cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako
Published by Universitas Tadulako
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 242 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBER HEADS TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI GARIS DAN SUDUT DI KELAS VII SMP KRISTEN BALA KESELAMATAN PALU Topile, Desy Katrinatalin; Sukayasa, Sukayasa; Hadjar, Ibnu
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.493 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang penerapan model pembelajaran  kooperatif tipe NHT dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi garis dan sudut di kelas VII SMP Kristen Bala Keselamatan Palu. Desain penelitian mengacu pada model Kemmis dan Mc.Taggart yakni perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi garis dan sudut, dengan mengikuti fase-fase model pembelajaran NHT, yakni: 1) penyampaian tujuan dan pemotivasian siswa, yaitu peneliti menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat pembelajaran untuk memotivasi siswa, 2) penyajian informasi, yaitu peneliti mendeskripsikan secara singkat tentang fase-fase model pembelajaran kooperatif tipe NHT, 3) pengorganisasian kelompok belajar dan penomoran, yaitu peneliti mengatur siswa untuk bergabung ke dalam kelompok dengan nomor anggota 1 s.d. 6, 4) fase pengajuan pertanyaan atau permasalahan, yaitu peneliti memberikan soal-soal kepada siswa dalam bentuk LKS, 5) berpikir bersama, yaitu siswa diminta untuk berpikir bersama dalam menyelesaikan soal-soal pada LKS dan peneliti memberikan bimbingan seperlunya, 6) pemberian jawaban, yaitu peneliti mengundi nomor soal yang akan dikerjakan oleh masing-masing kelompok kemudian mengundi nomor anggota siswa untuk menentukan siswa yang akan mewakili kelompok untuk mempresentasekan hasil LKS kelompoknya di depan kelas, 7) pemberian penghargaan, yaitu peneliti memberikan penghargaan kepada setiap kelompok.Kata kunci: model pembelajaran kooperatif tipe NHT, hasil belajar, garis, sudut.
PENERAPAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA METERI FUNGSI KOMPOSISI DI KELAS XI IPA 1 SMA NEGERI 9 PALU Akbar, Guntur Moh.; Sukayasa, Sukayasa; Rochaminah, Sutji
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.295 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi penerapan pendekatan keterampilan proses untuk meningkatkan pemahaman siswa pada materi fungsi komposisi di kelas XI IPA 1 SMA Negeri 9 Palu. Rancangan penelitian mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, yakni perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi tindakan. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 9 Palu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan keterampilan proses dapat meningkatkan pemahaman siswa pada materi fungsi komposisi di kelas XI IPA 1 SMA Negeri 9 Palu dengan mengikuti tahap-tahap: 1) pemanasan, yaitu kegiatan yang mengarahkan siswa agar siap belajar, meliputi menyampaikan kompetensi dasar, tujuan, apersepsi dan manfaat dari materi yang dipelajari, 2) pengamatan, yaitu kegiatan siswa untuk mengumpulkan informasi, 3) interpretasi hasil pengamatan, yaitu kegiatan siswa untuk menafsirkan informasi yang telah dikumpulkan, 4) peramalan, yaitu siswa menyimpulkan atau memperkirakan berdasarkan hubungan antar informasi dari interpretasi hasil pengamatan, 5) pengkajian, yaitu kegiatan siswa untuk mengetahui hasil peramalan melalui keterampilan menghitung dalam menyelesaikan soal fungsi komposisi, 6) generalisasi penemuan, yaitu kegiatan siswa untuk menyimpulkan rumus fungsi komposisi dari hasil yang telah diperoleh, 7) penerapan, yaitu kegiatan untuk menerapkan rumus fungsi komposisi yang telah diperoleh melalui soal latihan dan 8) komunikasi, yaitu kegiatan siswa dalam kelompok untuk menyampaikan hasil temuan dalam bentuk presentasi.Kata kunci: Pendekatan keterampilan proses; pemahaman siswa; fungsi komposisi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBANTUAN BLOK ALJABAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BENTUK ALJABAR DI KELAS VIII SMP NEGERI 12 PALU Alfiliansi, Alfiliansi; Ismaimuza, Dasa; Rochaminah, Sutji
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.65 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan blok aljabar yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar di kelas VIII SMP Negeri 12 Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Rancangan penelitian tindakan kelas ini mengacu pada model Kemmis dan Mc Taggart yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan (4) refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan blok aljabar dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar di Kelas VIII SMP Negeri 12 Palu mengikuti langkah-langkah sebagai berikut: (1) menyampaikan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa, (2) menyajikan materi dengan menggunakan alat peraga blok aljabar, (3) mengorganisasikan siswa kedalam kelompok belajar, (4) membimbing siswa dalam  menyelesaikan LKS, (5) memberikan tes, dan (6) memberikan penghargaan.Kata Kunci: Model pembelajaran kooperatif tipe STAD, blok aljabar, hasil belajar siswa,   penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI REFLEKSI DI KELAS XI IPA 1 SMAN 5 PALU Rozaki, Muslim; Paloloang, Baharuddin; Tandiayuk, Marinus B.
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.804 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi dari penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi refleksi di kelas XI IPA 1 SMAN 5 Palu. Desain penelitian ini mengacu pada model penelitian tindakan kelas (PTK) yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari  empat komponen, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah  siswa kelas XI IPA 1 SMAN 5 Palu pada tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 25 orang siswa dan dipilih 3 orang siswa dengan kemampuan yang rendah sebagai informan. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini diperoleh dari aktivitas guru dan siswa melalui lembar observasi, hasil wawancara, catatan lapangan serta hasil tes pada siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi refleksi (pencerminan) di kelas XI IPA I SMAN 5 Palu melalui langkah-langkah pembelajaran, yaitu: (1) penomoran (numbering), (2) mengajukan pertanyaan (questioning), (3) berpikir bersama (heads together), dan (4) menjawab pertanyaan (answering).Kata Kunci:   Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT, Hasil Belajar,  Refleksi.
PENERAPAN TEORI BELAJAR VAN HIELE PADA PEMBELAJARAN KESEBANGUNAN DUA SEGITIGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IX MTs. AL-KHAIRAAT BALAMOA Hardiana, Hardiana; Paloloang, Baharuddin; Sugita, Gandung
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.26 KB)

Abstract

Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada materi kesebangunan dua segitiga di kelas IX MTs Al-khairaat Balamoa. Hal ini disebabkan karena siswa belum dapat memahami konsep kesebangunan dua segitiga dengan benar. Rumusan masalah dalam penelitian ini, Bagaimana penerapan teori belajar Van Hiele pada pembelajaran kesebangunan dua segitiga sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX Mts. Al-khairat Balamoa? Rancangan penelitian ini mengacu pada model Kemmis dan MC. Taggart yang terdiri dari empat komponen, yaitu (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan tindakan, (3) Observasi, dan (4) Refleksi. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini melalui lembar observasi, wawancara, catatan lapangan, dan data hasil belajar siswa. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk paparan naratif.Kata Kunci: teori belajar  van  hiele, hasil belajar,  kesebangunan dua segitiga
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN BULAT MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT DENGANMODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG DI KELAS VII SMP NEGERI 9 PALU Stevi R., Mega Kristina; Hadjar, Ibnu; Tandiayuk, Marinus B.
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 5, No 3 (2018)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.121 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan model pembelajaran langsung di kelas VII SMP Negeri 9 Palu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimendengan rancangan penelitian menggunakan One-Shot Case Study Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 9 Palu yang terdaftar pada tahun ajaran 2017/2018 dan terdiri dari 10 kelas yang berjumlah 300 siswa. ­Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan simplerandom sampling.Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar yang berbentuk pilihan ganda. Penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa antara yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan yang mengikuti model pembelajaran langsung di kelas VII SMP Negeri 9 Palu.Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif tipe NHT, pembelajaran langsung, hasil belajar
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMPN 14 PALU DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT BERBANTUAN BLOK ALJABAR PADA MATERI PERKALIAN FAKTOR BENTUK ALJABAR Lumentut, Cempaka Prawitasari; Ali, M. Tawil Made; Hasbi, Muh.
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 2, No 3 (2015)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.329 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII A SMP Negeri 14 Palu pada materi perkalian faktor bentuk aljabar dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan blok aljabar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang mengacu pada model Kemmis dan Mc. Taggart yakni perencanaan, tindakan dan observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan blok aljabar dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII A SMP Negeri 14 Palu pada materi perkalian faktor bentuk aljabar, dengan fase sebagai berikut: 1) menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa, 2) menyajikan informasi, 3) penomoran (numbering), 4) pengajuan pertanyaan (questioning), 5) berpikir bersama (heads together), 6) pemberian jawaban (answering), dan 7) pemberian penghargaan. Pada fase 1 peneliti menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat pembelajaran untuk memotivasi siswa; pada fase 2 peneliti menyajikan informasi mengenai penggunaan blok aljabar pada perkalian faktor bentuk aljabar dan pemfaktorannya; pada fase 3 peneliti mengatur siswa untuk bergabung ke dalam kelompok dengan nomor anggota 1 s.d. 4; pada fase 4 peneliti memberikan soal-soal kepada siswa dalam bentuk LKS; pada fase 5 siswa diminta untuk berpikir bersama dalam menyelesaikan soal-soal pada LKS dan peneliti memberikan bimbingan seperlunya; pada fase 6 peneliti menyebut satu nomor dan siswa yang memiliki nomor tersebut mempresentasi­kan hasil LKS kelompoknya di depan kelas; dan pada fase 7 peneliti memberikan penghargaan kepada setiap kelompok.Kata Kunci: kooperatif tipe NHT, hasil belajar, blok aljabar, perkalian faktor bentuk aljabar. 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENYELESAIAN PERSAMAAN KUADRAT DI KELAS VIII ANGGUR SMP NEGERI 4 PALU Khairunnisa, Khairunnisa; Ismaimuza, Dasa; jaeng, Maxinus
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 5, No 3 (2018)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.765 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Penyelesaian Persamaan Kuadarat di Kelas VIII Anggur SMP Negeri 4 Palu. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang mengacu  pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yakni (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan (4) refleksi. Subjek penelitian ini sebanyak 32 siswa dan dipilih tiga orang siswa sebagai informan.  Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Pada siklus I banyaknya siswa yang tuntas yakni 19 siswa dengan persentase ketuntasan 59,37% dan pada siklus II banyak siswa yang tuntas yakni 25 siswa dengan persentase ketuntasan 78,12% . Hasil observasi aktivitas guru pada siklus I berada  pada kategori baik dan mengalami peningkatan pada siklus II berada pada kategori sangat baik. Hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I berada pada kategori baik dan mengalami peningkatan pada siklus II berada pada kategori sangat baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII Anggur SMP Negeri 4 Palu pada materi Penyelesaian Persamaan Kuadrat, dengan delapan komponen yaitu: 1) placement test, 2) team, 3) teaching group, 4) student creative, 5) team study, 6) whole class unit, 7) fact test dan 8) team scores and team recognition. Kata kunci: model pembelajaran kooperatif tipe TAI; hasil belajar; Penyelesaian Persamaan Kuadrat.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 BANAWA PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS Ramdhani, Nurul Fitra; Murdiana, I Nyoman
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 2, No 3 (2015)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.487 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Banawa pada materi persamaan garis lurus. Jenis penelitan ini adalah penelitian tindakan kelas. Rancangan penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yakni (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan (4) refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, siklus I dengan materi persamaan garis lurus yang melalui satu titik dengan gradien tertentu dan siklus II dengan materi persamaan garis lurus yang melalui dua titik sebarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Banawa pada materi persamaan garis lurus, mengikuti fase-fase, yaitu (1) pemberian orientasi, (2) think, (3) pair, (4) share, dan (5) penghargaan.Kata kunci: Think pair share, hasil belajar, garis lurus.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LUAS PERMUKAAN DAN VOLUME PRISMA DI KELAS VIII SMP NEGERI 18 PALU Sondek, Neri; Sukayasa, Sukayasa; Jaeng, Maxinus
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.128 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi tentang penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi  luas permukaan dan volume prisma di kelas VIII SMP Negeri 18 Palu. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Rancangan penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) observasi dan 4) refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Palu yang berjumlah 24 siswa. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Data pada penelitian ini dikumpulkan melalui lembar observasi, wawancara, catatan lapangan dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran koopertif tipe think pair share dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi luas permukaan dan volume prisma, dengan mengikuti fase-fase sebagai berikut: 1) mempersiapkan siswa dan meyampaikan tujuan pembelajaran, 2) think, 3) pair, 4) share, 5) membuat kesimpulan.Kata kunci: think pair share, hasil belajar, luas permukaan prisma, volume prisma.

Page 11 of 25 | Total Record : 242