cover
Contact Name
Fathiah Alatas
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
edusains-fitk@uinjkt.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
EDUSAINS
ISSN : 19797281     EISSN : 24431281     DOI : 10.15408/es
Core Subject : Education,
EDUSAINS is a journal publishing the Natural Science Education, Biology Education, Physics Education, and Chemistry Education Journal. Edusains is published by Center for Science Education (CSE) which is located in Departement of Natural Science Education, Faculty of Education and Teachers' Training, Islamic State University (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2014): Edusains" : 12 Documents clear
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DI MADRASAH ALIAH NEGERI SE-JAKARTA SELATAN Rosita Primasari; Zulfiani Zulfiani; Yanti Herlanti
EDUSAINS Vol 6, No 1 (2014): Edusains
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.722 KB) | DOI: 10.15408/es.v6i1.1101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi yang menggambarkan tentang penggunaan media pembelajaran yang digunakan oleh guru biologi dalam proses kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini dilakukan di lima MAN yang ada di Jakarta Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Sampel penelitian ini berjumlah lima orang guru biologi dan 153 siswa kelas X. Hasil penelitian yang didapat bahwa media yang sering digunakan oleh guru di kelas pada pembelajaran biologi adalah ICT atau multimedia, media gambar diam, dan media gambar gerak, sedangkan media yang jarang digunakan adalah media relia dan film dengan suara. Guru mempertimbangkan karakteristik konsep biologi dalam menentukan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi yang menggambarkan tentang penggunaan media pembelajaran yang digunakan oleh guru biologi dalam proses kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini dilakukan di lima MAN yang ada di Jakarta Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Sampel penelitian ini berjumlah lima orang guru biologi dan 153 siswa kelas X. Hasil penelitian yang didapat bahwa media yang sering digunakan oleh guru di kelas pada pembelajaran biologi adalah ICT atau multimedia, media gambar diam, dan media gambar gerak, sedangkan media yang jarang digunakan adalah media relia dan film dengan suara. Guru mempertimbangkan karakteristik konsep biologi dalam menentukan media pembelajaran.
DESKRIPSI PERKEMBANGAN KETERAMPILAN KERJA ILMIAH DENGAN PENDEKATAN INKUIRI BERBASIS SCAFFOLDING TERHADAP SISWA KELAS XI IPA SMAN 7 PONTIANAK Rahmat Rasmawan
EDUSAINS Vol 6, No 1 (2014): Edusains
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v6i1.1097

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan perkembangan keterampilan kerja ilmiah siswa melalui model pembelajaran inkuiri berbasis Scaffolding pada materi faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan subjek penelitian siswa kelas XI IPA2 SMAN 7 Pontianak yang berjumlah 34 siswa. Data penelitian dikumpulkan dari hasil LKS dengan pendekatan keterampilan kerja ilmiah pada saat proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan ketuntasan individual siswa pada pertemuan pertama, kedua, ketiga dan keempat yang secara berurutan adalah 15%, 58%, 70% dan 87%. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri berbasis scaffolding dapat mengembangkan keterampilan kerja ilmiah siswa.
SCIENCE EDUCATORS ATTITUDES TOWARD THE NEW THEMATIC INTEGRATED CURRICULUM IN INDONESIA Munasprianto Ramli
EDUSAINS Vol 6, No 1 (2014): Edusains
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.259 KB) | DOI: 10.15408/es.v6i1.1102

Abstract

Mulai tahun ajaran 2013/2014 pemerintah repubik Indonesia melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan berencana mengimplementasikan kurikulum baru yang bersifat tematik integratif. Perubahan kurikulum ini dilai sangat terburu-buru dan kurang perencanaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pendapat para pendidik sains di Indonesia terkait rencana implementasi kurikulum. Dari Interview dan Fokus Gtup diskusi peneliti menemukan bahwa para pendidik sains berharap pemerintah mau lebih mematangkan persipan kurikulum dan memperhatikan maslah mendasar lainnya seperti pelatihan kompetensi guru dan pendidik sains juga berharap mata pelajaran sains tidak dihilangkan di kurikulum sekolah dasar.
PROFIL KETERAMPILAN ARGUMENTASI SISWA PADA KONSEP KOLOID YANG DIKEMBANGKAN MELALUI PEMBELAJARAN INKUIRI ARGUMENTATIF Ida Farida
EDUSAINS Vol 6, No 1 (2014): Edusains
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.41 KB) | DOI: 10.15408/es.v6i1.1098

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalis profil keterampilan argumentasi siswa salah satu Madrasah Aliyah Negeri di Bandung yang dikembangkan melalui pembelajaran inkuiri argumentatif pada konsep Sistem Koloid.  Instrumen penelitian berupa rubrik penilaian untuk menilai: kinerja praktikum, laporan praktikum, kualitas argumentasi dan karakter ilmiah. Data-data diperoleh dari observasi pelaksanaan delapan tahap proses pembelajaran, yaitu:  identifikasi tugas dan pertanyaan inkuiri; pengumpulan dan analisis data; pengembangan argumentasi tentatif, sesi argumentasi, penyusunan laporan, penilaian sejawat, revisi, dan diskusi eksplisit dan reflektif.  Siswa bekerja  secara kelompok dan berdiskusi berdasarkan  tugas yang diberikan melalui lembar kerja. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas siswa selama pembelajaran menunjukkan proses penerapan pembelajaran inkuiri argumentatif berjalan baik.  Kualitas argumentasi siswa secara lisan jauh lebih baik dibandingkan dengan tulisan. Karakter ilmiah siswa berkembang dengan baik, khususnya sikap komunikatif dan toleransi. Dengan demikian penerapan  pembelajaran inkuiri argumentatif pada konsep koloid dapat meningkatkan keaktifan siswa, mengembangkan keterampilan berargumentasi siswa, dan mengembangkan karakter ilmiah siswa.
HUBUNGAN PEMAHAMAN KONSEP DENGAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER PADA MATA KULIAH FISIKA DASAR Fathiah Alatas
EDUSAINS Vol 6, No 1 (2014): Edusains
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.292 KB) | DOI: 10.15408/es.v6i1.1103

Abstract

Salah satu model alternatif untuk memfasilitasi mahasiswa mencapai pemahaman dan keterampilan berpikir kritis yakni menerapkan model pembelajaran Treffinger. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemahaman konsep dengan keterampilan berpikir kritis mahasiswa melalui model pembelajaran Treffinger. Penelitian ini dilaksanakan di Jurusan Pendidikan IPA FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, mulai bulan September-November 2012.Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah one shot case study. Penelitian dilakukan melalui tahap persiapan, pelaksanaan dan analisis data. Hasil penelitian keterlaksanaan model pembelajaran Treffinger materi pokok fluida statis dilihat berdasarkan aktivitas dosen selama proses pembelajaran. Aktivitas dosen dan keterlaksanaan pembelajaran pada setiap pertemuannya kategori sangat baik. Aktivitas mahasiswa termasuk dalam kategori sangat baik. Pemahaman konsep mahasiswa melalui model pembelajaran Treffinger pada sub materi pokok fluida statis dilihat dari nilai rata-rata tes hasil belajar yaitu sebesar 6,35 berada pada kategori cukup. Keterampilan berpikir kritis mahasiswa melalui model pembelajaran Treffinger pada sub materi pokok fluida statis dilihat dari nilai rata-rata tes keterampilan berpikir kritis yaitu sebesar 6,57 berada pada kategori cukup. Terdapat hubungan pemahaman konsep dengan keterampilan berpikir kritis mahasiswa melalui model pembelajaran Treffinger pada sub materi pokok fluida statis berdasarkan hasil perhitungan koefisien korelasi menunjukan hubungan signifikan dengan kategori korelasi sedang.
POLA PEMBINAAN INTERNATIONAL JUNIOR SCIENCE OLYMPIAD (IJSO) IPA DI TINGKAT NASIONAL Y Yunita
EDUSAINS Vol 6, No 1 (2014): Edusains
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.696 KB) | DOI: 10.15408/es.v6i1.1095

Abstract

Tujuan International Juniors Science Olympiad (IJSO) adalah : 1) Meningkatkan minat para siswa terhadap mata pelajaran sains (Fisika, Kimia dan Biologi) dan Matematika sejak mereka duduk di tingkat SMP, 2) Memberikan Motivasi kepada para siswa agar mereka semakin giat belajar, 3) Sebagai wahana pembinaan berkelanjutan dari lomba sains nasional untuk berkompetisi pada lomba tingkat internasional, 4) Memberikan kesempatan pada siswa untuk lebih memahami arti persaingan yang sehat dan kompetitif. Penelitian dilakukan dengan menggunakan  metode deskriptif dan jenis penelitian studi kasus.  Subjek penelitian  sebanyak  45 orang siswa SMP kelas VII dan VIII . Rancangan penelitian pada tahap awal berupa seleksi siswa yang meliputi: Sekolah, ketingkat kabupaten/kota, propinsi, nasional, dan internasional, Tingkat nasional siswa diseleksi yang terbaik, dan  Pembinaan siswa dikarantina selama beberapa bulan melalui seleksi jalur Olimpiade Sains Nasional (OSN) dari mulai tingkat sekolah, kabupaten/kota, propinsi hingga tingkat nasional untuk keajang internasional sebanyak 6 siswa. Pada tahap kedua  tahap pelaksanaan pembinaan (proses)  yang  bertujuan untuk melatih keberanian  Metode pengumpulan data yang terdiri dari: penguasaan Materi Kimia  (tes harian) dan tes simulasi. Lingkup materi disampaikan secara bertahap dari konsep sederhana sampai ke tingkat yang sulit,  materi setingkat SMA di Indonesia (KTSP), dan tingkat SMA di Inggris A level.  Evaluasi kesiapan simulasi diberikan secara internal oleh tim pembina dan tim independen yang kompeten dan berpengalaman. Tahap simulasi dilakukan tiga kali. Metode pengolahan data dilakukan oleh tim pembina olimpiade yang terdiri dari tim pengajar pada di tahap awal dan tim independen di tahap akhir. Hasil akhir  diperoleh 15 medali   yang terdiri dari: 3 Emas,  5 Perak,  4 Perunggu.
PROFIL PENGGUNAAN AUTHENTIC ASSESSMENT DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI DI MADRASAH ALIYAH SE-KOTA BOGOR Desti Kurniawati
EDUSAINS Vol 6, No 1 (2014): Edusains
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1180.219 KB) | DOI: 10.15408/es.v6i1.1099

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran secara sistematis mengenai fakta penggunaan authentic assessment oleh guru Biologi di Madrasah Aliyah Se-Kota Bogor. Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014, dimulai pada bulan September sampai dengan bulan Oktober 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian ini berjumlah lima Madrasah Aliyah yaitu MAN 1 Kota Bogor, MAN 2 Kota Bogor, MA Persatuan Umat Islam (PUI), MA Al-Ghazaly, dan MA Al-Haitsam. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen non tes yang terdiri dari dokumentasi berupa lembar daftar cek penilaian otentik, angket penilaian otentik, dan wawancara. Analisis data dilakukan terhadap data kualitatif dan kuantitatif, untuk data kuantitatif analisis data dilakukan dengan menggunakan rumus deskriptif persentase, kemudian hasil persentase dikategorikan sesuai dengan kategori persentase menurut John Wilkinson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian dokumen penilaian kinerja atau unjuk kerja dan dokumen penilaian diskusi atau presentasi pada kelima dokumen penilaian otentik sudah termasuk dalam kategori sesuai dan hasil angket mengenai penilaian otentik telah menunjukkan bahwa penggunaan authentic assessment dalam pembelajaran Biologi di Madrasah Aliyah Kota Bogor sudah berkategori baik.
KREATIVITAS GURU BIOLOGI DALAM MEMETAKAN KOMODITAS HAYATI UNGGULAN LOKAL KE DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI SMA Asep Agus Sulaeman
EDUSAINS Vol 6, No 1 (2014): Edusains
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.152 KB) | DOI: 10.15408/es.v6i1.1104

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kreativitas guru Biologi SMA dalam memetakan topik-topik dari berbagai aspek komoditas hayati unggulan lokal melalui penggunaan metode mind map dan mengetahui kemampuan guru dalam memetakan topik-topik komoditas hayati unggulan lokal ke dalam pembelajaran Biologi di SMA. Analisis data kreativitas guru Biologi SMA dilakukan secara deskriptif kuantitatif terhadap mind map dengan menggunakan kriteria sesuai instrumen yang dikembangkan. Adapun analisis data tentang jumlah topik-topik Biologi dan jenis kegiatan pembelajaran berbasis komoditas hayati unggulan lokal dilakukan secara deskriptif kuantatif dan kualitatif. Hasil kajian ini menunjukkan nilai aspek-aspek kreativitas guru Biologi yang tinggi, yaitu kemampuan berpikir asli (91,67), peka terhadap masalah (91,67), kemampuan berpikir lancar (90), kemampuan berpikir luwes (88,33), dan kemampuan berpikir terperinci (86,67). Berdasarkan hasil pemetaan yang dilakukan guru, dapat diidentifikasi 15 topik Biologi SMA yang berkaitan dengan komoditas hayati unggulan lokal di Kabupaten Majalengka. Adapun kegiatan pembelajaran berbasis komoditas hayati unggulan yang diusulkan oleh guru tersebar di masing-masing tingkatan kelas dan semesternya dengan jumlah yang berbeda-beda.
PEMANFAATAN PETA KONSEP (CONCEPT MAPPING) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG KONSEP SENYAWA HIDROKARBON Luki Yunita
EDUSAINS Vol 6, No 1 (2014): Edusains
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.647 KB) | DOI: 10.15408/es.v6i1.1094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang senyawa hidrokarbon dengan pemanfaatan peta konsep. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 8 Ciputat-Tangerang Selatan pada bulan April sampai dengan Juni 2007. Metode yang digunakan berupa Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan dua siklus. Siklus I dilakukan dua kali pertemuan dengan bahasan komposisi hidrokarbon dan kekhasan atom karbon. Siklus II dilakukan lima kali pertemuan pada bahasan penggolongan hidrokarbon, reaksi dan kegunaannya. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar dengan siklus I soal dibatasi pada jenjang pengetahuan dan pemahaman, sedangkan siklus II mencapai jenjang aplikasi dan analisis. Instrumen lainnya berupa angket tanggapan siswa terhadap peta konsep, lembar observasi, serta wawancara guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan ketercapaian indikator keberhasilan dengan peningkatan nilai rata-rata siswa siklus I sebesar 70,3 menjadi 80,8 pada siklus II. Pada siklus II tidak ada siswa yang mendapat nilai kurang dari 60,0. Angket tanggapan siswa terhadap peta konsep dalam pembelajaran terjadi peningkatan prosentase pada seluruh pernyataan dari siklus I ke siklus II. Penelitian ini membuktikan bahwa pemanfaatan peta konsep memberikan dampak positif bagi siswa dalam proses belajar mengajar dan hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan masukkan bagi para pendidik dalam memilih strategi mengajar yang tepat untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar yang diharapkan.
PROFIL PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) SEBAGAI MEDIA DAN SUMBER PEMBELAJARAN OLEH GURU BIOLOGI Restiyani, Rusi
EDUSAINS Vol 6, No 1 (2014): Edusains
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v6i1.1100

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil pemanfaatan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) sebagai media dan sumber pembelajaran oleh guru biologi di MAN se-Jakarta Selatan. Penelitian ini dilakukan di lima MAN yang ada di Jakarta Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian ini berjumlah lima orang guru biologi dan 139 siswa kelas X. Instrumen penelitian ini terdiri dari instrumen tes dan non tes, instrumen tes yang digunakan adalah tes kompetensi dasar TIK untuk guru biologi, sedangkan instrumen non tes berupa angket atau kuesioner termasuk angket literasi TIK, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara individu persentase literasi TIK guru biologi berdasarkan persepsi guru sudah mencapai kategori baik dan hasil tes kompotensi dasar TIK terkait literasi TIK pun menunjukkan bahwa kompetensi TIK guru biologi sudah masuk kategori baik hingga sangat baik. Hal tersebut mendukung pemanfaatan TIK sebagai media sehingga sudah terkategori cukup dan sebagai sumber pembelajaran mencapai kategori sangat baik. Oleh karena itu, dapat dikatakan hubungan antara literasi TIK guru biologi dengan pemanfaatannya baik sebagai media maupun sumber pembelajaran sangat erat. Literasi TIK guru biologi yang baik akan berpotensi terhadap pemanfaatan TIK yang baik.

Page 1 of 2 | Total Record : 12