cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UNTAN
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 382 Documents
PERBEDAAN KUALITAS HIDUP PASIEN DI PUSKESMAS PAL III KOTA PONTIANAK YANG MENGGUNAKAN TERAPI AMLODIPIN DAN KAPTOPRIL MELALUI EUROPEAN QUALITY OF LIFE 5 DIMENSIONS (EQ-5D) QUESTIONNAIRE ., Rizki Wahyudi
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Farmasi Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.058 KB)

Abstract

LATAR BELAKANG: Hipertensi merupakan penyakit kronik yangmembutuhkan pengobatan dalam waktu lama, sehingga menyebabkanpenurunan kualitas hidup. TUJUAN: Penelitian bertujuan untuk mengukurkualitas hidup pasien yang menerima antihipertensi. METODE: Desainpenelitian adalah observasional potong lintang. Data pengobatan dari rekammedik dan resep, serta kuesioner EQ5D yang diisi oleh pasien untukmengukur kualitas hidup. 102 pasien yang terlibat direkrut melalui teknikpurposive sampling dan telah memenuhi kriteria inklusi. HASIL: Analisisdata dilakukan menggunakan uji Mann-Whitney, diperoleh nilai sig. =0.061. KESIMPULAN: Tidak terdapat perbedaan kualitas hidup antarapasien hipertensi dengan terapi Kaptopril dan Amlodipin menggunakankuesioner EQ5D. Kata Kunci: Hipertensi, Kualitas Hidup, Kuesioner EQ5D
DESAIN PRIMER SPESIFIK GEN tetB (tetracycline resistance protein) BAKTERI Bacillus subtilis ., Didit Syaputra
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Farmasi Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.349 KB)

Abstract

Penyebab resistensi suatu bakteri terhadap antibiotik salah satunya adalah adanya genresisten pada bakteri. Tetrasiklin merupakan salah satu antibiotik yang memiliki gen resistenpada suatu bakteri Salah satu gen resisten pada antibiotik tetrasiklin adalah gen tetB yangmana terdapat di bakteri Bacillus subtilis. Pendeteksian adanya gen resisten pada instrumenPCR membutuhkan sebuah primer berupa sekuens DNA rantai pendek sebagai pengenalDNA target secara spesifik. Desain primer dilakukan secara insilico menggunakan situsNCBI, Primer3Plus dan OligoAnalyzer. Sekuen nukleotida dari gen tetB Bacillus subtilisdapat dicari dalam situs NCBI dengan format FASTA yang danalsis lebih lanjutmenggunakan program Primer3Plus dan OligoAnalyzer. Hasil perancangan primer gen tetBBacillus subtilis diperoleh 10 kandidat primer dengan menggunakan 2 perbedaan suhuoptimum di program Primer3Plus yakni dari Tm optimum 55°C dan 60°C. Primer yangmemiliki kriteria primer terbaik yakni primer 3 pada suhu 60°C dengan urutan basa primerforward 5’- ACCCTTTGCGGAGGACTAAT –3’ dengan panjang basa 20, Tm 56,1°C, %GC sebesar 50 % , hairpin dengan nilai ΔG = -1,14 kcal/mol, self dimer dengan nilai ΔG = 3.61,serta cross dimer dengan nilai ΔG = -4,64 kcal/mol dan urutan basa primer reverseyaitu 5’ – CAAGGAACCTTTCCGATCAA -3’ dengan panjang basa 20, Tm 52,7°C, % GCsebesar 45 % , hairpin dengan nilai ΔG = -1,41 kcal/mol, self dimer dengan nilai ΔG = -6.61serta cross dimer dengan nilai ΔG = -3,9 kcal/mol Kata kunci: Desain primer, gen tetB, Tetrasiklin, Bacillus subtilis
ANALISIS PENGGUNAAN KOMBINASI ANTIHIPERTENSI DAN ANTIINFLAMASI NONSTEROID TERHADAP RISIKO HOSPITALISASI PENYAKIT KARDIOVASKULAR PADA PASIEN HIPERTENSI RAWAT JALAN DI RSUD M.Th.Djaman SANGGAU ., Dadan Hauri
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Farmasi Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.117 KB)

Abstract

Abstrak: Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan salah satu penyebab kematianterbanyak di Indonesia. Salah satu PTM yang sering dijumpai adalah hipertensi.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan kombinasiantihipertensi dan antiinflamasi nonsteroid terhadap risiko hospitalisasi penyakitkardiovaskular pada pasien hipertensi rawat jalan di RSUD M.Th.Djaman Sanggau.Penelitian ini menggunakan desain studi Kohort Retrospectif yang menggunakansumber data berupa rekam medis pasien hipertensi rawat jalan di RSUD M.Th.DjamanSanggau. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square. Jumlah subyek penelitiansebanyak 45 pasien hipertensi yang menggunakan kombinasi antihipertensi dan AINSpertama kali (tanggal indeks pengobatan Januari 2016 hingga Desember 2017). Setelahdilakukan observasi data, dalam 1 tahun tidak ada terjadinya hospitalisasi setelahmenggunakan kombinasi antihipertensi dan AINS, tetapi terdapat risiko peningkatantekanan darah. Berdasarkan hasil analisis Chi Square menunjukkan bahwa peningkatantekanan darah tidak ada perbedaan bermakna secara statistik(p≥ 0,05). Kesimpulan daripenilitian ini adalah penggunaan antihipertensi+AINS memiliki risiko peningkatantekanan darah yang dapat memicu terjadinya risiko hospitalisasi pada usia lanjut.Kata Kunci: Antihipertensi, antiinflamasi nonsteroid, hipertensi, hospitalisasi.
HUBUNGAN PERSEPSI PASIEN TENTANG PENYAKIT HIPERTENSI DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN LANJUT USIA, TEKANAN DARAH, DAN JENIS TERAPI ANTIHIPERTENSI ., Nabilla Putri Pratiwi
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Farmasi Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.189 KB)

Abstract

Hipertensi sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan bagi kelompok lansia.Persepsi pasien lansia tentang penyakit hipertensi sering keliru sehingga membuat penyakithipertensi pada lansia sering diabaikan dan berdampak pada kualitas hidupnya. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara persepsi pasien tentang penyakithipertensi dengan kualitas hidup dan tekanan darah pasien lansia serta hubungan antarajenis terapi antihipertensi dengan tekanan darah pasien lansia di RSUD Sultan SyarifMohamad Alkadrie Pontianak. Metode penelitian yang digunakan ialah observasionaldengan rancangan survei analitik. Instrumen yang digunakan yaitu B-IPQ (Brief IllnessPerception Questionnaire) dan EQ-5D (EuroQol five-dimension). Subjek dalam penelitian iniyaitu pasien hipertensi yang berumur > 60 tahun. Teknik sampling yang digunakan yaitupurposive sampling dengan 128 orang responden. Hasil penelitian ini didapatkan persentaseresponden yang memiliki persepsi positif sebesar 74,22 % , dan kualitas hidup baik sebesar76,56 %. Hasil analisis bivariat menggunakan uji fisher dan chi-square dengan tarafkepercayaan 95 %, menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi pasiententang penyakit hipertensi dengan kualitas hidup dan tekanan darah pasien lanjut usiaserta hubungan antara jenis terapi antihipertensi dengan tekanan darah pasien lanjut usiadengan nilai p = 0,000. Kesimpulan: persepsi pasien lansia cenderung positif dan kualitashidupnya cenderung baik serta terdapat hubungan antara persepsi pasien dengan kualitashidup pasien lansia yang mengalami hipertensi.Kata kunci : hipertensi, lansia, persepsi tentang penyakit, kualitas hidup, dan jenis terapiantihipertensi
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN SIMPUR (Dillenia indica L.) TERHADAP INDEKS ORGAN LIMPA, PARU-PARU DAN GINJAL PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus L.) GALUR WISTAR ., Veronika Meylinda Hasibuan
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Farmasi Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.929 KB)

Abstract

Penggunaan daun simpur (Dillenia indica) sebagai bahan obat tradisional sudah banyakdigunakan, salah satunya telah digunakan secara empirik sebagai obat malaria. Penelitianmengenai penggunaan daun simpur secara berulang dalam jangka waktu yang panjang belumpernah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efek dari pemberian ekstrak etanoldaun simpur (Dillenia indica) selama 28 hari terhadap indeks organ limpa, paru-paru danginjal. Daun simpur yang digunakan diekstraksi dengan metode maserasi menggunakanpelarut etanol 96%. Pengujian dilakukan dengan pemberian dosis 100, 400 dan 1000mg/KgBB per hari. Kelompok kontrol dan satelit kontrol diberikan CMC-Na 1%, sedangkankelompok satelit atas diberikan dosis 1000 mg/KgBB. Pemberian ekstrak etanol daun simpurpada hewan uji dihentikan pada hari ke-28, sedangkan kelompok satelit dibiarkan hingga harike-14 untuk melihat efek reversibilitasnya. Hari terakhir perlakuan, hewan uji diterminasiuntuk mengamati untuk mengamati organ limpa, paru-paru dan ginjal. Hasil yang diperolehberdasarkan pengamatan secara makroskopik organ limpa, paru-paru dan ginjal menunjukkanhasil yang normal. Pemberian ekstrak etanol daun simpur secara berulang tidakmempengaruhi indeks organ limpa, namun mempengaruhi indeks organ paru-paru pada tikusjantan dan mempengaruhi indeks organ ginjal pada tikus betina. Kesimpulannya, ekstrak etanol daun simpur yang diberikan secara berulang selama 28 hari dapat menimbulkanpengaruh terhadap perubahan indeks organ paru-paru dan ginjal, namun tidak memberikanpengaruh terhadap organ limpa.Kata kunci : Daun simpur, Dillenia indica, Limpa, Paru-paru, Ginjal
GAMBARAN PENGGUNAAN OBAT ANGIOTENSIN II RECEPTOR BLOCKER PADA PASIEN GAGAL JANTUNG RAWAT INAP DI RSUD SULTAN SYARIF MOHAMAD ALKADRIE KOTA PONTIANAK ., Rafika Yuniarti Karmila
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Farmasi Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.202 KB)

Abstract

Penggunaan ARB diketahui memberikan efek yang baik pada pasien gagal jantungdengan riwayat hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan ARB dandampak penurunan tekanan darah pada pasien gagal jantung di RSUD Sultan Syarif MohamadAlkadrie Kota Pontianak. Metode penelitian ini adalah metode observasional dengan rancanganpenelitian studi potong lintang (Cross Sectional Study) yang bersifat deskriptif. Pengumpulan datadilakukan secara retrospektif menggunakan data rekam medis pasien gagal jantung yang dirawatinap selama Januari hingga Desember 2016. Subyek yang ikut serta dalam penelitian ini adalahyang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Jumlah subyek yang digunakan adalah sebanyak 28pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ARB bervariasi, antara lain Telmisartansebanyak 39,28%, Valsartan sebanyak 60,00%, Kandesartan sebanyak 10,71%, Irbesartansebanyak 3,57%, Telmisartan + Valsartan sebanyak 3,57%. Dampak penurunan TDS/TDD padapasien yang menggunakan Telmisartan, Valsartan, Kandesartan, Irbesartan, kombinasiTelmisartan secara berturut-turut sebesar 9/9 mmHg, 10/16 mmHg, 44/20 mmHg, 30/30 mmHg,dan 10/10 mmHg. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa golongan ARB yang paling banyakdigunakan adalah Valsartan. Namun demikian, Kandesartan merupakan golongan ARB yangmemberikan dampak penurunan TDS/TDD yang paling efektif dibanding golongan ARB lainnya.Kata Kunci: Gambaran, Angiotensin II Receptor Blocker, Gagal Jantung, Hipertensi.
UJI EFEK PENYEMBUHAN LUKA FASE AIR EKSTRAK IKAN GABUS (Channa striata) PADA TIKUS PUTIH JANTAN WISTAR YANG DIBERI PERLUKAAN ., Muhammad Zain Indrawan
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Farmasi Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.984 KB)

Abstract

Ikan Gabus (Channa striata) mengandung albumin yang dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas fase air ekstrak ikan gabus secara oral terhadap proses penyembuhan luka dan mengetahui konsentrasi yang memberikan efek tercepat dalam proses penutupan luka. Tikus yang diberi luka sayat dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu kelompok 1 (dosis 0,25 kg), kelompok 2 (dosis 0,50 kg), kelompok 3 (dosis 1,00 kg) diberikan fase air ekstrak ikan gabus secara oral, dan kelompok 4 (kontrol negatif) diberikan akuades. Identifikasi albumin pada fase air ekstrak ikan gabus menunjukkan adanya gumpalan setelah dipanaskan (positif). Perubahan luas luka diamati dengan program Macbiophotonic Image J yang dilakukan pada hari ke-1, 2, 4, 6, 8, 10. Analisis data menggunakan One Way ANOVA dan Post Hoc Test. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan signifikan (p<0,05) antara kelompok 1, 2, 3 (diberi fase air) dengan kelompok 4 (kontrol negatif) mulai pada hari ke-4. Kelompok 3 merupakan kelompok yang memberikan efek penyembuhan luka sayat tercepat pada hari ke-10 (97,19%) jika dibandingkan dengan kelompok 1 (78,72%) dan 2 (89,25%). Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa fase air ekstrak ikan gabus memiliki efek penyembuhan terhadap luka sayat.
GAMBARAN PENGUNAAN KLOPIDOGREL DAN POMPA PROTON INHIBITOR DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK ., Fatma Sari
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Farmasi Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.411 KB)

Abstract

Peresepan klopidogrel dan pompa proton inhibitor (PPI) dapat menimbulkaninteraksi obat dari tingkat sedang hingga mayor. Peresepan kombinasi obattersebut dapat meningkatkan risiko pendarahan hingga kematian pada pasienstroke. Tujuan dari penelitian adalah menggambarkan persentase penggunaanklopidogrel dan pompa proton inhibitor di Rumah Sakit Universitas Tanjungpura.Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan penelitianpenelitian studi potong lintang (cross sectional) yang bersifat deskriptif.Pengumpulan data dilakukan secara retrospektif berdasarkan data rekam mediklengkap. Kriteria inklusi penelitian ini yaitu pasien yang menggunakan obatKlopidogrel dan golongan PPI dan pasien dengan usia di atas 18 tahun yangmenjalani rawat inap selama bulan Januari-Juni 2018. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa penggunaan obat klopidogrel dan PPI paling banyakdigunakan pada pasien perempuan yaitu 66.67% dengan usia usia dewasa (18-59)tahun sebesar 83.33%. Golongan obat PPI yang paling banyak digunakanbersamaan klopidogrel adalah pantoprazole yaitu sebesar 83.33% danklopidogrel-lansoprazol sebesar 16,67%. Kesimpulan dari penelitian ini adalahpenggunaan klopidogrel –pantoprazole lebih banyak digunakan dibandingkandengan penggunaan Klopidogrel dan lansoprazole. Kata kunci : Klopidogrel, Pompa Proton Inhibitor
ANALISIS FITOKIMIA DAN PROFIL KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS EKSTRAK ETANOL DAUN CIPLUKAN (Physalis angulata L.) DENGAN BERBAGAI METODE PENGERINGAN SIMPLISIA Iswahyudi, Ilham
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Farmasi Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.754 KB)

Abstract

Pengeringan merupakan proses yang diperlukan dalam menjaga kualitas suatu simplisia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pengeringan terhadap kandungan senyawa fitokimia ekstrak daun ciplukan (Physalis angulata L.). Metode pengeringan yang digunakan adalah pengeringan angin, matahari tidak langsung, dan oven. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua sampel pengeringan memiliki kandungan alkaloid, fenol, flavonoid, saponin, steroid/terpenoid dan tanin. Lebih lanjut, hasil uji Kromatografi Lapis Tipis (KLT) menunjukkan perbedaan karakteristik senyawa antar sampel. Kata Kunci: Skrining fitokimia, Profil KLT, Physalis angulata
ANALISIS HUBUNGAN PERAN PENGAWAS MENELAN OBAT TERHADAP KEPATUHAN PASIEN TUBERKULOSIS PARU ANAK DI UPTD RSUD SULTAN SYARIF MOHAMAD ALKADRIE KOTA PONTIANAK ., Fitriana Lestari
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Farmasi Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.656 KB)

Abstract

Peran Pengawas Menelan Obat (PMO) sangat diperlukan dalam rangka tercapainya keberhasilanpengobatan tuberkulosis (TBC) paru. Namun demikian, beberapa hasil penelitian menemukanpemenuhan tugas PMO yang berasal dari keluarga masih rendah. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui persentase pemenuhan tugas yang dilakukan oleh PMO pasien TBC paru anak danpengaruh peran PMO dengan tingkat kepatuhan TBC paru anak. Penelitian ini merupakanpenelitian observasional dengan rancangan studi potong lintang (cross sectional) yang bersifatbersifat analitik. Pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk menilai peran PMO darisubyek penelitian dan pengumpulan data secara retrospektif melalui rekam medik TBC paruanak. Sampel yang diperoleh yaitu 40 orang PMO pasien TBC paru anak dengan menggunakanteknik sampel yaitu accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan pemenuhan tugas PMOpasien TBC paru anak sebesar 87,5%. Peran PMO yang baik, cukup, dan kurang mempengaruhikepatuhan kepatuhan pasien, secara berturut-turut sebesar 85,29%; 8,83%; dan 5,88%. Namunsecara statistik tidak ada perbedaan bermakna secara signifikan. Kesimpulan dari penelitian iniadalah tidak ada hubungan antara peran PMO terhadap kepatuhan pasien dalam menjalanipengobatan. Kata kunci: Peran Pengawas Menelan Obat, Kepatuhan Minum Obat, Tuberkulosis.