cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Dik Indonesiana
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Arjuna Subject : -
Articles 77 Documents
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS TEKNIK MIND MAPPING (PETA PIKIRAN) DAN TREE MAPS (PETA POHON) DALAM PEMBELAJARAN MENULIS KARANGAN ARGUMENTASI (Penelitian Eksperimen Semu pada Siswa Kelas X di SMA Laboratorium Percontohan UPI Bandung Tahun Ajaran 2012/2013) Hestu Nodya Kawulan
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah pembelajaran menulis karangan argumentasi antara kondisi yang seharusnya dengan kenyataannya. Salah satunya disebabkan oleh teknik guru dalam mengajar masih sering menggunakan teknik konvensional dengan kerangka garis (outline) sehingga siswa kurang termotivasi. Selain itu, pada dasarnya, siswa lebih menyukai menulis karangan narasi dan deskripsi karena menurut mereka hal tersebut lebih mudah daripada menulis karangan argumentasi. Dengan demikian, aktivitas dan hasil pembelajaran tidak optimal. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan dan membandingkan keefektifan penggunaan teknik peta pikiran dan peta pohon dalam pembelajaran menulis berita. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan penggunaan kelas eksperimen 1 dan 2 melalui tahap tes awal dan akhir. Teori yang melandasi penelitian ini adalah kedua teknik ini merupakan teknik yang bisa digunakan dalam pembelajaran menulis. Dengan demikian, kedua teknik itumembantu siswa dalam menulis karangan argumentasi terutama untuk hal membuat rancangan sehingga bisa menghasilkan pembelajaran yang lebih mudah, menyenangkan, dan melatih kreativitas siswa. Selain itu. Hyerle (2012: 12) mengemukakan bahwa setiap jenis perangkat visual memiliki kelemahan yang tidak bisa diabaikan. Menurutnya, teknik pemetaan pikiran yang muncul tahun 1970-an memfasilitasi pemikiran yang terbuka tetapi tidak memiliki struktur yang konsisten dan tingkat komplesitas yang lebih dalam yang diperlukan kelas pada masa mendatang. Selanjutnya, data penelitian berupa hasil kemampuan menulis karangan argumentasi siswa kelas X SMA Laboratorium Percontohan UPI Bandung. Hasil penelitian adalah kedua teknik dalam signifikansi intrakelas memberikan hasil yang signifikan. Sementara itu, untuk perbandingan signifikansi antarkelas, keduanya memberikan hasil yang sama.                   Kata kunci : pembelajaran menulis, menulis karangan, karangan argumentasi, teknik peta pikiran, teknik mind mapping, teknik peta pohon, teknik tree maps
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM MEMBACA EKSTENSIF TEKS NONSASTRA PADA SISWA KELAS X SMA Rianti Febriani Setia
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membaca ekstensif teks nonsastra merupakan salah satu kompetensi berbahasa yang diajarkan kepada siswa SMA kelas X. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimen yang menggunakan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam membaca ekstensif teks nonsastra menggunakan pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning). Kemampuan siswa dalam membaca ekstensif teks nonsastra tergolong rendah karena kedua kelas mendapatkan nilai rata-rata masing-masing 51,38 untuk kelas eksperimen dan 46,94 untuk kelas kontrol. Setelah menerapakan pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) dalam pembelajaran membaca ekstensif teks nonsastra di kelas eksperimen, nilai rata-rata mengalami peningkatan  menjadi 65,55 dan di kelas kontrol yang menggunakan metode berbeda juga mengalami peningkatan menjadi 54,72. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) efektif diterapkan dalam pembelajaran membaca ekstensif teks nonsastra pada siswa SMA kelas X. Kata kunci :   pembeajaran berbasis masalah (Problem Based Learning), membaca ekstensif teks nonsastra
PENGEMBANGAN TES KETERAMPILAN MENULIS SEBAGAI UPAYA PENYIAPAN ALAT UJI KEMAHIRAN BERBAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING Winni Siti Alawiyah
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran BIPA: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian   ini   mengembangkan   tes   keterampilan   menulis   sebagai kebutuhan akan tes terstandardisasi BIPA. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil seperangkat alat tes keterampilan menulis yang terdiri atas 29 soal esai. Soal dibuat berdasarkan indikator kebahasaan  yang diperoleh dari silabus pengajaran BIPA. Bentuk soal menulis yang digunakan uraian objektif dan uraian non- objektif.  Berdasarkan hasil ujicoba dan perhitungan validitas, diperoleh 20 soal (69%) yang dinyatakan sangat tinggi, 4 soal (14%) termasuk kategori sedang dan5 (17%) soal lainnya termasuk kategori sangat tidak valid.   Sedangkan secara umum, validitas atau tingkat keterandalan instrumen tes ini adalah 0,937 (sangat tinggi). Tingkat reliabilitas butir soal tes ialah 0,96 (sangat tinggi). Dari segi kepercayaan, tes ini memberikan hasil yang tetap apabila diujikan berulang-ulang. Tingkat kesukaran butir soal tes keterampilan menulis BIPA, setelah dihitung dari29 soal telah dibuat, 4 (20%) soal termasuk sangat mudah, 4 (13%) soal kategori mudah, 10 (34%) soal kategori sedang, 5 (20%) soal kategori sukar, dan 6 (13%) soal kategori sangat sukar Berdasarkan analisis tingkat kesukaran butir soal ini, komposisi soal mudah pada level dasar, soal sedang dan sukar di level menengah, dan soal sukar di level lanjut yang dihasilkan sudah proposional sesuai dengan kisi-kisi soal. Kata kunci :pengembangan tes, keterampilan menulis, alat uji kemahiran bahasa, BIPA
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERITA DENGAN METODE INVESTIGASI KELOMPOK Arie Gesarina
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 1, Agustus 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah yang dialami siswa dalam pembelajaran menulis, terutama dalam menulis sebuah teks berita. Permasalahan yang banyak ditemui adalah kesulitan siswa dalam menuangkan gagasan, mengembangkan gagasan, penggunaan diksi, dan tata tulis. Tujuan dilakukannya penelitian ini, agar siswa mampu meningkatkan kemampuannya dalam menulis teks berita dengan penerapan metode investigasi kelompok. Metode yang digunakan, yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil dari penelitian ini menunjukkan peningkatan yang signifikan terhadap kemampuan siswa dalam menulis teks berita. Hal ini dapat dibuktikan dari nilai rata-rata siswa pada setiap siklusnya. Nilai rata-rata siswa pada siklus 1 sebesar 55,6 kemudian mengalami peningkatan pada siklus 2 menjadi 75,7 dan pada siklus 3 nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 85,7. Kata kunci: menulis, teks berita, metode investigasi kelompok, PTK
PENGGUNAAN TEKNIK PERMAINAN KOTAK KATA DALAM UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA Lutfah Aminah
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 1, Agustus 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan Teknik Permainan Kotak Kata untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bahasa Indonesia Kelas X SMA Negeri 3 Cimahi.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berbicara siswa dalam mengemukakan pendapat dengan menggunakan teknik permainan kotak kata. Metode penelitian yang gunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitiannya adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Berdasarkan hasil penelitian, data menunjukkan bahwa kemampuan berbicara siswa dalam mengemukakan pendapat dengan menggunakan Teknik Permainan Kotak Kata mengalami peningkatan.. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari skor siswa mulai dari siklus I sampai siklus III. Pada siklus I jumlah siswa yang mengemukakan pendapat sebanyak 20 orang atau 52,63%. Pada siklus II jumlah siswa yang mengemukakan pendapat mengalami peningkatan sebesar 15,94%, yaitu sebanyak 24 orang atau 68,57%. Pada siklus III jumlah siswa yang mengemukakan pendapat mengalami peningkatan sebesar 17,54%, yaitu sebanyak 31 siswa atau 86,11%. Kata kunci: berbicara, permainan, kotak kata
PENERAPAN METODE ARIAS (ASSURANCE, RELEVANCE, INTEREST, ASSESSMENT, SATISFACTION) DALAM PEMBELAJARAN MENULIS SURAT NIAGA (Penelitian Eksperimen Terhadap Kelas X Pemasaran SMKN 3 Bandung) Munandar Munandar
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menulis surat niaga merupakan salahsatu kompetensi dasar aspek menulis dalam kurikulum yang harus dicapai oleh siswa kelas X SMK. Peneliti menerapkan metode ARIAS dalam pembelajaran menulis surat niaga. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keefektifan metode ARIAS. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimen. Kemampuan siswa dalam menulis surat niaga yang tergolong rendah karena kedua kelas yakni kelas eksperimen dan kelas kontrol mendapatkan nilai rata-rata masing-masing 63,63 dan 56,13. Setelah menerapkan metode ARIAS dalam pembelajaran menulis surat niaga di kelas eksperimen, nilai rata-rata mengalami peningkatan  menjadi 73,23 dan di kelas kontrol yang menggunakan metode berbeda juga mengalami peningkatan menjadi 60,33.Kata kunci: Metode ARIAS, Menulis Surat Niaga
PEMBELAJARAN MENULIS DESKRIPSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE FIELD TRIP (Kuasi Eksperimen pada Siswa Kelas X SMA Puragabaya Bandung Tahun Ajaran 2012/2013) Andiyannita Khrishandiri
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan menulis deskripsi siswa kelas X di SMA Puragabaya Bandung yang masih rendah dikarenakan penggunaan teknik pembelajaran yang monoton. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengujicobakan metode field trip dalam pembelajaran menulis deskripsi. bertujuan untuk mengetahui (1) kemampuan siswa dalam menulis deskripsi sebelum menggunakan metode pembelajaran field trip; (2) kemampuan siswa dalam menulis deskripsi setelah menggunakan metode pembelajaran field trip; (3) tingkat perbedaan kemampuan siswa dalam menulis deskripsi sebelum dan setelah menggunakan metode pembelajaran field trip.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode praeksperimen dengan desain tes awal-tes akhir kelompok tunggal (the one group pretest posttest) yang dilakukan pada anggota populasi penelitian, yaitu kelas X SMA Puragabaya Bandung tahun ajaran 2012/2013 dengan sampel penelitian kelas X-1 sebagai kelas eksperimen. Dalam penelitian ini, kelas tersebut diberi tes sebelum dan sesudah mendapat perlakuan. Instrumen yang digunakan untuk menunjang keberhasilan penelitian ini adalah lembar tes, lembar observasi, dan angket.Berdasarkan hasil pengolahan data, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan derajat kebebasan 33 diketahui harga ttabel dengan taraf signifikasi 5% atau taraf kepercayaan 95% adalah 1,697. Hal ini berarti bahwa 21,73 1,697 atau thitung ttabel. Artinya, tingkat kemampuan siswa kelas X-1 SMA Puragabaya Bandung dalam menulis deskripsi sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran menulis deskripsi dengan menggunakan menggunakan metode pembelajaran field trip ternyata menunjukkan perbedaan yang signifikan.  Kata kunci : Metode field trip, menulis paragraf deskripsi, eksperimen
PEMBELAJARAN MENULIS KARANGAN PERSUASI DENGAN PEMANFATAAN MEDIA REKA CERITA GAMBAR BERORIENTASI LINGKUNGAN DAN MORAL Serli Nopiarti
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 1, Agustus 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persuasi identik dengan hal-hal yang bertujuan untuk memengaruhi dan mengajak seseorang agar tertarik pada yang diungkapkannya.  Penelitian ini bertujuan untuk menguji cobakan media pembelajaran agar memudahkan siswa dalam menulis karangan persuasi.  Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya perubahan kemampuan menulis karangan persuasi siswa setelah diberikan perlakuan sebanyak tiga kali.Kata Kunci: KaranganPersuasi, Pretes, dan Postes
PENGARUH PENGUASAAN KOMPETENSI SINTAKSIS TERHADAP PRODUKSI KALIMAT EFEKTIF PADA KARANGAN EKSPOSISI Fitri Rahmawati
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan pengaruh kompetensi sintaksis dan kemampuan menulis kalimat efektif pada karangan eksposisi siswa kelas XI SMA Negeri 19 Bandung. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswa kelas XI SMA Negeri 19 Bandung 2012-2013 (290 orang). Sampel diambil secara acak dengan komposisi 13% dari populasi (38 orang). Data yang didapat dengan menggunakan tes objektif dan tes tulis. Analisis data dideskripsikan dan diproses menggunakan korelasi dengan skala 10. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) nilai rata-rata kompetensi sintaksis yang ditulis siswa berada pada kualifikasi hampir cukup (48,07); (2) nilai rata-rata menulis kalimat efektif dalam karangan eksposisi yang diperoleh siswa berada pada kualifikasi cukup (63,68); (3) terdapat pengaruh penguasaan kompetensi sintaksis terhadap kemampuan menulis kalimat efektif pada karangan eksposisi siswa kelas XI SMAN 19 Bandung dengan derajat kebebasan (dk) n-2 dan taraf signifikansi 5%. Kata kunci: eksposisi,  kalimat efektif,  kompetensi,  sintaksis
KEEFEKTIFAN METODE GIST (GENERATING INTERACTION SCHEMATA AND TEXT) BERORIENTASI PENGALAMAN PADA PEMBELAJARAN MEMBACA PEMAHAMAN (Penelitian Eksperimen Semu pada Siswa Kelas VII-7 SMPN 9 Bandung Tahun Ajaran 2012/2013) Raswati Raswati
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 1, Agustus 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya penguasaan metode membaca siswa, sehingga siswa hanya mampu membaca dengan satu gaya membaca untuk semua ragam wacana. Dampak dari kondisi ini adalah kemampuan membaca dan minat baca siswa masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keefektifan metode GIST (Generating Interaction Schemata and Text) berorientasi pengalaman dalam pembelajaran membaca pemahaman. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif berupa metode eksperimen semu dengan desain penelitian pretest-posttest Control Group. Teori yang melandasi penelitian ini metode membaca GIST, pembelajaran berorientasi pengalaman dan membaca pemahaman. Data hasil penelitian berupa hasil tes siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol sebelum dan sesudah diberikan perlakuan yang berupa soal objektif sebanyak 30 soal untuk pretes dan 30 soal untuk postes. Melalui uji hipotesis hasil penelitian menunjukkan metode GIST (Generating Interaction Schemata and Text) berorientasi pengalaman efektif digunakan dalam pembelajaran membaca pemahaman. Kata Kunci : Metode GIST (Generating Interaction Schemata and Text), pembelajaran berorientasi pengalaman dan  kemampuan membaca pemahaman.