cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Mentari
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 1 (2011)" : 20 Documents clear
PRESIDENTS AND LEADERSHIP IN STRATEGIC PLANNING AT A UNIVERSITY Sayed Mahdi
Mentari: Majalah Ilmiah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 14, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi kesuksesan masa depan universitas swasta dan negeri adalah kemampuan manajemen atau pimpinan institusi tersebut  dalam memformulasi  desain perencanaan strategis yang realistis dan inspiratif untuk untuk dicapai, di samping komitmen pimpinan institusi melaksanakan strategi tersebut. Dengan adanya perencanaan strategis yang baik,  pimpinan kampus mempunyai landasan berpijak dalam memimpin sebuah universitas yang dipimpin. Oleh karena itu, artikel ini membahas beberapa aspek penting dalam (strategic planning) yang umum diterapkan dalam dunia akademik. Salah satu hasil yang dapat disumpulkan adalah perlunya kesadaran dan kemampuan pimpinan kampus mengenali atau menggambar posisi kampusnya saat ini, dan mensinergikan sumber daya yang ada untuk mencapai visi kampus yang ditetapkan. Kata kunci: pimpinan, kepemimpinan, perencanaan strategis
HUKUM SEJARAH: KAJIAN FILOSOFIS TERHADAP PEMIKIRAN MUHAMMAD BAQIR AL-SHADR Sanusi Ismail
Mentari: Majalah Ilmiah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 14, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isu klasik dalam filsafat sejarah yang senantiasa menyita perhatian para filsuf, sejarawan, dan ilmuwan sosial adalah adakah hukum sejarah yang menguasai jalannya proses atau peristiwa-peristiwa yang berkait dengan manusia. Di antara mereka banyak yang berpandangan bahwa hukum sejarah itu ada, dan sebaliknya banyak pula yang berpandangan bahwa hukum sejarah itu tidak ada. Masing-masing pandangan ini membawa konsekuensi masing-masing. Kalau hukum sejarah ada, berarti sejarah bersifat deterministik dan dilandasi asas kausalitas, dan konsekuensinya tidak ada kebebasan buat manusia dalam sejarah, sebaliknya kalau tidak ada hukum sejarah berarti manusia bebas menentukan jalannya sendiri dalam sejarah. Muhammad Baqir al-Shadr memiliki pandangan yang sintetik mengenai hal ini. Ada hukum sejarah dan ada pula kebebasan. Hukum sejarah itu terdiri atas tiga macam, yaitu hukum sejarah hipotetis, orientatif, dan kategoris (determinatif-fatalistik). Dua yang pertama menyediakan ruang kebebasan buat manusia, sementara yang kategoris tidak. Dengan demikian, manusia punya peran aktif dalam kesejarahannya. Gerak sejarah ditentukan oleh jiwa, gagasan, semangat dan perjuangan kolektif. Perubahan subjektif mendahului dan merupakan dasar buat perubahan eksternal (realitas objektif). Kata kunci: Filsafat sejarah, kausalitas, kebebasan.
TRADITIONAL BUDGETING OR BEYOND BUDGETING? Sayed Muniruddin
Mentari: Majalah Ilmiah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 14, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penganggaran adalah topik paling banyak diteliti dalam akuntansi manajemen. Kini ada saran untuk meninggalkan proses penganggaran (traditional to move beyond budgeting). Tulisan ini memiliki tiga tujuan. Pertama, mendiskusikan alasan penganggaran menjadi topik paling banyak dikaji dalam akuntansi manajemen. Kedua, meringkas berbagai arus utama penelitian tentang penganggaran. Ketiga, mengevaluasi secara kritis argumen yang menyarankan setiap organisasi untuk meninggalkan praktik penganggaran tradisional. Melalui analisis deskriptif terhadap sejumlah literatur, diperoleh beberapa hasil. Pertama, penganggaran menjadi subjek paling sering diteliti karena luasnya topik penganggaran juga terkait dengan topik akuntansi manajemen lainnya. Karena kompleksitas aktivitas dalam penganggaran, maka penelitian tentang ini pun dilakukan secara komprehensif, di samping penganggaran tidak hanya berkaitan dengan angka, melainkan juga ketaatan terhadap nilai-nilai. Dalam hasil reviu juga ditemukan tiga arus utama penelitian terhadap penganggaran: ‘perspektif ekonomi’, ‘perspektif psikologi’, serta ‘perspektif sosiologi’. Telaah ini juga menemukan bahwa faktor seperti lamanya proses dan besarnya biaya penyusunan anggaran, terlalu berfokus kepada capaian angka daripada kebutuhan aktualisasi diri para pekerja, menjadi saran untuk meninggalkan praktik-praktik penganggaran tradisional. Meski anggaran didebat masih berfungsi sebagai alat kontrol utama perusahaan, sejumlah entitas bisnis telah meninggalkan praktik ini dengan mengadopsi ‘beyond budgeting’ sehingga menjadi organisasi yang fleksibel dan lebih meningkatkan prestasi perusahaan.  Kata kunci: penganggaran biasa, penganggaran bayangan
ANALISIS KERJA WANITA PETANI PADI DI KECAMATAN PIDIE KABUPATEN PIDIE Raihani -
Mentari: Majalah Ilmiah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 14, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the activities will be undertaken by a woman who worked as rice farmers in the district of Pidie and determine the pattern of working hours of women working as rice farmers in the district of Pidie. The study population was female rice farmers in the district of Pidie. Given the population that much, then researchers took the women rice farmers in the district of Pidie as many as 40 people sampled in this study. The data was collected by spreading questionnaire and observation and data processing method using a percentage formula. Based on the results of research that has been done can be concluded that the type of work outside the hours of farming respondents were household activities (reproduction), looking for additional income, basic activities and social events. The pattern of working hours to activities highest respondent base is 8 hours, both household activities that is 5.5 hours, all three activities seek additional revenue that is 3 hours and for social activities is 0.5 hours. Key words: working hours, women rice farmers
KETERAMPILAN BERMAIN BOLA BASKET MELALUI METODE DUPLIKASI DENGAN PENGGUNAAN MULTIMEDIA PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 4 KOTA BANDA ACEH -, Bustamam
Mentari Vol 14, No 1 (2011)
Publisher : Mentari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar efektivitas metode duplikasi dengan menggunakan multimedia di dalam peningkatan keterampilan dalam permainan Bola basket. Penelitian ini merupakan suatu bentuk penelitian berkaitan dengan hubungan sebab-akibat. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen semu dengan menggunakan pretest dan postest design. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas VII SMP Negeri 4 Banda Aceh yang berjumlah 36 orang siswa. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa setelah diuji dengan t-test diperoleh t-hitung tes keterampilan bermain bola basket sebesar 2,40 dan t-tabel pada taraf signifikansi 95% sebesar 2,04. Dengan demikian, t-hitung lebih besar daripada t-tabel. Oleh karena itu, terdapat pengaruh yang signifikan antara latihan dengan menggunakan metode duplikasi terhadap peningkatan keterampilan bermain bola basket. Metode pembelajaran duplikasi dengan menggunakan multimedia sangat efektif untuk meningkatkan keterampilan bermain bola basket. Kata Kunci:    Keterampilan bermain bola basket, metode Duplikasi, penggunaan multimedia
KEWENANGAN PEMBENTUKAN PANITIA PENGAWAS PEMILU (PANWASLU) ACEH DITINJAU DARI ASPEK HUKUM ADMINISTRASI NEGARA Muhammad Iqbal
Mentari: Majalah Ilmiah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 14, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilu memiliki peran yang strategis dalam menentukan arah dan kehidupan bangsa. Salah  satu lembaga yang terlibat dalam pemilu adalah Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu). Pembentukan Panwaslu Aceh tidak sesuai dengan UU Nomor 22 Tahun 2007 tentang Pemilu. Keputusan Bawaslu memilki cacat hukum formal karena tidak sesuai dengan prosedur perundang-undangan yang berlaku. Meskipun begitu Keputusan/ketetapan (beshikking) Harus dianggap sah sebelum adanya pembatalan dari lembaga negara. Ketetapan Bawaslu dianggap sah demi kepentingan umum  (doelmatigheid) Kata kunci: penetapan Bawaslu, cacat hukum formal,                     dan kepentingan umum
PARTICIPATION IN STRATEGIC PLANNING: IMPLICATIONS FOR ACADEMIA Saed Armia
Mentari: Majalah Ilmiah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 14, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Well design of strategic planning is highly vital for higher education institution. This strategic planning becomes important foundation of how the universities/colleges leaders move their organization forward and on the track.  Therefore, one of important thing needed to be considered is engagement of important stake holders in formulation strategic planning such as lecturers, students, administration staffs are important groups that determine institution sustainability. To implement this process is not easy way out because each group has different interests that must be synergize to succeed strategic planning implementation. Although researches in this area are still limited, but one of important consideration we draw that it is important to have strong commitment support of top campus management to create an adaptive strategic plan. Keywords: Strategic planning, constituent engagement,       and academia
PETA KOMPETENSI SISWA SMA/MA DALAM MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA BERDASARKAN HASIL UJIAN NASIONAL DI KABUPATEN ACEH BARAT DAN NAGAN RAYA Denni Iskandar
Mentari: Majalah Ilmiah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 14, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah terpetakannya kompetensi siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia tingkat SMA/MA di Kabupaten Aceh Barat dan Nagan Raya. Basis utama data penelitian sebagai dasar pemetaan kompetensi adalah hasil Ujian Nasional Bahasa Indonesia siswa SMA/MA tahun 2008, 2009, dan 2010. Peta kompetensi yang diperoleh kemudian dijadikan dasar penentuan model perlakuan peningkatan dan pembinaan profesionalisme guru.  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah siswa SMAN 1 Kaway XVI dan SMAN 1 Meulaboh untuk Kabupaten Aceh Barat serta MAN Jeuram dan SMAN 2 Darul Makmur  untuk Kabupaten Nagan Raya dan Aceh Barat. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, angket, dan wawancara. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan dari 9 rumpun KD (tersebar dalam 23 KD) yang diuji dalam UN 2007, 2008, dan 2009, di Aceh Barat ada 1 bidang KD, yaitu tentang karya tulis atau karya ilmiah yang pencapaiannya di bawah 60 atau berkategori buruk. Di Kabupaten Nagan Raya, ada 2 rumpun KD yang pencapaiannya di bawah 60, yaitu KD tentang paragraf/teks nonsastra dan karya tulis. Hal ini mengindikasikan bahwa kompetensi siswa tentang paragraf/teks nonsatra dan karya tulis tergolong buruk.     Kata Kunci: pemetaan, kompetensi, ujian nasional, siswa SMA/MA
MAKNA RAGAM GERAK DAN NILAI-NILAI BUDAYA TARI RANUP LAMPUAN Cut Zuriana
Mentari: Majalah Ilmiah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 14, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak ragam gerak dalam tari Ranup Lampuan tidak dilakukan dengan maksimal dan tidak sesuai dengan yang semestinya. Permasalahan ini terjadi karena tidak dipahaminya nilai-nilai budaya dalam tari Ranup Lampuan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna gerak dan nilai-nilai budaya tari Ranup Lampuan. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa Seni, Drama, Tari dan Musik (Sendratasik) FKIP Unsyiah, yang terdiri lima kelompok tari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kelompok-kelompok mahasiswa Sendratasik FKIP Unsyiah melakukan ragam gerak dan tingkat kemaksimalan gerak yang berbeda-beda, serta pemahaman yang berbeda pula terhadap makna ragam gerak. Hal tersebut terjadi karena tidak adanya pemahaman nilai-nilai budaya tari Ranup Lampuan. Kata kunci: Ranup Lampuan, teknik gerak
EVALUASI PROGRAM IMPLEMENTASI KTSP PADA MATA PELAJARAN PENJASORKES DI SMP NEGERI KOTA BANDA ACEH TAHUN 2011 Yeni Marlina
Mentari: Majalah Ilmiah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 14, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui pengembangan KTSP pada mata pelajaran penjasorkes di SMPN di kota Banda Aceh, 2) mengetahui guru penjasorkes membuat persiapan untuk proses pembelajaran penjasorkes sesuai dengan sarana dan prasarana, 3) mengetahui guru penjasorkes melaksanakan proses pembelajaran penjasorkes sesuai standar proses, 4) mengetahui hasil pembelajaran penjasorkes yang dicapai oleh siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru penjas. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru penjas. Pengambilan data dengan  teknik  wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini adalah evaluatif deskriptif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa tahap (context), aspek sumber daya manusia: 1)pemahaman guru tentang KTSP, dari 19 sekolah 74% guru memahami KTSP dengan baik dan 26% masih kurang. 2) penerapan KTSP, dari 19 sekolah 74% telah di terapkan dengan baik dan 26% masih kurang. Aspek dukungan pemerintah dan masyarakat: 1)dukungan pemerintah, dari 19 sekolah 63% sudah baik dan 37% masih kurang. 2) dukungan masyarakat dari 19 sekolah 5% sudah baik  dan 95% masih kurang. Tahap input, aspek sarana dan prasarana: 1) ketersediaan sarana dan prasarana, dari 19 sekolah, 47% sarana dan prasarana sudah baik dan 53% masih kurang. 2) tingkat kelayakan sarana dan prasarana, dari 19 sekolah 47% sudah baik dan 53% masih kurang. Aspek pengembangan bahan ajar: 1)membuat perangkat kurikulum, dari 19 sekolah 53% sudah baik dan 47% masih kurang. 2) membuat model pembelajaran, dari 19 sekolah 74% sudah baik dan 26% masih kurang. Tahap proses, aspek pelaksanaan KTSP: 1)pelaksanaan KTSP, dari 19 sekolah 84% sudah baik dan 16% masih kurang. 2)kendala dalam penerapan KTSP, dari 19 sekolah 47% tidak ada kendala dan 53% masih ada kendala. Tahap Product, aspek hasil belajar: 1)keberhasilan penerapan KTSP, dari 19 sekolah 95% sudah baik dan 5% masih kurang. 2)hasil penerapan KTSP dari 19 sekolah 58% sudah baik dan 42% masih kurang.  Kata kunci: Evaluasi implementasi KTSP, pendidikan jasmani,            olahraga  dan kesehatan.

Page 2 of 2 | Total Record : 20