cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Politic and Government Studies
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Ilmu Pemerintahan diterbitkan oleh Jurusan Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro.
Arjuna Subject : -
Articles 31 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 2 : Periode Wisuda April 2023" : 31 Documents clear
MALAPRAKTIK OLEH PENYELENGGARA PEMILU: PEMUNGUTAN SUARA ULANG DALAM PEMILIHAN WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA CIREBON TAHUN 2018 DALAM PERSPEKTIF TATA KELOLA PEMERINTAHAN Fania Aisyah Puteri; Nur Hidayat - Sardini; Wijayanto - -
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 2 : Periode Wisuda April 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai penyebab terjadinya Pemungutan Suara Ulang dalam penyelenggaraan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Cirebon Tahun 2018 dan mengetahui peran masing-masing Lembaga Penyelenggara Pemilu, yakni KPU Kota Cirebon dan Bawaslu Kota Cirebon. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap permasalahan Pilkada Kota Cirebon Tahun 2018 dan dinamika mengapa Pilkada di kota ini hingga diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi, untuk dilakukan Pemungutan Suara Ulang. Selain itu, dalam perspektif tata kelola pemerintahan, penelitian ini mencoba untuk mencari jawaban mengenai akuntabilitas kinerja Pilkada, oleh karena Pilkada atau Pemilu pada umumnya merupakan kegiatan pemerintahan dalam arti luas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dan dokumentasi. Sebagai data pendukung, dalam penelitian ini menggunakan studi literatur. Adapun analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Terdapat hasil bahwa Pemungutan Suara Ulang dalam penyelenggaraan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Cirebon Tahun 2018 disebabkan oleh tindakan malapraktik Pilkada yang dilakukan jajaran KPU Kota Cirebon dan kelalaian pengawasan oleh Bawaslu Kota Cirebon. Pembongkaran kotak suara, adanya intervensi dari Bawaslu Provinsi Jawa Barat, dan persaingan yang ketat antara kedua paslon menjadi faktor mengapa bisa terjadi Pemungutan Suara Ulang
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT (PPKM) TAHUN 2021 PADA SEKTOR PARIWISATA (STUDI KASUS DI PANTAI BARON KABUPATEN GUNUNGKIDUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA) Ardaffa Firezha Wirandik; supratiwi - -
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 2 : Periode Wisuda April 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak terhadap penyelenggaraan aktivitas pariwisata di daya tarik wisata Pantai Baron Kabupaten Gunungkidul. Pantai Baron menjadi daya tarik wisata unggulan di Kabupaten Gunungkidul yang menjadi penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) sektor pariwisata dan jumlah kunjungan wisatawan terbesar. Pemerintah menetapkan kebijakan PPKM sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran kasus Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis implementasi kebijakan PPKM pada sektor pariwisata di Pantai Baron sepanjang tahun 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara mendalam dan teknik dokumentasi. Adapun analisi dan interpretasi data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah implementasi kebijakan PPKM di Pantai Baron sudah sesuai dengan satandar atau ukuran kebijakan dan mencapai tujuan yang diharapkan, namun masih terdapat kekurangan yaitu dalam kedisiplinan dan ketegasan organisasi pelaksana dalam menerapkan ketentuan PPKM secara konsisten. Penelitian ini juga menunjukkan adanya partisipasi yang diberikan masyarakat dalam tahap pelaksanaan, pengambilan manfaat, dan tahap evaluasi yang diwujudkan dalam bentuk pikiran, tenaga, keahlian, barang, dan uang. Disarankan agar Dinas Pariwisata dan stakeholder pelaksana kebijakan meningkatkan ketegasan dan kedisiplinan dalam penerapan kebijakan PPKM, melalui pengetatan penjagaan dan patroli petugas, himbauan dan monitoring secara berkala, serta dilakukan penindakan terhadap pelanggaran
SUSTAINING INNOVATION PELAYANAN PUBLIK DI ERA DISRUPSI, STUDI KASUS PROGRAM TEMS (TULUNGAGUNG EMERGENCY MEDICAL SERVICES) DI KABUPATEN TULUNGAGUNG Yuyung Candra Yanvingsesa; Dzunuwanus Ghulam Manar
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 2 : Periode Wisuda April 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hadirnya pelayanan publik yang inovatif menjadi sebuah jawaban atas berbagai permasalahan masyarakat. Inovasi TEMS merupakan sebuah layanan gabungan pre-hospital dengan pelayanan intra-hospital berbasis teknologi tingkat tinggi sehingga proses penanganan kegawatdaruratan lebih efektif dan efisien. Salah satu sektor yang terdampak disrupsi adalah sektor health service yang bertujuan menciptakan safe community. Untuk mewujudkannya, pemerintah wajib menjamin sustaining innovation pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif tipe deskriptif karakteristik studi kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keberlanjutan inovasi TEMS di Kabupaten Tulungagung pada era disrupsi. Dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, studi pustaka, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala IGD RSUD dr.Iskak, Petugas Operator atau PIC TEMS, dan masyarakat Kabupaten Tulungagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TEMS merupakan pelayanan publik yang inovatif karena mampu menjawab permasalahan kegawatdaruratan seperti penurunan dead on arrival akibat kecelakaan lalu lintas, dan mortalitas serta morbiditas akibat penyakit jantung. Keberlanjutan inovasi dilakukan TEMS dengan melahirkan mobile apps EB SOLIH, inovasi LASKAR, inovasi Home Care dengan sistem terintegrasi. Selain itu, inovasi TEMS juga mampu beradaptasi dengan adanya era disrupsi dengan penggunaan teknologi informasi berupa aplikasi berbasis sistem operasi android, adanya inovasi home care yang tidak terbatas ruang dan waktu, mampu melakukan sharing economy dengan Dinas Kesehatan dan PPNI, serta pengembangan teknologi big data berbasis EMR. Akan tetapi, terdapat beberapa hal yang perlu ditingkatkan seperti perluasan akses mobile apps berbasis IOS, peningkatan sosialisasi aplikasi EB SOLIH, dan penyesuaian tarif home care bagi pasien non BPJS
PERLAWANAN TERSELUBUNG DI TENGAH REGRESI DEMOKRASI (STUDI KASUS MURAL JALANAN DI KOTA SOLO DAN YOGYAKARTA) Rashida Indira Prasanti; Nur Hidayat - Sardini; Turtiantoro - -
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 2 : Periode Wisuda April 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Social, political, economic, and cultural dynamics, which remain to be interesting topics for discussion until now, have become one of the things that have received lots of public attention. People who should be the highest authority in a democratic country are competing to exercise their right to freedom of opinion and voice through various channels, including non-formal political channels using street art. The existence of street artists who are increasing every time adds to the understanding for the community that the definition of art is not only for art but also as art for politics. Using qualitative research methods with new social movement theory and the concept of covert resistance, this paper will reveal the results of an analysis of how murals that are included in street art play their function as covert resistance and media criticism, and what is the role of the state and apparatus in protecting freedom of opinion and expression of society . The results of the study show the fact that street murals exist because street artists who are also civil society voice their concerns and are relevant to many people in the situation that was happening at that time, and basically there are still difficulties for the political domination in accepting the presence of street art as one of the medium of resistance and criticism
Evaluasi Program Keluarga Harapan (PKH) Pada Masa Pandemi Covid-19 di Kota Semarang Illen La - Reartha; Turtiantoro - -; Nunik Retno Herawati
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 2 : Periode Wisuda April 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 merupakan fenomena dan masalah yang terus menjadi perhatian pemerintah, dikarenakan dampaknya yang luas diberbagai sektor kehidupan khususnya pendapatan keluarga yang mengalami penurunan. Berbagai macam bentuk program kebijakan yang dikeluarkan pemerintah untuk menanggulangi dampak tersebut salah satunya adalah Program Keluarga Harapan. Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi salah satu bantuan dan perlindungan sosial dalam kluster pertama strategi penanggulangan kemiskinan, sehingga diharapkan pada situasi pandemi dapat menanggulangi permasalahan masyarakat salah satunya di Kota Semarang. Kota Semarang sebagai pusat ibu Kota Jawa Tengah diharapkan menjadi kiblat yang baik dalam pelaksanaan PKH, namun masih ditemukan beberapa kendala dalam pelaksanaan PKH selama pandemi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan kebijakan Program Keluarga Harapan (PKH) pada masa pandemi Covid-19 di Kota Semarang. Teori yang digunakan peneliti ini adalah Bridgman dan Davis dimana terdapat empat dimensi yang mampu untuk menjawab persoalan dalam pelaksanaan kebijakan yaitu Input, Proses, Output, Outcome. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data menggunakan wawancara dengan teknik pengambilan informan menggunakan Purposive sampling. Sebagai data pendukung peneliti memakai data sekunder yang berupa laporan, arsip, serta teks lainnya yang ada di Dinas Sosial Kota Semarang ataupun yang dapat membantu meyelesaikan proses penelitian skripsi. Adapun analisis data dimulai dari pengumpulan data yang menggunakan teknik triangulasi atau banyak sumber data setelah itu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan PKH pada masa pandemi Covid-19 di Kota Semarang belum sepenuhnya dilaksanakan secara optimal. Hal tersebut terlihat ada beberapa faktor yang masih mengalami kendala salah satunya yaitu, keterlambatan pencairan, masih belum menjangkau semua warga, belum tepat sasaran, kurangnya kerjasama dari Bank Penyalur. Keberjalanan PKH tidak hanya dilakukan pada saat pandemi saja namun hingga saat ini program tersebut terus berjalan. Oleh sebab itu, pemerintah perlu untuk memaksimalkan kinerja pelaksanaan PKH. Dengan koordinasi antar pelaksana serta pihak Bank Penyalur sehingga dapat membantu kelancaran penyaluran bantuan. Selain itu sistem yang digunakan dalam proses PKH dapat diperbaiki agar dapat digunakan secara maksimal, serta fasilitas pendukung diharapkan lebih dilengkapi. Hal ini tentunya dibutuhkan sehingga pelaksanaan PKH selanjutnya bisa lebih maksimal dan tujuan program bantuan dapat terwujud sepenuhnya
ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PELAYANAN TERPADU AKHIR PEKAN DAN MALAM HARI PEMERINTAH KOTA SEMARANG (Studi Kasus Kecamatan Candisari) Nissa Ajeng Marwanto Putri; puji - Astuti; Supratiwi - -
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 2 : Periode Wisuda April 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai analisis kebijakan pelayanan terpadu akhir pekan dan malam hari pada pemerintah Kota Semarang yang dilaksanakan secara serentak oleh 16 (enambelas) Kecamatan se-Kota Semarang dan OPD terkait yang telah ditunjuk. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendektan deskriptif. Pengumpulan informasi serta data dukung menggunakan wawancara. Sebagai data pendukung dalam penelitian ini menggunakan studi literaturyang didapatkan dari jurnal, internet, maupun dokumen penting lainnya. Peneliti menggunakan teknik triangulasi sumber dengan cross-check hasil wawancara yang diperoleh dari berbagai sumber. Adapun analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dengan metode tersebut, penelitian ini menghasilkan temuan bahwa pelaksanaan pelayanan terpadu akhir pekan dan malam hari di Kecamatan Candisari mengalami trend kenaikan pengguna layanan publik hal ini dipengaruhi oleh 4 variabel implementasi menurut teori Edward III yaitu komunikasi, SDM, disposisi, dan struktur birokrasi. Disamping itu beberapa kendala juga terdapat dalam pelaksanaan pelayanan terpadu akhir pekan dan malam hari yaitu pada kesiapan dan ketersediaan fasilitas yang memadai. Penelitian ini merekomendasikan agar Kecamatan Candisari memperbaiki beberapa fasilitas yang ada untuk menjunjanh berjalannya pelayanan publik yang ramah. Sehingga masyarakat sebagai pengguna layanan akan merasa aman dan nyaman ketika memanfaatkan fasilitas layanan publik yang ada
KESENJANGAN GENDER PADA LEMBAGA PENYELENGGARA PEMILU PROVINSI JAWA TENGAH Hafifah Bella Nugraheni; Nur Hidayat - Sardini; Laila Kholid Alfirdaus
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 2 : Periode Wisuda April 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The presence and representation of women in public and political spheres is still not visible to this day. Women have the right to participate, the right to vote, and the right to be elected and even have a legal umbrella that encourages their representation in election management institution. The background of this research is the low participation of women in the Central Java Province Election Institution in this day, even though they have been given encouragement through affirmative ideas to the applicable legal framework. This research aims to explain the description of the women existence in Central Java Province election management institution. In addition, this research also explain the inhibiting and driving factors for the women existence in the Central Java Province election management institution. In this research, efforts to answer the problems and research objectives are carried out using the theory of women's representation in the public sphere, affirmative action through Law Number 7 of 2017 about Elections, and the political recruitment system. The subjects in this research are the Central Java Province Election Organizing Institution consisting of the Central Java Province KPU and the Central Java Province Bawaslu in the process of recruiting prospective members for the 2018-2023 Central Java Provincial Election. Through a qualitative method with a descriptive approach, this research will answer several problems and analysis related to the low existence of female members in the Central Java Province election management institution for 2018 – 2023. The results of this research indicate that there is an affirmation idea that is applied in the recruitment stage even though it is not yet optimal in its application. In addition, cultural, intra-personal, and structural-formal barriers were found in the initial process of recruiting prospective members for women
PROFILING RELAWAN DEMOKRASI (STUDI ORIENTASI POLITIK DAN SIKAP POLITIK RELAWAN DEMOKRASI PEMILU SERENTAK 2019 KPU KABUPATEN PURWOREJO) Lusia Brilian Dian Pratiwi; Yuwanto - -; Fitriyah - -
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 2 : Periode Wisuda April 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Relawan demokrasi menjadi mitra KPU Kabupaten Purworejo dalam menjalankan agenda sosialisasidan pendidikan pemilih berbasis masyarakat dengan melibatkan 54 anggota relasi terpilih yangberasal dari 10 basis pemilih strategis. Sebagian besar relawan demokrasi Kabupaten Purworejo(87%) termasuk dalam generasi millenial (berumur 24-41 tahun). Hal yang menjadi fokus penelitianini yaitu orientasi politik dan sikap politik dari relawan demokrasi sebagai agen sosialisasi KPU.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Instrumenpenelitian ini menggunakan pertanyaan terstruktur berupa kuesioner atau angket yang dibagikankepada 54 relasi terpilih. Kemudian jawaban dianalisis menggunakan SPSS. Hasil dari penelitian inidijelaskan bahwa orientasi politik relawan demokrasi KPU Kabupaten Purworejo memiliki nilai yangrelatif baik dengan rata-rata menunjukkan 3.54 dalam skala 1-5 dan standar deviasi 0.326. Adapunpada lingkup aspek-aspek pendukungnya, rata-rata nilai aspek pengetahuan berada pada nilai 3.81,rata-rata nilai aspek afektif berada pada nilai 3.97 dan rata-rata nilai aspek evaluatif berada pada nilai3.41. Hal ini menunjukkan bahwa Relawan Demokrasi masih perlu meningkatkan kemampuannyauntuk melakukan evaluasi terhadap sistem politik Indonesia. Adapun aspek sikap politik relawandemokrasi menunjukkan bahwa Relawan Demokrasi telah memiliki respon yang baik terhadapberjalannya sistem politik di Indonesia
ANALISIS MANAJEMEN BENCANA DAN KETAHANAN MASYARAKAT TERHADAP BANJIR PASANG AIR LAUT (ROB) DI KAMPUNG NELAYAN TAMBAK LOROK Hildan Cahya Mahesa; Puji - Astuti; Supratiwi - -
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 2 : Periode Wisuda April 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir seakan tidak dapat lepas dengan Kota Semarang terlebih ketika musim penghujan tiba. Hingga sekarang, penanganan masalah banjir masih menjadi tugas yang belum selesai dan membawa dampak bagi masyarakat baik secara materiil ataupun secara moriil. Daerah Kampung Nelayan Tambak Lorok di Kota Semarang merupakan salah satu area yang rawan terkena banjir. Pemandangan air yang menggenang disertai dengan bau tidak sedap seakan menjadi hal lumrah di wilayah ini. Hal tersebut menimbulkan berbagai pertanyaan mengenai berbagai mitigasi bencana dalam meminimalisir konsekuensi dan keberlanjutan warga dalam menghadapi situasi bencana. di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan teori manajemen bencana dan ketahanan masyarakat terhadap bencana dengan metode kualitatif deskriptif melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Pengambilan informan dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data pendukung dalam melakukan penelitian ini diambil melalui studi pustaka. Pengolahan data melalui pengurangan jumlah data, visualisasi data, dan inferensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanggulangan bencana yang dilakukan di wilayah Tambak Lorok belum terlaksana secara optimal baik pada mitigasi bencana, ketika bencana terjadi, ataupun proses rehabilitasi pasca bencana. Selain itu, ketahanan masyarakat Tambak Lorok terhadap bencana juga masih kurang baik khususnya aspek pengelolaan sumber daya alam, sumber daya manusia, fisik/infrastruktur, ekonomi, sosial, dan kesehatan. Pemerintah sebagai aktor pengambil kebijakan masih belum optimal dalam melaksanakan perannya, disisi lain masyarakat Tambak Lorok terhambat berbagai keterbatasan yang mereka miliki dalam menghadapi bencana di wilayah mereka. Berbagai kebijakan yang telah dirumuskan masih belum berjalan optimal seperti kebijakan air tanah, program Kampung Bahari Tambak Lorok, ataupun proses pembangunan yang terkesan masih lamban. Oleh karena itu, perlu adanya ketegasan dalam pelaksanaan kebijakan dan koordinasi antar lembaga yang berwenang dalam mengatasi permasalahan banjir pasang air laut (rob) dan dampak yang ditimbulkannya
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM KAMPUNG TEMATIK DI KAMPUNG BATIK KOTA SEMARANG Mazidatur - Rohmaniyah; Nunik Retno Herawati; Turtiantoro - -
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 2 : Periode Wisuda April 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Urbanization has a very complex impact on urban life, including poverty and slum settlements. Both of these problems are things that are the responsibility of the government to address. The city of Semarang has a thematic village policy to overcome these problems. In the development of thematic villages, high community participation is required so that the program can run in a sustainable manner, unfortunately the characteristics of urban communities that are individualistic, less familiar with each other, and heterogeneous make community participation in urban areas difficult to carry out. This research uses a qualitative method with a case study type. The results obtained by community participation in the thematic village program in Batik Village have not been optimal because they are still dominated by the Semarang City Government and have not fully involved the community in its development. As a result, the conditions that occur actually disrupt the harmony of society among its citizens

Page 2 of 4 | Total Record : 31


Filter by Year

2023 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 1 (2025): Vol 14, No 1 : Periode Wisuda Januari 2025 Vol 13, No 4 : Periode Wisuda Oktober 2024 Vol 13, No 3 : Periode Wisuda Juli 2024 Vol 13, No 2 : Periode Wisuda April 2024 Vol 13, No 1 : Periode Wisuda Januari 2024 Vol 12, No 4 : Periode Wisuda Oktober 2023 Vol 12, No 3 : Periode Wisuda Juli 2023 Vol 12, No 2 : Periode Wisuda April 2023 Vol 12, No 1 : Periode Wisuda Januari 2023 Vol 11, No 4 : Periode Wisuda Oktober 2022 Vol 11, No 3 : Periode Wisuda Juli 2022 Vol 11, No 2 : Periode Wisuda April 2022 Vol 11, No 1 : Periode Wisuda Januari 2022 Vol 10, No 1 (2021): Periode Wisuda Januari 2021 Vol 10, No 4: Periode Wisuda Oktober 2021 Vol 10, No 3: Periode Wisuda Agustus 2021 Vol 10, No 2: Periode Wisuda April 2021 Vol 9, No 03 (2020): Periode Wisuda Agustus 2020 Vol 9, No 02 (2020): Periode Wisuda April 2020 Vol 9, No 01 (2020): Periode Wisuda Januari 2020 Periode Wisuda Oktober 2020 Vol 8, No 04 (2019): Periode Wisuda Oktober 2019 Vol 8, No 03 (2019): Periode Wisuda Agustus 2019 Vol 8, No 02 (2019): Periode Wisuda April 2019 Vol 8, No 01 (2019): Periode Wisuda Januari 2019 Vol 7, No 04 (2018): Periode Wisuda Oktober 2018 Vol 7, No 3 (2018): Periode Wisuda Agustus 2018 Vol 7, No 2 (2018): Periode Wisuda April 2018 Vol 7, No 1 (2018): Periode Wisuda Januari 2018 Vol 6, No 04 (2017): Periode Wisuda Oktober 2017 Vol 6, No 03 (2017): Periode Wisuda Agustus 2017 Vol 6, No 01 (2017): Periode Wisuda Januari 2017 Vol 6, No 2 (2017): Periode Wisuda April 2017 Vol 5, No 03 (2016): Volume 5,Number 3, Tahun 2016 Vol 5, No 04 (2016): Periode Wisuda Oktober 2016 Vol 5, No 02 (2016): Periode Wisuda April 2016 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Vol 4, No 3 (2015): VOLUME 4, NOMOR 3, TAHUN 2015 Vol 5, No 4 (2015): Periode Wisuda Oktober 2015 Vol 4, No 1 (2015): Wisuda Periode Januari 2015 VOLUME 4, NOMOR 2, TAHUN 2015 VOLUME 3, NOMOR 4, TAHUN 2014 VOLUME 3, NOMOR 3, TAHUN 2014 VOLUME 3, NOMOR 2, TAHUN 2014 VOLUME 3, NOMOR 1, TAHUN 2014 Wisuda Periode April 2014 VOLUME 2, NOMOR 4,TAHUN 2013 Volume 2 Nomor 3 Tahun 2013 Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013 Vol 1, No 1 (2012): Journal of Politic and Government Studies More Issue