cover
Contact Name
Mita
Contact Email
psik@ners.untan.ac.id
Phone
+6285299696808
Journal Mail Official
psik@ners.untan.ac.id
Editorial Address
Jalan Prof. H. Hadari Nawawi Pontianak 78124 Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
ProNers
ISSN : -     EISSN : 25989014     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jpn.v6i2
Core Subject : Health,
This Journal aims to improve nursing science development, especially in nursing education by publishing scientific papers from researchers, lecturers, and practitioners of nursing and health professional both on a national and international.
Articles 501 Documents
PENGARUH SENAM ERGONOMIK TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH LANSIA DENGAN HIPERTENSI ., Rizki Nurfitri
ProNers Vol 4, No 1 (2019): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.531 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v4i1.34146

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi sering terjadi pada lansia dan sering tidak memiliki gejalayang jelas. Perlu penanganan yang baik untuk mengatasinya. Senam ergonomik dapatmembantu menurunkan tekanan darah penderita hipertensi dengan mengembalikanelastisitas pembuluh darah dan peredaran darah menjadi lancar. Tujuan : Menganalisis pengaruh senam ergonomik terhadap perubahan tekanan darahlansia dengan hipertensi. Metode : Penelitian kuantitatif menggunakan pre and post test non equivalent controlgroup. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan 19reponden kelompok perlakuan (Posyandu Lansia Al-kautsar Wilayah kerja PuskesmasSungai Durian) dan 19 responden kelompok kontrol (Panti Rehabititasi Sosial TresnaWerdha Mulia Dharma). Instrumen yang digunakan adalah Sphigmomanometer danlembar observasi tekanan darah. Menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann Whitney dengan nilai P 0,05. Hasil : Uji Wilcoxon didapatkan nilai P tekanan darah sistolik dan diastolik kelompokperlakuan P=0,000. Nilai P pada tekanan darah sistolik kelompok kontrol P=0,000 dannilai tekanan darah diastolik kelompok kontrol P=0,006. Hasil uji mann whitney posttest intervensi senam menujukkan nilai P= 0,649. Kesimpulan : Ada pengaruh senam ergonomik terhadap perubahan tekanan darahlansia dengan hipertensi dan tidak ada perbedaan yang signifikan dari hasil post test senam ergonomik pada kedua kelompok penelitian. Hipertensi dapat dijadikan salahsatu terapi nonfarmakologi untuk menurunkan dan mengontrol tekanan darah.Kata Kunci : Lanjut usia, Senam Ergonomik, Hipertensi
PENGARUH TERAPI KOMPRES AIR HANGAT DENGAN JAHE TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI SENDI PADA WANITA LANJUT USIA DI GRAHA WERDHA MARIA JOSEPH PONTIANAK DAN GRAHA WERDHA KASIH BAPA KABUPATEN KUBU RAYA ., Nurlaila Rahmawati
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.493 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.26943

Abstract

Latar Belakang : Proses menua pada lanjut usia menyebabkan banyak keluhansalah satunya adalah nyeri sendi. Nyeri sendi pada wanita lanjut usia terjadikarena perubahan kadar hormone esterogen dan penurunan osteoblas sehinggamenyebabkan tulang berongga, sendi menjadi kaku dan muncul rasa nyeri padasendi. Kalimantan Barat berada diurutan kelima di Indonesia yang mengalaminyeri sendi yaitu (13,3%). Proporsi terbesar (10%) berada di KabupatenPontianak (14,75%) dan Kota Pontianak (13,36%). Penyakit sendi tertinggi terjadipada umur ≥75 tahun (33%), 65-74 tahun (30,6%) dan 55-64 tahun (25,2%).Diperlukan suatu tindakan farmakologi dan nonfarmakologi untuk menguranginyeri sendi pada wanita lanjut usia, salah satunya adalah terapi nonfarmakologikompres air hangat dengan jahe.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Terapi KompresAir Hangat dengan Jahe Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Wanita LanjutUsia di Panti Graha Werdha Maria Joseph Pontianak dan Panti Graha WerdhaKasih Bapa Kubu Raya.Metode : Merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desainpenelitian Quasi eksperimen yang berupa rancangan time series design (designseri waktu) dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design tanpa adakelompok kontrol. Sampel penelitian berjumlah 18 responden denganmenggunakan teknik total sampling. Hasil : Hasil uji statistik t berpasangan yang didapat menunjukkan nilaisignificancy 0,000 (p0,05). Hal ini menyatakan ada pengaruh terapi kompres airhangat dengan jahe terhadap penurunan skala nyeri pada wanita lanjut usia. Kesimpulan : Ada pengaruh terapi kompres air hangat terhadap penurunan skalanyeri sendi sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Terapi kompres air hangatdapat menurunkan nyeri sendi pada wanita lansia. Direkomendasikan untukwanita lanjut usia menerapkan terapi kompres air hangat ini sebagai salah satupilihan terapi alternatif dalam upaya menurunkan nyeri sendi.Kata Kunci : Skala nyeri sendi, wanita lansia, kompres air hangat jahe, terapijahe
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN DENGAN METODE STORYTELLING MENGGUNAKAN FINGER PUPPET (BONEKA JARI) TERHADAP KEMAMPUAN MENCUCI TANGAN PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI PAUD PAGI CERIA PONTIANAK UTARA ., Miranda Fitra Bellinda
ProNers Vol 4, No 1 (2019): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.437 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v4i1.34468

Abstract

Diare menjadi penyakit pembunuh kedua bagi anak-anak di bawah lima tahun danmenyebabkan kematian sekitar 525.000 anak setiap tahunnya. Penyakit diare dapat dicegahdan diobati dengan menjaga kebersihan diri anak satu diantaranya mencuci tangan dengansabun dapat mengurangi angka kejadian diare sampai 40%. Upaya untuk membudayakanperilaku cuci tangan adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan pada anak. Satu diantarametode yang dapat menarik perhatian anak adalah dengan metode storytelling menggunakanfinger puppet (boneka jari). Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengaruh pendidikankesehatan cuci tangan pakai sabun dengan metode storytelling menggunakan finger puppet(boneka jari) terhadap kemampuan mencuci tangan pada anak usia prasekolah di PAUD PagiCeria Pontianak Utara. Penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian pra eksperimen(pre experimental designs), one group pretest posttest pada 19 responden. Instrumen yangdigunakan dalam penelitian ini yaitu lembar observasi SOP mencuci tangan. Data hasil ujiwilxocon diperoleh nilai p=0,000 (p0,05). Nilai ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruhpendidikan kesehatan cuci tangan pakai sabun dengan metode storytelling menggunakan fingerpuppet (boneka jari) terhadap kemampuan mencuci tangan. Adanya pengaruh pendidikankesehatan cuci tangan pakai sabun dengan metode storytelling menggunakan finger puppet(boneka jari) terhadap kemampuan mencuci tangan pada anak usia prasekolah di PAUD PagiCeria Pontianak Utara. Sehingga storytelling dapat digunakan sebagai metode pendidikankesehatan cuci tangan pakai sabun yang dapat diberikan kepada anak usia prasekolah agardapat melakukan cuci tangan yang baik dan benar.Kata Kunci: Cuci Tangan Pakai Sabun, Storytelling, Boneka Jari, Usia Prasekolah.
PENGARUH TERAPI TERTAWA TERHADAP SKOR STRES PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR DI PROGRAM STUDI KEPERAWATAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK ., Suci Wahyuni
ProNers Vol 4, No 1 (2019): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.171 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v4i1.34591

Abstract

Latar Belakang : Mahasiswa tingkat akhir memiliki tugas untuk menyelesaikanskripsi sebagai syarat untuk memperoleh gelar sarjana. Dalam proses mengerjakanskripsi seringkali terdapat berbagai kendala sehingga menyebabkan terjadinyastres. Hasil survei yang dilakukan oleh American College Health Association(ACHA) pada tahun 2013 di Amerika, menjelaskan satu diantara masalah besaryang dihadapi mahasiswa dalam dunia perkuliahan adalah stres. 9 dari 10mahasiswa tingkat akhir yang mengerjakan skripsi mengalami tanda dan gejaladari stres. Satu diantara upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi stres dandapat membantu merubah stres negatif menjadi stres positif adalah dengan terapitertawa.Tujuan : Mengetahui pengaruh terapi tertawa terhadap skor stres pada mahasiswatingkat akhir di Program Studi Keperawatan Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode : Penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian quasy experimentdengan jenis penelitian pre and post test control group design pada 32 responden.Instrumen menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS) dan jenis analisismenggunakan uji paired t-test.Hasil : Setelah diberikan terapi tertawa pada mahasiswa tingkat akhir menunjukanadanya penurunan skor Perceived Stress Scale (PSS) yang ditunjukan oleh ujipaired t-test yang memberikan nilai signifikan p=0,000. Kesimpulan : Ada pengaruh terapi tertawa terhadap skor stres pada mahasiswa tingkatakhir di Program Studi Keperawatan Universitas Tanjungpura Pontianak. Sehingga terapitertawa dapat direkomendasikan untuk membantu mengurangi skor stres pada mahasiswatingkat akhir.Kata Kunci : Stres, Mahasiswa, Terapi Tertawa.
Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Tingkat Kecemasan Anak Usia Prasekolah yang Dirawat di RSUD Dr. Soedarso dan RSU Yarsi Pontianak ., Divi Siswanti
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.003 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.27854

Abstract

Latar Belakang :Anak prasekolah rentan terhadap penyakit, sehinggamenyebabkan anak harus dirawat di rumah sakit.Stresor utama pada anak yangdirawat antara lain kecemasan karena perpisahan, kehilangan kontrol, perlukaandan nyeri. Kecemasan pada anak selama masa perawatan merupakan sebuahfenomena yang seringkali terjadi di rumah sakit. Upaya untuk menurunkankecemasan anak dapat dilakukan melalui pelaksanaan teknik komunikasiterapeutik perawat sebagai orang yang paling dekat dengan anak selamaperawatan di rumah sakit. Tujuan:mengetahui hubungan teknik komunikasi terapeutik perawatdengantingkat kecemasan anak usia prasekolah yang dirawat di RSUD dr.Soedarso dan RSU Yarsi PontianakMetodologi:Analisa Korelasi Chi Square. Sampel berjumlah 30 respondenmenggunakan teknik total samplingserta alat pengambilan data menggunakankuesioner.Hasil: Didapatkan nilai p-value sebesar 0,017 (α = 0,05), dengan jenis kelaminanak terbanyak yaitu perempuan (60,0%), lama rawat paling lama 1-3 hari(56,7%). Pendidikan terbanyak DIII (73,3%), lama bekerja paling lama yaitu 1-3tahun (22,9%). Data tingkat kecemasan masuk dalam kategori tinggi (56,7%), dankomunikasi terapeutik perawat sebagian besar kurang baik (53,3%).Kesimpulan: Terdapat hubungan antara teknik komunikasi terapeutik perawatdengan tingkat kecemasan anak usia prasekolah yang dirawat di RSUD Dr.Soedarso dan RSU Yarsi Pontianak.Kata Kunci : Tingkat Kecemasan, Komunikasi Terapeutik PerawatReferensi : 48 (2000-2015)
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR TERJADINYA LUKA KAKI DIABETES BERULANG PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI KLINIK KITAMURA DAN RSUD Dr. SOEDARSO PONTIANAK ., Ezy Alkendhy
ProNers Vol 4, No 1 (2019): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1549.829 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v4i1.33486

Abstract

Latar Belakang : Penderita diabetes melitus akan lebih beresiko terjadinyakomplikasi luka kaki diabetes. Beberapa faktor yang dapat dicurigai sebagaipenyebab terjadinya luka kaki diabetes adalah lamanya menderita DM, kadar guladarah (HbA1c), obesitas, neuropati sensorik, kalus, pola diet, aktivitas fisik,perawatan kaki dan aspek spiritual.Tujuan : Mengidentifikasi faktor apa yang paling dominan terhadap kejadian lukakaki diabetes berulang.Metode : Penelitian kuantitatif yang menggunakan desain penelitian case control.Teknik sampling yang digunakan adalah Non probability sampling dengan metodeconsecutive sampling. Jumlah sampel 58 responden yang terdiri dari 29 respondenluka kaki diabetes pertama dan 29 responden luka kaki diabetes berulang.Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan pemeriksaan monofilament 10 g,pemeriksaan laboratorim, pengukuran tinggi, berat badan dan wawancara. Ujistatistik menggunakan univariat, bivariat menggunakan uji chi square dan ujialternatif uji fisher dan multivariat menggunakan logistic regresi berganda.Hasil : Analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna padaneuropati sensorik (p = 0,023) dan kalus (p = 0,007). Analisis mutivariat faktor yangpaling dominan memengaruhi terjadinya luka kaki diabetes adalah neuropati sensorikdengan nilai OR 0,298.Kesimpulan : Neuropati sensorik merupakan faktor yang paling dominan terhadapkejadian luka kaki diabetes berulang.Kata Kunci : Diabetes melitus, Luka Kaki Diabetes, Faktor-Faktor Luka Kaki Referensi : 94 (2008-2018)
PENGARUH TERAPI TERTAWA TERHADAP SKOR DEPRESI PADA PENYALAHGUNAAN ZAT PSIKOAKTIF REHABILITASI DI WISMA SIRIH RUMAH SAKIT JIWA DAERAH SUNGAI BANGKONG DAN REHABILITASI SOSIAL BERBASIS MASYARAKAT RBM BUMI KHATULISTIWA PROVINSI KALIMANTAN BARAT ., Bob Kristian Luis
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.694 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.26538

Abstract

Latar Belakang : Depresi merupakan gangguan mental yang bisa terjadi oleh siapapun, termasuk pada orang pengguna zat psikoaktif. Pengaruh zat-zat seperti obat psikoaktif mempengaruhi kerja neurotransmitter sehingga menyebabkan seseorang mengalami gangguan mood atau depresi. Akibatnya mereka sulit mengontrol emosi dan perasaan serta kurangnya minat dalam beraktivitas. Salah satu upaya yang dilakukan untuk menciptakan kondisi yang rileks dan dapat mengatasi depresi adalah dengan terapi tertawa.Tujuan : Mengetahui pengaruh terapi tertawa terhadap skor depresi pada penyalahgunaan zat psikoaktif di Wisma Sirih Rumah Sakit Jiwa Daerah Sungai Bangkong dan Rehabilitasi Sosial Berbasis Masyarakat Bumi Khatulistiwa Provinsi Kalimantan Barat Metode : Penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan pre experiment dalam kategori satu kelompok (one group pretest-posttest design) pada 18 orang penyalahgunaan zat psikoaktif rehabilitasi tanpa kelompok kontrol yang mengalami depresi. Skor depresi diketahui dengan kuisoner BDI-IIHasil : Setelah diberikan terapi tertawa menunjukan adanya penurunan skor Beck Depression Inventory yang ditunjukan oleh uji wilcoxon yang memberikan nilai signifikan p 0,001, nilai mean saat pretest 21,61 dan posttest 13,06Kesimpulan : Kesimpulan pada penelitian ini terdapat pengaruh terapi tertawa terhadap skor depresi pada penyalahgunaan zat psikoaktif di Wisma Sirih Rumah Sakit Jiwa Daerah Sungai Bangkong dan Rehabilitasi Sosial Berbasis Masyarakat RBM Bumi Khatulistiwa provinsi Kalimantan Barat. Sehingga direkomendasikan menggunakan terapi tertawa sebagai terapi komplementer dalam mengurangi depresi pada penyalahgunaan zat psikoaktif   Kata Kunci : Depresi, Penyalahgunaan Zat Psikoaktif, Terapi Tertawa
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI KECAMATAN PONTIANAK BARAT ., Ulfa Nadiati
ProNers Vol 4, No 1 (2019): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v4i1.34397

Abstract

Latar belakang : Penyakit TB paru mempunyai prevalensi yang tinggi. Hal iniberdampak pada aspek kehidupan baik fisik, psikologis, sosial dan spritual.Dampak ini mempengaruhi kualitas hidup pasien. Perlu penanganan yang baiksalah satunya adalah adanya dukungan dari sekitarnya. Tujuan : Mengetahui hubungan dukungan sosial dengan kualitas hidup pasientuberkulosis paru di Kecamatan Pontianak Barat.Metode : Desain penelitian analitik observasional dengan pendekatan crosssectional study. Teknik sampling menggunakan purposive sampling denganjumlah sampel 41 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesionerdukungan sosial dan Short Form 36 (SF-36) untuk mengukur kualitas hidup. Ujistatistik menggunakan uji Pearson.Hasil : Responden dengan dukungan sosial baik memiliki kualitas hidup baiksebanyak 61,9% dan kualitas hidup yang buruk sebanyak 38,1%. Respondendengan dukungan sosial buruk memiliki kualitas hidup yang baik sebanyak 35%dan kualitas hidup yang buruk sebanyak 65%. Hasil uji statistik didapatkan nilair=0,361 dan p=0,020. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik dukungan sosialmaka semakin baik pula kualitas hidupnya dan menunjukkan bahwa adahubungan antara dukungan sosial dengan kualitas hidup pada pasien TB paru diKecamatan Pontianak Barat.Kesimpulan : Terdapat hubungan dukungan sosial dengan kualitas hidup padapasien tuberkulosis paru.Kata Kunci : Tuberkulosis paru, dukungan sosial, kualitas hidupRefesensi : 42 (2007-2017)
STUDI KUALITATIF ASPEK SPIRITUALITAS PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT UMUM YARSI PONTIANAK ., Oktaviani Fenti Astuti
ProNers Vol 4, No 1 (2019): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.711 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v4i1.34582

Abstract

Latar Belakang : Spiritualitas sangat membantu dalam proses pengobatan,memberi efek menenangkan dan dapat menerima semuanya dengan lebih ikhlasAspek spiritual yang bervariasi antara satu pasien dengan pasien lainnya, terdapatpasien yang menyatakan mengalami gangguan pada aspek spiritual sepertiketidakmauan dan ketidakmampuan untuk beribadah, tidak adanya dukungan darilingkungan sekitar, kondisi fisik yang mengalami penurunan serta keputusaanterhadap proses pengobatan.Tujuan : Menganalisis dan mengeksplorasi aspek spiritualitas pada pasien gagalginjal kronis yang menjalani hemodialisa.Metode : Penelitian kualitatif deskriptif menggunakan metode wawancaramendalam (in-depth interview) dengan pendekatan fenomenologi. Penelitiandilakukan dengan 4 orang informan yang menjalani hemodialisa di RS UmumYARSI. Sampel diambil menggunakan purposive sampling dan sampel variasimaksimal dengan metode wawancara. Triangulasi dilakukan pada 4 orangpartisipan. Pernyataan peserta dicatat dengan menggunakan perekam suara, dankemudian ditranskipkan, dikodekan, ditafsirkan, dan dikategorikan, sehinggadapat membentuk tema.Hasil : Hasil penelitian ini didapatkan tiga tema, yaitu spiritual merupakankeyakinan terhadap Allah/Tuhan Sang Pencipta, keyakinan bahwa hemodialisamerupakan upaya penyembuhan dari penyakit gagal ginjal kronis, dan emosi yangbervariasi dipengaruhi oleh dukungan keluarga dan kedekatan terhadap Tuhan.Kesimpulan : spiritualitas yang baik mempengaruhi segala aspek kesembuhan,serta dukungan dan kedekatan terhadap Tuhan menjai penguat.Kata Kunci : Aspek spiritualitas, spiritual, hemodialisa, keyakinan
PENGARUH PROGRAM STROKE SELF MANAGEMENT TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN PASCA STROKE DI KOTA PONTIANAK ., Pedro Dian Pamungkas
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.367 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.27496

Abstract

Stroke merupakan cedera vascular serebral (CVS) yang terjadi karena gangguanperedaran darah di otak, yang disertai dengan manifestasi klinis seperti defisit neurologis.Angka kejadian stroke didunia sebesar 140/100.000 orang, di Indonesia sendiri sebesar7,0"°, dan di Kalimantan Barat sebesar 5,8"°. Diharapkan dengan adanya program strokeself management dapat dijadikan suatu intervensi yang mendukung pasien untukmengelola penyakit yang dideritanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhprogram stroke self management terhadap kualitas hidup pasien pasca stroke di KotaPontianak.. Penelitian kuantitatif menggunakan rancangan quasy eksperiment denganpre-test dan post-test non equivalent control group. Metode pengambilan sampel denganpurposive sampling berjumlah 28 responden yang dibagi menjadi 14 responden kelompokintervensi dan 14 responden kelompok kontrol. Intervensi yang diberikan kepada setiapresponden adalah program stroke self management. Analisa mengunakan independent ttest dengan nilai p 0,05. Analisis Bivariat pada kelompok intervensi dengan kelompokkontrol sesudah diberikan program stroke self management, didapatkan nilai p = 0,000.Terdapat pengaruh program stroke self management terhadap kualitas hidup pasien pascastroke di Kota Pontianak. Kata Kunci: Pasca Stroke, self management, kualitas hidup.