cover
Contact Name
Flora Liharni Purba
Contact Email
floraliharnipurba@iakntarutung.ac.id
Phone
+6285262510212
Journal Mail Official
floraliharni9@gmail.com
Editorial Address
Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
Location
Kab. tapanuli utara,
Sumatera utara
INDONESIA
Doulos: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29884500     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat adalah jurnal yang menerbitkan artikel-artikel penelitian sebagai hasil pengabdian masyarakat yang telah memiliki nomor E-ISSN 2988-4500. Focus dan Scope pada bidang Pendidikan, Teologi Praktika, dan Humaniora. Jurnal ini memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan/atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Doulos: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat terbit 1 tahun 2 kali (Juni dan Desember)
Arjuna Subject : -
Articles 53 Documents
Menemukan Nilai Pluralis dalam Relasi Islam-Kristen Melalui Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Pascasarjana IAKN Toraja di Kaduaja Ricky Mallisa; Natalia Natalia; Vibryanti Mangasik; Noviyanti Yusri Pabane; Rita Kendek; Dzulkifli Sanjani
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Bearing Fruit for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This article focuses on the issue of the dynamics of interfaith (Islam-Christian) life in the Kaduaja community. As previously known, the relationship between Islam and Christianity, which exists in a harmonious, peaceful, and conflict-free atmosphere, is a characteristic or identity of the Kaduaja society to this day. Therefore, it is not surprising that Lembang Kaduaja is referred to as a location of religious moderation. However, by looking deeper into the situation of the Kaduaja community, it appears that a life considered safe and secure also implies complex issues related to the Islam-Christian relationship. For this reason, the aim of this research is to investigate the factors that trigger these issues and to identify the efforts of the church or Christians in responding to these matters in daily life. Using qualitative research methods with a literature study approach to find theoretical data to connect and analyze data from community service activities through discussions/dialogues. Through this, it was found that the Kaduaja community is sensitive and aware of the challenges they are currently facing through the interpretation of experiences and observations of the community, revealing pluralistic attitudes as a response to facing these challenges/problems.
Tumbuh dalam Iman, Unggul dalam Prestasi Melina Agustina Sipahutar; Ayu Simamora; Nicolas Harianja; Novia Waruwu; Rio Ritonga; Joel Sipahutar
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Bearing Fruit for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembinaan rohani bagi anak usia sekolah dasar menjadi bagian penting dalam membentuk karakter, rasa percaya diri, dan semangat belajar peserta didik. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di SDN 178492 Pagarbatu, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara, siswa diajak memahami bahwa iman dan prestasi merupakan dua hal yang saling berkaitan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 8 Mei 2026 dengan melibatkan 25 peserta didik berusia sekitar 10 tahun. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa bercerita, penyampaian firman Tuhan, tanya jawab interaktif, permainan edukatif, bernyanyi, ice breaking, dan doa bersama. Untuk mendukung proses penyampaian materi, tim juga menggunakan media gambar melalui TV digital agar siswa lebih tertarik dan mudah memahami isi pembelajaran. Filipi 4:13 dipilih sebagai dasar firman Tuhan untuk menanamkan keyakinan kepada siswa bahwa setiap tantangan dapat dihadapi bersama Tuhan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias. Mereka aktif menjawab pertanyaan, berani menyampaikan pendapat, serta menunjukkan ketertarikan selama materi berlangsung. Suasana belajar yang santai tetapi tetap terarah membuat siswa lebih mudah memahami nilai-nilai rohani yang disampaikan. Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan mampu bertumbuh dalam iman, memiliki semangat belajar yang baik, dan termotivasi untuk meraih prestasi dalam kehidupan mereka.
Penyuluhan Kebiasaan Berdoa Sehari-hari untuk Menanamkan Karakter Religius pada Anak TK KB Kristen Little Joshua Putra Rejeki Situmeang; Diah Liberta Harianja; Tiara Safitri Zebua; Ladyo Felisha Samosir; Moses Refaldo Silitonga; Melina Agustina Sipahutar
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Bearing Fruit for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menanamkan kebiasaan berdoa sehari-hari sebagai bagian dari pembentukan karakter religius pada anak usia dini di KB Kristen Little Joshua. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada pentingnya masa golden age sebagai fase utama pembentukan karakter, spiritualitas, dan kebiasaan hidup anak. Dalam perspektif pendidikan Kristen, pembiasaan doa sejak usia dini dipandang sebagai fondasi penting dalam membangun iman, rasa syukur, disiplin, dan kesadaran akan kehadiran Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga berlandaskan pada teori pembiasaan dan pendekatan behavioristik yang menekankan bahwa perilaku dapat dibentuk melalui pengulangan dan penguatan yang dilakukan secara konsisten dalam lingkungan yang menyenangkan dan mendukung perkembangan anak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Bentuk kegiatan meliputi penyuluhan langsung, demonstrasi doa harian, permainan edukatif, ice breaking, praktik doa bersama, dan aktivitas mewarnai bertema religius. Peserta kegiatan berjumlah 32 anak usia 4–6 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak mengalami peningkatan pemahaman mengenai pentingnya berdoa dalam kehidupan sehari-hari. Peserta mampu mengenali waktu-waktu berdoa seperti pagi, siang, dan malam, serta menunjukkan perubahan sikap berupa meningkatnya keberanian, antusiasme, dan rasa percaya diri dalam mempraktikkan doa bersama. Kegiatan ini juga mendapat respons positif dari guru pendamping karena metode yang digunakan dinilai sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini dan efektif dalam membentuk karakter religius anak secara bertahap.
Menerapkan Nilai Kristiani dan Sikap Jujur Terhadap Anak Sekolah Dasar Negeri 173146 Sipoholon Erika Sibagariang; Naomi Desy Guna Silitonga; Laura Tama Lumbantobing; Ryan Adinova Marbun; Putri Ayu Siahaan; Kristina Nababan; Melina Agustina Sipahutar
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Bearing Fruit for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan rohani pada anak sekolah dasar memiliki peranan yang sangat penting dalam membentuk karakter, moralitas, dan kebiasaan hidup yang sesuai dengan nilai-nilai Kristiani. Anak-anak pada usia sekolah dasar berada pada tahap perkembangan yang membutuhkan bimbingan dan pembinaan secara berkelanjutan agar mampu bertumbuh menjadi pribadi yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menjadi teladan di lingkungan sekitarnya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan pembinaan rohani kepada anak-anak sekolah dasar berdasarkan ajaran dalam Matius 5:16 tentang menjadi terang bagi dunia melalui perbuatan baik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyampaian materi Alkitabiah, pembelajaran interaktif, diskusi, permainan edukatif, dan pendampingan rohani yang disesuaikan dengan karakteristik anak-anak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir. Anak-anak menunjukkan respons positif terhadap materi yang diberikan, khususnya mengenai pentingnya menerapkan nilai Kristiani dan sikap jujur dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, sekolah, maupun lingkungan sosial. Selain itu, kegiatan ini juga membantu meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai pentingnya hidup disiplin, saling menghargai, dan bertanggung jawab terhadap tindakan mereka. Dengan demikian, kegiatan PkM ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung pembentukan karakter anak sekolah dasar melalui pendidikan rohani yang kontekstual dan aplikatif.
Implementasi Pembinaan Rohani dalam Membentuk Karakter dan Meningkatkan Motivasi Belajar Anak Sekolah Dasar Di SD N 177032 Hutauruk Parjulu Melina Agustina Sipahutar; Dewi Siallagan; Lanny Goklas Pasaribu; Derliana Sihombing; Putriman Hia; Parningotan Sihite; Juseven Sihombing
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Bearing Fruit for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembinaan rohani pada anak usia sekolah dasar memiliki peranan penting dalam membentuk karakter, meningkatkan motivasi belajar, serta menanamkan nilai-nilai moral dalam kehidupan peserta didik. Perkembangan sosial dan teknologi yang semakin pesat memberikan tantangan tersendiri bagi anak-anak dalam membangun sikap disiplin, tanggung jawab, dan kepercayaan diri. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai bentuk pendampingan rohani bagi peserta didik di SDN 177032 Hutauruk Parjulu, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 8 Mei 2026 dengan melibatkan peserta didik kelas IV sekolah dasar. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif melalui bernyanyi, ice breaking, cerita Alkitab, penyampaian firman Tuhan, diskusi sederhana, dan doa bersama. Materi pembinaan berfokus pada pembentukan karakter anak melalui keteladanan tokoh Samuel dalam Alkitab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta didik mengikuti kegiatan dengan aktif dan antusias. Peserta didik menunjukkan peningkatan keberanian dalam berinteraksi, semangat belajar, serta kemampuan bekerja sama selama kegiatan berlangsung. Selain itu, pendekatan pembelajaran yang interaktif membantu peserta didik memahami nilai-nilai positif secara lebih mudah dan menyenangkan. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter dan motivasi belajar peserta didik serta menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pendidikan karakter di lingkungan sekolah dasar.
Transformasi Sosial Masyarakat Desa Sitampurung Melalui Pelayanan Lansia, Rumah Belajar Pojok Pintar Anak, Pelayanan Pemuda Pemudi Serta Pelayanan Gereja Di GPDI Filadelfia Lince Rauli Ture; Sofia Anggraini; Kristina Sinaga; Ester Gusseni Purba
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi sosial yang terjadi pada masyarakat Desa Sitampurung melalui serangkaian program pelayanan kontekstual yang diinisiasi oleh Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Filadelfia. Program-program tersebut meliputi pelayanan lanjut usia (lansia), Rumah Belajar Pojok Pintar Anak, pergerakan pelayanan pemuda-pemudi, serta pelayanan gerejawi secara holistik. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat, pengurus gereja, dan warga desa, serta dokumentasi program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gereja tidak hanya berfungsi sebagai institusi ritus keagamaan, melainkan agen perubahan sosial (agent of change) yang adaptif. Transformasi sosial yang dihasilkan mencakup peningkatan kesejahteraan psikologis lansia, penguatan literasi dan karakter anak-anak, peningkatan kapasitas kepemimpinan dan moralitas generasi muda, serta terciptanya integrasi sosial dan gotong royong yang inklusif di tengah masyarakat desa. Pola pelayanan ini membuktikan bahwa sinergi antara nilai spiritual dan aksi sosial nyata mampu menggerakkan kemandirian serta rekonstruksi sosial masyarakat perdesaan secara berkelanjutan.
Pendampingan Belajar Calistung bagi Anak Sekolah Dasar di di Desa Hutapea Banurea Kabupaten Tapanuli Utara sebagai Bentuk Pengabdian kepada Masyarakat Tommi Nicolas Simanjuntak; Mickael Ria Elisabet Bancin; Febi Finensya Tambunan; Herda Sitanggang; Juan Pablo Sihombing
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) merupakan kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik sebagai fondasi keberhasilan belajar pada jenjang pendidikan selanjutnya. Namun, masih ditemukan anak sekolah dasar yang mengalami kesulitan dalam penguasaan calistung akibat terbatasnya pendampingan belajar di luar sekolah. Kondisi tersebut juga ditemukan di Desa Hutapea Banurea, Kabupaten Tapanuli Utara, sehingga diperlukan program pengabdian kepada masyarakat yang mampu memberikan pendampingan belajar secara sistematis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung anak sekolah dasar melalui program pendampingan belajar sekaligus menumbuhkan motivasi belajar dan memperkuat keterlibatan masyarakat dalam mendukung pendidikan anak. Metode yang digunakan adalah Asset-Based Community Development (ABCD) yang menekankan pemanfaatan potensi masyarakat melalui tahapan discovery, dream, design, dan destiny. Sasaran kegiatan adalah anak-anak sekolah dasar dengan melibatkan pemerintah desa, guru, orang tua, dan mahasiswa sebagai mitra pelaksana. Pendampingan dilaksanakan melalui pembelajaran interaktif yang mencakup latihan membaca, menulis, berhitung, permainan edukatif, penggunaan media pembelajaran sederhana, serta bimbingan individual sesuai tingkat kemampuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung peserta, disertai berkembangnya kepercayaan diri, motivasi belajar, dan kebiasaan belajar yang lebih positif. Partisipasi aktif orang tua, dukungan pemerintah desa, serta kolaborasi dengan sekolah menjadi faktor penting yang mendukung keberhasilan program. Program ini tidak hanya memberikan dampak terhadap peningkatan kompetensi akademik anak, tetapi juga memperkuat budaya literasi dan numerasi di lingkungan masyarakat. Dengan demikian, pendampingan belajar calistung dapat menjadi model pengabdian kepada masyarakat yang efektif dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar di wilayah pedesaan.
Mewujudkan Anak Sekolah Minggu yang Aktif dan Kreatif Melalui Kegiatan Pendalaman Alkitab yang Interaktif dan Menyenangkan Indah Lumbantobing; Isa Bella Siahaan
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah Minggu merupakan salah satu bentuk pelayanan gereja yang berperan penting dalam membentuk dasar iman, karakter, dan spiritualitas anak. Namun, pelaksanaan pembelajaran di Sekolah Minggu sering kali masih didominasi oleh metode konvensional yang menyebabkan anak kurang aktif dan mudah kehilangan minat selama mengikuti ibadah. Kondisi serupa ditemukan di GKPI Onan Ganjang, di mana proses pendalaman Alkitab cenderung berlangsung secara monoton sehingga partisipasi dan kreativitas anak belum berkembang secara optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mewujudkan anak Sekolah Minggu yang aktif dan kreatif melalui pendalaman Alkitab yang interaktif dan menyenangkan. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif edukatif yang meliputi tahap observasi, perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi kegiatan. Program dilaksanakan melalui penyampaian cerita Alkitab secara komunikatif, permainan edukatif, kuis Alkitab, diskusi sederhana, pujian, ice breaking, dan aktivitas kreatif yang melibatkan seluruh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keaktifan anak dalam mengikuti ibadah, keberanian menyampaikan pendapat, kemampuan bekerja sama, serta kreativitas dalam mengekspresikan pemahaman terhadap firman Tuhan. Selain memberikan dampak positif bagi peserta, program ini juga memperkaya wawasan guru Sekolah Minggu mengenai pentingnya penggunaan metode pembelajaran yang inovatif, partisipatif, dan berpusat pada anak. Dengan demikian, pendalaman Alkitab yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan dapat menjadi alternatif model pelayanan yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembinaan iman anak di lingkungan gereja. Keberlanjutan penerapan metode ini diharapkan mampu mendukung terbentuknya generasi Kristen yang memiliki iman yang kokoh, karakter Kristiani, serta semangat untuk bertumbuh dalam kehidupan bergereja.
Membangun Generasi Cerdas, Bermoral, dan Berkarakter Kristiani melalui Bimbingan Belajar, Pelayanan Anak, dan Pembinaan Pemuda Gereja di Desa Hutauruk Hasundutan Evianti Kristiani Sipahutar; Resia Elisabeth Sianipar; Sriyanti br Pasaribu; Reja Karnina ]Banjarnahor; Flora Cristiani Hutapea; Indriana ]Hutagalung
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan memberdayakan masyarakat melalui program yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Hutauruk Hasundutan, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara dengan tujuan membangun generasi yang cerdas, bermoral, dan berkarakter Kristiani melalui program bimbingan belajar, pelayanan anak, dan pembinaan pemuda gereja. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan observasi, identifikasi kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, serta evaluasi partisipatif yang melibatkan pemerintah desa, gereja, orang tua, dan masyarakat. Program bimbingan belajar dilaksanakan melalui pendampingan akademik, pembelajaran kelompok, dan permainan edukatif. Pelayanan anak dilakukan melalui ibadah kreatif, cerita Alkitab, pujian, hafalan ayat, dan aktivitas pembentukan karakter. Sementara itu, pembinaan pemuda dilaksanakan melalui persekutuan, diskusi, pelatihan kepemimpinan, pelayanan sosial, dan kegiatan gotong royong. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar, partisipasi peserta dalam kegiatan gereja, kemampuan bekerja sama, kepemimpinan, serta pemahaman nilai-nilai Kristiani pada anak dan pemuda. Program juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, gereja, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pembinaan generasi muda secara berkelanjutan. Dengan demikian, integrasi bimbingan belajar, pelayanan anak, dan pembinaan pemuda gereja terbukti menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan, karakter, dan kehidupan spiritual masyarakat pedesaan.
Kolaborasi Mahasiswa IAKN Tarutung dan Masyarakat dalam Meningkatkan Literasi Sejak Dini di Desa Hutaraja Kabupaten Tapanuli Utara Tioma Octavia Dwi Kristina Simarmata; Desri Manihuruk; Castia Patricia Simanjuntak; Enjelika Sihite; Anju Mayda Serasi Sihombing; Edison Harapohan Simarmata
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi sejak dini merupakan fondasi penting dalam membangun kemampuan berpikir, berkomunikasi, dan belajar anak secara berkelanjutan. Namun, rendahnya budaya membaca serta terbatasnya pendampingan belajar di lingkungan masyarakat masih menjadi tantangan dalam pengembangan kemampuan literasi anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi sejak dini melalui kolaborasi antara mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Kristen Institut Agama Kristen Negeri Tarutung dengan masyarakat Desa Hutaraja. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif yang melibatkan mahasiswa, pemerintah desa, orang tua, dan peserta didik sebagai mitra dalam pelaksanaan program. Sasaran kegiatan berjumlah 30 peserta didik sekolah dasar yang mengikuti program literasi sebanyak empat kali dalam satu minggu, yaitu pada hari Senin dan Rabu di Kantor Desa Hutaraja serta hari Selasa dan Kamis di Posko Mahasiswa. Program dilaksanakan melalui berbagai kegiatan, antara lain membaca nyaring (read aloud), pendampingan membaca, bercerita, latihan menulis, permainan edukatif berbasis literasi, dan diskusi sederhana mengenai isi bacaan. Evaluasi dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan selama kegiatan berlangsung. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan membaca, menulis, dan memahami bacaan peserta didik. Selain itu, terjadi peningkatan minat baca, rasa percaya diri, partisipasi aktif dalam pembelajaran, serta kebiasaan belajar yang lebih baik. Pemerintah desa dan orang tua juga memberikan respons yang sangat positif serta berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan demikian, kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat terbukti menjadi strategi yang efektif dalam membangun budaya literasi sejak dini sekaligus memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pemberdayaan masyarakat.