cover
Contact Name
Yunita Djamalu
Contact Email
naurainezia23@gmail.com
Phone
+6281241901387
Journal Mail Official
naurainezia23@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sam Ratulangi, Kel. Limba U1, Kec. Kota Selatan Kota Gorontalo
Location
Kab. bone bolango,
Gorontalo
INDONESIA
Journal of Architecture and Urbanism
ISSN : 30313007     EISSN : 30317266     DOI : 10.62299
Core Subject :
Journal of Architecture and Urbanism accepts research articles in science and technology. This journal is a forum for expressing new ideas and a forum for scientific presentations to understand better the problems and concerns of science and technology in the field of architecture, including writings about individual architects, theoretical texts, design theory, architectural culture (vernacular), sustainability, technology, everyday buildings, pedagogy, visual culture, artistic practice, urbanism, urban design, and city planning.
Arjuna Subject : -
Articles 24 Documents
PERANCANGAN RESORT DI WISATA PANTAI KURENAI DENGAN KONSEP ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR Nurfita Ndeki; M Fauzhan Algiffari; Frans Mitran Ajami; Abd. Rasid Salim
Journal of Architecture and Urbanism Vol. 3 No. 1 (2025): JAU: Journal of Architecture and Urbanism
Publisher : Program Studi Arsitektur - Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki potensi wisata alam yang sangat besar, salah satunya terletak di Provinsi Gorontalo yang dikenal akan keindahan alamnya yang masih asri dan beragam. Pantai Kurenai di Kabupaten Bone Bolango merupakan salah satu destinasi unggulan dengan karakteristik alam tropis dan pesisir yang memikat. Namun, keterbatasan fasilitas akomodasi menjadi salah satu kendala dalam pengembangan kawasan ini sebagai tujuan wisata berskala nasional. Penelitian ini bertujuan untuk merancang resort di kawasan wisata Pantai Kurenai dengan pendekatan arsitektur Neo Vernakular, yang mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal Gorontalo dengan kebutuhan fungsional modern. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang melibatkan observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur guna memperoleh data primer dan sekunder terkait tapak, budaya lokal, serta kebutuhan wisatawan. Selain itu, dilakukan analisis mendalam terhadap aspek tapak, ruang, bentuk, struktur, dan utilitas untuk mendukung proses perancangan. Hasil dari penelitian ini adalah rancangan resort yang tidak hanya memenuhi fungsi akomodasi, namun juga mampu meningkatkan daya tarik wisata, memberdayakan masyarakat lokal, serta memperkuat identitas budaya melalui pendekatan arsitektur yang kontekstual dan berkelanjutan. Penerapan arsitektur Neo Vernakular dalam desain resort ini menghasilkan sebuah solusi arsitektural yang adaptif terhadap lingkungan alam dan sosial, serta berpotensi memberikan dampak ekonomi, sosial, dan budaya yang signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan kawasan wisata berbasis kearifan lokal di Indonesia serta memberikan masukan bagi perencanaan destinasi wisata berkelanjutan di daerah lainnya.
PERANCANGAN KAWASAN ISLAMIC CENTER DENGAN KONSEP ARSITEKTUR EKOLOGI DI KECAMATAN WONOSARI Ajwar Agustian Rivai; M Fauzhan Algiffari; Abd. Rasyid Salim
Journal of Architecture and Urbanism Vol. 2 No. 2 (2024): JAU: Journal of Architecture and Urbanism
Publisher : Program Studi Arsitektur - Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki kekayaan budaya, agama, dan etnis yang sangat beragam. Salah satu sektor yang berkembang pesat adalah pariwisata, termasuk wisata religi yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Di tengah kemajuan zaman, terjadi penurunan pemahaman keagamaan di kalangan generasi muda Muslim, yang tidak diimbangi dengan tersedianya fasilitas keagamaan yang memadai di beberapa wilayah. Islamic Center sebagai pusat kegiatan keislaman dapat menjadi solusi untuk memperkuat identitas dan pemahaman keagamaan umat Islam, khususnya di wilayah mayoritas Muslim seperti Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kawasan Islamic Center dengan pendekatan Arsitektur Ekologi yang mampu mengakomodasi kegiatan keagamaan, sosial, pendidikan, dan budaya secara berkelanjutan serta selaras dengan lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil perancangan menunjukkan bahwa kawasan Islamic Center dirancang dengan zonasi terpadu, pemanfaatan energi alami, pengelolaan air hujan, serta ruang terbuka hijau yang mendukung kegiatan spiritual dan sosial masyarakat. Pendekatan Arsitektur Ekologi diterapkan untuk menciptakan lingkungan binaan yang ramah lingkungan dan berakar pada nilai-nilai Islam serta kearifan lokal.
PERANCANGAN KAWASAN WISATA SUNGAI BOTU MOTOLI’OLUWO DESA LONGALO KABUPATEN BONE BOLANGO DENGAN KONSEP ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR Ulan Sami; Beby Sintia Dewi Banteng; Marwan Bakari Suleman; Ria Selfiyani Bahrun
Journal of Architecture and Urbanism Vol. 3 No. 1 (2025): JAU: Journal of Architecture and Urbanism
Publisher : Program Studi Arsitektur - Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki potensi alam dan budaya yang sangat kaya, termasuk potensi wisata sungai yang belum tergarap secara optimal. Salah satunya adalah kawasan Sungai Botu Motoli’oluwo yang terletak di Desa Longalo, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Kawasan ini memiliki keindahan alam yang menonjol namun masih minim fasilitas penunjang wisata yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kawasan wisata sungai dengan menerapkan konsep arsitektur neo-vernakular yang selaras dengan budaya lokal dan kebutuhan modern. Konsep ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan fasilitas umum yang kurang memadai, pengelolaan kawasan yang belum optimal, serta rendahnya nilai keberlanjutan dan mitigasi lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara, dan studi dokumentasi, serta didukung oleh analisis tapak mencakup aspek topografi, klimatologi, vegetasi, sirkulasi, view dan sosial budaya lokal. Hasil dari penelitian ini menghasilkan rancangan kawasan wisata sungai yang mengedepankan prinsip-prinsip keberlanjutan, identitas lokal, dan kenyamanan wisatawan, serta integrasi antara desain tradisional Gorontalo seperti Rumah Adat Dulohupa dan motif Karawo, dengan pendekatan arsitektur modern. Perancangan ini diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi lokal sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya dan lingkungan.
PERANCANGAN KAWASAN PERUMAHAN DI KELURAHAN HELEDULAA KOTA GORONTALO DENGAN KONSEP ARSITEKTUR HIJAU Pidjal tina; Lydia Surijani Tatura; Frans Mitran Ajami
Journal of Architecture and Urbanism Vol. 3 No. 1 (2025): JAU: Journal of Architecture and Urbanism
Publisher : Program Studi Arsitektur - Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk di Indonesia, termasuk di Kota Gorontalo, berdampak signifikan terhadap peningkatan kebutuhan hunian dan tekanan terhadap lingkungan. Kelurahan Heledulaa, sebagai bagian dari Kecamatan Kota Timur, merupakan wilayah yang strategis untuk pengembangan kawasan perumahan, namun menghadapi tantangan lingkungan seperti minimnya pengelolaan sampah dan sistem drainase yang kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kawasan perumahan berbasis konsep arsitektur hijau yang tidak hanya memenuhi kebutuhan tempat tinggal, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui observasi lapangan dan studi literatur. Hasil perancangan menunjukkan bahwa pemilihan tapak memiliki potensi yang mendukung penerapan prinsip arsitektur hijau, seperti penggunaan ventilasi alami, pengelolaan air hujan, dan pemanfaatan material lokal. Desain kawasan perumahan yang dihasilkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus meminimalkan dampak lingkungan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah dan pengembang dalam menciptakan kawasan hunian yang layak, sehat, dan berkelanjutan.

Page 3 of 3 | Total Record : 24