cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Bimbingan Konseling
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 444 Documents
PENGEMBANGAN PAKET BIMBINGAN KETERAMPILAN PUBLIC SPEAKING DI SMAN 12 SURABAYA SOFIYANTI, DEWI; TRI HARIASTUTI, RETNO
Jurnal BK UNESA Vol 9, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengembangkan paket bimbingan keterampilan public speaking memenuhi kriteria akseptabilitas yang terdiri dari kegunaan, kelayakan, ketepatan, dan kepatutan. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg and Gall (1989) namun hanya dilakukan sampai 5 tahap yang meliputi studi pendahuluan dan mengumpulkan informasi (Need Assesment), melakukan perencanaan produk, mengembangkan produk awal, uji validasi materi media dan calon pengguna, dan merevisi produk. Hasil analisis dari Paket Bimbingan Keterampilan public speaking di SMAN 12 Surabaya menunjukan bahwa penilaian uji materi dan pengguna (konselor) menunjukan skor CVI (content validity index) 0,777 yang berarti termasuk dalam kategori sangat baik, sedangkan penilaian ahli media menunjukan angka CVI (content validity index) 0,788 yang berarti termasuk dalam kategori sangat baik, dan yang terakhir adalah penilaian calon pengguna yang diperoleh prosentase rata-rata sebesar 85,21% yang berarti masuk dalam kategori sangat baik dan tidak perlu direvisi. Sehingga dari paparan tersebut dapat disimpulkan bahwa paket bimbingan keterampilan public speaking di SMAN 12 Surabaya telah memenuhi kriteria akseptabilitas yang meliputi kegunaan, kelayakan, ketepatan dan kepatutan. Kata kunci : Pengembangan, Paket Bimbingan, Public Speaking.
PENGEMBANGAN MEDIA POSTER INTERAKTIF BIMBINGAN DAN KONSELING KARIER BERBASIS WEBSITE UNTUK INFORMASI STUDI LANJUT DI KELAS IX SMP NEGERI 3 KOTA MOJOKERTO KUSUMA FIRDANI, RAUDAH; TRI HARIASTUTI, RETNO
Jurnal BK UNESA Vol 9, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk berupa media poster interaktif berbasis website yang memenuhi kriteria kegunaan, kelayakan, ketepatan, dan kepatutan. Media yang dikembangkan diharap dapat membantu peserta didik untuk memahami informasi studi lanjut. Model pengembangan yang digunakan Tim Puslitjaknov yang meliputi lima tahap pengembangan, yaitu : Studi pendahuluan dan analisis produk, mengembangkan produk awal, validasi ahli dan revisi, uji coba lapangan skala kecil dan revisi produk, serta uji coba skala besar dan produk akhir. Namun pada penelitian ini, peneliti hanya sampai pada tahap uji coba lapangan skala kecil dan revisi produk. Hasil uji ahli materi dan ahli media untuk poster interaktif diperoleh CVI 0,77 yang artinya sangat sesuai. Hasil penilaian dari ahli materi dan ahli media untuk produk website diperoleh CVI 0,83 yang artinya sangat sesuai. Hasil uji coba lapangan skala kecil oleh calon pengguna yaitu peserta didik kelas IX di SMP Negeri 3 Kota Mojokerto untuk produk poster interaktif mendapatkan skor 81,9% kategori sangat baik, tidak perlu revisi. Sedangkan untuk produk website mendapatkan skor 84,5% kategori sangat baik, tidak perlu revisi. Dengan demikian produk berupa poster interaktif berbasis website telah memenuhi kriteria akseptabilas. Kata Kunci : Pengembangan, poster interaktif berbasis website, studi lanjut.
PENERAPAN STRATEGI SELF-REGULATION DENGAN TEKNIK KONSELING KELOMPOK UNTUK MENGURANGI PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 SAMPANG AGUSTINA PERMATASARI, WINDA; NURSALIM, MOCHAMAD
Jurnal BK UNESA Vol 9, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan self-regulation terhadap penurunan prokrastinasi akademik siswa kelas VII di SMPN 2 Sampang. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian eksperimen (kuantitatif) dengan jenis pre test ? post test one group design dalam pemberian strategi self-regulation dengan menggunakan konseling kelompok. Subjek penelitian ini adalah 6 siswa yang memiliki prokrastinasi akademik tinggi. Analisis data ini menggunakan statistik non parametik dengan menggunakan uji tanda. Hasil dari analisis data menunjukan bahwa ?= 0,016 menunjukan lebih kecil dibandingkan dengan ?=0,5. Dengan demikian Ha diterima dan H0 ditolak, sehingga ada perbedaan prokrastinasi akademik siswa antara sebelum dan sesudah diberikan perlakuan, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi self-regulation dapat mengurangi prokrastinasi akademik siswa kelas VII SMPN 2 Sampang. Kata kunci : Self ?Regulation, Prokastinasi Akademik, Konseling Kelompok
PENERAPAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEORI TRAIT AND FACTOR UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KARIR SISWA SMA NEGERI 1 MOJOSARI FAHMI RIDHLO SUHARTONO, MUHAMMAD; NAQIYAH, NAJLATUN
Jurnal BK UNESA Vol 9, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Penerapan Konseling Kelompok Dengan Teori Trait And Factor Untuk Meningkatkan Pemahaman Karir Siswa SMA Negeri 1 Mojosari. Model penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif, yaitu dengan mencari informasi tentang ciri-ciri yang ada dan dapat didefinisikan dengan tujuan yang akan dicapai, merencanakan cara dalam pendekatan, mengumpulkan data untuk membuat laporan. Di dalam penelitian ini penulis ingin mengetahui tentang penerapan metode trait and factor terhadap pemahaman diri siswa.Populasi di penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII IPS 1 dan 5 di Tahun Pelajaran 2017-2018 yang terdiri dari 2 kelas, dan keseluruhan jumlah siswanya 62 orang. Penelitian ini 5 siswa yang termasuk dalam ketegori rendah akan mendapatkan Konseling kelompok trait and Factor, Dalam teknik analisis ini, yang digunakan adalah statistic non parametric dengan uji Wilcoxon. Berdasarkan perhitungan diatas, mean pre-test dengan nilai 191.4 dan mean post-test 179.2 dan selisih diantara mean pre-test dan mean post-test adalah 12.2. Berdasarkan output ?test statistics? diatas, dapat diketahui Asymp.. Sig (2-tailed) ? 0,042. Dimana kurang dari batas kritis penelitian karena nilai 0,042 lebih kecil dari «0,05, sehingga dapat diketahui bahwa Ha diterima, artinya ada perbedaan hasil pemahaman karier. siswa,. untuk pre-test dan post-test, sehingga bisa disimpulkan bahwa ?Penerapan Konse Ing Kelompok tapa Meningkatkan Pemahaman Karir Siswa SMA Negeri l Mojosari?.
PENERAPAN KONSELING KELOMPOK RASIONAL EMOTIF PERILAKU UNTUK MENINGKATKAN PERCAYA DIRI SISWA KELAS X MM DI SMK N 1 TROWULAN-MOJOKERTO NINGTIAS, WAHYU; SETIAWATI, DENOK
Jurnal BK UNESA Vol 9, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneltian ini betujuan umtuk mengetahui efektivitas dari penrapan layanan komseling kelompok rasional emotif perilaku untuk menigkatkan percaaya dirii siswa kelas X MM di SMK N 1 Trowulan-Mojokerto. Pemelitian ini diilatar belakagi oleh percaaya diri siswa yang rendah saat ingin berpartisipasi dalam mengemukakan pendapatnya di dalam kelas sehingga menybabkan keberhasilan proses pembelajaran terhambat. Pola komunikasi yang dilakukan dari satu arah memjadikan proses penbelajaran sperti tenpat penyampaian informasi dimana guru lebih aktif sedangkn siswa pasif. Jenis atau desain penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental design dalam betuk one group pre-test post-test dengan subyek 6 siswa yang memiliki percaya diri rendah. Teknik pengumpulan data pada penelitian menggunakan angket dengan 36 item pernyataan yang sudah di validasi.Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis statistik non parametrik dengan uji wilcoxon. Hasil uji wilcoxon diketahui nilai Z adalah -2,201a dan nilai signifikansi sebesar 0,028. Bila dalam ketetapan ? (taraf kesalahan) sebesar 5% adalah 0,05 maka 0,028 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima artinya terdapat peningkatan yang signifikan kepercayaan diri dalam mengemukakan pendapat setelah mendapat layanan konseling kelompok rasional emotif perilaku. Kata Kunci : Percaya Diri, Konseling Kelompok, Rasional Emotif Perilaku
LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN PERENCANAAN KARIR AINNUR RAHMAH, ATIKA; CHRISTIANA, ELISABETH
Jurnal BK UNESA Vol 9, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil studi pendahuluan menggunakan AUM ditemukan masalah pada siswa kelas XI dalam bidang karir sebesar 55% di salah satu SMA swasta di Kabupaten Sidoarjo, terutama dalam membuat rencana di masa depan. Peningkatan keterampilan membuat perencanaan karir diharapkan terjadi melalui penerapan bimbingan klasikal berbasis masalah. Model bimbingan ini diadopsi dari model pembelajaran berbasis masalah. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas XI IPS 1 dan XI IPS 2 SMA Ulul Albab Sidoarjo. Desain penelitian menerapkan Pretest-Posttest Control Group Design. Data dianalisis melalui two-independent-sample test-mann-witney U. Hasil perhitungan ini menunjukkan asymp.sig < ?, nilai asymp.sig (2-tailed) 0,00<0,05. Karenanya H0 ditolak, artinya pemberian perlakuan bimbingan klasikal berbasis masalah memberikan pengaruh terhadap keterampilan perencanaan karir siswa. Sehingga disimpulkan bahwah bimbingan klasikal berbasis masalah dapat meningkatkan keterampilan membuat perencanaan karir siswa. Kata kunci: Bimbingan Klasikal Berbasis Masalah, Perencanaan karir
PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN JENAKA (JENGA MANAJEMEN KONFLIK INTERPERSONAL) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MANAJEMEN KONFLIK INTERPERSONAL SISWI SMP AR-RAHMAH PUTRI DAU MALANG RAHMAH, MUFIDAH; NAQIYAH, NAJLATUN
Jurnal BK UNESA Vol 9, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk yaitu media permainan JENAKA (Jenga Manajemen Konflik Interpersonal) yang dapat memenuhi kriteria akseptabilitas, untuk meningkatkan pemahaman manajemen konflik interpersonal siswa. Model pengembangan yang digunakan peneliti adalah model pengembangan Borg and Gall yang terdiri dari 10 tahap, yaitu: Penelitian dan pengumpulan informasi awal, Perencanaan, Pengembangan format produk awal, Uji coba awal, Revisi Produk awal, Uji coba lapangan, Revisi Produk, Uji coba lapangan, Revisi produk akhir, Desiminasi dan implementasi. Penelitian pengembangan yang dilakukan oleh peneliti hanya berbatas pada sampai tahap ke 5 yaitu Revisi Produk Awal.Setelah media permainan JENAKA (Jenga Manajemen Konflik Interpersonal) selesai dikembangkan, maka perlu adanya uji validasi dan uji coba. Hasil yang diperoleh dari uji ahli materi adalah 100 % dengan kategori penilaian produk sangat baik, tidak perlu revisi. Selanjutnya, dari uji ahli media diperoleh 93,2 % dengan kategori sangat baik, tidak perlu revisi. Kemudian, dari calon pengguna (Konselor) diperoleh hasil 75 % dengan kategori baik, tidak perlu revisi dan oleh calon pengguna (siswa) diperoleh hasil 90,1 % % dengan kategori sangat baik, tidak perlu revisi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa produk berupa media permainan JENAKA (Jenga Manajemen Konflik Interpersonal)telah memenuhi kriteria akseptabilitas yang mencakup aspek kegunaan, kelayakan, ketepatan dan kepatutan. Kata Kunci: Pengembangan, JENAKA (Jenga Manajemen Konflik Interpersonal), Pemahaman manajemen konflik interpersonal
PENERAPAN LAYANAN BIMBINGAN KLASIKALMENGGUNAKAN MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 WRINGINANOM GRESIK MERDEKAWATI, PANJI; CHRISTIANA, ELISABETH
Jurnal BK UNESA Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur apakah ada peningkatan motivasi belajar pada siswa SMP Negeri 2 Wringinanom Gresik kelas VIII A setelah di beri layanan bimbingan klasikal. Jenis penelitian ini adalah eksperimen kuantitativ. Dengan pendekatan One-Group Pretest-Posttest Design. Jumlah subyek penelitian sebanyak 32 siswa, dengan penggumpulan data menggunakan kuisioner motivasi belajar. Analisis yang dipakai oleh peneliti adalah analisis menggunakan SPSS dengan menggunakan perhitungan One-Sample Test. Hasil yang didapat dari perhitungan tersebut adalah nilai sig. (2-tailed) sebesar 0.856 > 0.05. Reliability statistics dengan menunjukan cronbachs alpha menunjukan angka 0.745. Maka dapat disimpulkan adanya kenaikan motivasi belajar setelah subyek diberikan treatmen berupa video motivasi belajar. kunci: Bimbingan klasikal, motivasi, belajar, dan video motivasi belajar
PENERAPAN TEKNIK METAFORA BERBENTUK HEALING STORIES UNTUK MENGURANGI KECEMASAN BERKOMUNIKASI PADA SISWA KELAS X SMKN 8 SURABAYA JEMIPARERA, NITA; INDAH PRATIWI, TITIN
Jurnal BK UNESA Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT This research is background by communication apprehension problem which experienced by students and it caused by negative thought that appear from their self about the judgments of others and self capability. Some of subject experienced unconfidently about their communication capability. Based on this problem the purpose of this research is to know about the effectiveness of applying metaphor technique in the form of healing stories to decrease the communication apprehension of students in the setting of counseling group design. The research design that used is one group pre-test and post test design. The subjects of this research are ten grade students of Vocational High School 8 Surabaya that consist of 4 students. The analysis data technique that used in this research is paired sample t test, because the data has normal distribution. The value of paired sample t test, known that ? = 0,014, this value is less than of significance level ? = 0,05 or (0,014< 0,05). The value is hypothesis o rejected and hypothesis a accepted. So, it can be conclude if there is difference of communication apprehension level before and after metaphor technique in the form of healing stories has applied. Therefore, the value of this research shown if the applying of metaphor technique in the form of healing stories can decrease the level of communication apprehension of the students. It is need the development knowledges toward counseling practice especially in metaphor technique in the form of healing stories and increasing delivering stories skill in order that this intervension can effective to be applying Keywords: communication apprehension, metaphor, healing stories ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah kecemasan berkomunikasi yang dialami oleh siswa kelas X SMK Negeri 8 Surabaya yang disebabkan oleh pikiran negative yang muncul pada diri mereka tentang penilaian orang lain dan terhadap kemampuan diri sendiri. Beberapa dari subjek penelitian mengalami ketidakpercayaan diri terhadap kemampuannya dalam berkomunikasi. Berdasarkan latar belakang masalah tersebut tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji efektivitas penerapan teknik metafora berbentuk healing stories untuk mengurangi kecemasan berkomunikasi yang dialami oleh siswa kelas X SMK Negeri 8 Surabaya dalam setting konseling kelompok. Rancangan penelitian yang digunakan adalah one group pre-test post test design. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMK Negeri 8 Surabaya yang terdiri dari 4 orang siswa. Teknik analsis data penelitian yang digunakan adalah uji paired sample t test, karena data yang didapatkan berdistribusi normal. Hasil uji paired sample t test , diketahui ? = 0,014 nilai ini lebih kecil dari taraf signifikansi ? = 0,05 atau (0,014< 0,05). Hasilnya adalah Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan jika terdapat perbedaan tingkat kecemasan berkomunikasi sebelum dan sesudah diterapkannya teknik metafora berbentuk healing stories. Dengan demikian hasil penelitian menunjukkan jika penerapan teknik metafora berbentuk healing stories dapat mengurangi kecemasan berkomunikasi yang dialami oleh siswa. Perlu adanya pengembangan pengetahuan terhadap praktik konseling ini khususnya teknik metafora berbentuk healing stories dan peningkatan keterampilan dalam menyampaikan cerita agar intervensi ini efektif diterapkan. Kata kunci : Kecemasan Berkomunikasi, Metafora, Healing Stories
PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN DART BOARD INTERAKSI SOSIAL DALAM BIMBINGAN KELOMPOK KELAS X IPA SMA NEGERI 12 SURABAYA HUSNIYAH, LUTFIYATUL; INDAH PRATIWI, TITIN
Jurnal BK UNESA Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan di SMA Negeri 12 Surabaya. Hasil dari angket DCM yang telah dibagikan di kelas X dan hasil wawancara dari guru BK bahwa masalah siswa selain keterlambatan yaitu masalah interaksi sosial yang rendah khususnya siswa kelas X yang baru memasuki sekolah baru yang disebabkan karena kurangnya pemahaman antara pribadi dan orang lain. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menghasilkan suatu produk pengembangan yaitu media permainan dart board interaksi sosial yang dapat membantu guru BK dalam memberikan suatu layanan bimbingan kelompok pada siswa untuk meningkatkan interaksi sosial. Dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan Research and Development (R&D) yang dikembangkan oleh Borg and Gall yang memaparkan 10 tahapan pengembangan. Penelitian ini hanya membatasi sampai 5 tahapan, yaitu (1) penelitian dan pengumpulan informasi awal, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal, (4) uji coba awal, (5) revisi produk. Penelitian ini menggunakan jenis data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif didapatkan dari hasil akseptabilitas ahli materi 76,51% dengan kategori Baik, Tidak perlu direvisi, ahli media 80,15% dengan kategori Baik, Tidak perlu direvisi, ahli praktisi (konselor) 81,87% dengan kategori Sangat Baik, Tidak perlu direvisi, dan calon pengguna (siswa) 92,75% dengan kategori Sangat Baik, Tidak perlu direvisi. Data kualitatif didapatkan dari saran dan masukan dari ahli dan telah direvisi. Sehingga media permainan dart board interaksi sosial telah memenuhi kriteria akseptabilitas yang mencakup aspek kegunaan, kelayakan, ketepatan, dan kepatutan. Perlu adanya pengembangan pada tahapan uji lapangan sesuai dengan prosedur pengembangan borg and gall serta perlu adanya pengembangan informasi tentang interaksi sosial sesuai dengan kebutuhan siswa dan kebutuhan di lapangan selanjutnya. Kata kunci: pengembangan, dart board interaksi sosial, bimbingan kelompok, interaksi sosial