cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 293 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2017): November" : 293 Documents clear
Analysis of Culture Shock Experienced by Foreign Students Studying in SMP Lab Undiksha in Academic Year of 2017/2018 ., Putu Pendi Adnyana Putra; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi, M.A.; ., Dr. Ni Made Ratminingsih, M.A.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.12440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa asing terhadap culture shock dan menemukan cara untuk mengatasi masalah culture shock pada siswa asing yang belajar di SMP Lab Undiksha pada tahun ajaran 2017. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Itu berlangsung di SMP Lab Undiksha. Ini menggunakan 3 instrumen yaitu: Observasi, kuesioner, dan panduan wawancara. Ada 4 subjek dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini: 1) Ada sejumlah tekanan yang besar terhadap psikologis seperti depresi, kegelisahan, dan perasaan tidak berdaya, 2) Ada empat strategi yang diidentifikasi sebagai strategi untuk mengatasi culture shock seperti komunikasi, menemukan hal-hal yang tidak asing seperti di rumah dan berteman.Kata Kunci : persepsi siswa asing, culture shock, mengatasi culture shock This study was aimed to investigate the perceptions of foreign students toward culture shock and to find the way to cope with culture shock problems of foreign students who studied in SMP Lab Undiksha in academic year 2017. This study was a descriptive qualitative study. It took place in SMP Lab Undiksha. It used 3 instruments namely: Observation, questionnaire, and interview guide. There were 4 subjects in this study. The result of this study: 1) there was a large amount of psychological stress such as depression, anxiety, and feeling of helplessness, 2) there were three strategies identified as strategies to cope with culture shock such as communication, find familiar things as at home and making friends. keyword : Foreign student perception, culture shock, coping with culture shock
CLASSROOM INTERACTION ANALYSIS IN EFL WRITING CLASS BASED ON THE CURRICULUM 2013 AT SMP NEGERI 1 SINGARAJA ., Komang Ayu Sukmawati; ., Prof. Dr. Dewa Komang Tantra, M.Sc.; ., Kadek Sonia Piscayanti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.12443

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kategori interaksi kelas yang terjadi di kelas delapan SMP Negeri 1 Singaraja berdasarkan Sistem Analisis Interaksi Bahasa Asing (FLINT), perilaku verbal dan nonverbal guru dan siswa yang ditemukan pada kelas penulisan EFL di SMPN 1 Singaraja dan untuk menemukan kendala dalam menerapkan interaksi kelas aktif selama kelas penulisan EFL di SMPN 1 Singaraja. Subyek penelitian adalah guru bahasa Inggris dan siswa kelas VIII A3. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) semua kategori interaksi kelas berdasarkan sistem FLINT ada selama proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru dan ditanggapi oleh siswa dalam setiap tahap pendekatan ilmiah berdasarkan K-13. (2) kendala yang dihadapi guru dalam menerapkan interaksi kelas aktif berasal dari kedua peserta, yaitu guru memiliki keterbatasan kekreatifan and inovatif dalam mengajar dan karakter siswa dipengaruhi oleh sikap budaya.Kata Kunci : Interaksi Kelas, Tahap Pendekatan Ilmiah berbasis K-13, Sistem Analisis Interaksi Bahasa Asing (FLINT) This study was aimed at finding the classroom interaction categories occurring in the eighth grade of SMP Negeri 1 Singaraja based on Foreign Language Interaction Analysis (FLINT) System, the teacher’s and students’ verbal and nonverbal behaviors found during EFL writing class in SMPN 1 Singaraja and discovering the constraints in implementing active classroom interaction during EFL writing class in SMPN 1 Singaraja. The subjects of the study were the English teacher and students in class VIII A3. This study was designed by using descriptive qualitative research. The result of the research showed that:(1)all categories of classroom interaction based on FLINT system existed during the teaching and learning process produced by the teacher and responded by the students in every stage of scientific approach based on K-13. (2) the constraints were faced by the teacher in implementing an active classroom interaction came from both participants; those are the teacher has the lack of creative and innovative teaching and the students characteristics which were influenced by the cultural attitudes.keyword : Classroom interaction, Scientific Approach Stage based on K-13, Foreign Language Interaction (FLINT) system
A STUDY ON THE IMPLEMENTATION OF ROLE PLAY TECHNIQUE IN TEACHING SPEAKING TO THE EIGHTH GRADERS OF SMP NEGERI 1 SUKASADA ., Ni Kadek Yuli Widyastuti; ., Drs.Gede Batan,MA; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.12476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teknik role play dan mengidentifikasi masalah yang dihadapi oleh seorang guru bahasa Inggris dalam menerapkan teknik role play dalam pengajaran berbicara. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A yang berjumlah 33 siswa di SMP dan seorang guru bahasa Inggris di SMP Negeri 1 Sukasada. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif yang dilakukan dalam empat pertemuan, tiga pertemuan digunakan untuk mengamati teknik role play dan tes, dan satu pertemuan selanjutnya digunakan untuk wawancara dan kuesioner. Data diperoleh dengan menggunakan 5 jenis instrumen: lembar observasi, rekaman video, tes, wawancara dan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa role play adalah teknik yang relevan dalam pengajaran berbicara. Skor posttest adalah 79,27 dan ini meunjukkan hasil yang baik. Hasil wawancara menunjukkan bahwa masalah yang dihadapi oleh guru: 1) 10% siswa memiliki kemampuan yang berbeda. 2) Guru mendapat masalah dalam memberikan topik yang sesuai kepada siswa. 3) 10% siswa malu dan takut dalam berbahasa Inggris. 4) 5% siswa memiliki latar belakang pendidikan berbeda. 5) 5% siswa tidak memiliki motivasi untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris. 70% siswa yang memiliki kemampuan berbicara bahasa Inggris. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa 53,7% berpendapat sangat setuju dengan profesionalisme guru menggunakan tehnik role play dalam pengajaran berbicara dan 62,1% menunjukkan bahwa siswa sangat menyukai pembelajaran bahasa Inggris dengan menggunakan teknik role play. Dapat disimpulkan bahwa role play adalah suatu tehnik yang relevan dalam pengajaran berbicara. Namun, guru masih menemui beberapa masalah dalam pengimplementasian tehnik role play. Kata Kunci : teknik role play, berbicara This study aimed at analyzing the implementation of role play technique and identifying the problems encountered by an English teacher in implementing role play technique in teaching speaking. The subjects of this research were 33 eighth grade students of class A of SMP Negeri 1 Sukasada and an English teacher. This study was an evaluative study which was conducted in four meetings, three meetings were used to observe a role play technique and test and one meeting was used for administering interview and questionnaire. The data were obtained by using 5 kinds of instruments: an observation sheet, video recorder, a test, an interview guide and a questionnaire. The result of this study showed that role play is relevant technique in teaching speaking. The score of posttest was 79.27 and this was in good level. The result of interview guide showed that the problems faced by the teacher: 1) 10% students had different ability. 2) The teacher got problem in giving appropriate topic to their students. 3) 10% students were shy and afraid to speak English. 4) 5% students had different educational background. 5) 5% students had low motivation to improve their English speaking. The students who had the ability of speaking English are 70%. The result of questionnaire indicated that 53.7% strongly agreed of teacher performance during teaching and learning process and 62.1% students like learning English by using role play technique. It can be concluded that role play was relevant implement in teaching speaking. However, the teacher still encountered some problems in implementing it. keyword : role play technique, speaking
THE EFFECT OF ICT-BASED INTERACTIVE GAME ON FOURTH-GRADE STUDENTS' ENGLISH ACHIEVEMENT ., I Wayan Agus Budiarta; ., Dr. Ni Made Ratminingsih, M.A.; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.12489

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ICT-based interactive game memberikan pengaruh yang signifikan pada prestasi belajar Bahasa Inggris siswa kelas empat di gugus IV kecamatan Sukasada. Penelitian ini merupakan penelitian semu yang menggunakan post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah 174 siswa dari delapan sekolah dasar di gugus IV kecamatan Sukasada. Sampel dalam penelitian ini adalah 23 siswa dari SDN 3 Sukasada dan 23 siswa dari SDN 4 Sukasada yang dipilih dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Data dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil dari uji hipotesis (independent t-test) menunjukkan bahwa to=2,838>tcv = 2,015 dan nilai signifikasi dari data adalah 0,007 lebih rendah dari α = 0,05. Dapat dibuktikan bahwa ICT-based interactive game memberikan pengaruh yang signifikan pada prestasi belajar Bahasa Inggris siswa kelas empat. Kesimpulannya, ICT-based interactive game merupakan media pembelajaran yang efektif. Kata Kunci : prestasi siswa, ICT-based interactive game, pelajar usia dini The aim of this study was to justify whether ICT-based interactive game gave the significant effect on fourth grade students’ English achievement in cluster four in Sukasada district. It was a quasi-experimental research which used post-test only control group design. The population of this study was 174 students from eight elementary schools in cluster four in Sukasada district. The samples of this study were 23 students from SDN 3 Sukasada and 23 students from SDN 4 Sukasada which were selected by using cluster random sampling technique. The data were analyzed quantitatively by using descriptive and inferential statistics analysis. The result of hypothesis testing (independent t-test) shows that to=2.838>tcv = 2.015 and the significance value of the data was 0.007 lower than α = 0.05. It can be proved that ICT-based interactive game gives a significant effect towards students’ English achievement. In conclusion, ICT-based interactive game is an effective teaching media.keyword : English achievement, ICT-based interactive game, young learners
PHONOLOGICAL SYSTEM OF BALINESE LANGUAGE USED IN PEDAWA VILLAGE, BULELENG REGENCY, BALI ., Iga Putu Ardaba Kory; ., Dr. I Gede Budasi, M.Ed.; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.12560

Abstract

This qualitative research describes Phonological system of Balinese language. The aim of this study was 1) To find out the vowel phonemes of Balinese language in Pedawa Dialect and their distribution, 2) To find out the diphthong Balinese language used in Pedawa dialect, 3) To find out the consonant phonemes of Balinese language in Pedawa dialect and their distribution, 4) To find out the consonant clusters that are used in Pedawa dialect. The main instrument was the researcher, and the researcher also used the other instruments namely, recorder and a word list. The data were gathered by conducting observation, recording and interview techniques. The result of this research can be describe that (1) there were 28 phonemes of Balinese language in Pedawa dialect. Those phoneme were /ʌ/, /i/, /u/, /e/, /o/, /ǝ//p/, /b/, /t/, /d/, /k/, /g/, /ʔ/, /s/, /c/, /j/, /l/, /h/, /m/, /n/, /ñ/, /ŋ/, /r/, /w/, /y/ /ʌi/, /ʌe/, /ʌɛ/ that consist of 6 vowels, 3 diphthongs and 19 consonants. (2) The researcher also found 2 consonant clusters in of Balinese language in Pedawa dialect which were they are /r/ and /kl/keyword : Dialect, Pedawa, Phonological System
A COMPARATIVE STUDY OF KWL AND TWA TECHNIQUES UPON STUDENTS' READING COMPETENCY AT SMAN 1 SINGARAJA ., Ni Wayan Ekayani; ., Prof. Dr. Dewa Komang Tantra, M.Sc.; ., Dr. Ni Made Ratminingsih, M.A.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.12565

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji teknik mana antara teknik KWL dan TWA yang lebih baik digunakan untuk membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan membaca mereka untuk meraih nilai di atas KKM pada kelas 10 di SMAN 1 Singaraja. Desain penelitian ini menggunakan Post-test Only Two Non-Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah 317 siswa kelas 10 yang terbagi menjadi 11 kelas dimana dalam menentukan sample, 2 kelas dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Satu kelas yang berjumlah 28 siswa membaca teks dengan teknik KWL dan satu kelas lagi dengan jumlah 30 siswa membaca teks dengan teknik TWA. Instrumen penelitian yang digunakan antara lain try out test, RPP dan final test. Data dikumpulkan melalui tes membaca (final test) yang kemudian dianalisis secara deskriptif dan inferensial statistik dimana one-way ANOVA digunakan dalam pengujian hipotesis. Hasil dari analisis menunjukan F=1.863 dengan nilai signifikan 0.140 dimana nilai tersebut lebih besar dari nilai signifikan alpha (0.05). Jadi, dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan pada kemampuan membaca siswa ketika mereka membaca teks menggunakan teknik KWL dan TWA. Karena tidak terdapat perbedaan pada kemampuan membaca siswa ketika membaca teks dengan kedua teknik tersebut, Turkey analisis tidak perlu dilakukan. Kata Kunci : teknik KWL, kemampuan membaca siswa, teknik TWA This research aimed at testing which technique between KWL and TWA techniques is better to be used in order to help students in promoting their reading competency to achieve the performance indicator which is set to the tenth-grade students at SMAN 1 Singaraja. The design of the study was Post-test Only Two Non-Control Group Design. The population was 11 classes with 317 tenth-grade students at SMAN 1 Singaraja in which 2 classes were selected as the sample of the research which was determined by using cluster random sampling. One class with 28 students read texts using KWL and the other class with 30 students read texts using TWA technique. The instruments which were used such as lesson plans, try out test and final test. The data were collected through reading test (final test) that were analyzed descriptively and inferentially which used one-way ANOVA in inferential statistics analysis. The result shows that, F=1.863 with the significance value was 0. 140 which was higher than the significance value of alpha, 0.05. Thus, there is no significant difference on the students’ reading competency when they read texts using KWL and TWA technique. Because there is no different on the students’ reading competency between the two groups when they read texts using KWL and TWA techniques, Turkey analysis did not need to be administrated. keyword : KWL technique, reading competency, TWA technique
THE EFFECT OF PQRST METHOD ON READING ACHIEVEMENT IN SEVENTH GRADE STUDENTS AT SMPN 3 SAWAN ., A.A. Ari Kartini Priyanti; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi, M.A.; ., I Nyoman Pasek Hadi Saputra, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.12595

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang menggunakan Post-Test Only Control Group Design untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh metode PQRST terhadap prestasi membaca siswa kelas VIII di SMPN 3 Sawan. Pada penelitian ini, populasinya adalah siswa kelas VII yang terdiri dari 217 siswa. Ada dua kelompok yang dipilih sebagai sample dan kedua kelas tersebut masing-masing terdiri dari 27 siswa. Kelompok dipilih menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Kelas 7 A4 merupakan kelompok eksperimen yang diajarkan menggunakan metode PQRST, sementara kelas 7 A5 merupakan kelompok konrol. Data yang dikumpulkan menggunakan reading test yang terdiri dari 20 soal objektif yang dianalisis secara deskriptif dan inferential menggunakan independent t-test. Null Hypothesis pada penelitian ini ditolak karena nilai signifikan adalah 0,000 dan lebih rendah dari nilai alpha yang signifikan (0,05). Selain itu, hasilnya dibuktikan dengan nilai rata-rata kedua kelompok. Nilai rata-rata kelompok eksperimen adalah 76.85 sedangkan nilai rata-rata kelompok control adalah 60.93. Ini berarti nilai tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari metode PQRST pada prestasi membaca siswa kelas VII di SMPN 3 Sawan. Kata Kunci : prestasi membaca siswa, metode PQRST This research was an experimental research which used Post-Test Only Control Group Design to investigate whether or not there is any significant effect of PQRST method on reading achievement in seventh grade students at SMPN 3 Sawan. In this research, the population was the seventh grade students which consist of 217 students. There were 2 groups selected as sample and each group consist of 27 students. The group was chosen by cluster random sampling technique. The 7A4 class as an experimental group was taught by using PQRST method, while the 7A5 class as a control group. The data was collected by reading test consist of 20 questions which analyzed descriptively and inferentially used independent t-test. The Null hypothesis in this study was rejected because the significant value was 0.000 and lower than the significant value of alpha level (0.05). In addition, the result was also proved by the mean score of both groups. The mean score of experimental group was 76.85 while mean score of control group was 60.93. It meant the result showed that there was significant effect of PQRST Method on reading achievement in seventh grade students at SMPN 3 Sawan.keyword : Keywords: Students’ reading achievement, PQRST Method
LANGUAGE USE: AN ANALYSIS OF ASSERTIVE ACTS USED BY THE ELEVENTH GRADE STUDENTS OF SMA NEGERI 3 SINGARAJA ., Made Githa Swami Mardawati; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi, M.A.; ., I Putu Ngurah Wage Myartawan, S.Pd., M.P
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.12600

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa jenis-jenis tindak tutur asertif dan gaya ujaran yang digunakan oleh siswa kelas sebelas di SMA Negeri 3 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah 30 siswa, yang terdiri dari 13 perempuan dan 17 laki-laki. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, data penelitian ini diperoleh melalui metode elisitasi data, merekam dan wawancara. Data yang terkumpulkan selanjutnya ditranskripsi dan digolongkan berdasarkan 6 kategori tindak tutur asertif menurut Searle. Hasil analisa menunjukkan bahwa tindak tutur asertif siswa dapat dihadirkan secara berurutan, sebagai berikut: menyatakan (38.0%), mengeluh (27.12%), menyarankan (16.60%), melaporkan (11.64%), menuntut (3.70%), lalu diikuti oleh membual (3.01%) dari 730 ujaran. Masing-masing tindak tutur aserif didapati menggunakan lebih dari satu pola kalimat yang berbeda-beda, contohnya, ada 21 jenis pola yang digunakan dalam tindak tutur asertif menyatakan. Analisa gaya ujaran menunjukkan bahwa gaya ujaran yang paling sering digunakan siswa adalah tidak resmi yang digunakan dalam tindak tutur menyatakan (36.98%), sementara gaya ujaran yang paling sedikit digunakan adalah resmi yang digunakan dalam tindak tutur menyarankan (0.13%).Kata Kunci : deskriptif kualitatif, tindak tutur asertif, gaya ujaran The intention of this research was to analyze the types of assertive acts and the speech styles used by the eleventh grade students of SMA Negeri 3 Singaraja. The subjects of this study were 30 students, consisting of 13 females and 17 males. This research was a qualitative research, in which the data of the research were obtained through data elicitation, recording and interview. The data gathered were then transcribed and classified based on the 6 categories of assertive acts according to Searle. The results of the analysis showed that the assertive acts used by the students can sequentially be presented, as follows: to state (38.00%), to complain (27.12%), to suggest (16.60%), to report (11.64%), to claim (3.70%), then followed by to boast (3.01%) out of 730 speeches. Each of the assertive acts was realized by using more than one different sentence patterns, for instance, 21 kinds of patterns were used in to state. The analysis of speech styles showed that the most style frequently used by the students was informal that was used in to state (36.98%), meanwhile the less style was formal that was used in to suggest (0.13%). keyword : descriptive qualitative, assertive acts, speech styles
THE EFFECT OF EXPERIENTIAL LEARNING MODEL TOWARD STUDENTS’ WRITING COMPETENCE AT THE ELEVENTH-GRADE STUDENTS OF SMA NEGERI 1 SINGARAJA IN ACADEMIC YEAR 2017/2018 ., Ida Ayu Md Friska Setiawati; ., Dr. Ni Made Ratminingsih, M.A.; ., Luh Diah Surya Adnyani, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.12602

Abstract

Abstrak Penelitiani ni bertujuan untuk mengetahu iadanya pengaruh signifikan terhadap kompetensi menulis siswa antara siswa yang diajar dengan menerapkan experiential learning dan mereka yang diajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan kelompok posttest sebagai metode penelitian. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Singaraja pada tahun ajaran 2017/2018. Penelitian ini menggunakan cluster random sampling untuk mengetahui sampel. Terdapat 27 siswa XI MIA 5 sebagai kelompok eksperimen yang diajar dengan menggunakan experiential learning dan 26 siswa XI MIA 6 sebagai kelompok kontrol yang diajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistic deskriptif dan inferensial. Hasil analisis data menunjukkan bahwa siswa dalam kelompok eksperimen mencapai hasil yang lebih baik dar siswa dalam kelompok kontrol. Temuan tersebut diyakinkan oleh hasil kelompok eksperimen yaitu 87,52, sedangkan skor rata-rata kelompok kontrol adalah 81,23. Selanjutnya, hasi lanalisis statistic inferensial juga membuktikan pernyataan di atas, yang hasil tob adalah 4,107 dan nilai tcv adalah 1,6579. Ini menunjukkan bahwa nilai tob lebih tinggi dari pada tcv. Karena hasil tob lebih tinggi dari pada tcv, sehingga hipotesisnya diterima. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kompetensi menulis siswa kelas XI SMA Negeri 1 Singaraja yang diajar dengan menerapkan experiential learning. Kata Kunci : Kata Kunci: experiential learning, kompetensi menulis. Abstract This study aims to investigate whether or not there is a significant effect of students’ writing competence between students who were taught by implementing experiential learning and those who were taught by using conventional learning. This was an experimental research with posttest only group design as the research method. The population of this study wasthe eleventh-grade students of SMA N 1 Singaraja in academic year 2017/2018. This research administered cluster randomsampling to determine the sample. There were 27 students of XI MIA 5 assigned as the experimental group who were taught by using experiential learning and 26 students of XI MIA 6 were treated as the control group who were taught by using conventional learning. The derived data were analyzed by using descriptive as well as inferential statistics analysis. The result of the data analysis showed that students in experimental group achieved better result than students in control group. The findings were convinced by the result of descriptive statistics analysis which showed the mean score of experimental group was 87.52, meanwhile the mean score of control group was 81.23. Furthermore, the result of the inferential statistics analysis also proven statement above, which the result of tob was 4.107 and the value of tcv was 1.6579. It showed that the value of tobwas higherthanthetcv. Since the tob was higherthanthetcv, the hypothesis is accepted. It can be concluded that there was significanteffectof students’writingcompetenceoftheeleventh-gradestudents of SMA N 1 Singaraja who were taught by using experiential learning. keyword : Key words: experiential leaning, writing competence.
THE EFFECT OF COOPERATIVE SCRIPT TECHNIQUE ON THE EIGHTH GRADE STUDENTS’ READING COMPREHENSION AT SMP N 3 BANJAR IN ACADEMIC YEAR 2017/2018 ., Dewa Ayu Ade Riska s; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marhaeni; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.13272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan terhadap pemahaman membaca siswa yang diajar dengan teknik cooperative script dan siswa yang diajar dengan teknik konvensional. Rancangan penelitian penelitian ini adalah Quasi Experimental of Posttest Only Control Group Study. Populasi penelitian ini adalah 180 siswa kelas VIII di SMP Negeri 3 Banjar. 60 siswa dari dua kelas diambil sebagai sampel. Mereka ditetapkan sebagai kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan undian. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan aplikasi SPSS 19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata - rata skor kelompok eksperimen adalah 85,37 sedangkan nilai rata - rata kelompok kontrol adalah 76,63. Hasil uji-t menunjukkan bahwa t-diamati melebihi nilai t-kritis (4,376> 2,048). Dengan demikian hipotesis nol ditolak, artinya ada pengaruh yang signifikan terhadap pemahaman membacasiswa kelas VIII di SMP N 3 Banjar.Kata Kunci : Cooperative Script, Pemahaman Membaca This study aimed at investigating the effect of cooperative script technique on the students’ reading comprehension. The research design of this study was Quasi Experimental of Posttest Only Control Group Design. The population of this study was 180 students of the eighth grade students of SMP N 3 Banjar. Sixty students from two classes were taken as samples. They were assigned as an experimental group and a control group through lottery. The obtained data were analyzed descriptively and inferentially by using SPSS 19. The result showed that the mean score of the experimental group was 85.37 while the mean score of the control group was 76.63. The result of t-test showed that the t-observed exceeded the t-critical value (4.376 > 2.048). Thus, the null hypothesis was rejected, which means there was significant effect on the eighth grade students’ reading comprehension of SMP N 3 Banjar.keyword : Cooperative Script, Reading Comprehension