cover
Contact Name
Jabes Pasaribu
Contact Email
jabespasaribu@institutkristenrealbatam.ac.id
Phone
+6285372472039
Journal Mail Official
kampuslppm@gmail.com
Editorial Address
Komplek House Of Glory, Eden Park. Jalan Ahmad Yani, Taman Baloi, 29432 Batam
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Real Coster: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28076044     DOI : https://doi.org/10.53547/tshqxa02
Core Subject :
Real Coster: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is an open-access, peer-reviewed scientific journal managed and published by Institut Agama Kristen REAL Batam, Riau Islands, Indonesia, through its Institute for Research and Community Service or LPPM. The journal is registered under E-ISSN 2807-6044 and is published twice a year, in March and September. It accepts articles in both Indonesian and English. Real Coster publishes multidisciplinary and contextual community service works that disseminate ideas, empowerment models, and the outcomes of service activities oriented toward social transformation, education, spirituality, and the improvement of community welfare, in accordance with its Focus and Scope. Contributions are welcome from lecturers, students, and practitioners of Christian higher education institutions and other universities, both in Indonesia and abroad. Before submitting a manuscript, authors are required to read carefully the Author Guidelines and Submission Instructions available on the journal website, to ensure that the submission complies with the requirements and writing standards of the journal. All manuscripts that meet the submission requirements are evaluated by expert reviewers through a double-blind review process.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol. 9 no. 1: march 2026" : 5 Documents clear
Edukasi Model Pendampingan Orang Tua dalam Upaya Meningkatkan Pemahaman Terhadap Pendidikan Inklusi Berbasis Kolaborasi SDN 4 Palangka Raya Yuherlita Marneci; Yuel Yuel; Lisa Maneli; Yoan Colina; Sapta Lelunu; Susilawati Susilawati; Debi Silvia Dinata
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1: March 2026
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/tekj3e13

Abstract

This community service activity aims to increase the understanding and active involvement of parents in supporting inclusive education at SDN 4 Palangka Raya. This activity uses the Participatory Action Research (PAR) approach through the following stages: knowing, understanding, planning, acting, reflecting, and evaluating. The activity involves teachers, parents, and accompanying teachers through collaborative educational forums and intensive mentoring. The results of the implementation of this service activity stated that before the implementation and implementation of the collaboration-based parent mentoring model, the aspect of parental understanding and involvement in inclusive education was only 32%. However, after implementation and mentoring, the aspect of understanding and involvement of parents in inclusive education became 80%. This means that there was an increase of 48 percentage points. Thus, this service program succeeded in increasing the level of understanding and active involvement of parents in inclusion education at SDN 4 Palangka Raya. This program also produces a mentoring model that can be replicated as a strategy to strengthen the school community in realizing an inclusive learning environment. Through this community service activity, it makes a real contribution to strengthening inclusive education practices in elementary schools through a collaborative and participatory approach. Keywords: children with special needs; collaborative mentoring model; inclusive education; parental involvement; participatory action research Abstrak Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan aktif orang tua dalam mendukung pendidikan inklusi di SDN 4 Palangka Raya. Kegiatan ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan: knowing, understanding, planning, acting, reflecting, dan evaluating. Kegiatan melibatkan guru, orang tua, dan guru pendamping melalui forum edukasi kolaboratif serta pendampingan intensif. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian ini menyatakan bahwa sebelum pelaksanaan dan implementasi model pendampingan orang tua berbasis kolaborasi, aspek pemahaman dan keterlibatan orang tua dalam pendidikan inklusi hanya 32%. Namun setelah pelaksanaan dan pendampingan, aspek pemahaman dan keterlibitan orang tua dalam pendidikan inklusi menjadi 80%. Artinya terjadi peningkatan sebesar 48 poin persentase. Dengan demikian, program pengabdian ini berhasil meningkatkan tingkat pemahaman dan keterlibatan aktif orang tua dalam pendidikan inklusi di SDN 4 Palangka Raya. Program ini juga menghasilkan model pendampingan yang dapat direplikasi sebagai strategi penguatan komunitas sekolah dalam mewujudkan lingkungan belajar yang inklusif. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan kontribusi nyata bagi penguatan praktik pendidikan inklusi di sekolah dasar melalui pendekatan kolaboratif dan partisipatif. Kata kunci: anak berkebutuhan khusus; kolaborasi sekolah-keluarga; model pendampingan; participatory action research; pendidikan inklusi
Integrasi Etika Kristen dan Literasi Digital dalam Penyuluhan Remaja: Refleksi Pengabdian kepada Masyarakat di SMTK Mardhi Wacana Alor Kurniawati Aseleo; Merling Messakh; Eko Paulus A Kale; Gidion Padamani; Fera Dekabesi
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1: March 2026
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/yshecm79

Abstract

Social media has become an important part of adolescents' lives, but its use also presents various ethical challenges and psychosocial risks, such as cyberbullying, digital addiction, and compromised psychological well-being. Adolescents, who are in a critical stage of identity and moral formation, require appropriate guidance in navigating the complexities of digital spaces. This Community Service (PKM) activity, conducted at SMTK Mardhi Wacana Alor, aims to enhance students' understanding of Christian ethics and the impact of social media, as well as to cultivate critical and values-driven digital literacy. The method used is interactive education through lectures, discussions, case studies, simulated ethical decision-making in social media contexts, and guided collective reflection. The activity was conducted from September 29 to October 3, 2025, involving 30 students as the primary participants. The evaluation results showed that the PKM activity received an excellent rating, with high scores in material comprehension, relevance, and the perceived benefits of applying Christian ethics to social media use. This counseling demonstrated promising effectiveness in fostering students' critical awareness of the impact of social media and strengthening their moral and spiritual responsibility in digital practices. This activity affirms the potential of integrating Christian ethics and digital literacy as a strategic approach to adolescent character formation in the digital era.  Keywords: christian ethics; digital literacy; social media; OTAK model; teenagers and digital characters Abstrak Media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan remaja, namun penggunaannya juga menghadirkan berbagai tantangan etis dan risiko psikososial, seperti cyberbullying, kecanduan digital, dan gangguan kesejahteraan psikologis. Remaja berada pada fase krusial pembentukan identitas dan nilai moral, sehingga membutuhkan pendampingan yang tepat dalam menghadapi kompleksitas ruang digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMTK Mardhi Wacana Alor mengenai etika Kristen dan dampak media sosial, serta menumbuhkan literasi digital yang kritis dan berkarakter. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan edukasi interaktif melalui ceramah, diskusi, studi kasus, simulasi pengambilan keputusan etis dalam bermedia sosial, serta refleksi kolektif terbimbing. Kegiatan dilaksanakan pada 29 September - 03 Oktober 2025 dengan melibatkan 30 siswa sebagai peserta utama. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan PKM memperoleh penilaian sangat baik, dengan skor tinggi pada aspek pemahaman materi, relevansi, dan manfaat penerapan etika Kristen dalam praktik bermedia sosial. Penyuluhan ini menunjukkan efektivitas yang menjanjikan dalam menumbuhkan kesadaran kritis siswa terhadap dampak media sosial serta memperkuat tanggung jawab moral dan spiritual dalam praktik digital. Kegiatan ini meneguhkan potensi integrasi etika Kristen dan literasi digital sebagai pendekatan strategis dalam pembinaan karakter remaja di era digital. Kata Kunci: etika kristen; literasi digital; media sosial; model OTAK; remaja dan karakter digital
Penerjemahan Alkitab Berbasis Church-Centric Bible Translation sebagai Model Pengabdian kepada Masyarakat pada Komunitas Suku Laut Fredy Simanjuntak; Russ Perry; Matius Lim; Timotius Mangiring Tua Togatorop; Daniel Robert Tangkere
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1: March 2026
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/fecyvr44

Abstract

This community service program examines the process of Bible translation into the Seaman language, hereafter referred to as Seaman, using a church-centric Bible translation approach that places the local church and community as active participants in the translation process. The Seaman community is a coastal group facing serious challenges, including the endangerment of their mother tongue, low literacy levels, and the marginalization of cultural and religious identities. This program was implemented through collaboration between a theological institution, a Bible translation foundation, a local church, and Seaman families who still possess competence in the indigenous language. The method employed a participatory and contextual approach, involving intergenerational speakers as well as ongoing spiritual and community accompaniment. The results indicate that Bible translation functions not only as a means of Christian faith proclamation but also as a medium for language preservation, strengthening community identity, and empowering the local church in contextual mission. Furthermore, the process created spaces for interfaith dialogue within families and the wider community. This program demonstrates that Church-centric Bible translation can serve as a holistic, transformative, and relevant model of community service for indigenous and minority language communities. Keywords: bible translation, church-centric bible translation, community empowerment, community service, seaman community Abstrak Program pengabdian masyarakat ini mengkaji proses penerjemahan Alkitab ke dalam bahasa Seaman, selanjutnya disebut "Seaman," dengan menggunakan pendekatan penerjemahan Alkitab yang berpusat pada gereja, yang menempatkan gereja lokal dan komunitas sebagai peserta aktif dalam proses penerjemahan. Komunitas Seaman adalah kelompok pesisir yang menghadapi tantangan serius, meliputi terancamnya bahasa ibu mereka, rendahnya tingkat literasi, serta terpinggirkannya identitas budaya dan keagamaan. Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara lembaga teologi, yayasan penerjemahan Alkitab, gereja lokal, dan keluarga-keluarga Seaman yang masih memiliki kompetensi dalam bahasa asli tersebut. Metode yang digunakan menerapkan pendekatan partisipatif dan kontekstual, dengan melibatkan penutur antargenerasi serta pendampingan spiritual dan komunitas yang berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerjemahan Alkitab tidak hanya berfungsi sebagai sarana proklamasi iman Kristen, tetapi juga sebagai media pelestarian bahasa, penguatan identitas komunitas, dan pemberdayaan gereja lokal dalam misi kontekstual. Lebih lanjut, proses ini menciptakan ruang dialog antaragama dalam keluarga dan komunitas yang lebih luas. Program ini membuktikan bahwa penerjemahan Alkitab yang berpusat pada gereja dapat menjadi model pengabdian masyarakat yang holistik, transformatif, dan relevan bagi komunitas bahasa asli dan bahasa minoritas. Kata Kunci: penerjemahan Alkitab; penerjemahan Alkitab berpusat gereja; pemberdayaan komunitas; pengabdian masyarakat; komunitas Seaman
Implementasi Musik dalam Misi Lintas Budaya pada Program Pengabdian Masyarakat STT Kristus Alfa Omega di Daegu, Busan, dan Jinju Korea Selatan Yunatan Krisno Utomo; Gregorius Suwito; Rini Adiyati; Ricky Nelson
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1: March 2026
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/6r6q9286

Abstract

Globalization has intensified cross-cultural interactions, demanding contextual and adaptive mission approaches that transcend conventional methods. This community service (PkM) study examines the role of music as a cross-cultural mission medium in STT Kristus Alfa Omega's community service activities across Daegu, Busan, and Jinju, South Korea. Employing a descriptive qualitative approach, data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation analysis. Findings reveal that music significantly enhanced participant engagement, fostered more inclusive cross-cultural interactions, and generated positive emotional and social responses toward the Gospel message. The adaptation of local musical elements combined with bilingual performance strategies strengthened community acceptance and deepened relational trust across cultural boundaries. Furthermore, music functioned not merely as a communicative medium, but as a strategic missiological instrument for building intercultural relationships, increasing community participation, and facilitating the internalization of spiritual values. These findings affirm that a contextual, music-based community service model holds substantial potential for replication across diverse multicultural contexts, contributing meaningfully to the development of contextual missiology in East Asia. Keywords: cross-cultural mission; contextual missiology; music as mission medium; community engagement; intercultural spirituality Abstrak Globalisasi telah mengintensifkan interaksi lintas budaya, menuntut pendekatan misi yang kontekstual dan adaptif melampaui metode konvensional. Studi Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini mengkaji peran musik sebagai media misi lintas budaya dalam kegiatan pengabdian masyarakat STT Kristus Alfa Omega di Daegu, Busan, dan Jinju, Korea Selatan. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa musik secara signifikan meningkatkan keterlibatan partisipan, memfasilitasi interaksi lintas budaya yang lebih inklusif, serta menghasilkan respons emosional dan sosial yang positif terhadap pesan Injil. Adaptasi elemen musik lokal yang dipadukan dengan strategi pertunjukan bilingual memperkuat penerimaan komunitas dan mempererat kepercayaan relasional lintas budaya. Lebih jauh, musik berfungsi bukan sekadar sebagai medium komunikatif, melainkan sebagai instrumen missiologis strategis dalam membangun relasi interkultural, meningkatkan partisipasi komunitas, dan memfasilitasi internalisasi nilai-nilai spiritual. Temuan ini menegaskan bahwa model PkM berbasis musik yang kontekstual memiliki potensi signifikan untuk direplikasi dalam berbagai konteks multikultural, berkontribusi pada pengembangan misiologi kontekstual di Asia Timur. Kata kunci: misi lintas budaya; misiologi kontekstual; musik sebagai media misi; keterlibatan komunitas; spiritualitas interkultural
Implementasi Model Seminar Kontekstual untuk Penguatan Identitas Kristiani Mahasiswa di Institut Teknologi Batam (ITEBA) Agiana Her Visnhu Ditakristi; Joni Manumpak Parulian Gultom; Vicky BGD Paat; Lucky Sariowan
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1: March 2026
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/c4mhg089

Abstract

This Community Service (PkM) activity aims to strengthen the Christian identity of students at the Batam Institute of Technology (ITEBA) through a contextual seminar model based on an understanding of Christology and Soteriology. The background to this activity is the challenges of the digital era and globalization that influence the formation of Christian student identity, especially in the technology college environment. Therefore, this PkM activity is considered important by the Doctoral Study Program of STT REAL Batam. The goal is for Christian students to maintain a correct understanding of the foundations of Christology and Soteriology. The method used is a participatory contextual seminar with an educational-transformational approach, involving 40 Christian students at ITEBA. The implementation stages include needs analysis, module development, three seminar sessions, and evaluation through pre-tests, post-tests, spiritual motivation questionnaires, and qualitative reflections. The results of the activity showed a significant increase in participants' theological understanding based on a comparison of pre-test and post-test scores. In addition, participant reflections indicated an increased integrative awareness between faith and academic life and a commitment to living out Christian identity in the context of technology and social service. Therefore, this contextual seminar model has proven effective as a strategy for fostering Christian identity in students at technology universities and has the potential to be replicated in similar contexts. This activity recommends that ITEBA integrate contextual faith development into its ongoing student character development program. Keywords: Christian identity; christology; soteriology; contextual seminar; technology college Abstrak Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memperkuat identitas Kristiani mahasiswa Institut Teknologi Batam (ITEBA) melalui model seminar kontekstual berbasis pemahaman Kristologi dan Soteriologi. Latar belakang kegiatan ini adalah tantangan era digital dan globalisasi yang memengaruhi pembentukan identitas mahasiswa Kristen, khususnya di lingkungan perguruan tinggi teknologi. Oleh karena itu  kegiatan PkM ini dipandang penting oleh Program Studi Doktor STT REAL Batam. Tujuannya agar  mahasiswa Kristen tetap memahami dasar Kristologi dan Soteriologi dengan benar. Metode yang digunakan adalah seminar kontekstual partisipatif dengan pendekatan edukatif–transformasional, melibatkan 40 mahasiswa Kristen ITEBA. Tahapan pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, penyusunan modul, pelaksanaan tiga sesi seminar, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, angket motivasi spiritual, dan refleksi kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman teologis peserta secara signifikan berdasarkan perbandingan skor pre-test dan post-test. Selain itu, refleksi peserta mengindikasikan meningkatnya kesadaran integratif antara iman dan kehidupan akademik serta komitmen untuk menghidupi identitas Kristen dalam konteks teknologi dan pelayanan sosial. Oleh karenanya model seminar kontekstual ini terbukti efektif sebagai strategi pembinaan identitas Kristiani mahasiswa di perguruan tinggi teknologi dan berpotensi direplikasi dalam konteks serupa. Kegiatan ini merekomendasikan agar ITEBA mengintegrasikan pembinaan iman kontekstual dalam program pengembangan karakter mahasiswa secara berkelanjutan. Kata kunci: identitas Kristiani; kristologi; perguruan tinggi teknologi; seminar kontekstual; soteriologi

Page 1 of 1 | Total Record : 5