cover
Contact Name
Flora Liharni Purba
Contact Email
floraliharnipurba@iakntarutung.ac.id
Phone
+6285262510212
Journal Mail Official
floraliharni9@gmail.com
Editorial Address
Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
Location
Kab. tapanuli utara,
Sumatera utara
INDONESIA
Doulos: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29884500     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat adalah jurnal yang menerbitkan artikel-artikel penelitian sebagai hasil pengabdian masyarakat yang telah memiliki nomor E-ISSN 2988-4500. Focus dan Scope pada bidang Pendidikan, Teologi Praktika, dan Humaniora. Jurnal ini memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan/atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Doulos: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat terbit 1 tahun 2 kali (Juni dan Desember)
Arjuna Subject : -
Articles 53 Documents
Meningkatkan Iman dan Kreativitas Anak Melalui Ibadah PA, Kegiatan Kreatif, dan Mewarnai di Desa Bonanionan Devi Sunita Nainggolan; Elsa Asima Sipayung; Hadasa Ananda Gabriella; Kesia Simanjuntak; Debora Maria Sihite; Priscila Eklesia Girsang
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Praktik Pengabdian kepada Masyarakat (KPPM) merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan melalui kegiatan pengabdian di tengah masyarakat. Salah satu permasalahan yang ditemukan selama pelaksanaan KPPM di Desa Bonanionan adalah masih kurangnya keterlibatan anak-anak dalam kegiatan pembinaan kerohanian serta terbatasnya aktivitas yang dapat mengembangkan kreativitas mereka. Berdasarkan kondisi tersebut, tim KPPM melaksanakan program pembinaan melalui Ibadah Pendalaman Alkitab (PA), kegiatan kreatif, dan mewarnai sebagai upaya untuk meningkatkan iman sekaligus mengembangkan kreativitas anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan hasil kegiatan pembinaan tersebut selama KPPM di Desa Bonanionan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif melalui observasi, dokumentasi, dan keterlibatan langsung dalam setiap kegiatan. Program dilaksanakan secara bertahap melalui penyampaian firman Tuhan, pujian, permainan edukatif, aktivitas mewarnai, serta pembuatan berbagai karya sederhana yang disesuaikan dengan usia anak-anak. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme anak-anak dalam mengikuti ibadah Pendalaman Alkitab, keberanian mereka untuk berpartisipasi dalam setiap kegiatan, serta berkembangnya kreativitas melalui aktivitas mewarnai dan karya kreatif lainnya. Selain memperkuat pemahaman anak terhadap nilai-nilai kekristenan, kegiatan ini juga menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga mendorong anak untuk lebih aktif mengikuti pembinaan iman di gereja.
Peningkatan Kesadaran Pendidikan dan Pengembangan Kreativitas Anak Melalui Lomba Mewarnai, Melukis, Serta Kegiatan Gotong Royong di Desa Dolok Nauli Leriska Saruksuk; Rachel Simanjuntak; Melfia Waruwu; Melki Sianturi; Nandyto Simamora; Niel Chepi Christianto Siahaan
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan, kreativitas anak, dan budaya gotong royong merupakan aspek penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Di Desa Dolok Nauli masih ditemukan rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap pentingnya pendidikan, terbatasnya wadah pengembangan kreativitas anak, serta perlunya peningkatan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran pendidikan, mengembangkan kreativitas anak, dan memperkuat nilai gotong royong melalui sosialisasi pendidikan, festival mewarnai dan melukis, serta gotong royong bersama masyarakat. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan partisipasi langsung. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman orang tua tentang pentingnya pendidikan, berkembangnya kreativitas dan kepercayaan diri anak, serta meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan semangat kebersamaan. Program ini memberikan dampak positif dalam mendukung pendidikan, pengembangan potensi anak, dan pemberdayaan masyarakat di Desa Dolok Nauli.
Upaya Mahasiswa KPPM IAKN dalam Menanamkan Nilai-nilai Kristiani Membentuk Sikap Ramah Anak Usia 6-12 Tahun Melalui Rumah Belajar di Kawasan Wisata Rohani/Salib Kasih Desa Simanampang, Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara Natasya Bunga Dwita Sinaga; Surtania Simanullang; Dhevi Simanjuntak
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran program Rumah Belajar sebagai media penanaman nilai-nilai Kristiani dalam membentuk sikap ramah anak usia 6–12 tahun di Desa Simanampang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pendidikan karakter yang tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan perilaku sosial yang mencerminkan nilai kasih, kepedulian, tanggung jawab, dan penghargaan terhadap sesama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan refleksi terhadap pelaksanaan program Kuliah Praktik dan Pengabdian kepada Masyarakat (KPPM) mahasiswa IAKN Tarutung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Belajar menjadi ruang pendidikan nonformal yang efektif dalam menginternalisasikan nilai-nilai Kristiani melalui pembelajaran Alkitab kontekstual, permainan edukatif, kegiatan kolaboratif, pembiasaan perilaku positif, serta keteladanan mahasiswa sebagai fasilitator. Proses tersebut mendorong perkembangan sikap ramah anak yang terlihat melalui peningkatan kemampuan berinteraksi, sikap saling menghargai, kepedulian terhadap teman, kemampuan bekerja sama, dan kesediaan membantu sesama. Penelitian ini juga menemukan bahwa keberhasilan pembentukan karakter anak dipengaruhi oleh kolaborasi antara mahasiswa KPPM, keluarga, gereja, dan masyarakat sebagai suatu ekosistem pendidikan yang berkelanjutan. Rumah Belajar tidak hanya berfungsi sebagai tempat pendampingan belajar, tetapi juga sebagai sarana transformasi karakter yang menghubungkan nilai iman Kristen dengan kehidupan sosial anak. Program berbasis komunitas seperti ini memiliki kontribusi penting dalam membangun lingkungan yang ramah anak dan mendukung pertumbuhan spiritual serta sosial secara holistik.