cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 206 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2013): May" : 206 Documents clear
Affixation of Banyuseri Dialect : A Descriptive Study ., Kadek Sari Wahyuni; ., Dr. I Gede Budasi,M.Ed,Dip.App.Lin; ., Drs. I Wayan Suarnajaya,MA., Ph.D.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan awalan dan akhiran infleksi dan awalan dan akhiran derivasi dari Dialek Banyuseri di desa Banyuseri.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif.Tiga contoh informan dari Dialek Banyuseri dipilih berdasarkan kriteria yang ditentukan. Data dikumpulkan berdasarkan tiga teknik, yaitu: observasi, teknik perekaman, dan teknik wawancara (mendengarkan dan mencatat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada dua jenis awalan di Dialek Banyuseri yang termasuk derivasi, awalan {mә-} dan{m-}. Ada enam jenis awalan di Dialek Banyuseri yang termasuk infleksi, awalan {n-}, {ŋ-}{-ñ}, {m-}{-Λ}, dan {-kΛ}. Ada dua jenis akhiran di Dialek Banyuseri yang termasuk derivasi, akhiran {-Λŋ} dan {-In}. Ada empat jenis akhiran di Dialek Banyuseri yang termasuk infleksi, akhiran {ē-},{-nē}, {-ә} dan{-Λŋ}.Awalan dan akhiran di Dialek Banyuseri yang termasuk derivasi adalah awalan {mә-} dan{m-}dan akhiran {-Λŋ} dan {-In}. Awalan dan akhiran di Dialek Banyuseri yang temasuk infleksi adalah awalan {n-}, {ŋ-},{-ñ}, {m-}{-Λ}, dan {-kΛ}dan akhiran {ē-},{-nē}, {-ә} dan{-Λŋ}.Kata Kunci : Awalan dan Akhiran Derivasi, Awalan dan Akhiran Infleksi, Dialek Banyuseri The study aimed at describing inflectional prefixes and suffixes and derivational prefixes and suffixes of Banyuseri Dialect in Banyuseri village. This research is a descriptive qualitative research. Three informants sample of Banyuseri Dialect were chosen based on a set of criteria. The data were collected based on three techniques, namely: observation, recording technique, and interview (listening and noting) technique. The results of the study showed that there were two kinds of derivational prefixes in Banyuseri Dialect; prefix {mә-} and {m-}. There were six kinds of inflectional prefixes in Banyuseri Dialect; prefix {n-}, {ŋ-},{-ñ}, {m-}{-Λ}, and {-kΛ}. There were two kinds of derivational suffixes in Banyuseri Dialect; suffix {-Λŋ} and {-In}.There were four kinds of inflectional suffixes; suffix {ē-},{-nē}, {-ә} and{-Λŋ}. Prefixes and suffixes in Banyuseri Dialect which belong to derivation: prefix {mΛ-}, {m-} and {kɅ-} and suffix {-Λŋ} and {-In}. Prefixes and suffixes in Banyuseri Dialect which belong to inflection: prefix {n-}, {ŋ-},{ñ-}, {m-}, and {Λ-} and suffix {-ē}.keyword : Derivational Prefixes and Suffixes, Inflectional Prefixes and Suffixes, Banyuseri Dialect
Scripted Song-based Audio Media and Its Effect toward the Fifth Grade Students' English Competence in Kubutambahan Sub-district 1 in Academic Year 2014-2015 ., I Wayan Eri Kurnia; ., Dra.Ni Made Ratminingsih, MA; ., Dr. I Gede Budasi,M.Ed,Dip.App.Lin
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5362

Abstract

Penelitian ini adalah sebuah studi experimen yang menyelidiki efek dari penggunaan scripted song-based audio media pada kompetensi bahasa Inggris yang dimiliki oleh siswa kelas 5 di gugus 1 Kecamatan Kubutambaha, Buleleng-Bali pada tahun ajaran 2014/2015. Desain penelitian ini adalah post-test only control group design dan menggunakan teknik random sampling untuk menentukan sample penelitian. SDN 1 Kubutambahan ditentukan sebagai grup experimen yang kemudian diberikan perlakuan berupa scripted song-based audio media dan SDN 2 Kubutambahan ditentukan sebagai grup control yang kemudian diberikan perlakuan berupa conventional teaching. Hasil dari analisis data menunjukan bahwa grup experimen mencapai kompetensi bahasa Igggris yang lebih tinggi daripada grup control.itu dibuktikan oleh rata-rata nilai mereka dimana siswa grup experimen memperoleh nilai 90.17 dan siswa grup control memperoleh nilai 79.85. Hasil dari t-test juga membuktikan bahwa scripted song-based audio media memberikan efek signifikan terhadap kompetensi bahasa Inggris yang dimiliki oleh siswa-siswa kelas 5 di Subdisktrik 1, Kubutambahan.Kata Kunci : media audio, kompetensi bahasa Inggris, scripted song, This study was an experimental study which investigated the effect of scripted song-based audio media on the fifth grade students’ English competence in Kubutambahan Sub-district 1, Buleleng-Bali in academic year 2014/2015. The design of this study was post-test only control group design and used a random sampling technique to determine the sample. SDN 1 Kubutambahan was determined as the experimental group and further treated by scripted song-based audio media and SDN 2 Kubutambahan was determined as the control group and further treated by conventional teaching technique. The results of data analysis show that the experimental group students achieved a higher English competence than the control group. It was proven by their mean score where the experimental group students got 90.17 and the control group got 79.85. The result of the t-test also proves that scripted song-based audio media gave significant effect on the fifth grade students’ English competence. In conclusion, scripted song-based audio media gave significant effect on the fifth grade students’ English competence in Kubutambahan Sub-district 1.keyword : audio media, English competence, scripted song,
THE USE OF SCRIPTED SONGS-BASED AUDIO MEDIA FOR THE FIFTH GRADE STUDENTS’ ENGLISH COMPETENCE ., Kadek Dwi Maharani; ., Dra.Ni Made Ratminingsih, MA; ., Dr. I Gede Budasi,M.Ed,Dip.App.Lin
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah media audio yang berbasis lagu kreasi (Scripted Song) bisa meningkatkan kompetensi bahasa Inggris siswa kelas lima sekolah dasar di Gugus 2 Gerokgak. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dalam bentuk Post-Test Only Control Group Design. Ada eksperimen group dan kontrol group dalam penelitian ini. Mereka diberikan pengajaran yang berbeda. Dalam penelitian ini, semua siswa kelas lima sekolah dasar di Gugus 2 Gerokgak diambil sebagai populasi. Para siswa kelas lima dari SD Negeri 2 Tinga-Tinga (kelompok eksperimen) dan SD Negeri 3 Tinga-Tinga (kelompok kontrol) dipilih sebagai sampel melalui Random Sampling. Setelah diberi cara pengajaran yang berbeda, penulis menggunakan posttest untuk mendapatkan data dan menganalisanya secara deskriptif dan inferensial. Berdasarkan analisis deskriptif, nilai rata-rata dari kelompok eksperimen adalah 85.9, sedangkan kelompok kontrol 71.36. Dengan kata lain, kelompok eksperimen meraih nilai yang lebih tinggi untuk kompetensi bahasa Inggris dibandingkan dengan kelompok kontrol. Berdasarkan hasil data analisis secara inferensial melalui independen sampel t-test menunjukkan bahwa nilai dari t-observed adalah 6.500, melebihi nilai dari tcv (t-critical value) pada 1.667 (α= 5%). Jadi, hasil dari t-test mengindikasikan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hal tersebut juga membuktikan bahwa media audio berbasis lagu kreasi (Scripted Song) bisa memberikan pengaruh (peningkatan) terhadap kompetensi bahasa Inggris.Kata Kunci : media audio, kompetensi bahasa Inggris, lagu kreasi. This study aimed at finding out whether or not the audio media based on scripted songs give a significant effect to the fifth grade students’ English competence of primary schools at sub district 2 Gerokgak. This study was an experimental research in the form of Post-Test Only Control Group Design. There were experimental group and control group in this study. They were given different treatments. In this study, all fifth grade students of primary schools at sub district 2 Gerokgak were taken as the population. The fifth grade students of SD Negeri 2 Tinga-tinga (experimental group) and SD Negeri 3 Tinga-tinga (control group) were determined as the sample of the study through Random Sampling. After giving different treatments, the researcher used a posttest to obtain the data and analyzed them descriptively and inferentially. Based on descriptive analysis, the experimental group’s mean score was 85.9, while 71.36 for the control group. The experimental group achieved higher score in English competence than the control one. The results of the inferential statistical analysis through independent sample t-test show that value of t-observed was 6.500, exceeding value of tcv (t-critical value) at 1.667 (α= 5%). Thus, the result of the t-test indicates that there was a significant difference between the experimental and the control group. The study proves that the audio media based on scripted songs could give a significant effect to the students’ English competence. keyword : audio media, English competence, scripted songs.
An Experimental Study on the Effect of Audio Media Based on Scripted Songs on English Competence of 5th Grade Students of Primary School at Sub District 1 Seririt in Academic Year 2014/2015 ., Nyoman Miyangtari; ., Dra.Ni Made Ratminingsih, MA; ., I Nyoman Pasek Hadi Saputra, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5366

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar Bahasa Inggris antara siswa yang mengikuti model pembelajaran audio media berbasis lagu kreasi dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional di gugus 1 Seririt. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa yang ada di gugus 1 Seririt dengan jumlah siswa 99 orang. Sampel penelitian diambil dengan teknik simple random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian adalah 2 kelas SD N 1 Seririt sebagai kelas control dan SD N 2 Seririt sebagai kelas eksperimen yang terdiri dari 58 siswa. Data dikumpulkan dengan metode tes dengan tes hasil belajar. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Bahasa Inggris antara siswa yang mengikuti model pembelajaran audio media berbasis lagu kreasi dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (tA = 123,21 > tt = 2,000). Nilai rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen yang menggunakan audio media berbasis lagu kreasi (81.8) lebih tinggi daripada kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional (72.2). Dapat disimpulkan audio media berbasis lagu kreasi berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas V mata pelajaran Bahasa Inggris di gugus 1 Seririt.Kata Kunci : audio media berbasis lagu kreasi, kompetensi bahasa Inggris, hasil belajar This research aimed to find the significant differences upon students’ English competence between students who taught by using audio media based on scripted songs with the students who taught by using conventional teaching technique in fifth grade students at sub district 1 Seririt. This research was an experimental research and post-test only control group design as the design of this research. The population was all of the students in sub district 1 Seririt that consist 99 numbers of students. To choose the sample, the simple random sampling was chosen as a technique. There were 2 classes as the samples SD N 1 Seririt as control group and SND 2 Seririt as experimental group that consist of 58 students. The data collection was collected by using post test. The data was analyzed by descriptive quantitative. The results of this research showed that there was significant science result between students who taught by using audio media based on scripted songs with the students who taught by using conventional teaching technique (tA = 123,21 > tt = 2,000). The mean of experimental group that taught by audio media based on scripted songs (81.8) was higher than control group who taught by using cooperative teaching technique (72.2). It can be concluded that audio media based on scripted songs influenced students’ English competence at sub district 1 Seririt. keyword : Audio media based on scripted songs, English competence, students’ result
THE IMPACT OF SCRIPTED SONGS AS AUDIO MEDIA TOWARD ENGLISH COMPETENCE OF FIFTH GRADE STUDENTS OF ELEMENTARY SCHOOL IN SUB DISTRICT FOUR, SUKASADA ., Komang Febri Riyani; ., Dra.Ni Made Ratminingsih, MA; ., I Nyoman Pasek Hadi Saputra, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dampak dari penggunaan lagu kreasi sebagai media audio terhadap kompetensi Bahasa Inggris siswa kelas lima. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang menggunakan Posttest-Only Control Group Design sebagai model penelitian. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas 5A dan kelas 5B di SD Negeri 3 Sukasada yang dipilih dengan cara simple random sampling. Melalui lotere, kelas 5A terpilih menjadi kelompok eksperimen dan kelas 5B menjadi kelompok kontrol. Untuk kelompok eksperimen diperlakukan dengan menggunakan lagu kreasi sebagai media audio. Di sisi lain, kelompok kontrol diperlakukan dengan menggunakan media pembelajaran konvensional. Di akhir perlakuan, post test yang sama diberikan kepada kedua kelompok untuk memeriksa kompetensi Bahasa Inggris siswa. Hasil dari post test menunjukkan bahwa siswa di kelompok eksperimen mendapatkan pencapaian yang lebih baik daripada siswa di kelompok kontrol. Hal itu dibuktikan dengan nilai rata-rata kelompok eksperimen adalah 84.86 sedangkan nilai rata-rata kelompok kontrol adalah 74.73. Selain itu, hasil dari analisis t-test menunjukkan bahwa nilai t-observed (tobv) adalah 4.636 pada degree of freedom 42. Nilai tersebut lebih besar daripada nilai t-critical (tcv) yaitu 2.0181 pada level signifikansi 0.05. Hal tersebut mengindikasikan bahwa null hipotesis (Ho) pada penilitian ini ditolak sedangkan alternative hypothesis (Ha) diterima. Sebagai kesimpulan, penggunaan lagu kreasi sebagai media audio memberikan dampak signifikan terhadap kompetensi Bahasa Inggris siswa. Kata Kunci : lagu kreasi, kompetensi Bahasa Inggris, anak-anak This study aimed to find the impact of using scripted songs as an audio media toward English competence of fifth grade students. This study is an experimental study which use Posttest-Only Control Group Design as the research design. The samples of this study were 5A class and 5B class of SD Negeri 3 Sukasada chosen through simple random sampling. Through lottery, 5A class chosen become the experimental group and 5B class became the control group. For the experimental group was treated by using Scripted Songs as an audio media. In other hand, the control group was treated by using Conventional Teaching media. By the end of the treatments, the same posttest was administered to check the students’ English competence. The result of the posttest shows that the students in experimental group got better achievement rather than the students in control group. It was proven by the mean score of experimental group was 84.86 while the mean score of control group was 74.73. Moreover, the result of t-test analysis shows that the t-observed (tobv) was 4.636 at degree of freedom 42. It was higher than the t-critical (tcv) value that was 2.0181 at level significance 0.05. It indicated that the null hypothesis (Ho) in this study was rejected while the alternative hypothesis (Ha) was accepted. As the conclusion, the use of Scripted Songs as audio media gave significant impact toward the students’ English competence. keyword : Scripted Songs, English competence, young learners
Language Use: A Study of Commissive Acts by the Eleventh Grade Students of SMA Negeri 1 Kubutambahan ., Kadek Vani Septiani; ., Prof. Dr. Dewa Komang Tantra,Dip.,App.; ., Luh Diah Surya Adnyani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5368

Abstract

Kata Kunci : Commissive acts, grammatical error, diction error, sources of error This study aimed: 1) to identify the patterns of commisive acts, 2) to identify the speech styles used in terms of formal and informal in expressing commisisve acts, 3) to identify types of error based on grammar and diction and, 4) to analyze the sources of error as committed by the eleventh grade students in a language program class at SMA Negeri 1 Kubutambahan. This study was a qualitative research. The subjects of this study were the eleventh grade students in a language program of SMA Negeri 1 Kubutambahan. The instruments were data elicitation, field note, interview guide, and recorder. The methods of data analysis were data transcription, analysis and category. The results of this study showed that the students produced various categories of speech act nsmely to promise, to refuse, to swear, to threaten, to offer, to accept, to thank, to request, to give opinion, to congratulate. The commissive acts produced by the students were to promise with total percentage 73%, to refuse with total percentage 14%, to swear with total percentage 12% and to threaten with total percentage 1,4%. The speech styles used in terms of formality by the students were 62,3% of formal language and 38,3% of informal language. The errors committed by the students were 80.8% of the grammatical errors and 19,1% of the diction errors. There were two types of sources of errors committed by the students namely interlingual with the total percentage 19,7% and intralingual or developmental factors with the total percentage 80,2%. keyword : Commissive acts, grammatical error, diction error, sources of error
The Effect of Dialogue Journal upon the Writing Achievement of the 8th Grade Students of SMP N 3 Banjar in the Academic Year of 2014/2015 ., Ni Putu Oktaviana Dewi; ., Prof. Dr.I Nyoman Adi Jaya Putra, MA; ., Dra. Luh Putu Artini, MA., Ph.D.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5371

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya bebedaan berarti dalam kemampuan siswa menulis antara siswa yang diajar menggunakan strategi Dialogue Journal dengan siswa yang diajar menggunakan strategi konvensional. Penelitian ini menggunakan metode Post-test Only Control Group Design. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas 8 SMP N 3 Banjar. Metode Cluster Random Sampling digunakan untuk menentukan sample dari penelitian ini. Kelas VIII.5 dipilih sebagai kelompok experimental yang diajar menggunakan strategi Dialogue Journal, sedangkan kelas VIII.3 dipilih sebagai kelompok kontrol yang diajar menggunakan strategi konvensional. Hasil dari pengolahan data menunjukkan bahwa siswa kelompok experimental menunjukan keterampilan menulis lebih baik dibandingkan dengan siswa kelompok kontrol. Hal ini dibuktikan dari analisis deskriptif yang menunjukan nilai rata-rata siswa kelompok experimental adalah 75.83, sedangkan nilai rata-rata siswa di kelompok kontrol adalah 62.46. Hasil dari t-test juga menunjukkan bahwa nilai tobs lebih besar dari nilai tcv. Nilai dari tobs adalah 7.256, sedangkan nilai dari tcv adalah 2.02 (α = .05). Ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang berarti antara siswa yang diajar menggunakan strategi Dialogue Journal dengan siswa yang diajar menggunakan strategi Conventional.Kata Kunci : Strategi Dialogue Journal, Strategi konvensional, kemampuan menulis This study aimed at investigating whether or not there was a significant difference in writing competency between the students who were taught by using dialogue journal strategy and those who were taught by using conventional strategy. The research design of this study was Post-test Only Control Group Design. The population was the eighth grade students of SMP Negeri 3 Banjar. Cluster Random Sampling was assigned to select the sample of the study.Class VIII.5 was assigned as the experimental group which was taught by using Dialogue Journal Strategy and class VIII.3 as the control group which was taught by using conventional strategy.The result of the data analysis showed that students in experimental group perfomed better writing than students in control group. It was proven by the result of descriptive statistics that showed the mean score the experimental group was 75.83, while the mean score of control group was 62.46. The result of the t-test also showed that the value of the tobs was higher than the tcv. The value of the tobs was 7.256, while the value of the tcv was 2.02 (α = .05). It means that there is a significant difference in writing competency between students who were taught using dialogue journal with students who were taught using conventional strategykeyword : Dialogue Journal Strategy, Conventional Strategy, writing competence
THE IMPLEMENTATION OF PROJECT-BASED LEARNING IN TEACHING ENGLISH BASED ON CURRICULUM 2013 IN SMA N 4 SINGARAJA ., Kadek Widiani; ., Dra. Luh Putu Artini, MA., Ph.D.; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas penerapan project based learning dalam pengajaran bahasa inggris di kelas X MIA 5 di SMA N 4 Singaraja. Jumlah subjek penelitian ini adalah 43 siswa, terdiri dari 22 perempuan dan 21 laki-laki. Pembahasan penilitian ini mencakup (1) topic-topik yang diajarkan dalam pengajaran bahasa inggris dengan menggunakan project based learning di SMA N 4 Singaraja, (2) langkah-langkah dalam pengajaran bahasa inggris dengan menggunakan projek based learning di SMA N 4 Singaraja, (3) jenis-jenis penilaian yang digunakan dalam pengajaran pengajaran bahasa inggris dengan menggunakan projek based learning di SMA N 4 Singaraja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode dokumentasi, metode observasi dan metode wawancara. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif melalui data reduction, data display, dan conclusion drawing/ verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa topic-topik yang diajarkan dengan menggunakan project based learning adalah explanation text, recount text, narrative text dan expression of sympathy and invitation. Langkah-langkah pengajaran bahasa inggris dengan menggunakan speculation, designing the project activities, conducting the project activities and evaluation. Jenis penilaian yang digunakan adalah penilaian sikap, penilaian pengetahuan dan penilaian keterampilan. Hasil penelitian menenukan bahwa guru di sekolah SMA N 4 Singaraja menerapkan project based learning dengan baik Kata Kunci : kurikulum 2013, project based learning, pengajaran bahasa inggris This present study aimed at discussing the implementation of project based learning in teaching English in class X MIA 5 in SMA N 4 Singaraja. The number of the subjects were 43 students, consisted of 22 females and 21 males. The discussion includes (1) the topics that were taught by using project-based learning in teaching English in SMA N 4 Singaraja, (2) the steps in teaching English by using project-based in SMA N 4 Singaraja and (3) the assessment types used in teaching English by using project-based learning in SMA N 4 Singaraja. Research methods used were documentation method, observation method and interview method. The data obtained were analyzed descriptively through data reduction, data display, and conclusion drawing/ verification. The result of the study showed that the topics taught by using project based learning were explanation text, recount text, narrative text and expression of sympathy and invitation. There were four steps found in implementing project based learning by the teacher namely speculation, designing the project activities, conducting the project activities and evaluation. Meanwhile the assessment types used were affective assessment, cognitive assessment and psychomotor assessment. The result of the study showed that the implementation of project based learning was implemented well by the teacher in SMA N 4 Singaraja.keyword : Curriculum 2013, project based learning, teaching English
THE IMPLEMENTATION OF PROJECT-BASED LEARNING IN TEACHING ENGLISH BASED ON CURRICULUM 2013 IN SMA N 4 SINGARAJA ., Kadek Widiani; ., Dra. Luh Putu Artini, MA., Ph.D.; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas penerapan project based learning dalam pengajaran bahasa inggris di kelas X MIA 5 di SMA N 4 Singaraja. Jumlah subjek penelitian ini adalah 43 siswa, terdiri dari 22 perempuan dan 21 laki-laki. Pembahasan penilitian ini mencakup (1) topic-topik yang diajarkan dalam pengajaran bahasa inggris dengan menggunakan project based learning di SMA N 4 Singaraja, (2) langkah-langkah dalam pengajaran bahasa inggris dengan menggunakan projek based learning di SMA N 4 Singaraja, (3) jenis-jenis penilaian yang digunakan dalam pengajaran pengajaran bahasa inggris dengan menggunakan projek based learning di SMA N 4 Singaraja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode dokumentasi, metode observasi dan metode wawancara. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif melalui data reduction, data display, dan conclusion drawing/ verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa topic-topik yang diajarkan dengan menggunakan project based learning adalah explanation text, recount text, narrative text dan expression of sympathy and invitation. Langkah-langkah pengajaran bahasa inggris dengan menggunakan speculation, designing the project activities, conducting the project activities and evaluation. Jenis penilaian yang digunakan adalah penilaian sikap, penilaian pengetahuan dan penilaian keterampilan. Hasil penelitian menenukan bahwa guru di sekolah SMA N 4 Singaraja menerapkan project based learning dengan baik Kata Kunci : kurikulum 2013, project based learning, pengajaran bahasa inggris This present study aimed at discussing the implementation of project based learning in teaching English in class X MIA 5 in SMA N 4 Singaraja. The number of the subjects were 43 students, consisted of 22 females and 21 males. The discussion includes (1) the topics that were taught by using project-based learning in teaching English in SMA N 4 Singaraja, (2) the steps in teaching English by using project-based in SMA N 4 Singaraja and (3) the assessment types used in teaching English by using project-based learning in SMA N 4 Singaraja. Research methods used were documentation method, observation method and interview method. The data obtained were analyzed descriptively through data reduction, data display, and conclusion drawing/ verification. The result of the study showed that the topics taught by using project based learning were explanation text, recount text, narrative text and expression of sympathy and invitation. There were four steps found in implementing project based learning by the teacher namely speculation, designing the project activities, conducting the project activities and evaluation. Meanwhile the assessment types used were affective assessment, cognitive assessment and psychomotor assessment. The result of the study showed that the implementation of project based learning was implemented well by the teacher in SMA N 4 Singaraja.keyword : Curriculum 2013, project based learning, teaching English
AN ANALYSIS OF CLASSROOM INTERACTION AT VII. 4 CLASS OF SMP LABORATORIUM UNDIKSHA SINGARAJA IN ACADEMIC YEAR 2014/2015 ., Kadek Agus Juniarta; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5375

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kategori interaksi kelas yang terjadi di kelas VII.4 di SMP Laboratorium Undiksha Singaraja berdasarkan Flanders Interaction Analysis Categories (FIAC). Kategori interaksi yang sering digunakan, bahasa yang dominan di gunakan dan alasan menggunakan bahasa tersebut dalam interaksi kelas. Subjek dalam penelitian ini yaitu guru dan siswa kelas VII. 4 sebanyak 36 siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) accepts feelings terjadi sebanyak 126 ucapan, praises atau encouragement terjadi sebanyak 177 ucapan, accepts atau uses ideas of students terjadi sebanyak 74 ucapan, asks questions terjadi sebanyak 407 ucapan, lecturing terjadi sebanyak 230 ucapan, giving directions terjadi sebanyak 469 ucapan, criticizing atau justifying authority terjadi sebanyak 80 ucapan, students’ talk response terjadi sebanyak 348 ucapan, students’ talk initiation terjadi sebanyak 79 ucapan, silence atau confusion terjadi sebanyak 226 ucapan. Kategori dari interaksi kelas yang paling sering terjadi yaitu giving direction. Bahasa yang dominan di gunakan adalah Bahasa Indonesia yang terjadi sebanyak 1027 ucapan sementara Bahasa Inggris terjadi sebanyak 963 ucapan, selanjutnya alasan menggunakan Bahasa Indonesia dalam interaksi kelas yaitu: (a) karena Bahasa Indonesia digunakan untuk mengklarifikasi instruksi berbahasa inggris. (b) Bahasa Indonesia digunakan untuk mengklarifikasi kata-kata asing bagi siswa. (c) Bahasa Indonesia digunakan untuk memberikan contoh-contoh. (d) Bahasa Indonesia digunakan untuk mengkritisi tingkah laku negatif siswa. (e) Bahasa Indonesia digunakan untuk memberikan feedback. (f) Bahasa Indonesia digunakan untuk bertanya. Kata Kunci : Interaksi Kelas, Flanders Interaction Analysis Categories (FIAC). Abstract This research aimed at analyzing the classroom interaction category occurred at VII. 4 class of SMP Laboratorium Undiksha Singaraja based on Flanders Interaction Analysis Categories (FIAC). The category which mostly used, the dominant language used and the reasons to use it. The subjects of the research were a teacher and 36 students of VII.4 class. This research employed qualitative research. The results of this research showed that: (1) accepts feelings occurred 126 utterances, praises or encouragement occurred 177 utterances, accepts or uses ideas of students occurred 74 utterances, asks questions occurred 407 utterances, lecturing occurred 230 utterances, giving directions occurred 469 utterances, criticizing or justifying authority occurred 80 utterances, students’ talk response occurred 348 utterances, students’ talk initiation occurred 79 utterances, silence or confusion occurred 226 utterances. (2) The category that mostly occurred was giving direction. (3) The dominant language used was Bahasa Indonesia which occurred 1027 utterances while English occurred 963 utterances, furthermore the reasons of using Bahasa Indonesia during classroom interaction were: (a) because Bahasa Indonesia was used to clarify English instruction. (b) Bahasa Indonesia was used to clarify unfamiliar words. (c) Bahasa Indonesia was used to give examples. (d) Bahasa Indonesia was used to criticize students’ bad behavior. (e) Bahasa Indonesia was used to give feedback. (f) Bahasa Indonesia was used to ask questions. keyword : Classroom Interaction, Flanders Interaction Analysis Categories (FIAC).