cover
Contact Name
Nanda Septiana
Contact Email
mubtadijurnal@uinmadura.ac.id
Phone
+6285646309147
Journal Mail Official
mubtadijurnal@uinmadura.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Panglegur km. 04 Pamekasan East Java. Phone. (0324) 333187 fax 322551
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah
ISSN : 27157067     EISSN : 27208850     DOI : https://doi.org/10.19105/mubtadi
Core Subject :
Mubtadi adalah Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah yang dikelola Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtadiiyah (PGMI) UIN Madura yang berlokasi di jalan Jalan Raya Panglegur Km 4 Pamekasan 69371. Terbit 2 kali dalam satu tahun, pada bulan Pebruari dan Agustus. Bermula dari usul dan masukan para praktisi pendidikan bahwa begitu pentingnya saling tukar informasi dan sharing terkait keilmuan pendidikan khususnya seputar ke-MI/SD-an, untuk meningkatkan mutu pendidikan. Prodi PGMI UIN Madura kemudian melakukan koordinasi secara intensif untuk merespon masukan positif tersebut, dengan melakukan rapat dan workshop tentang pendirian jurnal, hingga terbitlah jurnal ini dihadapan pembaca. Untuk menjamin kualitas dari isi jurnal dan penyeragaman subtansi tulisan serta efektifitas, maka jurnal ini cukup menerbitkan seputar naskah yang berkaitan dengan keilmuan ke-MI/SD-an, baik dari sisi manajemen, pembelajaran, regulasi dan SDM di sekolah MI/SD. Adapun bentuk tulisannya bisa berupa hasil penelitian yang tentu dilengkapi dengan data, metode dan analisis yang benar; bentuk lain juga bisa berupa kajian analisis yang sangat kritis, idealis, produktif dan kontributif, dengan kaidah penulisan yang berlaku. Naskah belum pernah dimuat dimedia manapun.
Arjuna Subject : -
Articles 128 Documents
UPAYA MELATIH KEMANDIRIAN BELAJAR MELALUI OUTDOOR LEARNING (ODL) SISWA KELAS III SDN PUCANG 4 SIDOARJO Rosyidah Umami Octavia
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v2i1.3591

Abstract

In doing interaction during learning process in the classroom, most of the students are less independence. This research is an effort to practice independent of students’ learning through outdoor learning This study uses a qualitative approach, which is research that produces descriptive data in the form of written and oral words from people and observable behavior. This type of research is a descriptive study, the researcher investigates the circumstances, conditions, situations, events, and activities, the results of which are presented in the form of research reports. While the type of research used is descriptive, namely by describing systematically the description and explanation of the data obtained in the study and the phenomena investigated based on the problem formulation. Based on the result of students’ learning observation, the mean value of students’ activities in first meeting is 2,967, the second meeting is 3,562, and the last meeting is 3,931. The conclusion of this research show that the third grade students of SD Negeri Pucang 4 Sidoarjo are very enthusiastic and happy in learning process. Therefore, the interaction of learning process can be done based on our hope. 
Literasi Finansial Pada Tingkat Sekolah Dasar Sebagai Strategi Pengembangan Financial Inclusion di Indonesia abdullah kafabih
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v2i1.3607

Abstract

Indeks literasi keuangan Indonesia tahun 2019 menunjukkan nilai yang masih rendah yakni 38,03%, ini menandakan rendahnya kemampuan pengambilan keputusan dalam penggunaan dan manajemen uang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pengembangan financial inclusion melalui program literasi keuangan pada siswa sekolah dasar. Siswa sekolah dasar memiliki kecenderungan sikap konsumtif, karena mereka belum dapat membedakan prinsip kebutuhan dan keinginan dalam mengkonsumsi barang. Maka literasi keuangan sebagai bentuk kontrol dan rasionalisasi penggunaan uang. Jenis penelitan ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan rasional terhadap literasi keuangan serta pengembangan strategi financial inclussion. Strategi literasi finansial pada tingkat sekolah dasar belum disusun dengan baik, namun beberapa materi yang memuat tentang literasi keuangan sudah diajarkan pada tingkat sekolah dasar. Pengintegrasian kurikulum, motivasi guru, keterlibatan komunitas, serta penyediaan akses teknologi informasi merupakan faktor-faktor efektif guna meningkatkan pemahaman literasi keuangan. Kurikulum dan materi ajar disesuaikan berdasarkan temuan lapangan yang dirancang para stakeholder terkait terutama aktor pendidikan dan komunitas sosial. Standar konten literasi keuangan sebagai pengembangan keuangan inklusif yakni pelajar dapat memahami  hubungan antara pendidikan, karir dan gaya hidup serta pengembangan kemampuan yang dibutuhkan untuk target finansial. Kata Kunci: Sekolah Dasar, Literasi Finansial, Financial Inclussion
IMPLEMENTASI LESSON STUDY PADA INTEGRASI KURIKULUM 2013 SEBAGAI DAYA DUKUNG KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU MI MA’ARIF KUMPULREJO 02 KOTA SALATIGA Laily Syafa'ah; Taufiqur Rohman
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v2i2.3690

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan Lesson Study sebagai daya dukung kompetensi pedagogik guru MI Ma’arif Kumpulrejo 02 Salatiga, serta kemampuan mengintegrasikan Kurikulum 2013 dalam pelatihan program Lesson Study. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan dengan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian yaitu kepala sekolah dan dewan guru serta pengawas MI Kota Salatiga dengan jumlah 1 kepala sekolah ,3 dewan guru dan 2 peserta didik serta pengawas MI Kota Salatiga. Pelaksanaan Lesson Study ditekankan pada 3 tahap yaitu plan (merencanakan atau merancang), Do (melaksanakan), dan See (mengamati, dan sesudah itu merefleksikan hasil pengamatan). Pelaksanaan Lesson Study di MI Ma’arif Kumpulrejo 02 masih perlu pendampingan lebih lanjut dalam pembuatan RPP sesuai kurikulum 2013 dengan mengingat urgensi pendidikan karakter yang terintegrasi dalam mata pelajaran. Lesson Study harus dikembangkan dengan melibatkan guru-guru, serta pakar dan praktisi pendidikan dari instansi lain untuk menambah khazanah wawasan metode dan strategi pembelajaran yang lebih kompleks.Lesson Study juga membantu guru menerima tunjangan kesejahteraan, karena program Lesson Study mampu membentuk kompetensi guru yang unggul. Program Lesson Study salah satu wadah bagi guru dalam menjawab perkembangan zaman yang semakin kompleks, Lesson study mampu menjadi daya dukung bagi guru dalam memperjuangkan kesehteraannya serta membantu guru dalam menjawab tantangan zaman dan sebagai daya dukung terhadap kompetensi lulusan serta kualitas lembaga pendidikan. Kendala yang terjadi dalam proses Lesson Study di MI Ma’arif Kumpulrejo 02 Salatiga adalah sebagai berikut: Kurangnya motivasi guru dalam mengembangkan program Lesson Study, Kurangnya Pendanaan program Lesson Study di MI Ma’arif Kumpulrejo 02, Sarana dan Prasarana di MI Ma’arif Kumpulrejo 02 Kurang lengkap, Sulitnya Penyusunan jadwal pelaksanaan program Lesson Study di MI Ma’arif Kumpulrejo 02, Pendokumentasian kegiatan Lesson Study di MI Ma’arif Kumpulrejo 02 Kurang lengkap, serta Kurangnya daya dukung Yayasan dan Kementerian Agama Kata Kunci: Lesson study, Integrasi kurikulum 2013, Peningkatan kompetensi pedagogik guru.   Abstract This study aims to describe the implementation of Lesson Study as the supporting capacity of the pedagogical competence of MI Ma'arif Kumpulrejo 02 Salatiga teachers, as well as the ability to integrate the 2013 Curriculum into the Lesson Study program training.This research is an action research with a qualitative descriptive approach with the research subjects, namely the principal and the board of teachers as well as the supervisor of MI Salatiga City with the total of 1 school principal, 3 teacher councils and 2 students and supervisors of MI City of Salatiga. The implementation of Lesson Study is emphasized on 3 stages, namely plan (plan or design), Do (implement), and See (observe, and after that reflect on the results of the observations). The implementation of Lesson Study at MI Ma'arif Kumpulrejo 02 still needs further assistance in making RPP according to the 2013 curriculum keeping in mind the urgency of integrated character education in the subject. Lesson Study should be developed by involving teachers, as well as education experts and practitioners from other agencies to add to their knowledge of more complex learning methods and strategies.Lesson Study also helps teachers receive welfare allowances, because the Lesson Study program is able to form superior teacher competencies. The Lesson Study Program is a forum for teachers to respond to increasingly complex developments in the era, Lesson study is able to be a supporting capacity for teachers in fighting for their health and helping teachers in responding to the challenges of the times and as a support capacity for graduate competencies and the quality of educational institutions. The obstacles that occurred in the Lesson Study process at MI Ma'arif Kumpulrejo 02 Salatiga were as follows: Lack of teacher motivation in developing the Lesson Study program, Lack of funding for the Lesson Study program at MI Ma'arif Kumpulrejo 02, Facilities and Infrastructure at MI Ma'arif Kumpulrejo 02 Incomplete, Difficulty in compiling a schedule for the implementation of the Lesson Study program at MI Ma'arif Kumpulrejo 02, Documenting Lesson Study activities at MI Ma'arif Kumpulrejo 02 Incomplete, and Lack of support capacity of the Foundation and the Ministry of Religion  Keywords:Lesson study, 2013 curriculum integration, Improvement of teacher pedagogical competence. 
Penerapan Model Pembelajaran Learning Cycle 5e untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran SKI Norma Eka Lestari
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v2i2.3972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5e pada mata pelajaran SKI, mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran SKI di kelas V MI Plus Al Luqman. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dai empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan guru kelas, angket untuk mengetahui pengukuran motivasi belajar siswa dan melalui instrument lembar observasi aktivitas dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas V MI Plus Al Luqman Garut dengan jumlah siswa sebanyak 19 orang yang terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa motivasi belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5e pada mata pelajaran SKI mengalami peningkatan. Hal ini berdasarkan hasil sebaran angket motivasi belajar yang diberikan pada siklus I dan siklus II diperoleh rata-rata sebesar 64% dan 86% serta presentase aktivitas belajar siswa diperoleh 76,32% dan 87,37%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Learning Cycle 5e dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran SKI di kelas V MI Plus Al Luqman Garut.
PENERAPAN SUPERVISI AKADEMIK UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN ADMINISTRASI PENILAIAN DI UPTD SDN TAMBERU TIMUR KECAMATAN SOKOBANAH KABUPATEN SAMPANG hod den
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v2i2.4143

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian tindakan kepala sekolah ini adalah untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru-guru di UPTD SDN Tamberu Timur kecamatan Sokobanah kabupaten Sampang dalam menyusun administrasi penilaian melalui supervisi akademik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah. Kegiatan dalam penelitian ini terdiri atas tahapan perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi.Teknik pengumpulan data menggunakan teknik obeservasi kelas.Instrumen observasi yang digunakan adalah alat penilaian kemampuan guru (APKG) berupa Instrument penilaianadministrasi pembelajaran . Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif komparatif. Data kuantitatif yang diperoleh di deskripsikan dalam bentuk kata-kata atau penjelasan. Selanjutkan dilakukan komparasi data untuk memastikan ada tidaknya peningkatan kemampuan guru dalam penilaian administrasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan temuan bahwa supervisi akademik dapat meningkatkan kemampuan guru-guru dalam menyusun administrasi penilaian dalam pembelajaran di UPTD SDN Tamberu Timur kecamatan Sokobanah kabupaten Sampang sebesar26,2%.Kata kunci: supervisi akademik, kompetensi pedagogik ABSTRACTThe aim of the principal's action research was to improve the pedagogical competence of teachers in the UPTD SDN Tamberu Timur, Sokobanah sub-district, Sampang district in preparing administrative assessments through academic supervision. This type of research used in this research is school action research. The activities in this study consisted of the stages of action planning, action implementation, observation, and reflection. Data collection techniques used classroom observation techniques. The observation instrument used was a teacher ability assessment tool (APKG) in the form of a learning administration assessment instrument. The data analysis used was a comparative descriptive analysis technique. The quantitative data obtained are described in the form of words or explanations. Continued data comparisons to ensure whether there is an increase in the ability of teachers in learning administration assessment. The results showed the findings that academic supervision can improve the ability of teachers in compiling administrative assessments in learning at the UPTD SDN Tamberu Timur, Sokobanah sub-district, Sampang district by 26.2%.Keywords: academic supervision, pedagogic competence
NAGHAM BAYATI SEBAGAI ALTERNATIF MODEL PEMBELAJARAN QUR’AN HADIS DI MADRASAH KELAS DASAR mujab saiful
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v2i2.4144

Abstract

ABSTRAK Nagham bayati merupakan salah satu dari konstruksi model pelantunan lagu dalam membaca al-Qur’an. Membaca al-Qur’an selain harus menggunakan tajwid sebagai kaidah membaca(fardlu ‘ain), juga dianjurkan memperindahnya dengan lagu atau nagham(sunnah). Tajwid dan nagham bayati adalah dua fakta bunyi lisan yang mampu menuangkan dan menumbuhkan rasa hingga mampu menggetarkan hati agartermotivasi untuk mempelajari, menghayati dan meresapi isi kandungan al-Qur’an. Penelitian ini mengajukan dua pertanyaan, pertama; Apakah yang dimaksud dengan nagham bayati dalam kaidah tilawah al-Qur’an?Kedua; Bagaimana implementasi nagham bayati dalam pembelajaran Qur’an Hadis? Pertanyaan tersebut menjadi pijakan dasar mengapa penelitian ini dilakukan. Hipotesa yang diajukan adalah bagaimana guru dalam mengimplementasikan nagham bayati dalam materi pembelajaran Qur’an Hadis dan pengaruh dari penerapan nagham bayati terhadap motivasi siswa dalam proses pembelajaran Qur’an Hadis. Data yang digunakan yakni data kualitatif dan audio.Data kualitatif diperoleh dari wawancara, observasi, dan peninjauan pustaka. Data audio diperoleh melalui proses perekaman. Analisis data dipaparkan secara deskriptif analisis. Sedangkan aktivitas analisis implementasi nagham bayati dikaitkan dengan proses pengolahan material pokok lagu yang menyertainya.  Hasil penelitian yang diperoleh, nagham bayati adalah deretan irama atau lagu dalam tilawah al-Qur’an yang paling luas interval nadanya dan merupakan lagu induk dari ketujuh lagu pokok dalam tilawah al-Qur’an. Implementasi nagham bayati mampu meningkatkan motivasi siswa dalam mengikuti proses pembelajaran Qur’an Hadis di Madrasah.Kata Kunci: Nagham Bayati – Alternatif – Pembelajaran Qur’an Hadis ABSTRACT Nagham bayati is one of the constructs of the song singing model in reading the al-Qur'an. Reading al-Qur'an besides having to use tajwid as a reading rule (fardlu 'ain), it is also recommended to beautify it with songs or nagham (sunnah). Tajweed and nagham bayati are two facts of oral sounds that are capable of pouring out and cultivating a taste to be able to thrill the heart in order to be motivated to learn, appreciate and absorb the contents of the Qur'an. This study asks two questions, first; What is meant by nagham bayati in the rules of recitation of al-Qur'an? Second; How is the implementation of nagham bayati in learning the Qur'anic Hadith? This question becomes the basic basis for why this research was conducted. The hypothesis proposed is how the teacher implements nagham bayati in the Qur'anic Hadith learning material and the influence of the application of nagham bayati on student motivation in the learning process of the Qur'anic Hadith. The data used were qualitative and audio data. Qualitative data were obtained from interviews, observations, and literature reviews. Audio data is obtained through the recording process. The data analysis was presented descriptively. Meanwhile, the analysis of the implementation of Nagham Bayati is related to the processing of the main material for the accompanying songs. The result of this research shows that nagham bayati is a series of rhythms or songs in the recitations of the Qur'an with the widest range of notes and is the main song of the seven main songs in the recitation of the Qur'an. The implementation of nagham bayati can increase students' motivation in participating in the learning process of the Qur'anic Hadith in Madrasah. Keywords: Nagham Bayati - Alternative - Learning the Qur'an, Hadith
PERKEMBANGAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATERI OPERASI BILANGAN BULAT DALAM SETTING PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK BERBANTUAN MEDIA “MOGER” DI KELAS IV ahmad jazuli
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v2i2.4175

Abstract

Abstrak                      Penelitian ini bertujuan Mendeskripsikan Perkembangan Pemahaman Siswa pada Operasi Hitung Bilangan Bulat dalam setting Pembelajaran Matematika Realistik berbantuan media “Mobil Bergerak” di kelas IV.Penelitian ini deskriptif kualitatif dan kuantitatif, penelitian yang dilakukan dengan menjelaskan atau menggambarkan variabel masa lalu dan sekarang yang bertujuan untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta serta hubungan antara fenomena yang diselidiki. Hasil dari Tes pertama, tes kedua, dan tes ketiga siswa mengalami peningkatan ditunjukkan dengan nilai tertinggi dari 45 ke 77,5 dan ke 100, Nilai terendah dari 10 ke 25 dan 45, nilai rata-rata dari 19,17 ke 54,06 dan 74,90. Tingkat pemahaman rata-rata kelas dari sangat rendah ke sedang dan tinggi.Hasil perbandingan dari tes pertama, tes kedua, dan tes ketiga menunjukkan perubahan yang lebih baik atau maju dengan begitu dapat disimpulkan siswa mengalami perkembangan pemahannya dalam operasi hitung bilangan bulat melalui setting pembelajaran matematika realistik berbantuan media “MOGER”.Berdasarkan hasil data, dapat disimpulkan siswa mengalami perkembangan pemahaman dalam operasi hitung bilangan bulat dengan menggunakan setting pembelajaran matematika realistik berbantuan media “MOGER” di kelas IV. Kata kunci: Pemahaman Siswa pada Operasi Bilangan Bulat, Pembelajaran MatematikaRealistik, Media “MOGER”.  ABSTRACTThis study aims to describe the development of understanding of students on Operation Count Integer in setting medium-aided Realistic Mathematics Education "Moving Cars" in the fourth grade.This research is descriptive qualitative and quantitative research conducted to explain or illustrate the past and present variables which aims to create a description, picture or painting in a systematic, factual and accurate information on the facts and the relationship between the phenomenon investigated. Results of the first test, a second test and third test students have shown improvement with the highest score of 45 to 77.5 and to 100, the lowest value of 10 to 25 and 45, the average value of 19.17 to 54.06 and 74.90. Level of understanding of the average grade from very low to medium and high. The comparison of the first test, a second test and third test showed changes for the better or forward so we can conclude pemahannya students progressing in integer arithmetic operations by setting realistic mathematics-assisted learning media "Moger".Based on the results of the data, it can be concluded the students to experience growth in the understanding of integer arithmetic operations using mathematical learning setting realistic media-assisted "Moger" in the fourth grade. Keywords: Students Understanding on Operations Integer, Realistic Mathematics Education, Media "Moger".
PENGGUNAAN BAHASA MADURA YANG DIGUNAKAN OLEH ORANG TUA TERHADAP KARAKTER SISWA DI SDN CANDI I wahid ahmad
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v2i2.4179

Abstract

ABSTRAKSiswa Kelas IV, V, dan VI SDN Candi I tidak selalu menggunakan bahasa madura yang halusEngghi Enten dalam berkomunikasisebagaimana diajarkan orang tuanya. Sedangkan karakternya masih tergolong baik dan bagus.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan bahasa Madura yang digunakan oleh orang tua terhadap karakter siswa Kelas IV, V, dan VIdi SDN Candi I dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumentasi, rekaman dan triangulasi.Adapun instrument yang digunakan adalah pedoman wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi.Triangulasi yang digunakan pada penelitian ini adalah Triangulasi Waktu (periode I 10-14 Juli 2020 dan periode II 10-14 Juli 2020), Sumber dan Teknik.Sumber utama pada penelitian ini dalah Siswa Kelas IV, V dan VI, dan sumber keduanya adalah orang tua dan guru kelas.Teknik yang digunakan saat triangulasi adalah wawancara, observasi dokumentasi dan rekaman.  Berdasarkan data yang diperoleh diketahui bahwa hubungan bahasa yang digunakan oleh orang tua dengan karakter toleransi, bersahabat atau komunikatif, dan peduli sosial pada Kelas IV, V, dan VI sangat berpengaruh terutama pada karakter bersahabat atau komunikatif. Hasil penelitian ini menunjukkan semakin baik bahasa yang digunakan oleh orang tua maka karakter siswa akan semakin baik pula terutama pada karakter bersahabat atau komunikatif. Kata Kunci: Bahasa Madura, Orang Tua, KarakterABSTRACTThe grade IV, V, and VI students in SDN Candi 1 do not always use the good Madurese (Engghi-Enten) in communicating as taught as their parents. Meanwhile, the characters of the student are still good. This research aims to determine the relationship between the Madurese used by parents to the character of students in IV, V, and VI Grades at SDN Candi 1 with using interviews, observation, documentation, recording, and triangulation techniques. The instruments used is interview guides, observation sheets, and documentation. The triangulation used in this study is the Triangulation of Time (first-period 30 June to 01 July 2020 and the second period 10 to 14 July 2020), Resources, and Techniques. The main objects in this study were students in IV, V, and VI grades, and the second objects were parents and class teachers. The triangulation techniques were interviews, observation documentation, and recordings. Based on the data obtained, it shows that the relationship between the language used by parents with the characters of tolerance, friendly or communicative, and social care in IV, V, and VI grades are significant especially in communicative and friendly character. This research shows the better the language used by parents, the better the student's character will be, especially in friendly or communicative characters. Keywords : Madurese (Language of Madura), Parents, Character
Peningkatan Kemampuan Memahami Hubungan Gaya dan Gerak melalui Model Cooperative Learning Kelas VI SDN Paberasan 1 Sumenep luluk azizah
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v2i2.4180

Abstract

AbstrakTujuan peneliti ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model cooperative learning dalam  meningkatka aktivitas memahami hubungan antara gaya dan geraksiswa kelas VI SDN Paberasan 1 Sumenep. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dalam materi hubungan gaya dan gerak melalui model cooperative learning sangat membantu siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Penerapan model cooperative learning dengan menentukan kelompok secara heterogen kemudian guru menjelaskan tugas-tugas setiap kelompok, guru memberikan waktu untuk melakukan diskusi, siswa mempresentasikan hasil kelompok masing-masing. Guru menjelaskan semua jawaban dari siswa dan memberikan kesimpulan. Dengan menggunakan model cooperative learning untuk memudahkan siswa memahami materi yang diberikan oleh guru. Dengan menggunakan model cooperative learning hasil belajar siswa meningkata. Hasil tersebut dibuktikan dengan adanya respon siswa pada setiap siklus bertambah aktif dan nilai siswa rata-rata meningkat dari 60,5 sampai 82 dengan tingkat ketuntasan mencapai 90% yang pada mulanya untuk siklus I hanya mencapai 45,5%.Kata Kunci: Gaya, Gerak,  Model Cooperative Learning  AbstractThe aim of this research is to describe the application of the cooperative learning model in increasing the activity of understanding the relationship between force and movement of the VI grade students of SDN Pabrasi 1 Sumenep. Based on the results of the research, it can be concluded that the learning activities of Natural Sciences (IPA) in the material of the relationship of force and motion through the cooperative learning model greatly help students in learning Natural Sciences (IPA). The application of the cooperative learning model by determining the groups heterogeneously then the teacher explains the tasks of each group, the teacher gives time to hold discussions, students present the results of their respective groups. The teacher explains all the answers from students and provides conclusions. By using a cooperative learning model to make it easier for students to understand the material provided by the teacher. By using the cooperative learning model, student learning outcomes improve. These results are evidenced by the presence of student responses in each cycle getting more active and the average student score increased from 60.5 to 82 with a completeness level reaching 90% which initially for cycle I only reached 45.5%.Keywords: Style, Motion, Cooperative Learning Model
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI METODE SUKU KATA BERBASIS MEDIA KARTU GAMBAR PADA SISWA KELAS1 MI NURUS SHIBYAN AMBAT TLANAKAN PAMEKASAN mutimmah fawaid
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v2i2.4205

Abstract

Abstrak Keterampilan membaca permulaan siswa masih rendah dikarenakan kurangnya keterampilan guru dalam mengolah pembelajaran menjadi menarik, hal ini menyebabkan siswa kurang antusias dalam membaca sehingga siswa lebih asyik bicara sendiri dengan teman sebangkunya. Penelitian ini memfokuskan pada: apakah ada peningkatan dalam membaca setelah menggunakan metode suku kata berbasis media kartugambar dan Apakahfaktor yang mempengaruhi dalam keterampilan membaca permulaan. Jenispenelitian ini adalah penelitian tindakan kelas sedangkan sabjeknya ialah seluruh siswa kelas 1 MI Nurus Shibyan Ambat dengan jumlah 18 siswa. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Dalam membaca permulaan peneliti penggunaan metode suku kata berbasis media kartu gambar dari hasil tersebut terlihat adanya peningkatan keterampilan membaca permulaan pada siswa. Hal ini dibuktikan pada saat sebelum diberi tindakan nilai rata-rata dari seluruh siswa masih rendah yaitu 45,27, dan presentase ketuntasan klasikalsiswa 16,67%. Pada siklus I setelah diberi tidakanya itu dengan menggunakan metode suku kata berbasis media kartu gambar nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 57,5 dan presentase ketuntasan klasikal sebesar 27,78%. pada siklus II nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 67,5 sedangkan presentase ketuntasan siswa menjadi 55,56%. Dan pada pelaksanaan siklus III nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 78,88 dan peningkatan presentase ketuntasan siswa mencapai 83,33%.  Kata Kunci: Membaca Permulaan, Suku Kata Berbasis Kartu Gambar Abstract Reading skills at the beginning of students are still low due to the lack of teacher skills in processing learning to be interesting, this causes students to be less enthusiastic in reading so that students are more engrossed in talking to themselves with their peers. This study focuses on: is there an increase in reading after using the syllabic media-based syllable method and what are the influencing factors in early reading skills. This type of research is classroom action research while the subject is all grade 1 students of MI NurusShibyanAmbat with a total of 18 students. The methods used in data collection are interviews, observation, tests and documentation. In reading the beginning of the researcher the use of the syllabus-based media method of the image card shows that there is an increase in students' beginning reading skills. This was evidenced at the time before being given an action the average value of all students was still low at 45.27, and the percentage of classical completeness of students was 16.67%. In the first cycle after being given the act of using syllables based on the media card the average value of students increased to 57.5 and the percentage of classical completeness was 27.78%. in cycle II the average value of students increased to 67.5 while the percentage of student completeness to 55.56%. And in the implementation of the third cycle the average value of students increased to 78.88 and the percentage ofstudentscompleteness reached 83.3%. Keywords: Reading Beginning, Syllables Based On Picture Cards

Page 3 of 13 | Total Record : 128