cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako
Published by Universitas Tadulako
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 242 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PAIR CHECK DAN KEMAMPUAN AWAL PADA HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI MIA MAN 1 PALU Maisyarah, Maisyarah; Idris, Mustamin; Jaeng, Maxinus
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 5, No 4 (2018): Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.718 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Memperoleh pengaruh model pembelajaran pair check terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI MIA MAN 1 Palu, (2) Memperoleh perbedaan hasil belajar antara siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi yang diajar dengan model pembelajaran pair check dan yang diajar dengan model pembelajaran langsung, (3) Memperoleh perbedaan hasil belajar antara siswa yang memiliki kemampuan awal rendah yang diajar dengan model pembelajaran pair check dan yang diajar dengan model pembelajaran langsung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu, dengan rancangan penelitian menggunakan desain faktorial 2×2. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA MAN 1 Palu yang terdaftar pada tahun ajaran 2017/2018, yang tersebar dalam empat kelas sebanyak 156 siswa. ­Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling, kelas yang menjadi sampel penelitian adalah kelas XI MIA 1 dan XI MIA 3. Hasil perhitungan dengan ANAVA satu jalur pada taraf signifikan 0,05: (1) Hipotesis 1 diperoleh Fhitung = 763,44 dan Ftabel = 3,96, karena nilai Fhitung > Ftabel, maka H0 ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran pair check terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI MIA MAN 1 Palu. (2) Hipotesis 2 diperoleh Fhitung = 5,02 dan Ftabel = 4,18, karena nilai Fhitung > Ftabel, maka H0 ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi yang diajar dengan model pembelajaran pair check dan yang diajar dengan model pembelajaran langsung. (3) Hipotesis 3 diperoleh Fhitung = 1,095 dan Ftabel = 4,18, karena nilai Fhitung < Ftabel, maka H0 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang memiliki kemampuan awal rendah yang diajar dengan model pembelajaran pair check dan yang diajar dengan model pembelajaran langsung. Kata Kunci:             Model pembelajaran pair check; model pembelajaran langsung; kemampuan awal; hasil belajar matematika.
PENERAPAN PENDEKATAN SCIENTIFIC UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (SPLDV) DI KELAS VIIIc SMP NEGERI 19 PALU Ulfiani, Ulfiani; Hamid, Abd; Linawati, Linawati
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 5, No 4 (2018): Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.269 KB)

Abstract

Abstrak: Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar matematika siswa pada materi SPLDV. Satu diantara cara untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi SPLDV dengan melaksanakan pembelajaran penerapan pendekatan scientific. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Rancangan penelitian ini mengacu pada desain penelitian tindakan kelas (PTK) Kemmis dan Mc. Taggart yakni (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan (4) refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan scientific dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi SPLDV di kelas VIIIc SMP Negeri 19 Palu melalui langkah-langkah pendekatan scientific sebagai berikut: (1) Mengamati (Observing), siswa mengamati permasalahan yang diberikan, (2) Menanya (Questioning), siswa menanyakan hal-hal yang belum dipahami, dan (3) Menalar (Associating), siswa menyimpulkan materi yang dipelajari, (4) Membentuk jejaring (Networking), siswa mempresentasikan hasil diskusi, (5) Mencoba (Experimenting), siswa mengerjakan latihan soal.Kata Kunci: Pendekatan Scientific; Hasil Belajar; SPLDV
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI HISTOGRAM DAN POLIGON FREKUENSI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS XC KEPERAWATAN SMK NUSANTARA PALU Wijayasari, Windy; Awuy, Evie; Ismaimuza, Dasa
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 5, No 4 (2018): Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.739 KB)

Abstract

 Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi histogram dan poligon frekuensi di kelas XC Keperawatan SMK Nusantara Palu. Jenis penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan dan observasi, dan 3) refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ialah siswa kelas XC Keperawatan SMK Nusantara Palu pada tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 25 siswa, 22 siswa perempuan dan 3 siswa laki-laki. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, tes, wawancara, dan catatan lapangan. Pada siklus I banyaknya siswa yang tuntas yakni 18 siswa dengan persentase ketuntasan 72% dan pada siklus II banyak siswa yang tuntas yakni 19 siswa dengan persentase ketuntasan 76%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan model Problem Based Learnig (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XC Keperawatan SMK Nusantara Palu, dengan mengikuti fase-fase PBL yaitu : 1) orientasi siswa pada masalah materi statistika khususnya histogram dan poligon frekuensi serta ogive, 2) mengorganisasikan siswa untuk belajar dengan membentuk kelompok belajar secara koperatif, 3) membimbinng penyelidikan siswa secara mandiri maupun kelompok, 4) mengembangkan dan menyajikan hasil karya, dan 5) menganalisis dan mengevaluasi pemecahan masalah.Kata kunci : Model Problem Based Learning (PBL), Hasil Belajar, Histogram dan Poligon Frekuensi. 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BENTUK ALJABAR DI KELAS VII A SMP NEGERI 11 PALU Putra, Abdur Rahim Catur; Tandiayuk, Marinus Barra; Sugita, Gandung
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 5, No 4 (2018): Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.895 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang penerapan model pembelajaran Quantum Teaching yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar di kelas VIIA SMP Negeri 11 Palu. Jenis penelitian ini ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengacu pada model desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yakni perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 24 siswa di kelas VIIA SMP Negeri 11 Palu dan dipilih 3 siswa sebagai informan. Penerapan model pembelajaran Quantum Teaching melalui 6 fase, yaitu: (1) fase tumbuhkan, peneliti menumbuhkan keinginan siswa untuk belajar dengan memberikan motivasi kepada siswa untuk mempelajari materi penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar; (2) fase alami, peneliti memberikan kesempatan pada siswa mengerjakan LKPD sesuai pengalamannya, kemudian siswa mengamati video pembelajaran yang menayangkan penerapan konsep materi dalam kehidupan sehari-hari; (3) fase namai, peneliti meminta siswa mencoba menjelaskan, melakukan operasi dan menyelesaikan masalah kontekstual penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar; (4) fase demonstrasikan, peneliti memilih perwakilan kelompok untuk menunjukkan hasil diskusinya dan memberikan kesempatan kelompok lain untuk menanggapi; (5) fase ulangi, peneliti mengarahkan siswa untuk menyimpulkan dan mengulangi kembali inti materi yang telah dipahami; dan (6) fase rayakan, peneliti memberikan penghargaan berupa hadiah pada kelompok berdasarkan peringkat terbaik. Hasil penelitian ini yaitu melalui penerapan model pembelajaran Quantum Teaching, hasil belajar siswa meningkat dari siklus 1 sebesar 47,62% ke siklus 2 sebesar 77,27%, lembar observasi aktivitas guru dan siswa mengalami peningkatan dengan mengikuti fase-fase model pembelajaran Quantum Teaching, yaitu siklus 1 berkategori baik dan siklus 2 berkategori sangat baik.Kata kunci: Quantum Teaching, hasil belajar, penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar.
PENERAPAN LANGKAH-LANGKAH PEMECAHAN MASALAH POLYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SOAL CERITA KELILING DAN LUAS PERSEGI PANJANG DI KELAS VII A SMP NEGERI 19 PALU Mufidah, Mufidah; Bakri, Bakri; Lefrida, Rita
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 5, No 4 (2018): Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.554 KB)

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan langkah-langkah pemecahan masalah menurut Polya untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi soal cerita keliling dan luas persegi panjang di kelas VII A SMP Negeri 19 Palu. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengacu pada desain penelitian yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari empat komponen, yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) observasi dan 4) refleksi. Penelitian dengan langkah-langkah pemecahan masalah menurut Polya ini terdiri atas empat langkah, yaitu (1) memahami masalah, (2) membuat perencanaan, (3) melaksanakan perencanaan, (4) melakukan pengecekan kembali. Pada langkah I siswa menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan dari soal dengan memahami isi dari soal tersebut; pada langkah II siswa membuat rencana yang akan digunakan dalam menyelesaikan soal seperti menentukan rumus yang sesuai; pada langkah III siswa melaksanakan apa yang sudah direncanakan dari tahap sebelumnya dan siap melakukan perhitungan dengan segala macam data yang diperlukan termasuk konsep dan rumus yang sesuai; pada langkah IV siswa mengecek kembali hasil yang mereka peroleh dari tahap melaksanakan perencanaan dan selanjutnya membuat kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan peningakatan pada ketuntasan belajar klasikal dari  menjadi  pada siklus I. Pada siklus II menjadi  dan diperoleh peningkatan aktivitas siswa dan aktivitas guru dari siklus I ke siklus II dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan langkah-langkah pemecahan masalah menurut Polya dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal cerita keliling dan luas persegi panjang di kelas VII A SMP Negeri 19 Palu.Kata kunci: Langkah-Langkah Pemecahan Masalah Polya, Hasil Belajar, Soal Cerita, Persegi Panjang.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LUAS PERMUKAAN SERTA VOLUME KUBUS DAN BALOK DI KELAS VIII F SMP NEGERI 7 PALU Widyawati, Fini; Hadjar, Ibnu; Rochaminah, Sutji
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 5, No 4 (2018): Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.296 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi luas permukaan dan volume kubus dan balok di kelas VIII F SMP Negeri 7 Palu.  Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc.Taggart yakni perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi luas permukaan dan volume kubus dan balok mengikuti fase-fase, yaitu: 1) menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa, peneliti menyampaikan tujuan pembelajaran secara lisan dan mempersiapkan siswa untuk belajar, 2) menyajikan informasi, peneliti memberikan motivasi dengan menekankan bahwa materi yang akan dipelajari sangat penting, menjelaskan cara kerja tongkat serta instrumen musik dan menginformasikan tentang materi yang dipelajari, 3) mengorganisir siswa ke dalam tim-tim belajar, peneliti membentuk empat kelompok belajar yang terdiri dari empat siswa setiap kelompok, 4) Membantu kerja tim dan belajar, peneliti membagikan LKS pada tiap-tiap kelompok beserta alat peraga yang terbuat dari bahan karton, menjelaskan cara kerja LKS dan menegaskan untuk saling bekerja sama dengan teman-teman kelompoknya, 5) mengevaluasi, peneliti menjalankan tongkat secara estafet dengan bantuan instrumen musik dan memberikan pertanyaan kepada siswa pemegang tongkat saat musik diberhetikan. Setelah siswa pemegang tongkat selesai menjawab pertanyaan yang diberikan, siswa pemegang tongkat mempersentasikan hasil jawabannya. Kemudian, peneliti meminta tanggapan siswa lain terhadap jawaban siswa pemegang tongkat yang dituliskan di papan tulis dan peneliti bersama siswa membuat kesimpulan dan 6) memberikan pengakuan atau penghargaan, peneliti memberikan penghargaan kepada kelompok terbaik berupa pujian dan hadiah yang sudah disiapkan.Kata kunci: Model pembelajaran kooperatif tipe talking stick, hasil belajar, luas permukaan serta volume kubus dan balok.
PENERAPAN METODE PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI INTEGRAL TAK TENTU FUNGSI ALAJABAR SISWA KELAS XII KEPERAWATAN SMK NEGERI 4 PALU Muhaimin, Muhaimin; Sukayasa, Sukayasa; Sudarman, Sudarman
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 5, No 4 (2018): Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.017 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan metode penemuan terbimbing yang dapat meningkatkan hasil belajar pada materi integral tak tentu fungsi bentuk aljabar siswa kelas XII keperawatan SMK Negeri 4 Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Rancangan penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Penerapan metode penemuan terbimbing yang dapat meningkatkan hasil belajar pada materi integral tak tentu fungsi bentuk aljabar siswa kelas XII keperawatan SMK Negeri 4 Palu dengan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut: 1) perumusan masalah, 2) pemrosesan data dan penyusunan konjektur, 3) pemeriksaan konjektur, 4) verbalisasi konjektur, dan 5) umpan balik. Kata kunci: penemuan terbimbing, hasil belajar, Integral tak tentu fungsi aljabar
PENERAPAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK PADA MATERI TRANSFORMASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS IXA SMPN 1 TANANTOVEA Tunnisa, Magfirah; Rizal, Muh; Karniman, Tegoeh S
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 5, No 4 (2018): Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.068 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi tentang penerapan pendekatan pendidikan matematika realistik yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi transformasi di kelas IXA SMPN 1 Tanantovea. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Rancangan penelitian mengacu pada desain Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari empat komponen, yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan  tindakan, (3) observasi dan (4) refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IXA SMPN 1 Tanantovea yang berjumlah 22 orang siswa dan dipilih tiga siswa sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan pendekatan pendidikan matematika realistik, hasil belajar siswa meningkat dengan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut: (1) memahami masalah kontekstual, guru menyajikan masalah kontekstual dalam LKS dan siswa berdiskusi dalam kelompoknya untuk memahami masalah yang diberikan oleh guru, (2) menyelesaikan masalah, setiap kelompok bekerja sama dalam menyelesaikan masalah mengikuti langkah-langkah pengerjaan di LKS dan membuat kesimpulan jawaban dari setiap masalah yang diberikan, (3) membandingkan dan mendiskusikan jawaban, masing-masing perwakilan kelompok secara bergiliran mempresentasikan jawaban dari masalah yang ditentukan oleh guru dan anggota kelompok lainnya membandingkan jawaban yang mereka peroleh dengan jawaban yang dipresentasikan oleh kelompok penyaji, dan (4) menyimpulkan, siswa menyimpulkan materi yang telah dipelajari dibawah bimbingan oleh guru.Kata Kunci: Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik, Hasil Belajar, Transformasi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBANTUAN ALAT PERAGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LUAS PERMUKAAN DAN VOLUME KUBUS SERTA BALOK DI KELAS VIIIA SMPN 3 TINOMBO SELATAN Nurvita, Nurvita; Hasbi, Muh; Murdiana, I Nyoman
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 5, No 4 (2018): Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.466 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi luas permukaan dan volume kubus serta balok di kelas VIIIA SMPN 3 Tinombo Selatan melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan alat peraga. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Desain penelitian yang dilakukan mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari empat komponen, yaitu (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIIIA SMPN 3 Tinombo Selatan.Dari subjek penelitian tersebut dipilih 3 orang informan dengan kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan data kuantitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, tes, wawancara dan catatan lapangan. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan alat peraga dapat meningkatkan hasil belajar siswa  dengan mengikuti tahap-tahap model pembelajaran kooperatif tipe STAD, yakni:  (1) penyajian kelas, (2) mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok belajar, (3) membimbing siswa belajar dan bekerja, (4) tes individual, dan (5) pemberian penghargaan.Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD, Alat Peraga, Hasil Belajar, Luas Permukaan Kubus dan Balok, Volume Kubus dan Balok.
PENGARUH KREATIVITAS GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMK NEGERI 6 PALU Mardatillah, Mardatillah; Paloloang, Baharuddin; Bakri, Bakri
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.651 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh yang signifikan antara kreativitas guru terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas X SMK Negeri 6 Palu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMK Negeri 6 Palu sebanyak 317 orang siswa yang terdiridari 10 kelas. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan proportional random sampling, sampel dalam penelitian ini terdiri dari 63 siswa kelas X SMK Negeri 6 Palu tahun ajaran 2017/2018. Hasil pengujian hipotesis penelitian dengan menggunakan uji determinasi (R2) diperoleh nilai KP sebesar 0,0479% yang menunjukkan bahwa, pengaruh kreativitas guru terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas X SMK Negeri 6 Palu sebesar = 0,0479% yang signifikan (lemah)Maka dengan demikian Hipotesis H1diterima dan H0ditolak atau terdapat pengaruh kreativitas guru terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas X SMK Negeri 6 Palu.         Kata Kunci: Kreativitas Guru, Prestasi belajar.