cover
Contact Name
Ike Widyastuti
Contact Email
yazfara_k2@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
yazfara_k2@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Transmisi
ISSN : 02163233     EISSN : 25802283     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal TRANSMISI dipublikasikan oleh Jurusan Teknik Mesin Universitas Merdeka Malang sebagai media diseminasi hasil penelitian dan karya ilmiah baik penelitian dasar maupun terapan di bidang teknik mesin. Berkala ilmiah ini memuat naskah dengan bidang kompetensi konversi energi, material (metalurgi), produksi dan manufaktur baik merupakan penelitian dasar ataupun rekayasa alat terapan.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2010): Edisi September 2010" : 6 Documents clear
ANALISIS DISTRIBUSI TEGANGAN RODA GIGI TRANSMISI DENGAN PEMODELAN GRAFIS COSMOSXpress Rachmanto Hadiputranto
TRANSMISI Vol 6, No 2 (2010): Edisi September 2010
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v6i2.4540

Abstract

Tegangan yang terjadi pada batang gigi roda gigi transmisi menjadi hal yang penting untuk dikaji. Teganganmenjadi hal yang dominan karena dapat mempengaruhi keadaan struktur. Analisis tegangan pada sebuah rodagigi dapat dilakukan secara perhitungan manual. Namun perhitungan secara mekanika manual mempunyaiketerbatasan yaitu ketidakmampuan menggambarkan distribusi tegangannya. Dengan bantuan piranti lunakterintegrasi Solid Works 2005 untuk penggambaran dan COSMOSXpress untuk analisis distribusi tegangan,maka dapat diperoleh pemodelan grafis yang menghasilkan informasi penting seperti tegangan ekivalendalam skala Von Mises dan faktor keamanan. Sementara terdapat perbedaan 23,09% dari hasil perhitungantegangan lentur secara manual bila dibandingkan dengan COSMOSXpress. Hasil akhir analisis teganganlentur aktual pada batang gigi roda gigi transmisi ini masih cukup aman dimana σl aktual lebih kecil darikekuatan luluhnya yaitu 620,4 N/mm2. Distribusi tegangan ekivalen dapat terlihat dari gradasi warna padamodel grafis.
PENGARUH PICH RATIO TERHADAP KARAKTERISTIK GETARAN PADA ALIRAN FLUIDA YANG MENGALAMI SELF EXCITED VIBRATIONS Sufiyanto Sufiyanto
TRANSMISI Vol 6, No 2 (2010): Edisi September 2010
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v6i2.4541

Abstract

Mekanisme terjadinya self excited vibrations diawali dengan adanya perubahan arah aliran fluida didalamselang (flexible pipe) saat melewati daerah jepitan (pinch area). Perubahan penampang selang akanmempengaruhi arah vektor aliran yang menyebabkan aliran fluida tidak stabil (unstable). Selain itu fluidamempunyai energi yang diperoleh dari pompa terdiri dari energi tekanan dan kecepatan sesuai dengan hukumBernoulli. Pada saat melewati daerah jepitan, terjadi pertukaran energi antara energi tekanan dan energikecepatan secara bergantian menyebabkan terjadinya fluktuasi aliran yang berdampak pada munculnyagetaran pada selang yang dicirikan dengan frekwensi getarannya. Berdasarkan persamaan model matematismenunjukkan bahwa perubahan rasio jepitan antara 0,66 s/d 0,68 menghasilkan frekwensi model antara9,75 hz s/d 7,12 hz. Hal ini menunjukkan perbedaan dengan hasil pengujian dimana semakin besar rasiojepitan terjadi penurunan amplitudo yang diikuti dengan peningkatan frekwensi sebagai akibat pertukaranenergi tekanan menjadi energi kecepatan.
UJI EKSPERIMENTAL PERBANDINGAN PEMAKAIAN ALKOHOL 96%, BIOPREMIUM DAN PREMIUM TERHADAP UNJUK KERJAMOTOR BAKAR Rudi Hariyanto
TRANSMISI Vol 6, No 2 (2010): Edisi September 2010
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v6i2.4542

Abstract

Sampai saat ini, sebagian kendaraan bermotor masih mengandalkan bahan bakar bensin yang berasal dariminyak bumi. Padahal persediaan minyak bumi di dunia semakin menipis. Oleh karenanya perludikembangkan penelitian tentang bahan bakar alternatif khususnya yang berasal dari sumber nabati sepertiAlkohol sehingga mampu untuk selalu diperbaharui. Berdasar pemikiran tersebut, penelitian ini dilakukandengan fokus membandingkan pengaruh pemakaian jenis bahan bakar Alkohol 96%, Premium dan BioPremium terhadap unjuk kerja motor bakar. Hasil pengujian pada motor bakar Honda GX 270 didapatkanbahwa bahan bakar Alkohol 96 % mempunyai efisiensi efektif yang lebih tinggi.
PENENTUAN HARGA EKSPONEN DAN KONSTANTA UMUR PAHAT KARBIDA DENGAN PERSAMAAN TAYLOR UNTUK MEMBUBUT ALUMUNIUM T-6061 PADA KONDISI KERING DENGAN METODE VARIABLE SPEED MACHINING TEST Sudjatmiko Sudjatmiko
TRANSMISI Vol 6, No 2 (2010): Edisi September 2010
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v6i2.4543

Abstract

Umur pahat merupakan suatu data pemesinan yang sangat penting dalam perencanaan pemesinan. Dalampenelitian ini dijelaskan menentukan harga eksponen (n) dan konstanta umur pahat (CT) karbida untukmembubut Alumunium T-6061, pada proses pemesinan kering (dry machining) dengan metoda VariableSpeed Machining Test, dapat dimanfaatkan untuk melengkapi data pemesinan mengenai umur pahat.Penelitian dilakukan dengan memperhatikan pengaruh kondisi pemotongan, dimana kecepatan potongbervariasi, kedalaman potong divariasikan, sedangkan kondisi pemotongan lain, gerak makan konstan.Tujuan penelitian ini adalah menentukan harga eksponen umur pahat dan konstanta umur pahat karbidadengan kondisi pemotongan yang optimum. Berdasarkan hasil penelitian dengan metoda analitis dan grafikdigunakan analisa percobaan, memperoleh nilai eksponen n umur pahat (n = 0.3) dan konstanta umur pahatCT = 112,5723 , pada kecepatan potong tinggi (optimum) [Vc] = 69,12 m/menit, dengan waktu terpendek(Tc) = 12 menit, dengan kedalaman makan (a) = 0,70 mm, persamaan umur pahat Taylor VT 0.3 = 112,5723.Untuk kecepatan potong terendah (minimum) [Vc] = 34,56 m/menit, kedalaman makan (a) = 0.70 mm,dengan waktu terlama (Tc ) = 96 menit, memperoleh nilai eksponen n umur pahat (n = 0.3) danCT = 158,2453, persamaan umur pahat Taylor VT 0.3 = 158,2453.
DASAR PERENCANAAN SURGE-TANK (TANGKI-PENGELAK) SEBAGAI ALTERNATIF UNTUK MENGHINDARI KERUSAKAN SALURAN PIPA AKIBAT EFEK WATER HAMMER PADA INSTALASI TURBIN AIR Mohammad Ma'ruf
TRANSMISI Vol 6, No 2 (2010): Edisi September 2010
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v6i2.4544

Abstract

Jika kecepatan aliran massa air didalam pipa dikurangi atau dihentikan sama sekali akan menimbulkankenaikan tekanan secara mendadak. Tekanan ini terjadi karena adanya kejutan aliran akibat perubahan energiregangan yang dikenal dengan phenomena “effect water hammer“. Hal ini sering terjadi pada instalasi turbinair, karena adanya pengurangan beban secara mendadak. Fenomena ini sangat berbahaya bagi instalasiPembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Salah satu cara untuk menghindari atau mengurangi kerusakan padasaluran pipa , yakni dengan memasang surge tank (tangki pengelak), hal ini dipilih karena kostruksinyarelatif murah, sederhana dan tidak memerlukan perawatan khusus. Hasilnya adalah tercapainya kondisi stabildari permukaan air dari terjadinya osilasi permukaan air dalam tangki pengelak.
ANALISIS PENERAPAN MESIN PEMISAH BERAS, BEKATUL DAN MENIR PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA PENGEMAS BERAS Agus Iswantoko; Darto Darto
TRANSMISI Vol 6, No 2 (2010): Edisi September 2010
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v6i2.4547

Abstract

Penerapan mesin pemisah beras ini dilakukan pada pengusaha/pengrajin kemasan beras pada skalarumah tangga di kota Malang. Tujuan penelitian ini untuk menggunakan, memperkenalkan danmengintroduksikan mesin pemisah beras, bekatul dan menir kepada pengrajin beras kemasan yangberskala kecil yang pada umumnya masih menggunakan cara manual, sehingga diharapkan mampumeningkatkan kapasitas produksi maupun pendapatan pengrajin tersebut. Penelitian inidilaksanakan dengan metode sosialisasi, pelatihan dan penerapan mesin, kemudian hasilnyadibandingkan dengan yang menggunakan mesin pemisah beras manual. Adapun materi yangdiberikan adalah : teknik penggunaan mesin pemisah beras serta uji coba mesin pemisah beras,menghitung kapasitas produksi, penerapan manajemen dan menganjurkan adanya pembukuankeuangan. Dengan menggunakan mesin pemisah beras ini didapatkan hasil produksi yang jauhlebih banyak yaitu enam kali lipat dengan kualitas yang lebih baik dari pada menggunakan carabiasa atau manual. Dari segi kapasitas produksi yang dihasilkan setiap jamnya mesin pemisahberas, bekatul dan menir ini juga jauh lebih baik yaitu sampai 600%. Pemakaian energi dan tempatkerja yang relatif kecil dan masih terjangkau untuk skala rumah tangga.

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2010 2010


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 2 (2025): September (2025) Vol. 21 No. 1 (2025): March (2025) Vol 20, No 2 (2024): September (2024) Vol. 20 No. 2 (2024): September (2024) Vol 20, No 1 (2024): March 2024 Vol 19, No 2 (2023): September 2023 Vol 19, No 1 (2023): March 2023 Vol 18, No 2 (2022): September 2022 Vol 18, No 1 (2022): March 2022 Vol 17, No 2 (2021): September 2021 Vol 17, No 1 (2021): March 2021 Vol 16, No 2 (2020): September 2020 Vol 16, No 1 (2020): March 2020 Vol 15, No 2 (2019): Edisi September 2019 Vol 15, No 1 (2019): Edisi Pebruari 2019 Vol 14, No 2 (2018): Edisi September 2018 Vol 14, No 1 (2018): Edisi Pebruari 2018 Vol 13, No 2 (2017): Edisi September 2017 Vol 13, No 1 (2017): Edisi Pebruari 2017 Vol 12, No 2 (2016): Edisi September 2016 Vol 12, No 1 (2016): Edisi Februari 2016 Vol 11, No 2 (2015): Edisi September 2015 Vol 11, No 1 (2015): Edisi Pebruari 2015 Vol 10, No 2 (2014): Edisi September 2014 Vol 10, No 1 (2014): Edisi Pebruari 2014 Vol 9, No 2 (2013): Edisi September 2013 Vol 9, No 1 (2013): Edisi Pebruari 2013 Vol 8, No 2 (2012): Edisi September 2012 Vol 7, No 1 (2011): Edisi Pebruari 2011 Vol 6, No 2 (2010): Edisi September 2010 Vol 6, No 1 (2010): Edisi Pebruari 2010 Vol 5, No 2 (2009): Edisi September 2009 Vol 5, No 1 (2009): Edisi Pebruari 2009 Vol 4, No 2 (2008): Edisi September 2008 Vol 4, No 1 (2008): Edisi Pebruari 2008 Vol 3, No 2 (2007): Edisi September 2007 Vol 3, No 1 (2007): Edisi Pebruari 2007 Vol 2, No 2 (2006): Edisi September 2006 Vol 2, No 1 (2006): Edisi Pebruari 2006 Vol 1, No 2 (2005): Edisi September 2005 Vol 1, No 1 (2005): Edisi Pebruari 2005 Vol 1, No 1 (2005): Jurnal Transmisi More Issue