cover
Contact Name
Muhammad Farkhan
Contact Email
farkhan@uinjkt.ac.id
Phone
+6285881159046
Journal Mail Official
alturats@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Jl. Tarumanegara, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan Banten, Indonesia 15419
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Buletin Al-Turas
ISSN : 08531692     EISSN : 25795848     DOI : https://dx.doi.org/10.15408/bat
JOURNAL BULETIN ALTURAS (ISSN 0853-1692; E-ISSN: 2579-5848) is open access journal that is published by Faculty of Adab and Humanities, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. It serves to disseminate research and practical articles that relating to the current issues on the study of history, literature, cultures, and religions. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines by using Bahasa Indonesia, English, and Arabic.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 600 Documents
Unconvential History: Gay, Lesbian, Biseks, Transseksual / Transjender, dan Questioning (GLBTQ) dalam Sejarah Kontemporer Islam. Awalia Rahma
Buletin Al-Turas Vol 12, No 1 (2006): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6541.512 KB) | DOI: 10.15408/bat.v12i1.4200

Abstract

Having penetrated by postmodernism during the past two decades, conventional historiography has yet to face another penetrartion from cultural turn recently. The later, taking form as unconventional history,  attarcks more historians to write history in various manner. This paper, however, propose internet as alternative source of history while groups of the most marginalized Muslim, GLBTQ people, apperas as its focal point of view. Both source and issue addressed in its historical explanation are expected to convey untouch area thus makes contemporary historiography more colorful.
: Kemanunggalan Abri-Pondok Pesantren disampaikan pada Orasi Ilmiah pada 4 Juni 1996, di Pondok Pesantren Syamsul Ulum, Sukabumi, Jawa Barat oleh : Feisal Tanjung Feisal Tanjung
Buletin Al-Turas Vol 2, No 3 (1996): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v2i5.6760

Abstract

peringatan Milad ke-63 Pondok pesantren Syamsul Ulum dan Wisuda Sarjana Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syamsul Ulum. sejarah mencatat  bahwa dengan usia ke-63 ini, merupakan bukti nyata bahwapondok pesantren Syamsul Ulum telah lahir sebelum kemerdekaan RepublikIndonesia serta berfungsi sebagai lembaga pendidikan sekaligussebagai salah satu basis perjuangan bangsa di masa lampau
Medan Makna Jihad dalam Perspektif Bahasa Arab dan Islam zamzam nurhuda
Buletin Al-Turas Vol 24, No 1 (2018): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.322 KB) | DOI: 10.15408/bat.v24i1.7589

Abstract

All this time, jihad has been a popular term in Islam. It is used to motivate people in growing religious spirit related to psychosocial dimension. However, people define jihad in various meanings. Therefore, this study is aimed at identifying the various meanings of jihad based on numerous Arabic and Islamic contexts. Moreover, qualitative approach and descriptive analysis method are applied in this study. Several steps to conduct this study are classifying the data, analyzing the data, processing the data, concluding and writing the report. The primary source in this study is the word jihad and other related words in the perspective of morphology and semantics. Meanwhile, the secondary data in this study include journals, books, and academic studies on Arabic semantic and an analysis of its meaning.  There are some results found in this study. First, jihad is addressed personally, relating to worship to God. Second, jihad is defined as offensive and defensive, relating to dakwah. Third, jihad is captured simply in life and its modernity, relating to tasawwuf. Finally, jihad is describedas an action to avoid syirik, relating to akidah. ---Selama ini kata jihad sangat begitu populer di dunia Islam, dikatakan populer karena kata jihad tidak jarang dijadikan motivasi untuk menumbuhkan semangat keagamaan yang terkait dengan dimensi psikososial. Kata jihad muncul dalam ragam yang memiliki banyak makna. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi makna-makna yang berhubungan dengan kata jihad dalam berbagaimacam konteks bahasa Arab dan agama Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Metode tersebut berupaya menjawab permasalahan yang sedang dibahas dalam penelitian bahasa. Selanjutnya, langkah-langkah yang dilakukan adalah dimulai dengan klasifikasi data, analisis data, pengelolaan data dan terakhir membuat kesimpulan serta laporan hasil penelitian. Sumber utama dalam penelitian ini adalah kata jihad dan kata-kata yang memilki persamaan secara morfologis dan semantis degan kata jihad. Sedangkan sumber sekunder dalam penelitian ini adalah jurnal-jurnal, buku-buku, atau karya-karya ilmiah  yang berhubungan dengan semantik bahasa Arab dan medan makna. Kesimpulan dalam penelitian ini mencakup beberapa yang berhubungan dengan kata jihad. Pertama, kata jihad bermakna jihad kepada diri sendiri ketika satu kolokasi dengan kata ibadah. Kedua, kata jihad berarti opensif dan defensif ketika satu kolokasi dengan kata dakwah. Ketiga, kata jihad bermakna sederhana dalam kehidupan dunia dan modrnitas ketika satu kolokasi dengan kata tasawwuf. Keempat, kata jihad bermakna menjauh dari perbuatan syirik ketika satu kolokasi dengan akidah. DOI :10.15408/bat.v24i1.7589
Analisis Sosiolinguistik Perubahan Bahasa Pada Masa Pra-Pasca Pubertas Karlina Helmanita
Buletin Al-Turas Vol 19, No 1 (2013): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.567 KB) | DOI: 10.15408/bat.v19i1.3710

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh dua masalah, pertama bahasa sebagai instrumen komunikasi yang digunakan anak, dan kedua anak sebagai pengguna dan pemakai  bahasa. Dari segi bahasa kita dapat amati bahwa sifat bahasa sangat dinamis dan cenderung mengalami perubahan. Sedangkan dari segi pengguna bahasa,  kita juga dapat amati adanya dinamika bahasa yang terjadi pada anak secara terus menerus.Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Mengetahui perubahan bahasa anak yang mengalami masa transisi dari masa pra-pubertas ke masa pasca-pubertas awal 2) Mengetahui perubahan bahasa pada masa pasca-pubertas dalam pertalian antara bahasa dan pikiran; apakah bahasa yang mempengaruhi pikiran, atau pikiran yang mempengaruhi perubahan bahasa. 3) Mengetahu hubungan perubahan bahasa dengan kesantunan bahasa pada masa pra-pasca pubertas.Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan melalui pengamatan terhadap fakta dan fenomena empiris yang disaksikan peneliti apa adanya. Oleh karena itu semua fenomena yang nampak, direkam dan dirinci dengan tidak mempertimbangkan benar atau salahnya. Dengan demikian penelitian ini berusaha memberikan refleksi terhadap data yang diperoleh dari objek penelitian secara langsung.Hasil temuan penelitian ini adalah 1)Perubahan bahasa masa pra-pubertas mengalami peralihan karena faktor usia dan relasi yang dibangun penutur pada masa pasca pubertas. 2) Bahasa anak yang mengalami masa transisi bersifat resiprokal dengan pikirannya. Karenanya bahasa pada masa pasca pubertas dapat mempengaruhi pikiran dan pikiran juga dapat mempengaruhi perubahan bahasa seseorang.3) Kesantunan bahasa anak pada masa pasca pubertas tidak dapat dilihat melalui norma kesantunan  semata tapi juga harus melihat faktor solidaritas bahasa teman-teman sebaya bagi penutur dan petutur dalam prinsip kerjasama tuturan.---AbstractThe research was distributed by two issues, firstly the language as an instrument of communication that is used, and the second two children as users and users of language. In terms of the language we can observe that the nature of the language is very dynamic and tend to experience change. While the language of the user, we can also observe the presence of the dynamics of language that occur in children continuously. The purpose of this study is to: 1) Mengetahui change language of children who experienced the transition from the pre-puberty to the time of initial puberty post-baby 2) know the language changes in the post-war period of puberty in the nexus between language and mind; does language affect the mind, or mind affecting change language. 3) Knows the relationship with politeness language change language on pre-post puberty. It is a qualitative descriptive study. The researchof dilwithkukan through observation of confinedap facts and empirical phenomena being witnessed by researchers. Therefore all phenomena appear, recorded and specified by not considering is right or wrong. Thus this study sought to provide a reflection against data obtained from research object directly. The results of these research findings is 1) changes the language of the pre-puberty experience the transition because of the age factor and the relationships that were built in the post-war period speakers of puberty.) Bahasa children undergoing transition are reciprocally with his mind. Hence the language in the post-war period of puberty can affect the mind and the mind can also affect change language person. 3) Kesantunan language of the child at the time of post puberty cannot be seen through the sheer politeness norms but should also see the solidarity factor language friends-peers for the speakers and the cooperation principle in speech petutur.
Abdush Samad Al-Falimbani dalam Wacana Sejara Intelektual M. Ma'ruf Misbah
Buletin Al-Turas Vol 15, No 1 (2009): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1457.53 KB) | DOI: 10.15408/bat.v15i1.4318

Abstract

Abdush Shamad a-Falimbani is a notorious scholar in the 18th century. He traveled to learn at di verse scientific centers. He studied various disciplines; thereby being a successful learned man,devoted Sufi, gifted teacher, and productive writer. He wrote various books that draw his thoughts. These past activities of al-Falimbani become important resources for research in the intellectual historiography of Islam. This article shows this significance.
Filologi dan Penelitian Teks-teks Keagamaan Oman Fathurahman
Buletin Al-Turas Vol 9, No 2 (2003): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5238.403 KB) | DOI: 10.15408/bat.v9i2.4106

Abstract

Pendektan filologi , sebagai salah satu sarana untuk menggali khazanah keilmuan, khususnyakhazanahpenegtahuan lama, tampanya baru belakangan ini saja dilirik oleh civitas akademika IAIN, dan jug UIN Jakarta.Sejauh ini, disiplin ilmu filologi, yang menghususkan objek kajiannya pada naskah-naskah tulis tangan (manuscript), belum banyak berkembang di kalangan IAIN dan UIN.
Mencari Jejak Wiralodra Di Indramayu Dini Nurlaelasari
Buletin Al-Turas Vol 23, No 1 (2017): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v23i1.4793

Abstract

Abstract This paper discusses how the establishment of Indramayu become a regency as now. Some previous papers about establishment of Indramayu is often associated with a figure named Wiralodra. To explore traces the establishment Indramayu became a regency there are a few things to consider. First, situation of Indramayu before becoming a regency. Second, about the lingkages between Wiralodra with the establishment of Indramayu as a regency. Third, the process of change in the administrative status of Indramayu. The methods used to discuss these issues are the historical method consists of heuristics, criticism, interpretation, and historiography. From this study, authors obtain about the condition of Indramayu before becoming a regency. Meanwhile lingkages between Wiralodra who had been believed to be founder Indramayu with establishment of Indramayu as a regency discussed by the historical fact. As well as the change of name and area before becoming Regency of Indramayu discussed by a government decision in various Staatsblad and Besluit.---Abstrak Tulisan ini membahas tentang bagaimana pembentukan Indramayu menjadi sebuah pusat pemerintahan setingkat kabupaten seperti sekarang. Dari beberapa karya tulis yang telah ada pembentukan Indramayu sering dikaitkan dengan tokoh bernama Wiralodra. Untuk menelusuri jejak-jejak pembentukan Indramayu menjadi sebuah kabupaten ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, keadaan Indramayu sebelum menjadi sebuah kabupaten. Kedua, tentang keterkaitan antara tokoh Wiralodra dengan pembentukan Indramayu sebagai sebuah kabupaten. Ketiga adalah proses perubahan status administratif Indramayu. Adapun metode yang digunakan untuk membahas persoalan tersebut adalah metode sejarah yang terdiri dari heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Dari penelitian ini penulis mendapatkan temuan-temuan tentang kondisi Indramayu sebelum menjadi sebuah kabupaten. Adapun keterkaitan antara tokoh Wiralodra yang selama ini diyakini sebagai pendiri Indramayu dengan pembentukan Indramayu sebagai sebuah kabupaten dibahas berdasarkan fakta historis yang penulis dapatkan. Begitupun perubahan nama dan luas wilayah sebelum menjadi Kabupaten Indramayu dibahas berdasarkan keputusan pemerintah dalam berbagai Staatsblad dan Besluit.DOI: 10.15408/al-turas.v23i1.4793
Babad sebagai Sumber sejarah: Sebuah Studi Awal Imas Emalia
Buletin Al-Turas Vol 7, No 2 (2001): BULETIN AL-TURAS
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v7i12.6905

Abstract

Karya Babad (karya sastra-sejarah tradisional) merupakan peninggalan yang sangat besar manfaatnya bagi bangsa Indonesia yang sadar akan hasil cipta, karsa, dan karya nenek moyangnya. Karena, bagaimanapun babad merupakan sumber informasi tertulis (budaya tulis) dari berbagai hal tentang kehidupan dan peristiwa pada masa lalu yang ditulis oleh bangsa kita sendiri. Karya-karya tersebut tentunya merupakan aset nasional yang sangat berharga, karena bangsa kita lemah sekali dalam menerapkan budaya tulis sehingga banyak warisan budaya yang masih dilakukan dengan budaya lisan (oral tradition) yang mulai menghilang bersama meninggalnya sang penutur jika tidak diantisipasi untuk penyelamatannya.
Nahwa Tahdid al-Alaqah baina al-Ulum al-Syar'iyyah wa al-Ulum al-Ijtima'iyyah, Nazrah Tarikhiyyah Fikriyyah Laith Su'ud Jassum al-Qaisi dan Iman Muhammad Abbas
Buletin Al-Turas Vol 13, No 2 (2007): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2237.203 KB) | DOI: 10.15408/bat.v13i2.4312

Abstract

Defining the relationship between the islamic sciences and the social Sciences has been an issue of controversy in the intellectual discourse in the Muslim world especially since the end of the ninteen century. this paper is an attempt to explore the historical background of this debatable issue which goes back to the late days of Ottoman calipathe and to identify the way muslim thinkers and Ulama rsponded to the incoming sciences and literature from the west, which ranges from those who were aware of the realities in dealing with the intellectual invasion and incoming cultural influences, to those who welcomed what they perceived as "enlightenment", and those who adopted an extreme objectional position to any western thought. agreeing on a precise definition of the relation between the islamic and social sciences is another aspect of this controversy. some would prefer the "islamization of knowledge" concept, others see the solution inthe integration of those two group of scholars go back to the "Ta'sil" methodology in dealing with any new human sciences. in this paper the researchers porpose what we think as important conditions and prerequisties of any islamization, integration, or Ta'sil process, further more the methodology and the practical means and were of such attempts.
Takwil Tradition in Malay Literary Works; Islamic Spiritual Insights in Danarto's Nostalgia Achmad Ubaedillah
Buletin Al-Turas Vol 11, No 2 (2005): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v11i2.6781

Abstract

Danarto, dalam menjelaskan alur pikiran karyanya yang berjudul Nostalgia menggunakan karakter dan simbol HIndu yang menunjukkan adanya keterkaitan hubungan antara dua dunia, lahir-batin, transenden-immanen, duniawi-ukhrawi, rasiointuisi, dan lain-lain. Hal itu seakan ia berusaha mengislamkan epos HIndu terkenal Mahabrata dengan elemen spiritual Islam dan monoteisme.

Filter by Year

1995 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 31, No 1 (2025): Buletin Al-Turas Vol. 31 No. 1 (2025): Buletin Al-Turas Vol 30, No 2 (2024): Buletin Al-Turas Vol. 30 No. 2 (2024): Buletin Al-Turas Vol. 30 No. 1 (2024): Buletin Al-Turas Vol 29, No 2 (2023): Buletin Al-Turas Vol 29, No 1 (2023): Buletin Al-Turas Vol 28, No 2 (2022): Buletin Al-Turas Vol 28, No 1 (2022): Buletin Al-Turas Vol 27, No 2 (2021): Buletin Al-Turas Vol 27, No 1 (2021): Buletin Al-Turas Vol 26, No 2 (2020): Buletin Al-Turas Vol 26, No 1 (2020): Buletin Al-Turas Vol 25, No 2 (2019): Buletin Al-Turas Vol 25, No 1 (2019): Buletin Al-Turas Vol. 25 No. 1 (2019): Buletin Al-Turas Vol. 24 No. 2 (2018): Buletin Al-Turas Vol 24, No 2 (2018): Buletin Al-Turas Vol 24, No 1 (2018): Buletin Al-Turas Vol. 24 No. 1 (2018): Buletin Al-Turas Vol 23, No 2 (2017): Buletin Al-Turas Vol. 23 No. 2 (2017): Buletin Al-Turas Vol 23, No 1 (2017): Buletin Al-Turas Vol 22, No 2 (2016): Buletin Al-Turas Vol 22, No 1 (2016): Buletin Al-Turas Vol. 22 No. 1 (2016): Buletin Al-Turas Vol 21, No 2 (2015): Buletin Al-Turas Vol 21, No 1 (2015): Buletin Al-Turas Vol 20, No 2 (2014): Buletin Al-Turas Vol 20, No 1 (2014): Buletin Al-Turas Vol 19, No 2 (2013): Buletin Al-Turas Vol 19, No 1 (2013): Buletin Al-Turas Vol 18, No 2 (2012): Buletin Al-Turas Vol 17, No 1 (2011): Buletin Al-Turas Vol 16, No 3 (2010): Buletin Al-Turas Vol 16, No 2 (2010): Buletin Al-Turas Vol 16, No 1 (2010): Buletin Al-Turas Vol 15, No 3 (2009): Buletin Al-Turas Vol 15, No 1 (2009): Buletin Al-Turas Vol 14, No 2 (2008): BULETIN AL-TURAS Vol 14, No 1 (2008): Buletin Al-Turas Vol 13, No 2 (2007): Buletin Al-Turas Vol 13, No 1 (2007): Buletin Al-Turas Vol 12, No 3 (2006): Buletin Al-Turas Vol 12, No 2 (2006): Buletin Al-Turas Vol 12, No 1 (2006): Buletin Al-Turas Vol 11, No 3 (2005): Buletin Al-Turas Vol 11, No 2 (2005): Buletin Al-Turas Vol 11, No 1 (2005): Buletin Al-Turas Vol 10, No 3 (2004): Buletin Al-Turas Vol 10, No 2 (2004): Buletin Al-Turas Vol 10, No 1 (2004): Buletin Al-Turas Vol 9, No 2 (2003): Buletin Al-Turas Vol 9, No 1 (2003): BULETIN AL-TURAS Vol 8, No 1 (2002): Buletin Al-Turas Vol 7, No 2 (2001): BULETIN AL-TURAS Vol 7, No 1 (2001): BULETIN AL-TURAS Vol 6, No 1 (2000): BULETIN AL-TURAS Vol 5, No 2 (1999): BULETIN AL-TURAS Vol 5, No 1 (1999): BULETIN AL-TURAS Vol 4, No 1 (1998): BULETIN AL-TURAS Vol 2, No 3 (1996): Buletin Al-Turas Vol 2, No 2 (1996): BULETIN AL-TURAS Vol. 2 No. 2 (1996): BULETIN AL-TURAS Vol 2, No 1 (1996): Buletin Al-Turas Vol 1, No 2 (1995): Buletin Al-Turas Vol 1, No 1 (1995): Buletin Al-Turas More Issue