cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Semantik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI RFID DALAM PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN SISTEM DISTRIBUSI BARANG Yusianto Rindra
Semantik Vol 1, No 1 (2011): Prosiding Semantik 2011
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.893 KB)

Abstract

Permasalahan yang sering timbul dari pendataan pada sistem distribusi barang adalah pencatatan barang keluar masuk sangat tergantung entry dari operator data. Hal ini sering menyebabkan terjadinya kesalahan. Disamping itu, untuk pengendalian produksi masih dilakukan checking manual dengan compare pada database yang ada sehingga sangat menyulitkan bagian gudang. Tujuan penelitian ini adalah merancang bangun hardware dan software pendukung RFID, merancang bangun software yang dapat dipergunakan untuk Decision Support System (DSS) bagi pihak manajemen dalam system distribusi barang utamanya dalam hal perencanaan dan pengendalian persediaan. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen murni dengan menerapkan perancangan sistem melalui tahap-tahap Siklus Hidup Pengembangan Sistem. Dari implementasi dihasilkan kesimpulan bahwa RFID merupakan salah satu alat yang diperlukan dalam aktivitas otomatisasi pembacaan data untuk mengantisipasi human error dalam sistem distribusi barang. Selain itu RFID mampu meningkatkan pengawasan lalu lintas produk secara lebih baik baik. Implementasi teknologi RFID juga dapat digunakan untuk membantu pengambilan keputusan perencanaan dan pengendalian produksi.Kata Kunci : RFID, sistem distribusi barang, perencanaan dan pengendalian, persediaan
EVALUASI SISTEM PRODUKSI DENGAN MEMBANDINGKAN HASIL PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE SIMULASI Elvarina Novita Sari; Dewi Agustini Santoso
Semantik Vol 1, No 1 (2011): Prosiding Semantik 2011
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1609.68 KB)

Abstract

Abstrak : peningkatan produktivitas merupakan perhatian penting semua sektor perusahaan produktifitas dilihat dari kemampuan perusahaan dalam memanfaatkan waktu yang dimiliki, sehingga perlu adanya evaluasi akan sistem produksi yang berlangsung. Tujuan dari penelitian ini adalah mengavaluasi sistem produksi yang ada pada lantai granular, membandingkan hasil simulasi dengan keadaan sebenarnya pada perusahaan, mengetahui hasil sistem produksi dengan menggunakan metode simulasi. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan melakukan observasi langsung kelapangan dan melakukan wawancara pada pekerja, formulaor, operator, supervisor. Data yang diperoleh kemudian dilakukan uji keseragaman data dan kecukupan data, untuk kemudian diuji distribusinya, untuk kemudian dibuat simulasinya. Dari situ ditarik kesimpulan bahwa hasil sistem produksi simulasi tidak dari keadaan nyata, dimana inputan simulasi senilai 41 dengan output 40, sedangkan output perhari perusahaan adalah sekitar 35-40 ton. Hal ini berarti simulasi yang digunakan sudah baik sehingga hasil yang diperoleh sesuai dengan keadaan sebenarnya.Kata Kunci :sistem Produksi, Simulasi, Produktifitas
RANCANG BANGUN SOFTWARE SIMULASI PENDUKUNG KEPUTUSAN DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA ANT COLONY SYSTEM PADA KASUS TRAVELING SALESMAN PROBLEM Rindra Yusianto; Budi Setyo Utomo
Semantik Vol 1, No 1 (2011): Prosiding Semantik 2011
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.875 KB)

Abstract

Abstrak Dalam kehidupan sehari-hari seringkali manajer atau pengambil keputusan dihadapkan pada suatu permasalahan yang membutuhkan metode tertentu untuk memecahkannya. Salah satu permasalahan tersebut adalah Traveling Salesman Problem (TSP). TSP secara alami muncul sebagai sub masalah dalam berbagai aplikasi transportasi, sebagai contoh masalah dalam menyusun rute kota yang harus dilalui oleh seorang kurir (salesman) agar tidak terlalu jauh jarak yang ditempuh. Adapun algoritma yang digunakan untuk memecahkan permasalahan TSP tersebut adalah Ant Colony System. Dimana algoritma tersebut akan dibandingkan dengan beberapa algoritma lain yaitu algoritma simple insertion, local search, nearest neighbor with local search. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah software simulasi yang dapat membantu manajer atau pengambil keputusan untuk memecahkan permasalahan TSP. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa algoritma Ant Colony System mampu menghasilkan solusi yang lebih optimum dibandingkan dengan algoritma lainnya untuk jumlah kota yang lebih banyak.Keywords : Traveling Salesman Problem, Algoritma Ant Colony System
AKURASI INFORMASI DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI RFID PADA PENGENDALIAN PERSEDIAAN BARANG DI SUPERMARKET Rindra Yusianto
Semantik Vol 1, No 1 (2011): Prosiding Semantik 2011
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.2 KB)

Abstract

Abstract Internal problems supermarket is periodic stock taking activities by checking each item on the shelves of sales, management policy to maximize the functions of warehouse management and ignorance about the current amount of goods in real time. This often causes delays in shipments, resulting in the occurrence of stockouts. In addition, management ignorance about the current amount of goods in real time allows bookings again for the goods that are physically adequate amount of stock still. So this results in over-stock. This study is purely experimental, is research that is done by making a prototype of a tested, pre and post test. In this research, design and build to optimize RFID inventory control, in this case, minimizing stockouts and stock taking into consideration factors over the accuracy of the information. The main result is the accuracy of information after use of RFID technology are better than before using RFID technology.Keywords : accuracy of information, RFID, inventory, supermarket
Penggunaan metode analisa hirarki proses dalam pemilihan walikota semarang dwi Nurul Izzhati
Semantik Vol 1, No 1 (2011): Prosiding Semantik 2011
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2952.787 KB)

Abstract

Abstrak: Memang bukan hal yang mudah untuk memilih siapa walikota semarang yang benar- benar aman dan berjuang untuk kepentinagn masyarakat. Tolak ukur seorang pemimpin yang efektif adalah mampu mencapai sasaran yang telah di tetapkan. Dengan menggunakan kajain teori Traits mengenai teori kepemimpinan dan menggunakan pendekatan Metode analisa Hirarki proses (AHP), dapat diketahui bahwa prefensi masyarakat kota semarang, kemampuan intelektual merupakan kreteria yang memiliki nilai preferensi tertinggi sebesar 27% dan calon wlikota terpilih berdasarkan atas peringkat kriteria tertinggi adalah calon  D sebesar 22%, nilai tersebut lebih besar dari calon walikota lainya.Kata kunci: Walikota,pemimpin,teori Traits, analisa Hirarki Proses (AHP)
ANALISIS DAN PENGEMBANGAN PROTOTYPE PRODUK ALAT BANTU BERJALAN KAKI TIGA (TRIPOD) BAGI PENDERITA STROKE SECARA ERGONOMIS Rindra Yusianto; Andreas Setiawan
Semantik Vol 1, No 1 (2011): Prosiding Semantik 2011
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.867 KB)

Abstract

Abstrak Stroke merupakan penyakit akibat terganggunya aliran darah ke otak yang menimbulkan ketidakmampuan seseorang. Gangguan bisa berupa perdarahan yang disebut stroke hemorrhagi atau stroke bukan perdarahan/non-hemorrhagi atau stroke infark. Ada juga tipe serangan stroke yang hanya sesaat, kurang dari 24 jam, disebut T.I.A (Transient Ischaemic Attack). Untuk itu dengan melakukan analisis kebutuhan pelanggan selanjutnya mengembangkan dalam bentuk prototype produk alat bantu berjalan kaki tiga akan bermanfaat pada penderita stroke. Perancangan dan pembuatan alat bantu berjalan kaki tiga (tripod) dengan kesesuaian tinggi yang ergonomis berdasarkan data anthropometri TBJ (Tinggi Buku Jari), BB (Berat Badan) dan DG (Diameter Genggam). Nilai masing-masing dimensi adalah sebagai berikut :TBJ (Tinggi Buku Jari) untuk tiga jenis ukuran tinggi yaitu 75 cm, 79 cm, dan 83 cm. Dimensi ini digunakan untuk menentukan tinggi alat, BB (Berat Badan) dari persentil 95 % yaitu 73 kg. Dimensi ini digunakan untuk menentukan beban terberat yang dibebankan pada alat, DG (Diameter Genggam) dari persentil 5 % yaitu 33 mm. Dimensi ini digunakan untuk menentukan diameter pegangan alat Kata kunci : Tripod, ergonomis, anthropometri
SISTEM OTENTIKASI SINGLE SIGN-ON MENGGUNAKAN ALGORITMA DIFFIE-HELLMAN DAN MENGGUNAKAN DATABASE PARALLEL DENGAN MENGGUNAKAN RMI (REMOTE METHOD INVOCATION) Ignatius Wijaya Kusuma; Puspaningtyas Sanjoyo Adi
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.694 KB)

Abstract

Otentikasi adalah suatu tindakan untuk mengkonfirmasikan suatu kebenaran dari sebuah entitas dan sebuah trusted thirdparty dibutuhkan ketika sebuah transaksi saling membutuhkan kepercayaan antara orang yang bertransaksi dan orangyang ditransaksi. Penelitian ini mengembangkan suatu sistem otentikasi dengan menggunakan pendekatan sistemter distribusi dengan menggunakan paralel database dan alogiritma Diffie-Hellman Ide utama dari parallel DBMS(Database Manajement System) adalah untuk membangun sebuah computer yang sangat kuat dari banyak komputer kecil, yang masing-masing memiliki rasio kinerja dan harga yang sangat baik dengan rasio biaya yang jauh lebih rendah bila dibandingkan dengan sebuah komputer mainframe. Melalui bantuan metode pemanggilan objek, teknologinya akan digunakan untuk memanggil fungsi dan prosedur secara remote/jarak jauh. Salah satu teknologinya adalah RMI(RemoteMethod Invocation). Hasil utama dari sistem ini berupa sebuah library java yang digunakan sebagai fungsi login pada sistem developer.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu mengotentikasi seorang user dalam waktu 0,125 detik. Sistem juga tetap berjalan walau ada salah sat mesin database tidak aktif.Kata Kunci : Otentikasi, trusted third-party, Diffie-Hellman key exchange, parallel DBMS(Database Manajemen System),RMI(Remote Method Invocation)
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK BERBASIS PUSH SMS PADA SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI DHARMA ISWARA MADIUN Fadilah Retno Hapsari; Tomy Dwi Dayanto
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.528 KB)

Abstract

Komunikasi bergerak saat ini menjadi sesuatu tren sebagai akibat dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi ditandai dengan pertumbuhan layanan internet yang semakin menjamur. Perangkat komunikasi berupa telepon seluler(ponsel) juga turut berkembang lebih maju sehingga mampu berkolaborasi dengan layanan internet. Perangkat ponsel pundapat digunakan dalam mendapatkan layanan informasi sistem akademik bagi mahasiswa. Salah satu aplikasi yang dapat dimanfaatkan adalah sistem informasi akademik (SIA) berbasis push Short Messaging Service (SMS). SIA berbasis push SMS adalah sebagai salah satu media interaktif yang menggunakan sarana operator seluler pada saat ini menjadi salah satu kebutuhan penting dalam memberikan informasi dan layanan secara online yang terkait dengan kegiatan akademis bagi mahasiswa dengan tempat tinggal yang relatif jauh dan letak geografis yang kurang memungkinkan dari kampus pendidikan, ternyata belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh Sekolah Tinggi Teknologi Dharma Iswara Madiun (STT Dharma Iswara Madiun) maka kami mencoba membuat rancangan desain SIA berbasis push SMS pada STT Dharma Iswara Madiun yang nantinya dapat dikembangkan lebih jauh. Metode analisa yang digunakan menggunakan analisa SWOT (strength,weakness,opportunity,threat). Perancangan Sistem Informasi Akademik Berbasis push SMS pada STT Dharma Iswara Madiun ini digunakan sebagai usulan prototype dalam rangka pembuatan SIA berbasis push SMS di STT Dharma Iswara Madiun.Kata kunci : SIA, Push SMS, SWOT, STT Dharma Iswara
PEMBERIAN PERINGKAT TINGKAT KEMUDAHAN GENDING LELAGON JAWA DENGAN ANALYTIC HIERARCHY PROCESS Yuventius Tyas Catur Pramudi; Karis Widiyatmoko
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.447 KB)

Abstract

Seni gamelan merupakan warisan adi luhur kurang mendapatkan apresiasi dari generasi muda, karena seni gamelan dipersepsikan kuno dan tradisional, tidak praktis karena saat belajar harus melibatkan banyak orang. Selama ini pengajaran seni gamelan hanya menjangkau ranah kognitif, sedangkan untuk ranah affektif dan psikomotorik masih terabaikan. Dari kondisi tersebut maka perlu adanya pemanfaatan multimedia komputer untuk mempermudah pengajarannya dan memberikan nuansa modern.Metode pengajaran yang berbasis multimedia memerlukan desain yang mampu mengatasi masalah-masalah baik guru seni maupun anak didik. Untuk mendapatkan model pembelajaran diperhatikan sikap siswa terhadap gamelan. Sikap siswa diukur dari sikap kognitif, affektif dan psikomotorik. Hasil pengolahan data empiris dengan penilaian skala Likert menunjukan sebagian besar siswa telah memiliki pengetahuan seni gamelan yang baik. Nilai rata-rata cukup terlihat pada sikap affektif, nilai kurang terlihat pada sikap psikomotorik. Untuk memberikan kemudahan dan untuk meningkatkan sikap affektif dan psikomotorik maka perlu adanya urutan-urutan gending yang perlu diikuti dalam proses pembelajaran. Hasil wawancara dan observasi dengan pengajar maka dapat ditentukan 6 lelagon yang sering digunakan dalam pengajaran yaitu Prahu Layar, Suwe Ora Jamu, Gugur Gunung, Ojo Dipleroki, Menthok-menthok dan Jamuran.. Adapun dimensi yang dibandingkan dalam penelitian ini adalah daya tarik yang menimbulkan kesenangan dan kemudahan cara menabuh.Dari interview mendalam kepada guru kemudahan gending dapat dilihat dari variasi atau garapan dan irama. Gending dasar yang pertamakali diajarkan ke siswa biasanya gending yang belum mempunyai banyak variasi. Gending yang belum banyak variasi yaitu gending yang belum ada imbalan dan belum ada mipil. Latihan gamelan yang sering digunakan pertama kali berupa Lancaran yang belum ada imbalan dan mipil, sedangkan ketawang sudah ada variasi mipil tetapi belum ada imbalan. Dengan metode Analytic Hiararchy Process (AHP) didapatkan urutan sebagai berikut: 1. Suwe Ora Jamu; 2. Gugur Gunung; 3. Ojo Dipleroki, 4.Prahu Layar, 5.Menthok-menthok; 6. Jamuran.Kata Kunci: Multimedia, model pembelajaran, gamelan jawa.
PEMODELAN ARSITEKTUR TEKNOLOGI INFORMASI BERBASIS CLOUD COMPUTING UNTUK INSTITUSI PERGURUAN TINGGI DI INDONESIA Achmad Solichin; Zainal A. Hasibuan
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.871 KB)

Abstract

Teknologi cloud computing merupakan teknologi dimana sebagian besar proses dan komputasi terletak di jaringan internet sehingga memungkinkan pengguna dapat mengakses layanan yang diperlukan dari manapun dan kapan pun. Menurut datadari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI), saat ini di Indonesia terdapat lebih dari 3.000 perguruan tinggi baik swasta maupun negeri. Secara umum, seluruh perguruan tinggi tersebut memiliki kesamaan proses bisnis dan kebutuhan sistem informasi. Namun dalam kenyataannya setiap perguruan tinggi membangun arsitektur dan kebutuhan sistem informasinya secara sendiri-sendiri. Hal tersebut menimbulkan beberapa permasalahan yaitu terjadi redundancy sistem informasi, tidak ada standardisasi struktur data, tidak terjadi konsolidasi data antara sistem informasi yang satu dengan yang lainnya dan inconsistency pengembangan sistem informasi. Beberapa permasalahan tersebut menjadi dasar pemikiran untuk merancang suatu model arsitektur teknologi informasi menggunakan konsep cloud computing.Berdasarkan hasil analisis terhadap kondisi perguruan tinggi di Indonesia dan menggunakan framework yang telah dipilih, dihasilkan suatu model arsitektur teknologi informasi berbasis cloud computing yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan perguruan tinggi di Indonesia. Arsitektur teknologi informasi tersebut terdiri dari arsitektur bisnis, arsitekturdata, arsitektur aplikasi dan arsitektur teknologi. Penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perguruan tinggi di Indonesia terutama sebagai acuan dalam merancang arsitektur teknologi informasi.Kata kunci : arsitektur teknologi informasi, cloud computing, perguruan tinggi di indonesia