cover
Contact Name
Al Munawir
Contact Email
almunawir@utu.ac.id
Phone
+6281360217483
Journal Mail Official
teknodimas@utu.ac.id
Editorial Address
Jl. Alue Peunyareng, Ujong Tanoh Darat, Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Aceh 23681, Indonesia
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Teknodimas: Teknologi Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Teuku Umar
ISSN : -     EISSN : 30472733     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Teknologi Pengabdian Masyarakat, dibaca TEKNODIMAS adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar. Jurnal ini merupakan jurnal yang mencakup isu-isu hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini sebagai media penyebarluasan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Rincian cakupan artikel yang diterima untuk diserahkan ke TEKNODIMAS mencakup Teknologi Terapan, Desain dan Pengembangan Produk, Technopreneur, Aplikasi Teknologi, dan Teknologi Pendidikan, Teknologi Informasi, perikanan kelautan, kesehatan dan Sistem Informasi.
Arjuna Subject : -
Articles 63 Documents
Pemanfaatan Potensi Alam Lokal Desa Meloak Sepakat Meidia Refiyanni; Muhammad Isya; Lissa Opirina; Edi Mawardi; T. M. Azis Pandria; Zakia Zakia
-
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/tpm.v2i1.9166

Abstract

Program KKN Reguler XXI tahun 2024 di Desa Meloak Sepakat, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, yaitu pelatihan pembuatan minyak kemiri untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Sebelum pelatihan, dilakukan survei untuk memahami kondisi masyarakat dan potensi desa. Hasil survey menunjukkan bahwa masyarakat mengalami kesulitan dalam memasarkan hasil perkebunan, terutama biji kemiri. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah dan memasarkan produk dari biji kemiri. Tahapan pembuatan minyak kemiri meliputi pemilihan biji kemiri, pengupasan, penggorengan, penggilingan, pemerasan, penyaringan, dan penyimpanan. Peserta pelatihan diajarkan secara langsung setiap tahap proses pembuatan minyak kemiri sehingga mereka mendapatkan keterampilan praktis. Masyarakat sangat antusias mengikuti pelatihan ini karena memberikan mereka pengetahuan baru dan potensi pendapatan tambahan melalui produk minyak kemiri yang bernilai dan bermanfaat. Setelah pelatihan, masyarakat termotivasi untuk mengembangkan produk minyak kemiri sebagai usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan mereka. Pelaksanaan KKN Reguler XXI tahun 2024, membantu dalam mengembangkan inovasi baru dalam pengolahan, pemasaran, dan promosi hasil produksi desa. Dengan demikian, masyarakat diharapkan mampu berwirausaha secara lebih efektif dan meningkatkan pendapatan melalui produk minyak kemiri.
Inovasi Pengolahan dan Pemasaran Buah Nipah untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Kilangan Aceh Singkil Facri Aliansyah; Risky Maulana; Cut Zahara Syamila; Armawi Armawi; Novi Aulia; Asria Wati; Maulida Khairina; Nurhayati Nurhayati; Cut Nabilla Kesha
-
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/tpm.v2i2.10469

Abstract

Desa Kilangan, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, memiliki potensi alam yang besar, salah satunya pohon nipah. Pohon ini menjadi sumber penghasilan masyarakat, terutama dari pucuk dan buahnya. Pucuk nipah digunakan untuk bahan rokok, sedangkan buahnya diolah menjadi produk pangan seperti manisan dan sup. Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi pengolahan dan pemasaran buah nipah sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Kilangan, Aceh Singkil. Buah nipah yang selama ini kurang dimanfaatkan secara optimal memiliki potensi besar sebagai sumber pendapatan tambahan. Program inovasi ini bertujuan mengolah buah nipah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi serta membantu masyarakat, terutama ibu rumah tangga, untuk meningkatkan pendapatan. Pelatihan dilakukan dengan pendekatan partisipatif untuk mengajarkan teknik pengolahan dan strategi pemasaran. Pemasaran melalui media sosial memberikan peluang bagi UMKM di Desa Kilangan untuk memperluas pasar, baik di tingkat lokal maupun nasional. Pengabdian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Kilangan. Hasilnya menunjukkan bahwa produk olahan nipah ini berpotensi memperkuat ekonomi lokal jika dikelola dengan baik.
Pembuatan Keripik Singkong untuk Mengembangkan Produk UMKM pada Pemberdayaan Masyarakat Desa Kain Golong Aceh Singkil Risnadi Irawan; Safarul Rahman; Fajrurrahman Mataniari; Endang Purnama; Natasya Tanjung; Armi Armi; Titik Mutiara Sandi; Erlinda Sarni Sidim; Edi Mawardi; Zakir Husin
-
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/tpm.v2i2.10783

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui pengembangan UMKM keripik singkong di Desa Kain Golong, Aceh Singkil. Desa Kain Golong memiliki peluang besar dari pemberdayaan UMKM, terutama dari ketersediaan singkong yang berlimpah dan beragamnya budaya masyarakat. Melalui program pengabdian masyarakat, mahasiswa memberikan pelatihan kepada warga mengenai cara pembuatan keripik singkong dengan cara lebih modern dan efisien. Walaupun masih menggunakan peralatan tradisional, pelatihan ini berjaya meningkatkan mutu hasil produksi keripik singkong. Menurut hasil penelitian, peluang UMKM keripik singkong di Desa Kain Golong sangat menjanjikan. Namun, masih ada rintangan yang harus diatasi, seperti kekurangan peralatan dan teknologi pengolahan serta kurangnya luasnya jaringan pemasaran. Agar UMKM keripik singkong dapat berkembang dimasa datang, disarankan untuk mengambil langkah-langkah penyediaan peralatan produksi modern, inovasi produk, peningkatan pemasaran, pembentukan kelompok usaha, dan peningkatan kemampuan sumber daya manusia. Dengan bantuan dari berbagai pihak, diharapkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pembuatan keripik singkong di Desa Kain Golong bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya dalam mengoptimalkan potensi lokal serta meningkatkan kesejahteraan penduduk.
Pelatihan Pembuatan Produk Turunan Komoditi Singkong Desa Tuh Tuhan Kecamatan Simpang Kanan Kabupaten Aceh Singkil Marta Setiaman Berutu; Mustafa Kamal; Muhammad Fasrah Hadani; Yurdi Yurdi; Raisa Aisyanda; Nulsan Nulsan; Auliyah Ulpah; Naizah Naizah
-
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/tpm.v2i2.10754

Abstract

Desa Tuh Tuhan terletak di Kabupaten Aceh Singkil, dikenal sebagai desa yang sebagian besar warganya bekerja sebagai pekebun sawit. Memiliki potensi alam yang melimpah dengan tanah yang subur menjadikan desa ini layak ditanami berbagai tanaman. Salah satu jenis tanaman yaitu singkong yang tumbuh subur di desa ini, namun belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Sebagai upaya pemanfaatan singkong agar lebih optimal adalah dengan dilakukan sosialisasi dan pelatihan pembuatan keripik singkong sebagai bagian dari program kerja KKN Universitas Teuku Umar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi dan arahan kepada masyarakat guna memperkuat komitmen dalam menyukseskan pelatihan tersebut. Pelatihan ini meliputi pemberian materi dan praktik pengolahan singkong menjadi keripik, serta dilengkapi dengan monitoring dan evaluasi untuk menilai ketercapaian kegiatan. Kegiatan penyuluhan turut menjelaskan manfaat lain dari singkong serta tata cara pengolahannya. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan dampak yang signifikan, terlihat dari meningkatnya kreativitas, keterampilan, dan pengetahuan baru di kalangan ibu- ibu tim penggerak PKK dalam mengolah produk keripik singkong. Kegiatan ini mendapat sambutan yang positif dari masyarakat, terbukti dari keaktifan dan antusiasme peserta selama pelatihan berlangsung. Diharapkan adanya tindak lanjut dari pemerintah desa berupa pembinaan pemanfaatan tanaman singkong untuk menjadi lebih bervariasi.
Pelatihan Penanaman Sayur Kangkung dan Bayam di Desa Sri Kayu Afita Julia; Husnul Fatimah; Mauliza Mauliza; Nisa Aliya; Lepi Arlita; Ardiyan Syah; Darmili Darmili; Roni Arif Munandar
-
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/tpm.v3i1.10727

Abstract

Program pelatihan penanaman sayur kangkung dan bayam di Desa Srikayu bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam menanam sayuran dan memanfaatkan lahan yang kurang produktif guna memenuhi kebutuhan pangan serta mendukung perekonomian warga. Pelatihan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan berbasis hortikultura yang menyediakan pengetahuan serta praktik langsung terkait budidaya sayuran dengan metode yang ramah lingkungan. Pelatihan ini melibatkan masyarakat Desa Srikayu, terutama ibu rumah tangga dan pemuda, dalam berbagai tahap, mulai dari persiapan lahan, pemilihan bibit unggul, teknik penanaman, perawatan, hingga proses panen. Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan masyarakat dalam menanam sayuran secara mandiri, serta potensi peningkatan ketahanan pangan keluarga dan perekonomian desa melalui pemanfaatan hasil panen untuk kebutuhan sendiri dan penjualan. Program ini juga berdampak positif dengan dukungan dari pemerintah desa yang memberikan bibit dan pupuk secara gratis.
Pemanfaatan Avocado Dessert sebagai Makanan Tambahan pada Balita dalam Upaya Pencegahan Stunting di Desa Segene Balik Kecamatan Kute Panang Aceh Tengah Fitri Yani; Irawani Irawani; Yuda Fajriah; Desi Sarfika; Annizar Annizar; Muktari Muktari; Mirna Ria Andini; Sanusi Sanusi; Cukri Rahmi Niani; Hayatun Maghfirah
-
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/tpm.v3i1.10936

Abstract

Stunting adalah kondisi ketika pertumbuhan dan perkembangan seorang anak terhambat akibat malnutrisi kronis, perawatan yang tidak memadai, dan kondisi kehidupan yang buruk. Kondisi ini biasanya terjadi pada tahun-tahun awal kehidupan, terutama sebelum usia lima tahun. Stunting sering ditandai dengan tinggi badan yang rendah untuk usia tertentu, yang mengindikasikan bahwa tinggi badan anak tersebut jauh di bawah tinggi rata-rata untuk kelompok usianya, terlebih lagi di negara berkembang seperti Indonesia. Terdapat beberapa daerah yang memiliki masalah stunting yang sangat mudah ditemui, contohnya di Aceh Tengah. Aceh Tengah memiliki peringkat stunting yang cukup tinggi di beberapa daerahnya. Kondisi geografis dan akses terhadap pangan bergizi menjadi tantangan tersendiri dalam mengatasi permasalahan ini. Gizi merupakan faktor yang perlu kita jaga karena memiliki peran penting bagi tubuh kita dan pertumbuhan serta perkembangan anak yang optimal. Kekurangan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan dapat berdampak jangka panjang pada kualitas hidup anak. Buah alpukat mengandung nutrisi dan lemak tak jenuh yang baik untuk bayi, yang dibutuhkan untuk mendukung perkembangan otak dan tubuhnya. Buah alpukat juga mengandung nutrisi yang tinggi untuk bayi seperti vitamin dan mineral. Beberapa di antaranya adalah vitamin C, A, K, E, dan B6, serta folat, tiamin, kalsium, zat besi, kalium, dan natrium. Pemanfaatan alpukat sebagai PMT (Pemberian Makanan Tambahan) merupakan upaya pencegahan stunting di Desa Segene Balik. Metode yang digunakan pada pengabdian ini yaitu metode sosialisasi dengan membagikan brosur untuk mengenalkan salah satu olahan alpukat yang dapat bermanfaat mencegah stunting, yaitu dessert alpukat. Hasil dari kegiatan ini adalah ibu-ibu kader mampu mengolah alpukat untuk mencegah stunting di Desa Segene Balik.
Inovasi Sabun Cuci Piring Berbahan Ekstrak Daun Pandan untuk Pemberdayaan UMKM Desa Tingkeum Panyang Aceh Barat Dewi Andriani; T. Irwansyah; Rizka Dahlia; Muslima Wati; Noval Selvia Sukma; Cut Rama Novida; Muhammad Alfaris; Alfa Sari Hikma; Hanisah Hanisah; Putri Mustika Sari
-
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/tpm.v3i2.13601

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas dan kreativitas masyarakat Desa Tingkeum Panyang dalam memanfaatkan daun pandan wangi sebagai bahan baku inovasi sabun cuci piring ramah lingkungan. Kegiatan ini merupakan alternatif produk rumah tangga yang lebih aman bagi kesehatan dan lingkungan, mengingat residu kimia dari sabun komersial dapat berdampak negatif. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi produk ramah lingkungan, pelatihan pembuatan sabun cair berbahan ekstrak daun pandan, serta evaluasi program. Hasil pengamatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada semua aspek setelah kegiatan. Pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan pandan sebagai bahan alami meningkat dari 10% menjadi 100%, pemahaman manfaat ekonomi naik dari 20% menjadi 100%, kesadaran lingkungan bertambah dari 30% menjadi 90%, serta keterampilan praktik pembuatan sabun melonjak dari 5% menjadi 100%. Bahkan, minat mengembangkan usaha UMKM berbasis sabun pandan meningkat dari 10% menjadi 100%. Pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa metode pelatihan dan praktik langsung sangat efektif dalam mentransfer teknologi sederhana sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.
Kajian Geoteknik Dalam Upaya Mendukung Pembangunan Masjid Nyak Sandang Aceh Jaya Jumelia Ardika; Fachri Fachri; Fara Qamara Elmyra; Abdiel Khaleil Akmal; Zulia Ananda
-
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/tpm.v3i2.13820

Abstract

Pembangunan Masjid Nyak Sandang di Kabupaten Aceh Jaya, merupakan bagian dari upaya masyarakat dalam menyediakan fasilitas ibadah yang representatif dan berkelanjutan. Dalam kegiatan pembangunan, salah satu aspek penting yang sering diabaikan adalah kondisi geoteknik tanah yang menjadi dasar perencanaan pondasi. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan melakukan penyelidikan tanah untuk mengetahui sifat fisis dan mekanis tanah di lokasi pembangunan serta memberikan rekomendasi sistem pondasi yang aman. Pengujian laboratorium dilakukan di Laboratorium Penelitian Terpadu (LPT) Universitas Syiah Kuala terhadap sampel tanah yang diambil dari lokasi. Parameter yang diuji meliputi kadar air, berat jenis, batas Atterberg, dan distribusi ukuran butiran. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tanah tergolong lempung plastisitas tinggi (CH) dengan nilai indeks plastisitas 24,97% dan berat jenis 2,604. Berdasarkan klasifikasi AASHTO, tanah masuk kategori A-7-6, menunjukkan plastisitas tinggi dan daya dukung rendah. Rekomendasi teknis meliputi penggunaan pondasi dangkal dengan sistem drainase dan pemadatan tanah. Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan data teknis untuk mendukung pembangunan masjid, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya kajian geoteknik sebagai bagian dari upaya pembangunan berbasis keselamatan struktur
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Sampah Organik dan Anorganik di Desa Blang Murong Nagan Raya Rita Hartati; Marlinda Marlinda; Yusi Hidjrawan; Rita Fazlina; Veni Nella Syahputri
-
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/tpm.v4i1.15376

Abstract

Permasalahan sampah organik dan anorganik masih menjadi persoalan lingkungan di Desa Blang Murong Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya akibat rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat dalam memilah, memanfaatkan, serta mengolah sampah organik dan anorganik. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan persiapan, sosialisasi, edukasi, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah, diskusi, dan praktik langsung pengolahan sampah organik menjadi kompos serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi barang bernilai guna dan ekonomis dengan menerapkan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat Desa Blang Murong mengalami peningkatan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan sampah, mampu melakukan pemilahan sampah secara mandiri, serta memiliki keterampilan dasar dalam mengolah sampah menjadi produk yang bermanfaat. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan pengurangan penumpukan sampah di desa. Dengan adanya kegiatan pengabdian ini diharapkan tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan serta mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui pemanfaatan sampah secara produktif 
Tantangan Perkembangan Industri di Provinsi Aceh Arrazy Elba Ridha; Julia Rizki; Ikhwan Rahmatika Latif; Aulia Risky; Heri Tri Irawan; Iing Pamungkas; Sofiyanurriyanti Sofiyanurriyanti; Riza Ulhaq; Delfian Masrura
-
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/tpm.v4i1.15781

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh Dosen Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Teuku Umar, dengan mengangkat tema "Tantangan Perkembangan Industri di Provinsi Aceh". Kegiatan ini bertujuan untuk melaksanakan salah satu unsur Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat, serta memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat mengenai tantangan dan peluang dalam perkembangan sektor industri di Provinsi Aceh. Peran pemerintah dinilai sangat krusial dalam mendukung perkembangan industri, khususnya terkait pemanfaatan potensi sumber daya alam, kebijakan pemerintah daerah, ketersediaan infrastruktur, kualitas Sumber Daya Manusia, aspek permodalan, efisiensi biaya produksi, regulasi yang berlaku, serta mitigasi risiko bencana alam. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui ceramah, diskusi, dan sesi tanya jawab yang melibatkan mahasiswa, pelaku usaha, serta unsur masyarakat yang memiliki keterkaitan dengan sektor industri. Melalui pendekatan partisipatif tersebut, peserta diajak untuk mengidentifikasi berbagai hambatan struktural yang dihadapi industri lokal serta merumuskan alternatif solusi secara kolaboratif antara akademisi, pemerintah, dan pelaku usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor penghambat maupun peluang strategis pengembangan industri di Aceh. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan yang mendukung percepatan pertumbuhan industri secara berkelanjutan di Provinsi Aceh.

Filter by Year

2023 2026


Filter By Issues
All Issue