cover
Contact Name
Muhamad Baiul Hak
Contact Email
elastisitas@unram.ac.id
Phone
+6287863332633
Journal Mail Official
elastisitas@unram.ac.id
Editorial Address
Jln. Majapahit No. 62 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Elastisitas: Jurnal Ekonomi Pembangunan
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26556944     DOI : https://doi.org/10.29303
Core Subject :
Elastisitas: Jurnal Ekonomi Pembangunan adalah Jurnal ilmiah yang dikelola oleh Prodi Magister Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun, setiap bulan Maret dan September. Jurnal Elastisitas mempublikasikan hasil-hasil penelitian dan kajian ilmiah dalam bidang ekonomi pembangunan yang meliputi Perencanaan Pembangunan; Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan; Ekonomi Sumber Daya Manusia; Ekonomi Pengembangan Wilayah; Ekonomi Pariwisata; Ekonomi Islam; Ekonomi Moneter; Keuangan Daerah; Ekonomi Kelembagaan; Ekonomi Regional, & Ekonomi Spasial (Spatial Economics).
Arjuna Subject : -
Articles 131 Documents
NAVIGATING HALAL CERTIFICATION: KEY FACTORS INFLUENCING LOMBOK SMES’ COMMITMENT TO COMPLIANCE Nadia Nuril Ferdaus; Amrullah
Elastisitas : Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 6 No. 2 (2024): Elastisitas, September 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/e-jep.v6i025

Abstract

This study aims to analyze the influence of Halal Knowledge, Halal Certification Understanding, and the Attitude of MSME (Micro, Small, and Medium Enterprises) Actors towards Halal Certification on the Interest in Halal Certification among MSMEs in Lombok. A quantitative approach with survey methods was used to collect data from 111 MSME respondents in the food and beverage sector. Multiple linear regression analysis showed that, simultaneously, the three independent variables significantly influenced the interest in halal certification. However, partially, only the Attitude of MSME Actors had a significant influence, while Halal Knowledge and Halal Certification Understanding did not have a significant effect. These findings suggest that although MSMEs have good knowledge and understanding of the halal concept and certification, their attitude toward halal certification is the most decisive factor in influencing their interest in applying for certification. Therefore, further efforts are needed to improve the positive attitude of MSME actors toward halal certification to strengthen the halal industry in Lombok.
FORMULATING STRATEGY OF GREEN OPEN SPACE DEVELOPMENT: A SWOT ANALYSIS Irma Apriliana Putri; I Nengah Agus Sukresna; Pahrudin Pahrudin; Rizal M. Suhardi
Elastisitas : Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 7 No. 1 (2025): Elastisitas, Maret 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/e-jep.v7i1.04

Abstract

Green Open Space or Ruang Terbuka Hijau (RTH) is an area or space within the city, which has a function as a park and recreation area, conservation area, and has aesthetic value and has a positive economic impact. RTH will have a significant impact both socially, economically and ecologically if it is developed and managed with the right strategy. The purpose of this research is to formulate a development strategy for one of the green spaces, namely Rinjani Selong Park, East Lombok Regency. The tool for formulating development strategies is using SWOT analysis. Based on the SWOT analysis that describes the internal and external conditions of the Rinjani Park green space, several development strategies can be formulated, including (1) Rinjani Park green space is maintained as a city park which can also be used as a place of recreation and as an appropriate event / cultural performance; (2) improving the quality and quantity of the arrangement of facilities and infrastructure; (3) increasing routine events such as Car Free Day (CFD) and other art performances; (4) increasing multi-stakeholder participation in maintaining and developing RTH; (5) improving the quality and arrangement of vegetation; (6) sustainable environmental conservation efforts; (7) innovative RTH land development such as vertical buildings with the concept of green building. A development strategy that optimizes strengths and opportunities, and anticipates weaknesses and threats will have a positive impact on the social, economic and ecological conditions of the community around Rinjani Park RTH.
PENGARUH KETERBUKAAN PERDAGANGAN, STABILITAS POLITIK, DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP ARUS MASUK FOREIGN DIRECT INVESMENT DI 10 NEGARA ASEAN TAHUN 2012 – 2022 Siti Fatimah; Emi Salmah; Baiq. Ismiwati; Siti Sriningsih; Sundus Sandya
Elastisitas : Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 6 No. 2 (2024): Elastisitas, September 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/e-jep.v6i026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterbukaan perdagangan, stabilitas politik, dan pertumbuhan ekonomi terhadap arus masuk Foreign Direct Investment (FDI) di 10 Negara ASEAN selama periode 2012-2022. Penelitian ini menggunakan data panel dari 10 negara ASEAN tahun 2012-2022, dengan mengaplikasikan tiga model berbeda. Fixed Effect (FEM) untuk klaster pertama yang dipilih melalui Uji Chow dan Uji Hausman, regresi berganda untuk klaster kedua, dan Random Effect untuk klaster ketiga yang dipilih melalui Uji Chow, Uji Hausman, dan Uji Lagrange Multiplier. Pembagian klaster negara-negara dilakukan menggunakan metode K-means clustering. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pengaruh ketiga variabel tersebut terhadap arus masuk FDI di setiap klaster negara. Klaster pertama, yang mencakup Indonesia, Myanmar, Filipina, dan Thailand, menunjukkan bahwa keterbukaan perdagangan dan stabilitas politik berpengaruh positif signifikan terhadap arus masuk FDI, sedangkan pertumbuhan ekonomi tidak signifikan. Klaster kedua, yang hanya mencakup Singapura, menunjukkan keterbukaan perdagangan dan stabilitas politik tidak signifikan, namun pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif signifikan. Sementara itu, klaster ketiga, yang terdiri dari Malaysia, Brunei Darussalam, Kamboja, Vietnam, dan Laos, menunjukkan bahwa keterbukaan perdagangan dan stabilitas politik berpengaruh negatif signifikan, sementara pertumbuhan ekonomi tidak signifikan. Hasil penelitian ini menyoroti perbedaan pengaruh faktor-faktor tersebut dalam menentukan arus masuk FDI di negara-negara ASEAN.
DAMPAK INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA ISLAM DAN KEMISKINAN PADA KESENJANGAN PENDAPATAN DI INDONESIA Prilla Kurnia Ningsih; Nurul Ichsan; Fitri Lia Ningsih
Elastisitas : Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 7 No. 2 (2025): Elastisitas, September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/e-jep.v7i2.01

Abstract

Kesenjangan pendapatan di Indonesia di pengaruhi oleh beberapa faktor yaitu pendidikan, kesehatan dan kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dalam jangka pendek dan jangka panjang antara variabel pendidikan, kesehatan, dan kemiskinan terhadap kesenjangan pendapatan. Metode analisis data yang digunakan adalah metode Vector Error Correction Model (VECM) dengan Eviews 10 berdasarkan data panel untuk periode 2011-2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka pendek hanya variabel pendidikan yang berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap kesenjangan pendapatan. Dalam jangka panjang pendidikan berpengaruh secara signifikan dan positif, sedangkan kesehatan dan kemiskinan berpengaruh secara signifikan dan negatif terhadap kesenjangan pendapatan.
ANALYSIS OF THE GREEN ECONOMY SUSTAINABILITY STATUS IN INDONESIA USING MULTIDIMENSIONAL SCALING Endah Setyowati; Anisa Rahmawati
Elastisitas : Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 7 No. 1 (2025): Elastisitas, Maret 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/e-jep.v7i1.01

Abstract

This current study aims to investigate the sustainability of the Green Economy Index assessment in Indonesia. The green economy is an economic model that carries out economic activities while taking into account environmental sustainability and social welfare. The multidimensional scaling through the Rapid Appraisal for Green Economy Index (Rap-GEI) ordination technique was employed in this study. Rap-GEI is a technique for assessing the sustainability of the green economy in Indonesia according to a number of attributes that are easy to assess multidimensionally. The results of the current study show that the sustainability status of the GEI assessment is less sustainable (45.47%) for the environmental dimension, quite sustainable (56.02%) for the economic dimension, and quite sustainable (55.30%) for the social dimension. The most sensitive attributes that require improvement are managed waste and share of renewable energy (environmental dimension), agricultural productivity and industrial sector labor productivity (economic dimension), as well as poverty rate and life expectancy (social dimension). In general, the results show that two of the three dimensions, namely economic and social, have a fairly good rating, but the environmental dimension still shows a poor rating and needs to be improved.
PENGARUH KEBERADAAN PEKERJA BEBAS (CASUAL WORKER) TERHADAP KEMISKINAN DI INDONESIA Nilam Sari; Atika Fatimah
Elastisitas : Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 7 No. 1 (2025): Elastisitas, Maret 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/e-jep.v7i1.03

Abstract

Tingkat kemiskinan Indonesia pada tahun 2023 masih lebih tinggi dibandingkan tahun 2019 sebelum covid-19 melanda. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh jumlah penduduk yang bekerja berusaha sendiri, pendapatan bersih pekerja bebas di perkotaan dan pendapatan bersih pekerja bebas di pedesaan terhadap kemiskinan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda model log-log. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penduduk bekerja berusaha sendiri berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Indonesia karena pekerja bebas atau mereka yang berusaha sendiri sering kali berada di sektor informal yang cenderung memiliki penghasilan lebih rendah dan kurang stabil sehingga semakin banyak jumlah pekerja bebas maka kemiskinan dapat meningkat. Kemudian pendapatan bersih pekerja daerah pedesaan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemiskinan di Indonesia karena pekerja bebas dipedesaan mencoba mencari penghasilan tambahan dengan usaha kecil, namun karena terbatasnya peluang ekonomi dan akses pasar, pendapatan yang dihasilkan seringkali tetap tidak mencukupi untuk keluar dari kemiskinan. Sedangkan pendapatan bersih pekerja daerah perkotaan tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Indonesia karena akses terhadap fasilitas sosial dan ekonomi di perkotaan bisa membantu pekerja bebas mengatasi biaya hidup tinggi dan menghindari kemiskinan.
DETERMINAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL (STUDI KASUS PADA TUJUH NEGARA ASEAN) M. Jumaedi; Budiman; Rishan Adha
Elastisitas : Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 7 No. 1 (2025): Elastisitas, Maret 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/e-jep.v7i1.05

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan yang mepengaruhi perdagangan lnternasional di 7 (tujuh) negara ASEAN. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaif dengan analisis data panel untuk mengetahui pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data dari 7 (tujuh) negara ASEAN yaitu lndonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Vietnam, Filipina dan Brunei Darussalam berupa data panel dari periode tahun 2014-2023. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah Perdagangan lnternasional sedangkan variabel bebasnya antara lain: GDP Growth, Suku Bunga Riil, Foreign Direct lnvestment, Inflasi, dan Nilai Tukar. Hasil penelitian ini menemukan bahwa Pertumbuhan GDP tidak memiliki pengaruh terhadap Perdagangan, sedangkan Variabel lnflasi, Nilai tukar, Suku Bunga Riil dan FDI memiliki pengaruh signifikan terhadap Perdagangan. Kemudian secara bersama-sama (simultan) ditemukan bahwa semua variabel bebas memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikat pada penelitian ini. Terdapat 3 variabel berpengaruh positif terhadap Perdagangan yaitu Pertumbuhan GDP, Inflasi dan Nilai Tukar (Kurs). Sedangkan suku bunga riil dan FDI memberikan pengaruh yang negative terhadap Perdagangan di 7 negara ASEAN ini.
PERAN EKONOMI KREATIF DALAM MEMAJUKAN PEREKONOMIAN DI INDONESIA PADA SEKTOR BIDANG PARIWISATA Andini Putri Pradani; Hamdan Ardiansyah
Elastisitas : Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 7 No. 2 (2025): Elastisitas, September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/e-jep.v7i2.02

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi ekonomi kreatif dalam pengembangan sektor pariwisata di Indonesia serta merumuskan strategi sinergis untuk meningkatkan peran keduanya dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Latar belakang kajian ini didasarkan pada tantangan globalisasi dan disrupsi digital yang menuntut inovasi berbasis kreativitas dan potensi lokal. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui studi literatur terhadap jurnal ilmiah dan data sekunder dari lembaga resmi. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi ekonomi kreatif dan pariwisata dapat meningkatkan daya tarik destinasi, memperkuat pelestarian budaya lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif di daerah. Faktor penting yang menunjang sinergi ini meliputi digitalisasi, tata kelola kolaboratif antar pemangku kepentingan, dan strategi pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas. Namun, tantangan seperti ketimpangan distribusi manfaat dan keterbatasan akses terhadap sumber daya di beberapa wilayah masih menjadi hambatan. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang bersifat inklusif dan berorientasi pada pemerataan agar potensi ekonomi kreatif dapat dioptimalkan sebagai penggerak utama pembangunan pariwisata yang berkelanjutan.
PENGARUH RATA-RATA LAMA SEKOLAH, ANGKA HARAPAN HIDUP, DAN TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA TERHADAP PENDUDUK MISKIN KABUPATEN/KOTA DI JAWA TIMUR TAHUN 2017-2023 Rahayu Budi Utami; Moh. Faizin
Elastisitas : Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 7 No. 2 (2025): Elastisitas, September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303.e-jep.v7i1.08

Abstract

Kemiskinan merupakan permasalahan utama yang membutuhkan perhatian serius di Provinsi Jawa Timur karena dampaknya yang luas terhadap kesejahteraan masyarakat dan pembangunan wilayah. Peningkatan rata-rata lama sekolah dan angka harapan hidup seharusnya menurunkan angka kemiskinan, sedangkan peningkatan pengangguran akan memperburuknya. Namun, kondisi di Jawa Timur menunjukkan ketidaksesuaian dengan teori tersebut, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh rata-rata lama sekolah, angka harapan hidup, dan tingkat pengangguran terbuka terhadap jumlah penduduk miskin di kabupaten/kota Jawa Timur pada tahun 2017–2023. Dengan menggunakan metode analisis regresi data panel melalui perangkat lunak EViews dan data dari Badan Pusat Statistik, penelitian ini menemukan bahwa tingkat pengangguran terbuka berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah penduduk miskin, sementara angka harapan hidup berpengaruh negatif dan signifikan, sedangkan rata-rata lama sekolah tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan yang menitikberatkan pada pengurangan pengangguran dan peningkatan layanan kesehatan sebagai upaya efektif dalam menekan angka kemiskinan, sekaligus memberikan dasar empiris bagi pengambilan keputusan yang lebih tepat sasaran dalam penanggulangan kemiskinan di Jawa Timur.
EVALUASI ANGGARAN BERDASARKAN PENDEKATAN KAPASITAS FISKAL (STUDI PADA KABUPATEN/KOTA DI JAWA TIMUR) Risqi Noor Hidayati Putri; Tiara Juniar Soewardi; Ringga Cendani
Elastisitas : Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 7 No. 2 (2025): Elastisitas, September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/e-jep.v7i2.03

Abstract

Perkembangan penataan urusan pemerintahan berdampak pada kelembagaan dan manajemen sektor publik. Terdapat perubahan urusan wajib pemerintah daerah yang dituangkan dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 sebagai revisi atas Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Dalam rangka mengetahui pemenuhan anggaran urusan pemerintahan wajib maka dilakukan penelitian ini melalui pendekatan kinerja keuangan daerah, analisa kuadran, dan estimasi data panel. Ditemukan bahwa kapasitas fiskal kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur didominasi oleh daerah berkapasitas fiskal sedang. Rasio kontribusi tertinggi adalah belanja pendidikan sedangkan rasio efektivitas tertinggi adalah belanja perumahan dan fasilitas umum. Kemudian, berdasarkan sebaran kapasitas fiskal dan kontribusi belanja, ditemukan bahwa daerah dengan kapasitas fiskal rendah dan kontribusi belanja urusan pemerintahan wajib rendah mendominasi  yakni sebanyak 24 daerah serta terdapat hubungan yang signifikan antara kapasitas fiskal dengan belanja urusan pemerintahan wajib dalam pendidikan, kesehatan dan perlindungan sosial. Hasil ini mengindikasikan perlunya penguatan kapasitas fiskal sebagai strategi untuk memperbaiki kualitas layanan publik.

Page 11 of 14 | Total Record : 131