cover
Contact Name
Kusairi
Contact Email
kusairi@uin-malang.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
neutrino@uin-malang.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Neutrino : jurnal fisika dan aplikasinya
ISSN : 19796374     EISSN : 24605999     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal NEUTRINO (ISSN:1979-6374 / EISSN:2460-5999) adalah jurnal fisika yang dikelola dan diterbitkan oleh Jurusan Fisika Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Jurnal NEUTRINO ini menjadi media bagi para akademisi dan praktisi untuk mengembangkan bidang fisika dan aplikasinya. Disamping itu Jurnal NEUTRINO bisa dijadikan sebagai media komunikasi ilmiah antar fisikawan baik di Indonesia juga seluruh dunia. Jurnal NEUTRINO memuat kajian-kajian fisika baik kajian teoritik, hasil eksperimen dan aplikasinya seperti fisika material, instrumentasi, komputasi, biofisika, fisika medis, fisika lingkungan, fisika teori, fisika nuklir, geofisika, elektronika, optika dan energi terbarukan. Jurnal NEUTRINO terbit 2 (dua) kali dalam setahun (April dan Oktober).
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
SIMULASI POLA MEDAN ELEKTROMAGNET PADA PANDU GELOMBANG PERSEGI DENGAN DUA PARAMETER Sujito, Sujito; Lokollo, Richard R; Supadi, Supadi; Samian, Samian; P, Era Budi
Jurnal Neutrino Vol 8, No 1. Oktober (2015): JURNAL NEUTRINO
Publisher : Department of Physics, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.364 KB) | DOI: 10.18860/neu.v0i0.3113

Abstract

Telah dilakukan visualisasi pola medan elektromagnetik 4 moda terendah pada pandu gelombang persegi untuk moda berorde tinggi, yaitu moda TE00, TE01, TE10 dan TE11. Konstanta propagasi sebagai salah satu parameter yang digunakan untuk mengkarakter moda gelombang optik diformulasikan secara semi analitik. Hal ini dikarenakan formulasi konstanta propagasi efektif moda gelombang tidak dapat diturunkan secara eksak. Beberapa bagian dipecahkan menggunakan penyelesaian analitik, sedangkan beberapa bagian diselesaikan melalui analisa numerik secara komputasional dengan menggunakan perangkat lunak Matlab. Analisis karakter pola medan dilakukan dengan menggunakan prinsip Variasional fungsi trial polinom Hypergeometri, sedangkan profil indeks bias berbentuk secant hyperbolik. Analisis menunjukkan bahwa penggunaan berbagai orde moda menunjukkan kesesuaian terhadap metode indeks efektif dan mampu mendeskripsikan pola medan.
PENDUGAAN KEDALAMAN AIR TANAH MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI SCHLUMBERGER DI DESA BOJONGSARI, KECAMATAN ALIAN, KABUPATEN KEBUMEN Sehah, Sehah; Aziz, Abdullah Nur
Jurnal Neutrino Vol 8, No 2. APRIL (2016): JURNAL NEUTRINO
Publisher : Department of Physics, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.79 KB) | DOI: 10.18860/neu.v8i2.3239

Abstract

Pendugaan kedalaman air tanah di Desa Bojongsari, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen menggunakan metode Geolistrik konfigurasi Schlumberger telah dilaksanakan pada tanggal 9 Oktober 2015. Pengukuran geolistrik dilaksanakan dengan cara menginjeksikan arus listrik ke dalam bumi dan mengukur beda potensial yang terjadi di tiga titik lokasi yaitu Bojongsari 01, Bojongsari 02, dan Bojongsari 03. Pengolahan data dan pemodelan dilakukan hingga diperoleh data resistivitas yang merepresentasikan jenis-jenis lapisan batuan bawah permukaan di daerah penelitian. Pada titik Bojongsari 01 lapisan akuiferair tanah dangkal diperkirakan tersusun atas pasir berbutir halus (0,85 Wm) dengan kedalaman 7,35–10,78 m dan lempung pasiran (13,25 Wm) dengan kedalaman 10,78–29,44 m, sedangkan lapisanakuifer dalam tersusun atas pasir berbutir halus (0,44 Wm) pada kedalaman 33,72 – 85,76 m. Pada titik Bojongsari 02 lapisan akuifer dangkal diperkirakan tersusun atas lempung pasiran (19,43 Wm) pada kedalaman 7,61–26,65 m dan pasir lempungan (3,18 Wm) pada kedalaman 26,65–43,32 m, sedangkan lapisan akuifer dalam tersusun atas pasir lempungan (5,97 Wm) pada kedalaman 53,94 m. Pada titik Bojongsari 03 lapisan akuifer dangkal diperkirakan tersusun atas pasir berbutir halus (1,18 Wm) dengan kedalaman 11,28–38,25 m, sedangkan lapisan akuifer dalam tersusun atas lempungpasiran berbutir kasar (28,02 Wm) dengan kedalaman 77,25 m. Berdasarkan hasil pemodelan di atas, lapisan akuifer yang diperkirakan paling cocok dimanfaatkan untuk proyek pengadaan air bersih di Desa Bojongsari, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen adalah lapisan akuiferair tanah dalam untuk titik Bojongsari 01.
PEMODELAN BAWAH PERMUKAAN METODE PRE-STACK TIME MIGRATION (PSTM) ISOTROPY DAN METODE PSTM ANISOTROPY HIGH ORDER MOVEOUT (HOM) Luthfin, Ahmad; Susilo, Adi; Suroso, Teguh
Jurnal Neutrino Vol 8, No 2. APRIL (2016): JURNAL NEUTRINO
Publisher : Department of Physics, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.427 KB) | DOI: 10.18860/neu.v8i2.3265

Abstract

Struktur bawah permukaan memiliki perlapisan yang sangat komplek, sehingga memungkinkan penjalaran gelombang seismik memiliki kecepatan yang berbeda tergantung arah rambatnya. Hal inilah yang mendasari perlunya proses pengolahan data dengan melibatkan parameter anisotropi (η). Umumnya data seismik memiliki nilai anisotropi dengan presentase tertentu, sehingga tidak semua data harus diproses dengan proses anisotropi. Ketepatan metode migrasi yang digunakan dapat menghasilkan gambar penampang struktur bawah permukaan dengan resolusi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan struktur bawah permukaan dengan menggunakan metode PSTM isotopi (lapisan isotropi) sedangkan untuk lapisan anisotropi dimodelkan dengan metode PSTM anisotropi HOM. Hasil dari metode PSTM isotropi berupa citra, dimana lapisan pertama pada CMP 2073-CMP 2413 hasilnya jelek (beresolusi rendah), tetapi untuk lapisan kedua dan ketiga tampak bagus (beresolusi tinggi). Pada saat diproses dengan PSTM anisotropi, peneliti menggunakan nilai (η) sekitar 0,25 pada lapisan pertama. Berdasarkan hasil PSTM anisotropi pada CMP 2073-CMP 2413 model lapisan pertama menghasilkan citra beresolusi lebih tinggi (lebih bagus), sedangkan model lapisan kedua dan ketiga tidak mengalami kenaikan resolusi yang signifikan. Hal ini karena rasio far offset dan kedalaman lapisan pertama besar menyebabkan lapisan pertama mengalami efek anisotropi, sedangkan lapisan kedua dan ketiga tidak mengalami efek anisotropi
DESAIN DAN FABRIKASI ALAT UKUR KADAR GAS METANA (CH4) PADA LAHAN GAMBUT MENGGUNAKAN SENSOR TGS2611 BERBASIS ATMEGA8535 Sugriwan, Iwan; Rachmattulah, Adi; Soesanto, Oni; Harnawan, Ade Agung
Jurnal Neutrino Vol 8, No 1. Oktober (2015): JURNAL NEUTRINO
Publisher : Department of Physics, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.475 KB) | DOI: 10.18860/neu.v0i0.3165

Abstract

Fokus penelitian ini adalah pembuatan sistem alat ukur kadar gas CH4 dan pengukuran kadar gas CH4 di lahan gambut. Sistem alat ukur terdiri dari rangkaian catu daya, sensor TGS2611, voltage follower, mikrokontoler ATMega8535, LCD karakter 16x2 dan komputer. Sensor TGS2611 dikalibrasi dengan gas metana yang dihasilkan dari reactor biogas, sehingga diperoleh proporsi konsentrasi gas metana dan tegangan. Microkontroler ATMega 8535 merupakan perangkat yang mengendalikan semua bagian dalam sistem alat ukur ini. Basic Compiler merupakan perangkat lunak yang bertanggung jawab untuk ambil data sensor, menghitung persamaan karakteristik, mengirim data ke LCD 16 x 2. Untuk mengartar muka antara sistem alat ukur dengan komputer menggunakan bahasa pemrograman Delphi.7. Hasil pengukuran dapat ditunjukkan secara terus menenrus, waktu nyata dan pencatatan otomatis. Pengukuran  kadar gas CH4 pada lahan gambut menggunakan chamber berukuran 60 x 50 x 40 cm. Chamber berfungsi untuk memerangkap emisi gas CH4 pada lahan gambut. Pengukuran dilakukan selama 2 jam menghasilkan perubahan konsentrasi gas CH4 dari rentang 237 ppm sampai 295 ppm. Data hasil pengukuran disimpan dalam file dengan format *.xlsx.
PENERAPAN METODE GEOFISIKA UNTUK PEMETAAN DAERAH RAWAN LONGSOR DAS BRANTAS KECAMATAN SUKUN KOTA MALANG Pranata, Kurriawan Budi; Jufriadi, Akhmad; Ayu, Hena Dian; Wahyuningsih, Dwi
Jurnal Neutrino Vol 8, No 2. APRIL (2016): JURNAL NEUTRINO
Publisher : Department of Physics, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.047 KB) | DOI: 10.18860/neu.v8i2.3311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi tahanan jenis dan bidang gelincir pada pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas Kecamatan Sukun Kota Malang. Lokasi penelitian merupakan daerah dengan tebing yang  curam berkisar 70o hingga 90o. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode geolistrik resistivitas dengan konfigurasi Wenner. Hasil pengolahan data geolistrik resistivitas menunjukkan bahwa material lempung pasiran dengan tahanan jenis 23,4 Ohm-meter, material lempung kedap air dengan tahanan jenis 30,9–57,3 Ohm-meter diduga sebagai bidang gelincir (slip-surface). Hal tersebut disebabkan resapan air hujan yang mencapai lapisan lempung kedap air akan mengalami kontak dengan lapisan lempung, air mengalir diatas lapisan lempung dan menyebabkan hancurnya lapisan lempung sehingga menjadi licin yang kemudian menjadi bidang gelincir. Berdasarkan interpretasi hasil pengolahan data dapat disimpulkan bahwa daerah penelitian memiliki potensi yang tinggi untuk terjadi longsor
PERANCANGAN KENDALI PID DENGAN MODEL PROCESS REACTION CURVE PADA SHOWCASE JAMUR MERANG Karsid, Karsid Karsid; Aziz, Rofan
Jurnal Neutrino Vol 8, No 1. Oktober (2015): JURNAL NEUTRINO
Publisher : Department of Physics, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.321 KB) | DOI: 10.18860/neu.v0i0.3101

Abstract

Jurnal ini menyajikan sebuah model empiris untuk mensimulasikan karakteristik system pendingin untuk jamur merang. Model matematika didasarkan pada hasil pengukuran suhu. Parameter, seperti, Gain (K), waktu tunda (θ), dan waktu konstan (τ) diperoleh dari nilai-nilai eksperimental. System pendingin dirancang dengan menggunakan metode kurva reaksi proses, sedangkan pengontrol PID  dengan metode korelasi Ciancone. Kontrol PID berhasil diterapkan, hal ini dapat dilihat dari tidak adanya kesalahan tunak, respon sistem yang lebih cepat mencapai set-point, overshoot dan undershoot tidak terlalu jauh dari nilai masukan.  
INTERPRETATION OF BOUGUER ANOMALY TO DETERMINE FAULT AND SUBSURFACE STRUCTURE AT BLAWAN-IJEN GEOTHERMAL AREA Azhari, Anjar Pranggawan; Maryanto, Sukir; Rachmansyah, Arief
Jurnal Neutrino Vol 9, No 1 (2016): October
Publisher : Department of Physics, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1341.356 KB) | DOI: 10.18860/neu.v9i1.3664

Abstract

Gravity survey has been acquired by Gravimeter Lacoste Romberg G-1035 at Blawan-Ijen geothermal area. It was a focusing study from previous research. The residual Bouguer anomaly data was obtain after applying gravity data reduction, reduction to horizontal plane, and upward continuation. Result of Bouguer anomaly interpretation shows occurrence of new faults and their relative movement. Blawan fault (F1), F2, F3, and F6 are normal fault. Blawan fault is main fault controlling hot springs at Blawan-Ijen geothermal area. F4 and F5 are oblique fault and forming a graben at Banyupahit River. F7 is reverse fault. Subsurface model shows that Blawan-Ijen geothermal area was dominated by the Ijen caldera forming ignimbrite (ρ1=2.670 g/cm3), embedded shale and sand (ρ2=2.644 g/cm3) as Blawan lake sediments, magma intrusion (ρ3=2.814 g/cm3 ρ7=2.821 g/cm3), andesite rock (ρ4=2.448 g/cm3) as geothermal reservoir, pyroclastic air fall deposits (ρ5=2.613 g/cm3) from Mt. Blau, and lava flow (ρ6=2.890 g/cm3).
BIOMIMETIC PHOTODIODE DEVICE WITH LARGE PHOTOCURRENT RESPONSE USING PHOTOSYNTHETIC PIGMENT-PROTEIN COMPLEXES Kusuma, Damar Yoga; Soetedjo, Hariyadi
Jurnal Neutrino Vol 9, No 2 (2017): April
Publisher : Department of Physics, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.907 KB) | DOI: 10.18860/neu.v9i2.4042

Abstract

Efficient light to energy conversion was demonstrated in solid-state, lateral photodiodes device containing photosynthetic light-harvesting chlorophyll protein complexes as active materials. The device exhibits the highest reported photocurrent density response of 365 µA/cm2 when illuminated at 320 mW/cm2 radiation source power. The photocurrent response was stabled over 104 s of continuous cycles of dark and illumination states. The short rise and decay time of the photocurrent waveform within sub-second range indicates an effective photogeneration and charge extraction within the device. Optical bandgap extraction using absorption coefficient method reveals that the energy gap of the active materials ranges from 2.8 to 3.8 eV, correspond to the Photosystem I and Photosystem II of the photosynthetic pigment-protein complexes.
DESIGN OF A SIMPLE MUFFLE FURNACE FOR TEMPERATURE OPTIMIZATION IN ASH CONTENT ANALYSIS Abadi, Farid R.
Jurnal Neutrino Vol 10, No 2 (2018): April
Publisher : Department of Physics, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1010.579 KB) | DOI: 10.18860/neu.v10i2.4559

Abstract

Analysis of the ash content in biomass conducted through the incineration process in the muffle furnace at a given temperature of 575+25oC. The result depends on the accuracy level on the temperature sensor in the muffle furnace. It was attempted to achieve the optimum temperature and to detect the muffle furnace temperature by installing the thermocouple sensor type K directly  the porcelain sample plate. It yielded that by direct incineration process and gradual process the setup point reached in 60-90 minutes and 150-180 minutes before attaining the steady temperature, respectively. The temperature distributed uniformly for all treatments at + 6.61 oC. The temperature measurement accuracy was + 1.18%, and the overall temperature gradient was + 28.69 oC. Moreover, there was no difference in the temperature fluctuation among the treatments at the temperature of  + 20.95 oC. The optimum temperature of the chamber was  588 oC for analyzing ash content of biomass.
HYPOCENTER DISTRIBUTION OF LOW FREQUENCY EVENT AT PAPANDAYAN VOLCANO Hasan, Muhammad Mifta; Triastuty, Hetty; Santosa, Bagus Jaya; Widodo, Amien
Jurnal Neutrino Vol 9, No 1 (2016): October
Publisher : Department of Physics, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.219 KB) | DOI: 10.18860/neu.v9i1.3655

Abstract

Papandayan volcano is a stratovolcano with irregular cone-shaped has eight craters around the peak. The most active crater in Papandayan is a Mas crater. Distribution of relocated event calculated using Geiger Adaptive Damping Algorithm (GAD) shows that the epicenter of the event centered below Mas crater with maximum rms 0.114. While depth of the hypocenter range between 0-2 km and 5-6 km due to activity of steam and gas.