cover
Contact Name
Al Munawir
Contact Email
almunawir@utu.ac.id
Phone
+6281360217483
Journal Mail Official
teknodimas@utu.ac.id
Editorial Address
Jl. Alue Peunyareng, Ujong Tanoh Darat, Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Aceh 23681, Indonesia
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Teknodimas: Teknologi Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Teuku Umar
ISSN : -     EISSN : 30472733     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Teknologi Pengabdian Masyarakat, dibaca TEKNODIMAS adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar. Jurnal ini merupakan jurnal yang mencakup isu-isu hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini sebagai media penyebarluasan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Rincian cakupan artikel yang diterima untuk diserahkan ke TEKNODIMAS mencakup Teknologi Terapan, Desain dan Pengembangan Produk, Technopreneur, Aplikasi Teknologi, dan Teknologi Pendidikan, Teknologi Informasi, perikanan kelautan, kesehatan dan Sistem Informasi.
Arjuna Subject : -
Articles 63 Documents
Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (Basic Life Support) Pada Masyarakat di Desa Wisata Iboih Isfanda Isfanda; Andri -; Sanusi -; Galih Ramadhan Sifa; Fitrah Rizqi Qaidi Papilaya
-
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/tpm.v1i1.8671

Abstract

Mengajarkan keterampilan praktis adalah bagian penting dari pelatihan medis. Pelatihan keterampilan Basic Life Support (BLS), penting untuk membangunkan pasien yang hilang kesadaran saat terjadinya bencana. Kegiatan pelatihan bantuan hidup dasar (Basic Life Support (BLS) dilakukan di desa wisata iboih kota sabang ditujukan untuk pelaku usaha wisata bahari dan nelayan tradisional, harapannya dapat meningkatkan kemampuan cara melakukan pertolongan pertama korban hilang kesadaran akibat kecelakaan kerja. Pelatihan bantuan hidup dasar didemokan dengan melakukan praktik secara praktis agar masyarakat mudah memahami cara melaksanakannya. Keterampilan peserta di evaluasi dengan mengguanakan checklist BLS. Hasil kegiatan ini sangat memuaskan dan sesuai target, karena terlihat para peserta sangat antusias dan mampu mengikuti tahap-tahap melakukan bantuan hidup dasar (BLS). Hasilnnya 63% dengan nilai evaluasi baik, 30% sedang, dan 7% rendah. Bantuan Hidup Dasar perlu dilakukan secara berkala untuk mengasah kemampuan masyarakat secara praktis. Pengabdian masyarakat dan pelatihan bantuan hidup dasar memberikan dampak positif, yaitu meningkatkan kemampuan masyarakat Desa Iboih dalam memberikan dukungan sebelum pasien dengan masalah yang mengancam jiwa mendapatkan perawatan medis yang lebih komprehensif.
Pengaruh Edukasi Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Upaya Pencegahan Stunting Bayi dan Balita M. Rio; M. Al Farel; Putri Larasati; Rahma Aliffia Nasution; Maya Lestari; Novita Sari; Meidia Refiyanni
-
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/tpm.v2i1.9144

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang kompleks, dipengaruhi oleh kondisi kesehatan ibu atau calon ibu, masa janin, dan masa bayi atau balita, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Seperti halnya masalah gizi lainnya, stunting tidak hanya terkait dengan kesehatan fisik, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain secara tidak langsung. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk menyampaikan informasi kepada wanita usia subur, ibu hamil, dan ibu balita tentang cara mencegah stunting pada anak balita mulai dari masa kehamilan hingga masuk usia balita. Hasil penyuluhan menunjukkan partisipasi aktif dari peserta, dengan sesi tanya jawab yang berlangsung lama antara tim pengabdian dan peserta, serta jawaban yang memuaskan dari peserta pada sesi umpan balik pertanyaan. Dari program ini, pengetahuan peserta mengalami peningkatan yang signifikan. Perhatian khusus diperlukan pada balita stunting usia 1-3 tahun dalam pengendalian gizi, terutama untuk memantau perkembangan motoriknya. Hal ini karena zat gizi memiliki peran penting dalam perkembangan motorik pada dua tahun pertama kehidupan.
Produksi Mini Factory USK Inkubator untuk Membantu Bayi Prematur di Banda Aceh dan Aceh Besar Ratna Sary; Zulfan Zulfan; Irwansyah Irwansyah; Sarwo Edhy Sofyan; Thaib R
-
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/tpm.v2i1.9593

Abstract

Mini Factory Incubator JTMI USK telah berhasil memproduksi incubator bayi portable untuk masyarakat di Banda Aceh dan Aceh Besar melalui Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Produk atas pembiayaan dari Dana Penelitian dan Pengabdian (PNBP) Universitas Syiah Kuala Tahun Anggaran 2022 dengan mitra Puskesmas Kopelma Darussalam. Ini merupakan kali kedua Mini Factory Incubator JTMI USK memproduksi Inkubator Bayi Portabel dimana yang sebelumnya mini factory inkubator USK telah pernah memproduksi inkubator bayi prematur portabel bermitra dengan BFLF Indonesia. Pada pembuatan inkubator kali kedua ini sudah dilakukan beberapa Innovasi untuk meningkatkan efisiensi dan performa dari inkubator bayi portabel ini. Innovasi untuk peningkatan efisiensi dan performa dari inkubator ini dilakukaan oleh para mahasiswa tahap akhir demi memenuhi salah satu syarat untuk bisa menyandang gelar sarjana. Selain memproduksi Inkubator Bayi Prematur Portabel dan menyerahkan ke Puskesmas Kopelma Darussalam, Tim Mini Factory Incubator JTMI USK juga ikut membantu dalam peminjaman inkubator bayi prematur bagi keluarga pra-sejahtera di dalam wilayah Aceh umumnya dan khususnya untuk wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN): Pemanfaatan Pucuk Nipah Sebagai Upaya Penguatan Ekonomi Lokal dan Sosial di Kecamatan Singkil Danil -,; Fatana Zahra; Zhuqia Nanda; Siti Ulfa; Asintaria Jelita; Ana Rusliana; Kal sum; Rian Safitra; Puput Arisna; Ilham Juliwardi; Abdiel Khaleil Akmal; Jumelia Ardika
-
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/tpm.v2i2.10346

Abstract

Pucuk nipah merupakan salah satu komoditas mata pencaharian di Desa Suka Makmur, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh. Masyarakat Suka makmur mengolah pucuk nipah menjadi berbagai produk bernilai jual, diantaranya rokok pucuk nipah, sapu lidi, keranjang anyaman, dan lain-lain. Namun, setelah tsunami, tanah kampung mengalami penurunan sekitar 1 meter, sehingga mengubah lahan subur menjadi rawa yang sulit untuk ditanami termasuk tanaman nipah. Pemanfaatan pucuk nipah sebagai bahan baku produk lokal seperti rokok lintingan tradisional, yang berasal dari kekayaan alam pesisir pantai berpotensi besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Pengabdian ini bertujuan mengkaji pemanfaatan pucuk nipah dalam rangka memperkuat ekonomi dan sosial di Kecamatan Singkil, serta mendorong terciptanya lapangan kerja baru serta mengurangi ketergantungan pada bahan baku dari luar daerah. Program ini dijalankan oleh tim yang terdiri dari delapan mahasiswa dengan arahan dari satu dosen pembimbing dalam bentuk pendampingan pemanfaatan pucuk nipah agar memiliki nilai jual tinggi. Dari hasil pengamatan diketahui bahwa penggunaan sumber daya lokal ikut mendukung pelestarian lingkungan dan memperkuat ekonomi masyarakat pesisir, berikut aspek sosial yang dirasakan berupa pemanfaatan pucuk nipah ikut berkontribusi memperkuat solidaritas antar warga dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga sumber daya alam untuk masa depan.
Sosialisasi Penggunaan E-Commerce untuk Pemasaran Kompos Gampong Gajah Ayee Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie Cut Mutia; Hayatun Maghfirah; Abdurrahman Ridho; Isyatur Raziah; Ana Elvia Jakfar; Andriani Putri; Cukri Rahmi Niani; Nica Astrianda; Inseun Yuri Selena
-
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/tpm.v2i2.10527

Abstract

Era digital saat ini, pemanfaatan platform e-commerce membuka peluang besar bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar mereka tanpa dibatasi oleh geografi. Namun, banyak pelaku usaha di pedesaan, termasuk di Gampong Gajah Ayee, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, belum sepenuhnya memanfaatkan teknologi ini untuk pemasaran produk kompos yang mereka hasilkan. Produk kompos di Gampong Gajah Ayee memiliki potensi besar, terutama mengingat meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya produk ramah lingkungan. Kompos yang diproduksi oleh warga setempat merupakan sumber daya yang bernilai tinggi dalam mendukung pertanian organik dan keberlanjutan lingkungan. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan pengetahuan masyarakat terkait strategi pemasaran modern, terutama dalam memanfaatkan e-commerce sebagai alat untuk memperluas jangkauan pasar. Kendala lain yang dihadapi oleh masyarakat Gampong Gajah Ayee adalah kurangnya akses terhadap pelatihan dan informasi terkait teknologi pemasaran digital. Meskipun infrastruktur internet di daerah ini semakin berkembang, pemahaman masyarakat mengenai cara memanfaatkan teknologi tersebut masih minim. Hal ini menyebabkan produk kompos yang dihasilkan sulit bersaing di pasar yang lebih luas, karena pemasaran masih dilakukan secara tradisional dan hanya terbatas pada konsumen lokal. Oleh karena itu, sosialisasi dan pelatihan mengenai penggunaan e-commerce menjadi kebutuhan mendesak untuk mendukung pengembangan usaha masyarakat, terutama dalam memasarkan produk kompos secara lebih efektif dan efisien. Melalui pengabdian masyarakat ini, diharapkan dapat tercipta kesadaran dan kemampuan bagi pelaku usaha kompos di Gampong Gajah Ayee untuk memanfaatkan e-commerce dalam upaya meningkatkan pendapatan dan memperluas pangsa pasar mereka.
Sosialisasi Nilai Tambah Singkong di Desa Keras Dewiani Dewiani; Mayasari Yustiza Hutabarat; Marwan Marwan; Desi Miranda; Sri Rahmadani Br Solin; Teuku Muzamil; Zuriansyah Zuriansyah; Fantashir Awwal Fuqara; Abdiel Khaleil Akmal; Iing Pamungkas; Jumelia Ardika; Zulia Ananda
-
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/tpm.v2i2.10773

Abstract

Aceh Singkil salah satu kabupaten di Provinsi Aceh yang memiliki potensi di sektor pertanian terutama perkebunan kelapa sawit. Selain kelapa sawit masyarakat Aceh Singkil juga memiliki lahan yang kerap digunakan untuk menaman umbi-umbian seperti singkong untuk menambah pendapatan. Potensi singkong yang berlimpah membuat harga jual menurun dipasaran. Untuk meningkatkan nilai jual dari potensi singkong yang berlimpah ini harus dilakukan inovasi guna meningkatkan harga jual dan nilai tambah singkong. Mengolah singkong menjadi kripik singkong dengan varian rasa coklat tentu akan menambah daya tarik konsumen terhadap kripik singkong. Metode yang digunakan pada pengabdian ini bersadarkan hasil observasi langsung yang dilakukan di Desa Keras melalui kegiatan KKN. Mahasiswa yang melakukan KKN di desa Keras Aceh Singkil melakukan inovasi pengolahan singkong menjadi kripik singkong dengan varian rasa coklat untuk meningkatkan nilai tambah pada singkong. Selain itu, mahasiswa juga mengajarkan strategi pemasaran dan branding yang menarik. Pemasaran dilakukan dengan memanfaatkan media sosial sebagai strategi penjualan. Melalui media sosial akan membuat produk kripik singkong lebih dikenal dan para konsumen lebih tertarik untuk membeli kripik singkong. Kegiatan pengelolaan kripik singkong menjadi olahan makanan tentunya akan menjadi usaha kecil menengah yang menghasilkan nilai tambah ekonomi. Adanya UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menegah) di Desa Keras ikut meningkatkan pertumbuhan sektor ekonomi kerakyatan. Mahasiswa KKN sangat mengharapkan trombosan ini akan dilanjutkan oleh masyarakat di Desa Keras.
Pembuatan Ecobrick dari Sampah Plastik di Desa Bulu Sema Kecamatan Suro Makmur Kabupaten Aceh Singkil Susi Nasution; Oktavia Oktavia; Maya Deci Shafira; Nur Aisyah; Febra Misdar Andrian; Aan Wijaya; Masykur Masykur; Farid Jayadi; Syahrul Fathi
-
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/tpm.v2i2.10791

Abstract

Pembuatan Ecobrick dari sampah plastik bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya di Desa Bulu Sema, sebagai suatu langkah untuk peduli terhadap lingkungan guna terciptanya lingkungan bersih dan sehat. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat Desa Bulu Sema untuk mengatasi masalah sampah plastik dan menjadikannya sebagai peluang ekonomi. Selain itu, tujuan dari kegiatan ini juga mencakup pengurangan sampah yang sulit diolah kembali serta mengurangi jumlah sampah yang ada dengan cara membatasi pembuangan limbah ke sungai, yang berkontribusi pada masalah banjir di wilayah tersebut. Masyarakat diharapkan dapat mengubah sampah yang ada menjadi produk kerajinan yang dapat memberikan pendapatan tambahan dengan cara mengolahnya menjadi Ecobrick. Aktivitas ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada warga agar lebih peduli dan memanfaatkan limbah yang ada. Pelaksanaan metode pengelolaan plastik dengan Ecobrick melalui beberapa tahap, mulai dari wawancara, proses pembuatan, hingga tahap akhir. Berdasarkan pengamatan, program pengelolaan limbah sangat bermanfaat bagi warga Desa Bulu Sema untuk mengurangi sampah. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa masyarakat kini sudah dapat membuat bangku dari bahan ecobrick.
Mengoptimalkan Potensi Sumber Daya Lokal Berbasis Pelatihan Kewirausahaan Demi Meningkatkan Ketahanan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Desa Sikoran Indah Suciati; Aisha Riwanda; Ema Ema; Yusmaniar Yusmaniar; Fitri Fitri; Andi Andrian; Muhammad Rahmat Hidayat
-
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/tpm.v3i1.10726

Abstract

Kabupaten Aceh Singkil menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan potensi sumber daya lokal di desa, khususnya Desa Sikoran. Permasalahan yang terjadi adalah kurangnya kreativitas dan pemahaman terkait pengembangan bentuk kemasan dan perluasan segmen pasar. Artikel ini membahas kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dalam pengolahan stik kentang, mengoptimalkan desain dan fungsi kemasan produk Nditak, serta mengembangkan strategi pemasaran pada level lokal. Metode pemecahan masalah melibatkan pendekatan, sosialisasi dan pelatihan. Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dengan meningkatkan nilai tambah produk usaha serta menciptakan peluang ekonomi. Program pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Sikoran dalam mengembangkan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) skala mikro. Masyarakat mampu memproduksi stik kentang dengan kualitas yang lebih baik serta meningkatkan mutu kemasan produk. Melalui pendekatan partisipatif dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), program ini berpotensi memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan dalam upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara kolaboratif dan terstruktur. 
Peningkatan Karakter dan Kebudayaan di Desa Pangkalan Sulampi Defrian Marta; Nurul Fajria; Agil Riskianda; Rahmad Afrizal; Wahyuniati Wahyuniati; Janatun Janatun; Nurafiaton Nurafiaton; Masykur Masykur; Julia Rizki
-
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/tpm.v3i1.10792

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata Reguler (KKN-R) merupakan bentuk pengabdian masyarakat oleh mahasiswa sebagai pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan ini adalah Desa Pangkalan Sulampi, Kecamatan Suro Makmur, Kabupaten Aceh Singkil, yang dikenal sebagai desa tertua di wilayah tersebut dengan sejarah panjang sejak masa penjajahan Belanda. Dalam era modern yang diwarnai oleh pesatnya perkembangan teknologi, media komunikasi memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi, memperkuat karakter masyarakat, serta melestarikan nilai-nilai budaya lokal. Melalui program KKN-R Universitas Teuku Umar (UTU), mahasiswa melaksanakan kegiatan “Pembuatan Papan Informasi Desa” sebagai media penyebaran informasi sejarah dan budaya kepada masyarakat. Kegiatan ini diawali dengan pendataan dan wawancara kepada masyarakat di tiga dusun, dilanjutkan dengan proses pengolahan informasi, perancangan media dalam bentuk poster atau baliho, serta pemasangan papan informasi di lokasi strategis desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa media komunikasi berbasis visual mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap identitas budaya lokal. Program ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam memperkuat ketahanan sosial desa melalui pendekatan komunikasi yang adaptif dan edukatif.
Membangun Ketahanan Pangan dan Sosial Berkelanjutan: Peran KKN Reguler di Gampong Tangkeh Aceh Barat Noval Al Farisi; Marlinda Marlinda; Lismarini Syafitri Siregar; Riska Jaya Hutasuhut; Resmi Makhfira; Meri Hamdani; Nur Farisi; Regina Puspita; David Becham Simanullang
-
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/tpm.v3i2.13283

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang menjadi bagian penting dari kurikulum perguruan tinggi di Indonesia. Program ini dilaksanakan di Gampong Tangkeh, Kecamatan Woyla Timur, Kabupaten Aceh Barat, dengan mengangkat tema “Pemberdayaan Masyarakat untuk Pembangunan Berkelanjutan”. Permasalahan utama yang ada ditengah masyarakat Gampong Tangkeh adalah ketergantungan pada komoditas sawit dan kurangnya pemanfaatan potensi lokal, khususnya lahan kosong yang dapat mendukung ketahanan pangan. Melalui pendekatan partisipatif, mahasiswa bersama masyarakat merancang dan melaksanakan berbagai program, antara lain pengelolaan lahan lestari, pelatihan keterampilan digital (Microsoft Word), pelatihan pembuatan tape dan tempe, edukasi stop bullying, serta pelatihan tari tradisional Ranup Lampuan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa partisipasi aktif warga tidak hanya meningkatkan keterampilan dan kesadaran masyarakat terhadap potensi lokal, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan semangat kebersamaan. Program KKN di Gampong Tangkeh menjadi pengalaman transformatif bagi mahasiswa sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat desa dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Filter by Year

2023 2026


Filter By Issues
All Issue