cover
Contact Name
Mita
Contact Email
psik@ners.untan.ac.id
Phone
+6285299696808
Journal Mail Official
psik@ners.untan.ac.id
Editorial Address
Jalan Prof. H. Hadari Nawawi Pontianak 78124 Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
ProNers
ISSN : -     EISSN : 25989014     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jpn.v6i2
Core Subject : Health,
This Journal aims to improve nursing science development, especially in nursing education by publishing scientific papers from researchers, lecturers, and practitioners of nursing and health professional both on a national and international.
Articles 501 Documents
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR TERJADINYA LUKA KAKI BERULANG PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI KLINIK KITAMURA DAN RSUD Dr. SOEDARSO PONTIANAK ., Dony Azie Pratama
ProNers Vol 4, No 1 (2019): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.289 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v4i1.34344

Abstract

Latar Belakang : Penderita diabetes melitus berisiko 29 kali lebih beresikoterjadinya komplikasi luka kaki diabetes. Beberapa faktor yang dapat dicurigaimenjadi penyebab terjadinya luka kaki diabetes berulang pada pasien diabetes melitusyaitu: sirkulasi, riwayat merokok, hipertensi, riwayat penggunaan alas kaki, riwayatmedikasi, ras/etnis, interaksi sosial dan stres.Tujuan : Mengidentifikasi faktor apa yang paling dominan terhadap terjadinya lukakaki diabetes pertama dan berulang. Metode : Penelitian kuantitatif yang menggunakan desain penelitian case controldengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah Nonprobability sampling dengan metode consecutive sampling. Dengan jumlah sampel 58responden yang terbagi menjadi 29 responden menderita luka kaki diabetes pertamadan 28 responden menderita luka kaki diabetes berulang. Pengumpulan datadilakukan dengan melakukan pemeriksaan tekanan darah, ABI (Ankle BrachialIndeks) dan wawancara. Uji statistik univariat dan bivariat menggunakan uji chisquare dan multivariate menggunakan logistic regresi berganda.Hasil : Faktor yang memiliki hubungan terhadap terjadinya luka kaki diabetes ialahsirkulasi dengan nilai P = 0,018 dan penggunaan alas kaki dengan nilai P = 0,009.Faktor yang paling dominan terjadinya luka kaki diabetes ialah interaksi sosial dengannilai OR = 2,316. Kesimpulan : Interaksi sosial merupakan faktor resiko yang paling dominan terhadapterjadinya luka kaki diabetes. interaksi sosial yang tidak baik 2 kali lipat resikonyauntuk terjadi luka kaki diabetes dibanding dengan interaksi sosial yang baik.Kata Kunci : luka kaki diabetes, faktor resiko, faktor dominan
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PEMBERIAN KOMPRES HANGAT JAHE DENGAN KOMPRES PARUTAN JAHE PUTIH (Zingiber Officinale R.) TERHADAP SKOR NYERI PENDERITA GOUT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI DURIAN KUBU RAYA ., Igga Dwi Rahayu
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.74 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.27303

Abstract

Latar Belakang : Gout arthritis disebabkan oleh adanya penimbunan kristal asamurat di persendian. Jahe putih (Zingiber Officinale Rosc) mengandung gingerols,shogaols, dan zingerone dapat dipercaya dapat menurunkan skor nyeri persendiansecara alami tanpa menimbulkan efek samping. Pemberian dapat dilakukandengan kompres hangat atau kompres parutan belum dikatakan yang mana palingbaik.Tujuan : Mengetahui efektivitas cara pemberian kompres hangat jahe putih ataukompres parutan jahe putih (Zingiber Officinale Rosc) terhadap skor nyeri padapenderita gout arthritis di wilayah kerja Puskesmas Sungai Durian.Metode : Menggunakan rancangan quasy eksperiment dengan pre dan post testwithout control group. Metode pengambilan sampel dengan purposive samplingberjumlah 28 responden dibagi 2 kelompok intervensi. Analisa menggunakan ujiMann-Whitney dengan nilai p value 0,05.Hasil : Karakteristik responden kompres hangat jahe dengan usia terbanyak padakategori dewasa akhir 37,5% dan responden kompres parutan jahe dengan usiaterbanyak pada kategori lansia awal 37,5%, jenis kelamin terbanyak pada keduaintervensi adalah perempuan 92,9%, tingkat pendidikan terbanyak pada respondenkompres hangat jahe adalah Tidak Sekolah SMP 35,7% dan pada respondenkompres parutan jahe adalah SD 78,6%, dan jenis pekerjaan responden kompreshangat jahe dan kompres parutan jahe yang terbanyak masing-masing adalah iburumah tangga 78,6%. Analisa Mann-Whitney didapatkan p value 0,403.Kesimpulan : Tidak ada perbedaan efektivitas antara pemberian kompres hangatjahe putih dan kompres parutan jahe putih terhadap skor nyeri penderita goutarthritis di wilayah kerja Puskesmas Sungai Durian Kubu Raya.Kata kunci : Jahe, skor nyeri, gout.
HUBUNGAN KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWA KEPERAWATAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK ., Fri Aswandi
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.392 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.21327

Abstract

Latar belakang : Mahasiswa   keperawatan sering kali menghadapi stres selama proses pendidikan. Stres memengaruhi kinerja dan kesehatan mahasiswa. Bila terpapar stres secara terus menerus dan dalam jangka waktu yang lama tanpa adanya pengendalian dikhawatirkan memengaruhi kinerja ketika mahasiswa menjalankan asuhan keperawatan saat praktik klinik atau ketika menjadi perawat nantinya. Kemampuan untuk mengambil keputusan terbaik, berpikir kritis, dan perilaku caring akan melemah. Untuk itu diperlukan suatu strategi koping yang adaptif agar stres tersebut dapat dikendalikan dan berdampak positif. Satu diantara faktor yang dianggap mampu mengendalikan stres adalah kecerdasan spiritual.   Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan spiritual dengan tingkat stres pada mahasiswa keperawatan Universitas Tanjungpura PontianakMetode : Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 68 responden. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar kuesioner Student Nurse Stress Index (SNSI) dan The Spiritual Intelligence Self Report Inventory (SISRI). Analisa data menggunakan Uji Pearson. Hasil : Analisa bivariat data menggunakan uji Pearson didapatkan p value sebesar 0,001. Hasil ini menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara kecerdasan spiritual dengan tingkat stres pada mahasiswa keperawatan Universitas Tanjungpura Pontianak. Koefisien r Pearson sebesar -0,405 menunjukkan arah korelasi negatif dengan kekuatan korelasi sedang, sehingga disimpulkan bahwa semakin tinggi kecerdasan spiritual maka semakin ringan tingkat stres mahasiswa keperawatan Universitas Tanjungpura Pontianak.    Saran : Peningkatan kecerdasan spiritual diperlukan dalam proses akademik mahasiswa untuk mengkoping stresor sehingga respon stres mahasiswa menjadi positif. Maka, disarankan kepada mahasiswa untuk meningkatkan aktivitas spiritualnya sementara perawat sebagai pendidik dapat memasukan asuhan spiritual dalam proses belajar mengajar.    Kata Kunci : Stres, Kecerdasan Spiritual, Mahasiswa Keperawatan
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DI DESA SERANGGAM KECAMATAN SELAKAU KABUPATEN SAMBAS TAHUN 2016 ., Vicky Hendri
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.947 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.29601

Abstract

Latar Belakang : ASI ekslusif merupakan pemberian hanya ASI saja tanpatambahan cairan lain seperti susu formula, jeruk, madu, air teh, air putih, dantanpa tambahan makanan padat seperti pisang, pepaya, bubuk susu, biskuit, buburnasi dan tim. Pemberian ASI eksklusif masih rendah untuk negara berkembangdan negara miskin termasuk Indonesia. Proses pemberian air susu ibu (ASI) dapatmengalami penurunan bahkan penghentian dengan alasan produksi ASI berhenti.Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pemberian ASI Ekslusif yaitu faktorpengetahuan, lingkungaan, mitos, perubahan bentuk payudara, pengalaman.Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubunganpengetahuan dengan pemberian ASI ekslusif di Desa Seranggam KecamatanSelakau Tahun Kabupaten Sambas 2016.Metode : Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain observasionalanalitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 36 orang ibu.Pada penelitian ini sampel dipilih dengan cara Total Sampling. Instrumen penelitian iniberupa kuesioner. Analisa statistik yang digunakan untuk menguji hipotesa adalah uji chisquare.Hasil: Sebanyak 17 responden berpengetahuan rendah 47,2% dan sebanyak 19responden berpengetahuan tinggi 52,8%. 20 responden tidak memberikan ASIekslusif (55,6%) dan sebanyak 16 responden 44,4 memberikan ASI ekslusif. Responden dengan pengetahuan baik sebanyak 56,4%, responden dengan motivasi tinggisebanyak 61,5% dan ibu yang tidak melakukan kunjungan antenatal care lengkapsebanyak 59%. Hasil uji chi-square test di dapatkan nilai p 0,05 yaitu 0,000. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan pemberian ASIekslusif di Desa Seranggam Kecamatan Selakau Kabupaten Sambas Tahun 2016..Refernesi : 43 (2001-2017) Kata kunci : ASI Ekslusif, Pengetahuan
HUBUNGAN MOTIVASI KERJA PERAWAT DENGAN KEPATUHAN PENDOKUMENTASIAN IMPLEMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN DI RSU YARSI PONTIANAK ., Annisa Nur Medinawati
ProNers Vol 4, No 1 (2019): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.228 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v4i1.34274

Abstract

Latar Belakang: Dokumentasi keperawatan merupakan pencatatan dan pelaporanhasil kerja perawat dengan dasar data yang akurat dan lengkap secara tertulissebagai tanggung jawab perawat serta berguna dalam keuangan, hukum dan etika.Pendokumentasian implementasi asuhan keperawatan saat ini masih kuranglengkap. Proses implementasi yang diberikan jika tidak lengkap dan tidak benardilakukan mengakibatkan tindakan atau pelayanan yang diberikan dari perawat kepasien tidak akan tercipta dengan baik. Motivasi perawat terhadap pekerjaandapat mempengaruhi kepatuhan perawat dalam hal melakukan dokumentasiasuhan keperawatan.Tujuan: Untuk menganalisis hubungan motivasi kerja perawat terhadapkepatuhan pendokumentasian implementasi asuhan keperawatan di Ruang RawatInap RSU YARSI Pontianak.Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian crossectional pada35 responden dengan menggunakan teknik probability sampling. Instrumen padapenelitian ini menggunakan kuesioner A berisikan demografi dan kuesioner Bberisikan motivasi kerja dengan 25 pernyataan dan lembar observasi kepatuhanpendokumentasian implementasi asuhan keperawatan. Analisis univariatmenggunakan distribusi frekuensi dan Analisa bivariat menggunakan uji "Chissquare".Hasil: Penelitian ini menunjukan terdapat hubungan antara motivasi kerja perawatdengan kepatuhan pendokumentasian implementasi asuhan keperawatan di RSUYARSI Pontianak dengan nilai signifikasi menunjukan nilai p value = 0,011 α0,05 yang berarti Ha diterima.Kesimpulan: Terdapat Hubungan Motivasi kerja perawat dengan kepatuhanpendokumentasian implementasi asuhan keperawatan di RSU YARSI Pontianak. Kata Kunci: Kepatuhan Pendokumentasian, Implementasi Asuhan Keperawatan, Motivasi Kerja Perawat.
PENGARUH PEMBERIAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) PADA AREA TERTEKAN UNTUK MENCEGAH LUKA TEKAN PADA PASIEN TIRAH BARING ., Eristya Diana Sari
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.354 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.27108

Abstract

Latar Belakang: Tirah baring dalam waktu yang lama menyebabkan perubahanfisiologis pada sistem tubuh pasien, salah satunya perubahan pada sistem integumen yaitumunculnya luka tekan. Luka tekan dapat berefek terhadap penurunan kualitas hidup,nyeri, peningkatan angka mortalitas dan morbiditas, perpanjangan waktu perawatan sertapeningkatan biaya pengobatan. Luka tekan dapat dicegah dengan menjaga integritas kulitmelalui penggunaan pelembab, salah satunya dengan menggunakan virgin coconut oil(VCO).Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian virgin coconut oil (VCO) pada areatertekan untuk mencegah terjadinya luka tekan pada pasien tirah baring di ICU.Metode: Kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian quasi eksperimen,pendekatan pre and post control group design. Pengambilan sampel dengan metode nonprobability sampling dengan cara accidental sampling, jumlah sampel sebanyak 22responden yang terbagi atas 11 orang kelompok intervensi dan 11 orang kelompokkontrol. Hasil: Penelitian ini tidak dapat dilakukan analisa bivariat dengan uji statistikMcNemar/chi square karena hanya didapatkan 1 kategori pada hasil pretest dan posttestyakni tidak terjadi luka tekan. Namun, berdasarkan hasil observasi yang didapatkanselama penelitian peneliti berpendapat bahwa ada pengaruh antara pemberian VCO(Virgin Coconut Oil) terhadap kejadian luka tekan.Kesimpulan: Tidak ada kejadian luka tekan pada saat dilakukan pretest dan posttest padakelompok intevensi dan kelompok control.Kata Kunci: Tirah Baring, Luka tekan, VCO (Virgin Coconut Oil)
ANALISIS PENERAPAN KOMUNIKASI EFEKTIF DENGAN TEHNIK SBAR (SITUATION BACKGROUND ASSESSMENT RECOMMENDATION) TERHADAP RISIKO INSIDEN KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT ANTON SOEDJARWO PONTIANAK ., Rangga Hariyanto
ProNers Vol 4, No 1 (2019): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.028 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v4i1.34577

Abstract

Latar belakang: Komunikasi dengan tehnik SBAR adalah satu komponenpelaksanaan standar kesalamatan pasien sehingga dapat menurunkan kejadian insidenkeselamtan pasien. Teknik SBAR membantu dalam komunikasi yang terfokus danmempermudah antara seluruh tenaga kesehatan terutama selama masa penyampaiankesehatan pasien dan berkomunikasi via-telpon untuk menyampaikan kondisi pasienkeseluruh tenaga kesehatan. Rumah Sakit Anton Soedjarwo Pontianak memilikifasilitas dan sumber daya manusia yang mendukung dalam menggunakankomunikasi efektif dengan tehnik SBAR untuk meningkatkan mutu pelayanan.Tujuan: Menganalisis komunikasi efektif dengan tehnik SBAR terhadap risikoinsiden keselamatan pasien di Rumah Sakit Anton Soedjarwo Pontianak.Metode: Desain kualitatif teknik purposive sampling metode non probabilitysampling pendekatan fenomenologi, diambil dengan semistrucuture interview.Hasil: Penelitian ini didapatkan hasil tiga tema yaitu pengetahuan perawatmemahami komunikasi efektif dengan tehnik SBAR, kemampuan berkomunikasiperawat menggunakan komunikasi efektif dengan tehnik SBAR dan dampak yangdirasakan perawat setelah tehnik komunikasi efektif dengan tehnik SBAR diterapkandi Rumah Sakit Anton Soedjarwo.Kesimpulan: Pengetahuan perawat dalam berkomunikasi efektif dengan tehnikSBAR memiliki pengetahuan yang baik dan cukup biak , kemampuan perawat dalamberkomunikasi efektif dengan tehnik SBAR perawat di Rumah Sakit AntonSoedjarwo Pontianak di katagori kan dua kelompok ada yang baik dan cukup baik disebabkan kemampuan perawat yang kurang baik, untuk peningkatan nya denganpelatihan dan seminar mengenai tehnik SBAR, dampak yang di rasakan perawatbegitu baik. Kata Kunci: Komunikasi SBAR, Keselamatan pasien Perawat
PENGARUH TERAPI SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (SEFT) FASE SET-UP DAN FASE TUNE-IN TERHADAP KADAR GULA DARAH SEWAKTU PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI KLINIK KITAMURA PONTIANAK ., Anisa Pebriani
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1098.809 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.16130

Abstract

Latar Belakang: Stres merupakan salah satu penyebab naiknya kadar gula darah. Terapi SEFT termasuk teknik relaksasi, yang merupakan salah satu bentuk mind-body therapy dari terapi komplementer dan alternatif dalam keperawatan. Terapi SEFT dapat digunakan dalam membantu individu bebas dari tekanan emosional (stres). Terapi SEFT ini menggabungkan spiritual (melalui doa keikhlasan dan kepasrahan) dan energy psychology untuk mengatasi masalah hiperglikemia dengan menekan pengeluaran hormon-hormon peningkat gula darah.   Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi SEFT terhadap penurunan kadar gula darah sewaktu pada penderita diabetes mellitus.   Metode: Desain yang digunakan adalah desain kuasi eksperimen dengan pendekatan the one group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini menggunakan consecutive sampling. Jumlah responden 20 orang. Uji statistik yang digunakan paired-sample t test. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan ada pengaruh terapi SEFT terhadap penurunan kadar gula darah (p0,05). Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini, ada pengaruh terapi SEFT Fase Set-Up dan Fase Tune-In terhadap penurunan kadar gula darah sewaktu pada penderita diabetes mellitus. Sehingga terapi SEFT ini dapat diaplikasikan sebagai intervensi mandiri keperawatan dalam menangani masalah diabetes mellitus dengan menurunkan tingkat stres.
GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU MASYARAKAT MENGENAI PENCEGAHAN PENYAKIT MALARIA DI KELURAHAN SAGATANI KECAMATAN SINGKAWANG SELATAN ., Rezki Annisa Hikmawati
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.768 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.27161

Abstract

Latar Belakang: Tingginya kejadian malaria dipengaruhi oleh rendahnya tingkatpengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat mengenai pencegahan danpemberantasan penyakit malaria. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuigambaran tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat mengenaipencegahan penyakit malaria. Metode: Penelitian ini merupakan penelitiandeskriptif jenis survei. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Sagatani kecamatanSingkawang Selatan. Data diambil dengan menggunakan kuesioner pada 84respoden. Hasil: Distribusi proporsi responden yang paling banyak pada penelitianini yaitu jenis kelamin perempuan (61,9%), kelompok usia 41 "“ 45 tahun (22,7%),SD (38,1%), petani (78,6%), penghasilan kurang dari Upah Minimum Kota per bulan(66,6%). Responden memiliki pengetahuan kurang (84,5%) dan sikap cukup (57%).Kesimpulan: Responden memiliki pengetahuan kurang dan sikap cukup mengenaipencegahan penyakit malaria.Kata Kunci: Malaria, Pengetahuan, Sikap, Perilaku
EFEKTIVITAS TERAPI AKUPRESUR TERHADAP PENINGKATAN ANKLE BRAKHIAL INDEKS (ABI) PADA PASIEN DIABETES MILITUS TIPE 2 DI RSUD SULTAN SYARIF MOHAMAD ALKADRIE TAHUN 2017 ., Daniel Ginting
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.852 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.28837

Abstract

Latar Belakang : Diabetes militus merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengankarakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduaduanya.Penatalaksanaan yang tidak efektif dapat mengakibatkan komplikasi seperti PenyakitArteri Perifer (PAP). Salah satu pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk mengetahui kondisipembuluh darah ekstremitas bawah yaitu Ankle Brachial Index (ABI). Intepretasi dari nilai ABIdapat digunakan sebagai indikator penanganan yang efektif bagi pasien DM. Salah satu bentukpenatalaksanaan dari hal tersebut adalah dengan melakukan terapi komplementer diantaranyaadalah terapi Akupresur. Tujuan Penelitian ini adalah diketahui Efektivitas Terapi Akupresurterhadap Peningkatan Ankle Brakhial Indeks (ABI) pada Pasien Diabetes Militus Tipe 2 Di RSUDSultan Syarif Mohamad Alkadrie. Desain Penelitian ini menggunakan eksperimen semu (quasiexperiment). Teknik pengambilan Sampel menggunakan rumus untuk penelitian kuasi eksperimendengan desain pre and post test without control dengan jumlah sampel 16 orang. Hasil UjiStatistik Wilcoxon Sign Rank test dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05) dan diperoleh pvalue 0,001 0,05. Kesimpulan yaitu terdapat pengaruh Terapi Akupresur terhadap PeningkatanAnkle Brakhial Indeks (ABI) pada Pasien Diabetes Militus Tipe 2 Di Rsud Sultan Syarif MohamadAlkadrie.Kata Kunci : Terapi Akupresur, Nilai ABI, dan DM tipe II