Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Kontribusi Iklim Kelas, Motivasi Berprestasi dan Pengalaman PKL terhadap Kompetensi Keahlian serta Dampaknya pada Kesiapan Kerja Peserta Didik SMK Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan Sudjimat, Dwi Agus; Sugandi, R M; Mariana, Vivi Eka
Edu Komputika Journal Vol 8 No 2 (2021): Edu Komputika Journal
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edukomputika.v8i2.51031

Abstract

Dunia kerja saat ini mengalami tantangan global, yaitu Masyarakat Ekonomi ASEAN dan revolusi industri 4.0. Lulusan SMK dituntut mampu menghadapi tingginya persaingan global dan perubahan keahlian yang dibutuhkan dunia kerja. Oleh karena itu sangat penting membekali lulusan SMK dengan kesiapan kerja yang tinggi. Penelitian ex post facto ini bertujuan mengetahui kontribusi dari iklim kelas, motivasi berprestasi, dan PKL terhadap kompetensi keahlian serta dampaknya terhadap kesiapan kerja siswa SMK Kompetensi Keahlian TKJ. Jumlah sampel responden penelitian ini sebanyak 198 siswa SMK di Kota Malang, Jawa Timur. Pengumpulan data iklim kelas, motivasi berprestasi, pengalaman PKL dan kesiapan kerja menggunakan angket, sedangkan untuk variabel kompetensi keahlian menggunakan dokumen nilai yang dimiliki sekolah. Data penelitian dianalisis menggunakan teknik analisis jalur dengan dua sub-struktur. Hasil penelitian menunjukkan terdapat kontribusi yang positif antara iklim kelas terhadap kompetensi keahlian sebesar 8,8%, motivasi berprestasi terhadap kompetensi keahlian sebesar 16,4%, pengalaman PKL terhadap kompetensi keahlian sebesar 6,4%, iklim kelas terhadap kesiapan kerja sebesar 1,3%, motivasi berprestasi terhadap kesiapan kerja sebesar 5%, pengalaman PKL terhadap kesiapan kerja sebesar 2,1%, dan kompetensi keahlian terhadap kesiapan kerja sebesar 18,4%. Kesimpulan penilitian ini menunjukkan bahwa iklim kelas, motivasi berprestasi, pengalaman PKL, dan pencapaian kompetensi keahlian.
PENGARUH PENDEKATAN LIFE BASED LEARNING BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATAKULIAH SPESIFIKASI DAN ESTIMASI BIAYA BANGUNAN Suparno Suparno; RM. Sugandi; N. Bambang Revantoro
BANGUNAN Vol 24, No 1 (2019): BANGUNAN EDISI MARET
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.05 KB) | DOI: 10.17977/um071v24i12019p%p

Abstract

Abstrak: tujuan penelitian ini adalah adalah mengetahui perbedaan hasil belajar antara mahasiswa yang belajar dengan pendekatan Life Based Learning berbasis model pemecahan masalah Instructional Model For Promoting Intellectual Development dibandingkan mahasiswa yang belajar dengan pendekatan pembelajaran model konvensional. Subyek penelitian dalam kelompok ekperimen terdiri dari 2 kelas mahasiswa yang memprogram matakuliah Spesifikasi dan Estimasi Biaya Bangunan, satu kelas sebagai kelompok eksperiment dan kelas lainnya sebagai kelompok kontrol. Untuk menguji hipotesis yang diajukan digunakan teknik analisis ttes. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa secara signifikan terdapat perbedaan hasil belajar kelompok mahasiswa yang menggunakan metode pemecahan dibandingkan dengan kelompok yang menggunakan metode konvensional. Hasil belajar pada kelompok yang menggunakan pendekatan Life Based Learning berbasis model pemecahan masalah lebih tinggi hasilnya dibandingkan dengan kelompok yang menggunakan model pembelajaran konvensional.Kata-kata kunci: Life based learning, Pemecahan Masalah, Hasil Belajar.Abstract: The purpose of this research is to find out the differences in learning outcomes between students studying with the Life Based Learning approach based on the Instructional Model For Promoting Intellectual Development problem solving model compared to students who study with conventional model learning approaches. The research subjects in the experimental group consisted of 2 classes of students who programed the Building Cost Specifications and Estimates course, one class as the experimental group and the other as the control group. To test the proposed hypothesis used ttes analysis technique. Based on the results of data analysis, it can be concluded that significantly the difference in learning outcomes of students who use solving methods is compared to groups using conventional methods. Learning outcomes in groups that use the Life Based Learning approach based on the problem solving model are higher in results compared to groups that use conventional learning modelsKeywords: Life based learning, Problem Solving, Learning Outcomes.
HUBUNGAN LINGKUNGAN KELUARGA, LINGKUNGAN SEKOLAH, DAN LINGKUNGAN MASYARAKAT TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 3 BOYOLANGU M. Rizal At-Thariq; R.M Sugandi; Priyono Priyono
BANGUNAN Vol 23, No 2 (2018): BANGUNAN EDISI OKTOBER
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.485 KB) | DOI: 10.17977/um071v23i22018p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; (1) Bagaimana deskripsi lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat, beserta minat berwirausaha siswa, (2) hubungan antara lingkungan keluarga dan minat berwirausaha, (3) hubungan antara lingkungan sekolah dan minat berwirausaha, (4) hubungan antara lingkungan masyarakat terhadap minat berwirausaha. Kondisi lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat diduga memiliki hubungan dengan minat berwirausaha siswa. Minat berwirausaha sangat penting bagi lulusan SMK. Adanya lulusan SMK yang berminat menjadi wirausahawan diharapkan tercipta wirausahawan baru di daerah tersebut. Sehingga meningkatkan jumlah wirausahawan dari lulusan SMK .Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket. Populasi penelitian adalah semua kelas XI jurusan Teknik Konstruksi Kayu dan Teknik Konstruksi Batu dan Beton SMKN 3 Boyolangu sebanyak 70 orang. Ukuran sampel di ambil dari keseluruhan populasi. Hasil uji intrumen didapatkan hasil bahwa 90 soal dari 93 soal dinyatakan valid dan nilai reabilitas sebesar 0,956, maka dapat disimpulkan instrumen tersebut reliabel dan dapat digunakan untuk penelitian. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis diskriptif untuk memperoleh harga rerata (Mean), standar deviasi (SD), median (Me), modus (Mo), nilai maksimum dan nilai minimum, yang selanjutnya disajikan dalam bentuk tabel dan diagram. Pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis regresi linier berganda, yang sebelumnya dilakukan uji persyaratan analisis meliputi uji normalitas, dan linieritas.Simpulan penelitian ini sebagai berikut (1) Kondisi lingkungan keluarga, sekolah, minat berwirausa yang tergolong cukup baik dan lingkungan masyarakat yang tergolong baik dari siswa SMK Negeri 3 Boyolangu; (2) Ada hubungan antara lingkungan keluarga dengan minat berwirausaha siswa; (3) Ada hubungan antara lingkungan sekolah dengan minat berwirausaha siswa; (4) Ada hubungan antara lingkungan masyarakat dengan minat berwirausaha siswa di SMK Negeri 3 Boyolangu; (5) dan ada hubungan antara lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat dengan minat berwirausaha siswa kelas XI kompetensi keahlian Teknik Konstruksi Kayu dan Teknik Konstruksi Batu Beton SMK Negeri 3 Boyolangu Tulungagung. Kata Kunci : Minat Berwirausaha, Lingkungan Keluarga, Lingkungan Sekolah, Lingkungan Masyarakat
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH BERBASIS MOBILE LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA Made Wena; Sutrisno Sutrisno; R. Machmud Sugandi; Sugiyanto Sugiyanto
BANGUNAN Vol 28, No 1 (2023): BANGUNAN EDISI MARET
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v28i12023p%p

Abstract

Abstrak:tujuan penelitian ini adalah: mengetahui perbedaan hasil belajar antara mahasiswa yang belajar dengan model pembelajaran pemecahan masalah berbasis mobile learning dibandingkan mahasiswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian ekpsperimen. Kelompok sampel yang mengalami perlakukan disebut disebut kelompok eksperimen, sedang kelompok sampel yang tidak mengalami perlakuan disebut kelompok kontrol. Untuk menguji hipotesis yang diajukan digunakan teknik uji t test. Berdasarkan hasil analisis data dapat disipulkan bahwa tidak ada perbedaan hasil belajar disebabkan oleh pembelajaran dengan mengunakan metode pemecahan masalah berbasis mobile learning dengan kelompok yang diajar menggunakan metode pembelajaran pemecahan masalah tanpa mobile learning. Pada sisi lain ada perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok mahasiswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi dengan kelompok mahasiswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah.Kata-kata kunci: Pemecahan Masalah, Mobile Learning, Hasil BelajarAbstract: The purpose of this study is to determine the difference in learning outcomes between students who study using a mobile learning-based problem-solving learning model compared to students who study using conventional learning models. This research is an experimental research. The sample group that underwent treatment was called the experimental group, while the sample group that did not experience treatment was called the control group. To test the proposed hypothesis, the t test technique was used. Based on the results of data analysis, it can be concluded that there is no difference in learning outcomes caused by learning using mobile learning-based problem-solving methods with groups taught using problem-solving learning methods without mobile learning. On the other hand, there are significant differences in learning outcomes between groups of students who have high achievement motivation and groups of students who have low achievement motivation.Keywords: Problem Solving, Mobile Learning, Learning Outcomes
Sumber Daya Proyek Konstruksi Patimban Port Development Project yang Mempengaruhi Kinerja Kontraktor Khoirina Putri Izza Rohmah; R. Machmud Sugandi; Imam Alfianto
Bentang : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 11 No 2 (2023): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil (Juli 2023)
Publisher : Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/bentang.v11i2.6236

Abstract

Construction project resources are one of the essential things in a construction phase. Every year, contractor performance decreases due to limitations in managing and managing project resources. One way contractors can deal with these problems is to improve quality performance during construction. One of the causes of problems at work is the resource factor. The resource factor in the construction process dramatically influences the contractor's performance. This study aims to analyze how much influence each factor of project resources (human resources, materials, equipment, implementation methods and information technology) of the project has Connecting Bridge, Patimban Port Development Project. The study collected sample data on 33 people involved in the project development process analysis using SEM-PLS analysis with the help of SmartPLS 3.0. From testing, this study's results indicate a positive and significant influence between the variables of human resources, materials, equipment amd implementation methods. This study's results obtained from the R square for the contractor performance variable were 0.809. It means that the percentage of human, material, equipment, implementation methods and information technology resources is 80.9%, while other factors influence the remaining 19.1%.
Kontribusi Lifelong Learning Pada Pendidikan Vokasi Otomotif Non-Formal Terhadap Stakeholder dalam Lembaga Pendidikan Muhammad Idris Effendi; Fadliyanti Firdausia; Lailatul Nurjanah; R. Machmud Sugandi
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 8 No 2 (2024): Volume 8, Nomor 2, 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v8i2.889

Abstract

Penduduk yang terdidik dan terampil adalah aset berharga bagi suatu negara dalam menghadapi dinamika perkembangan ekonomi dan industri. Implementasi dan pengembangan pendekatan Pembelajaran Sepanjang Hayat (Lifelong Learning) dalam pendidikan vokasi non-formal di bidang teknik otomotif memiliki dampak positif yang luas pada berbagai pihak. Pendekatan ini memberikan peluang bagi individu untuk terus mengembangkan keterampilan dan pengetahuan mereka di luar pendidikan formal, memungkinkan pemerintah meningkatkan kualifikasi tenaga kerja, yang mendukung daya saing ekonomi negara dan menciptakan masyarakat yang lebih terdidik. Bagi pengusaha, Lifelong Learning memastikan tenaga kerja yang terampil dan relevan dengan perkembangan industri, meningkatkan produktivitas dan kemampuan perusahaan untuk beradaptasi dengan perubahan pasar. Penyelenggara pendidikan memainkan peran penting dalam menyusun program pembelajaran yang responsif dan efektif, sedangkan masyarakat secara keseluruhan mendapat manfaat dengan menciptakan lingkungan ekonomi yang stabil, meningkatkan kesetaraan pendidikan, dan meningkatkan kualitas hidup. Investasi dalam pendidikan vokasi non-formal berbasis Lifelong Learning adalah langkah strategis untuk membangun masyarakat yang terampil, berpengetahuan, dan berdaya saing di era yang terus berkembang.
Pengembangan Masterplan Kawasan Wisata Desa Kebobang Berbasis Business-Tourism R. Machmud Sugandi; Mohammad Musthofa Al Ansyorie; M. Aris Ichwanto
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um066v3i12023p14-19

Abstract

Abstract Kebobang Village is in a mountainous area, so it has various potential. The many plantation, agricultural, and forestry potentials owned by Kebobang Village can be an opportunity for Kebobang Village to be developed into a rural tourist destination. The tourist destinations will be combined with the development of rest areas so that later, they can become a place for tourists to stop by to rest while enjoying the village views. It is hoped that developing tourist destinations properly and optimally will improve the economy of rural communities and reduce the number of unemployed by absorbing many workers. The development of tourist destinations also requires promotional media in the form of a business-tourism-based masterplan. Due to the unavailability of a masterplan or business-tourism-based layout design in the Kebobang Village tourist area, it is necessary to have a touch and application of science and technology to create a masterplan or business-tourism based layout design in the Kebobang Village-tourist-area. Abstrak Desa Kebobang merupakan desa yang berada di daerah pegunungan sehingga membuatnya memiliki beragam potensi. Banyaknya potensi perkebunan, pertanian, serta kehutanan yang dimiliki oleh Desa Kebobang dapat menjadi peluang bagi Desa Kebobang untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata pedesaan. Destinasi wisata yang dikembangkan akan dipadukan dengan pengembangan rest area, sehingga nantinya hal ini dapat menjadi tempat bagi wisatawan singgah untuk beristirahat sembari menikmati pemandangan desa. Pengembangan destinasi wisata secara baik dan maksimal diharapkan akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa dan mengurangi jumlah pengangguran dengan terserapnya banyak tenaga kerja. Pengembangan destinasi wisata juga memerlukan adanya media promosi berupa masterplan berbasis business-tourism. Berhubung belum tersedianya suatu masterplan atau desain layout berbasis business-tourism pada kawasan wisata Desa Kebobang, maka diperlukan adanya sentuhan dan aplikasi IPTEKS untuk keperluan pembuatan masterplan atau desain layout berbasis business-tourism kawasan wisata Desa Kebobang.
WACANA TRANSAKSI JUAL BELI DI PASAR SEBAGAI SUMBER BAHAN DALAM PEMBELAJARAN PENULISAN TEKS IKLAN DI SMP KELAS VIII Mohammad Musthofa Al Ansyorie; Muhammad Aris Ichwanto; R. Mahmud Sugandi; Imam Alfianto; Nur Ira Mega Maharani; Alviando Galih Syahdandi; Dedi Supriadin
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 3 No. 11 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini menguraikan relevansi wacana transaksi jual beli di pasar sebagai bahan ajar untuk menulis teks iklan di SMP kelas VIII. Data diperoleh dari tuturan pedagang dan pembeli di pasar tradisional. Objek penelitian adalah relevansi wacana transaksi jual beli sebagai bahan pembelajaran penulisan iklan. Data dikumpulkan dengan teknik simak catat dan rekam, lalu dianalisis melalui reduksi data, penyajian, dan penarikan simpulan. Hasil menunjukkan bahwa wacana transaksi di pasar memiliki relevansi dengan pembelajaran teks iklan serta potensi sebagai sumber bahan dalam pembelajaran menulis iklan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan materi pembelajaran yang lebih kontekstual dan relevan dengan kebutuhan siswa dalam memahami dan mempraktikkan penulisan teks iklan. Implikasi dari temuan ini dapat digunakan dalam merancang kurikulum yang lebih berorientasi pada penerapan praktis dalam pembelajaran bahasa Indonesia di tingkat SMP.
Efforts to Increase Work Productivity through Job Training Programs Towards the Indonesian Demographic Dividend Period Yamin, Ramadini Erlita; Sugandi, R. M.; Nurhadi, Didik
Teknologi dan Kejuruan: Jurnal Teknologi, Kejuruan, dan Pengajarannya Vol 44, No 1: Februari 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v44i12021p49-56

Abstract

Indonesia is predicted to experience demographic dividend from 2020 to 2030, which means that the population of productive age will be greater than the population of non-productive age, so Indonesia needs to prepare quality human resources to optimize opportunities for demographic dividend. The writing of this article aims to analyze the things that must be done by Indonesia in optimizing human resources development to face the era of demographic dividend. The research method used is descriptive qualitative. The results of this study indicate that Indonesia needs to improve and strengthen the education system to create superior human resources. Human resources development can be a solution to create superior human resources who are ready to face the era of demographic dividend, so that Indonesia can maximize opportunities to improve and strengthen the country's economy.
Learning Innovation for the Implementation of Industrial Practices for Construction Engineering and Property in Vocational High School According to the Construction Service Industry Needs Nugraheni, Natasya Atikasari; Sugandi, R. M; Sutrisno, Sutrisno
Teknologi dan Kejuruan: Jurnal Teknologi, Kejuruan, dan Pengajarannya Vol 43, No 2: September 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v43i22020p135-139

Abstract

 Abstract: Field Work Practices is practical learning activities to apply, stabilize, and improve the competence of students. These students need teaching materials by utilizing of E-Module with kvisoft flipbook maker application. The development functions for innovation is essential in increasing the readiness of Field Work Practices so that students could carry out Field Work Practices following with the needs of the Construction Services Industry. The development began with the data collection stage followed by product design, design validation, product revision, testing the product, and finishing the product. The results of material expert validation for learning design aspects was 92.19%, 87.5% for learning elements, and learning strategy aspects was 84.38%. The score of media experts for software engineering aspects was 89.58%, and visual communication aspects were 87.5%. The average response score of respondents for elements of the use of teaching materials were 86.04%, parts of the usefulness of teaching materials were 85.94%, and the conformity aspects of teaching materials 84.18%. Overall, the e-module teaching materials for Field Work Practices were good, exciting and very feasible to use as learning teaching materials. Besides, it can improve students' readiness in preparing Field Work Practices