cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 42 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2016)" : 42 Documents clear
An Analysis of Character Based Instructional Process in English Langauge Subject at SMPN 2 Singaraja ., Mega Adi Adnyana I Putu; ., Dra. Luh Putu Artini, MA., Ph.D.; ., I Nyoman Pasek Hadi Saputra, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8143

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk menjelaskan proses pembelajaran yang berdasarkan pada pendidikan karakter dalam pembelajaran bahasa Inggris di SMPN 2 Singaraja. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui bagaimana guru merencanakan pendidikan karakter, 2) untuk mengetahui bagaimana guru menerapkan pendidikan karakter di dalam kelas, 3) untuk mengetahui bagaimana guru menilai pendidikan karakter. Penelitian ini dirancang dalam bentuk penelitian descriptive qualitative. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan menganalisis dokumen. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah: peneliti itu sendiri, lembar observasi, panduan wawancara, alat perekam dan checklist. Subject dari penelitian ini adalah murid-murid kelas VIII-11 dan VIII-12 beserta guru bahasa Inggris di SMPN 2 Singaraja. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa dalam merencanakan pendidikan karakter di SMPN 2 Singaraja, guru menggunakan silabus sebagai panduan utama. Guru menggunakan keputusan pribadinya untuk menentukan nilai pendidikan apa yang akan dituangkan dalam rencana pembelajaran dikarenakan dalam silabus tidak dijelaskan secara jelas tentang nilai pendidikan karakter. Dalam menerepkan pendidikan karakter, guru hanya menggunakan fasilitas yang sudah disiapkan oleh sekolah. Disisi lain, dalam menilai pendidikan karakter, guru hanya menggunakan rubric penilaian afektif yang terdapat dalam rencana pembelajaran karena tidak ada panduan pasti mengenai hal tersebut. Kata Kunci : Pendidikan karakter, perencanaan, penerapan, penilaian. This study aimed at describing the character based instructional process in English language subject at SMPN 2 Singaraja. The purposes of this research were: 1) to know how the English teacher plan character education, 2) to know how English teacher implement character education at class, 3) to know how English teacher assess character education. This research was designed as a descriptive qualitative research. The data were collected through observation, interview and document study. The instruments in this study were: the researcher itself, observation sheet, interview guide, recording tools and checklist. The subjects of this research were students of class VIII-11 and VIII-12 and English teacher at SMPN 2 Singaraja. The result of this study found that in planning character education at SMPN 2 Singaraja, the teacher used syllabus as the main reference. The teachers used his own decision on which values that might be relevant to be integrated in a lesson since the syllabus does not explicitly stated the values. In implementing character education, the teacher used available facilities provided by the school. Moreover, in assessing character education, the teacher only used affective assessment rubric on the lesson plan since there was no precise guidance about it. keyword : Character education, planning, implementing, assessing
IMPROVING STUDENTS’ ACHIEVEMENT IN WRITING DESCRIPTIVE PARAGRAPHS BY USING PICTURE DICTATION TECHNIQUE FOR 8TH GRADE AT SMP NEGERI 1 BANJAR IN ACADEMIC YEAR 2015/2016 ., Ida Ayu Komang Krisna Dewi; ., Dr.Sudirman, M.L.S; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.698 KB) | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.7891

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan berdasarkan kelas yang bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan teknik Gambar Dictation dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis paragraf deskriptif, terutama dalam mengembangkan ide-ide, mengorganisir ide-ide, tata bahasa, menggunakan mekanika yang tepat, kosakata dan konten. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang terdiri dari tiga sesi pada setiap siklus. Ada dua jenis data (kualitatif dan data kuantitatif) yang dikumpulkan melalui tes, kuesioner, dan buku harian penulis. Hasil tes menunjukkan bahwa prestasi menulis siswa ditingkatkan pada setiap siklus. skor rata-rata siswa adalah 54 di pre test, 65,4 di post test 1, dan ditingkatkan menjadi 80,4 di post test 2. Hal ini dapat dilihat pada jumlah siswa lulus ujian. Ada 1 siswa lulus dalam pre test, 16 siswa di post test 1, dan 28 siswa di post test 2. Hasil kuesioner dan buku harian penulis menunjukkan bahwa siswa memberikan respon positif terhadap penerapan teknik Picture Dikte. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa 6 (18,2%) dari siswa mengakui bahwa mereka benar-benar suka dan 20 (60,6%) dari siswa seperti penerapan teknik Picture Dikte. Selain itu, beberapa siswa mengaku bahwa mereka termotivasi dalam belajar bahasa Inggris menggunakan teknik Gambar Dikte.Kata Kunci : Keyword: Teknik Gambar Dictation, Menulis Prestasi, Teks Deskriptif This study was classroom based action research which aimed to find out whether the use of Picture Dictation technique can improve students? ability in writing descriptive paragraph, especially in developing the ideas, organizing the ideas, grammar, using appropriate mechanics, vocabulary and content. This study was conducted in two cycles consisting of three sessions in each cycle. There were two kinds of data (qualitative and quantitative data) which were collected through tests, questionnaires, and writer?s diary. The result of the tests showed that the students? writing achievement was improved in each cycle. The students? mean score was 54 in pre test, 65.4 in post test 1, and improved became 80.4 in post test 2. It can be seen on the number of students passing the test. There were 1 student passed in the pre test, 16 students in the post test 1, and 28 students in the post test 2. The result of questionnaire and writers? diary showed that the students gave positive response toward the implementation of Picture Dictation technique. The results of the questionnaires showed that 6 (18,2 %) of the students admitted that they really like and 20 (60,6%) of the students like the implementation of Picture Dictation technique. Moreover, some of the students admitted that they were motivated in learning English using Picture Dictation technique.keyword : Keyword: Picture Dictation Technique, Writing Achievement, Descriptive Text
Developing Supplementary English Material for Slow Learners of the Eighth Grade at SMP N 1 Bangli to Support the Implementation of Kurikulum 2013 ., Made Eny Andraeni Putri; ., Prof. Dr.I Nyoman Adi Jaya Putra, MA; ., I Nyoman Pasek Hadi Saputra, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8091

Abstract

Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui kualitas materi tambahan Bahasa Inggris untuk siswa kelas delapan dengan kemapuan dibawah rata-rata di SMP N 1 Bangli guna mendukung pengimplementasian Kurikulum 2013. Penelitian ini menggunakan model Penelitian dan Pengembangan oleh Sugiyono (2008), namun karena keterbatasan waktu dan biaya penelitian ini hanya dilaksanakan hingga langkah ketujuh. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas delapan dengan kemampuan dibawah rata-rata di SMP N 1 Bangli dan objek penelitian ini adalah materi tambahan yang dikembangkan. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan mengadakan analisis dokumen, wawancara, uji ahli dan angket. Data tersebut dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil uji ahli, skor validitas content adalah 1.00 yang menunjukkan bahwa materi tambahan yang dikembangkan memiliki validitas yang sangat tinggi. Hasil angket guru juga menunjukkan bahwa materi tambahan yang dikembangan telah memenuhi kriteria materi yang sangat baik. Terlebih lagi, hasil dari angket siswa memperoleh balikan yang positif terhadap materi tambahan yang dikembangkan.Kata Kunci : differentiated instruction, materi tambahan Bahasa Inggris, siswa berkemampuan dibawah rata-rata This research and development was aimed at describing the design and measuring the quality of supplementary English material for slow learners of the eighth grader at SMPN 1 Bangli to support the implementation of Kurikulum 2013. Research and Development model by Sugiyono (2008) was used in this study, but due to the limitation of time and cost, it was conducted until the seventh step only. The subjects of this study were the slow learners of the eighth grade at SMP N 1 Bangli and the object of this study was the developed supplementary English material. The data was collected by conducting document analysis, interview, expert judgment, and questionnaire. It was analyzed both qualitatively and quantitatively. Based on the result of expert judgment, the score of content validity was 1.00 which meant that the product had very high validity. And the result of the questionnaire for teacher showed that the product was categorized as excellent material. Additionally, the result of questionnaire for students proved that students gave positive feedback toward the product. keyword : differentiated instruction, slow learner, supplementary English material
AN ANALYSIS OF LEARNING ACTIVITIES IN TEACHING ENGLISH BASED ON THE CURRICULUM 2013 ., Kadek Alit Putri Adriani; ., Prof. Dr. Dewa Komang Tantra,Dip.,App.; ., Luh Diah Surya Adnyani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan pembelajaran di pengajaran Bahasa Inggris pada Kurikulum 2013. Subjek dari penelitian ini adalah kegiatan pembelajaran di kelas Bahasa Inggris pada siswa kelas 8. Analisis isi digunakan untuk mengevaluasi kesesuaian dari kegiatan pembelajaran di RPP dengan kegiatan pembelajaran di pedoman guru. Observasi diadakan untuk mengevaluasi kesesuaian antara kegiatan pembelajaran dengan implementasi dikelas. Interview juga diadakan untuk mendapatkan data yang lebih mendalam mengenai penelitian. Hasil dari penelitian ini, pada RPP guru 1, hanya satu kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan pedoman guru sedangkan pada RPP guru 2, terdapat 4 kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan pedoman guru. Kenyataannya, hasil interview membuktikan bahwa guru tidak menggunakan pedoman guru sebagai acuan dalam membuat RPP, jadi kegiatan pembelajaran yang sesuai hanya suatu kebetulan. Pada implementasi dikelas, tidak ada kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan RPP yang telah dibuat guru. Jadi, guru tidak menggunakan pedoman dalam menentukan kegiatan pembelajaran di RPP dan mereka tidak mengimplementasikan dikelas.Kata Kunci : Kurikulum 2013, Kegiatan Pembelajaran, RPP, dan Pedoman Guru This study aimed at analyzing the learning activities in teaching English based on the Curriculum 2013. The subject of this study was the learning activities in English class at the Eight Grade students. Content analysis was used in evaluating the consistency of the learning activities in the lesson plan with the learning activities in the teacher?s guideline. Observation was conducted to evaluate the consistency of the learning activities in the lesson plan with the learning activities in the classroom implementation. Interview was also conducted in order to get deeper data regarding with the research. As the result, in the lesson plan of the Teacher 1, there is only one learning activity consistent with the teacher?s guideline while in the lesson plan of the Teacher 2, there are four activities consistent with the teacher?s guideline. In fact, the result of the interview proved that the teacher didn?t use the teacher?s guideline in making lesson plan, therefore the consistent learning activities are only incidental. In the classroom implementation, there are no planned learning activities implemented by the teacher. Therefore, the teachers do not use the teacher?s guideline in determining learning activities in the lesson plan and they do not also implement the planned learning activities in the classroom.keyword : Curriculum 2013, Learning Activities, Lesson Plan, and Teacher?s Guideline
The Effect of Using Kim's Board Game towards the 4th Grade Students' English Learning Achievement of Elementary School in Sangsit, Buleleng Regency in Academic Year 2015/2016 ., Putu Dinda Mirahayu; ., Dra.Ni Made Ratminingsih, MA; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8253

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Kim's board game terhadap prestasi belajar Bahasa Inggris siswa kelas 4 SD di Sangsit, Kabupaten Buleleng, tahun pelajaran 2015/2016. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 4 SD di Sangsit, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2015/2016, di mana terdapat sembilan kelas dari delapan sekolah dasar yang terdiri dari 203 siswa. Penelitian ini menggunakan model post-test only control group design dan menggunakan teknik cluster random sampling untuk menentukan sampel. SDN 8 Sangsit, melalui lotre ditetapkan sebagai kelompok eksperimen dan diajarkan menggunakan Kim?s board game, sedangkan SDN 4 Sangsit, melalui lotre ditetapkan sebagai kelompok kontrol dan diajarkan tanpa menggunakan media Kim?s board game. Hasil analisis data menunjukkan bahwa siswa di kelompok eksperimen memperoleh prestasi belajar Bahasa Inggris yang lebih tinggi dibandingkan siswa di kelompok kontrol. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai rata-rata yang diperoleh oleh siswa dari kedua kelompok: kelompok eksperimen yaitu 80, sedangkan kelompok kontrol yaitu 74. Hasil dari uji t juga membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan Kim?s board game terhadap prestasi belajar Bahasa Inggris siswa, di mana nilai t yang diperoleh yaitu 3,293, lebih besar dibandingkan nilai t pada tabel yaitu 2,008559 (? = 0,05). Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa belajar Bahasa Inggris menggunakan media Kim?s board game memberikan pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar Bahasa Inggris siswa kelas 4 SD di Sangsit, Kabupaten Buleleng, tahun ajaran 2015/2016. Kata Kunci : prestasi belajar Bahasa Inggris, Kim?s board game, media pengajaran Abstract This research aimed at finding the effect of using Kim?s board game toward the fourth grade students? English learning achievement of elementary school in Sangsit, Buleleng Regency in academic year 2015/2016. The population of this research was all the fourth grade students in nine classes from eight schools in Sangsit, Buleleng, Bali, consisted of 203 students. The design of this research was post-test only control group design and used cluster random sampling technique to determine the sample. SDN 8 Sangsit was determined by lottery as the experimental group and treated by using Kim?s board game, while SDN 4 Sangsit was determined by lottery as the control group and treated without using Kim?s board game. The result of data analysis showed that the experimental group students achieved a higher English learning achievement than the control group. It was proven by the mean score obtained by both groups: the experimental group was 80 while the control group was 74. The result of t-test also proved that there was a significant effect of using Kim?s board game toward the students? English learning achievement, in which the tobs was 3.293. It was higher than the tcv at 2.008559 (? = 0.05). Thus, it can be stated that learning English by using Kim?s board game gives a significant effect toward the fourth grade students? English learning achievement of elementary school in Sangsit, Buleleng Regency in academic year 2015/2016. keyword : English learning achievement, Kim?s board game, teaching media
AN ANALYSIS OF THE EXPRESSIVE ACTS USED BY THE EIGHTH GRADE STUDENTS OF SMPN 4 SINGARAJA ., Komang Hendra Gunawan; ., Prof. Dr. Dewa Komang Tantra,Dip.,App.; ., Dra. Luh Putu Artini, MA., Ph.D.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8187

Abstract

Penelitian ini menganalisis: 1) tindak tutur ekspresif yang digunakan oleh siswa kelas VIII SMPN 4 Singaraja kepada teman laki-laki/perempuan dan kepada guru dalam hal struktur sintaksis dan pilihan kata, 2) gaya bahasa yang digunakan oleh siswa kelas VIII SMPN 4 Singaraja dalam hal strategi kesopanan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A2 dan VIII B3, yang terdiri dari 34 siswa perempuan dan 36 siswa laki-laki. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik elisitasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ditunjukkan dalam urutan berikut ini: 1) tindak tutur ekspresif yang digunakan adalah a) meminta maaf, b) menyapa, c) memberi ucapan selamat, d) Berterimakasih, e) memuji, f) menyesal, 2) gaya bertutur yang digunakan yaitu a) kesopanan positif, b) tindak tutur langsungKata Kunci : kesopanan, pilihan kata, struktur sintaksis, tindak tutur ekspresif This research analyzed: 1) the expressive acts as they were used by the eighth grade students of SMPN 4 Singaraja among male-female friends and teacher in terms of syntactical structure and lexical choice, 2) the speech style applied by the eighth grade students of SMPN 4 Singaraja in terms of politeness strategy. The research design was qualitative. The subjects were the eighth grade students of A2 class and B3 class, consisting of 34 female and 36 male students. The data were collected through an elicitation technique. The obtained data were analyzed descriptively. The results were showed in the following order: 1) the expressive acts used are a) apologizing, b) greeting, c) congratulating, d) thanking, e) praising, f) regretting; 2) the speech style applied namely a) positive politeness, b) bald on record.keyword : Expressive acts, lexical choice, politeness, syntactical structure
Developing Differentiated electronic Supplementary Reading Exercises for the Slow Learners of Seventh Year Students at SMP N 2 Singaraja ., Ni Nyoman Ayu Utari Dewi; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 1 (2016): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8235

Abstract

Mengintegrasikan ICT dalam pembelajaran telah menjadi tuntutan Kurikulum 2013. Namun, tidak semua guru memiliki media untuk mendukung integrasi ICT dalam pembelajaran. Padahal, integrasi ICT dapat membantu para guru untuk mengakomodasi keragaman siswa dengan menggunakan differentiated instruction. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi jenis latihan bacaan tambahan yang dibutuhkan oleh siswa kelas tujuh di SMP N 2 Singaraja; (2) mengidentifikasi desain latihan bacaan tambahan elektronik untuk siswa kelas tujuh yang berkemampuan dibawah rata-rata di SMP N 2 Singaraja; (3) mengukur kualitas latihan bacaan tambahan elektronik untuk siswa kelas tujuh yang berkemampuan dibawah rata-rata di SMP N 2 Singaraja. Penelitian ini dilakukan berdasarkan pada desain penelitian dan pengembangan oleh Sugiono (2011). Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, observasi, uji ahli dan studi lapangan. Hasil data dianalisa lebih lanjut dengan menggunakan analisis deskriptif dan Intrerrater Agreement Model dari Gregory (2000). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) latihan membaca tambahan yang dibutuhkan oleh siswa kelas tujuh yang berkemampuan dibawah rata-rata di SMP N 2 Singaraja adalah latihan bacaan tambahan yang terintegrasi dengan ICT; (2) desain latihan bacaan tambahan elektronik untuk siswa kelas tujuh yang berkemampuan dibawah rata-rata di SMP N 2 Singaraja berdasarkan kebutuhan; (3) latihan bacaan tambahan elektronik untuk peserta didik yang lambat dikategorikan sebagai latihan berkualitas tinggi siswa kelas tujuh yang berkemampuan dibawah rata-rata di SMP N 2 Singaraja berdasarkan validitas isi, validitas empiris, kualitas tes media dan bidang. Kata Kunci : Kata kunci: R & D, Differentiated Instruction, Siswa dibawah rata-rata, Latihan tambahan, Latihan Membaca Elektronik. Integrating ICT in learning has become the demands of Curriculum 2013. Yet, not all of the teacher have media to support the integration of ICT in learning. Whereas, the integration of ICT may help the teachers to accomodate students’ diversity by using differentiated instruction. Thus, this study aimed at: (1) identifying kinds of supplementary reading exercises are needed by the Seventh Year Students at SMP N 2 Singaraja; (2) identifying the design of the electronic supplementary reading exercises for the slow learners of seventh year students at SMP N 2 Singaraja; (3) measuring the quality of the electronic supplementary reading exercises for the slow learners of seventh year students at SMP N 2 Singaraja. This study was conducted based on the research and development design proposed by Sugiono (2011). The data of the study were collected through questionnaire, interview, observation, expert judge and field study. The results of the data were further analyzed by using descriptive analysis and interrater agreement model from by Gregory (2000). The result of the study showed that (1) the supplementary reading exercise needed by the seventh year students at SMP N 2 Singaraja was supplementary reading exercise which was integrated with ICT; (2) the design of the electronic supplementary reading exercise for the slow learners was developed based on the needs; (3) the electronic supplementary reading exercise for the slow learners was categorized as high quality exercises based on content validity, empirical validity, quality of the media and field test. keyword : Key words: R&D, Differentiated Instruction, Slow Learners, Supplementary Exercise, Electronic Reading Exercise
THE EFFECT OF ADAPTED MONOPOLY BOARD GAME TO THE 5TH GRADE STUDENTS' ENGLISH LEARNING ACHIEVEMENT IN PRIMARY SCHOOL IN BANJAR, ACADEMIC YEAR 2015/2016 ., Gusti Ngurah Arya Bayu Permadi; ., Dra.Ni Made Ratminingsih, MA; ., Kadek Sonia Piscayanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 1 (2016): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada efek yang signifikan pada penggunaan monopoly board game sebagai media pembelajaran terhadap prestasi belajar Bahasa Inggris siswa kelas lima. Penelitian experimen ini mengimplementasikan desain penelitian post-test only control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas lima SD di Banjar, Kabupaten Buleleng. Sample penelitian ini adalah 26 siswa kelas lima di SDN 1 Banjar dan 26 siswa kelas lima di SDN 9 Banjar yang ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok siswa di kelas eksperimen mampu menunjukkan prestasi belajar yang lebih baik daripada kelompok siswa kelas control. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil t-test dimana nilai tobs adalah 5,819, sedangkan nilai tcv adalah 2,008 (tobs > tcv). Hal ini berarti bahwa penggunaan monopoly board game mampu memberikan pengaruh yang signifikan pada prestasi belajar Bahasa Inggris siswa kelas lima SD. Kata Kunci : prestasi, game, monopoly, pebelajar anak-anak This research was purposed to investigate whether or not there was a significant effect on the use of adapted monopoly board game as a learning media towards the fifth grade students’ English learning achievement. This experimental research implemented post-test only control group design. The population of this research was all the fifth grade students of primary school in Banjar, Buleleng Regency. The samples of this study were 26 students of fifth graders in SDN 1 Banjar and 26 students of fifth graders in SDN 9 Banjar, administered using cluster random sampling technique. The result showed that the group of students in experimental group could perform better achievement rather than the group of students in the control group. It could be proven from result of the t-test in which the tobs was 5.819, meanwhile the tcv was 2.008 (tobs > tcv). It means that the use of monopoly board game gives significant effect to the fifth grade primary school students’ English learning achievement.keyword : board game, English learning achievement, monopoly, young learners
The Effect Of Using Jigsaw Puzzle Board Game Upon Student’s English Learning Achievement For The Sixth Grade Students Of Elementary School In Kampung Baru, Buleleng Regency In Academic Year 2015/2016. ., Ni Wayan Putri Anggitawati; ., Dra.Ni Made Ratminingsih, MA; ., Luh Diah Surya Adnyani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8265

Abstract

Penelitian eksperimental ini difokuskan pada penyelidikani efek dari penggunaan papan permainan jigsaw puzzle pada prestasi belajar bahasa Inggris untuk siswa kelas enam sekolah dasar di Kampung Baru, Kabupaten Buleleng pada tahun akademik 2015/2016. Desain penelitian ini adalah post-test only control group yang menggunakan teknik random sampling dalam penentuan sampel. Kelompok eksperimen dari penelitian ini diberi perlakuan dengan menggunakan papan permainan jigsaw puzzle. Sementara kelompok kontrol yang hanya diberi perlakuan dengan menggunakan teknik mengajar konvensional. Hasil analisis data pada penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dari kelompok eksperimen mencapai skor yang lebih tinggi daripada siswa dari kelompok kontrol. Hal ini ditunjukkan oleh skor rata-rata mereka di mana siswa kelompok eksperimen mendapat 82.46 dan kelompok kontrol mendapat 72,63. Selain itu, hasil t-test yang berjumlah 6,309 juga membuktikan bahwa papan permaianan jigsaw puzzle memberi pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar bahasa Inggris untuk siswa kelas enam sekolah dasar di Kampung Baru.Kata Kunci : permaianan papan, prestasi belajar bahasa Inggris, jigsaw puzzle This experimental research focused on investigating the effect of using jigsaw puzzle board game upon student’s English learning achievement for the sixth grade students of elementary school in Kampung Baru, Buleleng regency in academic year 2015/2016. The design of this research was post-test only control group design which used a random sampling technique in determining the sample. The experimental group of this research was treated by jigsaw puzzle board game. Meanwhile the control group which only treated by using conventional teaching technique. The result of data analysis on this research showed that the students of experimental group achieved a higher score than the students of control group. It was shown by their mean score in which the experimental group students got 82.46 and the control group got 72.63. Moreover, the result of the t-test which was 6.309 also proved that jigsaw puzzle board game gave significant effect upon student’s English learning achievement for the sixth grade students of elementary school in Kampung Baru.keyword : board game, English achievement, jigsaw puzzle
THE EFFECT OF JIGSAW PUZZLE BOARD GAME TOWARDS THE FIFTH GRADE STUDENTS’ ENGLISH LEARNING ACHIEVEMENT IN KAMPUNG BARU, BULELENG, IN THE ACADEMIC YEAR 2015/2016 ., Putu Irmayanti Wiyasa; ., Dra.Ni Made Ratminingsih, MA; ., Made Hery Santoso, S.Pd, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8242

Abstract

Jigsaw Puzzle board game merupakan media pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengajar Bahasa Inggris kepada anak usia dini. Pada Jigsaw Puzzle board game terdapat potongan gambar yang sesuai dengan topik yang dipelajari oleh siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan Jigsaw Puzzle board game terhadap prestasi belajar Bahasa Inggris siswa kelas lima di Kampung Baru, Buleleng, tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain post-test only control group. Sampel dari penelitian ini diambil dengan teknik cluster random sampling. Terdapat dua kelompok yang menjadi sampel dari penelitian ini yaitu SD N 5 Kampung Baru sebagai kelompok eksperimental dan SD N 1 Kampung Baru sebagai kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah post-test, teaching scenario, dan try-out test. Data yang sudah diperoleh, dianalisis menggunakan program SPSS 22 secara deskriptif dan inferensial. Hasil analisis secara statistik menunjukkan bahwa nilai rata-rata dari kelompok eksperimental yang mengikuti kegiatan pembelajaran dengan menggunakan Jigsaw Puzzle board game lebih tinggi (80.61) daripada kelompok kontrol (70.83). Selain itu, terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimental dan kontrol dimana hasil dari t-test menunjukkan bahwa hasil dari t-observed (tobs) adalah 2.69, melampaui nilai t-critical value (tcv) 1.99 (α=0.05, df=62). Hal tersebut menunjukkan bahwa penggunaan Jigsaw Puzzle board game memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kelompok eksperimental. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa guru dapat menggunakan Jigsaw Puzzle board game sebagai media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan prestasi belajar Bahasa Inggris siswa kelas lima di Kampung Baru.Kata Kunci : jigsaw puzzle, prestasi belajar bahasa Inggris, media pembelajaran, siswa Sekolah Dasar Jigsaw puzzle board game is a teaching media for teaching English to young learners. It contains interlocking shapes of picture that are in accordance with topics learned by the students at school. This study was aimed at investigating the effect of Jigsaw Puzzle board game towards the fifth grade students’ English learning achievement in Kampung Baru, Buleleng, in the academic year 2015/2016. This study was an experimental research with post-test only control group design. The sample of this study was determined by cluster random sampling technique. Thereby, there were two groups became the sample of this study, namely SD Negeri 5 Kampung Baru as the experimental group and SD Negeri 1 Kampung Baru as the control group. The instruments used to collect and support the data were post-test, teaching scenario, and try-out test. The data obtained in this study were descriptively and inferentially analyzed by using SPSS program 22. The result of the statistics analysis showed that the mean score of experimental group resulted in higher score (80.61) than the control group (70.83). Furthermore, the result of the independent sample t-test showed that there was significant difference between the score of the experimental and control group in which the t-observed (tobs) was 2.69 exceeding the t-critical value (tcv), 1.99 (α=0.05, df=62). The result indicated that there was significant effect of using Jigsaw Puzzle board game towards the fifth grade students’ English learning achievement. Therefore, it can be concluded that the Jigsaw Puzzle board game can be used by the teacher to enhance the fifth grade students’ English learning achievement in Kampung Baru.keyword : jigsaw puzzle, prestasi belajar bahasa Inggris, media pembelajaran, siswa Sekolah Dasar