cover
Contact Name
Mega Septia Sarda Dewi
Contact Email
mega.septia.ft@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
syahidah.faninastiti.ft@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No. 5
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Bangunan
ISSN : -     EISSN : 26210959     DOI : 10.17977
Core Subject : Engineering,
This journal explores conceptual ideas, theories, practices, research, and education in the fields of Civil Engineering and Building Engineering.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol. 25 no. 1 (2020)" : 5 Documents clear
ANALISIS MULTI KRITERIA POS HUJAN DAN POS DEBIT DENGAN METODE SEPWISE PADA DAS BD. KATULAMPA Ratih Pujiastuti; Undayani Cita Sari
Bangunan Vol. 25 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v25i12020p1-8

Abstract

Dalam suatu WS/DAS, pos pencatatan curah hujan biasanya lebih banyak ditemui dibandingkan dengan pos pencatatan debit. Banyaknya jumlah pos hujan menimbulkan permasalahan dalam biaya operasi dan pemeliharaan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pos hujan yang paling berpengaruh pada DAS Bd. Katulampa. Analisis dilakukan dengan metode Stepwise yang merupakan analisis multi correlation, dalam hal ini data hujan bulanan sebagai variabel bebas dan data debit bulanan sebagai variabel tidak bebas. DAS Bd. Katulampa dipengaruhi oleh 13 pos hujan. Akan tetapi karena keterbatasan data, analisis dilakukan pada 5 Pos Hujan yaitu Pos Perkeb. Gn. Mas, Pos Gunung Mas, Pos Panjang, Pos Pasir Muncang dan Pos Katulampa. Hasil analisa dengan multi correlation menunjukkan bahwa pertambahan nilai korelasi bertambah dari kombinasi 2,3 dan 4 pos hujan. Akan tetapi pada kombinasi 5 pos hujan, pertambahan nilai korelasi tidak lagi signifikan. Hal ini bisa disimpulkan bahwa pada DAS Bd. Katulampa, pencatatan pos hujan cukup terwakili dengan kombinasi 4 pos hujan antara lain Pos Perkeb. Gn. Mas, Pos Panjang, Pos Pasir Muncang dan Pos Katulampa. Kombinasi 4 pos hujan ini kemudian di cek dengan standar WMO. Polygon thiessen yang dihasilkan 4 pos hujan hasil analisis, menghasilkan luas pengaruh pos hujan maksimum adalah 50.57 km2 yaitu Pos Pasir Muncang dan minimum 15.46 km2 Pos Katulampa. Artinya dengan 4 pos hujan tersebut, luas pengaruh pos hujan masih masuk dalam ketentuan yang disyaratkan oleh WMO.
OPTIMASI BENTUK RANGKA ATAP STRUKTUR KUDA-KUDA BAJA CANAI DINGIN Irfan Adhe Mashudi; Edi Santoso; Nindyawati Nindyawati
Bangunan Vol. 25 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v25i12020p9-20

Abstract

Pertumbuhan atau kenaikan penduduk Indonesia yang sangat pesat mengakibatkan bertambahnya jumlah kebutuhan rumah tinggal yang juga semakin meningkat. Saat ini pembangunan seperti apartemen, dan perumahan sangat banyak didaerah perkotaan yang diakibatkan karena bertambahnya penduduk, atau migrasi dari desa ke perkotaan untuk mengimbangi dari pertumbuhan penduduknya. Rumah - rumah yang dibangun di perumahan pada umumnya banyak yang menggunakan rangka baja ringan sebagai atapnya. Material rangka atap biasanya dari kayu, beton, baja dan baja ringan, masing-masing memilik kelebihan dan kekurangannya. Dalam hal ini material kuda-kuda baja ringan mempunyai banyak kelebihan dibandingkan dengan material yang lainnya dalam penelitian-penelitian yang dilakukan sebelumya. Beberapa tipe rangka untuk baja canai dingin antara lain tipe Howe, Pratt, Fan, Fink, Scissors dll. Untuk itu perlu dilakukan optimasi dari bentuk-bentuk rangka kuda-kuda baja ringan, untuk mencari bentuk rangka yang optimum, aman, ekonomis dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bentuk optimum maksimal dari rangka kuda-kuda baja ringan, megetahui beban maksimal, lendutan maksimal pada konfigurasi rangka, angka keamanan dan pola keruntuhan dari rangka kuda-kuda baja ringan akibat beban statis, sehingga bisa dijadikan sebagai rujukan untuk diterapkan pada jenis-jenis rangka kuda-kuda baja ringan yang lain. Dari penelitian ini didapatkan hasil berdasarkan pemodelan secara analitis dari beberapa tahap bentuk dari rangka kuda-kuda baja canai yang ditemukan, yakni bentuk rangka Fink yang dimodifikasi dengan batang horizontal dengan tipe F1 pada proses modifikasi. Pada tahap selanjutnya yakni proses kombinasi rangka tidak mencapai bentuk yang optimum. Lendutan maksimum pada pemodelan secara analitis yakni sebesar 11.17 mm pada beban 2250 kg. Sedangkan pada pemodelan prototipe lendutan maksimum yang terjadi sebesar 11.33 mm pada beban 1270.99 kg dan didapatkan hasil angka keamanan yang direkomendasikan sebesar 1,4. Untuk pola keruntuhan keruntuhan yang terjadi, pada ½, ¼ bentang terjadi tekuk torsi, dan pada bagian tumpuan terjadi tekuk lentur torsional.
ANALISIS KONDISI GEOMETRIK JALAN TERHADAP POTENSI TERJADINYA KECELAKAAN LALU LINTAS Nando Ramadhani Nur Adnan; Pranoto Pranoto; Boedi Rahardjo
Bangunan Vol. 25 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v25i12020p21-32

Abstract

Kondisi geometrik jalan yang tidak sesuai dengan standar teknis perencanaan dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Tikungan SDN 3 Selorejo Kabupaten Blitar merupakan salah satu tikungan yang tidak memenuhi syarat perencanaan geometrik jalan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode survei lokasi selama 4 hari. Data primer meliputi data volume lalu lintas, kecepatan kendaraan, perlengkapan jalan, pelebaran jalan, dan geometrik jalan. Data sekunder data kecelakaan lalu lintas dan geometrik existing. Hasil penelitian mendapatkan: (1) karakteristik lalu lintas memiliki volume maksimum terjadi pada hari Senin sebesar 17221 smp/ hari yang di dominasi oleh kendaraan ringan (LV) sebesar 46,13%, kecepatan kendaraan ratarata sebesar 47,95 km/jam dengan kecepatan tertinggi di dominasi oleh kendaraan bermotor (MC) yang memiliki rata-rata kecepatan sebesar 62,73 km/jam dengan kecepatan tertinggi yang pernah tercatat dalam pengamatan sebesar 87,64 km/jam, dan kepadatan kendaraan tertinggi terjadi pada hari Senin sebesar 32,73 smp/km, (2) kondisi geometrik jalan pada beberapa aspek perencanaan seperti nilai superelevasi existing memiliki nilai sebesar 11,50%, sedangkan pada hasil perencanaan diperoleh superelevasi sebesar 9,89%, lengkung peralihan existing memiliki panjang 40 meter, sedangkan pada hasil perencanaan diperoleh nilai lengkung peralihan sepanjang 54,56 meter, dan pelebaran jalan existing memiliki lebar jalan sebesar 0,3 meter, sedangkan pada hasil perencanaan diperoleh lebar jalan sebesar 0,7124 meter, (3) faktor-faktor penyebab kecelakaan di dominasi oleh faktor manusia sebesar 57,14% dengan sebab kejadian yang sering dialami adalah kecepatan tinggi dan mengantuk, faktor kendaraan sebesar 21,43% dengan sebab kejadian yang dialami karena rem blong, muatan berlebih, dan ban pecah, sedangkan pada faktor jalan sebesar 21,43% yang selalu disebabkan oleh kemiringan jalan pada tikungan.
APLIKASI LOGIKA FUZZY SUGENO UNTUK PREDIKSI NILAI SLUMP DAN KUAT TEKAN BETON Fairuza Putri Prastowo; Bambang Djatmiko; Nemesius Bambang Revantoro
Bangunan Vol. 25 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v25i12020p33-40

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi nilai slump dan kuat tekan beton adalah bahan-bahan penyusun beton. Logika fuzzy Sugeno digunakan untuk prediksi nilai slump dan kuat tekan beton dengan bantuan software MATLAB versi 8.5.0.197613 R2015a. Penelitian menggunakan desain eksperimental aplikatif dan validasi dengan sistem Multiple Input Double Output (MIDO). Hasil penelitian : 1) Variabel multiple input terdiri dari semen, agregat kasar, agregat halus, dan air. Variabel double output terdiri dari nilai slump dan kuat tekan beton. 2) Himpunan fuzzy yang digunakan himpunan variabel linguistik minimum-medium-maksimum dengan fungsi keanggotaan segitiga. 3) Perhitungan cara manual dengan 4 tahapan, yaitu: membuat himpunan dan multiple input variabel, aplikasi fungsi implikasi, komposisi aturan, dan deffuzifikasi. 4) Perhitungan cara komputasi. 5) Hasil validitas diperoleh: a) hasil perhitungan ouput cara manual sama dengan output cara komputasi, yaitu nilai slump 8,75 cm dan kuat tekan 50 MPa, b) uji linearitas menghasilkan nilai koefisien determinasi R2=0,967>0,95 untuk slump dan R2=0,9516>0,95 untuk kuat tekan beton, c) uji beda rerata didapat P-value 0,200>0,05 untuk slump dan P-value 0,136>0,05 untuk kuat tekan beton. Maka, program dinyatakan valid dan layak digunakan. 6) Simulasi aplikasi logika fuzzy Sugeno dilakukan 5 kali dengan hasil: a) Jumlah semen, jumlah agregat kasar, jumlah agregat halus dan jumlah air berbanding lurus dengan nilai slump dan kuat tekan beton, b) Jumlah semen berbanding terbalik dengan air. Apabila jumlah semen maksimum dan jumlah air minimum maka menghasilkan nilai slump minimum dan kekuatan tekan beton maksimum dan sebaliknya, c) Agregat halus berbanding lurus dengan agregat kasar. Sehingga nilai slump dan kuat tekan beton akan mengalami minimum, medium dan maksimum apabila agregat kasar medium dan agregat halus medium.
KAJIAN PENAMBAHAN PAPER SULDGE YANG BERVARIASI TERHADAP SIFAT FISIK DAN MEKANIK CEILING BRICK M. Abdul Aziz Kurniawan; Eko Suwarno; Boedya Djatmika
Bangunan Vol. 25 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v25i12020p41-52

Abstract

Ceiling brick buangan paper sludge salah satu alternatif membuat pelat lantai, secara ekonomis lebih murah dan memiliki kuat tekan setara dengan beton konvensional K300. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Terdapat dua jenis benda uji yang digunakan yaitu berbentuk kubus dengan ukuran 5 cm x 5 cm x 5 cm untuk mengetahui kualitas bahan ceiling brick dan benda uji berbentuk produk ceiling brick untuk mengetahui kualitas produk ceiling brick. Variasi paper sludge yang digunakan adalah 2%, 4%, 6%, dan 8%. Satu benda uji dilakukan dua pengujian yaitu uji fisik (rembesan air) dan mekanik (kuat tekan). Metode penelitian menggunakan analisa statistik One Way dan dilanjutkan analisis Tukey. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Kuat tekan produk ceiling brick dengan campuran paper sludge berurut-urut 0%,2%, 4%, 6%, dan 8% sebesar 8.43 MPa, 9.39 MPa, 11.28 MPa, 10.31 MPa, dan 8.30 MPa. Nilai rata-rata rembesan air produk ceiling brick dengan variasi berurut-urut 0%,2%, 4%, 6%, dan 8%, yaitu sebesar 0.35 ml/menit, 0.37 ml/menit, 0.35 ml/menit, 0.42 ml/menit, dan 0.36 ml/ menit. (2) Kuat tekan mortar kubus ceiling brick dengan campuran paper sludge berurut-urut 0%,2%, 4%, 6%, dan 8% sebesar 105.66 MPa, 112.67 MPa, 104.20 MPa, 98.55 MPa, dan 105.24 MPa. Rembesan air mortar kubus ceiling brick dengan variasi berurut-urut 0%,2%, 4%, 6%, dan 8%, yaitu sebesar 0,59 ml/menit, 0,54 ml/menit, 0,46 ml/menit, 0,27 ml/menit, dan 0,28 ml/menit. (3) Uji kuat tekan dan rembesan air terhadap produk ceiling brick yang telah dicampur paper sludge mengalami perbedaan tetapi tidak signifikan. (4) Uji kuat tekan terhadap mortar kubus ceiling brick yang dicampur paper sludge mengalami perbedaan tetapi tidak signifikan. Sedangkan uji rembesan air tehadap mortar kubus ceiling brick yang dicampur paper sludge mengalami perbedaan yang signifikan. (5) Campuran paper sludge 4% pada produk ceiling brick dan campuran paper sludge 2% pada mortar kubus ceiling brick menghasilkan kuat tekan optimum.

Page 1 of 1 | Total Record : 5