cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JURNAL PSIKOLOGI UDAYANA
Published by Universitas Udayana
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 119 Documents
Search results for , issue "Edisi Khusus" : 119 Documents clear
Peran harga diri dan kecerdasan emosional terhadap perilaku asertif mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Mahadewi, Desak Putu Sinta; Fridari, I Gusti Ayu Diah
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.552 KB)

Abstract

Perilaku asertif merupakan perilaku individu dalam mengekspresikan perasaan yang ada dalam pikirannya secara tegas dan jujur namun tanpa menyakiti perasaan orang lain. Perilaku asertif penting bagi individu dalam berkomunikasi guna tercapainya hubungan interpersonal yang harmonis. Faktor internal yang dapat memengaruhi munculnya perilaku asertif pada individu adalah harga diri yaitu penilaian terhadap diri serta kemampuan untuk mengelola emosi secara adaptif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui peran harga diri dan kecerdasan emosional terhadap perilaku asertif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 120 orang yang merupakan mahasiswa aktif Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala perilaku asertif, skala harga diri, dan skala kecerdasan emosional. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah regresi berganda. Hasil uji regresi berganda menunjukkan nilai koefisien regresi sebesar 0,536, nilai koefisien determinasi sebesar 0,287 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0.05) dengan koefisien beta terstandarisasi pada variabel harga diri sebesar 0,390 dan kecerdasan emosional sebesar 0,267. Hasil tersebut menunjukkan bahwa harga diri dan kecerdasan emosional secara bersama-sama berperan dalam meningkatkan perilaku asertif pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Kata Kunci: Harga diri, kecerdasan emosional, mahasiswa, perilaku asertif
HUBUNGAN POLA ASUH OTORITATIF DENGAN PRESTASI AKADEMIK PADA SISWA TUNARUNGU KATEGORI TULI KELAS VI SD DI BALI Sanjiwani, Ida Ayu Maitry; Lestari, Made Diah
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Currently mass media publish more about psychomotor achievement than academic achievement of students with hearing impairments, while in fact students with hearing impairments have the same intellectual capabilities as normal students. The difference lies in their intellectual development that tends to be sluggish due to limitations in hearing, communicating and using languages. Parenting styles adopted by parents have an important role in developing a child’s intellectual capability so as to achieve high academic achievement. When parents send their children in SLB B or State SLB show that parents applying authoritative parenting style in raising their children. This study aims to determine the relationship between authoritative parenting styles and the academic achievement of sixth grade elementary school students in Bali with hearing impairments in the deafness category. The subjects used in this study were sixth grade elementary school students with hearing impairments in the deafness category, who are attending SLB B (special school for hearing impaired children) or State SLB and living with their parents. The number of subjects used was as many as 28 students, which are the whole of the population. The authoritative parenting style scale reliability was 0.940. The result of the normality test on the authoritative parenting style was 0.426. The normality test result on academic achievement was 0.658. The linearity test result on the authoritative parenting style has probability (p) 0.000. The analytical method used was the product moment correlation analysis. The correlation result in this study was 0.836 with probability (p) was 0,000. Based on the results it is seen that there is a positive relationship between authoritative parenting styles and academic achievement of sixth grade elementary school students in Bali with hearing impairments in the deafness category. This means that the stronger authoritative parenting style that are accepted, then there is increase academic achievement of sixth grade elementary school students in Bali with hearing impairments in the deafness category. Keywords: authoritative parenting styles, academic achievement, students with hearing impairments
Perbedaan Regulasi Diri ditinjau dari Urutan Kelahiran dan Jenis Kelamin Remaja Bali Karina, Ni Ketut Gita; Herdiyanto, Yohanes Kartika
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.341 KB)

Abstract

Regulasi diri sebagai kemampuan individu untuk mengendalikan pikiran, perilaku dan emosi penting dimiliki oleh remaja untuk menghadapi berbagai perubahan dalam kehidupannya. Pola perkembangan perilaku remaja diantaranya dipengaruhi oleh faktor urutan kelahiran, model kecakapan atau ketidakcakapan yang diberi orangtua terhadap remaja, pengaruh lingkungan dan perbedaan budaya. Sistem kekerabatan patrilineal sebagai budaya yang dianut masyarakat Bali tentunya berpengaruh terhadap pengambilan keputusan remaja, dan keputusan tersebut dapat berdampak positif maupun negatif yang bergantung pada pengaturan maupun pengendalian diri remaja itu sendiri, serta dukungan orang-orang terdekatnya. Konsep budaya patriarki menimbulkan perbedaan peran sosial yang berbeda terhadap laki-laki maupun perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perbedaan regulasi diri pada remaja Bali ditinjau dari jenis kelamin dan urutan kelahiran sebagai salah satu faktor pembentuk kepribadian remaja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan subjek sejumlah 240 remaja pada rentang usia 17 – 22 tahun dan tengah menempuh pendidikan di salah satu SMAN di Bali yang dipilih dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian ini adalah skala regulasi diri yang telah diuji validitasnya, dengan reliabilitas 0,901. Metode analisis data menggunakan analisis dua jalur (two way ANOVA) dengan perolehan hasil signifikansi sebesar 0,003 (p<0,05) dengan mean empiris 91,83 lebih besar dibandingkan mean teoretis 77,5, yang artinya terdapat perbedaan regulasi diri ditinjau dari urutan kelahiran dan jenis kelamin remaja Bali dengan taraf regulasi diri remaja Bali yang tergolong tinggi. Kata kunci: Jenis kelamin, regulasi diri, remaja Bali, urutan kelahiran.
PENGARUH MEDITASI CAHAYA TERHADAP SELF COMPASSION REMAJA DI SAI STUDY GROUP DENPASAR Ni Suprabhawanti, Ni Made Asti; Widiasavitri, Putu Nugrahaeni
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.968 KB)

Abstract

Karakteristik remaja yang sedang berproses untuk mencari identitas diri sering kali menimbulkan masalah pada diri remaja. Ajaran spiritual di kota Denpasar yang memfasilitasi kegiatan spiritual untuk mengantisipasi masalah-masalah pada remaja yaitu Sai study group Denpasar. Salah satu ajaran spiritual yang diajarkan adalah meditasi cahaya.Meditasi cahaya dapat memberikan ketenangan pikiran, mampu membantu dalam pengambilan keputusan serta dapat menghasilkan pikiran yang jernih.Terdapat masalah yang dihadapi oleh rermaja Sai study group Denpasar.Remaja Sai study group Denpasar masih memperlakukan dirinya dengan buruk seperti memukul benda yang ada disekitar dan membenturkan kepala kedinding walaupun sudah melakukan latihan meditasi, sehingga perilaku dari beberapa remaja Sai study group Denpasar tidak menunjukkan Self compassion.Self compassion merupakan belas kasih terhadap diri ketika menghadapi kesulitan, dan memahami bahwa kesulitan, kegagalan, dan ketidakcukupan yang dirasa adalah manusiawi, dan setiap individu berhak mendapat belas kasih.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh meditasi cahaya terhadap self compassion remaja di Sai study group Denpasar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang bersifat pre-experimental designs dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling yang diperoleh subjek berjumlah dua orang remaja.Tahapan penelitian terdiri dari pretest, perlakuan dan post test.Alat ukur yang digunakan adalah skala self compassion yang terdiri dari 38 soal.Perlakuan diberikan selama satu bulan sebanyak 20 kali pertemuan. Analisis data menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan hasil dengan signifikansi (p = 0.000 ? 0.180) yang artinya Ho diterima. Dapat disimpulkan bahwa meditasi cahaya tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap self compassion remaja di Sai study group Denpasar. Kata kunci:meditasi cahaya, self compassion, remaja di Sai study group Denpasar.
Peran self control dan self regulated learning terhadap prokrastinasi akademik siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Pradnyaswari, Ni Made; Susilawati, Luh Kadek Pande Ary
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.887 KB)

Abstract

Pendidikan merupakan suatu kewajiban mutlak yang harus dijalani pada usia remaja. Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) harus belajar secara optimal, efektif dan efisien sesuai dengan tuntutan yang dihadapi. Masalah pengelolaan belajar yang sering dialami oleh siswa adalah penundaan dalam mengerjakan tugas. Menunda mengerjakan tugas merupakan penundaan dalam bidang akademik sehingga disebut dengan prokrastinasi akademik. Individu yang melakukan prokrastinasi cenderung impulsif, mudah teralihkan, dan kurang memiliki self control. Siswa SMA yang memiliki self control yang tinggi mampu mengatur perilaku agar tidak melakukan prokrastinasi akademik. Prokrastinasi akademik juga cenderung terjadi karena penyesuaian dan pengaturan diri siswa yang kurang dalam menghadapi tuntutan tugas yang ada. Dalam penelitian ini pengaturan diri diartikan sebagai self regulated learning. Siswa yang kehilangan strategi dalam self regulated learning maka mengakibatkan proses belajar dan performa yang lebih buruk, sehingga siswa akan cenderung melakukan prokrastinasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran self control dan self regulated learning terhadap prokrastinasi akademik siswa SMA. Subjek dalam penelitian ini adalahsiswa SMA yang berjumlah126 orang yang dipilih dengan teknik cluster sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Self Control, SkalaSelf Regulated Learning dan SkalaProkrastinasi Akademik. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalahregresi berganda. Hasil dari uji analisis regresi berganda menunjukkan nilai R2= 0,583. Hasil ini menunjukkan bahwaself controldanself regulated learning berperan terhadap prokrastinasi akademik sebesar 58,3 %. Nilai signifikansi sebesar 0,000 (0<0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa self control dan self regulated learning secara bersama-sama berperan terhadap prokrastinasi akademik siswa SMA. Kata kunci : Prokrastinasi akademik, self control, self regulated learning, siswa SMA
Peran Perilaku Prososial, Efikasi Diri dan Empati pada Pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Bali Pradnyana, A.A. Gd Putra Sastra; Lestari, Made Diah
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.223 KB)

Abstract

Prosocial Behavior is a term of aid behavior which intended to assist people. Prosocial Behavior is an obligation and the main duties of BPBD employee; as it is known that BPBD is enganged in disaster management that emphasizes the humanitarian aspects on the duties or occupation which have been stated in Undang-Undang No 24 Tahun 2007. In carrying out the duties which full of risks and challenges, the employees are required to have the confidence for implementing the capabilities. Furthermore, prosocial behavior is influenced by the empathy to strengthen the help behavior. The research was intended to know the contribution of prosocial behavior, self-efficacy, and empathy in the employee of BPBD in Bali. The subjects of the research were 96 persons; the employees' status are civil servant in BPBD. The research used quantitative approach; in addition, the research instruments were the prosocial behavior scale, self-efficacy scale, and the empathy scale. The analytical method used mutiple regression. R square was 0.414, it was that mean 41% of prosocial behavior can be explained by self-efficacy and empathy. In the regression of t test, it found that standardized empathy coefficient was 0.420. Therefore, the empathy was an independent variable that has the biggest contribution toward prosocial behavior by 42% compared to the contribution of self-efficacy by 31% Keywords: prosocial behavior, self-efficacy, empathy, the employee of BPBD.
GAMBARAN RESILIENSI PADA PEREMPUAN DENGAN KANKER PAYUDARA Saputri, Andini; Valentina, Tience Debora
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.489 KB)

Abstract

Kanker payudara memiliki prevalensi yang tinggi di Indonesia dan dialami sebagian besar oleh perempuan. Penegekan diagnosa dan pengobatan kanker payudara menghadirkan berbagai dampak yang memengaruhi keseluruhan aspek hidup perempuan dengan kanker payudara. Perempuan memiliki kemampuan pada diri masing-masing dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi dan menangani beban emosional yang disebut dengan resiliensi. Terdapat keterkaitan antara resiliensi dengan kesehatan fisik dan mental perempuan yang mengalami kanker payudara dan hal tersebut membantu perempuan untuk beradaptasi dengan kondisi sakit yang dialami. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran resiliensi pada perempuan dengan kanker payudara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengambilan data menggunakan teknik wawancara dan observasi dengan melibatkan empat orang responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat responden menunjukkan gambaran resiliensi yang baik. Hal ini dapat terjadi karena keempat responden mampu mengembangkan karakteristik resiliensi dengan baik dan memenuhi sebagian besar dari aspek-aspek pembentukan resiliensi. Regulasi emosi, mampu mengendalikan tekanan, memiliki harapan masa depan, dan mampu mengidentifikasi masalah merupakan aspek yang paling berperan dalam pembentukan resiliensi. Hal tersebut membuat keempat responden memiliki pandangan hidup yang lebih positif dengan bersyukur atas kondisi yang dialami dan menerima kanker payudara sebagai bagian dari hidup saat ini. Kata Kunci: resiliensi, kanker payudara, fenomenologi.
PROSES PENERIMAAN DUKUNGAN SOSIAL ORANGTUA PADA LAKI-LAKI DALAM PERKAWINAN NYENTANA Puspani, Ni Luh Koman Desi; Herdiyanto, Yohanes Kartika
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.088 KB)

Abstract

Sacred vows in a marriage generally requires consent from parents. Likewise in Bali on nyentana marriage, which makes the parents of the men sometimes reject and do not approve of her son who wish to nyentana to the woman's family. Psychologically, the role of parents who participated in the affairs of his marriage is a form of social support from parents. This study was conducted to determine how the acceptance of social support from parents in men which is nyentana marriage, and what are the social support received and needed by men in nyentana marriage from his parents. This research is a qualitative research with a case study approach. Collecting data in this research using observation and interviews on the two Balinese men who do the nyentana marriage with category one person divorced and one person who is not divorced. The results of this research indicate that both mens were nyentana both divorced an non-divorced get the same social support from their parents like information support, instrumental support, emotional support, and esteem support. Based on the acceptance of social support from parents, mens who divorced get the esteem support during the courtship process and get a support again when his wife is pregnant because their parents forbid their wedding before. It’s different with mens who are not divorced get te social support from his parents when their having a baby. Keywords: social support, parents, men, marriage, nyentana
Peran konformitas teman sebaya dan dukungan sosial orangtua terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa Program Studi Sarjana Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Krisnadhi, Made Ardhy Dharma; Susilawati, Luh Kadek Pande Ary
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.249 KB)

Abstract

Mahasiswa sebagai subjek yang menuntut ilmu di perguruan tinggi tentu berharap dapat lulus tepat waktu dan dengan indeks prestasi yang membanggakan. Pada saat dan selama masa perkuliahan, mahasiswa memiliki kewajiban menyelesaikan tugas-tugas akademik. Mahasiswa yang memiliki kecenderungan menunda penyelesaian tugas-tugas akademik sesuai batas waktu yang ditentukan, diindikasikan telah melakukan prokrastinasi akademik. Konformitas teman sebaya dan dukungan sosial orangtua dinyatakan dapat berperan terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa. Prokrastinasi dapat berdampak negatif terhadap prestasi belajar maupun terhadap rentang waktu penyelesaian studi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran konformitas teman sebaya dan dukungan sosial orangtua terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa Program Studi Sarjana Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Subjek dalam penelitian kuantitatif ini ditentukan berdasarkan stratified random sampling dengan jumlah responden 80 mahasiswa aktif dalam tahun akademik 2018/2019. Instrumen sebagai alat ukur berupa skala prokrastinasi akademik, skala konformitas teman sebaya dan skala dukungan sosial orangtua. Hipotesis penelitian yang diuji dengan teknik analisis regresi berganda, menghasilkan nilai koefisien regresi sebesar 0,755, nilai koefisien determinasi sebesar 0,570 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (P<0,05) dengan koefisien beta terstandarisasi pada variabel konformitas teman sebaya -0,014 dan dukungan sosial orangtua sebesar -0,745,- menunjukkan bahwa konformitas teman sebaya dan dukungan sosial orangtua secara bersama-sama berperan terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa Program Studi Sarjana Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Kata Kunci: Dukungan sosial orangtua, konformitas teman sebaya, prokrastinasi akademik
Peran Efikasi Diri dan Motivasi Berprestasi Terhadap Kecenderungan Kreativitas dalam Menulis Karya Ilmiah pada Siswa SMA yang menjadi Anggota Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) di Denpasar Pawitri, Ni Made Abi; Widiasavitri, Putu Nugrahaeni
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.812 KB)

Abstract

Kecenderungan kreativitas dalam menulis karya ilmiah adalah kecenderungan individu untuk menghasilkan suatu karya ilmiah yang dituangkan ke dalam bentuk tulisan yang bermakna yang bersifat unik, baru, tidak terpikirkan oleh orang lain sebelumnya, orisinal, dan bermanfaat bagi lingkungan di sekitarnya. Terwujudnya kecenderungan kreativitas dalam menulis karya ilmiah tidak terlepas dari faktor-faktor internal yang memengaruhinya seperti efikasi diri dan motivasi berprestasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran efikasi diri dan motivasi berprestasi terhadap kecenderungan kreativitas dalam menulis karya ilmiah pada siswa SMA yang menjadi anggota KIR di Denpasar. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Responden dalam penelitian ini adalah siswa yang menjadi anggota KIR dari SMA Negeri 3 Denpasar, SMA Negeri 4 Denpasar, dan SMA Katolik Santo Yoseph Denpasar berjumlah 150 orang. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Kecenderungan Kreativitas dalam Menulis Karya Ilmiah, Skala Efikasi Diri, dan Skala Motivasi Berprestasi. Hasil uji regresi berganda menunjukkan koefisien regresi sebesar 0,825 dan koefisien determinasi sebesar 0,681, dengan signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05), yang berarti efikasi diri dan motivasi berprestasi secara bersama-sama berperan terhadap kecenderungan kreativitas dalam menulis karya ilmiah dan memberikan pengaruh sebesar 68,1%. Efikasi diri memiliki signifikansi 0,000 (p<0,05) sehingga berperan terhadap kecenderungan kreativitas dalam menulis karya ilmiah dan motivasi berprestasi memiliki signifikansi 0,000 (p<0,05) sehingga berperan terhadap kecenderungan kreativitas dalam menulis karya ilmiah. Kata kunci: Kecenderungan kreativitas dalam menulis karya ilmiah, efikasi diri, motivasi berprestasi

Page 7 of 12 | Total Record : 119