cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Public Policy and Management Review
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Ilmu Administrasi Publik diterbitkan oleh Jurusan Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro
Arjuna Subject : -
Articles 68 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 2: April 2024" : 68 Documents clear
ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBINAAN PASAR RAKYAT BABADAN KABUPATEN SEMARANG Kusuma Dayuninggar, Nawang; Nurcahyanto, Herbasuki; Marom, Aufarul
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 2: April 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i2.43596

Abstract

The Semarang Regency Government has stipulated Semarang Regency Regional Regulation Number 2 of 2018 concerning Policies for the Arrangement and Development of People's Markets, Shopping Centers and Supermarkets. This regulation serves as a guideline in implementing policies for developing the Babadan People's Market in Semarang Regency, but its implementation has not yet run optimally. This research aims to analyze the implementation of the Babadan People's Market development policy in Semarang Regency and analyze the supporting and inhibiting factors. The method used in this research is descriptive qualitative with data collection through interviews and documentation. The results of the research show that the implementation of the Babadan People's Market development policy in Semarang Regency has not been fully implemented properly according to applicable regulations. The phenomenon of the right policy, right implementer, right process, right environment and right target has not run optimally. Supporting factors for implementing this policy are communication, resources and bureaucratic structure. Meanwhile, the factor inhibiting policy implementation is the disposition of the implementer. This research recommends that market managers be more assertive in controlling traders who violate regulations, implement zoning related to levies for traders, and collaborate between implementers and policy formulators in collecting data regarding potential levies.
PERAN DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN REMBANG DALAM PENGEMBANGAN EKOWISATA MANGROVE PARK DESA PASAR BANGGI Anggraini, Dina Eka; Nurcahyanto, Herbasuki; Rostyaningsih, Dewi
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 2: April 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i2.43736

Abstract

Mangrove Park Ecotourism in Pasar Banggi Village is a conservation-based tourist attraction in Rembang Regency. Since the Covid-19 pandemic, the existence of this tourist spot has diminished. This has also led to the neglect of the facilities. Additionally, there are other untapped potentials in the creative economy sector, which have not gained attention from the government. As the leading sector in local tourism affairs, the involvement of the Department of Culture and Tourism of Rembang Regency is needed to address the issues at hand. This study aims to describe the role of the Department of Culture and Tourism of Rembang Regency in the Development of Mangrove Park Ecotourism in Pasar Banggi Village and examine the supporting and inhibiting factors. The study utilizes Biddle and Thomas' role theory combined with Jim Ife and Frank Tesoriero's theories to delineate the role of the Department of Culture and Tourism of Rembang Regency in the development of Mangrove Park Ecotourism in Pasar Banggi Village. This research adopts a descriptive qualitative research method. The findings indicate that there are still roles that are not optimally performed, particularly in facilitative and educational roles, which are caused by role transitions and limited budgets. Recommendations include collaboration between the Department of Culture and Tourism of Rembang Regency and the Village Community Empowerment Agency to empower the communities around the Mangrove Park Ecotourism area in Pasar Banggi Village. Furthermore, cooperation with private entities such as accommodation providers can enhance the development of Mangrove Park Ecotourism in Pasar Banggi Village.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN DI KANTOR IMIGRASI KELAS I SEMARANG DALAM PEMBUATAN PASPOR Nada Salsabila, Kamilia; Rostyaningsih, Dewi; Lestari, Hesti
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 2: April 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i2.43834

Abstract

Pelayanan publik menjadi salah satu kebutuhan krusial bagi masyarakat untuk menunjang kepentingan dalam berbagai keperluan yang berkaitan dengan keoptimalan pelayanan suatu institusi pemerintah. Dalam hal ini, terdapat satu aspek penting dalam pelayanan publik yakni dengan memaksimalkan kualitas pelayanan kepada Masyarakat. Salah satu institusi yang berkaitan dengan pelayanan publik yakni Kantor Imigrasi Kelas I Semarang. Kualitas pelayanan dapat dilihat dari jumlah penerbitan paspor pada tiap kurun waktunya dalam hal kemampuan memberikan kualitas pelayanan publik yang prima. Penelitian ini membahas tentang kualitas pelayanan Kantor Imigrasi Kelas I Semarang dalam pembuatan paspor dengan menggunakan 5 (lima) dimensi kualitas pelayanan yang meliputi aspek tangibles, reliability, responsiveness, assurance dan empathy. Lebih jauh, penelitian ini menganalisis kualitas pelayanan menggunakan teknik analisis Spradley. Adapun penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber yang diperoleh dari observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah pada aspek tangibles dan responsiveness membuktikan bahwa masih kurang baik. Hal ini ditandai ditandai dengan fasilitas parkir yang kurang nyaman serta kesan acuh dari petugas dalam menanggapi keluhan masyarakat. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, maka petugas segera menanggapi keluhan masyarakat dan melakukan penataan kembali fasilitas parkir tersebut.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KUALITAS PRODUK PEMBAYARAN E-MONEY TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA BATIK SOLO TRANS Asngari, Rahma Nur Wahidahtun; Priyadi, Budi Puspo; Dwimawanti, Ida Hayu
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 2: April 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i2.43147

Abstract

A city needs transportation to help people in the city move from one place to another easily. Currently, there are many big cities in Indonesia, one of which is Surakarta City, which provides public transportation provided by the Surakarta City Governemnet called Batik Solo Trans (BST) consisting of various corridors with different road routes. At this time, Batik Solo Trans (BST) has provided convenience and comfort for the people of Surakarta City related to the innovative performance of its payment method, which is using an electronic card or emoney payment. This new payment method makes the payment transaction process faster because people only need to tap their electronic cards to the tap tool or scan the barcode available on the bus. However, there are indications that people feel dissatisfied with the emoney payments that are implemented because there are still various obstacles. The purpose of this research is to analyze the effect of service quality and product quality on customer satisfaction with the implementation of the e-money payment sysem in Batik Solo Trans (BST). Researchers will analyze through the theory of customer satisfaction, service quality, and porudct quality. The research method used in this research is a type of quantitavie research with data collection techniques through questionnaires. In determining research subjects, researchers will use convenience sampling techniques. The result of the research produced by researchers, namely the quality of e-money payment services partially has a significant influence on customer satisfaction with a value of 4.322. The quality of e-money payment product partially has a significant with a value of 4.315. Service quality and product quality of e-money payments together have a signicant influence on customer satisfaction with a value of 67.038.
ANALISIS KELEMBAGAAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KABUPATEN JOMBANG Yunus, Dedi; Rahman, Amni Zarkasyi; Hanani, Retna
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 2: April 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i2.43567

Abstract

Pengelolaan sampah di Kabupaten Jombang yang masih belum dilakukan secara optimal menjadi latar belakang penelitian ini. Masalah yang muncul mengenai mekanisme pengelolaan sampah, mulai dari pengurangan, penanganan, pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, penyelenggaraan kelembagaan, dan pelaksanaan pemrosesan akhir yang belum dapat dilakukan secara optimal. Tujuan penelitian ini untuk memahami tinjauan kelembagaan pengelolaan sampah di Kabupaten Jombang. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan bersumber dari data primer dan sekunder. Hasil penelitian menjelaskan mengenai beberapa hal. Pertama, kepemimpinan dalam kelembagaan pengelolaan sampah dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup. Konteks visi misi dan tujuan didasarkan pada keselarasan dengan Pemerintah Kabupaten Jombang. Selaku leading sector utama dari Dinas Lingkungan Hidup dan hubungan kerjasama kelembagaan dilakukan dengan berkoordinasi kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sampah, Bank Sampah, Pasukan Kuning, dan OPD terkait. Kedua, strategi berpedoman pada Renstra Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang tahun 2018-2023. Kegiatan pengembangan lembaga/pegawai masih belum dilakukan secara jelas dan periodik. Ketiga, komunikasi pihak komunikator dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup. Penyampaian pesan kepada internal pegawai DLH dilakukan melalui langsung atau tidak langsung. Media sosial yang dipergunakan mulai dari Instagram, Website, dan Houtline SIAPS. Impact dalam komunikasi yang dilakukan secara implementasi sudah tepat. Keempat, norma formal berpedoman pada regulasi pemerintah, Perda No. 3 Tahun 2019, Perbup Nomor 56 Tahun 2022, Perbup Nomor 52 Tahun 2019, Perda Nomor 13 Tahun 2023. Sedangkan, norma informal mengenai SOP, SPK, himabuan, komitmen, dan kepercayaan. Kelima, sumber daya kelembagaan, pendanaan bersumber dari APBN, APBD, CSR, dan pendanaan lainnya yang sah. Sumber daya aparatur masing-masing lembaga sudah dilakukan dengan baik. Msnajerial kinerja didasarkan pada Surat Perjanjian Kerja yang dilakukan.
IMPLEMENTASI PROGRAM JAKPRENEUR DALAM PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT Kholisoh, Hera; Puspo Priyadi, Budi; Purnaweni, Hartuti
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 2: April 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i2.43688

Abstract

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Program Jakarta Enterpreneur (Jakpreneur) memberdayaan masyarakat dalam mengembangkan UMKM. Jakpreneur adalah program untuk menciptakan wirausaha yang berkualitas, mandiri, dan mampu berdaya saing sesuai Pergub DKI Jakarta Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Pengembangan Kewirausahaan Terpadu termasuk Kota Administrasi Jakarta Pusat. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Program Jakpreneur oleh Suku Dinas PPKUKM Kota Administrasi Jakarta Pusat, dan menganalisis faktor penghambat pelaksanaan program Jakpreneur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Proses pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan Program Jakpreneur sudah berjalan dengan baik. Penelitian dilakukan berdasarkan kriteria indikator implementasi kebijakan menurut Van Horn dan Van Meter berdasarkan standar, sasaran, dan tujuan kebijakan diperlihatkan dengan ketepatan sasaran bagi binaan Jakpreneur, dan kesesuaian kegiatan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Sumber daya kebijakan melalui anggaran kebijakan dan dukungan kelembagaan yang sudah berjalan dengan baik melalui pemberian fasilitas pada program Jakpreneur. Namun, proses kegiatan belum optimal karena proses sosialisasi yang tidak maksimal, dan pelaksanaan kegiatan yang belum efektif. Terdapat penghambat pada pelaksanaan Program Jakpreneur, yaitu pelaku usaha yang masih minim kualitasnya dan modal yang terbatas. Pendamping masih kurang pengalaman dan juga jumlah pendamping jauh dari ideal yaitu 1 pendamping harus mendampingi lebih dari 500 UMKM. Rekomendasi dari penelitian ini adalah dilakukannya sosialisasi terutama kepada wirausaha muda untuk menarik minat generasi muda, meningkatkan kualitas UMKM melalui pemberian motivasi oleh pendamping, dan menambah jumlah pendamping dan memperhatikan kualitas.
MANAJEMEN PENGADUAN MASYARAKAT DI OMBUDSMAN REPULIK INDONESIA PERWAKILAN PROVINSI JAWA TENGAH DI KOTA SEMARANG Wahyu Wulandari, Aprilia; Widowati, Nina; Subowo, Ari
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 2: April 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i2.43800

Abstract

Ombudsman merupakan lembaga eksternal yang mengawasi pelayanan pubik dan menerima pengaduan dari masyarakat terkait pelayanan publik. Laporan masyarakat kepada Ombudsman dari tahun ke tahun mengalami tidak selalu sama, begitu pula yang dialami oleh Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahuan proses manajemen pengaduan masyarakat serta faktor yang mempengaruhi manajemen pengaduan masyarakat di Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Tengah di Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teori dalam penelitian ini menggunakan teori dari Tjiptono. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pengaduan belum berjalan dengan baik dari segi sumber daya manusia dan juga sarana penunjang manajemen pengaduan online. Sumber daya manusia dengan jumlah yang tidak sebanding dengan luas wilayah Jawa Tengah. Jumlah pegawai yang minim dengan melonjaknya jumlah laporan pengaduan membuat proses penyelesaian laporan pengaduan sedikit lambat. Sedangkan dari segi sarana pengaduan online, media sosial yang masih gabung dengan pusat sehingga untuk urusan publikasi masih jadi satu dengan Ombudsman Pusat. Hal tersebut membuat masyarakat tidak dapat menerima informasi dengan terfokus pada wilayahnya saja. Pengelolaan sistem website agar pelapor dapat mengakses informasi mengenai laporannya, sehingga tidak harus menunggu informasi dari Ombudsman Perwakilan.
PERAN AKTOR DALAM PENGEMBANGAN OBJEK WISATA GOA KREO DI KOTA SEMARANG Salsabela, Rahmania Rifka; Santoso, R. Slamet; Subowo, Ari
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 2: April 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i2.43301

Abstract

Semarang City has become a destination for tourist both domestically and internationally. The establishment of tourist attractions aims to empower the community, encouraging active participation to raise araeness of the tourism potential at each of these attractions. However, the development of the tourist attraction, Goa Kreo, has not yet reached its development. In this research, the researcher utilizes a descriptive qualitative research method. The actor involed in the development of Goa Kreo include the Department of Culture and Tourism (Disbudpar) of Semarang City, the Regional Development Planning Agency (Bappeda) of Semarang City, the Regional Technical Implementation Unit (UPTD) of Goa Kreo, the Department of Planning and Development (DPU) of Semarang City, Kandri Sub – district, Sukomakmur Tourism Awareness Group (Pokdarwis), the local community of Kandri, and tourists visiting Goa Kreo. The conclusion of this research is that there is still suboptimal collaboration among actor hindering the development of Goa Kreo. Therefore, the researcher recommends improving the relationships among actor and enhancing communication to ensure the efficient development of Goa Kreo as a tourist attraction.

Filter by Year

2024 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 1, No 1: Januari 2025 Vol 13, No 4: Oktober 2024 Vol 13, No 4: Oktober, AP Rembang 2024 Vol 13, No 3: Juli, Administrasi Pubik Rembang 2024 Vol 13, No 3: Juli 2024 Vol 13, No 2: April 2024 Vol 13, No 1: Januari 2024 Vol 12, No 4: Oktober 2023 Vol 12, No 3: Juli 2023 Vol 12, No 2: April 2023 Vol 12, No 1: Januari 2023 Vol 11, No 4: Oktober 2022 Vol 11, No 3: Juli 2022 Vol 11, No 2: April 2022 Vol 10, No 4: Oktober 2021 Vol 10, No 3: Juli 2021 Vol 10, No 2: April 2021 Vol 10, No 1 (2021): Januari Volume 9 Nomer 4 Tahun 2020 Volume 9 Nomer 3 Tahun 2020 Volume 9 Nomer 2 Tahun 2020 Volume 9 Nomer 1 Tahun 2020 Volume 8 Nomer 4 Tahun 2019 Volume 8, Nomer 3, Tahun 2019 Volume 8, Nomer 2, Tahun 2019 Volume 8, Nomer 1, Tahun 2019 Volume 7, Nomer 4, Tahun 2018 Volume 7, Nomer 3, Tahun 2018 Volume 7, Nomer 2, Tahun 2018 Volume 7, Nomer 1, Tahun 2018 Volume 6, Nomer 4, Tahun 2017 Volume 6, Nomer 3, Tahun 2017 Volume 6, Nomer 2, Tahun 2017 Volume 6, Nomer 1, Tahun 2017 Volume 5, Nomer 4, Tahun 2016 Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013 Volume 1, Nomor 3, Tahun 2012 Volume 1, Nomor 2, Tahun 2012 Volume 1, Nomor 1, tahun 2012 Vol 11, No 1: Januari More Issue