cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sains
ISSN : 24423904     EISSN : 24423904     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Sains (JPS) terbit 4 (empat) kali setahun pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember, berisi artikel-artikel tentang pendidikan sains baik ditulis dalam bahasa Indonesia maupun asing. Artikel yang dimuat berupa hasil penelitian dan hasil pemikiran. Jurnal Pendidikan Sains (JPS) diterbitkan oleh Pascasarjana Universitas Negeri Malang dengan Nomor ISSN 2338-9117.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2: June 2021" : 5 Documents clear
Improving Students' Problem-Solving Ability through E-Scaffolding in Inquiry Learning Ovita Ardanari; Supriyono Koes H; Nandang Mufti
Jurnal Pendidikan Sains Vol 9, No 2: June 2021
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jps.v9i2.15089

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to analyze the effect of e-scaffolding on Newton’s law material on student’s problem solving abilities. This research uses a mixed-method type of explanatory design. Subjects in this study were 71 students of class X natural science program Senior High School 5 Malang, 35 students as the experimental group, and 36 students as the comparison group. The results showed that the problem-solving ability of students who received inquiry learning using e-scaffolding was 62.11 higher than students who learned using the usual method of 47.15. E-scaffolding conceptual-procedural provided helps students understand the concept of Newton’s law which guides and directs them to find solutions to a problem.Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pemberian e- scaffolding pada materi hukum Newton terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini menggunakan mixed methods jenis explanatory design. Subjek penelitian adalah 71 siswa kelas X IPA SMA Negeri 5 Malang, 35 siswa sebagai kelompok eksperimen dan 36 siswa sebagai kelompok pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa yang mendapatkan pembelajaran inkuiri dengan e-scaffolding sebesar 62.11, lebih tinggi dibandingkan siswa yang belajar dengan metode biasa sebesar 47.15. E-scaffolding konseptual-prosedural yang diberikan membantu siswa memahami konsep hukum Newton dimana membimbing serta mengarahkan mereka untuk menemukan solusi dari sebuah masalah.
BPBL (Blended-Problem Base Learning) on Extraction and Chromatography Materials Using Coffee Topics to Measure Its Effectiveness on Student Learning Outcomes and Soft Skills Yismia Ikha Sari; Irma Kartika Kusumaningrum; Surjani Wonorahardjo
Jurnal Pendidikan Sains Vol 9, No 2: June 2021
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jps.v9i2.15090

Abstract

Abstract: Research and development of the BPBL’s teaching materials (Blended-Problem Base Learning) aim to measure its effectiveness on students learning outcomes (in extraction and chromatography courses) and their soft skills. Based on the preliminary questionnaire regarding the need for the development of the BPBL’s teaching materials states that the students felt quite difficult to understand the concepts in extraction and chromatography so their learning outcomes does not meet the standards.  Students also realize that improving their soft skills is important for personal development, social participation, and success in the work environment. BPBL’s teaching materials are a combination between blended learning and problem-based learning. Using coffee as daily content is used to give meaningful learning for students and aim them to easily understand the concept in extraction and chromatography courses.  The effectiveness of BPBL’s teaching materials on learning outcomes of students with n-gain is 0,64 or 64% and the effectiveness on soft skill of students with n-gain is 0,31% or 31%, both are included in the medium effectiveness category. Abstrak: Penelitian dan pengembangan bahan ajar berbasis BPBL (Blended- Problem Base Learning) bertujuan untuk mengukur efektifitasnya terhadap hasil belajar (pada materi ekstraksi dan kromatografi) dan soft skill mahasiswa. Angket pendahuluan mengenai perlunya pengembangan bahan ajar berbasis BPBL menyatakan bahwa mahasiswa merasa cukup kesulitan untuk memahami konsep pada materi ekstraksi dan kromatografi sehingga nilai hasil belajar mereka kurang memenuhi standart nilai yang ditentukan. Mahasiswa pun menyadari pentingnya meningkatkan soft skill yang mereka miliki untuk perkembangan pribadi, partisipasi sosial dan kesuksesan di lingkungan kerja. Model BPBL merupakan gabungan dari model pembelajaran blended learning dengan problem base learning. Penggunaan topik kopi sebagai konten sehari hari dalam pembelajaraan bertujuan untuk memberikan pembelajaran yang bermakna terhadap mahasiswa dan memudahkan mahasiswa untuk memahami konsep dalam ekstraksi dan kromatografi. Keefektifan bahan ajar berbasis BPBL terhadap hasil belajar mahasiswa menggunakan n-gain adalah sebesar 0,64 atau 64%, sedangkan keefektifan bahan ajar berbasis BPBL terhadap soft skill  mahasiswa menggunakan n-gain adalah sebesar 0,31 atau 31%. Keduanya termasuk dalam kategori keefektifan sedang.
Development and Validation of Four-Tier Disgnoastic Instrument for Chemical Equilibrium Nuchrurita Rosida; Hayuni Retno Widarti; Rizki Amelia
Jurnal Pendidikan Sains Vol 9, No 2: June 2021
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jps.v9i2.15086

Abstract

Abstract: Misconceptions can affect students' understanding. Identifying misconceptions is an important first step in gaining an understanding of student learning. One of the instruments that can be used to diagnose student misconceptions is a four-tier diagnostic instrument. This study aims to develop a four-tier diagnostic instrument on the material of chemical equilibrium. The final product produced is in the form of 20 multiple choice questions at four-tier. The resulting test questions are valid and reliable with a reliability score of 0.77. This shows that a four-tier diagnostic instrument on chemical equilibrium material can be used to diagnose student misconceptions.Abstrak: Miskonsepsi dapat berpengaruh pada pemahaman siswa. Identifikasi miskonsepsi merupakan Langkah awal untuk mendapatkan pemahaman tentang pembelajaran siswa. Salah satu instrumen yang dapat digunakan untuk mendiagnosis miskonsepsi siswa adalah instrumen diagnostik four-tier. Penelitian ini berujuan untuk mengembangkan instrumen diagnostik four-tier pada materi kesetimbangan kimia. Produk akhir yang dihasilkan berupa 20 soal pilihan ganda empat tingkat. Soal tes yang dihasilkan valid dan reliabel dengan skor reliabilitas sebesar 0,77. Hal ini menunjukkan bahwa instrumen diagnostik four-tier pada materi kesetimbangan kimia dapat digunakan untuk mendiagnosis miskonsepsi siswa.   
Mathematics Knowledge in Numbering Activities in the Takpala Indigenous Village Community Andrian Runtius Lalang; I Nengah Parta; Sisworo Sisworo
Jurnal Pendidikan Sains Vol 9, No 2: June 2021
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jps.v9i2.15087

Abstract

Abstract: The counting activity carried out by the Takpala Indigenous Village community is their way of representing the quantity of a set of goods, counting days, and other activities related to counting in daily activities. Activities are carried out through the use of the Abui language and sticks. The purpose of this study was to describe the mathematical knowledge contained in counting activities by the Takpala Indigenous Village community. This research is ethnographic research with the idea that in each region there is different knowledge based on the needs of the community. Based on the result of the study, it was found that in the use of Abui language there was mathematical knowledge in the form of base 5 and base 10 sub base 5; and in the use of sticks, there are base 10, multiplication 10, and number operation with the concept of place values.Abstrak: Kegiatan membilang yang dilakukan masyarakat Kampung Adat Takpala merupakan cara mereka merepresentasikan jumlah kuantitas sekumpulan barang, menghitung hari dan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan menghitung pada aktivitas keseharian. Kegiatan dilakukan lewat penggunaan bahasa Abui dan lidi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengetahuan matematika yang terdapat dalam kegiatan membilang oleh masyarakat Kampung Adat Takpala. Penelitian ini merupakan penelitian etnografi dengan pemikiran bahwa disetiap daerah terdapat pengetahuan yang berbeda berdasarkan kebutuhan masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa pada penggunaan bahasa Abui terdapat pengetahuan matematika berupa bilangan basis 5 dan basis 10 sub basis 5; dan pada penggunaan lidi terdapat bilangan basis 10, perkalian 10 dan operasi bilangan dengan memperhatikan nilai tempat.
Student Conceptual Mastery on Momentum and Impulse Materials in Problem Based Learning Models Assisted by Thinking Map Miksandri Eksanita; Parno Parno; Markus Diantoro
Jurnal Pendidikan Sains Vol 9, No 2: June 2021
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jps.v9i2.15088

Abstract

Abstract: The ability to master concepts can be developed with the Problem Based Learning model assisted by Thinking Map. The purpose of this study is to find out how the Problem Based Learning model assisted by Thinking Map influences the mastery of the concept of high school students on momentum and impulse. This research was conducted at SMAN 1 Bombana class X, the subject of this study was 30 students. This research is a mixed-method embedded experimental model. The test of mastery of concepts in the form of multiple-choice as many as 25 items with the Cronbach's alpha value was 0.715. Data analysis using t-test and obtained a value of 0,000 which shows that there is an influence between mastery of the concept and problem-based learning assisted by thinking map. Abstrak: Kemampuan penguasaan konsep dapat dikembangkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan Thinking map. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui perkembangan penguasaan konsep siswa setelah dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan Thinking map pada materi momentum dan impuls. Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Bombana kelas X, dan subjek penelitian ini berjumlah 30 orang. Penelitian ini berjenis mixed method embedded experimental model. Instrumen penelitian ini adalah tes penguasaan konsep yang berupa soal jenis pilihan ganda sebanyak 25 butir soal dengan reliabilitas  alpha Cronbach’s sebesar 0,715. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t dan menghasilkan Sig. 0,000 yang menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan antara penguasaan konsep siswa sebelum dan sesudah mendapatkan  pembelajaran problem based learning berbantuan thinking pada materi momentum dan impuls

Page 1 of 1 | Total Record : 5