yang melatarbelakangi terjadinya fenomena androgini mahasiswa FIK Unesa, dampak fenomena androgini terhadap prestasi olahraga mahasiswa FIK Unesa, penelitian yang dilakukan peneliti merupakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan metode campuran kuantitatif dan kualitatif dengan proporsi kualitatif lebih mendominasi. Teknik pengumpulan data dengan instrumen wawancara,angket dan dokumentasi dan teknik analisis data yang dilakukan pada penelitian ini adalah teknik yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman (dalam sugiono,2012). Dan uji keabsahan data yang digunakan adalah trianggulasi sumber data. Hasil dari penelitian imi menunjukan peran gender androgini pada kalangan mahasiswa FIK Unesa anatara lain yaitu berpenampilan seperti lawan jenis (laki-laki) karena ada beberapa faktor yang melatarbelakangi diantaranya dukungan lingkungan,pengalaman hidup,kebutuhan untuk berkarir dalam bidang olahraga, dan kenyaman lingkugan, meraka tetap melakukan peran gendernya sebagaimana seorang perempuan seperti memasak, memakai pakaian dalam wanita,mencuci dan menjaga kebersihan selain itu merka juga tetap memilki keinginan untuk menjalin hubungan yang serius dan memilki keluarga dengan lawan jenis (laki-laki)n pada suatu saat nanti.Sedangkan dampak pada prestasi akademik adalah dampak yang positif karena pada umumnya mereka banyak meraih juara dan memilki tingkat percaya diri yang baik dalam menggeluti bidang olahraga yang ada dalam sebuah pertandingan maupun perkuliahan. Kata Kunci : peran gender, mahasiswa
PENERAPAN STRATEGI MODELING SIMBOLIK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA PADA SISWA KELAS X IPS SMA NEGERI 1 MENGANTI KURNIAWAN, ARDI; SETIAWATI, DENOK
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan strategi Modeling Simbolik untuk meningkatkan ketrampilan berbicara siswa kelas X IPS SMAN 1 Menganti Kabupaten Gresik. penelitian ini adalah jenis penelitian pre-experiment design menggunakan rancangan penelitian pre-test post-test one group design. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah angket ketrampilan berbicara. Dalam angket ini memiliki 28 item. Pada penelitian ini terdapat subjek penelitian berjumlah 5 siswa dari kelas X IPS SMAN 1 Menganti Kabupaten Gresik, yang memiliki skor ketrampilan berbicara rendah yang diukur dengan angket ketrampilan berbicara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik non parametrik menggunakan Uji Wilcoxon dengan bantuan program SPSS Statistics 21. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan didapat hasil N = 5 dan x = 0 , maka diperoleh ? (kemungkinan harga dibawah Ho) = 0,042. Bila dalam ketetapan ? (taraf kesalahan) sebesar 5% adalah 0,05 maka 0,042 < 0,05 jadi dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Adanya perbedaan antara pre-test dan post-test yaitu skor post-test lebih besar dibanding skor pre-test. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi Modeling Simbolik dapat meningkatkan Ketrampilan Berbicara siswa kelas X IPS SMAN 1 Menganti Kabupaten Gresik
PENERAPAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN SIKAP HORMAT SISWA KEPADA GURU DWI PARADITA, ANGGELINA; WARSITO WIRYOSUTOMO, HADI
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti di SMA Negeri 1 Driyorejo terdapat siswa yang memiliki sikap hormat kepada guru yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada peningkatan sikap hormat siswa kepada guru sesudah penerapan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Bentuk desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pre-test and post-test design. Subjek dalam penelitian ini adalah 9 siswa yang memiliki sikap hormat yang rendah. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala sikap hormat siswa kepada guru. Metode analisis data menggunakan uji statistik Wilcoxon. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan uji wilcoxon dengan bantuan SPSS versi 20 diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) =0,008. Bila dalam taraf kesalahan 5% adalah 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa harga 0,008 ? 0,05 yang menyatakan H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan dari sikap hormat siswa kepada guru sesudah penerapan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama. Kata kunci: Bimbingan Kelompok, Teknik Sosiodrama, Sikap Hormat Siswa
PENERAPAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN SIKAP HORMAT SISWA KEPADA GURU DWI PARADITA, ANGGELINA; WARSITO WIRYOSUTOMO, HADI
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti di SMA Negeri 1 Driyorejo terdapat siswa yang memiliki sikap hormat kepada guru yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada peningkatan sikap hormat siswa kepada guru sesudah penerapan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Bentuk desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pre-test and post-test design. Subjek dalam penelitian ini adalah 9 siswa yang memiliki sikap hormat yang rendah. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala sikap hormat siswa kepada guru. Metode analisis data menggunakan uji statistik Wilcoxon. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan uji wilcoxon dengan bantuan SPSS versi 20 diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) =0,008. Bila dalam taraf kesalahan 5% adalah 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa harga 0,008 ? 0,05 yang menyatakan H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan dari sikap hormat siswa kepada guru sesudah penerapan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama. Kata kunci: Bimbingan Kelompok, Teknik Sosiodrama, Sikap Hormat Siswa

Page 3 of 45 | Total Record : 444