cover
Contact Name
Mita
Contact Email
psik@ners.untan.ac.id
Phone
+6285299696808
Journal Mail Official
psik@ners.untan.ac.id
Editorial Address
Jalan Prof. H. Hadari Nawawi Pontianak 78124 Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
ProNers
ISSN : -     EISSN : 25989014     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jpn.v6i2
Core Subject : Health,
This Journal aims to improve nursing science development, especially in nursing education by publishing scientific papers from researchers, lecturers, and practitioners of nursing and health professional both on a national and international.
Articles 501 Documents
PENGARUH DZIKIR TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA USIA PERTENGAHAN DI WILAYAH KERJA UPK PUSKESMAS KAMPUNG DALAM KECAMATAN PONTIANAK TIMUR ., Reza Finaldiansyah
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.272 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.20890

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi merupakan silent killer yang menyebakan 9,4% kematian di dunia, di Kalimantan Barat, khususnya Kota Pontianak terdapat 33,1% kejadian hipertensi. Penanganan hipertensi dapat dilakukan dengan nonfarmakologi diantaranya relaksasi seperti   dzikir. Kalimat atau kata yang berirama dapat menimbulkan tubuh menjadi rileks. Tujuan : Mengetahui Pengaruh dzikir terhadap penurunan darah pada usia pertengahan di wilayah kerja UPK Puskesmas Kampung Dalam Kecamatan Pontianak Timur. Metode : Penelitian ini menggunakan rancangan quasy eksperimen dengan pre test and post test nonequivalent control group. Metode pengambilan sampel yang digunakan puposive sampling. Sampel berjumlah 36 rsponden. Analisa menggunakan uji t t berpasangan pada kelompok intervensi, uji wilcoxon dan uji t berpasangan pada kelompok kontrol, mengetahui pengaruh dan membandingkan nilai tekanan darah sesudah intervensi antara 2 kelompok menggunakan uji mannwhitney dan uji t tidak berpasangan. Hasil : Analisa bivariat tekanan darah sebelum dan sesudah pada kelompok intervensi, didapatkan nilai p 0,001 pada sistolik dan diastolik. Tekanan darah darah sebelum dan sesudah pada kelompok kontrol, didapatkan nilai p = 0,130 pada sistolik, sedangkan nilai p 0,001 pada diastolik. Perbedaan tekanan darah sesudah pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol, sistolik didapatkan nilai p = 0,862 dan diastolik p = 0,286. Kesimpulan : Terdapat pengaruh pemberian terapi dzikir terhadap penurunan tekanan tekanan darah pada usia pertengahan diwilayah kerja UPK Puskesmas Kampung Dalam Kecamatan Pontianak Timur, dan tidak ada perbedaan tekanan darah sesudah pada kelompok intervensi dan kontrol. Rekomendasi : Terapi dzikir agar dapat dijadikan terapi nonfarmakologis pendamping terapi farmakologi dalam mengontrol tekanan darah pada pasien hipertensi.   Kata Kunci : Dzikir, tekanan darah, usia pertengahan. Referensi : 51 (2005 "“ 2015)
PENGARUH TERAPI PIJAT REFLEKSI KAKI TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPUNG DALAM KECAMATAN PONTIANAK TIMUR ., Desi Marisna
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.798 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.22004

Abstract

Latar Belakang :Hipertensi terjadi peningkatan setiap tahunnya disertai dengan komplikasi pada sistem kardiovaskular seperti stroke dan gagal jantung. Perlu penanganan hipertensi yang komprehensif yaitu dengan cara merubah gaya hidup, pengobatan maupun teknik mengurangi stres. Salah satunyadengan terapi pijat refleksi kaki. Terapi pijat refleksi kaki dipercaya dapat menurunkan tekanan darah.  Tujuan : Mengetahui pengaruh terapi pijat refleksi kaki terhadap perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kampung Dalam Kecamatan Pontianak Timur.   Metode : Menggunakan rancangan quasy eksperiment dengan pre test and post test without control group. Pengambilan sampel menggunakan puposive sampling dengan jumlah 15 responden. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan setelah diberikan terapi. Analisa penelitian menggunakan uji T berpasangan dengan nilai P 0,05.Hasil :Responden penelitian terbanyak pada usia lansia 65 tahun sebanyak 33,3%, jenis kelamin perempuan sebanyak 80%, pendidikan terbanyak yaitu SMA dengan 53,3% dan status pekerjaan ibu rumah tangga 66,7%. Nilai mean tekanan darah sistol sebelum 147,07 dan setelah intevensi 136,00. Nilai mean tekanan darah diastol sebelum88,67   dan setelah intervensi 84,27. Hasil uji T berpasangan didapatkan nilai P=0,000.Kesimpulan : Terdapat pengaruh terapi pijat refleksi kaki terhadap perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kampung Dalam Kecamatan Pontianak Timur.  Kata Kunci : tekanan darah, terapi pijat refleksi kaki Referensi : 37 (2006-2017)
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT PENYEMBUHAN LUKA KAKI DIABETIK DI KLINIK KITAMURA PONTIANAK ., Muhammad Ridwan Candhika Putra
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.483 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.26764

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit tidak menular yang menempati urutankeenam sebagai penyebab kematian di dunia. Berbagai komplikasi yang diakibatkan oleh penyakitDM berdampak pada multi organ seperti mata, ginjal, jantung, kulit, dan ekstremitas. Padaekstremitas, komplikasi yang paling umum terjadi yaitu luka kaki. Penyembuhan luka adalah prosesdinamis yang terdiri dari empat fase kontinyu. Terhambatnya penyembuhan luka kaki pada penderitaDM dapat disebabkan oleh beberapa faktor antara lain kebiasaan merokok, kadar gula darah, nutrisi,sirkulasi, dan obesitas.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kebiasaan merokok, kadar gula darah, nutrisi, sirkulasi, danobesitas dengan terhambatnya proses penyembuhan luka kaki di Klinik Kitamura PontianakMetode: Penelitian ini analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel 36 orangdengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Analisis pada penelitian untuk variabelkebiasaan merokok, nutrisi dan obesitas menggunakan Uji Fisher, untuk variabel kadar gula darahdan sirkulasi menggunakan Uji Chi-Square.Hasil: Hasil analisis kebiasaan merokok nilai p = 0,691 (p 0,05), kadar gula darah nilai p = 0,031(p 0,05), nutrisi nilai p = 0,031(p 0,05), sirkulasi nilai p = 0,005 (p 0,05) dan obesitas nilai p =1,000 (p 0,05).Kesimpulan: Ada hubungan antara kadar gula darah, nutrisi, dan sirkulasi dengan penghambatpenyembuhan luka kaki diabetik di Klinik Kitamura Pontianak. Tidak terdapat hubungan antarakebiasaan merokok dan obesitas dengan penghambat peyembuhan luka kaki diabetik di KlinikKitamura Pontianak.
Gambaran Kepatuhan Petugas Dalam Penerapan Cuci Tangan Yang Benar di Rumah Sakit Universitas Tanjungpura Pontianak ., Riyana Sefterina Uar
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.866 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.15417

Abstract

Latar Belakang : Penerapan cuci tangan yang benar mutlak dilakukan oleh perawat. Kepatuhandalam mencuci tangan sering diabaikan. Hal ini akan berdampak pada kualitas pelayanan. Apabilatidak mencuci tangan dapat terjadi infeksi nosokomial pada pasien, keluarga, maupun perawat sendiri. Tujuan : Untuk mengetahui kepatuhan perawat dalam menerapakan cuci tangan dengan benar diRumah Sakit   Universitas Tanjungpura.Metodologi Penelitian : Penelitian dengan rancangan cross sectional, pada 55 sampel dengan metodeobsevasi yang dilakukan analisa, menggunakan uji distribusi dan persentase. Hasil : pada 55 sampel penelitian menunjukan hasil 1, 8% yang melakukan 11 langkah cuci tangandengan benar, 98, 2% tidak melakukan 11 langkah cuci tangan dengan benar. 5, 5% yang melakukancuci tangan pada 5 situasi, dan 94, 5% yang tidak melakukan cuci tangan pada 5 situasi. Kesimpulan : Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hampir semua perawat tidak patuhmelakukan cuci tangan dengan benar, untuk itu perlu pengawasan terhadap perawat sebagai petugasuntuk mengindari resiko terjadinya (KTD) kejadian tidak diharapkan di Rumah Sakit. Kata Kunci : Kepatuhan, cuci tangan Daftar Pustaka : 38 (2000-2015)*Mahasiswa Keperawatan Universitas Tanjungpura**Perawat dan Dosen Program Studi Keperawatan Universitas Tanjungpura***Perawat Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soedarso Pontianak
Korelasi Kepatuhan Kewaspadaan Universal Pada Pemasangan Infus Dengan Kejadian Plebitis Di RSUD Dr. Soedarso Pontianak ., Laras Ayu NingTias
ProNers Vol 4, No 1 (2019): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.435 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v4i1.34586

Abstract

Latar Belakang: Plebitis merupakan kejadian komplikasi akibat dari pemasanganinfus yang tidak sesuai dengan Standar Prosedur Operasional (SOP). Kejadianplebitis di RSUD dr. Soedarso pada tahun 2016 mencapai angka 5,80 perseribu.Standar kejadian plebitis dengan mutu pelayanan sebesar 1,5%. Ketidakpatuhankewaspadaan perawat dalam pelaksanaan pemasangan infus sesuai dengan SOPmasih tinggi, seperti penggunaan sarung tangan, penggunaan balutan konvensional,transparan dressing, serta pengunaan perlak. Faktor pengalaman, kebiasaanperawat, serta kecepatan tindakan menghambat pekerjaan menjadi hal yangmengurangi kepatuhan perawat dalam pelaksanaan SOP. Tujuan: Untuk mengetahui korelasi kepatuhan kewaspadaan universal padapemasangan infus dengan kejadian plebitis di rawat inap RSUD Dr. Soedarso.Metode: Menggunakan desain analitik korelasi observasional dengan carapendekatan kohort prospektif dan data dikumpulkan menggunakan lembarobservasi. Sampel menggunakan 50 tindakan pemasangan infus yang dilakukanoleh perawat, dianalisis dengan menggunakan uji Spearman dengan nilai p= 0.5. Hasil: Bahwa (100%) perawat tidak patuh pada SOP pemasangan infus dan (100%)pasien tidak terjadi plebitis. Pemasangan infus yang dilakukan oleh 50 perawat danyang terjadinya bengkak merupakan risiko plebitis sebanyak 11 pasien, dilakukananalisa uji spearman didapatkan nilai p= 0,179 dengan hubungan lemah.Kesimpulan: Seluruh perawat tidak patuh pada SOP pemasangan infus dan pasientidak mengalami plebitis, tetapi hanya berisiko terjadinya plebitis. Tidak adahubungan antara kepatuhan kewaspadaan universal pada pemasangan infus dengankejadian plebitis di RSUD Dr.Soedarso Pontianak. Saran menerapkan danmematuhi sehingga menjadi pertimbangan untuk menentukan kebijakan dalampenanganan, mengadakan pelatihan kewaspadaan universal untuk perawat, dan meningkatkan sosialisasi. Disarankan bagi rumah sakit dalam meningkatkan mutupelayanan.Kata Kunci: Plebitis, kewaspadaan universal, pemasangan infus, ketidakpatuhan.
PENGARUH KOMPRES HANGAT TERHADAP INTENSITAS NYERI HAID PRIMER PADA SISWI KELAS X DI SMK NEGERI 01 NANGA TAMAN KECAMATAN NANGA TAMAN KABUPATEN SEKADAU ., Ratmawati
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.413 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.16487

Abstract

Latarbelakang : Nyeri haid adalah rasa nyeri dan tegang pada perut yang terjadi pada saat menstruasi yang dapat mengganggu aktivitas. Berdasarkan hasil studi pendahuluan pada siswi kelas X di SMK Negeri 01 Nanga Taman, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, dari 30 siswi didapatkan 26 siswi mengalami nyeri haid setiap bulan, 2 siswi penangananya mengunakan obat pereda nyeri, 24 siswi melakukan penanganan hanya dengan beristirahat. Hasil wawancara singkat ada 3 siswi tidak mampu mengikuti pelajaran dikelas dan izin beristirahat di unit kesehatan sekolah (UKS) selama 1-2 jam, 8 siswi mampu mengikuti pelajaran namun mereka tidak dapat berkonsentrasi dengan baik karena harus menahan rasa nyeri. Kompres hangat merupakan cara yang mudah, aman, untuk meredakan nyeri haid dan dapat dilakukan dimana saja hanya dengan bermodalkan botol dan air hangat. Tujuan: Untuk mengidentifikasi pengaruh kompres hangat terhadap nyeri haid sebelum dan sesudah dilakukan kompres hangat. Metode :Penelitian ini merupakan penelitian quasi   eksperimen. Responden adalah siswi kelas X SMK Negeri 01 Nanga Taman Kecamatan Nanga Taman Kabupaten Sekadau yang berjumlah 24 orang, diambil dengan cara total sampling dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Intrumen yang     digunakan dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi sebelum dan setelah kompres hangat. Hasil : Uji hipotesis data kelompok intervensi menggunakan uji t berpasangan menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p0,05). Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian didapatkan ada pengaruh kompres hangat terhadap intensitas nyeri haid primer pada siswi kelas X di SMK Negeri 01 Nanga Taman Kecamatan Nanga Taman Kabupaten Sekadau.   Kata Kunci                   : Nyeri haid, kompres hangat Referensi                           : 45 (1996-2015)
PENGARUH LATIHAN TANGAN DENGAN MEDIA AIR-DRY CLAY TERHADAP SKOR FUNGSIONAL TANGAN PADA LANSIA DENGAN REMATOID ARTRITIS DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA KABUPATEN KUBU RAYA ., M. IKBARUL FIKRIL AZIZ
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.916 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.17316

Abstract

Latar Belakang : Seiring dengan penurunan fungsi sistem muskuloskeletal yang dialami lansia serta peningkatan insiden RA akan menyebabkan gangguan pada sendi, masalah pergerakan dan penurunan kemampuan aktivitas.Masalah pergerakan umumnya terjadi pada bagian tangan khususnya sendi metakarpofalangeal (MCP) danproksimal interfalangeal (PIP). Terapi latihan tangan diyakini dapat meningkatkan kemampuan fungsional tanganpada lansia dengan Rematoid Artritis.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan tangan dengan media air-dry clay terhadapskor fungsional tangan pada lansia dengan Rematoid Artritis di Panti Sosial Tresna Werdha Kabupaten KubuRaya.Metodologi Penelitian : Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen danrancangan One Group Pretest Posttest tanpa kelompok kontrol. 10 responden bersedia mengikuti penelitian ini.Hasil : Hasil analisa dengan paired t-test menunjukkan nilai p0,001 pada skor CHFS dan HFI pada bagian kanandan kiri. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh latihan tangan dengan media air-dry clay terhadap skorfungsional tangan.Kesimpulan : Latihan tangan dengan air-dry clay memiliki pengaruh yang signifikan (p0,001) terhadap keduainstrumen pada lansia dengan Rematoid Artritis. Latihan tangan dapat dilakukan oleh lansia secara rutin untukmempertahankan fungsional tangan, dan media air-dry clay yang murah dapat diproduksi secara mandiri. Kata Kunci : Fungsional tangan, Latihan tangan, air-dry clay, rematoid artritis
PENGARUH PEMBERIAN KOMPRES JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE VAR RUBRUM RHIZOMA) TERHADAP NYERI PADA PASIEN GOUT ARTHRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ALIANYANG KOTA PONTIANAK ., Rima Putri Ani
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.955 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.27509

Abstract

Latar Belakang : Jahe merah (Zingiber Officinale Var Rubrum Rhizoma) memilikikandungan air (81%), minyak atsiri (3.9%) dan ekstrak yang larut dalam alcohol (9.93%),aroma sangat tajam, dan mempunyai rasa yang sangat pedas dibanding jenis jahe lainnya.Kandungan tersebut memiliki efek anti radang yang dapat mengatasi peradangan danmengurangi rasa nyeri dengan cara menyingkirkan produk inflamasi. Penatalaksanaan yangtepat untuk menangani nyeri sendi pada pasien yang mengalami gout arthritis dapatberupa terapi kompres jahe merah.Tujuan Penelitan : Untuk mengetahui pengaruh kompres jahe merah terhadap nyeri padapasien gout arthritis di wilayah kerja Puskesmas Alianyang Kota Pontianak. Metode Penelitian : Quasi eksperimental dengan pendekatan pre dan post test with controlgroup design. Jumlah sampel sebanyak 34 orang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 17 kelompok intervensi dan 17 kelompok kontrol. Kelompok intervensi diberikan terapi 3 kalikompres jahe merah selama 3 minggu, dan pada kelompok kontrol diberikan terapi 3 kalikompres hangat biasa selama 3 minggu. Uji Wilcoxon dan Uji Mann-Whitney untukmenganalisis hasil penelitian. Hasil : Uji Wilcoxon pada kelompok intervensi menunjukkan p value 0.001 bermakna adapengaruh terapi kompres jahe merah terhadap nyeri pada pasien gout arthritis rata-ratapenurunan skala nyeri 3.00, sedangkan uji Wilcoxon pada kelompok kontrol menunjukkan p value 0.003 bermakna ada pengaruh terapi kompres hangat biasa terhadap nyeri pada pasiengout arthritis rata-rata penurunan skala nyeri 3.76 sementara itu, uji Mann-Whitney pada 2 kelompok didapatkan p value 0.005 rata-rata penurunan nyeri pada kelompok intervensi2.06 dan kelompok kontrol 1.06, bermakna terdapat perbedaan efektifitas terapi kompres jahemerah dan kompres hangat biasa terhadap penurunan nyeri pada pasien Gout Arthritis.Kesimpulan : Kompres jahe merah dapat menurunkan nyeri pada penderita Gout Arthritis.Kata Kunci : Gout Arthritis, Kompres Jahe Merah, Nyeri
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP HYGIENE PEMBERIAN ASI PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PERUMNAS II KECAMATAN PONTIANAK BARAT ., Audina Safitri
ProNers Vol 4, No 1 (2019): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5828.456 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v4i1.33085

Abstract

Latar Belakang : Hygiene perlu dilakukan oleh ibu sebelum memberikan ASIkepada bayi usia 0-6 bulan yang terdiri dari 2 langkah penting yaitu mencucitangan menggunakan sabun dan perawatan payudara. Perilaku hygiene bertujuanuntuk menjaga kebersihan diri. Hygiene yang tidak dilakukan secara baik danbenar dapat menyebabkan bayi 0-6 bulan mudah terserang penyakit.Tujuan : Mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu terhadap hygienepemberian ASI pada bayi usia 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Perumnas IIKecamatan Pontianak Barat.Metode : Penelitian kuantitatif non eksperimen dengan desain penelitian analitik -observasional pendekatan cross sectional. Teknik sampling yaitu non probabilitysampling: convinience atau accidental sampling dengan sampel 107 orang.Instrumen menggunakan lembar kuesioner.Hasil : Adanya hubungan antara pengetahuan ibu (p 0,006 0,05) dengan mean5,47 dan sikap ibu (p 0,015 0,05) dengan mean 27,99 terhadap hygienepemberian ASI pada bayi usia 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Perumnas IIKecamatan Pontianak Barat.Kesimpulan : Ada hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu terhadap hygienepemberian ASI pada bayi usia 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Perumnas IIKecamatan Pontianak Barat.Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Hygiene, Cuci Tangan, Perawatan PayudaraReferensi : 113 (2009-2018)
PENGARUH TEPID SPONGE TERHADAP PERUBAHAN SUHU TUBUH ANAK USIA PRA SEKOLAH DAN SEKOLAH YANG MENGALAMI DEMAM DI RSUD SULTAN SYARIF MOHAMAD ALKADRIE KOTA PONTANAK ., Rana Ashshafa Nur Afrah
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.679 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.26528

Abstract

Latar belakang : Demam merupakan peningkatan suhu tubuh di atas normal yang sering ditemui pada anak. Hal ini menandakan adanya indikasi infeksi virus, bakteri atau penyakit serius lainnya. Setiap tahun terdapat 100 bayi yang berusia kurang dari 12 bulan meninggal karena infeksi. Jumlah tersebut dapat dikurangi jika dilakukan peningkatan pengetahuan dalam penanganan demam. Penanganan demam pada anak dapat dilakukan secara farmakologi dan non farmakologi. Salah satu intervensi non farmakologi adalah tepid sponge yang menggabungkan teknik blok dan seka.Tujuan : Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh tepid sponge terhadap perubahan suhu tubuh pada anak usia pra sekolah dan sekolah yang mengalami demam   di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak.Metode : Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi experiment dengan rancangan pre and post test without control group. Metode pengambilan sampel dengan purposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 16 responden. Data dianalisis menggunakan uji T berpasangan.Hasil : Responden penelitian terbanyak berjenis kelamin perempuan dengan 68,8%, usia responden adalah usia pra sekolah yang berjumlah 25% dan usia sekolah sebanyak 75%. Hasil analisis bivariat dengan menggunakan uji statistik yaitu uji T berpasangan yang menunjukkan terjadi perubahan suhu tubuh sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p = 0,001 (p0,05).   Kesimpulan : Ada pengaruh tepid sponge terhadap perubahan suhu tubuh anak usia pra sekolah dan sekolah yang mengalami demam di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak.