cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 42 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2016)" : 42 Documents clear
AN ANALYSIS OF DIRECTIVE ACTS USED IN THE CLASSROOM INTERACTIONS FOR THE EIGHTH GRADE STUDENTS OF SMPN 2 SINGARAJA ., Luh Made Mira Wirawati; ., Prof. Dr. Dewa Komang Tantra,Dip.,App.; ., Ni Komang Arie Suwastini, S.Pd,M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 1 (2016): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa tindak tutur dan gaya bertutur yang dugunakan oleh siswa perempuan dan laki-laki di SMPN 2 Singaraja. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah: 1) tindak tutur yang digunakan oleh siswa kelas delapan di SMPN 2 Singaraja dalam hal struktur sintaksis dan pilihan kata, 2) gaya bertutur dalam hal kesopanan yang digunakan oleh siswa kelas delapan di SMPN 2 Singaraja. Subyek dari penelitian ini adalah siswa dari kelas VIII.14 dan VIII.15 di SMPN 2 Singaraja. Subyek terdiri dari 35 dan 36 siswa dengan 35 siswa perempuan dan 36 siswa laki-laki. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian kualitatif. Pengumpulan data diambil melalui prosedur elisitasi. Data yang diperoleh dianaliss secara deskriptif. Hasil penelitian ditunjukkan dalam urutan berikut ini: 1) Tindak tutur yang digubakan adalah a) kalimat suruhan, b) kalimat permintaan, c) saran dan d) kalimat perintah; 2) gaya bertutur yang digunakan adalah a) kesopanan yang positif, b) tindak tutur langsung dan c) kesopanan yang negatif Kata Kunci : tindak tutur direktif, , struktur sintaksis, pilihan kata, kesopanan This research aimed at analyzing the locutionary acts and the locutionary styles that used by female and male students at SMPN 2 Singaraja. The problems raised in this research were: 1) the locutionary acts used by the eighth grade students of SMPN 2 Singaraja in terms of syntactical structure and lexical choice, 2) the locutionary styles in terms of politeness strategies applied by the eighth grade students at SMPN 2 Singaraja. The subjects were the students of class VIII.14 and VIII.15 of SMPN 2 Singaraja. The subjects consisted of 35 and 36 students with 35 female and 36 male students. The research design was qualitative. The data were collected through an elicitation technique. The obtained data were analyzed descriptively. The result were showed in the following order: 1) the locutionary acts used are a) order, b) request, c) suggestion and d) command; 2) the speech style applied namely a) positive politeness, b) on-record, and c) negative politeness.keyword : Directive acts, syntactical structure, lexical choice, politeness.
AN ANALYSIS OF COMMISSIVE ACTS AMONG THE TENTH GRADE STUDENTS OF SMKN 1 SINGARAJA ., I Wayan Doder Sumirta; ., Prof. Dr. Dewa Komang Tantra,Dip.,App.; ., Dra. Luh Putu Artini, MA., Ph.D.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8186

Abstract

Penelitian ini menganalisis: 1) tindak tutur commissive yang digunakan oleh siswa kelas sepuluh di SMKN 1 Singaraja dalam hal struktur sintaksis dan pilihan kata, 2) Gaya bertutur yang digunakan oleh kelas sepuluh di SMKN 1 Singaraja dalam hal resmi – tidak resmi. Bentu penelitian ini adalah qualitative. Subyek dari penelitian ini adalah siswa kelas sepuluh Usaha Perjalanan Wisata C, yang terdiri dari 21 perempuan dan 21 laki - laki. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan prosedur elicitasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 1) tindak tutur commissive yang digunakan adalah a) menyetujui, b) menjanjikan, c) mengundang, d) menawarkan, e) berjanji, f) bersumpah; 2) gaya tutur yang dipergunakan antara lain a) resmi, b) tidak resmi.Kata Kunci : tindak tutur commissive, struktur sintaksis, formalitas This research analyzed: 1) the commissive acts as they were used by tenth grade students of SMKN 1 Singaraja in terms of syntactical structure and lexical choise, 2) the speech style applied by the tenth grade students of SMKN 1 Singaraja in terms of formal – informal. The research design was qualitative. The subjects were the tenth grade students of X Usaha Perjalanan Wisata C class, consisting of 21 female and 21 male students. The data were collected through an elicitation technique. The obtained data were analyzed descriptively. The results were showed in the following order: 1) the commissive acts used are a) agreeing, b) guaranteeing, c) inviting, d) offering, e) promising, f) swearing; 2) the speech style applied namely a) formal, b) informal.keyword : Commissive acts, Syntactical structure, Formality
Development of Character Based Language Learning Games for 1st Grade Junior High School Students in English as Foreign Language in SMP Negeri 4 Singaraja ., I Gede Made Adi Kerta Yasa; ., Dra. Luh Putu Artini, MA., Ph.D.; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan permainan pembelajaran bahasa Inggris berbasis karakter beserta buku manual penggunaannya. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VII di SMP Negeri 4 Singaraja. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian pengembanan (Research and Development). Data dikumpulkan menggunakan in-depth interview dan kuisioner yang diberikan baik kepada guru maupun siswa. Data kemudian diolah secara kualitatif sebagai dasar untuk merumuskan permainan pembelajaran berbasis karakter. Hasil dari penelitian ini berhasil mengembangkan tiga jenis permainan pembelajaran Bahasa Inggris berbasis karakter. Permainan tersebut ialah Word Bricks, Race Words dan Snake and Signs. Hasil uji validasi dari permainan dari para ahli mendapat katergory permainan yang bagus. Sedangan buku manual permainan tersebut mendapat kategory excellent. Hasil uji validasi dari guru untuk buku manual permainan tersebut menunjukan bahwa produk yang dikembangkan cukup baik. Hasil uji lapangan terhadap siswa menunjukan siswa menjadi bersemangat dan termotivasi untuk belajar Bahasa Inggris melalui permainan tersebut. Hasil uji lapanganpun menunjukan adanya karakter – karakter yang berhasil tumbuh pada siswa ketika bermain permainan tersebut.Kata Kunci : buku manual, karakter, word bricks, race words snake and signs This study aimed to develop the language learning games for English language with character base with its manual book. The subjects of this study were the 1st grade junior high school students in SMP Negeri 4 Singaraja. This research employed research and development. The data of the study were collected based on in-depth interview, observation sheet and questionnaire that was given to teacher and students. The obtained data were analysed qualitatively as the basic for developing character based language learning games. The result of the study developed three different character based language learning games. Those are Word Bricks, Race Words and Snake and Signs games. The result of validation score of the games from experts shows excellent belongs and good games. Meanwhile the book got excellent. The validation score from teacher showed that the games belong to good games and good book. The result of field try-out for students show that students were excited and motivated to learn English through playing games. The field try out also showed that the characters were starting to emerge in students who play the games.keyword : manual book, character, word brick, race words, snake and signs
THE EFFECT OF KIM'S BOARD GAME TOWARDS ENGLISH LEARNING ACHIEVEMENT OF 6TH GRADE STUDENTS IN SANGSIT, BULELENG IN ACADEMIC YEAR 2015/2016 ., Ni Ketut Apriliyani; ., Dra.Ni Made Ratminingsih, MA; ., Made Hery Santoso, S.Pd, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 1 (2016): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8241

Abstract

Kim’s board game merupakan board game yang diintegrasikan dengan Kim’s game. Permainan ini merupakan kombinasi dari ingatan dengan game untuk membantu siswa dalam mengingat kosa kata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai pengaruh Kim’s board game terhadap prestasi belajar Bahasa Inggris siswa kelas enam di Sangsit, Buleleng tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian eksperimental ini menggunakan desain post-test only control group. Melalui teknik cluster random sampling, dapat ditentukan SD Negeri 2 Sangsit sebagai grup eksperimental dan SD Negeri 8 sebagai grup kontrol. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu try out test, teaching scenario dan post-test. Kemudian, data tersebut dianalisis secaran deskriptif dan inferensial dengan menggunakan program SPSS 21.0. Hasil analisis menunjukkan nilai rata-rata dari grup eksperimental adalah 88.70 sedangkan grup kontrol adalah 82.44. Selain itu, hasil dari uji t-test menunjukan Sig. (2-tailed) adalah 0.009 yang mana lebih rendah dari 0.05. Selanjutnya, hasil dari nilai t-observed (tobs) 2.688 lebih besar dari t-critical value (tcv) 2.000995 (𝛼=0.05, df=59). Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis nol ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan Kim’s board game terhadap prestasi belajar Bahasa Inggris siswa. Kim’s board game merupakan media yang efektif untuk digunakan dalam pembelajaran siswa di sekolah dasar. Kata Kunci : Prestasi belajar Bahasa Inggris, Kim’s board game, media visual, siswa sekolah dasar Kim’s board game is a board game which is integrated with Kim’s game. It is a combination of memory with a game to help students remembering vocabularies. This study aimed at investigating the effect of Kim’s board game towards students’ English learning achievement of sixth grade students in Sangsit, Bueleng in the academic year 2015/2016. This experimental study used post-test only control group design. The samples were determined through cluster random sampling technique. It was found that SD Negeri 2 sangsit as experimental group and SD Negeri 8 as control group. There were three instruments used to gather the data namely try out test, teaching scenario and post-test. Then, the data were analyzed by using SPSS 21.0 descriptively and inferentially. The analysis shows that the mean score of experimental group is 88.70 meanwhile the control group is 82.44. In addition, the result of independent sample t-test shows that Sig. (2-tailed) is 0.009 which is lower than 0.05. Furthermore, the t-observed (tobs) is 2.688 in which it is greater than t-critical value (tcv) (2.000995 (𝛼=0.05, df=59)). Therefore, the null hypothesis is rejected. Thus, there is a significant effect of using Kim’s board game towards the students’ English learning achievement. Kim’s board game is effective to be used as media in teaching primary students. keyword : English learning achievement, Kim’s board game, visual media, young learners
A Survey on the Tenth Grade EFL Students' Learning Style and Reason of Selection at SMA Negeri 2 Semarapura in Academic Year 2015/2016 ., Gusti Bagus Semara Putra; ., Dra.Ni Made Ratminingsih, MA; ., Dewa Ayu Eka Agustini, S.Pd., M.S.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 1 (2016): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa gaya belajar pada siswa kelas 10 yang belajar berbahasa inggris sebagai bahasa asing dan alasan pemilihan gaya belajar tersebut di SMA Negeri 2 Semarapura. Metode yang telaah digunakan untuk memperoleh data adalah keusioner yang bernama Perceptual Learning Style Preference Questionnaire (PLSPQ) dan wawancara. Data – data tersebut dianalisa dengan mengunakan metode campuran. Hasil dari penelitian ini menempilkan bahwa sebagian besar siswa lebih menyukai gaya belajar berkelompok diikuti dengan kinesthetik, pendengaran, taktikal, melihat, dan gaya belajar individu. Itu juga didukung dengan hasil wawancara dimana siswa lebih banyak menyukai gaya belajar kelompok karena mereka dapat membagi materi pembelajaran atau ilu pengetahuan untuk mempersiapkan ujian. It dapat disimpulkan bahwa persentase siswa di sma Negeri 2 Semarapura terbesar lebih menyukai gaya belajar kelompok dengan persentase 79.5%.Kata Kunci : Siswa belajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing, Gaya belajar, Alasan pemilihan, Perceptual learning style preference questionnaire (PLSPQ) This research aimed at analyzing learning style and reason of selection of the tenth grade EFL students at SMA Negeri 2 Semarapura. The method used to obtain the data were questionnaire named Perceptual Learning Style Preference Questionnaire (PLSPQ) and interview. The data were analyzed by using mixed method approach. The result of the study showed that most of the students preferred group learning style followed by kinesthetic, auditory, tactile, visual, and individual learning style. It also was supported by the result of interview in which most students preferred group learning style by their responses on interview. The students preferred group learning style because they are able to share learning material or knowledge to prepare examination. It could be concluded that the most percentage of students at SMA Negeri 2 Semarapura preferred group learning style with the percentage 79.5%. keyword : EFL students, Learning style, Reason of selection, Perceptual learning style preference questionnaire (PLSPQ)
AFFIXATION SYSTEM IN BAYUNG GEDE DIALECT OF BALINESE: A DESCRIPTIVE STUDY ., I Nyoman Surya Manggala; ., Dr. I Gede Budasi,M.Ed,Dip.App.Lin; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 1 (2016): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jumlah prefiks dan sufiks di Dialek Bali Bayung Gede dan jenisnya dari Derivasi dan Infleksi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif Qualitatif. Dua sampel informan dari Dialek Bayung Gede dipilih berdasarkan seperangkat kriteria. Data dikumpulkan menggunakan 3 tehnik, yakni: tehnik observasi, merekam, dan wawancara (mencatat dan mendengarkan). Hasil penelitian menunjukan bahwa ada enam jenis prefiks dan enam jenis sufiks di Dialek Bayung Gede. Prefiks tersebut yakni prefiks {ma-}, {N-}, {ka-}, {pa-}, {ja-}, dan {la-}. Sufiks tersebut yakni sufiks {-ang}, {-in}, {-e}, {-an}, {-ne}, dan {-a}. Jenis prefiks dan sufiks yang tergolong derivasi adalah prefiks {ma-}, {N-}, {ka-}, {pa}, {ja-}, dan {la-} dan sufiks {-ang}, {in}, dan {-an}. Jenis prefiks dan sufiks yang tergolong infleksi adalah prefiks {ma-}, {N-}, {ka-}, dan {pa-} dan sufiks {-ang}, {in}, {-e}, {-an}, {-ne}, dan {-a}.Kata Kunci : prefiks dan sufiks derivasi, prefiks dan sufiks infleksi, dan Dialek Bayung Gede This study aimed at describing the number of prefixes and suffixes in Bayung Gede Dialect of Balinese and its types of derivational and inflectional. This study is a descriptive qualitative research. Two informant samples of Bayung Gede Dialect were chosen based on set criteria. The data were collected based on three techniques, namely: observation, recording technique, and interview (listening and noting) technique.The results of the study show that there were six prefixes and six suffixes existing in Bayung Gede Dialect. The prefixes were {ma-}, {N-}, {ka-}, {pa-}, {ja-}, and {la-}. The suffixes were {-ang}, {-in}, {-e}, {-an}, {-ne}, and {-a}. The prefixes and suffixes that belong to derivation are: prefix {ma-}, {N-}, {ka-}, {pa}, {ja-}, and {la-} and suffix {-ang}, {in}, and {-an}. The prefixes and suffixes that belong to inflection are: prefixes {ma-}, {N-}, {ka-}, dan {pa-} and suffix {-ang}, {in}, {-e}, {-an}, {-ne}, and {-a}.keyword : derivational prefixes and suffixes, inflectional prefixes and suffixes, and Bayung Gede Dialect of Balinese
THE EFFECT OF KIM'S BOARD GAME TOWARDS ENGLISH LEARNING ACHIEVEMENT OF THE 5TH GRADE STUDENTS IN SANGSIT, BULELENG REGENCY IN ACADEMIC YEAR 2015/2016 ., Ida Ayu Putu Puspawati; ., Dra.Ni Made Ratminingsih, MA; ., Made Hery Santoso, S.Pd, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 1 (2016): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8231

Abstract

Kim’s board game adalah sebuah media pembelajaran yang mengandung esensi game berkaitan dengan kemampuan siswa dalam mengobservasi dan mengingat gambar – gambar pada media tersebut. Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk menginvestigasi efek penggunaan Kim’s board game terhadap prestasi belajar Bahasa Inggris siswa kelas 5 Sekolah Dasar di Sangsit, Kabupaten Buleleng, pada tahun pelajaran 2015/2016 . Desain penelitian ini adalah Post-Test Only Control Group Design yang menggunakan cluster random sampling technique dalam menentukan sampelnya. Berdasarkan hasil cluster random sampling, sampel yang diperoleh antara lain kelas 5 di SD N 8 Sangsit sebagai kelompok eksperimen yang diberi perlakuan dengan menggunakan Kim’s board game dan SD N 4 Sangsit sebagai kelompok kontrol yang diajarkan tanpa menggunakan Kim’s board game. Hasil post-test kedua kelompok dianalisis tidak hanya menggunakan descriptive statistics analysis tetapi juga inferential statistics analysis. Dari hasil analisis data, ditemukan bahwa siswa yang diberikan perlakuan menggunakan Kim’s board game memperlihatkan prestasi belajar Bahasa Inggris yang lebih baik dibandingkan dengan yang diajarkan tanpa menggunakan Kim’s board game. Hal tersebut terbukti dari nilai rata – rata siswa pada kelompok eksperimen (80.05) lebih tinggi dari nilai rata – rata siswa di kelompok kontrol (72.76). Selain itu, hasil dari inferential statistical analysis menunjukkan tobs lebih tinggi dibandingkan dengan tcv dengan level α=0.05, di mana tobs= 4.603, sedangkan tcv= 1.999624. Jadi, hipotesis nol ditolak dan perbedaan dari kedua kelompok adalah signifikan. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Kim’s board game memberikan efek yang signifikan pada prestasi belajar Bahasa Inggris kelas 5 SD di Sangsit. Kim’s Board game bisa diaplikasikan oleh guru untuk mengajar pelajar anak – anak sebagai salah satu media yang efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa.Kata Kunci : Prestasi belajar Bahasa Inggris, Kim’s board game, Young learner Kim’s board game is one of teaching media in the form of game that is deals with learners’ observation and recollection ability which includes pictures on its board. This experimental study attempted to investigate the effect of Kim’s board game towards students’ English learning achievement of the fifth grade students in Sangsit, Buleleng Regency in Academic Year 2015/2016. The design of this study was Post-Test Only Control Group Design utilizing cluster random sampling technique to determine the samples. Based on the result of cluster random sampling, the fifth grade students in SD N 8 Sangsit was determined as the experimental group and treated by using Kim’s board game while the fifth grade students of SD N 4 Sangsit was determined as the control group and treated without using Kim’s board game. The result of post-test was analyzed by using both descriptive and inferential statistics analysis. From the data analysis, it was found that students who were treated by using Kim’s board game performed better in terms of English learning achievement than those who were treated without using Kim’s Board game. The mean score of the experimental group (80.05) is higher than the mean score of the control group (72.76). Moreover, the result of the inferential statistical analysis shows that tobs is higher than tcv at significant level of α=0.05, in which tobs is 4.603 while tcv is 1.999624. Thus, the null hypothesis of this study is rejected and the difference of the two groups is significant. In conclusion, Kim’s board game gives significant effect on the fifth grade students’ English learning achievement in Sangsit. The Kim’s board game can be applied by the teacher in teaching young learners as one of effective media to enhance students’ understanding. keyword : English learning achievement, Kim’s board game, Young learner
Derivational and Inflectional Processes of Tajen Dialect ., Putu Sri Ayu Padmi; ., Dr. I Gede Budasi,M.Ed,Dip.App.Lin; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 1 (2016): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jumlah prefiks dan sufiks di dialect Tajen dan jenisnya dari proses derivasional dan infleksional. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif qualitatif. Tiga sampel informan dari penutur dialek Tajen dipilih berdasarkan criteria yang ditetapkan. Pengumpulan data dilaksanakan berdasarkan 3 teknik, yaitu: observasi, merekam, dan wawancara (mencatat dan mendengarkan). Hasil penelitian menunjukan bahwa ada lima jenis prefik (awalan) dan lima jenis suffik (akhiran) pada dialek Tajen. Adapun jenis prefik (awalan) meliputi: {a-}, {ke-}, {me-}, {N-}, dan {si-}. Jenis suffik akhiran meliputi: {-e}, {-an}, {-ang}, {-in}, dan {-n}. Jenis prefik dan suffik yang mengalami proses derivasional adalah prefik: {ke-}, {me-}, {N-}, {si-}; dan suffik {-an}, {-ang}, {-in}. Jenis prefik dan suffik yang mengalami proses infleksional adalah prefik: {a-}, {me}, {N-}; dan suffik {-e}, {-an}, {-in}, {-n}, {-ne}.Kata Kunci : prefik dan suffix, proses derivasional dan infleksional, dialek Tajen This study aimed at describing the number of prefixes and suffixes in Tajen dialect and its derivational and inflectional processes. This study is a descriptive qualitative research. There are three informants chosen based on a set criteria. The data were collected based on three techniques, namely: observing, recording, and interviewing (listening and noting) .The results of the study show that there are five prefixes and five suffixes existing in Tajen dialect. The prefixes are {a-}, {ke-}, {me-}, {N-}, and {si-}. The suffixes are {-e}, {-an}, {-ang}, {-in}, and {-n}. The prefixes and suffixes that undergo derivational process are: prefix {ke-}, {me-}, {N-}, {si-}; and suffix {-an}, {-ang}, {-in}. The prefixes and suffixes that undergo inflection process are: prefix {a-}, {me-}, {N-}; and suffix {-e}, {-an}, {-in}, {-n}.keyword : prefixes and suffixes, derivational and inflectional processes, Tajen dialect
AN ANALYSIS ON GRAMMATICAL ERRORS IN SPEAKING COMMITTED BY THE ELEVENTH GRADE STUDENTS OF UNIT PERJALANAN WISATA (UPW) DEPARTMENT OF SMK NEGERI 1 SINGARAJA IN ACADEMIC YEAR 2015/2016 ., Ni Nym. Ayu Padmitri; ., Prof. Dr.I Nyoman Adi Jaya Putra, MA; ., Dr. I Gede Budasi,M.Ed,Dip.App.Lin
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 1 (2016): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi jenis – jenis error dan sumber eror yang di dilakukan oleh siswa kelas XI Jurusan Unit Perjalanan Wisata di SMK Negeri 1 Singaraja tahun akademik 2015/2016. Penelitian ini merupakan jenis penelitian descriptif qualitatif. Penelitian ini menggunakan purposive sampling yang mana subjectnya terdiri dari 39 siswa dan 1 guru pengajar tour guiding. Data dikumpulkan melalui rekaman, membagikan kuesioner dan wawancara. Data dianalisis dengan cara mengidentifikasi error, mengklasifikasi error, menghitung error, menganalisis kuesioner dan hasil wawancara, melaporkan hasil analysis dan menarik kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat empat (4) jenis eror, yakni omission, addition, misformation, misordering. Jumlah keseluruhan error adalah 861 error yang terdiri dari 41.8% omission errors, 30.5% misformation errors, 22.3% addition errors and 5.4% misordering errors. Berdasarkan hasil diskusi findings, wawancara dan kuesioner, sumber error terdiri dari intralingual dan interlingual error.Kata Kunci : errors, grammar, interlingual error and intralingual error This study aimed at analyzing the types and sources of errors committed by the eleventh grade students of Unit Perjalanan Wisata (UPW) Department of SMKN 1 Singaraja in academic year 2015/2016. This study is a descriptive qualitative research. This study used purposive sampling in which the subjects consisted of 39 students and 1 tour guiding teacher. The data were collected through recording, distributing questionnaire and interview. The data were analyzed by identifying the errors, classifying the errors, calculating the errors, analyzing the questionnaire and the result of the interview, reporting the result of the analysis and drawing the conclusion. The results of the study show that there are four types of errors committed by the students, namely omission, addition, misformation and misordering. The total numbers of errors are 816 which consist of 41.8% omission errors, 30.5% misformation errors, 22.3% addition errors and 5.4% misordering errors. Based on the discussion of the findings, interviews and questionnaires, the sources of errors are intralingual and interlingual error.keyword : errors, grammar, interlingual error and intralingual error
The Effect of Blended Learning Strategy Towards The 8th Grade Students' Writing Competency at SMP N 1 Singaraja in Academic Year of 2015/2016 ., I Gede Yoga Permana; ., Dr.Sudirman, M.L.S; ., Kadek Sonia Piscayanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 1 (2016): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki apakah ada atau tidak ada perbedaan yang signifikan dalam kompetensi menulis antara siswa yang diajarkan dengan menggunakan strategi blended learning dan mereka yang diajarkan dengan menggunakan strategi konvensional. Desain penelitian yang digunakan adalah Post-test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas delapan SMP Negeri 1 Singaraja dan penentuan sampel penelitian menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Kelas VIII A8 terpilih sebagai kelas ekperimen dimana strategi blended learning digunakan dan kelas VIII A7 terpilih sebagai kelas kontrol dimana strategi konvensional digunakan. Hasil analis data menunjukan siswa di kelas ekperimen medapatkan hasil yang lebih baik daripada siswa di kelas control. Hal ini dibuktikan oleh hasil statistik deskriptif yang menunjukkan nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 84.75 sedangkan nilai rata-rata dari kelompok kontrol adalah 76.75. Slain itu, hasil dari uji t-test juga menunjukkan bahwa nilai tob lebih besar dari tcv tersebut. Nilai tob= -6.379 sedangkan nilai Tcv adalah 1.6736 (α = 0,5). Ini berarti bahwa terdapat perbedaan kompetensi menulis yang signifikan antara siswa yang diajarkan dengan menggunakan strategi blended learning dan mereka yang diajarkan dengan menggunakan strategi konvensional. Maka dari itu, hipotesis null (Ho) ditolak sedangkan hipotesis alternatif (Ha) diterima.Kata Kunci : Blended Learning, Strategi Konvensional, Kompetensi Menulis This study aimed at investigating whether or not there was significant difference in writing competency between students who were taught by using blended learning and those who were taught by using conventional strategy. The research design used in this study was Post-test Only Control Group Design. The population in this study was eight grade students of SMP Negeri 1 Singaraja and the samples of study were selected by using Cluster Random Sampling. Class VIII A8 was assigned as the experimental group which was taught by using “blended learning” and class VIII A7 as the control group which was taught by using “conventional strategy”. The result of the data analysis showed that students in the experimental group performed better than the students in the control group. It was proven by the result of the descriptive statistics that showed the mean score of the experimental group was 84.75 while the mean score of the control group was 76.75. The result of the t-test also showed that the value of the tob was higher than the tcv. The value of the tob was -6.379, while the value of the tcv was 1.6736 (α = 0.5). It means that there was a significant difference on writing competency between the students who were taught by using blended learning strategy and those who were taught by using conventional strategy. Therefore the null hypothesis (H0) is rejected and the alternative hypothesis (Ha) is accepted.keyword : Blended Learning.Conventional Strategy.Writing Competency