JINTEN: Journal of Intelligent Systems and Digital Science
JINTEN: Journal of Intelligent Systems and Digital Science merupakan jurnal ilmiah peer-reviewed yang mempublikasikan hasil penelitian, kajian konseptual, tinjauan sistematis, studi bibliometrik, pengembangan metode, dan kontribusi teknis dalam bidang kecerdasan buatan, sistem cerdas, sains data, komputasi, dan teknologi digital. Ruang lingkup jurnal meliputi machine learning, deep learning, pemrosesan bahasa alami, computer vision, kecerdasan generatif, data mining, analitik data, pemodelan prediktif, sistem pakar, sistem pendukung keputusan, optimasi, logika fuzzy, Internet of Things, cloud computing, edge computing, sistem informasi cerdas, sistem rekomendasi, rekayasa perangkat lunak berbasis AI, serta transformasi digital. JINTEN juga menerima penelitian interdisipliner mengenai penerapan teknologi cerdas pada pendidikan, kesehatan, industri, pertanian, lingkungan, transportasi, pemerintahan, dan ekonomi digital. Jurnal menerima naskah dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris serta memprioritaskan penelitian yang memiliki kebaruan, ketelitian metodologis, dan kontribusi terhadap pengembangan teori, metode, maupun aplikasi teknologi digital.
Articles
10 Documents
Komparasi Model Klasifikasi Teks dalam Mendeteksi Berita Hoaks Berbahasa Indonesia
Duwi Purnama Sidik
JINTEN: Journal of Intelligent Systems and Digital Science Vol 1 No 1: Juni 2026
Publisher : CV. Ihsan Cahaya Pustaka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66031/jinten.v1i1.493
Penyebaran berita hoaks di era digital menjadi tantangan yang dapat memengaruhi opini publik dan menimbulkan disinformasi. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja algoritma Naïve Bayes dan Support Vector Machine (SVM) dalam mendeteksi berita hoaks berbahasa Indonesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimen yang meliputi prapemrosesan teks, ekstraksi fitur menggunakan TF-IDF, pelatihan model, dan evaluasi kinerja. Dataset yang digunakan terdiri atas 3.772 berita yang diklasifikasikan ke dalam kategori hoaks dan valid. Evaluasi dilakukan menggunakan metrik accuracy, precision, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SVM memperoleh performa lebih baik dengan accuracy 70,87%, precision 72%, dan F1-score 82%, sedangkan Naïve Bayes memperoleh accuracy 66,52%, precision 67%, dan F1-score 80%. Namun, Naïve Bayes memiliki recall lebih tinggi sebesar 99% dibandingkan SVM sebesar 97%. Hasil ini menunjukkan bahwa SVM lebih efektif dalam klasifikasi berita hoaks berbahasa Indonesia.
Pengembangan Sistem Informasi Pariwisata Berbasis Mobile Web untuk Meningkatkan Akses Informasi Wisata
Aulia Wulandari Saputri;
Azhar Rahman Handoko
JINTEN: Journal of Intelligent Systems and Digital Science Vol 1 No 1: Juni 2026
Publisher : CV. Ihsan Cahaya Pustaka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66031/jinten.v1i1.494
Perkembangan teknologi informasi mendorong transformasi digital pada sektor pariwisata, khususnya dalam penyediaan informasi wisata berbasis mobile. Namun, akses informasi wisata di beberapa daerah masih belum optimal karena sistem yang digunakan belum responsif dan terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi pariwisata berbasis mobile web guna meningkatkan akses informasi wisata secara efektif dan responsif. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan prototyping. Sistem dikembangkan menggunakan framework Laravel dan Bootstrap untuk menghasilkan tampilan yang responsif pada berbagai perangkat mobile. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu menyediakan informasi destinasi wisata, lokasi wisata, galeri foto, serta pengelolaan data wisata secara digital dengan baik. Berdasarkan hasil pengujian black box testing, seluruh fitur sistem berjalan sesuai kebutuhan pengguna. Selain itu, sistem memiliki tampilan yang mudah digunakan dan responsif sehingga mampu meningkatkan efektivitas akses informasi wisata berbasis mobile web. Penelitian ini berkontribusi dalam mendukung pengembangan layanan smart tourism berbasis teknologi digital.
Analisis Perbandingan Metode User-Based dan Item-Based Collaborative Filtering untuk Sistem Rekomendasi Film
Latif Dwi Asti;
Nisa Amelia Rani Saleha;
Sopiah Nur Ningsih
JINTEN: Journal of Intelligent Systems and Digital Science Vol 1 No 1: Juni 2026
Publisher : CV. Ihsan Cahaya Pustaka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66031/jinten.v1i1.500
Perkembangan layanan streaming film telah meningkatkan jumlah konten yang tersedia sehingga pengguna sering mengalami kesulitan dalam menemukan film yang sesuai dengan preferensinya. Sistem rekomendasi menjadi salah satu solusi yang dapat digunakan untuk membantu pengguna memperoleh rekomendasi film yang lebih relevan dan personal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan performa metode User-Based Collaborative Filtering dan Item-Based Collaborative Filtering pada sistem rekomendasi film menggunakan dataset MovieLens 100K. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen yang meliputi tahap persiapan data, pembentukan matriks pengguna-item, perhitungan kemiripan menggunakan Cosine Similarity, serta evaluasi kinerja sistem. Evaluasi dilakukan menggunakan metrik Root Mean Square Error (RMSE), Mean Absolute Error (MAE), Precision, Recall, dan F1-Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Item-Based Collaborative Filtering memperoleh performa yang lebih baik dibandingkan User-Based Collaborative Filtering dengan nilai RMSE sebesar 0,8895 dan MAE sebesar 0,6841, sedangkan User-Based Collaborative Filtering memperoleh nilai RMSE sebesar 0,9214 dan MAE sebesar 0,7142. Selain itu, metode Item-Based Collaborative Filtering juga menghasilkan nilai Precision sebesar 0,8173, Recall sebesar 0,8261, dan F1-Score sebesar 0,8217 yang lebih tinggi dibandingkan metode User-Based Collaborative Filtering. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis item lebih efektif dalam menghasilkan rekomendasi film yang akurat dan relevan berdasarkan data rating pengguna.
Pengembangan Sistem Pendukung Keputusan Cerdas untuk Seleksi Karyawan Berbasis Multi-Kriteria dan Machine Learning
Bayu Dwi Prasetyo Wibowo;
Siti Nurhaliza Putri Anggraini
JINTEN: Journal of Intelligent Systems and Digital Science Vol 1 No 1: Juni 2026
Publisher : CV. Ihsan Cahaya Pustaka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66031/jinten.v1i1.502
Seleksi karyawan yang objektif dan akurat merupakan tantangan utama dalam manajemen sumber daya manusia modern. Penelitian ini mengembangkan sistem pendukung keputusan cerdas untuk seleksi karyawan dengan mengintegrasikan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) sebagai mekanisme pembobotan kriteria berbasis pakar dengan tiga algoritma machine learning, yaitu Random Forest, XGBoost, dan LightGBM, sebagai mesin prediksi. Novelty penelitian ini terletak pada penggunaan bobot AHP yang divalidasi menggunakan data historis sebagai fitur tambahan dalam pelatihan model, serta penerapan analisis SHAP untuk memberikan interpretasi prediksi yang transparan. Dataset terdiri dari 750 rekaman historis kandidat dengan 13 atribut yang mencakup dimensi kognitif, teknis, dan interpersonal. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa XGBoost mencapai akurasi tertinggi sebesar 91,3% dengan nilai F1-score 90,8% dan AUC-ROC 0,954, diikuti LightGBM dengan akurasi 89,7% dan Random Forest 87,4%. Analisis SHAP mengungkapkan bahwa skor kompetensi teknis, hasil wawancara, dan IPK merupakan tiga prediktor paling berpengaruh. Framework yang dikembangkan terbukti mampu meningkatkan objektivitas dan konsistensi proses seleksi, sekaligus menyediakan interpretasi yang dapat dikomunikasikan kepada pemangku kepentingan non-teknis
Model Prediksi Kelulusan Mahasiswa Berbasis Machine Learning dengan Seleksi Fitur
Rizal Fauzi Bakri;
Vina Dewi Uswatun
JINTEN: Journal of Intelligent Systems and Digital Science Vol 1 No 1: Juni 2026
Publisher : CV. Ihsan Cahaya Pustaka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66031/jinten.v1i1.518
Kelulusan tepat waktu mahasiswa merupakan salah satu indikator penting dalam mengevaluasi kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi serta mendukung pengambilan keputusan akademik berbasis data. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model prediksi kelulusan tepat waktu mahasiswa menggunakan algoritma Decision Tree, Random Forest, dan Naïve Bayes, serta menganalisis pengaruh seleksi fitur berbasis Information Gain terhadap performa model. Penelitian menggunakan pendekatan eksperimen komputasional dengan dataset simulasi yang terdiri atas 850 rekaman mahasiswa dan sembilan atribut akademik serta demografis. Tahapan penelitian meliputi preprocessing data, seleksi fitur menggunakan Information Gain, pemodelan machine learning, dan evaluasi menggunakan 10-fold cross-validation dengan metrik accuracy, precision, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Random Forest memberikan performa terbaik dengan akurasi sebesar 89,4% sebelum seleksi fitur dan meningkat menjadi 91,2% setelah penerapan Information Gain. Seleksi fitur berhasil mereduksi atribut prediktor dari sembilan menjadi lima fitur utama, yaitu IPK, nilai rata-rata semester, jumlah SKS ditempuh, kehadiran, dan status beasiswa, sehingga meningkatkan efisiensi komputasi tanpa mengurangi kualitas prediksi. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi Random Forest dan Information Gain berpotensi diterapkan sebagai bagian dari early warning system pada Sistem Informasi Akademik untuk mengidentifikasi mahasiswa yang berisiko mengalami keterlambatan kelulusan secara lebih dini dan akurat.
Dapatkah Large Language Models Melakukan Triase Kasus Layanan Primer di Indonesia Dengan Aman?
Muhammad Sobri Maulana;
Dwitia Pratiwi;
Arditya Prayogi
JINTEN: Journal of Intelligent Systems and Digital Science Vol 1 No 2: September 2026
Publisher : CV. Ihsan Cahaya Pustaka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66031/jinten.v1i2.664
Model bahasa besar atau large language models (LLMs) berpotensi mendukung triase yang berhadapan langsung dengan pasien, tetapi bukti keselamatannya masih didominasi konteks emergency department berbahasa Inggris dan belum menjawab kebutuhan layanan primer Indonesia. Penelitian ini mengusulkan benchmark empat tingkat untuk self-care, konsultasi rutin, penilaian urgent pada hari yang sama, dan rujukan emergency menggunakan 240 vignette klinis berbahasa Indonesia. Empat LLM anonim dievaluasi melalui exact triage accuracy, macro F1, weighted kappa, high-acuity sensitivity, under-triage, unsafe under-triage, serta robustness terhadap variasi redaksi. Untuk mendemonstrasikan pipeline analitik sebelum eksperimen prospektif, seluruh hasil numerik pada artikel ini disimulasikan. Pada simulasi, exact accuracy berkisar 60,4%–78,3%; model terbaik mencapai macro F1 78,4%, weighted kappa 0,886, high-acuity sensitivity 92,5%, dan unsafe under-triage 0,8%. Performa menurun ketika ambiguitas vignette meningkat dan kegagalan penting terkonsentrasi pada presentasi atipikal atau tidak lengkap. Temuan demonstratif ini menunjukkan bahwa benchmark triase perlu memprioritaskan metrik sensitif terhadap bahaya, bukan accuracy semata, dan memerlukan validasi Indonesia dengan versi model terkunci, adjudikasi klinisi, serta ambang keselamatan yang diprespesifikasi sebelum deployment patient-facing.
Customer Segmentation Menggunakan K-Means dan Analisis RFM Pada Data Transaksi Digital
Disa Putri Yuliansyah;
Rezi Azhar Hadi Husain
JINTEN: Journal of Intelligent Systems and Digital Science Vol 1 No 2: September 2026
Publisher : CV. Ihsan Cahaya Pustaka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66031/jinten.v1i2.679
Pertumbuhan transaksi digital menghasilkan volume data pelanggan yang semakin besar, tetapi data tersebut belum selalu dimanfaatkan secara optimal untuk memahami karakteristik dan nilai pelanggan. Penelitian ini bertujuan melakukan segmentasi pelanggan pada data transaksi digital menggunakan analisis Recency, Frequency, Monetary (RFM) yang dipadukan dengan algoritma K-Means. Tahapan penelitian meliputi praproses data, agregasi transaksi berdasarkan pelanggan, pembentukan atribut RFM, normalisasi data, penentuan jumlah cluster menggunakan metode Elbow, penerapan K-Means, serta interpretasi karakteristik setiap segmen. Hasil analisis menunjukkan bahwa (k=4) merupakan jumlah cluster optimal berdasarkan metode Elbow. Segmentasi menghasilkan empat kelompok pelanggan, yaitu Champions, Loyal Customers, Potential Customers, dan At Risk, dengan karakteristik Recency, Frequency, dan Monetary yang berbeda. Champions memiliki Recency terendah sebesar 9,6 hari, Frequency tertinggi sebesar 18,6 transaksi, dan Monetary tertinggi sebesar Rp2.286.104. Sebaliknya, At Risk memiliki Recency tertinggi sebesar 158,7 hari dengan Frequency 2,5 transaksi dan Monetary Rp221.955. Hasil segmentasi dapat menjadi dasar penyusunan strategi pemasaran yang lebih personal dan sesuai dengan karakteristik setiap kelompok pelanggan.
Pengembangan Sistem Rekomendasi Pembelajaran Personal Berbasis Machine Learning Untuk Mendukung Adaptive Learning
Sri Rahayu Nur Kusumadewi;
Ahmad Jodi Cahya
JINTEN: Journal of Intelligent Systems and Digital Science Vol 1 No 2: September 2026
Publisher : CV. Ihsan Cahaya Pustaka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66031/jinten.v1i2.681
Perbedaan karakteristik, kemampuan, dan pola aktivitas belajar peserta didik menuntut penerapan pembelajaran yang lebih personal dan adaptif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem rekomendasi pembelajaran personal berbasis machine learning untuk mendukung adaptive learning melalui pemanfaatan profil dan aktivitas peserta didik. Sistem dikembangkan melalui tahapan prapemrosesan data, feature engineering, pemodelan machine learning, serta integrasi content-based filtering dan collaborative filtering dalam pendekatan hybrid. Kinerja model dibandingkan menggunakan accuracy, precision, recall, dan F1-score. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model hybrid memberikan kinerja terbaik dengan accuracy sebesar 0,91, precision 0,90, recall 0,89, dan F1-score 0,895, lebih tinggi dibandingkan K-Nearest Neighbors, Random Forest, dan Support Vector Machine. Proses pelatihan selama 30 epoch juga menunjukkan pola akurasi training dan validasi yang relatif konsisten tanpa indikasi overfitting yang signifikan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggabungan informasi berbasis karakteristik materi dan pola interaksi peserta didik berpotensi mendukung rekomendasi pembelajaran yang lebih personal dan adaptif.
Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Livin’ by Mandiri Menggunakan Model Deep Transformer IndoBERT
Duwi Purnama Sidik;
Fatqurhohman Fatqurhohman
JINTEN: Journal of Intelligent Systems and Digital Science Vol 1 No 2: September 2026
Publisher : CV. Ihsan Cahaya Pustaka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66031/jinten.v1i2.682
Perkembangan layanan perbankan digital menghasilkan sejumlah besar ulasan pengguna yang dapat dimanfaatkan untuk memahami persepsi terhadap kualitas layanan aplikasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis sentimen ulasan pengguna aplikasi Livin’ by Mandiri menggunakan model IndoBERT melalui proses fine-tuning. Data penelitian berasal dari ulasan pengguna yang diklasifikasikan ke dalam dua kelas sentimen, yaitu positif dan negatif, dengan rating 3 dikeluarkan sebagai kategori netral. Sebanyak 15.000 ulasan dipilih menggunakan stratified sampling dan dibagi menjadi 70% data latih, 20% validasi, dan 10% data uji. Proses pemodelan menggunakan IndoBERT Base P1 dengan panjang maksimum 128 token dan pelatihan selama tiga epoch. Evaluasi dilakukan menggunakan accuracy, precision, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model terbaik diperoleh pada epoch pertama dengan validation accuracy sebesar 92,77% dan F1-score sebesar 94,49%. Pada data uji, model menghasilkan accuracy sebesar 92%, macro F1-score 91%, dan weighted F1-score 92%. F1-score kelas negatif mencapai 0,88, sedangkan kelas positif sebesar 0,94. Hasil tersebut menunjukkan bahwa IndoBERT mampu melakukan klasifikasi sentimen ulasan Livin’ by Mandiri dengan kinerja yang baik serta berpotensi digunakan untuk mendukung analisis opini pengguna pada layanan perbankan digital.
Pengembangan Aplikasi Mobile Untuk Monitoring Kegiatan Mahasiswa
Rizal Noerhendi Saptura
JINTEN: Journal of Intelligent Systems and Digital Science Vol 1 No 2: September 2026
Publisher : CV. Ihsan Cahaya Pustaka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66031/jinten.v1i2.685
Pemantauan kegiatan mahasiswa merupakan bagian penting dalam pengelolaan data kemahasiswaan karena kegiatan akademik dan nonakademik perlu dicatat, didokumentasikan, dan diverifikasi secara terstruktur. Proses pencatatan yang masih dilakukan melalui media terpisah dapat menyulitkan mahasiswa maupun pengelola dalam melakukan pengajuan, pemeriksaan, dan rekapitulasi kegiatan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi mobile berbasis Android untuk mendukung monitoring kegiatan mahasiswa secara terintegrasi. Pengembangan aplikasi menggunakan metode Prototype yang meliputi pengumpulan kebutuhan, perancangan prototipe, evaluasi, serta pengembangan dan penyempurnaan sistem. Aplikasi dirancang menggunakan arsitektur client-server yang menghubungkan aplikasi Android, REST API, dan basis data. Fitur yang dikembangkan meliputi login, pencatatan kegiatan, pengunggahan bukti, pemantauan riwayat dan status kegiatan, verifikasi oleh dosen wali atau admin, notifikasi, serta laporan rekapitulasi. Pengujian fungsional dilakukan menggunakan teknik black-box testing terhadap enam modul utama dengan skenario kondisi normal dan tidak valid. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sebagian besar fungsi aplikasi berjalan sesuai dengan kebutuhan, dengan satu kendala ditemukan pada proses pengunggahan bukti kegiatan. Aplikasi yang dikembangkan dapat mendukung proses pencatatan, verifikasi, pemantauan, dan pelaporan kegiatan mahasiswa dalam satu sistem.