cover
Contact Name
Flora Liharni Purba
Contact Email
floraliharnipurba@iakntarutung.ac.id
Phone
+6285262510212
Journal Mail Official
floraliharni9@gmail.com
Editorial Address
Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
Location
Kab. tapanuli utara,
Sumatera utara
INDONESIA
Doulos: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29884500     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat adalah jurnal yang menerbitkan artikel-artikel penelitian sebagai hasil pengabdian masyarakat yang telah memiliki nomor E-ISSN 2988-4500. Focus dan Scope pada bidang Pendidikan, Teologi Praktika, dan Humaniora. Jurnal ini memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan/atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Doulos: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat terbit 1 tahun 2 kali (Juni dan Desember)
Arjuna Subject : -
Articles 53 Documents
Mewujudkan Generasi Muda Yang Berkarakter Kristiani Melalui Bimbingan Belajar, Pelayanan Anak Sekolah Minggu dan Pembinaan Pemuda Gereja di Desa Pardomuan I Roman Ryanto Lumbantobing; Rahellia Inri Yani; Risnauli Lasmaria Sihombing; Novi Gira Marito Tarihoran; Nike Herlina Simanullang; Andre Paulus; Dorlan Naibaho
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Kuliah Praktik dan Pengabdian kepada Masyarakat (KPPM) merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan menerapkan ilmu pengetahuan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Pardomuan I, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir dengan tujuan mewujudkan generasi muda yang berkarakter Kristiani melalui program bimbingan belajar, pelayanan Anak Sekolah Minggu, dan pembinaan pemuda gereja. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi, perencanaan, pelaksanaan program, serta pendampingan dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pemerintah desa, pengurus gereja, orang tua, pemuda, dan masyarakat. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa program bimbingan belajar mampu meningkatkan motivasi belajar, kedisiplinan, rasa percaya diri, dan tanggung jawab anak. Pelayanan Anak Sekolah Minggu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan iman serta pembentukan karakter Kristiani melalui kegiatan ibadah, pembelajaran Firman Tuhan dan aktivitas edukatif. Sementara itu pembinaan pemuda gereja berhasil meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam pelayanan, kepemimpinan, serta kepedulian sosial. Keberhasilan program didukung oleh kolaborasi yang baik antara mahasiswa, gereja, pemerintah desa, dan masyarakat. Secara keseluruhan, pelaksanaan KPPM memberikan manfaat bagi masyarakat melalui penguatan pendidikan, pembinaan karakter, dan kehidupan rohani, sekaligus menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi akademik, sosial, spiritual, dan profesional. Kata kunci: KPPM, karakter Kristiani, bimbingan belajar, Sekolah Minggu, pembinaan pemuda gereja.
Mewujudkan Generasi Beriman, Cerdas, dan Bermoral Melalui Pelayanan Sekolah Minggu dan Perkumpulan Pemuda-Pemudi Di GKPI Parbubu Yohana Aritonang; Imelda Nadya Demak Tambunan; Niko Purba; Melvana Evriani Hutagalung; Jernita Susi Sriwaty Simamora; Martin Juventus Hutapea
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan Kuliah Praktik dan Pengabdian Masyarakat (KPPM) merupakan salah satu yang bertujuan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui kegiatan pelayanan, pendidikan, dan pemberdayaan. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan gereja dengan fokus pada pelayanan Sekolah Minggu dan perkumpulan pemuda-pemudi sebagai upaya membentuk generasi yang beriman, cerdas, dan bermoral. Program yang dilaksanakan meliputi penyampaian firman Tuhan, pembelajaran Alkitab yang kreatif, permainan edukatif, pendampingan karakter, diskusi kelompok, serta pembinaan kepemimpinan dan pelayanan bagi pemuda-pemudi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi, pendampingan, ceramah interaktif, diskusi, dan praktik langsung yang melibatkan anak-anak, remaja, pemuda, serta pengurus gereja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap nilai-nilai kekristenan, tumbuhnya sikap disiplin, tanggung jawab, kepedulian, kerja sama, serta meningkatnya partisipasi anak dan pemuda dalam berbagai kegiatan gerejawi. Kegiatan KPPM ini memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter Kristen sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan gereja dalam membina generasi muda yang memiliki iman yang teguh, kecerdasan spiritual dan sosial, serta moral yang baik sebagai bekal menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Kata kunci: KPPM, Sekolah Minggu, Pembentukan Karakter Kristen.
Melestarikan Budaya dan Meningkatkan Ekonomi Melalui Tenun di Desa Sosunggulon Intan Simanjuntak; Sorlina Tamba; Enisa Sihotang; Lusiana Sialagan; Resmiana Limbong; Danang Nainggolan
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pelestarian budaya tenun ulos sebagai warisan budaya masyarakat Batak sekaligus sebagai strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat di Desa Sosunggulon, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara. Keberadaan tenun ulos memiliki nilai budaya, sosial, dan ekonomi yang tinggi, namun saat ini menghadapi berbagai tantangan, seperti menurunnya minat generasi muda, terbatasnya inovasi produk, serta belum optimalnya pemasaran dan kemitraan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Data dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelestarian budaya tenun ulos dapat menjadi sarana untuk menjaga identitas budaya Batak sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila didukung oleh inovasi produk, pengembangan pemasaran digital, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, pelaku usaha, dan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan strategi pelestarian yang berkelanjutan agar tenun ulos tetap lestari sebagai warisan budaya sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ekonomi lokal. Kata Kunci: Tenun ulos, pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat, ekonomi lokal, pemasaran digital.
Kontribusi Mahasiswa KKN dalam Mendukung Kesehatan dan Kehidupan Sosial Masyarakat melalui Kegiatan Posyandu, Senam Lansia, Pembinaan Kerohanian, dan Gotong Royong di Desa Enda Portibi Kecamatan Siatas Barita Kabupaten Tapanuli Utara Samsul Lumbanraja; Reza Apriyani Br Juntak; Laura Inka L Br Tobing; Irma J Simanjuntak
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk implementasi pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki sesuai dengan kebutuhan serta permasalahan yang dihadapi masyarakat di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung peningkatan kesehatan serta kehidupan sosial masyarakat di Desa Enda Portibi, Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara melalui kegiatan Posyandu, senam lansia, pembinaan kerohanian, dan gotong royong. enelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program KKN memberikan dampak positif serta berbagai manfaat bagi masyarakat dalam mendukung kebutuhan dan aktivitas kehidupan sehari-hari. antara lain membantu pelaksanaan Posyandu, meningkatkan partisipasi lansia dalam kegiatan kesehatan, mendorong keterlibatan anak dan remaja dalam pembinaan kerohanian, serta memperkuat semangat kebersamaan melalui kegiatan gotong royong. Program-program tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dapat mendukung peningkatan kualitas kesehatan serta kehidupan sosial di Desa Enda Portibi.
Rumah Belajar Ceria: Optimalisasi Potensi Akademik dan Karakter Spiritual Anak melalui Metode Belajar Sambil Bermain di Desa Hutahuruk, Kab. Tapanuli Utara Yohana Niasty Berutu; Winda Yanti Situmorang; Herti Yenisa Nainggolan; Menanti R Manullang; Rawatri Sitanggang
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana metode belajar sambil bermain dapat mengoptimalkan potensi akademik sekaligus membentuk karakter spiritual anak di Rumah Belajar Ceria. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan melibatkan anak-anak usia sekolah dasar, guru, dan orang tua sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode belajar sambil bermain mampu meningkatkan motivasi belajar anak, memperkuat kemampuan membaca dan berhitung, serta menumbuhkan keterampilan berpikir kritis. Selain itu, kegiatan bermain juga menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai spiritual seperti kejujuran, kasih, tanggung jawab, dan kebersamaan. Lagu rohani, cerita bergambar, serta permainan kelompok terbukti membantu anak menghubungkan iman dengan kehidupan sehari-hari. Secara keseluruhan, Rumah Belajar Ceria berhasil menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, mendukung perkembangan akademik, dan membentuk karakter spiritual anak. Pendidikan yang dikemas dalam bentuk permainan membuat anak belajar dengan hati yang gembira, sehingga tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, beriman, dan berkarakter.
Pemberdayaan Lintas Generasi Berbasis Pendidikan Agama Kristen Melalui Kamis Ceria Anak Sekolah Minggu dan Persekutuan Lansia Desa Hutatoruan III Harryandi Simanjuntak; Kezia S.U. Br. Ginting; Reyno Simatupang; Helena Turnip
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Kristen memiliki peran penting dalam membentuk iman, karakter, dan kepedulian sosial warga gereja pada setiap tahap kehidupan. Pelayanan gereja yang dilaksanakan berdasarkan kelompok usia sering kali belum diintegrasikan dalam satu kerangka pemberdayaan yang berkesinambungan, sehingga pembinaan terhadap setiap generasi berjalan secara terpisah. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pemberdayaan lintas generasi melalui dua program pelayanan, yaitu Kamis Ceria bagi anak Sekolah Minggu dan Persekutuan Lansia bagi warga lanjut usia di Desa Hutatoruan III, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahap identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi bersama dengan pengurus gereja serta masyarakat. Program Kamis Ceria diisi dengan ibadah, cerita Alkitab, permainan edukatif, aktivitas kreatif, hafalan ayat, dan doa bersama yang bertujuan menumbuhkan karakter Kristiani pada anak-anak. Sementara itu, Persekutuan Lansia dilaksanakan setiap hari Minggu melalui ibadah, pujian, pendalaman Alkitab, doa, serta berbagi pengalaman iman untuk memperkuat kehidupan spiritual dan kebersamaan para lansia. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kedua program memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan iman sesuai dengan kebutuhan masing-masing kelompok. Anak-anak menunjukkan peningkatan dalam sikap disiplin, kepedulian, keberanian, kerja sama, dan partisipasi dalam kegiatan gereja. Di sisi lain, lansia mengalami peningkatan semangat bersekutu, rasa memiliki terhadap komunitas gereja, serta motivasi untuk tetap berperan dalam pelayanan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Meskipun dilaksanakan pada waktu yang berbeda, kedua program saling melengkapi sebagai strategi pelayanan Pendidikan Agama Kristen yang menjangkau seluruh generasi dalam kehidupan gereja. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan lintas generasi tidak selalu harus diwujudkan melalui pertemuan langsung antar kelompok usia, tetapi dapat dilakukan melalui pembinaan yang berkesinambungan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan setiap generasi dalam satu kerangka pelayanan gereja yang holistik.
Penguatan Nilai-Nilai Kristiani dan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pelayanan Gereja, Kesehatan Lansia, Posyandu, dan Administrasi di Desa Sibuntuon Parpea Elwira Simamora; Nike Melani Siahaan; Robert Simangunsong
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan memberdayakan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan lokal. Desa Sibuntuon Parpea memiliki potensi sosial dan religius yang kuat, namun masih memerlukan dukungan dalam penguatan pelayanan gereja, peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat, serta optimalisasi administrasi pemerintahan desa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat nilai-nilai Kristiani sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan gereja, pendampingan kesehatan lansia, kegiatan Posyandu, dan pelayanan administrasi desa. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif (Participatory Action Approach) yang melibatkan pemerintah desa, gereja, kader kesehatan, tenaga kesehatan, dan masyarakat sebagai mitra aktif dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelayanan Sekolah Minggu, ibadah, dan Cerdas Cermat Alkitab mampu meningkatkan partisipasi anak-anak dan remaja serta memperkuat internalisasi nilai-nilai Kristiani. Pendampingan Posyandu dan pelayanan kesehatan lansia membantu meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan melalui dukungan administrasi, pendampingan peserta, serta edukasi kesehatan. Di sisi lain, keterlibatan mahasiswa dalam pelayanan administrasi desa mendukung kelancaran pengelolaan dokumen dan pelayanan publik. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, gereja, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan program sehingga tercipta pelayanan yang lebih terpadu. Program ini membuktikan bahwa pengabdian berbasis kolaborasi multidisipliner mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan sosial, spiritual, kesehatan, dan administrasi masyarakat. Model pelayanan holistik tersebut berpotensi direplikasi pada desa lain dengan karakteristik yang serupa sebagai upaya mewujudkan masyarakat yang beriman, sehat, mandiri, dan sejahtera secara berkelanjutan.
Penguatan Nilai-Nilai Kristiani Melalui Pelayanan Sekolah Minggu, Ibadah Pemuda, dan Pendampingan Belajar di Desa Partali Julu Raskita Enjelika Manik; Elsa Manora Sinaga; Meliana Yulan Sari Sagala; Oloria Malau
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguatan nilai-nilai Kristiani merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter anak dan pemuda yang tidak hanya menjadi tanggung jawab keluarga, tetapi juga gereja dan perguruan tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan serta hasil program penguatan nilai-nilai Kristiani melalui pelayanan Sekolah Minggu, ibadah pemuda, dan pendampingan belajar di Desa Partali Julu, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara. Kegiatan dilaksanakan dalam program Kuliah Praktik dan Pengabdian kepada Masyarakat (KPPM) Institut Agama Kristen Negeri Tarutung selama periode 1 Juni hingga 1 Juli 2026 dengan menggunakan pendekatan partisipatif (Participatory Action Approach). Sasaran kegiatan meliputi anak-anak Sekolah Minggu HKBP Partali Julu, pemuda gereja, dan anak-anak usia sekolah di desa. Program dilaksanakan melalui pelayanan Sekolah Minggu yang kreatif, ibadah pemuda yang partisipatif, serta pendampingan belajar yang mengintegrasikan pembinaan akademik dan pembentukan karakter Kristiani. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme anak-anak dalam mengikuti Sekolah Minggu, meningkatnya keterlibatan pemuda dalam pelayanan gereja, serta tumbuhnya motivasi belajar, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama pada anak-anak yang mengikuti pendampingan belajar. Keberhasilan program didukung oleh kolaborasi yang baik antara mahasiswa, gereja, pemerintah desa, dan masyarakat. Program ini menunjukkan bahwa sinergi antara gereja, perguruan tinggi, dan masyarakat mampu menjadi strategi yang efektif dalam memperkuat nilai-nilai Kristiani sekaligus membangun karakter generasi muda secara berkelanjutan.
Transformasi Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat melalui Program Pendidikan, Sosial, dan Kerohanian di Desa Partali Julu Kabupaten Tapanuli Utara Nadia Febriyanti Sianipar; Nopelina Siburian; Elsah Rosianna Lumbantobing; Lasmaria Lumbang Tobing
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Kuliah Praktik dan Pengabdian kepada Masyarakat (KPPM) merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan mengintegrasikan kompetensi akademik mahasiswa dengan kebutuhan nyata masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan program KPPM bertema "Melayani dengan Kasih, Berkarya untuk Desa melalui Program Pendidikan, Sosial, dan Kerohanian di Desa Partali Julu Kabupaten Tapanuli Utara." Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode partisipatif yang melibatkan mahasiswa, pemerintah desa, gereja, dan masyarakat sebagai mitra pelaksanaan. Tahapan kegiatan meliputi observasi, identifikasi kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan, serta evaluasi kegiatan. Program pengabdian difokuskan pada tiga bidang utama, yaitu pendidikan, sosial, dan kerohanian. Program pendidikan diwujudkan melalui kelompok belajar, pendampingan anak sekolah, dan pelayanan Sekolah Minggu. Program sosial dilaksanakan melalui gotong royong, pendampingan kegiatan panen, serta penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Adapun program kerohanian meliputi pelayanan Sekolah Minggu, Jumat Ceria, pelayanan lansia, sermon guru Sekolah Minggu, dan partangiangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh program memperoleh respons positif dari masyarakat, meningkatkan partisipasi warga, memperkuat motivasi belajar anak, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, serta mendukung pertumbuhan kehidupan kerohanian masyarakat. Bagi mahasiswa, kegiatan KPPM memberikan pengalaman belajar kontekstual yang memperkuat kompetensi pedagogik, sosial, profesional, dan spiritual sebagai calon pendidik Kristen. Dengan demikian, pelaksanaan KPPM memberikan kontribusi nyata bagi pemberdayaan masyarakat sekaligus menjadi media pembentukan karakter mahasiswa melalui semangat pelayanan yang berlandaskan kasih
Implementasi Nilai Markus 10:14 Melalui Penyuluhan Rohani Bagi Anak Usia 3–14 Tahun Di Rumah Baca Tapaima, Desa Lumbantobing, Kabupaten Humbang Hasundutan Dewi Lumbantoruan; Prays Honestia Sitohang; Grisella Ima Tresya Purba Tambak; Sartika Mahdalena Br. Simanjuntak
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman nilai-nilai firman Tuhan sejak usia dini, sebagaimana diteladankan Yesus Kristus dalam Markus 10:14 yang menegaskan bahwa anak-anak berhak menerima Kerajaan Allah dan tidak boleh dihalang-halangi untuk datang kepada-Nya (Alkitab Terjemahan Baru, Markus 10:14). Tujuan kegiatan ini adalah mengimplementasikan nilai penerimaan, kasih, dan perhatian terhadap anak melalui penyuluhan rohani bagi anak usia 3–14 tahun di Rumah Baca Tapaima, Desa Lumbantobing, Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan. Kegiatan dilaksanakan pada 24 Juni 2026 dan diikuti oleh 15 anak, dengan tahapan ibadah pembuka, pemaparan materi, ice breaking berupa permainan lempar dadu warna dan tantangan kertas warna, ibadah penutup, serta dokumentasi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang memadukan ceramah, permainan edukatif, dan refleksi rohani. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan antusiasme, keterlibatan aktif, dan pemahaman anak terhadap nilai penerimaan tanpa syarat sebagaimana diteladankan Kristus. Kegiatan ini turut memperkuat fungsi Rumah Baca Tapaima sebagai ruang literasi sekaligus ruang pembinaan karakter dan spiritualitas anak di desa. Simpulan kegiatan ini menegaskan bahwa penyuluhan berbasis nilai Alkitabiah yang dikemas secara partisipatif dan menyenangkan efektif diterapkan bagi anak usia dini hingga usia sekolah dasar di wilayah pedesaan.