cover
Contact Name
Muhammad Nasir
Contact Email
nasirmuning@gmail.com
Phone
+6285138795378
Journal Mail Official
jurnal.religion@gmail.com
Editorial Address
Jl. Samudera II No. 36 Rt. 45 Beruntung Jaya Banjarmasin.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Agama Sosial dan Budaya
Published by CV. Maryam Sejahtera
ISSN : 29626560     EISSN : 29637139     DOI : https://doi.org/10.68352/religion
Core Subject :
Religion Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, P-ISSN 2962-6560, E-ISSN 2963-7139 is an open access and peer-reviewed journal of Islamic Studies published by the Amuntai High School of Al Quran, South Kalimantan which contains writings from lecturers, education staff, education observers and others. This journal is published bi-monthly in February, April, June, August, October, and December in print and online. This journal publishes research results related to Islamic issues related to social issues such as the study of the Quran and Hadith, Islamic philosophy, education, social, local wisdom, politics, economics, urbanism, multiculturalism, and others through interdisciplinary study. All papers submitted to the journal must be written in good Indonesian, English, Arabic or Malay.
Arjuna Subject : -
Articles 670 Documents
UPAYA PENYELESAIAN KONFLIK SISWA-SISWI YANG TERINTEGRASI ANTARA PONDOK DAN MADRASAH DI SMP PLUS MIFTAHUL ULUM KALISAT JEMBER Nur Afifah; Fikri Khoirunnisa; M.Andreyanto; Sari Helmalia Putri; Mu’ Alimin
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 6 (2022): November : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v1i6.19

Abstract

Dunia yang terus maju dunia pergaulan yang terus membabi buta, remaja penerus bangsa yang akan membawa negara berkembang harus menguatkan iman dan taqwanya, namun hal ini yang sekarang hanya di pandang oleh sekolah formal biasa oleh karena itu pentingnya membawa budaya pesantren dalam penerapan akhlak di dunia formal tenaga integrasi antara pondok dan pesantren sangatlah upaya meningkatkan budaya pesantren yang akan di hidupkan di kegiatan formal.
Jurnalisme dan Peran Sosial Perspektif Islam Faradilla Thifa Yunarika; Hana Melani; Kesyara Dwi Larasati; Vergie Debrianne Dinata; Yayat Suharyat
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 5 (2022): September : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v1i5.20

Abstract

Di zaman sekarang perkembangan Jurnalisme dalam peran sosial perspektif islam di era teknologi sedang berkembang pesat. Media informasi menjadi hal utama untuk memenuhi kehidupan di lingkungan masyarakat. Peran sosial jurnalisme dalam perspektif Islam di era teknologi berkembang pesat saat ini. Sarana utama kehidupan masyarakat adalah media informasi. Salah satu persoalan yang dihadapi masyarakat informasi adalah pemisahan antara penayangan media elektronik dan penerbitan media cetak. metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan untuk menjelaskan bagaimana jurnalisme digunakan di media sosial saat ini. Setelah melakukan penelitian dan analisis, ditemukan sejumlah fakta tentang fungsi jurnalisme sosial—juga dikenal sebagai jurnalisme warga—. Fakta tersebut antara lain sebagai sumber informasi atau peringatan terhadap seluruh rakyat tentang apa yang terjadi di sekitar lingkungan, memperluas pengetahuan masyarakat tentang lingkungan, serta menafsirkan dan mengkorelasikan semua pengetahuan manusia yang diketahui. Ada beberapa faktor yang mendukung sekaligus menghambat peran jurnalisme sosial dalam penyampaian karya jurnalistik. faktor pendukung seperti betapa mudahnya mengirim berita atau informasi berkat internet, adanya media khusus. Penumpukan arsip, kurang maksimalnya pemanfaatan teknologi, dan kurangnya budaya kritis di masyarakat menjadi faktor penghambat potensial. Dari penelitian yang kemudian dideskripsikan dan dianalisis ini dapat ditarik kesimpulan bahwa citizen journalism memiliki peran yang signifikan dalam evolusi teknologi media jurnalistik. Studi tersebut merupakan faktor-faktor yang mendorong serta pula menghambat jurnalisme dalam peran sosial. Peneliti selanjutnya dapat menyelidiki isi pesan dalam berita citizen journalism.
PERAN KOMUNIKASI DALAM KEHIDUPAN BERAGAMA Dian Musyarofah; Eggi Saputra; Rangga Aditya Pratama; Safira Putri Nadhifa; Yayat Suharyat
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 5 (2022): September : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v1i5.21

Abstract

Communication in religion plays an important role. Communication is made the basis of broadcasting religious teachings through the media of da'wah. Communication is also a means of connecting for religious people. Communication is not only knowledge that is learned in lecture classes. Even communication itself has actually been taught by the creator In this article, the author will discuss communication in an Islamic perspective.
PERAN GENDER DALAM IKLAN BERDASARKAN PERSPEKTIF ISLAM Fadlun Zahrotul Aliyah; Mery Cahyaning Utami; Muhammad Ilham Ardiansyah; Abata Muhammad Ramadhan; Yayat Suharyat
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 6 (2022): November : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v1i6.22

Abstract

In Islam gender roles and gender equality are considered very carefully and carefully, there are also many opinions of modern scholars and salafi who discuss this topic and in print media such as books, books or digital media such as articles, magazines or social media. . Islam does not only pay attention to women in relation to work, household and obligations, but Islam also pays attention to men in this regard. As we know, men are the backbone of the family and it is the obligation of married men to provide for their wife and children. But in modern times like today, there are many women who work like men and there are many advantages and disadvantages of women's work or what can be called patriarchy.Gain and loss patriarchy. In Islam women have the right to work, but in Islam there is also a prohibition against women working, for example a woman is a career woman and is married, so she must not forget her job as a wife and mother, because the most important thing is the obligations that must be fulfilled by a woman married for her husband and children. In digital media, many women are involved in their actions, an example is advertising. There are no women who play a role in an advertisement, but women have limitations and risks that must be considered in everything they do. there is a risk alone.
MANAJEMEN KONFLIK INTERPERSONAL DI SMP PLUS MIFTAHULUL ULUM KALISAT JEMBER Wilda Rif’ah Fauziyah; Naila Wulandari; Cinta Ayu Dewi Alawiyah; Dadang Sutrisna; Mu’alimin Mu’alimin
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 6 (2022): November : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v1i6.23

Abstract

Konflik Interpersonal tidak akan terlepas dari semua unsur penddikan. Setiap orang yang terlibat dalam pendidikan memeliki peluang yang sama untuk terjadinya konflik interpersonal. . Penelitian ini berfokus pada Analisis Konflik Interpersonal di SMP Plus Miftahul Ulum Kalisat Jember dan Strategi Manajemen Konflik Interpersonal di SMP Plus Miftahul Ulum Kalisat Jember. Pendekatan yang dipakai pada penelitian ini yakni menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil peneliti di SMP Plus Miftahul Ulum Kalisat Jember ada beberapa konflik yang terjadi yaitu diantaranya, konflik interposnal antar peserta didik kasus bulliying dan goshob. Beberapa peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami pembelajaran yang diberikan oleh tenaga pendidik. Konflik yang terjadi anatara peserta didik dan tenaga kependidikan ialah telat dalam membayar SPP, dan konflik yang terjadi antara kepala sekolah dan pihak luar yaitu terkait batas wilayah dan politik. Strategi Manajemen Konflik Interpersonal di SMP Plus Miftahul Ulum Kalisat Jember dengan cara mediasi. Jika terjadi konflik antar peserta didik guru BK bisa memanggil peserta didik yang bersangkutan untuk melakukan mediasi utnuk membangun hubungan baik antar peserta didik.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENANGANI SUMBER-SUMBER KONFLIK YANG TERJADI DI SDS ULUL ALBAB Erin Nailus Syifa Kumala; Tia Amalia; Dini Rohmatul Aulia; Moh. Ainul Yaqin
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 6 (2022): November : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v1i6.24

Abstract

Pendidikan merupakan usaha manusia untuk membina seseorang kearah yang lebih baik sesuai dengan nilai-nilai didalam masyarakat dan budaya. Dalam dunia pendidikan banyak sekali perbedaan-perbedaan yang perlu kita pahami hingga nantinya bisa searah, setiap manusia memiliki pendapat yang berbeda , sehingga dari perbedaan tersebut dapat menumbuhkan sebuah konflik dalam kehidupan bersosial, namun perbedaan juga dapat membangun seseorang untuk lebih maju kedepannya. Dalam suatu organisasi di sekolah konflik mempunyai pengaruh besar terhadap kegiatan pendidikan yang nantinya akan berakibat pada siswa dan siswi, maka ketika terjadi suatu konflik seorang pemimpin (kepala sekolah) harus bisa mengatasi segala konflik yang ada demi menjaga ketentraman lingkungan serta menjaga nama baik sekolah. Fokus penelitian ini bagaimana peran kepala madrasah dalam menangani sumber konflik yang terjadi di SDS Ulul Albab?. Dengan tujuan untuk mengetahui hal apa yang dilakukan oleh kepala madrasah dalam menangani sumber konflik yang tejadi di SDS Ulul Albab. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, lokasi penelitian ini di SDS Ulul Albab. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data secara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menghasilkan beberapa hal yang menjadi Upaya yang harus dilakukan Kepala Madrasah dalam menangani konflik yang terjadi, Pertama: memberikan pemahaman terhadap guru mengenai peraturan yang ada. Kedua: mengadakan kegiatan pembinaan, pelatihan hingga guru bisa memberikan yang terbaik untuk siswa. Ketiga: kepala sekolah menyeleksi latar belakang guru mengenai pendidikannya, dan juga bagaimana komitmennya terhadap semua siswa. Keempat: menegur guru ketika melakukan kesalahan serta memberikan nasehat padanya agar lebih memahami peraturan yang ada.
Dakwah dalam Perspektif Al Qur’an dan Al Hadits Rusydan Abdul Hadi; Yayat Suharyat
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 5 (2022): September : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v1i5.25

Abstract

Da'wah, in general, can be defined as an activity that encourages others to follow Allah's commands and avoid His prohibitions. Da'wah is a religious act with the highest status in Islamic law and is also mandatory. Of course, da'wah will be rewarded as an act of worship. However, of course, God has rules, processes, and limitations that human must follow in order to be rewarded. The two primary sources of Islamic law, the Qur'an and Al Hadith, both mention these things. When da'wah is carried out by disregarding the rules, procedures, and limitations given in the Qur'an and Al Hadith, it becomes meaningless, worthless, and even produces harm instead of good.
ESOTERIS MAKNA BAHAGIA BAGI KOMUNITAS PENDHOWO - PENDEMEN DOEWUNG WONOSOBO (Potret Analisis Para Pencinta Keris) Deni Sutan Bahtiar; Muhtar Sofwan Hidayat; Robingun Suyud El Syam
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 5 (2022): September : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v1i5.26

Abstract

Happiness is the goal of everyone's life, namely a feeling that ensures one's life is more meaningful and satisfying. But what exactly can make a person feel happy? hobby may be one of them. Through field research, it was concluded: that the esoteric meaning of happiness for the pandhowo community (pendemen doewung wonosobo) is by channeling a positive hobby to the keris to understand its essence, using the keris as a means to a spiritually pious person so that it has an impact on inner satisfaction and happiness..
KONSEP ULUL ALBAB DALAM AL-QUR’AN DAN IMPLIKASINYA DALAM PENDIDIKAN ISLAM : KAJIAN AYAT QS. SHOD AYAT 29 Durotun Nafisah; Muchotob Hamzah; Salis Irvan Fuadi
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 6 (2022): November : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v1i6.27

Abstract

Islamic education aims to create a servant of god who is reverent and has knowledge that balances the knowledge of the world and the future. It also aims to educate muslims with a pious attitude to wards Allah SWT, who understands the needs of modern humans in need of science. Faith and religion to achieve prosperity, the world, an the future, not just technology. Therefore, someone is motivated to develop their potential and improve their talents. This study aims to determine the concept of ulul albab contained in Qur’anic’s letter shod, verse 29. Section 29 of surah shod contains the concept of ulul albab, which is closely related to the achievement of islamic educational goals. The method used is literature research by searching for written sources of information related to the author’s approach to primary and secondary data sources. Data acquisition was analyzed using maudhu’i or subject interpretation. The results show that the concept of ulul albab contained in verse 29 of the letter is closely related to the goals of Islamic education. The caracter of ulul albab in verse 29 of sula is a person who always thinks and benefits from the creation of the greatness of Allah’s SWT. in addition, the purpose of Islamic education is to be a servant of Allah with a balance of knowledge between world knowledge and future knowledge.
Kepemimpinan Fil Qur'an wal Hadits Jaelani Jaelani; Yayat Suharyat
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 6 (2022): November : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v1i6.28

Abstract

Pemimpin adalah seseorang yang memliki kuasa dan tanggung jawab untuk mengatur suatau hal dalam sebuah wilayah atau tempat. Kepemimpinan mencangkup proses seseorang memengaruhi dalam menentukan arah dan tujuan untuk mencapai suatau hal. Kepemimpinan dalam islam dapat diartikan sebagai kepemimpinan yang didasarkan pada Quran dan hadist. Kepemimpinan dalam islam memiliki nilai-nilai yang sangat kuat dan kokoh yang dibangun berdasarkan ajaran-ajaran islam. Seorang pemimpin yang menjalankan kepimimpinan berdasarkan aturan yang terdapat dalam Al Quran dan Al Hadits. Syariat dalam islam menjadi dasar tata pemerintahan yang dijalankan sejak masa Nabi Muhammad SAW dan selanjutkannya sistem khilafah islam yang dipegang oleh seorang Khalifah.

Page 2 of 67 | Total Record : 670


Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 4 (2026): Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya (Juli - Agustus 2026) Vol. 5 No. 3 (2026): Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya (Mei - Juni 2026) Vol. 5 No. 2 (2026): Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya (Maret - April 2026) Vol. 5 No. 1 (2026): Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya (Januari - Februari 2026) Vol. 4 No. 5 (2025): September Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 4 No. 3 (2025): Mei-Juni: Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2025): Januari-Juni: Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 3 No. 6 (2024): November Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 3 No. 5 (2024): September Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 3 No. 4 (2024): Juli Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 3 No. 3 (2024): Mei Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 3 No. 2 (2024): March Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 3 No. 1 (2024): January: Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 6 (2023): November: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 5 (2023): September: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 4 (2023): July: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 3 (2023): May: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2023): Maret: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2023): Januari: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 6 (2022): November : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 5 (2022): September : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 4 (2022): Juli : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 3 (2022): Mei : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, Vol. 1 No. 2 (2022): Maret : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2022): Januari : Religion Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya More Issue