cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 23883011     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 678 Documents
ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI USAHATANI JAGUNG DI DESA BULUPOUNTU JAYA KECAMATAN SIGI BIROMARU Rauf, Rustam Abd.
AGROTEKBIS Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung (Zea mays) merupakan salah satu komoditas strategis dalam perekonomian Indonesia karena merupakan bahan makanan penghasil karbohidrat kedua setelah padi. Program swasembada jagung yang dicanangkan oleh pemerintah membutuhkan kerjasama yang baik dari petani maupun pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengaruh faktor-faktor produksi terhadap jumlah produksi jagung, serta untuk menganalisis tingkat efisiensi penggunaan faktor produksi dalam usahatani jagung di Desa Bulupountu Jaya Kecamatan  Sigi Biromaru. Metode penentuan responden dilakukan dengan metode acak sederhana dengan teknik pengambilan sampel secara sampel acak. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi Cobb-Douglas dan Analisis Efisiensi Harga.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa variabel luas lahan (X1), bibit (X2), pupuk (X3) dan tenaga kerja (X4) berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah produksi jagung.Nilai efisiensi harga masing-masing input produksi dan nilai t hit> 1, ini menunjukkan bahwa efisiensi yang maksimal belum tercapai, sehingga penggunaan faktor produksi perlu ditambahkan agar mencapai kondisi yang efisien.
ANALISIS PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI BAWANG MERAH LOKAL TINOMBO DI DESA LOMBOK KECAMATAN TINOMBO KABUPATEN PARIGI MOUTONG Andriyani, Wiwid
AGROTEKBIS Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar pengaruh luas lahan, benih, dan tenaga kerja terhadap produksi bawang merah lokal Tinombo di Desa Lombok Kecamatan Tinombo Kabupaten Parigi Moutongdan besar pendapatan usahatani bawang merah lokal Tinombo di Desa Lombok Kecamatan Tinombo Kabupaten Parigi Moutong.  Responden yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 30 responden yang berusahatani bawang merah lokal Tinombo dengan menggunakan Metode Sampel Acak Sederhana (Simple Random Sampling).  Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan (bersama-sama) faktor luas lahan (X1), benih (X2),dan tenaga kerja (X3) berpengaruh sangat nyata terhadap produksi usahatani Bawang Merah Lokal Tinombo, dengan nilai F-hitung > F-tabel (67,00>1,311 ) pada tingkat α 0,20 %.Hasil pengujian t-test menunjukan bahwa luas lahan berpengaruh  nyata dengan t-hitung > t-tabel (1,32>1,311), benih berpengaruh nyata dengan t-hitung > t-tabel (1,55>1,311), dan tenaga kerja berpengaruh nyata dengan t-hitung > t-tabel (1,63>1,311) masing-masing pada tingkat α 0,20%.Hasil analisis pendapatan menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan petani responden Bawang Merah Lokal Tinombo di Desa Lombok dalam satu musim tanam sebesar Rp 6.867.558,33 ha atau Rp 8.957.684,78 ha.
PENGEMBANGAN STRATEGI USAHA TAMBAK UDANG WINDU PADA KELOMPOK TANI POGOYUMAN DI DESA KANTANAN KECAMATAN BOKAT KABUPATEN BUOL Ismail, Sriyanti A.; Yantu, M.R.; Howara, Dafina
AGROTEKBIS Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pendapatan usaha tambak udang windu pada kelompok tani pogoyuman di Desa Kantanan Kecamatan Bokat kabupaten Buol, menganalisis pengembangan strategi usaha tambak udang windu windu pada kelompok tani pogoyuman di Desa Kantanan Kecamatan Bokat Kabupaten Buol. Penelitian ini dilaksanakan pada usaha tambak udang windu pada kelompok tani pogoyuman di Desa Kantanan Kecamatan Bokat kabupaten Buol. Penentuan responden dalam penelitian ini dilakukan dengan metode sensus terhadap seluruh petani usaha tambak udang windu sebanyak 24 orang. Analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan dan SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah penerimaan usaha tambak udang windu perluas lahan sebesar Rp 797.895.000 dengan total biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 229.523.434 dengan hasil pendapatan rata-rata yang diperoleh petambak udang windu di Desa Kantanan Kecamatan Bokat Kabupaten Buol adalah Rp 42.809.101, dan hasil penentuan sampel bobot dan rating ditentukan melalui metode obyektif (presepsi responden), hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa posisi strategi yang digunakan usaha tambak udang windu di Desa Kantanan Kecamatan Bokat Kabupaten Buol berada pada kuadran I (agresif). Posisi kuadran pertama ini menggambarkan situasi yang sangat menguntungkan bagi usaha tambak udang windu dalam pengembangan usaha. Usaha tambak udang windu memiliki kekuatan dan peluang yang sangat menguntungkan, sehingga usaha dapat menggunakan strategi SO.
KINERJA KEUANGAN INDUSTRI RUMAH TANGGA KACANG GOYANG PRIMA JAYA DI KOTA PALU N., Nurjanah
AGROTEKBIS Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja perusahaan menggambarkan kondisi keuangan suatu perusahaan. Artinya. prestasi kerja perusahaan dalam suatu periode dapat dilihat dengan menggunakan analisis keuangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kinerja keuangan  pada industri rumah tangga  Kacang Goyang “Prima Jaya.  Responden  dalam  penelitian ini adalah pimpinan industri rumah tangga kacang goyang “Prima Jaya”. Analisis yang digunakan adalah analisis rasio keuangan yang terdiri atas Likiuditas, Solvabilitas dan Rentabilitas. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan,  kinerja keuangan Industri rumah tangga kacang goyang “Prima Jaya” tergolong sehat atau dapat dikatakan Industri yang cukup  baik dalam mengelola kinerja keuangannya. Ditinjau dari rasio likuiditas  antara lain current ratio Tahun 2011 sebesar 0% dan Tahun 2012  sebesar   24%,   quick  ratio Tahun  2011 sebesar 0% dan Tahun 2012  sebesar 20%,  cash ratio Tahun 2011 sebesar 0% dan Tahun 2012 sebesar 16%.  Rasio Solvabilitas antara lain total debt to total assets Tahun 2011 sebesar 20%,  Tahun  2012  sebesar   16%, ratio  debt  to  equity  ratio Tahun 2011 sebesar  15% ,  Tahun 2012 sebesar 12%.  Rasio  rentabilitas  antara lain return on investment Tahun 2011 sebesar 48%, Tahun 2012 sebesar 46% dan return on equity Tahun 2011 sebesar 15%, dan Tahun 2012 sebesar 14% .
VARIABILITAS SIFAT FISIKA TANAH DAN C-ORGANIK PADA LAHAN HUTAN DAN PERKEBUNAN KAKAO (Theobroma cacao L.) DI DESA SEJAHTERA KECAMATAN PALOLO KABUPATEN SIGI G Baso, Muh. Subair; Hasanah, Uswah; Monde, Anthon
AGROTEKBIS Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah merupakan salah satu faktor penting dalam produksi pertanian, karena tanah merupakan media tanam yang umum digunakan. konversi lahan hutan menjadi lahan pertanian oleh masyarakat disekitar hutan ataupun kawasan lindung masih terus berlangsung hingga sekarang ini.  Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret - Mei 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Variabilitas Sifat Fisika Tanah. Teknik pengambilan sampel tanah menggunakan metode purposive sampling, pengambilan sampel tanah utuh dengan menggunakan ring pada kedalaman kurang lebih 20 cm dari lapisan tanah bagian atas. Pada lahan hutan dilakukan pengambilan sampel tanah di tiga titik yang berbeda yang disesuaikan dengan kelerengan, sedangkan pada lahan kakao (Theobroma cacao L.) pengambilan sampel tanah dilakukan pada tiga tempat yang diulang sebanyak tiga kali. Masing-masing pengambilan sampel memiliki perbedaan tempat dan kelerengan. Berdasarkan hasil penelitian yaitu Pada lahan kakao dengan lereng 21-30 % dan ≤18 % bertekstur lempung berdebu, sedangkan pada lahan kakao dengan lereng 18-20 % bertekstur lempung berliat. Pada lahan hutan dengan lereng  ≥30 %, 18-30 %, dan ≤18 % bertekstur lempung berpasir.Pada lahan kakao dengan lereng ≤18 % memiliki bulk density tertinggi dibandingkan dengan lahan hutan. Pada lahan kakao dengan lereng 21-30 % dan ≤18 % porositasnya tergolong kurang baik, sedangkan pada lereng 18-20 % porositasnya tergolong baik. Pada lahan hutan lereng ≥30 %, 18-30 % dan  ≤18 % porositasnya tergolong baik.Pada lahan hutan dengan lereng ≥30 % memiliki C organik yang tinggi. Pada lahan kakao dengan lereng 18-20 % memiliki kondisi air jenuh tinggi.Pada lahan hutan dengan lereng ≥30 %, 18-30 %, dan ≤18 % memiliki permeabilitas yang sedang dan yang terdapat pada lahan kakao dengan lereng 21-30 % memiliki permeabilitas agak lambat.
POTENSI Trichoderma sp. DALAM MENGENDALIKAN PENYAKIT VASCULAR STREAK DIEBACK (Oncobasidium theobroma) PADA TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao) H., Herman; Lakani, Irwan; Yunus, Moh.
AGROTEKBIS Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kemampuan antagonis Trichoderma sp. dalam mengendalikan Oncobasidium theobromae penyebab penyakit VSD  (Vascular Streak dieback)  pada tanaman kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Hama dan  Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Pada bulan  Oktober - Desember 2013. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan diulang sebanyak 6 kali sehingga terdapat 18 unit percobaan.  Pada perlakuan ini digunakan 3 isolat Trichoderma sp. yaitu,isolat Astra A, Isolat Astra B berasal dari PT Astra dan isolat Untad dari laboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Tadulako.  Variabel yangdiamati adalah pertumbuhan koloni jamur O. theobromae dan Trichoderma sp., setiap 2 hari selama 8 hari. Pengukuran dilakukan terhadap: a. Jari-jari koloni O. theobromae yang tumbuh menjauhi Trichoderma sp (R1) dan yang mendekati jamur Trichoderma sp. (R2). b. Daya hambat jamur Trichoderma sp. Data yang diperoleh jari-jari hifa O.theobromae tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan Trichoderma.sp. Daya hambat  ketiga  spesies Trichoderma menunjukkan pengaruh yang nyata selanjutnya dianalisis dengan Uji  BNJ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jamur Trichoderma isolat Untad lebih efektif untuk menekan pertumbuhan O.theobromae dengan persentase 85,78% disusul Trichoderma isolat Astra A dan Isolat Astra B dengan persentase 45,66% dan 30,58%.
KONSENTRASI MERKURI (Hg) DALAM TANAH DAN JARINGAN TANAMAN KANGKUNG (Ipomoea reptans) YANG DIBERI BOKASHI KIRINYU (Chromolaena odorata L.) PADA LIMBAH TAILING PENAMBANGAN EMAS POBOYA KOTA PALU Z., Zulfikah; Basir, Muhammad; B., Isrun
AGROTEKBIS Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merkuri merupakan logam berat bahan pencemar yang paling berbahaya. Salah atu sumber pencemaran unsur merkuri dalam tanah dapat berasal dari penambangan. Pembuangan tailinglangsung ke tanah tanpa perlakuan menyebabkan tanah tercemar sehingga terjadi akumulasi dalam tanah bahkan pada tanaman yang berada di sekitarnya.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui konsentrasi Merkuri (Hg) dalam tanah dan jaringan tanaman kangkung (Ipomoea reptans) akibat pemberian bokashi kirinyu (Chromolaena odorata L.) pada limbah tailing penambangan emas Poboya Kota Palu.Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 7 perlakuan dosis yaitu: kontrol (tanpa bokashi), bokashi dengan dosis 10 t ha-1, bokashi dengan dosis 20 t ha-1, bokashi dengan dosis 30 t ha-1, bokashi dengan dosis 40 t ha-1, bokashi dengan dosis 50 t ha-1, dan bokashi dengan dosis 60 t ha-1, masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga diperoleh 21 unit percobaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan merkuri pada limbah tailing tergolong kritis atau sangat tinggi yaitu 621,37 ppm. Konsentrasi normal merkuri dalam tanah 0,03 ppm dan konsentrasi kritis 0,3-0,5 ppm. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa, dengan pemberian bokashi kirinyu pada Limbah Tailing berpengaruh sangat nyata terhadap konsentrasi merkuri dalam tanah dan jaringan tanaman serta reaksi tanah atau pH tanah, C-Organik dan Kapasitas Tukar Kation (KTK).
PENGARUH PERSENTASE NAUNGAN DAN DOSIS PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SELEDRI (Apium graveolens L.) Arlingga, Buyung; Syakur, Abd
AGROTEKBIS Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman seledri merupakan salah satu jenis tanaman yang membutuhkan suhu dan kelembaban yang optimal dalam proses pertumbuhannya, untuk menciptakan kondisi suhu dan kelembaban yang optimal bagi pertumbuhan tanaman seledri maka salah satu cara yang dapat dipakai adalah dengan penggunaan naungan. Demikian pula pemberian pupuk organik cair dimaksudkan mencukupi kebutuhan hara tanaman seledri. Sejalan dengan hal tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persentase naungan dan dosis pupuk organik cair terhadap pertumbuhan tanaman seledri (Apium graveolens L.). dilaksanakan di Desa Vou, Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. Dari 21 September 2013 sampai tanggal 02 November 2013. Merupakan penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) pola faktorial terdiri dari dua faktor. Faktor pertama persentase naungan (N) terdiri dari 3 (tiga) taraf, kemudian faktor kedua dosis pupuk organik cair (C) terdiri dari 4 (empat) taraf. Dengan demikian terdapat 12 kombinasi perlakuan, setiap perlakuan diulang 3 kali,  sehingga terdapat 36 satuan percobaan. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), jumlah anakan, bobot segar dan bobot kering kemudian mengukur rata-rata suhu udara harian. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis keragaman (uji F 1% dan F 5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara kedua perlakuan. Pada peubah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan dan bobot kering diperoleh persentase naungan berpengaruh nyata. Kemudian pada pengamatan bobot basah perlakuan naungan berpengaruh sangat nyata, begitupula dengan dosis pupuk organik cair berpengaruh sangat nyata terhadap bobot basah. Pada penelitian ini naungan 30% merupakan kondisi yang optimal karena mendapat penyinaran yang sesuai.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA KACANG GOYANG PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA PRIMA JAYA DI KOTA PALU Irawan, Dedi
AGROTEKBIS Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  strategi pengembangan  usaha kacang goyang pada industri rumah tangga “Prima Jaya”. Jumlah responden sebanyak  6 orang yang dipilih pihak internal yaitu 1 orang pimpinan dan 2 orang tenaga kerja dari industri rumah tangga “Prima Jaya”, serta dari pihak eksternal yaitu 1 orang pegawai dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta 2 orang  konsumen  pada  industri  rumah tangga “Prima Jaya”. Data  dianalisis  secara  deskriptif dengan menggunakan alat analisis SWOT yang merupakan  analisis kualitatif yang dilaksanakan dengan mengkaji faktor-faktor internal dan eksternal. Analisis kuantitatif  untuk  perumusan strategi terdiri dari dua tahap, yaitu tahap pemasukan digunakan  matriks IFE (Internal Factors Evaluation)  dan  matriks  EFE  (External Factors  Evaluatian), dan tahap  pemaduan  digunakan   matriks  SWOT   (Strength, Weakness, Opportunities, Threats). Total nilai yang diperoleh dari Tabel IFE yaitu yaitu sebesar 3,15 dengan skor kekuatan 2,41 atau 76.53%  dan skor kelemahan sebesar 0.74 atau 23,47% dan total nilai yang diperoleh dari Tabel EFE yaitu sebesar 3,13 dengan skor peluang 2,70 atau 86,24% dan skor ancaman sebesar 0,43 atau 13,76%. Analisis SWOT menggambarkan bahwa industri rumah tangga kacang goyang “Prima Jaya” berada pada posisi kuadran I (satu).Hal ini menggambarkan situasi yang sangat menguntungkan bagi industri rumah tangga kacang goyang “Prima Jaya” untuk lebih mengembangkan usahanya.
ANALISIS PENDAPATAN DAN KARAKTERISTRIK USAHA BAWANG GORENG PADA UMKM AMALIA DI DESA BOLUPOUNTU JAYA KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI Rauf, Abd.
AGROTEKBIS Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu komoditas unggulan hortikultura Sulawesi Tengah, usahatani bawang merah lokal Palu sudah dimulai sejak puluhan tahun yang lalu terutama disekitar Lembah Palu termasuk Kabupaten Sigi. Produk bawang goreng lokal Palu sudah  dikenal dan banyak diminati masyakat Sulawesi Tengah maupun luar daerah  karena memiliki cita rasa tersendiri sehingga produk ini berbeda dengan bawang goreng hasil daerah lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik Usaha dan Pendapatan Bawang Goreng pada UMKM Amalia di Desa Bolupountu Jaya Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (Purposive),dengan pertimbangan bahwa UMKM Amalia ini merupakan penghasil produk bawang goreng di Kabupaten Sigi. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara langsung kepada pimpinan dan karyawan perusahaan. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif dan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa UMKM Amalia mempunyai 4 orang tenaga kerja dan memperoleh pendapatan sebesar Rp. 3.657.742/ bulan dengan total biaya sebesar Rp. 13.717.258/ bulan dan penerimaan sebesar Rp 17.375.000/ bulan.