cover
Contact Name
Dr. Bdn. Nursari Abdul Syukur, M.Keb
Contact Email
midwiferymahakamjournal@gmail.com
Phone
+6281350934525
Journal Mail Official
nursarias@gmail.com
Editorial Address
Jl.Kurnia Makmur No. 64 Kel. Harapan Baru, Kec. Loa Janan Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
MMJ (Mahakam Midwifery Journal)
ISSN : 25485210     EISSN : 25485229     DOI : 10.35963
Core Subject :
MMJ (Mahakam Midwifery Journal) was published by the Politeknik Kesehatan Kementerian Kalimantan Timur in May and November every year. This journal can publish research articles from midwifery. However, the focus and scope of your Healthy Journal are as follows: Midwifery ( Adolescence, Maternity: Prenatal care, Intranatal care, Postpartum care, family Planning, Reproduction of Health), New Born, Neonates, Pediatric, Management, Community Midwifery, Emergency Maternal and Neonatal), Health Education, Evidence-Based midwifery. This journal Was first published in 2016 has published in the printed and online version. For writers who want to submit the article, first, follow the guidelines of writing and follow the template that has been provided.
Arjuna Subject : -
Articles 22 Documents
Senam Fantasi Terhadap Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4-6 Tahun Adelia Ebtanti; Ratanto; Elisa Goreti Sinaga
Mahakam Midwifery Journal (MMJ) Vol. 9 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35963/mmj.v9i1.61

Abstract

Abstrak Indonesia mengalami keterlambatan perkembangan umum, termasuk keterlambatan perkembangan motorik. Senam fantasi merupakan salah satu cara untuk mendorong perkembangan motorik kasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam fantasi terhadap kemampuan motorik kasar anak usia 4-6 tahun. Jenis penelitan ini adalah kuantitatif Pre Eksperiment dengan One Group Pre Test-Postest Design. Populasi penelitian ini adalah selurun anak kelas B1 di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 8 Samarinda yang berjumlah 22 orang, menggunakan teknik Total Sampling. Berdasarkan uji statistic Wilcoxon diperoleh nilai p value = 0.000 (p<0.05) bahwa kegiatan senam fantasi berpengaruh terhadap perkembangan motorik kasar anak usia 4-6 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 8 Kota Samarinda. Senam fantasi memiliki manfaat terhadap perkembangan motorik kasar anak usia 4-6 tahun. Abstract Indonesia experience general developmental delays, including motor development delays . Fantasy gymnastics is one way to encourage gross motor development . The aim of this research is to determine the effect of fantasy gymnastics on the gross motor skills of children aged 4-6 years. This type of research is quantitative pre experiment with one group pre test-posttest design. The population of this study was all 22 children in class B1 at Kindergarten Aisyiyah Bustanul Athfal 8 Samarinda, using the otal sampling technique. Based on the Wilcoxon statistical test, the p value = 0.000 (p<0.05), which means that fantasy gymnastics activities have an effect on children's gross motor development.aged 4-6 years at Aisyiyah Bustanul Athfal 8 Kindergarten, Samarinda. There is an influence of fantasy gymnastics on the gross motor development of children aged 4-6 years at Aisyiyah Bustanul Athfal 8 Kindergarten, Samarinda.
Media Medikers Dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang Pencegahan Kekerasan Seksual Iin Dea Lestari; Dini Indo Virawati; Ega Ersya Urnia
Mahakam Midwifery Journal (MMJ) Vol. 10 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35963/mmj.v10i1.63

Abstract

Kekerasan seksual merupakan salah satu bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Pemanfaatkan media pop up book sebagai alat edukasi. Media pop up book memiliki keunikan dalam menyajikan informasi melalui kombinasi elemen visual dan teks yang menarik serta interaktif. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh medikers terhadap pengetahuan dan sikap remaja usia 13-15 tahun tentang pencegahan kekerasan seksual. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Jenis Penelitian kuantitatif dengan Desain Pre-Eksperimental Design. Rancangan penelitian ini menggunakan one group Pretest-Posttest. Terdapat peningkatan antara pengetahuan sebelum diberikan intervensi dan sesudah diberikan intervensi dengan nilai p-value sebesar 0,000 (<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh medikers book terhadap pengetahuan. Terdapat peningkatan antara sikap sebelum diberikan intervensi dan sesudah diberikan intervensi dengan nilai p-value sebesar 0,000 (<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh medikers terhadap sikap. Media pop up book terbukti dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri mengenai kekerasan seksual.
Dukungan Keluarga Dengan Motivasi Ibu Dalam Pemberian Asi Eksklusif Evipania Lilis Suryani; Joko Sapto Pramono; Heni Suryani; Tini Tini; Rina Novi Ningsih
Mahakam Midwifery Journal (MMJ) Vol. 10 No. 2 (2025): November
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35963/mmj.v10i2.64

Abstract

Cakupan ASI di Puskesmas Mensiku masih belum tercapai. Penyebab masih kurangnya cakupan pemberian ASI salah satunya karena motivasi ibu yang rendah yang disebbakan oleh kurangnya dukungan dari keluarga. Tujuan Penelitian ini mengetahui hubungan dukungan keluarga dan motivasi ibu dalam pemberian ASI Eksklusif. Desain penelitian kuantitatif dengan metode crossectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 45 ibu yang memiliki bayi usia 6-24, pengambilan sampel dengan teknik total sampling. Uji yang digunakan adalah uji chi square. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan motivasi. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan motivasi pemberian ASI eksklusif dengan p-value 0,001 < 0,05. Dukungan keluarga berdampak pada peningkatan rasa percaya diri atau motivasi ibu dalam menyusui terutama dukungan suami. Motivasi seorang ibu sangat menentukan dalam pemberian ASI Eksklusif selama 6 bulan.
Media Edukasi Pocketbook Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK) Eka Novita; Rivan Firdaus; Diah Ulfa Hidayati
Mahakam Midwifery Journal (MMJ) Vol. 10 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35963/mmj.v10i1.65

Abstract

Abstrak Angka prevalensi KEK pada ibu hamil di provinsi Kalimantan timur cukup tinggi. Hal ini dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap ibu hamil yang kurang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh media edukasi Pocketbook terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap kejadian KEK. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah quasy eksperiment. Penelitian quasy experiment ini menggunakan model rancangan pretest-posttest control group design . Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 18 orang. Data yang dianalisis adalah analisa univariat dan bivariate dengan uji MC Nemar , Uji Wilcoxon dan Uji Mann Whitney. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah untuk variable pengetahuan, didapatkan hasil nilai p sebesar 0,001 pada kedua kelompok. Pada kelompok kontrol didapatkan nilai p sebesar 0,5 (p > 0,05). Sedangkan, didapatkan nilai p sebesar 0,003 pada kelompok intervensi. Edukasi menggunakan media pocketbooks dapat meningkatkan minat responden dalam menyimak informasi yang disampaikan. Sehingga pengetahuan dan sikap responden mengalami peningkatan secara signifikan jika dibandingkan dengan edukasi yang tidak menggunakan media pocketbooks. Kata Kunci: Kurang Energi Kronik, Pocketbook, Ibu Hamil Abstract The prevalence of KEK among pregnant women in East Kalimantan province is quite high. This is influenced by the lack of knowledge and attitudes of pregnant women. The purpose of this study was to determine the effect of Pocketbook educational media on the knowledge and attitudes of pregnant women towards KEK. This study was quantitative, using a quasi-experimental research design. This quasi-experimental study used a pretest-posttest control group design. The sample size for this study was 18 people. The data analyzed were univariate and bivariate analyses using the MC Nemar test, Wilcoxon test, and Mann Whitney test. The results obtained in this study were that for the knowledge variable, a p-value of 0.001 was obtained in both groups. In the control group, a p-value of 0.5 (p > 0.05) was obtained. Meanwhile, a p-value of 0.003 was obtained in the intervention group. Education using pocketbooks as a medium can increase respondents' interest in listening to the information presented. Thus, the knowledge and attitudes of respondents increased significantly when compared to education that did not use pocketbooks as a medium. Keywords: Chronic Energy Deficiency, Pocketbook, Pregnant Women
Pijat Bayi Batuk Pilek Terhadap Lama Penyembuhan Batuk Pilek Pada Anak Usia 6-59 Bulan Fadillah Khairul Nissa; Faridah Hariyani; Endah Wijayanti
Mahakam Midwifery Journal (MMJ) Vol. 10 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35963/mmj.v10i1.66

Abstract

Abstrak Batuk pilek sering dianggap sebagai penyakit yang sepele oleh orang tua, tetapi jika sistem kekebalan tubuh anak melemah dan tidak segera diobati bisa menjadi penyakit yang lebih serius Pijat batuk pilek adalah salah satu alternatif pengobatan non farmakologi yang dapat mengatasi permasalahan batuk pilek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pijat bayi batuk pilek terhadap lama penyembuhan batuk pilek pada bayi usia 6-59 bulan di Praktik Mandiri Bidan Ariyana Balikpapan. Metode analisis data menggunakan Uji T-test Independen. Sampel yang digunakan sebanyak 32 responden dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok intervensi sebanyak 16 responden dan kelompok kontrol sebanyak 16 responden dengan teknik pengambilan purposive sampling. Hasil penelitian ini, diperoleh terdapat perbedaan yang signifikan antara lama penyembuhan batuk pilek pada kelompok intervensi dengan kelompok kontrol dengan nilai p value yaitu 0,043 untuk lama penyembuhan batuk dan 0,029 untuk pilek. Terdapat perbedaan lama penyembuhan batuk dan pilek pada kelompok intervensi yang diberi pijat batuk pilek dengan kelompok kontrol yang diberi pijat biasa. Kata Kunci: Pijat, Batuk, Pilek, Lama Penyembuhan. Abstract Cough and cold are often considered a trivial disease by parents, but if the child's immune system is weakened and not treated immediately it can become a more serious disease. This study aims to analyze the effect of massage of cough and cold infants on the healing time of cold cough in infants aged 6-59 months at the Independent Practice of Midwives Ariyana Balikpapan. The data analysis method used the Independent T-test. The sample used as many as 32 respondents was divided into 2 groups, namely the intervention group of 16 respondents and the control group of 16 respondents with purposive sampling techniques. The results of this study showed that there was a significant difference between the duration of cold cough healing in the intervention group and the control group with a p value of 0.043 for cough healing time and 0.029 for cold. There was a difference in the length of time to cure cough and cold in the intervention group given cold cough massage and the control group given usual massage. Keywords: Massage, Cough, Cold, Healing Time.
Pengetahuan Pola Makan Bergizi Ibu Saat Hamil Terhadap Kejadian Kelahiran Bayi Berat Lahir Rendah Sadarilla Sadarilla; Jasmawati; Lukman Nulhakim; Andi Lis Garming; Maria Ella Kristina
Mahakam Midwifery Journal (MMJ) Vol. 10 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35963/mmj.v10i1.67

Abstract

Abstrak Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu penyebab utama kematian bayi di Indonesia. Pola makan ibu selama kehamilan sangat mempengaruhi status gizi janin dan berat badan bayi saat lahir. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cros sectional. Subjek dari penelitian ini adalah ibu yang melahirkan di Puskesmas Nanga Mau. Pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner terstruktur mengenai pengetahuan gizi dan data sekunder mengenai berat badan bayi saat lahir. Tehnik analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan pola makan bergizi ibu saat hamil dengan kejadian bayi berat badan lahir rendah (p-value = 0,002). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan ibu tentang pola makan bergizi selama kehamilan dengan kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR). Walaupun sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik, kasus BBLR tetap ditemukan, yang menandakan bahwa pengetahuan saja belum cukup, karena kejadian BBLR juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lain seperti kondisi kesehatan ibu, status gizi, serta faktor lingkungan dan sosial. Ibu hamil lebih aktif mencari informasi dan meningkatkan pemahaman terkait pola makan bergizi, serta berusaha menerapkanya dalam kehidupan sehari-hari demi mencegah kejadian bblr. Kata kunci: pengetahuan, pola makan ,bblr Abstract Low Birth Weight (LBW) is one of the leading causes of infant mortality in Indonesia. Maternal dietary patterns during pregnancy greatly influence the nutritional status of the fetus and the baby’s birth weight. This study used a quantitative design with a cross-sectional approach. The subjects were mothers who gave birth at Nanga Mau Public Health Center. Data were collected using a structured questionnaire on nutritional knowledge and secondary data on infants’ birth weight. Data analysis was performed using the chi-square test. The results showed a significant relationship between maternal knowledge of nutritious eating patterns during pregnancy and the incidenceof LBW (p-value = 0.002). The results of this study indicate a significant relationship between maternal knowledge of nutritious dietary patterns during pregnancy and the incidence of low birth weight (LBW). However, although the majority of respondents had good knowledge, cases of LBW were still found, suggesting that knowledge alone is not sufficient, as the incidence of LBW is also influenced by other factors such as maternal health conditions, nutritional status, and environmental and social factors. Pregnant women are encouraged to actively seek information, improve their understanding of nutritious eating patterns, and apply them in daily life to prevent LBW. Keywords: maternal knowledge, nutritious eating patterns, low birth weight (LBW)
Pengetahuan Dan Jarak Tempuh Dengan Minat Ibu Bersalin di Fasilitas Kesehatan Arifah Puji Astuti; Andi Lis Garming; Nino Adib Chifdillah
Mahakam Midwifery Journal (MMJ) Vol. 10 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35963/mmj.v10i1.68

Abstract

Abstrak Kematian maternal merupakan masalah kesehatan global yang menjadi indikator penting dalam keberhasilan program kesehatan ibu. Tempat yang paling ideal untuk persalinan adalah fasilitas kesehatan dengan perlengkapan dan tenaga yang siap menolong sewaktu-waktu terjadi komplikasi persalinan. Salah satu rencana strategis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel berjumlah 55 responden. Pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dan analisis yang digunakan adalah uji chi Square. Hasil Analisa uji Chi-square Pengetahuan didapatkan nilai P (0,039) < α (0,05) dan jarak tempuh didapatkan nilai P (0,003) < α (0,05) maka disimpulkan ada hubungan pengetahuan dan jarak tempuh dengan minat ibu bersalin di fasyankes. Pengetahuan baik seseorang tentang kesehatan reproduksi terutama resiko penolong persalinan oleh tenaga non nakes, maka mereka bisa mengambil keputusan yang baik tentang kesiapan untuk bersalin. Jarak dapat menentukan apakah mudah bagi masyarakat untuk menempuh lintasan untuk menuju ke fasilitas kesehatan. Ada hubungan pengetahuan dan Jarak tempuh dengan minat ibu bersalin di fasyankes Kata kunci: persalinan, jarak tempuh, minat Abstract Maternal mortality is a global health problem and is a crucial indicator of the success of maternal health programs. The ideal place for childbirth is a health facility with adequate equipment and personnel ready to assist in the event of complications. This study used a quantitative approach. This type of research is an observational analytical study with a cross-sectional design. The sample size was 55 respondents. The sample was selected using purposive sampling, and the analysis used was the chi-square test. The chi-square test analysis revealed a P-value of 0.039 (<α) (0.05), and a P-value of 0.003 (<α) (0.05). Therefore, it is concluded that there is a relationship between knowledge and distance and maternal interest in giving birth at a health facility. A person's good knowledge of reproductive health, especially the risks of non-health care personnel assisting with childbirth, can help them make informed decisions about their readiness for childbirth. Distance can determine whether it is easy for people to travel to a health facility. There is a relationship between knowledge and distance traveled and mothers' interest in giving birth at a health facility. Keywords: childbirth, health facility, distance traveled, interest
Teknik Rebozo Terhadap Kemajuan Persalinan Kala I Fase Aktif Pada Ibu Inpartu Primigravida Nurhalijah Nurhalijah; Eli Rahmawati; Damai Noviasari; Faridah Hariyani
Mahakam Midwifery Journal (MMJ) Vol. 10 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35963/mmj.v10i1.69

Abstract

Abstrak Pemerintah melalui organisasi profesi Bidan berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan kompetensi Bidan dalam pertolongan persalinan dengan ilmu terbaru terapi non farmakologi, seperti teknik Rebozo. Tujuan penelitian ntuk mengetahui pengaruh teknik Rebozo terhadap kemajuan persalinan kala I fase aktif pada ibu inpartu primigravida di PMB Bunda Muthia Penajam. Jenis penelitian Pra Eksperimen dengan rancangan Posttest Only with Control Group Design. Jumlah sampel 18 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling dengan 2 kelompok dimana kelompok intervensi sebanyak 9 orang dengan teknik rebozo dan kelompok kontrol sebanyak 9 orang dengan nafas dalam. Alat ukur menggunakan lembar partograf dan SOP. Analisis data menggunakan uji t independent. Kemajuan kala I fase aktif pada ibu inpartu primigravida pada kelompok eksperimen rata-rata kemajuan persalinan 5,289 jam. Kemajuan kala I fase aktif pada ibu inpartu primigravida pada kelompok kontrol rata-rata kemajuan persalinan 6,367 jam. Ada pengaruh teknik Rebozo terhadap kemajuan kala I fase aktif pada ibu inpartu primigravida di PMB Bunda Muthia Penajam dengan nilai p value 0,031.Teknik Rebozo berpengaruh terhadap kemajuan durasi kala I pada ibu bersalin primigravida. Kata Kunci: Rebozo, Kala I Fase Aktif, Inpartu, Primigravida Abstract The government through the midwife professional organization seeks to improve the quality of service and competence of midwives in childbirth assistance with the latest science of non-pharmacological therapies, such as the Rebozo technique. To determine the effect of the Rebozo technique on the progress of active phase I labor in primigravida mothers at PMB Bunda Muthia Penajam. Pre-experiment research type with Posttest Only with Control Group Design. The sample size was 18 respondents selected using purposive sampling with 2 groups where the intervention group was 9 people with the rebozo technique and the control group was 9 people with deep breathing. Measuring instruments using partograph sheets and SOPs. Data analysis using independent t test. The progress of active phase I in primigravida mothers in the experimental group averaged 5.289 hours of labor progress. Progress of active phase I in primigravida mothers in the control group averaged 6.367 hours of labor progress. There is an effect of the Rebozo technique on the progress of the active phase of kala I in primigravida mothers at PMB Bunda Muthia Penajam with a p value of 0.031. Rebozo technique has an effect on the progress of kala I duration in primigravida laboring mothers. Keywords: Rebozo, Active Phase I, Inpartu, Primigravida
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Pneumonia Pada Balita Rima Milawati; Ernani Setyawati; Ni Nyoman Murti
Mahakam Midwifery Journal (MMJ) Vol. 9 No. 2 (2024): November
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35963/mmj.v9i2.70

Abstract

Abstrak Pneumonia adalah penyebab terbesar kematian pada Balita di seluruh dunia. Faktor – faktor yang berhubungan dengan kejadian pneumonia di antaranya ASI eksklusif, status imunisasi dan jenis kelamin. Jenis penelitian adalah penelitian analitik korelatif dengan desain case control. Populasi penelitian seluruh balita dengan pneumonia sebanyak 40 balita. Pengambilan sample menggunakan metode Fixed Disease Sampling sebanyak 80 responden. Alat ukur mengunakan data sekunder, Analisis data menggunakan uji Chi Square. Sebanyak 80 subjek, dengan 40 subjek di masing-masing kelompok penelitian. Hasil yang signifikan diperoleh ada hubungan faktor risiko ASI eksklusif (0,000<0,05), status imunisasi (0,013<0,05) dan jenis kelamin terhadap kejadian pneumonia (0,025<0,05). Penelitian ini menunjukkan bahwa status imunisasi, pemberian ASI eksklusif, dan jenis kelamin berhubungan secara signifikan dengan kejadian pneumonia pada balita. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan cakupan imunisasi dan promosi pemberian ASI eksklusif sebagai langkah preventif untuk menurunkan angka kejadian pneumonia pada balita Kata Kunci : ASI Eksklusif, Status Imunisasi, Jenis Kelamin, Pneumonia Abstract Pneumonia is the biggest cause of death in toddlers worldwide. One of the efforts to reduce it is to know the factors related to the incidence of pneumonia, including exclusive breastfeeding, immunization status and gender. This research using correlative analytical study with a case control design. The research population of all toddlers with pneumonia was 40 cases and 40 toddlers control samples using the Fixed Disease Sampling technique as many as 80 respondents were matched the age of toddlers. The data measurement tool uses a secondary, data analysis technique using the Chi Square test. The result There was a relationship between exclusive breastfeeding and the incidence of pneumonia (0,000<0,05), immunization status and the incidence of pneumonia in toddlers (0,013<0,05) sex and the incidence of pneumonia in toddlers with pnemonia (0,025<0,05). Exclusive breastfeeding, immunization status and gender are related to the incidence of pneumonia at dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan Hospital. Keywords: Exclusive Breastfeeding, Immunization Status, Gender, Pneumonia
Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Anak Di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Lubuk Rusmita Rusmita; Sari Wahyuni; Wilma; Asri Noviyanti; Miskiyah; Rohaya
Mahakam Midwifery Journal (MMJ) Vol. 10 No. 2 (2025): November
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35963/mmj.v10i2.71

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Imunisasi dasar lengkap merupakan upaya preventif penting untuk mencegah berbagai penyakit menular pada anak. Namun, cakupan imunisasi dasar di beberapa wilayah Indonesia masih belum mencapai target nasional, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Teluk Lubuk. Berbagai faktor seperti pengetahuan, sikap, dan pekerjaan ibu diduga memiliki hubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar. Oleh karena itu, penting dilakukan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada anak. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada anak di wilayah kerja Puskesmas Teluk Lubuk Tahun 2025. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Februari 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia 12–24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Teluk Lubuk. Jumlah sampel sebanyak 97 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dan odds ratio. Hasil Penelitian: Sebanyak 54,6% anak telah menerima imunisasi dasar lengkap. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu (p=0,000; OR=3,628) dan sikap ibu (p=0,045; OR=2,522) dengan kelengkapan imunisasi dasar. Namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan ibu dengan kelengkapan imunisasi dasar (p=0,528; OR=0,710). Kesimpulan: Pengetahuan dan sikap ibu memiliki hubungan yang signifikan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada anak, sementara pekerjaan ibu tidak berhubungan secara signifikan. Diperlukan upaya peningkatan edukasi dan promosi kesehatan oleh petugas puskesmas untuk meningkatkan kesadaran ibu tentang pentingnya imunisasi dasar. Kata Kunci: imunisasi dasar, pengetahuan, sikap, pekerjaan Abstract Background: Complete basic immunization is an important preventive effort to protect children from various infectious diseases. However, the coverage of basic immunization in several regions of Indonesia has not yet reached the national target, including in the working area of Teluk Lubuk Public Health Center. Various factors such as maternal knowledge, attitude, and occupation are suspected to be associated with the completeness of basic immunization. Therefore, this study aims to determine the factors associated with the completeness of basic immunization in children. Objective: To identify the factors associated with the completeness of basic immunization in children in the working area of Teluk Lubuk Public Health Center in 2025. Methods: This study employed a quantitative design with a cross-sectional approach. The study was conducted in February 2025. The population consisted of all mothers with children aged 12–24 months in the working area of Teluk Lubuk Public Health Center. A total of 97 respondents were selected using total sampling technique. Data were analyzed using the chi-square test and odds ratio (OR). Results: A total of 54.6% of children received complete basic immunization. There was a significant relationship between maternal knowledge (p=0.000; OR=3.628) and maternal attitude (p=0.045; OR=2.522) with the completeness of basic immunization. However, maternal occupation was not significantly associated with immunization completeness (p=0.528; OR=0.710). Conclusion: Maternal knowledge and attitude are significantly associated with the completeness of basic immunization in children, while maternal occupation is not. Efforts to enhance health education and promotion by health workers are necessary to increase maternal awareness of the importance of basic immunization. Keywords: basic immunization, knowledge, attitude, occupation

Page 2 of 3 | Total Record : 22