cover
Contact Name
Zainiya Anisa
Contact Email
zainiyaanisa@undikma.ac.id
Phone
+6287863401869
Journal Mail Official
jurnalnexusoflearning@gmail.com
Editorial Address
Jl. dr. Soeyono Perum Elit Kota Mataram Asri Blok O/34 Kelurahan Jempong Baru Kecamatan Sekarbela Kota Mataram.
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Nexus of Learning
ISSN : -     EISSN : 31636705     DOI : Prefix 10.66957
Core Subject :
Nexus of Learning: Journal of Education and Pedagogy is a national scholarly journal dedicated to the dissemination of research and academic studies in the field of education. The journal covers studies related to learning strategies, instructional media, learning and/or educational management, curriculum and instruction, and the evaluation of learning in elementary schools. By upholding academic integrity and rigorous peer-review processes, Nexus of Learning seeks to support the advancement of pedagogical theory and practice and to strengthen the quality of education in Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Hirarki Pengetahuan dalam Taksonomi Bloom, Higher Order Thinking Skills dan Al-Ghazali: Kajian Epistemologi Pendidikan Muhamad Sakaki; Zainiya Anisa
Nexus of Learning: Journal of Education and Pedagogy Vol. 1 No. 3 (2026): Innovative and Adaptive Learning in Elementary Education
Publisher : Masyarakat Cita Insani (YAMACITA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66957/514xrv33

Abstract

Domain kognitif taksonomi Bloom ini sangat sering digunakan sebagai kerangka kerja untuk pengkategorian tujuan pembelajaran, tes, dan merancang kurikulum. Urutan taksonomi tersebut meliputi: (1) pengetahuan, (2) pemahaman, (3) penerapan, (4) analisis, (5) sintesis, dan (6) evaluasi. Perintah tersebut telah digunakan lebih dari lima puluh tahun sebagai dasar untuk tujuan pembelajaran, merancang tes dan kurikulum. Kurikulum Merdeka berbasis Higher Order Thinking Skills dibagi menjadi tiga bagian:  (1) Higher-Order Thinking as Transfer (2) Higher-Order Thinking Critical Thinking and (3) Higher-Order Thinking as Problem Solving. Sarana pencapaian pengetahuan menurut Al-Ghazali ada tiga yakni: (1). Pancaindra (2). Akal dan (3). Intuisi (Zauq atau Wijdan). Kata kunci: Taksonomi Bloom, Higher Order Thinking Skills, Pancaindra, Akal dan Intuisi
Kontribusi Islam Dalam Pengembangan Peradaban Dunia Ahmad Rizaldi
Nexus of Learning: Journal of Education and Pedagogy Vol. 1 No. 3 (2026): Innovative and Adaptive Learning in Elementary Education
Publisher : Masyarakat Cita Insani (YAMACITA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66957/02fc2773

Abstract

Islam memiliki kontribusi yang signifikan dalam membentuk peradaban dunia melalui pengembangan ilmu pengetahuan, pembangunan sosial-ekonomi, penguatan budaya, serta perdamaian dan diplomasi. Namun, berbagai penelitian sebelumnya cenderung membahas kontribusi tersebut secara parsial sehingga belum memberikan gambaran yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis kontribusi Islam dalam pengembangan peradaban dunia yang damai, bersahabat, serta sejahtera lahir dan batin melalui pendekatan integrative literature review. Data dikumpulkan dari artikel ilmiah yang diterbitkan pada periode 2017–2026 dan diakses melalui Google Scholar, Scispace, DOAJ, dan Scopus. Seleksi literatur dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan, kemudian dianalisis menggunakan content analysis dan thematic analysis. Hasil kajian menunjukkan bahwa kontribusi Islam bersifat multidimensional, meliputi pengembangan tradisi ilmiah dan inovasi teknologi, penguatan keadilan sosial melalui ekonomi syariah dan filantropi Islam, pelestarian budaya yang adaptif terhadap keberagaman, serta pembangunan perdamaian melalui dialog, toleransi, dan diplomasi kemanusiaan. Sintesis penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai universal Islam tetap relevan dalam menjawab berbagai tantangan global kontemporer dan dapat menjadi landasan konseptual bagi pembangunan peradaban dunia yang inklusif, berkeadilan, berkelanjutan, serta berorientasi pada kesejahteraan lahir dan batin.Kata kunci: Islam; peradaban dunia; perdamaian; kesejahteraan; diplomasi.
Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Artificial Intellegence (AI) Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Ika Khaironi
Nexus of Learning: Journal of Education and Pedagogy Vol. 1 No. 3 (2026): Innovative and Adaptive Learning in Elementary Education
Publisher : Masyarakat Cita Insani (YAMACITA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66957/3htyqc27

Abstract

Abstract The development of digital technology has driven a major transformation in the world of education, including for elementary education. One of the innovations that has developed is the use of Artificial Intelligence as a learning medium. AI functions to present interesting, interactive learning, and adjust the material to the needs of each student. This article aims to explore the use of Artificial Intelligence (AI) based learning media in increasing elementary school students' learning motivation using the Systematic Literature Review (SLR) method. The results of a review of six articles show that AI-based media such as Canva AI, Puzzle Maker, Digital Comics, and AI Tools can increase students' learning motivation. In addition, it can also increase active participation, a sense of enjoyment when learning, and student independence in learning. However, the challenges faced also include limited student understanding of digital technology, uneven teacher readiness, and infrastructure that does not support optimally. Therefore, this article is expected to be a real contribution to the development of innovative learning media in the digital era.
Konsep Kurikulum Pai Berbasis Pendidikan Karakter Diana Handayani
Nexus of Learning: Journal of Education and Pedagogy Vol. 1 No. 3 (2026): Innovative and Adaptive Learning in Elementary Education
Publisher : Masyarakat Cita Insani (YAMACITA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66957/yxzzsz26

Abstract

Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik di tengah perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan arus globalisasi yang turut memunculkan berbagai persoalan moral. Oleh karena itu, pengembangan kurikulum PAI tidak hanya diarahkan pada pencapaian kompetensi akademik, tetapi juga pada internalisasi nilai-nilai karakter dalam setiap proses pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep kurikulum PAI berbasis pendidikan karakter, menjelaskan dasar dan prinsip pengembangannya, serta mendeskripsikan implikasi penerapannya dalam pembentukan karakter peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), melalui pengkajian berbagai buku, artikel ilmiah, dan dokumen yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum PAI berbasis pendidikan karakter harus berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an dan Hadis, disusun berdasarkan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum yang relevan, serta diimplementasikan secara terpadu melalui kegiatan pembelajaran, budaya sekolah, kegiatan ekstrakurikuler, dan pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Keberhasilan implementasi kurikulum tersebut memerlukan keteladanan pendidik, dukungan keluarga, serta sinergi seluruh komponen pendidikan agar terbentuk peserta didik yang berakhlak mulia, berkepribadian Islami, dan memiliki keseimbangan antara kompetensi akademik dan karakter.  
Pembentukan Karakter Sopan, Santun, Melalui Pembiasaan Senyum, Salam, Sapa Pada Anak Usia Dini Yeni Puspita; Ayzia Jahwa Julfaitun; Elsa Wulandari
Nexus of Learning: Journal of Education and Pedagogy Vol. 1 No. 3 (2026): Innovative and Adaptive Learning in Elementary Education
Publisher : Masyarakat Cita Insani (YAMACITA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66957/neph2p88

Abstract

Pembiasaan Senyum ,Salam ,Sapa (3S) adalah cara efektif untuk menanamkan sikap ramah,menghormati , dan santun pada anak usia dini. Progam ini tidak hanya mengenalkan  nilai sosial dasar, tetapi juga menumbuhkan karakter ramah, peduli, komunikatif, bertanggung jawab dan toleran. Pembentukan karakter anak dipengaruhi oleh sifat bawaan dan lingkungan (teori konvergensi). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mendalami penerapan program 3S di PAUD Day Care UIN Mataram. Subjek penelitian terdiri dari 2 guru dan 21 siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.  ​     Hasilnya menyimpulkan bahwa pembentukan karakter sopan santun melalui pembiasaan 3S di PAUD Day Care UIN Mataram telah berhasil. Keberhasilan ini terbukti dari sikap sopan santun yang ditampilkan anak di sekolah dan keluarga. Program 3S dilaksanakan secara konsisten melalui pembiasaan rutin (seperti penyambutan kedatangan dan bersalaman sebelum masuk/pulang kelas) dan pembiasaan spontan (seperti menyapa guru/teman yang baru datang dan meminta izin meminjam barang dengan sopan). Karakter sopan santun anak (usia 5-6 tahun) telah mencapai standar indikator, termasuk menghargai orang lain, menggunakan bahasa santun, dan tolong-menolong. Faktor pendukung utama keberhasilan ini adalah kedisiplinan guru sebagai teladan dan dukungan dari wali murid. 

Page 2 of 2 | Total Record : 15