cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 23883011     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 678 Documents
PENGARUH PENDAPATAN TERHADAP KONSUMSI MASYARAKAT TANI PADI SAWAH DI DESA KARAWANA KECAMATAN DOLO KABUPATEN SIGI R., Rinawati; Yantu, M.R.; Rauf, Rustam Abd.
AGROTEKBIS Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini mengetahui perbandingan tingkat konsumsi dan pendapatan dan Mengkaji kecenderungan tingkat mengkonsumsi Masyarakat Tani Padi Sawah Desa Karawana Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan April sampai dengan Bulan Juli 2013. Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja (purpossive). Penentuan responden dilakukan dengan menggunakan metode secara acak sederhana (Simple Random Sampling). Jumlah sampel yang diambil adalah 30 responden dari 253 KK petani padi sawah. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan dan analisis regresi linier sederhana.Hasil analisis pendapatan menunjukan bahwa Pendapatan rata-rata yang diperoleh petani responden padi sawah pada satu kali musim tanam di Desa Karawana Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi yaitu sebesar Rp.11.740.058,82/ha. Hasil analisis regresi menunjukan bahwa di Desa Karawana Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi pendapatan berpengaruh nyata terhadap tingkat konsumsi, sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa variasi pendapatan dapat mempengaruhi variasi konsumsi. Saran yang dapat diberikan bahwa kecenderungan mengkonsumsi sama dengan tingkat pendapatan, agar petani mampu melakukan saving.
ANALISIS PEMASARAN USAHATANI CABAI MERAH KERITING DI DESA MAKU KECAMATAN DOLO KABUPATEN SIGI Asrianti, Evi
AGROTEKBIS Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk saluran pemasaran dan besarnya margin, bagian harga yang diterima oleh petani dan efisiensi pemasaran cabai merah keriting pada masing-masing saluran pemasaran.Penelitian ini dilaksanakan di Desa Maku Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi pada Bulan April sampai Juni 2013. Mengambil sebanyak 37 responden dari 60 petani cabai merah keriting pada masing-masing saluran pemasaran. Hasil analisis menunjukanmargin total pemasaran cabai merah keriting pada saluran pemasaran pertama yaitu Rp. 4.000,00/kg dan margin pemasaran cabai merah keriting pada saluran pemasaran kedua yaitu Rp. 3.000,00/kg. Pada saluran 2 lebih efisien dibandingkan dengan saluran pemasaran 1, ini karena nisbah antara total biaya dengan total nilai penjualan petani pada saluran 1 sebesar 1,52%, lebih besar dibandingkan dengan saluran 2 yaitu 1,25%.
ANALISIS PEMASARAN CABAI MERAH KERITING DI DESA SIDERA KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI Angraini, Amalia
AGROTEKBIS Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk saluran pemasaran, margin pemasaran, bagian harga yang diterima petani pada masing-masing saluran dan efisiensi pemasaran Cabai Merah Keriting. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sidera Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi.Mengambil sebanyak 33 responden dari 50 petani dengan menggunakan metode sampel acak sederhana. Untuk menetukan responden pedagang digunakan metode penjajakan responden dengan pedagang pengumpul sebanyak 2 orang dan pedagang pengecer sebenyak 2 orang. Jumlah keseluruhan responden sebanyak 37 responden.Hasil analisis menunjukan total margin pemasaran cabai merah keriting yang diperoleh untuk saluran pertama Rp 6.000,00 total margin pemasaran cabai merah keriting yang diperoleh untuk saluran kedua yaitu sebesar Rp 2.000,00. Bagian harga yang diterima petani pada saluran pertama sebesar 89,47%. Bagian harga yang diterima petani pada saluran kedua sebesar 90%. Dengan demikian, bagian harga yang paling besar diterima petani adalah pada saluran kedua. Adapun saluran pemasaran Cabai Merah Keriting di Desa Sidera ada dua  saluran : Petani          Pedagang Pengumpul         Pedagang  Pengecer      Konsumen.Petani          Pedagang Pengecer      Konsumen. Pemasaran pada saluran II lebih efisien daripada saluran I, karena bagian harga yang diterima petani di saluran II lebih besar daripada saluran I.
PENGARUH FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI TERHADAP PRODUKSI USAHA INDUSTRI KERAJINAN TANGAN MUTIARA RATU DI KOTA PALU Hamidi, Khamilan; Lamusa, Arifuddin
AGROTEKBIS Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor produksi terhadap produksi usaha industri kerajinan tangan Mutiara Ratu di Kota Palu. Penelitian dilaksanakan di Jl. Makagili, Kelurahan Pantoloan, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu.  Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Alat analisis yang dipakai adalah fungsi produksi Cobb-Douglas yang perhitungannya menggunakan persamaan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap produksi kerajinan tangan pada usaha industri Mutiara Ratu di Kota Palu. Variabel modal (X1), tenaga kerja (X2) dan bahan baku (X3) berpengaruh nyata/signifikan terhadap produksi kerajinan tangan, sedangkan variabel peralatan (X4) berpengaruh tidak nyata/non signifikan terhadap  produksi  kerajinan tangan.
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI PADI SAWAH DI DESA RANDOMAYANG KECAMATAN BAMBALAMOTU KABUPATEN MAMUJU UTARA Rustam, Wafda
AGROTEKBIS Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Randomayang merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Bambalamotu yang memiliki produksi padi sawah yang cukup besar dibandingkan desa-desa lain yang berada di Kecamatan Bambalamotu. Besarnya produksi padi sawah yang diperoleh belum menjamin tingginya pndapatan yang diterima oleh petani. Produksi padi sawah yang diperoleh di Desa Randomayang cukup tidak berarti pendapatan yang diperoleh juga tinggi, sehingga diperlukan suatu penelitian analisis pendapatan dan kelayakan uasahatani padi sawah di Desa Randomayang. Penelitian bertujuan mengetahui besarnya pendapatan dan kelayakan usahatani padi sawah yang dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan bulan Agustus 2013. Penentuan lokasi di lakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa Desa Randomayang merupakan salah satu daerah penghasil padi sawah dengan produktivitas 4,85 ton/ha. Penentuan responden dilakukan dengan menggunakan metode sampel acak sederhana (Simple Random Sampling). Sampel yang diambil sebanyak 31 responden KK petani dari 154 KK petani (20%) yang mengusahakan padi sawah. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan (π) dan kelayakan. Hasil analisis menunjukan bahwa rata-rata pendapatan petani padi sawah untuk satu kali musim tanam di Desa Randomayang Kecamatan Bambalamotu Kabupaten Mamuju Utara sebesar Rp. 3.819.021,38/0,74 ha/MT atau Rp. 5.147.376,65 ha/MT. Hasil analisis menunjukkan Revenue of Cost Ratio usahatani padi sawah diperoleh sebesar 1,56. Dengan demikian, usahatani padi sawah di Desa Randomayang layak untuk diusahakan, dengan nilai rasio a > 1.
EKSPLORASI BAKTERI ENDOFIT SEBAGAI AGENS PENGENDALIAN HAYATI TERHADAP PENYAKIT DARAH PADA TANAMAN PISANG SECARA IN-VITRO Balosi, Fitria; Lakani, Irwan; Panggeso, Johanes
AGROTEKBIS Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit darah yang disebabkan oleh BDB  (Blood Disease Bacterium) merupakan salah satu penyakit penting pada pisang di Indonesia. Bakteri endofit melakukan kolonisasi pada relung ekologi yang sama dengan patogen tanaman. Bakteri endofit berpotensi sebagai  agensi pengendalian hayati, sebab bakteri endofit dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman dan dapat menginduksi ketahanan tanaman terhadap patogen tanaman.  Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bakteri endofit sebagai agens pengendalian hayati terhadap penyakit darah pada tanaman pisang secara in-vitro.Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan (HPT) Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Sulawesi Tengah Palu.Penelitian berlangsung pada bulan Juni sampai Desember 2013. Bakteri endofit diisolasi dari perakaran  tanaman pisang yang sehat diantara tanaman yang terserang BDB. Hasil isolasi kemudian diseleksi dan diuji antagonisme dengan isolat BDB secara in-vitro . Hasil penelitian menunjukkan bahwa, didapatkan dua koloni isolat yang berhasil diisolasi dari akar tanaman pisang yang diseleksi berdasarkan ciri morfologi, uji KOH, dan uji hipersensitif yaitu koloni isolat BEA1 dan BEA2 dengan kerapatan populasi 5,8x105 cfu/ml. Koloni isolat bakteri endofit BEA1 20,7%  memiliki kemampuan daya hambat lebih efektif dan berbeda nyata dalam menekan patogen BDB dibandingkan koloni isolat bakteri endofit BEA2 12 % secara in-vitro.
KARAKTERISTIK KIMIA DAN ORGANOLEPTIK DAGING BUAH SRIKAYA (Annona squamosa L.) PADA BERBAGAI SUHU PEMANASAN PULP Listiorini, Erna; Kadir, Syahraeni; R., Rostiati
AGROTEKBIS Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kimia dan organoleptik daging buah  srikaya pada berbagai suhu pemanasan pulp dan untuk mendapatkan suhu pemanasan tertentu yang memberikan karakteristik kimia dan organoleptik terbaik pada pulp srikaya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai dengan November 2013, bertempat di Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako Palu. Menggunakan rancangan acak lengkap untuk analisis kimia dengan 4 taraf perlakuan  suhu pemanasan yaitu, tanpa pemanasan, 50oC, 60oC dan 70oC. Sedangkan untuk uji organoleptik menggunakan rancangan acak kelompok di mana pengelompokkan didasarkan pada masing-masing panelis, jumlah panelis yang dilibatkan sebanyak 15 orang.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan suhu pemanasan hingga 70oC menyebabkan penurunan terhadap mutu kimia antara lain kadar air, kadar serat dan vitamin C namun cenderung meningkatkan kadar gula reduksi. Selanjutnya pada mutu organoleptik, suhu pemanasan hanya berpengaruh terhadap uji warna. Suhu pemanasan 50oC memberikan pengaruh terbaik terhadap karakteristik kimia dan organoleptik buah srikaya.
KARAKTERISTIK FISIK, MEKANIK DAN SENSORIS EDIBLE FILM DARI PATI TALAS PADA BERBAGAI KONSENTRASI ASAM PALMITAT Pangesti, Anggraeni Dwi; Rahim, Abdul; Hutomo, Gatot S.
AGROTEKBIS Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalahuntuk mengetahui konsentrasi asam palmitat terhadap karakteristik fisik, mekanik dan sensoris edible film. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan 4 taraf perlakuan konsentrasi asam palmitat yaitu 5%, 10%, 15% dan 20% (b/b polimer). Para meter pengamatan  meliputi karakteristik fisik (WVTR, ketebalan, WHC dan OHC),  karakteristik mekanik (tensile strength dan elongasi) serta karakteristik sensoris berdasarkan warna edible film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum pembuatan edible film terhadap karakteristik fisik diperoleh pada konsentrasi asam palmitat 15% (b/b polimer) yang meliputi laju transmisi uap air (WVTR) 5,75 g.m-2.jam-1, ketebalan 0,18 mm, WHC 5,24 g/g dan OHC 3,41 g/g.  Karakteristik mekanik edible film yang optimum diperoleh pula pada konsentrasi asam palmitat 15% (b/b polimer) dengan nilai elongasi 8,92%. Sedangkan karakteristik  sensoris terhadap warna edible film umumnya dapat diterima oleh panelis.
EFEKTIFITAS BEBERAPA TEPUNG BIJI TUMBUHAN SEBAGAI INSEKTISIDA BOTANI TERHADAP Tribolium sp. (COLEOPTERA: TENEBRIONIDAE) PADA BIJI KAKAO DI PENYIMPANAN Khasanah, Nur
AGROTEKBIS Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas beberapa tepung biji tumbuhan sebagai insektisida botani terhadap Tribolium sp. pada biji kakao di penyimpanan. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan, Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako Palu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial yang terdiri dari dua faktor, yaitu sebagai berikut : Faktor pertama adalah jenis tepung tumbuhan, yaitu : T1 : Tepung biji srikaya, T2: Tepung biji jarak, T3:Tepung biji bengkuang. Faktor kedua adalah dosis tepung tumbuhan, yaitu : D0 : 0g/100g  kakao (kontrol), D1: 2g/100g kakao, D2 : 4g/100g kakao, D3 : 6g/100g kakao.  Perlakuan diulang 3 kali sehingga terdapat 36 unit percobaan.     Hasil penelitian menunjukkan tepung biji bengkuang cenderung menunjukkan hasil yang lebih baik bila dibandingkan dengan tepung biji srikaya dan tepung biji jarak  terhadap mortalitas Tribolium sp. dan menekan kehilangan  biji kakao di penyimpanan.  Dosis 6 gram pada semua perlakuan jenis tepung biji menunjukkan hasil yang efektif terhadap mortalitas Tribolium sp.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA DISTILASI MINYAK DAUN CENGKEH DI DESA PALAU KECAMATAN BALAESANG TANJUNG KABUPATEN DONGGALA A., Awaluddin
AGROTEKBIS Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perumusan strategi apa yang tepat dan dapat digunakan untuk mengembangkan usaha destilasi minyak atsiri yang berbahan baku limbah daun cengkeh yang terletak di Desa Palau Kecamatan Balaesang Tanjung Kabupaten Donggala. Alat analisis yang digunakan untuk menentukan strategi dan kelayakan pengembangan usaha ini adalah menggunakan analisis SWOT  Strenghts (kekuatan) dan Weaknesses (kelemahan) serta Opportunities (peluang) dan Threats (ancaman). Tahapan dalam analisis SWOT adalah identifikasi faktor internal dan ekstermal perusahan, penentuan IFAS dan EFAS, diagram SWOT dan Diagram Matriks SWOT, dari hasil analisis tersebut ditemukan formulasi strategi pengembangan yang tepat yaitu strategi S-O Strenghts (kekuatan)-Opportunities (peluang) yaitu menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang yang terdiri dari tiga strategi yaitu : Memaksimalkan penggunaan teknologi  untuk meningkatkan produksi agar supaya kebutuhan konsumen bisa terpenuhi, meningkatnya harga produk harus selalu diiringi dengan penngkatan kualitas produk yang dihasilkan dengan cara lebih selektif memilih bahan baku  dan menyeimbangkan harga produk dengan harga bahan baku agar masyarakat termotivasi untuk memungut daun cengkeh dan produksi dapat ditingkatkan agar kebutuhan konsumen dapat dipenuhi.