cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako
Published by Universitas Tadulako
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 242 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI HUBUNGAN ANTAR SUDUT JIKA DUA GARIS SEJAJAR DIPOTONG OLEH GARIS LAIN DI KELAS VII SMP NEGERI 12 PALU Gede Megantara, I Putu Agus; Sugita, Gandung; Anggraini, Anggraini
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1116.626 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi hubungan antar sudut jika dua  garis sejajar dipotong oleh garis lain. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Desain penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yaitu: 1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) observasi, dan 4) refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 12 Palu yang berjumlah 15 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  model pembelajaran kooperatif tipe NHT yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi hubungan antar sudut jika dua  garis sejajar dipotong oleh garis lain di kelas VII SMP Negeri 12 Palu dengan mengikuti langkah-langkah model pembelajaran kooperatif tipe NHT yaitu dengan fase-fase: 1) fase menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa, 2) fase menyajikan informasi, 3) fase penomoran, 4) fase pengajuan pertanyaan, 5) fase berfikir bersama, 6) fase pemberian jawaban atau evaluasi, dan 7) fase memberikan penghargaan.Kata kunci: model pembelajaran kooperatif tipe NHT, hasil belajar, hubungan antar sudut.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PECAHAN DI KELAS VII A SMP NEGERI 5 SIGI S. Mandor, Ramtisia; Jaeng, Maxinus; Sudarman, Sudarman
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.945 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tentang penerapan model pem­belajaran quantum teaching yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pecahan di Kelas VII SMP Negeri 5 Sigi. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, yakni perencanaan, tindakan dan observasi, serta refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 5 Sigi yang berjumlah 22 siswa dan dipilih empat siswa sebagai informan. Kriteria keberhasilan tindakan pada penelitian ini yaitu: 1) data hasil aktivitas guru dalam pelaksanaan fase-fase pembelajaran quantum teaching pada lembar observasi minimal berkategori baik, 2) data hasil aktivitas siswa dalam pelaksanaan fase-fase pembe lajaran quantum teaching pada lembar observasi minimal berkategori baik, 3) hasil belajar siswa dikatakan berhasil apabila adanya perubahan kemampuan dalam bidang kognitif setelah menerima pengalaman belajar pada siklus I dan II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran quantum teaching, hasil belajar siswa meningkat dari siklus I ke siklus II, lembar observasi aktivitas guru dan siswa berada pada kategori baik pada siklus I dan berada pada kategori sangat baik pada siklus II dengan mengikuti fase-fase model pembelajaran quantum teaching sebagai berikut: 1) tumbuhkan, 2) alami, 3) namai, 4) demonstrasikan, 5) ulangi, dan 6) rayakan.Kata kunci: quantum teaching, hasil belajar, pecahan
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT DAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG DI KELAS VII SMP NEGERI 14 PALU Muin, Mirnawati; Idris, Mustamin; Lefrida, Rita
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 4, No 03 (2017)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.377 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa pada materi operasi hitung bilangan bulat dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dan model pembelajaran langsung di kelas VII SMP Negeri 14 Palu. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu perbedaan hasil belajar siswa pada materi operasi hitung bilangan bulat dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dan model pembelajaran langsung di kelas VII SMP Negeri 14 Palu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen dengan rancangan penelitian menggunakan One-Shot Case Study Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 14 Palu yang terdaftar pada tahun ajaran 2016/2017 dan terdiri dari 10 kelas yang berjumlah 270 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling. Kelas yang menjadi sampel penelitian adalah siswa kelas VII Kenanga sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 27 orang dan siswa kelas VII Matahari sebagai kelas kontrol yang berjumlah 27 orang. Hasil analisis data diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen 72,63 dengan standar deviasi 15,27 dan kelas kontrol 63,58 dengan standar deviasi 13,89. Berdasarkan perhitungan uji hipotesis diperoleh thitung = 2,30 dan ttabel = 2,000 pada taraf signifikan 0,05, karena nilai thitung > ttabel, maka H1 diterima dan H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran langsung.  Kata Kunci: Model pembelajaran kooperatif tipe NHT, model pembelajaran langsung, hasil belajar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL DI KELAS VII SMP ISLAM TERPADU QURROTA’AYUN TAVANJUKA Verawati, Verawati; Hadjar, Ibnu; Amri, Baso
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.863 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pertidaksamaan linear satu variabel di kelas VII SMP Islam Terpadu Qurrota’ayun Tavanjuka. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Rancangan penelitian yang dilakukan mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri atas empat komponen, yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan (4) refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS hasil belajar siswa pada materi pertidaksamaan linear satu variabel meningkat sesuai kriteria keberhasilan tindakan, dengan mengikuti langkah-langkah model pembelajaran kooperatif tipe TSTS yaitu: (1) guru membagi kelompok, (2) guru memberikan sub pokok bahasan, (3) dua orang bertamu, (4) dua orang yang tinggal dalam kelompok, (5) tamu kembali ke kelompok mereka, (6) kelompok mencocokkan dan membahas hasil kerja mereka dan (7) masing-masing kelompok mempresentasikan hasil kerja mereka.Kata Kunci: kooperatif  tipe TSTS, hasil belajar,  pertidaksamaan linear satu variabel
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII D SMP NEGERI 7 PALU PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS Oktariani, Dewi; Bakri, Bakri; Murdiana, I Nyoman
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 4, No 03 (2017)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.018 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII D SMP Negeri 7 Palu pada materi persamaan garis lurus. Jenis peneilitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Rancangan penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc.Taggart yang terdiri atas empat komponen, yaitu: 1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) pengamatan dan 4) refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII D SMP Negeri 7 Palu berjumlah 20 orang yang terdaftar pada tahun ajaran 2016/2017 dan dipilih tiga orang sebagai informan. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data aktifitas guru dalam mengola pembelajaran, data aktifitas siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran, data hasil tes awal dan data hasil tes akhir tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif  tipe STAD yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi persamaan garis lurus, dengan mengikuti tahap-tahap berikut: 1) penyampaian tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa, 2) penyampaian informasi, 3) mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok belajar, 4) membimbing kelompok dalam bekerja dan belajar, 5) evaluasi (tes individual) dan 6) penghargaan kelompok.Kata kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD, Hasil Belajar, Persamaan Garis Lurus.
PENERAPAN METODE PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS DI KELAS VIII SMP NEGERI 9 PALU Suwitra, I Ketut Catur; Murdiana, I Nyoman; Sugita, Gandung
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 3, No 4 (2016)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.482 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan metode penemuan terbimbing yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Teorema Pythagoras di kelas VIII B SMP Negeri 9 Palu. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Palu. Desain penelitian ini mengacu pada model Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari empat komponen, yaitu (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan tindakan, (3) Observasi, dan (4) Refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode penemuan terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Palu pada materi Teorema Pythagoras melalui langkah-langkah sebagai berikut: (1) perumusan masalah, guru memberikan informasi pokok-pokok materi dan memberikan LKS kepada siswa; (2) pemrosesan data dan penyusunan konjektur, siswa mengamati, menalar dan mencoba mengerjakan LKS secara berkelompok serta menyusun konjektur dari LKS yang dikerjakan; (3) pemeriksaan konjektur, guru memeriksa hasil konjektur siswa dan memberikan alasan terhadap konjektur siswa yang melakukan kesalahan; (4) verbalisasi konjektur, siswa mempresentasikan hasil kerja kelompoknya di depan kelas; dan (5) umpan balik, guru memberikan soal latihan kepada siswa.Kata Kunci; metode penemuan terbimbing, hasil belajar, Teorema Pythagoras.
ANALISIS PENYELESAIAN SOAL TINGKAT TINGGI PADA MATERI LUAS PERMUKAAN DAN VOLUME PRISMA OLEH SISWA KELAS IX SMP NEGERI 4 PALU Geofana, Jeane; Mallo, Bakri; Ismaimuza, Dasa
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 4, No 4 (2017)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.833 KB)

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan deskripsi hasil analisis proses penyelesaian soal tingkat tinggi siswa kelas IX SMP Negeri 4 Palu pada materi luas permukaan dan volume prisma. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 4 Palu dan dipilih 1 orang siswa kelas IX SMP Negeri 4 Palu yang berkemampuan tinggi sebagai informan. Pemilihan subjek ini berdasarkan diskusi peneliti bersama guru matematika mengenai siswa yang memiliki kemampuan matematika tinggi dan mampu berkomunikasi dengan baik. Data dikumpulkan dengan metode tes, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam menyelesaikan soal luas permukaan dan volume prisma untuk soal C4 (menganalisis), siswa mampu menggunakan konsep apa yang diketahui, siswa mampu  menghubungkan masalah yang terdapat pada soal dengan materi luas permukaan dan volume prisma, siswa mengetahui rumus luas permukaan prisma, siswa menuliskan rumus luas permukaan prisma dengan tepat dan mampu membedakan unsur-unsur prisma serta simbolnya. Dalam soal C5 (sintesis) siswa mampu menggunakan apa yang diketahuinya, siswa mampu mengaitkan  hubungan antara luas permukaan dan volume prisma serta unsur-unsur prisma serta siswa mampu membedakan unsur-unsur prisma serta simbolnya prisma dengan benar.Kata Kunci: Penyelesaian Soal, Soal Tingkat Tinggi, Luas Permukaan dan Volume Prisma.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI OPERASI HITUNG BENTUK ALJABAR DI KELAS VII A SMP KRISTEN BALA KESELAMATAN PALU Riska, Riska; Hadjar, Ibnu; Idris, Mustamin
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.195 KB)

Abstract

Abstrak:Tujuan utama penelitan ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa pada materi operasi hitung bentuk aljabar di kelas VII A SMP Kristen Bala Keselamatan  Palu. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang mengacu pada rancangan penelitian oleh Kemmis dan  Mc. Teggart yang terdiri atas: 1) perencanaan tindakan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) pengamatan tindakan, dan 4) refleksi tindakan. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII A sebanyak 28 orang, dan dipilih 3 orang siswa sebagai informan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi operasi hitung bentuk aljabar di kelas VII A SMP Kristen Bala Keselamatan Palu, dengan mengikuti tahap-tahap sebagai berikut: (1) menyampaikan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa, (2) menyajikan materi operasi hitung bentuk aljabar, (3) mengorganisasikan siswa kedalam kelompok belajar, (4) membimbing siswa dalam menyelesaikan LKS, (5) memberikan tes, dan (6) memberikan penghargaan.Kata Kunci: Kooperatif STAD, hasil belajar, operasi hitung bentuk aljabar.  Abstract:The main purpose of this research is to describe the application model
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LUAS PERMUKAAN DAN VOLUME KUBUS DAN BALOK DI KELAS VIII SMP NEGERI 16 PALU Khaeri, Fathul; Mallo, Bakri; Hamid, Abd.
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 2, No 3 (2015)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.038 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran reciprocal teaching dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi luas permukaan dan volume kubus dan balok di kelas VIII SMP Negeri 16 Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang mengacu pada desain Kemmis dan Mc. Teggart dengan menerapkan 4  komponen dan dua siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, wawancara dan catatan lapangan serta dianalisis dengan mereduksi data, menyajikan data dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran reciprocal teaching dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 16 Palu mengikuti fase-fase yaitu: (1) menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa, (2) mengontrol hasil ringkasan siswa, (3) membimbing siswa untuk diskusi dan tanya jawab, (4) menyajikan informasi, (5) memberikan penghargaan, (6) membagikan modul yang disertai tugas mandiri siswa.Kata Kunci: reciprocal teaching, hasil belajar, luas permukaan dan volume kubus dan balok
IDENTIFIKASI KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMPN MODEL TERPADU MADANI PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL Astuti, Yeni; Bennu, Sudarman; Paloloang, Baharuddin
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 5, No 3 (2018)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.235 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh hasil identifikasi kemampuan literasi matematika siswa kelas VIII SMPN Model Terpadu Madani pada materi aritmatika sosial. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII Taufik Ismail SMPN Model Terpadu Madani yang berkemampuan matematika rendah, sedang dan tinggi. Data dikumpulkan dengan metode tes dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa subjek berkemampuan matematika rendah (MA) mencapai level 1 kemampuan literasi matematika, yaitu  subjek dapat menjawab pertanyaan dengan konteks yang dikenal serta semua informasi yang relevan tersedia dengan pertanyaan yang jelas. Mengidentifikasi informasi, dan melakukan cara-cara yang umum berdasarkan instruksi yang jelas. Subjek juga dapat menunjukan suatu tindakan sesuai dengan stimulasi yang diberikan. Subjek berkemampuan matematika sedang (CM) mencapai level 2 kemampuan literasi matematika, yaitu subjek dapat menafsirkan dan mengenali situasi dengan konteks yang memerlukan kesimpulan langsung. Subjek mampu memilah informasi yang relevan dari sumber tunggal, dan menggunakan cara penyajian tunggal, mengerjakan algoritma dasar, menggunakan rumus, melaksanakan prosedur, atau kesepakatan. Subjek juga dapat memberi alasan secara tepat dari hasil penyelasaiannya. Subjek berkemampuan matematika tinggi (GA) mencapai level 3 kemampuan literasi matematika, yaitu dapat melaksanakan prosedur dengan jelas termasuk prosedur yang memerlukan keputusan secara berurutan. Mampu memecahkan masalah dan menerapkan strategi yang sederhana.  Subjek dapat menafsirkan dan menggunakan representasi berdasarkan sumber informasi yang berbeda dan mengemukakannya secara langsung. Kata Kunci: Kemampuan Literasi, Aritmatika Sosial, literasi matematika