cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Semantik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
Teknologi Web Semantik Untuk Bibliografi Perpustakaan R. Rhoedy Setiawan; Mukhamad Nurkamid
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.165 KB)

Abstract

Sumber data yang terbesar dan sangat berharga untuk setiap pengguna karena didalam web kumpulan dokumen-dokumen saling terhubung dan dapat diakses melalui koneksi internet. Setiap individu didunia bebas menambahkan konten dalam web-nya. Makin banyak informasi yang ditambahkan, makin besar ukuran web dan semakin sulit pula untuk mencari informasi yang benar-benar yang diinginkan. Tujuan perpustakaan, pengarsipan, yang ada di institusi adalah untuk memelihara dokumen yang memiliki harga keilmuan yang dapat diakses dimasa depan sama mudahnya diakses pada saatini. Dengan semakin kecilnya media data, penyimpanan menggunakan media digital menjadi sangat menarik.Keuntungan penyimpanan menggunakan media digital adalah pencarian dapat dilakukan tidak hanya di antara masukan katalog elektronik, tetapi dapat menampilkan sepanjang keseluruhan isi dokumen.. Peneliti dan pengembang web mengusulkan tambahan informasi bagi konten web yang sering diistilahkan dengan metadata. Istilah metadata ini sering dipakai dalam semantic web, yang menggambarkan pendekatan dalam menangani dan menyimpan dokumen. Saat ini dokumen mulai disajikan dalam format XML (Extensible Markup Language). Bahasa lain yang digunakan dalam mendukung visi Semantic Web selain XML adalah RDF/OWL, Selanjutnya RDF/OWL dengan kemampuan dan fasilitas yang dimilikinya mampu digunakan untuk merepresentasikan makna istilah dalam web hingga dapat diproses dalam mesin sehingga dapat dikelola dan dicari .Kata kunci : Arsip, Proses, Cari
Multimedia Presentasi Pembelajaran Berbasis Augmented Reality untuk Pengenalan Pancaindra dalam Mendukung Mata Pelajaran IPA Tingkat Sekolah Dasar Wellia Shinta Sari; Ika Novita Dewi; Abas Setiawan
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.013 KB)

Abstract

Pengembangan multimedia presentasi pembelajaran merupakan salah satu alat bantu guru dalam proses pembelajaran dikelas dan tidak menggantikan guru secara keseluruhan. Multimedia pembelajaran ternyata sangat membantu siswa dalam meningkatkan pemahaman siswa, misalnya dengan aplikasi presentasi seperti Microsoft Power Point, dan bisaditambahkan multimedia linear berupa film dan video serta efek animasi untuk memperkuat pemahaman siswa, misalnya Augmented Reality (AR). Teknologi AR yang dikembangkan akan dipakai untuk membantu mengembangkan multimedia presentasi pembelajaran dalam mendukung proses belajar dan mengajar materi pengenalan pancaindra tingkat Sekolah Dasar sehingga mambantu siswa dalam memahami struktur dan fungsi pancaindra pelajaran IPA tingkat Sekolah Dasar khususnya kelas 4. Aplikasi AR dikembangkan dengan metode problem based learning yang meliputi tahap analisis,perancangan, pengembangan, dan pengujian. Aplikasi AR ini menggunakan gambar animasi 3D yang didesain menggunakan Autodesk 3ds Max dan dibangun menggunakan pemrograman flash dengan library FLARToolkit,Papaervision3D, dan FLARGenerator.Kata kunci : Augmented Reality, Pancaindra, FLARToolkit
USULAN PENJADWALAN PRODUKSI DENGAN METODE CAMPBELL DUDEK AND SMITH (STUDI KASUS PADA PT PAN PANEL PALEMBANG) Yudit Christianta; Theresia Sunarni
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.712 KB)

Abstract

PT Pan Panel adalah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang furniture. Penjadwalan produksi yang diterapkan perusahaan menggunakan sistem produksi First Come First Serve (FCFS). Metode FCFS melakukan pengurutan berdasarkan job yang datang dikerjakan terlebih dahulu. Hal ini menyebabkan waktu penyelesaian seluruh produksi(makespan) menjadi tidak jelas dan memiliki kecenderungan makespan yang lebih panjang. Berdasarkan hal tersebut maka di dalam Tugas Akhir ini diberikan alternatif metode penjadwalan produksi melalui penerapan metode Campbell Dudek and Smith (CDS) untuk meminimumkan makespan.Metode CDS merupakan pengembangan dari algoritma Jhonson yang melakukan penjadwalan produksi berdasarkan atas waktu proses terkecil pada n job dan m mesin. Penjadwalan dengan metode CDS pada penelitian ini menghasilkan 18 iterasi. Iterasi terbaik terdapat pada k = 12, 13, 14 dan 15 dengan urutan penjadwalan produksi 3-5-2-1-4. Nilai makespan yang diperoleh adalah sebesar 261,03 jam. Penjadwalan produksi dengan penerapan metode CDS dapat meminimumkan makespan sebesar 18,05%.Kata kunci: Penjadwalan produksi, Campbell Dudek and Smith (CDS), Makespan
PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK AKSES PUSH MAIL VIA YAHOO MESSENGER Muhammad Aditya Nugraha; Gede Karya
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.077 KB)

Abstract

Makalah ini membahas tentang pengembangan aplikasi akses Push Mail (PM) menggunakan Yahoo Messenger (YM).Pengembangan perangkat lunak ini terinspirasi oleh banyaknya layanan paket data murah yang disediakan oleh operator seluler khusus untuk chatting, sementara layanan PM masuk ke dalam paket yang lebih mahal. Aplikasi yang dikembangkan bersifat generik, atas dasar layanan email yang menggunakan protokol Simple Mail Transfer Protocol(SMTP), Post Office Protocol version 3 (POP3) dan Internet Message Application Protocol (IMAP). Komunikasi dengan YM server menggunakan YM SDK (Yahoo Messenger Software Development Kit). Aplikasi dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman Java pada lingkungan Java 2 Standar Edition (J2SE). Sedangkan di sisi client, menggunakanaplikasi standar YM Client yang sudah ada. Dengan demikian, semua perangkat yang dilengkapi dengan YM Client dapat digunakan untuk mengakses layanan aplikasi dengan biaya murah.Kata kunci : Push Mail, Yahoo Messenger
SISTEM INFORMASI DOSEN PENASEHAT AKADEMIK PADA FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI UNIVERSITAS BUDI LUHUR Muhammad Ainur Rony; Putu Utama Sanjaya Putra; Kalvinly Kalvinly; Bimby Dara Asmarani
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.586 KB)

Abstract

Dosen Penasehat Akademik (PA) memiliki tugas untuk membimbing mahasiswa. Tujuan pembimbingan adalah agar mahasiswa dapat menjalani kegiatan perkuliahan dengan baik dan lancar, sehingga dapat lulus tepat waktu dengan nilai yang baik. Permasalahan yang dihadapi oleh Dosen PA adalah tidak adanya sarana yang dapat memonitor perkembangan mahasiswa, sehingga hal ini menyulitkan tugas dari Dosen PA. Oleh sebab itu dibutuhkan sebuah sarana untuk dapat membantu Dosen PA untuk bekerja memonitor perkembangan mahasiswa. Sistem Informasi Dosen Penasehat Akademik harapannya dapat memudahkan pekerjaan Dosen PA untuk bekerja. Sistem informasi ini berbasis web. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalah ini adalah dengan cara identifikasi masalah, analisa kebutuhan dan desain sistem.Kata kunci : Akademik, Sistem Informasi, Dosen PA
KOMPRESI DATA MENGGUNAKAN METODE HUFFMAN Ari Wibowo
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.947 KB)

Abstract

Kompresi data (pemampatan data) merupakan suatu teknik untuk memperkecil jumlah ukuran data (hasil kompresi) dari data aslinya. Pemampatan data umumnya diterapkan pada mesin komputer, hal ini dilakukan karena setiap simbol yang dimunculkan pada komputer memiliki nilai bit-bit yang berbeda. Pemampatan data digunakan untuk mengurangkan jumlah bit-bit yang dihasilkan dari setiap simbol yang muncul. Dengan pemampatan ini diharapkan dapat mengurangi (memperkecil ukuran data) dalam ruang penyimpanan. Pengkodean dengan metode Huffman dibangun dari panjang variabel kode-kode yang disusun dari bit-bit. Simbol dengan probabilitas yang tinggi akan memperoleh kode-kode paling pendek sedangkan simbol dengan probabilitas paling rendah akan memproleh kode terpanjang. Kode Huffman mempunyai atribut unik yang sempurna, dalam arti kode-kode tersebut dapat mengembalikan (decoder) kode yang panjang dan decirable dalam arti kode Huffman tersebut tidak menjadi prefik kode Huffman yang lain.Kata Kunci : Pemampatan, kode huffman, simbol
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) UNTUK MENENTUKAN JURUSAN PADA SMK BAKTI PURWOKERTO Nandang Hermanto
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.945 KB)

Abstract

Sebagian besar siswa lulusan SMP berkeinginan untuk melanjutkan pendidikannya khususnya ke SMK, hal tersebut dapatdi buktikan dengan banyaknya siswa lulusan SMP yang mengikuti ujian masuk ke SMK. Hal yang patut disayangkan adalah kurang matangnya mereka memilih jurusan yang ada di sekolah kejuruan yang dituju.Situasi semacam ini berdampak pada biaya pendidikan yang terlanjur dikeluarkan, baik oleh orang tua siswa maupun olehpemerintah yang mensubsidi sekolah menjadi tidak bermanfaat karena siswa tersebut tidak memiliki kemampuan yang memadai untuk jurusan yang sudah dipilihnya, akibat negatif lainnya adalah para siswa yang drop out.Berdasarkan informasi yang diperoleh dari team penerimaan siswa baru jumlah jurusan yang ada pada SMK Bakti terdiri dari tiga jurusan yaitu jurusan akuntansi, administrasi perkantoran, dan multimedia. penjurusan didasarkan pada pilihan siswa saat melakukan pendaftaran dengan mencatumkan minat untuk jurusan 1 dan jurusan 2 selain itu penjurusan ditentukan oleh nilai yang disyaratkan pada masing-masing jurusan. Sistem pendukung keputusan pemilihan jurusan dengan metode fuzzy Multi-Attribute Decision Making, diharapkan dapat membantu team penerimaan siswa baru dalam menentukan jurusan bagi tiap siswa. Sistem pendukung keputusan ini berbasis web sehingga dapat diakses dimana saja oleh calon siswa untuk melakukan pendaftaran secara online, kemudian data akan diolah untuk menentukan jurusan yang tepat untuk masing-masing siswa.Kata kunci : Sistem Pendukung Keputusan, Fuzzy Multi-Attribute Decision Making, Simple Additive Weighting
APLIKASI BROKER PROPERTI STUDI KASUS PT. HORE INDONESIA Sarwosri Sarwosri; Arysco Gunawan
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.767 KB)

Abstract

Teknologi informasi dan proses komputerisasi menjadi kecendrungan baru diseluruh dunia. Perkembangan ini memungkinkan adanya proses komputerisasi dalam dunia bisnis, termasuk dalam bisnis perantara jual beli properti. Apabila proses-proses bisnis yang ada dilakukan secara manual, maka akan membutuhkan waktu yang sangat lama dan kemungkinan terjadinya kekacauan sangat besar. Aplikasi Broker Properti merupakan salah satu aplikasi yang dapat membantu proses bisnis pada kantor broker properti. Aplikasi ini dibangun menggunakan VB.NET terdiri dari fungsi pendaftaran agen, pemasangan iklan, pembayaran iuran,perhitungan bonus, serta proses sinkronisasi data antara kantor pusat dan kantor cabang. Setiap fungsi memiliki ketentuan sendiri-sendiri dalam prosesnya. Proses perhitungan bonus dilakukan dengan memperhatikan syarat dan ketentuan yang berlaku untuk mendapatkan bonus. Proses sinkronisasi dilakukan dengan membuat sebuah file yang akan dikirim melalui internet. Target yang didapat dalam Aplikasi Broker Properti ini adalah membantu proses-proses bisnis yang ada dalam kegiatan sehari-hari kantor broker properti, dalam kasus ini adalah PT. HORE Indonesia.Kata Kunci : perantara jual beli, properti, PT. HORE Indonesia, VB.NET
SISTEM PEMBELAJARAN TRIGONOMETRI BERBASIS MULTIMEDIA Ridha Sefina Samosir; Ridon Jan Antoro
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.133 KB)

Abstract

Arus informasi dan perkembangan teknologi masuk dengan sangat deras. Di setiap bidang, teknologi berperan penting salah satunya di bidang pendidikan. Teknologi yang sudah menjadi tuntutan zaman terlihat kurang dimanfaatkan oleh sistem pendidikan di Indonesia. Padahal di negara maju hampir semua bidang pendidikan memanfaatkan teknologi. Oleh karena itu, dalam rangka membantu meningkatkan mutu pendidikan melalui peragaman metode pengajaran maka Indonesia merasa perlu memanfaatkan teknologi komputer. Di dalam dunia komputer dikenal istilah multimedia. Sistem multimedia dapat menggabungkan empat komponen dari multimedia, yakni komponen teks, gambar, suara (audio), dananimasi. Penggabungan media-media tersebut (multimedia) dapat digunakan untuk berbagai kegiatan pendidikan seperti pengajaran yaitu melalui pembuatan aplikasi sistem pembelajaran matematika trigonometri yang berbasis multimedia. Berdasarkan hasil observasi peneliti pada sebuah sekolah menengah atas menunjukkan bahwa materi trigonometri cenderung sulit difahami. Kesulitan ini tidak hanya dialami oleh siswa, para guru pengampu juga mengalami kesulitan ketika akan menyampaikan materi trigonometri. Hal ini menunjukkan bahwa metode pengajaran yang ada belum menjawab seluruh masalah yang dihadapi para siswa dalam belajar trigonometri. Persoalan ini dapat menyebabkan semangat belajar siswa menjadi kurang dan bahkan prestasinya dapat menurun. Oleh karena itu perlu dibuatkan metode baru dalam pembelajaran trigonometri yang mampu meningkatkan motivasi belajar siswa dan akhirnya meningkatkan prestasi siswa. Hal inilah yang menjadi pembahasan utama dalam penelitian ini yaitu pembuatan sebuah sistem pembelajaran matematika trigonometri berbasis multimedia. Sistem pembelajaran matematika trigonometri dibangun dengan menggunakan tool Multimedia Adobe Flash sehingga materi pelajaran trigonometri menjadi lebih menarik dan menyenangkan bagi siswa dan para guru pengampu lebih mudah dalam mengajar. Adobe Flash dapat digunakan untuk membuat gambar vektor dan animasi gambar disertai dengan fitur suara (audio). Adapun Metodologi pengembangan perangkat lunak yang digunakan adalah metode pengembangan multimedia, di mana ada 6 tahapan dalam metode ini yaitu Concept, Design, Obtaining Content Material, Assembly, Testing dan Distribution.Kata Kunci: Matematika, Trigonometri, Multimedia, Sistem
CLOUD COMPUTING SEBAGAI SOLUSI EFISIENSI DALAM SISTEM PEMBELAJARAN ONLINE PADA PERGURUAN TINGGI Fredy Susanto; M. Yusup; Andrew Tirta
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1455.612 KB)

Abstract

Cloud Computing secara luas telah dipercaya sebagai sebuah revolusi dalam dunia komputer yang akan menjadi sebuah standar industri. Teknologi ini merupakan tujuan utama di dalam dunia ilmu komputer. Penelitian yang telah dilakukan bertahun-tahun telah mendapatkan berbagai penghargaan dalam virtualisasi, distributed computing, utility computing dan networking. Oleh karena itu, beberapa pertanyaan muncul terkait dengan performa dari sistem ini. Pembelajaran ini bertujuan untuk meminimalisasi biaya perawatan dari sistem tradisional yang biasa dipakai. Untuk itu, kita memerlukan sebuah hardware pengganti pc yang dapat mendukung teknologi ini. Hardware ini dinamakan thin client/mini pc station.Sebuah thin client adalah sebuah komputer atau program komputer yang bergantung pada komputer lain (server) untuk memenuhi peran komputasinya. Peran tepatnya dapat bermacam-macam, tergantung dari kinerja server dalam pengolahan data menjadi informasi yang aktual yang diberikan pada klien. Thin client bertindak sebagai komponen dari infrastruktur komputer, di mana banyak klien berbagi proses komputasi dengan server yang sama. Karena itu, infrastruktur thin client dapat dilihat sebagai pembakuan dari beberapa servis komputer dari berbagai interface pengguna. Hal ini sangat dinginkan walau dalam konteksnya, di mana individual fat client mempunyai lebih banyak fungsi atau tenaga dari pada kebutuhan infrastruktur atau penggunaanya. Hal ini dapat dibandingkan, sebagai contoh dengan gridcomputing. Thin client computing juga merupakan sebuah jalan untuk mempermudah perawatan suatu komputer dan mengurangi total biaya yang perlu dikeluarkan. Thin client modern yang paling banyak digunakan sekarang ini adalah sebuah terminal komputer low-end yang memfokuskan hanya pada penggunaan/pemberian sebuah graphical user interface kepada end-user. Fungsi selebihnya, dalam sistem operasi, diambil dari server.Kata kunci: Cloud Computing, Thin Client, Mengurangi total biaya