cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Semantik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
INTEGRASI PERINGKAS DOKUMEN OTOMATIS SEBAGAI FEATURE REDUCTION PADA CLUSTERING DOKUMEN Abu Salam; Catur Supriyanto; Amiq Fahmi
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1035.638 KB)

Abstract

Clustering dokumen merupakan proses pengelompokan dokumen yang memiliki kesamaan topik, clustering dokumen memudahkan pengguna menemukan dokumen yang diinginkan. Dalam proses clustering dokumen, dokumen direpresentasikan menggunakan Vector Space Model (VSM). Masalah dalam VSM adalah matrik term-dokumen biasanya sangat jarang (banyak mengandung angka 0 dalam term-dokumen matrik) dan juga mempunyai dimensi tinggi, sehingga masalah-masalah ini dapat mengurangi kinerja clustering dokumen. Oleh karena itu diperlukan suatu metode untuk bisa mengurangi dimensi term-dokumen dan menghilangkan term yang bernilai 0 tersebut sehingga dapat meningkatkan kinerja proses clustering. Dalam penelitian ini diusulkan model peringkas dokumen otomatis sebagai feature reduction pada proses clustering dokumen.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan akurasi dari clustering dokumen dengan mengintegrasikan peringkas dokumen otomatis sebagai feature reduction. Ada beberapa tahapan clustering dalam penelitian ini, yaitu preprocessing, peringkas dokumen otomatis, pembobotan kata, feature selection, feature transformation dan algoritma clustering. Tahap Preprocessing yang digunakan dalam penelitian ini adalah tokenization, stopword, stemming dan pemenggalan kalimat. Proses peringkas dokumen otomatis ditujukan untuk penyeleksian kalimat agar didapatkan ringkasan teks yang diperoleh dengan menyajikan kembali bagian tulisan yang dianggap topik utama tulisan dengan bentuk yang lebih disederhanakan baru kemudian selanjutnya dilakukan proses pembobotan kata, feature selection, feature transformation dan clustering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi peringkas dokumen otomatis sebagai feature reduction dapat meningkatkan kinerja clustering dokumen sampai dengan 91,7 %, mengalami peningkatan dari tingkat akurasi 89,6 % untuk proses feature reduction tanpa menggunakan peringkas dokumen otomatis. Kemudian pengaruh Integrasi peringkas dokumen otomatis sebagai feature reduction untuk waktu komputasi yang dibutuhkan adalah pada % feature selection yang semakin kecil integrasi peringkas dokumen otomatis sebagai feature reduction membutuhkan tambahan waktu komputasi tersendiri, akan tetapi pada proporsi feature selection yang semakin besar, % peringkas dokumen otomatis dapat menurunkan waktu komputasi yang digunakan.Kata kunci: Text mining; Clustering Dokumen; Peringkas Dokumen Otomatis.
TINGKAT KEMATANGAN TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI UNIVERSITAS XYZ DOMAIN MONITOR AND EVALUATE (ME) FRAMEWORK COBIT 4.0 Nova Rijati; Budi Widjajanto; Dewi Agustini Santoso
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.035 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kematangan (maturity level) tata kelola teknologi informasi khususnya pada Domain Monitor and Evaluate (ME) dengan mengacu pada kerangka kerja COBIT 4.0. Perhitungan maturity level proses-proses pada domain ME dilakukan dengan cara menganalisis kuisioner dan hasil observasi terhadap pengelolaan teknologi informasi pada Universitas XYZ. Diketahui bahwa current maturity level domain ME berada pada level 1. Selanjutnya current maturity level tersebut dijadikan sebagai dasar dalam merumuskan strategi yang tepat untuk meningkatkan kapasitas proses tata kelola teknologi informasi domain ME, yakni pada level 3. Hasil dari penelitian ini berupa rekomendasi kegiatan yang harus dilakukan agar tingkat kematangan yang diinginkan (expected maturity level) tercapai, disertai dengan indikator pengukurannya.Kata kunci : Monitor and Evaluate (ME), Tingkat Kematangan , Tata Kelola TI
OPTIMASI PENENTUAN RUTE KENDARAAN PADA SISTEM DISTRIBUSI BARANG DENGAN ANT COLONY OPTIMIZATION Gunawan Gunawan; Indra Maryati; Henry Kurniawan Wibowo
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.123 KB)

Abstract

Masalah penentuan rute kendaraan atau yang lebih dikenal dengan Vehicle Routing Problem (VRP) merupakan model masalah transportasi yang mengundang banyak minat ilmuwan komputer, yang bertujuan untuk mencari rute optimal untuk sejumlah kendaraan dalam melayani sejumlah customer. VRP memiliki banyak varian sehingga dapat memodelkan bermacam-macam masalah transportasi, logistik dan distribusi. Makalah ini membahas tentang masalah distribusi barang dengan menggunakan varian Capacitated VRP (CVRP). Masalah VRP dapat diselesaikan dengan menggunakan beberapa metode, yaitu Brute-force Search yang termasuk exact methods, Nearest Neighbor Insertion (NNI) yang termasuk metode heuristik, dan Ant Colony Optimization (ACO) yang termasuk metode metaheuristik. Aplikasi pendukung dibuat untuk menyelesaikan varian VRP, yaitu CVRP. Makalah ini membuktikan bahwa algoritma ACO dapat menghasilkan solusi yang lebih mendekati optimal dibandingkan dengan Brute-force Search maupun NNI. Penjelasan juga diberikan meliputi contoh kasus sederhana untuk setiap varian, representasi grafnya, dan solusi optimal untuk masalah tersebut.Kata kunci : Vehicle Routing Problem, CVRP, Ant Colony Optimization, Ant Colony System
PENERAPAN ENTERPRISE APPLICATION INTEGRATION SEBAGAI MODEL INTEGRASI SISTEM INFORMASI DI UNIVERSITAS KATOLIK PARAHYANGAN Gede Karya
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.526 KB)

Abstract

Pengembangan sistem informasi untuk memenuhi kebutuhan perguruan tinggi saat ini semakin marak. Melihat skala dan kompleksitasnya, sistem informasi perguruan tinggi, khususnya dengan student body 10 ribu lebih dapat dikatagorikan sebagai sistem informasi enterprise. Pada pengembangan sistem informasi enterprais, strategi bertahap dalam kurun waktu yang panjang, menimbulkan versi aplikasi yang banyak. Sehingga mengintegrasikan aplikasi dalam rentang versi teknologi yang berbeda menjadi kendala, jika menggunakan prinsip integrasi yang menyatukan teknologi. Oleh karena itu, pada makalah ini dibahas tentang bagaimana strategi integrasi aplikasi menggunakan pendekatan enterprise application integration (EAI). Dengan menggunakan EAI, integrasi dapat dilakukan di tingkat data/ informasi, presenasi/ akses dan fungsional/ proses bisnis. Pola yang diterapkan juga dapat memilih pola mediasi maupun federasi. Pada kasus Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) diterapkan integrasi di sisi data menggunakan prinsip data integration dengan proses ETL(extract-transform-load) dan data warehousing. Integrasi di sisi proses bisnis diterapkan dengan workflow dan dari sisi presentasi menggunakan pola federasi dengan menggunakan web portal. Dari model integrasi yang diusulkan diinventarisasi portofolio teknologi free open source software (FOSS) yang dapat digunakan untuk mengimplementasikan model tersebut.Kata kunci: enterprise information system, integration, EAI, ETL, workflow, web portal
PENENTUAN JENIS FUMIGASI DENGAN MENGGUNAKAN METODE DECISION TREE Bilqis Amaliah; Achmad Saikhu; Irina Amalia Nastiti
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.66 KB)

Abstract

Fumigasi merupakan suatu perlakuan yang harus dilakukan terhadap semua komoditi yang akan dikirim ke luar negeri. Terdapat beberapa macam jenis fumigasi yaitu AQIS, ISPM 15, AF, LCL, dan Standart. Atribut yang digunakan adalah Jenis Komoditi, Negara tujuan, Shipper, Volume, Alat Angkut, Bahan Pengepak, Dosis, dan Tempat Stuffing. Sehingga tidak mudah bagi seorang fumigator untuk menentukan jenis fumigasi yang cocok untuk komoditi yang akan dikirim keluar negeri. Untuk membantu fumigator agar dapat menentukan jenis fumigasi yang tepat, maka pada penelitian ini akan dibuat aplikasi penentuan jenis fumigasi dengan menggunakan metode klasifikasi decision tree ID3. Ada tiga tahap dalam pembuatan penelitian ini yaitu tahapan pengolahan data, tahap decision tree, dan tahap interpretasi. Pada tahap pengolahan data meliputi data selection, pre-processing dan transformation. Tahap decision tree adalah tahap pembuatan tree, sedangkan tahap interpretasi adalah proses pencarian jenis fumigasi berdasarkan decision tree yang telah di dapat. Dari percobaan dan sembilan scenario yang dilakukan, terbukti bahwa metode decision tree dapat diaplikasikan untuk permasalahan klasifikasi jenis fumigasi. Terbukti dengan tingkat akurasi yang didapat adalah 83% untuk 50% data training, dan 50% data testing.Kata Kunci: Decision Tree ID3, Klasifikasi, Fumigasi, Interpretasi
PENGEMBANGAN DECISION TREE J48 UNTUK DIAGNOSIS PENYAKIT DIABETES MELLITUS I Putu Dody Lesmana
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.423 KB)

Abstract

Penelusuran informasi dari data kesehatan merupakan salah satu cara efektif untuk membentuk sistem pendukung keputusan untuk diagnosis penyakit. Salah satunya menggunakan teknik data mining yang bertujuan mengekstraksi dan menemukan pola dari kumpulan informasi yang berharga. Dalam penelitian ini, data mining menggunakan decision treeJ48 digunakan untuk memprediksi diagnosis penyakit diabetes mellitus. Kumpulan infomasi yang digunakan berasal dari dataset diabetes Pima Indians yang terdiri dari kumpulan data klinis laboratorium dari pasien yang dinyatakan positif atau negatif menderita diabetes mellitus. Pengolahan data mining dibagi menjadi dua tahap, yaitu tahap pre-processing data yang meliputi identifikasi dan seleksi atribut, penanganan nilai data yang tidak lengkap, dan diskritisasi nilai dan kemudian tahap klasifikasi data menggunakan metode decision tree J48. Efektifitas metode ini diuji menggunakan 10-foldcross validation, dimana dari hasil pengukuran matrik confusion didapatkan akurasi sebesar 74.72%. Hal ini berarti metode decision tree J48 efektif dan dapat digunakan untuk prediksi diagnosis penyakit diabetes mellitus.Kata kunci : Pima, decision tree, J48, diabetes, atribut, data mining, diagnosis
PENJURIAN ONLINE BERBASIS WEB SERVICE Dwi Sunaryono; Wahyu Suadi; I Made Krisna Widhiastra
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.459 KB)

Abstract

Biasanya Aplikasi penjurian Online dipakai pada lomba-lomba pemrograman merupakan sebuah aplikasi yang terpaket menjadi satu kesatuan utuh mulai dari mesin penjurian, aplikasi antarmuka dan sistem penilaian untuk kompetisi. Kekurangan dari aplikasi model terpaket, apabila terjadi perubahan pada salah satu komponen dari aplikasi tersebut maka akan mempengaruhi komponen lainnya dengan kata lain harus melakukan penyesuaian ulang antar komponen tersebut. Permasalahan yang terjadi pada sistem penjurian online dalam satu paket, didekati dengan Web Service. Aplikasi yang berbasis web service merupakan mesin penjurian yang memisahkan mesin penjurian dan aplikasi antarmuka. Web Service berperan sebagai penghubung antara mesin penjurian dan aplikasi antarmuka. Dengan adanya penghubung ini, diharapkan dapat memperkecil keterkaitan antara mesin penjurian dengan komponen lainnya. Uji coba aplikasi, jenispengujian yang dilakukan antara lain uji performa uji performa kecepatan proses mesin penjurian, uji kebenaran dengan beberapa model kode sumber dan pembuatan beberapa tipe aplikasi client untuk pengujian fleksibilitas sistem dalam melayani beberapa tipe lomba pemrograman. Dari hasil uji coba dapat diambil waktu untuk memproses satu kode sumber submisi adalah 9 kode sumber per detik.Kata kunci : Web Service, Penjurian Online, Kompetisi Pemrograman
KALIBRASI PARAMETER KAMERA DENGAN PROYEKSI PATERN MENGGUNAKAN PROJECTOR PADA PROSES REKONSTRUKSI 3D BERBASIS STRUCTURED LIGHT R Dimas Adityo; Eko Mulyanto Yuniarno; I Ketut Eddy Purnama; Mauridhi Hery Purnomo
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1527.417 KB)

Abstract

Sebelum melakukan proses rekonstruksi 3D, Parameter kamera dan karakteristik kamera harus diketahui dengan cara melakukan Kalibrasi, proses kalibrasi biasanya menggunakan media checker board yang diletakkan pada sebuah papan.Pada percobaan kami, Patern checker board yang dijadikan acuan ditampilkan dengan cara melakukan proyeksi patern menggunakan LCD Projector. Tujuan dari Kalibrasi ialah untuk mendapatkan parameter instrinsik dan extrinsik, Parameter intrinsik meliputi geometri internal kamera dan parameter optik seperti, focal length, koefisien distorsi lensa.Parameter ekstrinsik meliputi orientasi posisi kamera terhadap sistem koordinat dunia. Teknik dalam pengiriman patern atau pola menggunakan projector disebut dengan Structured Light.Kata Kunci: Kalibrasi, Focal Length.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PELAYANAN KESEHATAN DENGAN METODOLOGI BERORIENTASI OBYEK : STUDI KASUS SMK TELKOM SANDHY PUTRA JAKARTA Ferdiansyah Ferdiansyah; Ahmad Andi Subhan; Dede Nurmaida
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (825.008 KB)

Abstract

Manusia baik sadar maupun tidak sadar akan selalu mencoba meningkatkan diri ke dalam suatu organisasi dalam kehidupan sosialnya. Semakin besar suatu organisasinya maka semakin kompleks pengelolaan sistem informasinya. Secara lebih jauh lagi, semakin berkembang suatu organisasi maka data yang diolah semakin banyak dan bervariasi, sehingga membutuhkan pengelolaan data yang cepat dan akurat melalui sistem komputerisasi. Penelitian ini ditujukan untuk memberikan sebuah rancangan sistem informasi pelayanan kesehatan dengan metodologi Object Oriented Analysis and Design (OOAD) menggunakan bahasa UML, dengan titik berat pembahasan pada proses pencatatan, pemeriksaan kesehatan serta penggunaan obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi yang dihasilkan dapat membantu proses pelayanan kesehatan jika dibandingkan dengan sebelum adanya sistem informasi.Kata Kunci: Object Oriented Analysis And Design, OOAD, pelayanan kesehatan, sistem informasi, UML
PEMODELAN IMPLEMENTASI BUSINESS INTELLIGENCE UNTUK STUDENT RELATIONSHIP MANAGEMENT PADA PERGURUAN TINGGI Erika Devi Udayanti; Affandy Affandy
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.119 KB)

Abstract

Keunggulan kompetitif sebuah perguruan tinggi tidak luput dari keberadaan dan pemanfaatan teknologi informasi. Dengan mengadopsi pendekatan CRM, dalam proses bisnisnya perguruan tinggi dapat menerapkan konsep Student Relationship Management (SRM) untuk meningkatkan kualitas layanan terhadap mahasiswa sebagai orientasi utama. Dengan dukungan model Business Intelligence (BI) sebagai pengolah datanya SRM diharapkan akan dapat menawarkan alternatif solusi yang lebih personal sesuai dengan karakter tiap-tiap mahasiswa. Kajian ini mencoba untuk mengusulkan model implementasi BI dalam SRM dengan mengikuti tahapan pengembangan sistem yang diharapkan dapat menjadi alternatif guidelines penerapan SRM di dunia pendidikan khususnya perguruan tinggi. Pengembangan prototype dari integrasi dua konsep ini akan menjadi kajian lanjutan untuk memvalidasi model yang diusulkan.Kata kunci :Customer Relationship Management, Student Relationship Management, Business Intelligence