cover
Contact Name
Mega Septia Sarda Dewi
Contact Email
mega.septia.ft@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
syahidah.faninastiti.ft@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No. 5
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Bangunan
ISSN : -     EISSN : 26210959     DOI : 10.17977
Core Subject : Engineering,
This journal explores conceptual ideas, theories, practices, research, and education in the fields of Civil Engineering and Building Engineering.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol. 24 no. 1 (2019)" : 5 Documents clear
KAJIAN EKSPERIMENTAL PENAMBAHAN PLASTIK PET (POLYETHYLENE TEREPHTALATE) DAN ASBUTON LGA (LAWELE GRANULAR ASPHALT) PADA CAMPURAN ASPAL Sanggun Ismayalomi; Boedi Rahardjo; Pranoto Pranoto
Bangunan Vol. 24 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v24i12019p1-14

Abstract

Aspal porus atau aspal berpori adalah jenis metode perkerasan baru yang saat ini dikembangkan dalam dunia konstruksi jalan raya. Tujuan Penelitian untuk: (1) Mendeskripsikan karakteristik bahan penyusun campuran aspal porus dan (2) Pengaruh penambahan plastik PET dan asbuton LGA pada campuran aspal porus ditinjau berdasarkan Pengujian Marshall, Permeabilitas, Cantabro Loss, dan Binder Drain Down. Penelitian dilakukan dengan kadar aspal pen 60/70 yaitu 4%, 4,5%, 5%, 5,5%, dan 6% untuk mencari nilai kadar aspal optimum, kemudian akan ditambahkan dengan perbandingan bahan PET : LGA (0%:0%), (5%:5%), (10%:10%), (15%:15%), dan (20%:20%) terhadap berat total KAO dengan menggunakan cara basah. Hasil penelitian : (1) Karakteristik bahan penyusun campuran aspal porus yang terdiri dari agregat kasar, agregat halus, filler, aspal pen 60/70 telah memenuhi spesifikasi dan diperoleh kadar aspal optimum sebesar 5,25%. (2) Pengaruh penambahan PET : LGA ditinjau dari karakteristik Marshall memenuhi spesifikasi untuk nilai stabilitas, flow, dan VIM sehingga dapat memenuhi parameter untuk campuran aspal porus. Stabilitas tertinggi pada kadar penambahan PET : LGA yaitu (10%:10%) sebesar 616,37 kg, flow tertinggi pada kadar penambahan PET : LGA yaitu (20%:20%) sebesar 2,80 mm, dan VIM tertinggi pada kadar penambahan PET : LGA yaitu (0%:0%) sebesar 21,40%. Semakin tinggi kadar penambahan PET : LGA, menujukkan nilai koefisien permeabilitas air semakin rendah, nilai koefisien permeabilitas air tertinggi pada kadar penambahan PET : LGA terjadi pada (0%:0%) sebesar 0,032%. Dilihat dari pengujian cantabro loss, semakin tinggi kadar penambahan maka ketahanan campuran terhadap pelepasan butir semakin besar, namun untuk kadar (0%:0%) dan (5%:5%) tidak memenuhi spesifikasi karena hasil pengujian melebihi batas yang ditentukan. Pada hasil pengujian binder drain down semua kadar penambahan PET : LGA menunjukkan peningkatan persentase jumlah aliran dari kadar penambahan PET : LGA (0%:0%) hingga (20%:20%) sebesar 0,091% hingga 0,150%.
TINJAUAN TEORITIK DAN EMPIRIK PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN GEDUNG TINGGI (HIGH RISE BUILDING) DI INDONESIA Sugiyanto Sugiyanto; Made Wena
Bangunan Vol. 24 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v24i12019p15-24

Abstract

Semakin banyaknya pembangunan gedung tinggi di kota-kota besar tentu akan muncul konsekuensi perawatan dan pemeliharaannya. Agar suatu bangunan dapat memenuhi fungsi sesuai dengan rencana, tentu membutuhkan perawatan dan pemeliharan sesuai standar. Merawat bangunan modern yang sarat dengan peralatan mechanical dan electrical, akan berbeda dengan bangunan-bangunan konvensional. Kalau semula pengertian perawatan gedung hanya dikaitkan dengan pembersihan (cleaning service) yang bisa ditangani oleh tenaga-tenaga biasa, maka perawatan bangunan-bangunan modern memerlukan tenaga akhli tersendiri. Berdasarkan pengamatan empiris saat ini perhatian masyarakat terhadap perawatan bangunan masih sangat kurang. Pengalaman menunjukkan bahwa pembangunan gedung lebih mudah dari pada melaksanakan tugas kewajiban merawat dan memelihara. Oleh karena itu tidak mengeherankan apabila gedung-gedung yang mewah yang baru saja selesai dibangun, dalam waktu beberapa tahun, kemudian mutunya telah menurun, terutama gedung-gedung yang berfungsi sebagai fasilitas umum dan fasilitas sosial. Tujuan tulisan ini adalah untuk melakukan analisis secara teoritik dan empirik terhadap permasalahan perawatan dan pemeliharaan gedung di Indonesia, khususnya di kota-kota besar.
PERBANDINGAN DAYA DUKUNG AKSIAL PONDASI TIANG BOR TUNGGAL MENGGUNAKAN DATA STANDARD PENETRATION TEST (SPT) DAN PILE DRIVING ANALIZER (PDA) TEST PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL PANDAAN MALANG Nur Latifah Khomsiati; I Wayan Jirna; Eko Setyawan
Bangunan Vol. 24 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v24i12019p25-32

Abstract

Hasil hitungan daya dukung pondasi tiang yang didasarkan pada teori mekanika tanah, sebaiknya perlu dicek dengan mengadakan pengujian tiang untuk meyakinkan hasilnya. Salah satu pengujian tiang yang dilakukan adalah Pile Driving Analyzer (PDA) Test. Penelitian ini membandingkan nilai daya dukung SPT menggunakan 3 metode yaitu Metode Meyerhof, Poulos Davis, dan Luciano Decourt dengan hasil daya dukung PDA Test serta mengetahui rumus perhitungan daya dukung SPT yang paling mendekati hasil PDA Test. Nilai daya dukung ultimit (Qu) pondasi tiang bor tunggal yang dihitung dengan Metode Meyerhof dan Luciano Decourt menggunakan data SPT sudah mendekati nilai daya dukung PDA Test. Sehingga daya dukung SPT dikatakan mampu memprediksi daya dukung pondasi dengan baik Sedangkan metode Poulos Davis hasilnya jauh dari metode lainnya karena tidak memperhitungkan koreksi nilai N-SPT. Nilai daya dukung hasil PDA relatif lebih besar dikarenakan itu pada saat pelaksanaan pengeboran tiang, bentuk dinding tiangnya tidak seragam sehingga luas ujung tiang dan selimut tiang bertambah dan menyebabkan daya dukung menjadi lebih besar. Metode yang paling mendekati hasil Qu PDA adalah Metode Meyerhof, terbukti ada tiga titik yang selisih nilai daya dukungnya kecil. Hal ini dikarenakan pada Metode Meyerhof dilakukan koreksi pada nilai N-SPT.
PENGARUH PENDEKATAN LIFE BASED LEARNING BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATAKULIAH SPESIFIKASI DAN ESTIMASI BIAYA BANGUNAN Suparno Suparno; R. Machmud Sugandi; Nemesius Bambang Revantoro
Bangunan Vol. 24 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v24i12019p33-40

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah adalah mengetahui perbedaan hasil belajar antara mahasiswa yang belajar dengan pendekatan Life Based Learning berbasis model pemecahan masalah Instructional Model For Promoting Intellectual Development dibandingkan mahasiswa yang belajar dengan pendekatan pembelajaran model konvensional. Subyek penelitian dalam kelompok ekperimen terdiri dari 2 kelas mahasiswa yang memprogram matakuliah Spesifikasi dan Estimasi Biaya Bangunan, satu kelas sebagai kelompok eksperiment dan kelas lainnya sebagai kelompok kontrol. Untuk menguji hipotesis yang diajukan digunakan teknik analisis ttes. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa secara signifikan terdapat perbedaan hasil belajar kelompok mahasiswa yang menggunakan metode pemecahan dibandingkan dengan kelompok yang menggunakan metode konvensional. Hasil belajar pada kelompok yang menggunakan pendekatan Life Based Learning berbasis model pemecahan masalah lebih tinggi hasilnya dibandingkan dengan kelompok yang menggunakan model pembelajaran konvensional.
STRATEGI PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING MENGGUNAKAN ANIMASI GUNA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Meliana Ida Pingki Rukmana; Tri Kuncoro; Priyono Priyono
Bangunan Vol. 24 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v24i12019p41-50

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menerapkan strategi pembelajaran Problem Based Learning menggunakan media animasi. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran dan hasil belajar siswa di kelas XII TGB I SMKN 2 Probolinggo. Metode pengumpulan data menggunakan tes, angket, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil observasi, pada saat pra siklus menunjukkan aktivitas dikelas sebesar 39,48%, dengan presentase ketuntasan hanya mencapai 38%. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I dan siklus II terjadi peningkatan sebesar 17,81% dengan aktifitas belajar siswa dari siklus I sebesar 65% dan siklus II sebesar 82,81%. Dan hasil belajar siswa juga meningkat dari siklus I sebesar 79,2 menjadi 87,9 pada siklus II dengan presntase ketuntasan sebesar 62,5% pada siklus I menjadi 92% pada siklus II. Hasil presentase tindakan guru sebesar 72,81% menyatakan strategi Problem Based Learning menggunakan animasi mampu memperbaiki proses pembelajaran didalam kelas, dan 89% guru mampu mengoptimalkan proses pembelajaran.

Page 1 of 1 | Total Record : 5