cover
Contact Name
Ike Widyastuti
Contact Email
yazfara_k2@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
yazfara_k2@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Transmisi
ISSN : 02163233     EISSN : 25802283     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal TRANSMISI dipublikasikan oleh Jurusan Teknik Mesin Universitas Merdeka Malang sebagai media diseminasi hasil penelitian dan karya ilmiah baik penelitian dasar maupun terapan di bidang teknik mesin. Berkala ilmiah ini memuat naskah dengan bidang kompetensi konversi energi, material (metalurgi), produksi dan manufaktur baik merupakan penelitian dasar ataupun rekayasa alat terapan.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2013): Edisi September 2013" : 6 Documents clear
ANALISA SIKLUS IDEAL DAN AKTUAL PADA MOBILE AIR CONDITIONING DENGAN MENGGUNAKAN R-134a DAN HIDROKARBONMC-134 Puji Saksono
TRANSMISI Vol 9, No 2 (2013): Edisi September 2013
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v9i2.4593

Abstract

Siklus refrigerasi adalah siklus kerja yang mentransfer kalor dari media bertemperatur tinggi ke media yangbertemperatur rendah dengan menggunakan kerja dari luar sistem. Idealnya siklus refrigerasi tersebut dapatberoperasi tanpa adanya gangguan perpindahan panas, sehingga hasil yang didapatkan untuk siklus tersebutlebih baik. Namun aktualnya siklus refrigerasi tersebut sangat sulit untuk dipisahkan dengan perpindahankalor dari lingkungan sekitar. Dalam penelitian ini dirakit satu unit Mobile Air Conditioning (MAC) yangmeliputi komponen kompresor, kondensor, evaporator, katup ekspansi, filter drier dan peralatan kontrol,Pengujian yang dilakukan menggunakan dua jenis refrigeran yaitu R-134a yang merupakan refrigeran sintetisdan MC-134 jenis hidrokarbon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien performansi dari siklusideal lebih besar dari siklus aktual. Aplikasi R-134a pada siklus aktual kehilangan (losses) performansisebesar +29% dari nilai COP (coeffcient of performance) siklus ideal. Sedangkan aplikasi MC-134kehilangan (losses) performansi sebesar + 18% dari COP siklus ideal. Dengan demikian temperatur darisuperheat dan subcooling sistem refrigerasi akan berpengaruh terhadap nilai COP siklus aktual.
BENTUK RAMBATAN API DAN CEPAT RAMBAT PEMBAKARAN BIOGAS PADA BERBAGAI KONDISI CAMPURAN Suprayitno Suprayitno
TRANSMISI Vol 9, No 2 (2013): Edisi September 2013
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v9i2.4594

Abstract

Pemanfaatan campuran biogas dan udara dengan perbandingan tertentu dimasukkan dalam suatu wadah tertutupberukuran tinggi 90 cm, lebar 30 cm, dan tebal 2 cm. Campuran kemudian dinyalakan menggunakan percikan bungaapi dari elekroda menggunakan spark generator. Didapatkan mampu bakar biogas (flameability limit) pada rentang4 : 1 sampai 6 : 1 (perbandingan volume udara-biogas). Pada campuran 4:1 bentuk nyala beraturan, terang dan tebal.Pada campuran 5 : 1 menunjukkan perubahan yang tidak teratur, sedikit lebih redup dan tipis. Pada campuran 6 : 1memperlihatkan bentuk yang diskontinyu dengan nyala api yang sangat tipis sehingga sukar untuk diamati.Sedangkan kecepatan rambat api pembakaran juga bisa diamati pada jumlah gambar nyala api yang dapat ditangkappada sepanjang jarak lintasan yang sama. Dengan resolusi kamera sebesar 26 fps, maka cepat rambat yang lebihtinggi akan lebih sedikit gambar yang ditangkap pada panjang lintasan yang sama. Dari hasil pengukuran cepatrambat pembakaran kemudian dilakukan uji t dengan α = 5% didapat bahwa tidak terdapat perbedaan kecepatanrambat pembakaran antara campuran udara-biogas 4:1 dengan campuran 5:1. Kecepatan rambat pembakaran biogaspada campuran 4 : 1 dan 5 : 1 rata-rata 171 cm/detik. Sedangkan campuran terbaiknya didasarkan pada bentuk nyalaapi maka terjadi pada campuran volume udara-biogas 4 : 1 atau pada 20%volume biogas dalam ruang bakar.
METODE VIBRATION ANALYSIS DALAM APLIKASI PERAWATAN MESIN Dimas Bagus Setyawan; Sufiyanto Sufiyanto
TRANSMISI Vol 9, No 2 (2013): Edisi September 2013
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v9i2.4595

Abstract

Metode vibrasi merupakan metode perawatan mesin efektif dengan menganalisa karateristik dan signalgetaran sehingga diketahui kondisi ataupun kerusakan yang terjadi tanpa harus membongkar ataumenghentikan mesin. Metode vibrasi membutuhkan alat vibrations analyser untuk mengolah data yang dapatmemberikan informasi tentang kondisi serta kerusakan pada mesin dan memberikan rekomendasi untukdilakukan perawatan. Metode penelitian dilakukan dengan monitoring secara berkala suatu equipment (motorlistrik) dengan analisa vibrasi untuk melihat kondisi mesin dalam keadaan normal sampai terjadi kerusakan.Variabel yang diperlukan dalam pengukuran vibrasi untuk mengetahui kondisi dan kerusakan dari mesinadalah amplitudo, frekuensi maupun ordenya, dan model dari grafik (spectrum) yang dihasilkan oleh getaranpada mesin tersebut. Indikasi kerusakan yang terjadi pada motor adalah adanya mechanical loosenes padabase plate motor dan adanya misalignment pada motor dengan kondisi tinggi getaran yang baik. Setelah duabulan berikutnya tinggi vibrasi dalam keadaan tidak dapat diterima dikarenakan bearing motor inbord padaBPFO (ball past frequency outer race) tipe SKF NU313 mengalami kerusakan. Hal ini diakibatkan karenasebelumnya adanya mechanical loosenes dan misalignment walaupun dalam keadaan amplitudo yang baik,jika dibiarkan tidak adanya pengecekan baut-baut di base plate motor menjadi kendor, motor bisa bergeraksehinga memperbesar terjadinya misalignment yang awal penyebab terjadinya bearing defect.
ANALISA PENGARUH VARIASI KUAT ARUS LISTRIK TERHADAP PENINGKATAN KAPASITAS GAS HIDROGEN DAN EFISIENSI REAKTOR PADA LAS HHO Gunawan Gunawan; Djoko Andrijono; Tuharno Tuharno
TRANSMISI Vol 9, No 2 (2013): Edisi September 2013
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v9i2.4599

Abstract

Gas HHO merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang diperoleh dari hasil proses elektrolisis air(H2O) menjadi 2 atom hidrogen (H2) dan 1 atom oksigen (O2) sehingga menghasilkan gas terdiri atas gas (H2)dan (O2) selanjutnya disebut dengan istilah Brown Gas. Penelitian yang dilakukan pada proses pengelasandengan gas HHO sebagai sumber energi panas dengan variasi kuat arus listrik pada rangkaian PMW terdiriatas: 50 A, 52 A, 54 A, 56 A, 58 A, 60 A diperoleh bahwa pada kuat arus listrik maksimum 60 A mampumenghasilkan temperatur pembakaran 1251,78 0 K dengan laju aliran produksi gas HHO 0,0193 liter/detikdan energi panasnya 2,665 kj serta efisiensi reaktor maksimum 35,57 %. Kesimpulan hasil penelitian lasHHO hanya dapat digunakan untuk proses pemotongan (membuat lubang) dan proses penyambungan(penyatuan) pada logam induk (base metal) yang mempunyai temperatur cair di bawah 1200 0 K.
ANALISIS SEM DAN XRD KOMPOSIT LOGAM (Al- SiC) HASIL PROSES METALURGI SERBUK Agus Pramono; Jumiadi Jumiadi
TRANSMISI Vol 9, No 2 (2013): Edisi September 2013
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v9i2.4600

Abstract

Komposit matrik logam Al/SiC merupakan bahan paduan dari jenis material yang berbeda, dalam hal inialuminium (logam) sebagai matrik dan partikel SiC (keramik) sebagai penguat dalam pembuatannya denganteknik metalurgi serbuk. Pada penelitian ini, komposit Al/SiC dengan variasi temperatur sinter pada 450oC,500oC dan 550oC, tekanan (kompaksi) 1900 psi dengan waktu tahan 60 menit, pengamatan menggunakanmikrostruktur SEM dan XRD. Hasil pengamatan struktur mikro SEM dengan penyebaran partikel SiC yangtidak homogen, sedangkan menggunakan XRD menunjukan bahwa fase dominan yang terbentuk adalah Aldan SiC, properties terbaik dicapai pada temperatur sintering 500oC, variable terbaik dari karakterisasiKomposit ini diaplikasikan untuk komponen yang berhubungan dengan beban gesek seperti Dick brake Rem.
KARAKTERISTIK KATROL TETAP TERDIRI ATAS DUA PIRINGAN YANG DIREKATKAN BERSAMA Budi Utomo
TRANSMISI Vol 9, No 2 (2013): Edisi September 2013
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v9i2.4601

Abstract

Karakteristik merupakan ciri khas yang ditampilkan dalam bentuk grafis. Suatu susunan benda-benda tegardalam memindahkan gaya gerak maupun melakukan suatu usaha. Peniliti mencoba seberapa besar efesiensidan efektifitas dalam penggunaannya. Dalam hal ini peneliti mencoba mengaitkan antara fungsi gayaterhadap beban, keuntungan mekanik terhadap beban. Serta efisiensinya mendasari karakteristik yang dapatdiketahui kemampuannya. Hampir semua hubungan yang didapat dengan cara perhitungan data percobaanmenghasilkan fungsi linier, sehingga karakteristiknya merupakan korelasi antara gaya, keuntungan mekanismaupun efisiensinya terhadap beban yang diberikan. Pada efisiensi = 66% pada gradien = 0,300 yang idealsecara teoritis pada perbandingan kecepatan = 5.

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 2 (2025): September (2025) Vol. 21 No. 1 (2025): March (2025) Vol 20, No 2 (2024): September (2024) Vol. 20 No. 2 (2024): September (2024) Vol 20, No 1 (2024): March 2024 Vol 19, No 2 (2023): September 2023 Vol 19, No 1 (2023): March 2023 Vol 18, No 2 (2022): September 2022 Vol 18, No 1 (2022): March 2022 Vol 17, No 2 (2021): September 2021 Vol 17, No 1 (2021): March 2021 Vol 16, No 2 (2020): September 2020 Vol 16, No 1 (2020): March 2020 Vol 15, No 2 (2019): Edisi September 2019 Vol 15, No 1 (2019): Edisi Pebruari 2019 Vol 14, No 2 (2018): Edisi September 2018 Vol 14, No 1 (2018): Edisi Pebruari 2018 Vol 13, No 2 (2017): Edisi September 2017 Vol 13, No 1 (2017): Edisi Pebruari 2017 Vol 12, No 2 (2016): Edisi September 2016 Vol 12, No 1 (2016): Edisi Februari 2016 Vol 11, No 2 (2015): Edisi September 2015 Vol 11, No 1 (2015): Edisi Pebruari 2015 Vol 10, No 2 (2014): Edisi September 2014 Vol 10, No 1 (2014): Edisi Pebruari 2014 Vol 9, No 2 (2013): Edisi September 2013 Vol 9, No 1 (2013): Edisi Pebruari 2013 Vol 8, No 2 (2012): Edisi September 2012 Vol 7, No 1 (2011): Edisi Pebruari 2011 Vol 6, No 2 (2010): Edisi September 2010 Vol 6, No 1 (2010): Edisi Pebruari 2010 Vol 5, No 2 (2009): Edisi September 2009 Vol 5, No 1 (2009): Edisi Pebruari 2009 Vol 4, No 2 (2008): Edisi September 2008 Vol 4, No 1 (2008): Edisi Pebruari 2008 Vol 3, No 2 (2007): Edisi September 2007 Vol 3, No 1 (2007): Edisi Pebruari 2007 Vol 2, No 2 (2006): Edisi September 2006 Vol 2, No 1 (2006): Edisi Pebruari 2006 Vol 1, No 2 (2005): Edisi September 2005 Vol 1, No 1 (2005): Edisi Pebruari 2005 Vol 1, No 1 (2005): Jurnal Transmisi More Issue