cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Mentari
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2007)" : 18 Documents clear
PENGEMBANGAN FKIP MELALUI IMPLEMENTASI KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) Nasir Usman
Mentari: Majalah Ilmiah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 10, No 2 (2007)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan FKIP melalui implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) merupakan suatu proses penerapan ide, konsep, dan kebijakan kurikulum potensial dalam suatu kegiatan pembelajaran, sehingga mahasiswa diharapkan dapat menguasai seperangkat kompetensi tertentu. Dengan begitu, pendekatan KTSP juga merupakan proses aktualisasi dari kurikulum tertulis. KTSP merupakan suatu konsep kurikulum yang menekankan pada pengembangan kemampuan melakukan (kompetensi) tugas-tugas dengan standar performansi tertentu, sehingga lulusan FKIP dapat  memiliki sejumlah kompetensi yang sesuai kebutuhan di lapangan, khususnya yang dibutuhkan di era globalisasi. Kata Kunci: Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)
KONSEP UMUM PROSES BELAJAR MENGAJAR Ramli Abdullah
Mentari: Majalah Ilmiah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 10, No 2 (2007)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka pelaksanaan fungsi dan tugas instruksional, guru menempatkan kedudukan sebagai figur sentral. Di tangan para gurulah terletak kemungkinan berhasil atau tidaknya pencapaian tujuan pendidikan di sekolah, serta di tangan mereka tumpuan harapan orang tuanya. Sedangakan konsep belajar itu selalu menunjuk kepada suatu proses perubahan perilaku atau pribadi seseorang berdasarkan praktek atau pengalaman tertentu. Sedangkan mengajar seperti yang dikatakan adalah membimbing. Berbeda dengan petani yang “membimbing” alam, guru harus membimbing pikiran. Guru bukanlah buku yang bisa bicara atau siaran televisi yang hidup, tapi guru harus bisa menciptakan dialog. Guru adalah orang dewasa yang karena jabatannya secara formal selalu mengusahakan terciptanya situasi yang tepat (mengajar) sehingga memungkinkan terjadinya proses pengalaman belajar (learning experiences) pada diri siswa, dengan mengerahkan segala sumber (learning resources) dan menggunakan strategi belajar mengajar (teaching-learning strategy) yang tepat (appropriate) Kata kunci : Belajar, mengajar, siswa, guru
PRINSIP DASAR PEMANDUAN ATLET BERBAKAT Razali -
Mentari: Majalah Ilmiah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 10, No 2 (2007)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prestasi olahraga dunia sejak beberapa tahun yang lalu telah ditampilkan secara luar biasa. Tingkat prestasi yang sebelumnya sangat sulit untuk dibayangkan, sekarang telah menjadi hal yang lumrah dan semakin lama semakin meningkat.  Kemajuan tersebut bukan hanya berkat dukungan sarana, prasarana, serta peralatan olahraga yang makin canggih, namun juga tidak lepas dari intervensi berbagai disiplin ilmu yang diterapkan dalam pemanduan atlet berbakat. Riset dalam berbagai ilmu telah membantu para pelatih untuk semakin meningkatkan kemahiran, keterampilan serta ilmu dalam teori dan metodologi pelatihan, khususnya dalam pemanduan atlet berbakat.  Kata kunci: Prinsip dasar,  atlet,  bakat.
TRANSDISIPLINARITAS DALAM PEDAGOGIK MODERN Marwan, Edi
Mentari Vol 10, No 2 (2007)
Publisher : Mentari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perkembangan ilmu pengetahuan yang dipengaruhi oleh faktor-faktor sosiologi, politik dan ekonomi telah mengubah pandangan mengenai manusia dalam proses pendidikan. Pandangan pendidikan yang sempit yang dikenal sebagai pedagogisme berubah menjadi pendidikan sebagai suatu gejala sosial, ekonomi, politik dan bahkan pula meliputi gejala-gejala biologis dalam neuro science. Keseluruhan perkembangan ilmu pengetahuan tersebut juga mempengaruhi perkembangan ilmu pendidikan. Dan pendekatan pedagogik yang sempit diganti dengan pendekatan "transdisipliner" atau multidisipliner mengenai ilmu pendidikan. Kata kunci : Transdisiplinaritas, pedagogik
LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM DI NANGGROE ACEH DARUSSALAM Cut Zahri Harun
Mentari: Majalah Ilmiah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 10, No 2 (2007)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) telah menunjukkan banyak bukti dalam kiprahnya di dunia pendidikan dan salah satu keistimewaan NAD adalah dalam bidang Pendidikan. Berabad-abad silam pendidikan di NAD, khususnya pendidikan Islam telah diterapkan dalam berbagai jalur, jenis, dan jenjang pendidikan. Pendidikan dayah merupakan primadona dalam penyelenggaraan pendidikan di NAD sejak dahulu hingga kini, walau tetap dalam sistem pendidikan nasional.  Kata Kunci: Pendidikan, Islam, dan NAD.
PENGARUH PROGRAM REMEDIAL TEACHING TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SMK MUHAMMADIYAH 1 BANDA ACEH M Husen
Mentari: Majalah Ilmiah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 10, No 2 (2007)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.192 KB)

Abstract

Remedial Teaching adalah bantuan yang diberikan guru untuk mengatasi kesulitan belajar yang dialami siswa guna  mencapai suatu situasi yang memungkinkan siswa mampu mengembangkan dirinya seoptimal mungkin sehingga memenuhi kriteria prestasi belajar yang diharapkan. Berhasil tidaknya guru melakukan remedial teaching dapat diukur berapa besar pengaruh positif hasil belajar dari pelaksanaanya.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh program “remedial teaching” terhadap prestasi belajar siswa.  Populasi penelitian adalah semua siswa kelas III SMK Muhammadiyah 1 Banda Aceh yang mengikuti program remedial teaching, masing-masing: 49 siswa mata pelajaran Bahasa Indonesia; 56 orang Bahasa Inggris; dan 65 orang Matematika.  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, teknik pengumpulan data adalah dokumentasi. Data diolah secara statistik dengan analisis  kuantitatif; “Uji Beda” untuk melihat pengaruh remedial teaching terhadap prestasi belajar siswa setelah dilakukan remedial teaching. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program remedial teaching berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap prestasi belajar siswa  SMK Muhammadiyah 1 Banda Aceh. Kata kunci: Pengaruh remedial teaching, prestasi belajar
CHAOS DAN COMPLEXITY MELAHIRKAN ANARKHI DAN KEKERASAN (SEBUAH ILUSTRASI) Muniarti Ar
Mentari: Majalah Ilmiah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 10, No 2 (2007)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chaos dan complexity yang terjadi akan melahirkan anarki dan sifat radikalisme yang terpendam, dan akan terlampiaskan melalui berbagai tindakan anarki yang merusak sistem bermasyarakat dan bernegara, sehingga diperlukan berbagai upaya untuk dapat diperbaiki melaui rekonsiliasi yang bermartabat sehingga setiap warga negara merasakan haknya sebagai warga, dengan demikian akan memudahkan tuntutan kepadanya untuk melakukan kewajiban sebagai warga negara.  Kata Kunci: Chaos dan complexity, anarkhi dan kekerasan
KONSELING KELUARGA BAGI KLIEN PTSD : PENDEKATAN TERAPI BEHAVIORAL Syaiful Bahri
Mentari: Majalah Ilmiah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 10, No 2 (2007)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai peristiwa belakangan ini, baik karena bencana alam maupun karena ulah manusia telah menjadi pemicu gangguan stres pasca trauma. Salah satu upaya untuk mengatasinya melalui konseling keluarga berbasis pendekatan behavioristik. Tujuan penulisan ini adalah membantu para praktisi (konselor) untuk memahami konsep dasar gangguan stres pasca trauma (Post Traumatic Stress Disorders) dan memahami serta mengimplementasikan konsep dasar, metode dan strategi konseling keluarga berbasis pendekatan behavioristik.  PTSD merupakan kekalutan mental atau gangguan stres pasca trauma yang menunjukkan simptom mengalami kembali seperti aslinya dalam bentuk kilas balik (flashback), cemas (anxiety), marah, perasaan agresif, sulit mengontrol emosi, sulit berkonsentrasi, tertekan yang amat dalam, menghindari aktivitas yang terkait dengan peristiwa traumatis, ketakutan (phobia) dan kurang berminat terhadap aktivitas yang dapat menimbulkan kesenangan (enjoy), jantung berdebar-debar, dan mati rasa. Untuk mengatasi masalah PTSD, melalui konseling keluarga berbasis pendekatan behavioristik dapat dilakukan dengan tahapan yaitu orientasi dan penilaian, pendidikan, pelatihan komunikasi, mengelola perasaan marah, dan latihan pemecahan masalah. Kata Kunci : Konseling Keluarga, Klien PTSD, Terapi Behavioral

Page 2 of 2 | Total Record : 18