cover
Contact Name
Putu Indra Christiawan
Contact Email
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Media Komunikasi Geografi
ISSN : 02168138     EISSN : 25800183     DOI : -
MKG is a journal that facilitates the interests of lecturers, teachers and the academic community to communicate articles from research results and strengthen the exchange of ideas from academic reviews in the field of geography. The academic articles include research and reviews of studies in Human Geography and Physical Geography, population and environmental reviews, regional issue investigations, resource management, disaster management, remote sensing techniques (RS) and the application of geographical information system (GIS) and in-depth discussion on the development of standards in education and geography teaching, both at school and college level.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 19, No 2 (2018)" : 9 Documents clear
ANALISIS KAWASAN MINAPOLITAN DI DESA PENGAMBENGAN, KECAMATAN NEGARA, KABUPATEN JEMBRANA-BALI Shara, Aprilia Riszi Indah Dewi
Media Komunikasi Geografi Vol 19, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.701 KB) | DOI: 10.23887/mkg.v19i2.16562

Abstract

ABSTRAK Sektor perikanan budidaya dan tangkap merupakan salah satu sektor padat karya yang dapat menyerap banyak tenaga kerja di kawasan pesisir. Pengembangan kawasan minapolitan di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana dapat dijadikan sebagai salah satu contoh konkrit pengembangan wilayah kepulauan. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) mengidentifikasi potensi Desa Pengambengan sebagai desa minapolitan, (2) mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi Desa Pengambengan sebagai desa minapolitan, dan (3) menganalisis strategi pengembangan kawasan minapolitan Pengambengan. Metode yang dipergunakan dalam tugas ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data yang dipergunakan berupa data sekunder seperti Profil Desa Pengambengan, RTRW Kabupaten Jembrana, dan berbagai dokumen lain yang mendukung. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Sektor basis potensi wilayah di Desa Pengambengan adalah pada sektor perikanan. Potensi jenis ikan yang ada di Desa Pengambengan didominasi oleh ikan lemuru dan ikan layur. (2) Permasalahan-permasalahan yang terdapat di Desa Pengambengan terbagi menjadi beberapa hal, yaitu: paceklik ikan, pencemaran lingkungan, konflik antar industri pengolah ikan dan masyarakat di Desa Pengambengan, sistem lelang, dan kualitas hasil tangkap ikan. (3) Strategi pengembangan kawasan minapolitan Pengambengan yang paling utama adalah dengan meningkatkan unit usaha, investasi, dan memperluas pasar. Kata Kunci: kawasan minapolitan, potensi, strategi pengembangan ABSTRACT The aquaculture and capture fisheries sector is one of the labor-intensive sectors that can absorb many workers in the coastal area. The development of the Minapolitan area in Pengambengan Village, Negara District, Jembrana Regency can be used as a concrete example of the development of the archipelago.  The objectives of this study were: (1) to identify the potential of Pengambengan Village as a Minapolitan village, (2) to identify the problems faced by Pengambengan Village as Minapolitan villages, and (3) to analyze the Minapolitan area development strategy Pengambengan. The method used in this task is a qualitative descriptive method. The data used are secondary data such as the profile of Pengambengan Village, Jembrana Regency RTRW, and various other supporting documents. The results of the study show: (1) The potential base sector of the area in Pengambengan Village is in the fisheries sector. The potential of fish species in Pengambengan Village is dominated by lemuru and layur fish.  (2) The problems found in Pengambengan Village are divided into several things, namely: fish famine, environmental pollution, conflicts between fish processing industries and communities in Pengambengan Village, the auction system, and the quality of fishing results. (3) The development strategy of the Minapolitan area The most important pengambingan is by increasing business units, investment and expanding markets. Keywords: minapolitan area, potency, development strategy
Kajian Ruang Terbuka Hijau Kampus Universitas Muhammadiyah Gorontalo Menggunakan Foto Udara Drone Koto, Arthur Gani; Taslim, Ivan
Media Komunikasi Geografi Vol 19, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.948 KB) | DOI: 10.23887/mkg.v19i2.14735

Abstract

Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGo) yang berdiri sejak tahun 2008 merupakan salah satu Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang salah satu tujuannya adalah untuk pengembangan dan pendidikan generasi muda Indonesia. Kelengkapan sarana dan prasarana perkuliahan merupakan suatu hal yang harus dipenuhi demi terciptanya proses pendidikan dan keberlanjutannya. Ketersediaan kebutuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kampus UMGo sangat dibutuhkan bagi sivitas akademik UMGo karena fungsi dan peranannya sebagai paru-paru kampus dan dapat meminimalisir perubahan iklim serta memberikan kontribusi positif bagi AUM lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji ketersediaan RTH Kampus UMGo menggunakan foto udara drone. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif menggunakan citra foto udara yang direkam menggunakan drone kemudian dianalisis dengan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersedian RTH di Kampus UMGo telah memenuhi syarat yang ditetapkan Undang-Undang No. 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang.
ANALISIS STRATEGI UMKM (USAHA MIKRO KECIL MENENGAH)DALAM MENGHADAPI MEA (MASYARAKAT EKONOMI ASIA) (STUDI KASUS: KECAMATAN TEGALREJO KOTA YOGYAKARTA) Suherningtyas, Ika Afianita
Media Komunikasi Geografi Vol 19, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.424 KB) | DOI: 10.23887/mkg.v19i2.13151

Abstract

Asean Economic Community (AEC) is a realization of free market in Southeast Asia, consequence MEA are free flow of ASEAN countries in the form of goods, services, investment, labor, and capital. This condition requires Indonesian people, especially entrepreneurs of UMKM (Usaha Kecil Mikro Menengah) to be able to adjust business competition globally. Tegalrejo Sub-district is a sub-district with UMKM potential of 890 (Disperindakop, 2017), this condition is supported by strategic location on busy traffic line and around tourism area. This research uses qualitative method by collecting secondary data and doing interview with UMKM in Tegalrejo Sub-district. Through the results of data processing, it can be seen that the analysis of UMKM strategies in dealing with MEA among others related to the quality of human resources, business management, internet marketing, tourism potential development, and local products. Research on the strategy of UMKM Tegalrejo District makes UMKM can grow globally and reduce unemployment.Key words: AEC, UMKM, strategy 
KARAKTERISTIK INDUSTRI TAHU DI KECAMATAN PEKALONGAN KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Haryono, Edi; Utami, Dian
Media Komunikasi Geografi Vol 19, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.489 KB) | DOI: 10.23887/mkg.v19i2.15588

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini mengkaji karakteristik industri tahu di Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur. Populasi yang digunakan sebanyak 25 industri. Metode penelitian yang digunakan yaitu survei. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner, dokumentasi dan kepustakaan. Analisis data yang digunakan yaitu Analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan:1) Besar rata-rata modal yang digunakan pada sekali produksi tahu Rp 283.200, 2) Asal modal yaitu modal sendiri, 3) Rata-rata bahan mentah pada satu kali proses produksi adalah 33 Kg, 4) Bahan mentah yang digunakan berasal dari pembelian di Pasar Pekalongan dan Pasar Kota Metro, 5) Rata-rata jumlah tenaga kerja adalah 2 orang, 6) Asal tenaga kerja yaitu 72,13% merupakan anggota keluarga, 7) Rata-rata pengeluaran pembelian bahan bakar kayu dan solar sebulan yaitu Rp 748.800, 8) Pembelian bahan bakar kayu berasal dari Desa Sidodadi, Pekalongan, Adijaya, dan Tulusrejo. Pembelian bahan bakar solar berasal dari Pertamina dan Warung, 9) Rata-rata produksi tahu setiap satu kali produksi sebanyak 938 buah, 10) Transportasi yang digunakan untuk mengangkut kedelai adalah truk dan sepeda motor. Pemasaran hasil produksi tahu menggunakan sepeda motor, 11) Sistem pemasaran adalah dengan cara dijual sendiri oleh pengusaha dan dibeli oleh pedagang. Daerah pemasaran produksi tahu adalah pasar Kecamatan Pekalongan dan Pasar Kota Metro, 12) Rata-rata pendapatan industri tahu perbulan sebesar Rp 1799600. Kata Kunci: Karakteristik industri, industri tahu
PERAN WANITA DALAM MENGHADAPI BONUS DEMOGRAFI BERDASARKAN DAERAH TEMPAT TINGGAL DI KALIMANTAN SELATAN Kartika, Norma Yuni
Media Komunikasi Geografi Vol 19, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.92 KB) | DOI: 10.23887/mkg.v19i2.13763

Abstract

Kalimantan Selatan memiliki peluang untuk menikmati bonus demografi dengan jendela kesempatan (the window of opportunity) di Kalimantan Selatan dimana rasio ketergantungan mencapai titik terendah 39,7 pada tahun 2025. Maka jendela kesempatan harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Posisi perempuan di beberapa negara termasuk Indonesia lebih rendah dibandingkan laki-laki dalam berbagai aspek kehidupan. Peran wanita dalam bonus demografi menjadi tantangan yang harus dipersiapkan oleh pemerintah provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran wanita dalam menghadapi bonus demografi berdasarkan daerah tempat tinggal di Kalimantan Selatan.Analisis data sekunder menjadi metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) Tahun 2012. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah daerah tempat tinggal (perdesaan dan perkotaan), dan variabel bebas penelitian ini yaitu tingkat pendidikan, status bekerja, usia perkawinan pertama, usia persalinan pertama, kematian anak, fertilitas dan indek kekayaan perempuan yang dianalisis menggunakan tabel silang dan uji Chi Square dengan memanfaatkan Software Statistical Package Social Science (SPSS).Berdasarkan hasil uji Chi Square (X2) semua variabel bebas X2hitung > X2tabel, yang berarti semua variabel bebas mempunyai perbedaan yang bermakna dengan daerah tempat tinggal. Ini mencerminkan terjadinya ketimpangan tingkat pendidikan, status bekerja, usia perkawinan pertama, usia persalinan pertama, kematian anak, fertilitas dan indek kekayaan perempuan berdasarkan daerah tempat tinggal. Peran wanita dalam menghadapi bonus demografi berdasarkan daerah tempat tinggal selain meminimalisir ketimpangan yang ada antara daerah perdesaan dan perkotaan di Kalimantan Selatan, juga harus mengelola kelebihan yang sudah ada seperti status bekerja dan fertilitas, serta di bidang pendidikan lebih meningkatkan tingkat pendidikan, juga dibidang kesehatan seperti usia perkawinan pertama, usia persalinan pertama, kematian anak dan fertilitas. Dibutuhkan kebiajakn yang berbasis gender dan kebijakan yang tidak tepat hanya akan membuat bonus demografi lewat begitu saja.
KAJIAN KERUSAKAN LAHAN DI DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) KREO AKIBAT PEMBANGUNAN PEMUKIMAN DI SEKITAR WADUK JATIBARANG KOTA SEMARANG Setyaningsih, Wahyu; Sriyono, Sriyono; Benardi, Andi
Media Komunikasi Geografi Vol 19, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1647.591 KB) | DOI: 10.23887/mkg.v19i2.16027

Abstract

Bertambahnya kebutuhan akan lahan menyebabkan ekspansi manusia ke area-area hijau untuk melakukan pembangunan pemukiman. Kegiatan pembangunan tersebut akan memberikan dampak terhadap kerusakan lahan di wilayah DAS Kreo Kota Semarang. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui dampak pembangunan pemukiman di sekitar kota Semarang kerusakan lahan DAS Kreo; (2) Mengetahui cara mengkonservasi lahan di DAS Kreo supaya tidak rusak. Metode penelitian dilakukan metode survei. Lokasi penelitian dilakukan di DAS Kreo Kota Semarang dan sekitarnya. Teknik pengumpulan data observasi, pengukuran lapangan, dokumentasi, pemetaan sistem informasi geografis. Teknik analisis data analisis spasial berbasis SIG, analisis deskriptif kuantitatif, dan analisis metode tabel silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kerusakan lahan yang ada di DAS Kreo termasuk dalam kriteria tinggi. Hal ini disebabkan karena pembangunan Waduk Jatibarang selain itu juga faktor geofisik seperti kemiringan lereng, geologi, tanah, penggunaan lahan, dan curah hujan yang tinggi. Kata Kunci : Kerusakan Lahan, Geofisik Lahan, DAS Kreo
SEBARAN TINGKAT KAPASITAS WILAYAH PESISIR BAGIAN BARAT KABUPATEN BULELENG TERHADAP ANCAMAN PENINGKATAN MUKA AIR LAUT Eka Putra, I Wayan Krisna
Media Komunikasi Geografi Vol 19, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.818 KB) | DOI: 10.23887/mkg.v19i2.14011

Abstract

This study aims to describe the distribution of the capacity level the coastal area of west Buleleng Regency from the threat of sea level rise and to know the ratio of the capacity level. The subjects in this study are village officials and staff BPBD Buleleng Regency, while the object of the research is level of capacity. The phenomenon described in this research is distribution of capacity level of coastal area in west Buleleng Regency. Stages conducted in this study consisted of data collection, weighting, determining the level of capacity until finally mapping the level of capacity. data analysis technique that used is qualitative descriptive analysis combined with spatial comparative analysis based on Geographic Information System (GIS) which is aimed to analyze comparison of capacity level among villages in coastal area. The results show that the distribution of the capacity of all coastal areas in west Buleleng Regency is the medium category. Assessments of capacity level indicate a lack of capacity indicators for several villages, particularly on the availability of threat maps and early warning systems. Therefore it is necessary to socialize the document of disaster study which has been made by BPBD of Buleleng Regency.
PENGELOLAAN TATA AIR LAHAN PERTANIAN RAWA PASANG SURUT SEBAGAI UPAYA MELESTARIKAN LINGKUNGAN DI DESA MULYA SARI KECAMATAN TANJUNG LAGO KABUPATEN BANYUASIN Septinar, Helfa; Putri, Mega Kesuma
Media Komunikasi Geografi Vol 19, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v19i2.16499

Abstract

Rawa pasang surut merupakan lahan yang berpotensi dikelolah sebagai lahan pertanian Desa Mulya Sari merupakan desa yang berada wilayah pasang surut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengelolaan tata air  lahan pertanian rawa pasang surut sebagai upaya untuk melestasikan lingkungan di desa Mulya Sari  kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei hingga Agustus tahun 2018. metode  yang digunakan adalah Observasi Lapangan yaitu  pengukuran langsung dilapangan. Data di sajikan dengan bentuk grafik dan narasi serta dianalisis secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan tata air dilahan pertanian rawa pasang surut sebagai upaya melestarikan lingkungan adalah : pengelolaan tata air melalui saluran   SPD (saluran pedesaan), Tersier, Kuarter, dengan pengukuran muka air  tanah, muka air saluran dan  pengaturan tata air selama preode tanam. Hasil perhitungan tinggi muka air saluran dan muka air tanah tidak pernah melebihi dasar elevasi muka air, maka ketersedian air petak lahan sesuai dengan kebutuhan dan pola tanam disesuaikan dengan periode  waktu ketersedian air. Dengan pengelolaan tersebut lahan rawa pasang surut di desa Mulya Sari dapat meningkatkan produktifitasnya juga dapat melestarikan kesuburan tanah sehingga pertanian berkelanjutan (sustainable agricultural) dapat dicapai. Kata Kunci : Pengelolaan Tata Air, Lahan Pasang Surut, Upaya Pelestarian Lingkungan
ANALISIS KUALITAS AIR SUMUR DI DESA CANDIKUNING KECAMATAN BATURITI Atmaja, Dewa Made
Media Komunikasi Geografi Vol 19, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.651 KB) | DOI: 10.23887/mkg.v19i2.14644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pH, suhu warna, TDS (Total Dissolved Solid), dan kekeruhan air pada air sumur di            Desa Candikuning Kabupaten Tabanan,  Subjek penelitian ini adalah air sumur di Desa Candikuning, dan objek dalam penelitian ini adalah pH, suhu, warna, TDS dan kekeruhan dalam air sumur tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar warna, TDS, dan kekeruhan air sumur secara berturut-turut adalah 7,8, 310C, 30,4 Skala TCU; 221,7 mg/L; 6,1 Skala NTU. Warna dan kekeruhan berada di atas batas kadar maksimal yang diperbolehkan sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 907/MENKES/SK/VII/2002, sedangkan kadar TDS masih berada di bawah batas kadar maksimal yang diperbolehkan. Hal ini menunjukkan bahwa air sumur di  Desa Candikuning perlu mendapat pertimbangan untuk dikonsumsi secara langsung.

Page 1 of 1 | Total Record : 9